Beranda blog Halaman 55

Veloz Hybrid Mengaspal di Samarinda, Konsumsi 28,9 Km/L Jadi Andalan

0
Launching New Veloz Hybrid EV di atrium City Centrum, mobil terbaru Toyota yang canggih, irit, dan ditawarkan dengan harga terjangkau. (Nuzul/Media Kaltim)

SAMARINDA – Segmen Low MPV di Kalimantan Timur kedatangan pemain baru berbasis teknologi ramah lingkungan. PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi menghadirkan New Veloz Hybrid EV di Kaltim dengan harga mulai Rp315 juta, menjadikannya satu-satunya full hybrid di kelasnya yang menyasar pasar keluarga menengah.

Setelah world premiere pada akhir November 2025, model ini langsung mencatat respons positif. Secara nasional, dalam kurun tiga bulan, pre-book mencapai 5.000 unit hingga Januari 2026.

Regional launching digelar di atrium City Centrum Mall Samarinda, Minggu (1/3/2026). Toyota menegaskan kehadiran Veloz Hybrid EV bukan sekadar peluncuran model baru, tetapi bagian dari komitmen “Toyota untuk Indonesia” dalam menghadirkan solusi mobilitas yang inklusif, efisien, dan terjangkau.

Perwakilan Toyota Astra Motor, Ari Hutomo, menyebut model ini menjadi refleksi komitmen Toyota menyediakan kendaraan hybrid dengan nilai terbaik.

“Ini bukan sekadar model baru, tetapi komitmen menghadirkan solusi kendaraan hybrid yang canggih dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Dari sisi efisiensi, New Veloz Hybrid EV diklaim mampu menempuh 28,9 kilometer per liter. Angka ini disebut tiga kali lebih irit dibanding generasi sebelumnya.

Didukung mesin hybrid 2NR-VEX yang juga digunakan pada Yaris Cross, mobil ini mencatat akselerasi 0–100 km/jam dalam 11,5 detik. Toyota juga menyematkan teknologi power split device yang telah dipatenkan, menjadikannya eksklusif dan tidak digunakan pada merek lain.

Professional Educator Toyota, Eko Prasetyo, menegaskan keunggulan Toyota juga terletak pada layanan purna jual.

“Toyota memiliki jaringan after sales luas di seluruh Indonesia. Ini memberi rasa aman bagi konsumen,” katanya.

Toyota memiliki sekitar 450 cabang utama di Indonesia, belum termasuk jaringan pembantu. Ketersediaan suku cadang dan program tukar tambah menjadi nilai tambah di tengah persaingan, termasuk dengan merek kendaraan listrik asal China.

Untuk konsumen, tersedia program DP mulai 10 persen dengan cicilan sekitar Rp4 jutaan per bulan. Garansi kendaraan diperpanjang hingga 6 tahun atau 160 ribu kilometer.

Pilihan warna premium dikenakan tambahan Rp1,5 juta, dual tone Rp2,5 juta, dan varian Q CVT TSS Modelista premium dual tone tambahan Rp4 juta.

Unit bagi konsumen yang telah melakukan pre-book sejak November 2025 dijadwalkan mulai dikirim pada minggu kedua Maret, bertepatan dengan periode libur Lebaran.

Khusus Samarinda, Toyota membidik market share 20 persen, setara dengan target penjualan Avanza yang selama ini mendominasi pasar hingga 70 persen di segmennya.

Selain efisiensi, Toyota juga mengandalkan nilai jual kembali yang stabil. Secara nasional, penurunan harga disebut maksimal sekitar 15 persen.

Dalam sesi konferensi pers turut hadir Michael Wong, President Director Sumber Harapan, Suprayogi selaku Area Business Head Kalimantan Auto 2000, serta Tatuk Hendrasmono dari Graha Toyota Samarinda.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba langsung, Toyota membuka sesi test drive pada 4–8 Maret 2026 di Mall City Centrum Samarinda. (MK)

Editor: Agus S

TAGUPP Kaltim Resmi Dibentuk, 38 Tokoh Siap Kawal Program Strategis

0
Kantor Gubernur Kaltim. (Ist)
SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, resmi mengumumkan pembentukan Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP). Sebanyak 38 tokoh dari beragam latar belakang dirangkul untuk menjadi “mesin penggerak” kebijakan strategis daerah.
Langkah ini menjadi penegasan bahwa percepatan pembangunan tidak bisa lagi berjalan biasa-biasa saja. Pemprov membutuhkan tim penguat kebijakan yang mampu bekerja lintas sektor, memberi masukan berbasis data, sekaligus mengawal implementasi program prioritas agar tidak terhambat birokrasi.
TAGUPP diposisikan bukan sebagai perangkat daerah seperti OPD, melainkan mitra strategis gubernur. Tim ini bertugas memberi pertimbangan, analisis, hingga rekomendasi kebijakan agar arah pembangunan lebih terukur dan berkelanjutan.
Ketua TAGUPP, Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M., menegaskan timnya akan bekerja sebagai penguat kebijakan, bukan pelaksana teknis.
“TAGUPP dibentuk untuk memastikan setiap kebijakan disusun secara komprehensif, berbasis data, dan mampu menjawab tantangan jangka panjang daerah,” ujarnya.
Salah satu fokus utama yang langsung disorot adalah penguatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Irianto, Kalimantan Timur memiliki potensi besar dari sektor perairan, sungai, pesisir, hingga sumber daya ekonomi lainnya yang belum sepenuhnya tergarap optimal.
“Kaltim tidak boleh terus bergantung pada pusat. Potensi ekonomi daerah harus dikelola profesional agar berdampak langsung pada kemandirian fiskal,” tegasnya.
Selain penguatan fiskal, TAGUPP juga akan berperan dalam menyinkronkan kebijakan lintas OPD serta mengawal komunikasi publik agar program pemerintah tersampaikan secara transparan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Irianto memastikan timnya terbuka terhadap kritik.
“Kritik yang konstruktif justru menjadi energi untuk perbaikan. Pembangunan yang baik lahir dari partisipasi publik,” tambahnya.
Berikut susunan lengkap TAGUPP Kalimantan Timur:
Pelindung:
Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud – Seno Aji
Dewan Penasehat:
  • Irfan Wahid, S.SN., B.A., M.M.
  • Ir. Putra Jaya Husin
  • Dr. Bambang Widjojanto
  • Dr. Akhmad Fatoni, M.A.
  • Ir. Abdul Wahab Bangkona, M.Sc.
  • Ir. H. Rusmadi, M.S., Ph.D.
  • Dr. Ir. Siswanda H. Sumarto, MPM
  • H. Abu Bakar B., S.H.
Pimpinan:
  • Ketua: Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M.
  • Wakil Ketua I: Hijrah Mas’ud, S.K.M., M.A.R.S.
  • Wakil Ketua II: M. M. Gibran Sesunah, S.H., MPA
Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat:
  • Koordinator: Dr. Syahrir Andi Pasinringi, M.S.
  • Anggota: Maria Ulfah, S.K.M.
  • Staf Pendukung: Ari Utari; Muhammad Reza Padillah
Bidang Perekonomian, Infrastruktur dan Lingkungan:
  • Koordinator: Dr. Tommy Pusriadi, S.E., M.M.
  • Anggota: Rizky Kusumah, S.T., M.M.; Dr. Ir. Habir, M.T., IPM; Anwar Saleh; Ilham Rifaldi, S.T.
Bidang Optimalisasi Pendapatan dan Keuangan Daerah:
  • Koordinator: Enjang Dana Resi
  • Anggota: Risyad, S.Kom.; Nurhadiyanto Herry Wibowo; Dra. Hj. Ismiati, M.Si.; Fajar Abdillah
Bidang Informasi dan Komunikasi Publik:
  • Koordinator: Supriansa, S.H., M.H.
  • Staf Pendukung: Gina Sabrina, S.H., M.H.; Johar Latifah
  • Anggota: Sudarno; Eko Satiya Hushada, S.Sos.; Harya Rifky Pratama, S.Sos., M.A.; Teguh Ponco Pamungkas; Agus Amri, S.H., M.H., CLA; Andi Asran Siri, S.H.; Fajlurrahman Jurdi, S.H., M.H.; Herman; Sutomo Jabir; Rhino Tirtana, S.T.; Zain Taufik Nurrohman; Radja Ivan Haryono S; Dr. H. Rusman Ya’qub, S.Pd., M.Si.; Decky Samuel, S.T., M.T.; Andrie Afrizal; Rizal Ma’arif, S.H.; Dr. H. Achmad Zaini; H. Andi Fathul Khair, S.Sos.; Ir. H. Imran Duse, M.I.Kom. (MK)
Editor: Agus S

Bupati Mahulu Tekankan Jalan dan SDM Jadi Kunci Kemajuan Daerah

0
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan saat audiensi dan tapping Program Nusa Raya di Studio Gedung Kompas Gramedia, Jakarta.//dok-prokopim-mahulu.

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Penegasan itu disampaikan Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan saat menghadiri audiensi sekaligus tapping Program “Nusa Raya” di Studio Gedung Kompas Gramedia, Gedung Unit II Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan No. 20–28, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Angela menyampaikan bahwa kondisi geografis Mahulu sebagai wilayah perbatasan dengan medan yang menantang membuat pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak.

“Prioritas utama kita di Kabupaten Mahakam Ulu sampai saat ini adalah infrastruktur dasar dan pembangunan SDM. Infrastruktur ini sangat penting karena kami berada di wilayah perbatasan dengan geografis yang cukup berat. Percepatan pembangunan jalan darat secara merata hingga menjangkau kampung-kampung menjadi sangat krusial,” ujarnya.

Menurutnya, akses jalan darat yang memadai akan membuka keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, menekan biaya logistik kebutuhan pokok, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.

Selain fokus pada infrastruktur fisik, Pemkab Mahulu juga mendorong peningkatan kualitas SDM melalui sektor pendidikan, pelatihan, dan penguatan kapasitas generasi muda.

“Pembangunan infrastruktur dan SDM harus berjalan beriringan agar mampu mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui Program “Nusa Raya” yang diselenggarakan Kompas Gramedia, Angela berharap potensi serta tantangan pembangunan di wilayah perbatasan dapat lebih dikenal secara luas. Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun pihak swasta guna mempercepat pembangunan daerah.

“Kami optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan di Mahulu dapat terus dipercepat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (MK)

Editor: Agus S

Pantai Tanjung Jumlai Diprediksi Membludak, DPRD Dorong Skema Retribusi Jelas

0
Anggota DPRD PPU, Jamaluddin. (Deddypz/MKNN)

PPU – Pantai Tanjung Jumlai kembali diprediksi dipadati wisatawan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Destinasi unggulan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ini saban tahun menjadi magnet pengunjung, baik dari dalam daerah maupun luar wilayah.

Lonjakan kunjungan tersebut dinilai sebagai momentum penting, tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Anggota DPRD PPU, Jamaluddin, menyampaikan bahwa biasanya dua pekan sebelum Lebaran pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi bersama dinas terkait, warga sekitar, serta kelompok sadar wisata (pokdarwis).

“Biasanya dua minggu sebelum Lebaran ada rapat koordinasi. Di situ dibahas langkah apa yang diambil, termasuk melibatkan warga sekitar dan pokdarwis,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, forum tersebut penting untuk merumuskan langkah teknis pengamanan, pengelolaan kawasan, hingga skema retribusi yang adil dan terukur. Ia menilai potensi ekonomi di Pantai Tanjung Jumlai sangat besar dan perlu dikelola secara kolaboratif.

Setiap musim libur, aktivitas ekonomi di kawasan itu meningkat signifikan. Pedagang makanan, penyewaan kendaraan mini, hingga wahana air seperti banana boat menjadi sumber penghasilan masyarakat setempat. Di sisi lain, aktivitas tersebut juga membuka peluang peningkatan retribusi bagi daerah.

“Ini potensi PAD yang bisa kita olah bersama. Tapi mekanismenya harus dibicarakan agar tidak ada unsur keterpaksaan,” tegasnya.

Salah satu opsi yang dinilai realistis adalah penataan dan penarikan retribusi parkir secara resmi dan terkoordinasi. Ia juga menilai perbaikan infrastruktur jalan menuju kawasan pantai yang telah dilakukan pemerintah dapat menjadi dasar penguatan skema retribusi sebagai bentuk timbal balik atas fasilitas yang diberikan.

Meski begitu, Jamaluddin mengingatkan agar pemerintah tetap mengedepankan komunikasi dan koordinasi intensif dengan masyarakat sekitar. Kebijakan yang diterapkan, menurutnya, harus mampu memberikan manfaat bersama tanpa memicu polemik.

“Bukan sekadar memikirkan PAD, tetapi komunikasi dan koordinasi juga sangat perlu dilakukan agar tidak terjadi ketersinggungan antara masyarakat dan pemerintah daerah,” pungkasnya. (MK)

Editor: Agus S

Harum Batalkan Mobil Dinas Mewah, Dana Rp8,49 Miliar Dikembalikan

0
Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e warna putih sesuai spesifikasi pengadaan mobil dinas Gubernur Kaltim. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud (Harum) memutuskan mengembalikan mobil dinas baru yang sebelumnya diadakan melalui APBD Perubahan 2025. Keputusan tersebut diambil setelah mencermati aspirasi masyarakat serta masukan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kaltim.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut belum pernah digunakan untuk operasional Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Memperhatikan aspirasi masyarakat serta imbauan dari pemerintah pusat dan para tokoh masyarakat, Bapak Gubernur mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran yang disampaikan selama ini dan memerintahkan kepada PPK dan KPA untuk mengembalikan mobil tersebut,” ujar Faisal di Samarinda, Minggu (1/3/2026).

Pengadaan mobil dinas ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2025 melalui Biro Umum Sekretariat Daerah. Pemprov Kaltim mengadakan satu unit kendaraan roda empat untuk operasional pimpinan dengan nilai Rp8.499.936.000 yang disediakan oleh CV Afisera Samarinda.

Unit yang dimaksud adalah Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e warna putih. Kendaraan tersebut telah dilakukan serah terima pada 20 November 2025, namun hingga kini masih berada di Jakarta dan belum digunakan.

“Walaupun sudah diserahterimakan, unit mobil ini masih berada di Jakarta. Sesuai arahan Bapak Gubernur, KPA dan PPK telah melakukan koordinasi dengan penyedia. Alhamdulillah pihak penyedia sangat memaklumi dan bersedia menerima pengembalian tersebut. Surat resmi juga telah dikirimkan pada hari Jumat kemarin,” jelas Faisal.

Ia menambahkan, setelah surat balasan dari pihak penyedia diterima, proses serah terima kembali kendaraan akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Selanjutnya, dalam waktu 14 hari setelah mobil diterima kembali, penyedia wajib menyetorkan dana yang telah dibayarkan ke kas daerah sesuai nilai pengadaan.

Untuk sementara waktu, operasional Gubernur tetap menggunakan kendaraan dinas yang ada meskipun kondisinya dinilai sudah tidak optimal karena usia pemakaian yang cukup lama.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap langkah ini dapat mengakhiri polemik yang berkembang di tengah masyarakat. Keputusan tersebut disebut sebagai bentuk komitmen menjaga kepercayaan publik serta memastikan setiap kebijakan tetap selaras dengan aspirasi masyarakat dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. (MK)

Editor: Agus S

Apresiasi Hadirnya Kampus Kedokteran Swasta di Kaltim, Neni: Tak Perlu Jauh Kuliah ke Luar Daerah

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menghadiri peringatan milad ke-2 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. (Dok Pemkot Bontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menghadiri peringatan milad ke-2 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur di Gedung A Lantai 1 kampus tersebut, Samarinda, Sabtu (28/2).

Neni mengapresiasi hadirnya fakultas kedokteran swasta di Kalimantan Timur. Menurutnya, keberadaan Fakultas Kedokteran UMKT menjadi peluang besar bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan kedokteran tanpa harus jauh keluar daerah. “Dengan adanya fakultas kedokteran di Kaltim, anak-anak daerah tidak perlu lagi jauh-jauh kuliah kedokteran. Ini menjadi kebanggaan sekaligus harapan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujarnya.

Peringatan milad ke-2 tersebut dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Pada kesempatan itu, Wali Kota Bontang juga menyerahkan bantuan uang tunai untuk mendukung kegiatan bakti sosial dalam rangka milad ke-2 Fakultas Kedokteran UMKT yang diterima oleh ketua panitia, Cahya Nurfatma.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Wawali Subuh Berjamaah di Masjid Terapung, Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menghadiri kegiatan Subuh berjamaah dan gerakan bersih-bersih masjid di Masjid Darul Irsyad Al Muhajirin. (Dok Pemkot Bontang)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menghadiri kegiatan Subuh berjamaah dan gerakan bersih-bersih masjid di Masjid Darul Irsyad Al Muhajirin atau Masjid Terapung, Loktuan, Bontang Utara, Ahad (1/3).

Dalam sambutannya wawali menekankan gerakan bersih-bersih masjid bukan sekadar aktivitas menyapu atau mengepel lantai, tetapi memiliki makna yang lebih dalam. “Ini bukan sekadar menyapu atau mengepel lantai, melainkan memberikan kenyamanan ketika masjid kita bersih dan asri, hati dan jiwa kita pun akan merasakan ketenangan yang mendalam. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah cara kita memakmurkan masjid, membudayakan kembali semangat gotong royong, serta mempererat tali ukhuwah Islamiah di antara kita semua,” tegasnya.

Agus Haris juga meyakini, bahwa pembangunan fisik kota harus berjalan seiring dengan pembangunan nilai-nilai religius dan sosial. Sebagai wujud komitmen tersebut, melalui Program Komitmen Bontang Tahun 2026, Pemerintah Kota Bontang mengalokasikan anggaran sebesar Rp24 miliar untuk memberikan insentif kepada sekitar 2.000 pegiat agama.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memakmurkan masjid dan menjaga kebersihan lingkungan. “Dengan sinergi antara pemerintah, ulama, pemuda masjid, dan seluruh elemen masyarakat, Kota Bontang yang kita cintai ini senantiasa dilimpahi keberkahan,” pungkasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Target Zero Kecelakaan, Polres Kutim Sisir Bus Karyawan

0
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto bersama Kasatlantas Polres Kutim turun langsung mengecek bus angkutan karyawan perusahaan. (Dok.Humas Polres Kutim)

SANGATTA – Tak mau kecolongan saat arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Kutai Timur (Kutim) bergerak cepat. Bus angkutan karyawan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutai Timur (Kutim) ikut disisir dan diperiksa kelayakannya, Minggu (01/03/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari pengamanan Operasi Ketupat Mahakam 2026 dengan target zero kecelakaan lalu lintas.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menegaskan, pemeriksaan tidak hanya menyasar travel dan kendaraan umum antarkota, tetapi juga armada bus perusahaan yang setiap hari mengangkut puluhan karyawan.

“Kami menargetkan zero laka lantas. Jangan sampai ada kelalaian, apalagi kendaraan mengangkut banyak penumpang. Semua harus dipastikan benar-benar layak jalan,” tegasnya.

Menurutnya, bus angkutan karyawan memiliki risiko tinggi apabila tidak dalam kondisi prima. Selain jumlah penumpang yang banyak, rute yang ditempuh umumnya cukup jauh dengan intensitas perjalanan tinggi.

Pengecekan dilakukan menyeluruh. Mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, kaca spion, hingga kelengkapan administrasi kendaraan dan surat-surat pengemudi.

Petugas Satlantas juga memberikan edukasi langsung kepada sopir agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah.

“Faktor kelelahan sering menjadi pemicu kecelakaan. Kami ingatkan pengemudi agar istirahat cukup sebelum bertugas,” ujarnya.

Tak hanya pengemudi, perusahaan pun diminta ikut bertanggung jawab. Kapolres mengimbau manajemen rutin melakukan perawatan armada dan memastikan sopir memiliki kompetensi serta kondisi fisik yang baik sebelum berangkat.

“Keselamatan bukan hanya tugas polisi. Perusahaan juga harus disiplin dalam perawatan kendaraan,” tandasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Bocah Korban Serangan Buaya Masih Kritis, Bhabinkamtibmas Dorong Adanya Bantuan

0
Saat setelah anak digigit buaya dilarikan ke rumah sakit. (ist)

BONTANG – Kondisi anak laki-laki berusia 12 tahun yang diterkam buaya di kawasan rawa-rawa Kelurahan Loktuan, masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU lantaran kondisinya kritis dan belum sadarkan diri.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Bambang, menyampaikan bahwa hingga kini kondisi korban masih dalam pengawasan pihak rumah sakit.

Di balik peristiwa itu, terungkap pula kondisi keluarga korban yang memprihatinkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, anak tersebut telah lama ditinggalkan kedua orang tuanya.

Tidak lama setelah lahir anak diasuh oleh neneknya. Namun beberapa tahun lalu, sang nenek meninggal dunia. Sejak saat itu, korban berpindah-pindah tinggal bersama kerabatnya, termasuk tantenya.

“Memang kondisi keluarganya cukup memprihatinkan. Identitas kependudukannya juga belum lengkap. Kartu keluarga belum ada, jadi anak ini belum bisa bersekolah,” jelasnya.

Saat ini, pihak keluarga tengah mengurus administrasi kependudukan agar korban bisa dimasukkan ke dalam Kartu Keluarga tantenya. Proses tersebut difasilitasi melalui koordinasi RT dan pihak kelurahan, agar nantinya bisa dilanjutkan dengan pengurusan BPJS Kesehatan guna membantu pembiayaan rumah sakit.

“Baru mau diuruskan BPJS. Karena sebelumnya terkendala administrasi, bukan anak kandung, jadi belum bisa langsung dimasukkan,” tambahnya.

Melihat kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas bersama aparat setempat berupaya mendorong adanya bantuan dari berbagai pihak.

“Kita coba dorong bantuan, karena memang anak ini secara kondisi keluarga sangat membutuhkan. Kita koordinasikan lewat Pak RT dan Pak Lurah,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Ratusan Galon Racun Hilang, Pelaku Diciduk Polsek Muara Kaman

0
Tersangka bersama barang bukti yang diamankan polisi. (Istimewa)

TENGGARONG – Jajaran Polsek Muara Kaman mengungkap dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan dan penadahan yang melibatkan dua pria berinisial HR dan CU. Keduanya kini telah diamankan dan menjalani proses hukum setelah diduga terlibat dalam penjualan racun rumput milik perusahaan serta penimbunan solar untuk diperjualbelikan kembali.

Kasus ini bermula dari laporan hilangnya racun rumput merek Rollup milik PT SHJ. Dari hasil penyelidikan, polisi menduga racun tersebut digelapkan oleh HR yang memiliki akses terhadap barang tersebut. Selanjutnya, racun rumput itu dijual kepada CU.

Kapolsek Muara Kaman, IPTU Herwin, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dugaan penyimpangan tersebut.

“Kami menerima laporan adanya dugaan penggelapan racun rumput milik perusahaan. Setelah dilakukan penyelidikan, kami mengamankan dua orang yang diduga terlibat,” ujarnya.

Dalam pendalaman kasus, polisi juga menemukan dugaan tindak pidana lain. CU diduga tidak hanya membeli racun hasil penggelapan, tetapi juga membeli atau menimbun solar dari sopir-sopir truk pengangkut kayu milik PT RTS untuk kemudian dijual kembali.

“Selain racun rumput, tersangka CU juga diduga menimbun solar yang dibeli dari sopir truk pengangkut kayu untuk dijual kembali,” jelas Herwin.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita 157 galon racun rumput merek Rollup, uang tunai sebesar Rp1 juta yang diduga hasil transaksi, serta satu unit sepeda motor Honda Supra Fit tanpa nomor kendaraan.

“Barang bukti yang kami amankan berupa 157 galon racun rumput, uang tunai satu juta rupiah, dan satu unit sepeda motor tanpa nomor kendaraan,” ungkapnya.

Saat ini, kedua tersangka telah dititipkan di Rumah Tahanan Polres Kutai Kartanegara untuk proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, termasuk alur distribusi solar yang diduga diperjualbelikan secara ilegal.

Kapolsek menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap praktik penyalahgunaan jabatan maupun penadahan yang merugikan perusahaan dan berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami akan menindak tegas setiap tindak pidana yang merugikan masyarakat maupun perusahaan. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya. (MK)

Editor: Agus S