Beranda blog Halaman 597

Diikuti 9 TK dan 6 KB, Kecamatan Bontang Utara Gelar Lomba Gerak dan Lagu Anak

0
Diikuti 9 TK dan 6 KB, Kecamatan Bontang Utara Gelar Lomba Gerak dan Lagu Anak
Lomba gerak dan lagu anak berlangsung di Gedung BPU, Kecamatan Bontang Utara. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kecamatan Bontang Utara, menggelar Lomba Gerak dan Lagu Anak, yang berlangsung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU). Kegiatan tersebut diikuti 9 Taman Kanak-Kanak (TK), dan 6 Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Bontang Utara.

Lomba ini mengusung tema ‘Bangun Kreativitas Anak Melalui Gerak dan Lagu Untuk Terwujudnya Anak Yang Sehat, Kreatif, dan Ceria’.

Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kecamatan Bontang Utara, Vike Setiawan mengatakan, tujuan digelarnya perlombaan ini untuk bisa melatih kreativitas anak, melatih kepercayaan diri pada anak untuk berani tampil, bahkan memperkenalkan lagu-lagu daerah, khususnya ke anak-anak Indonesia.

“Lewat perlombaan ini kami berpesan kepada anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak di Kota Bontang agar tetap berkreasi, sehat, dan belajar dengan baik di sekolah. Sehingga nantinya jika ada perlombaan bisa bersaing dengan sekolah lain,” ucapnya saat diwawancarai, Rabu (5/6/2024).

Perlu diketahui poin penting dalam penilaian lomba gerak dan lagu anak dinilai dari keseragaman, keserasian antara gerak dan lagu, hingga cara berpakaian anak.

“Kelompok yang tampil dari masing-masing sekolah terdiri dari 6 anak,” paparnya.

Dalam perlombaan ini, panitia telah menyiapkan 3 lagu yang akan mereka pilih dengan sendiri saat tampil, meliputi lagu Naik Delman, Injit Semut, dan Ampar Pisang. Waktu yang diberikan dalam 1 lagu sekitar 3-4 menit.

“Lagu sudah disiapkan, dan masing-masing sekolah nanti akan menentukan, mereka memakai lagu yang mana, diantara 3 lagu tersebut,” tutupnya. (dwi/adv).
Editor: Yusva Alam

PT KDM Laksanakan Program Pro Lansia, Pemkot: Sekarang Lansia di Bontang Bisa Memantau Kesehatan

0
PT KDM Laksanakan Program Pro Lansia, Pemkot: Sekarang Lansia di Bontang Bisa Memantau Kesehatan
Program Lahan Basah KDM. (syakurah/Radarbontang)

BONTANG – PT KDM melaksanakan Program CSR Lansia Sehat Mandiri Bahagia (Lahan Basah) di Balai Pertemuan Umum Kelurahan Guntung, Rabu (5/6/24).

Wali Kota Bontang melalui Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Bontang, Mikael Edi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran direksi PT KDM yang telah melaksanakan program tersebut.

“Terima Kasih juga pihak kelurahan telah memfasilitasi tempat ini,” katanya

Ia merupakan pihak yang berkoordinasi dengan CSR perusahaan, untuk berkomunikasi bagaimana perusahaan dapat memberdayakan masyarakat sekitar. Dengan adanya program ini Pemkot Bontang sangat mengapresiasi.

Ia berharap kegiatan akan berkelanjutan dan jangka panjang, selain itu peserta yang ikut tidak hanya Kelurahan Guntung dan Loktuan saja, tapi bisa mencakup lebih luas lagi.

Ia berpesan kepada peserta lansia, untuk tidak takut melakukan pengecekan kesehatan, “Pas cek tensi ternyata tinggi, malah tidak mau cek lagi, takut. Justru kita bisa makin menjaga kesehatan dengan adanya tes kesehatan ini,” ujarnya.

Dinas kesehatan juga turut hadir untuk melakukan monitor kepada para lansia. Hal ini merupakan deteksi dini, agar jika ada lansia yang bermasalah dapat segera mendapatkan penanganan. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Launching The Legend Tour Indonesia Cabang Bontang, Najirah: Keindahan Flora Lokal Harus Mendunia!

0
Launching The Legend Tour Indonesia Cabang Bontang, Najirah: Keindahan Flora Lokal Harus Mendunia!
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah membuka secara resmi Launching The Legend Tour Indonesia Cabang Bontang, di Green Garden Resto dan Cafe, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri Launching The Legend Tour Indonesia Cabang Bontang, yang berlangsung di Green Garden Resto dan Cafe, lebih tepatnya di Tugu Selamat Datang Bontang, Selasa (4/6/2024) kemarin malam.

Dalam kegiatan ini, Najirah sangat mengapresiasi event Launching The Legend Tour Indonesia Cabang Bontang, lantaran dapat menyaksikan pameran berbagai macam anggrek hingga lomba fotografi.

“Saya sangat mengapresiasi hadirnya The Legend Tour Indonesia di Kota Bontang. Saya yakin melalui program ini dapat memberi banyak manfaat, terutama dalam mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal,” ucapnya saat sambutan.

Dirinya ingin melalui kegiatan ini, wisata dan budaya lokal bisa sampai ke kancah nasional, bahkan internasional. Bahwa Kota Bontang dengan segala keindahan alam dan beragam budayanya, memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan.

“Bahkan kalau bisa, buat potensi wisata dan budaya lokal hingga mendunia,” paparnya.

Pameran anggrek yang diselenggarakan merupakan salah satu upaya yang sangat baik, dalam memperkenalkan keindahan flora lokal. Berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan dan membudidayakan anggrek.

“Untuk para peserta fotografi yang ikut serta, saya ucapkan selamat. Saya berharap nantinya para fotografer dapat menunjukan kreativitas dan keahlian masing-masing melalui karya-karya yang dihasilkan,” tutupnya. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Balai Pemasyarakatan Samarinda Jalin Kerjasama dengan Pemkot Bontang

0
Balai Pemasyarakatan Samarinda Jalin Kerjasama dengan Pemkot Bontang
Kunjungan Bapas Samarinda. (ist)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah terima Kunjungan Kerja dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Samarinda, di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota Bontang, Senin (3/6/24).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan kerjasama antara Bapas Samarinda dan Pemerintah Kota Bontang, hingga membahas inovasi terkait penerapan Barcode Wajib Lapor.

Selain itu, pembahasan juga meliputi Mou Kerjasama antara Bapas Kelas II Samarinda dengan Pemerintah Kota Bontang, serta strategi pembimbingan klien Bapas Samarinda dan pelaksanaan putusan pengadilan, khususnya terkait pembinaan di dalam lembaga terhadap klien anak.

“Kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergitas antar lembaga, dan memastikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, terutama dalam hal pembinaan dan rehabilitasi,” jelas

Kunjungan Bapas Samarinda ke Pemerintah Kota Bontang tersebut dipimpin langsung Kepala Bapas Kelas II Samarinda, Sapto Nugroho, Kasubsi Bimbingan Klien Dewasa, Supriyadi, Kasubsi BKA (Bimbingan Klien Anak), Fitriadi M, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya, Yunita SR & Fransiska S, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Muda, Wiwin R, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Pertama, Edi. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Hadiri HUT Apeksi ke-24, Basri Harap Sinergitas Antar Pemerintah Kota

0
Hadiri HUT Apeksi ke-24, Basri Harap Sinergitas Antar Pemerintah Kota
Basri Rase saat menghadiri Gala dinner HUT Apeksi. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase, menghadiri Gala Dinner peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-24 yang digelar di halaman Balai Kota Balikpapan, Senin (3/6/24).

Pada kesempatan tersebut, Basri Rase menyerahkan cendera mata kepada Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, sebagai simbol apresiasi dan penghormatan atas peran tuan rumah dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apeksi ke-17 tahun 2024.

Rakernas Apeksi XVII 2024 kali ini mengusung tema ‘Kota Sejahtera, Indonesia Maju’. Ketua umum Apeksi dan juga Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, melalui APEKSI ini merupakan wadah bertemunya seluruh pimpinan kota se-Indonesia, saling berbagi dan di sana ditanamkan prinsip kolaborasi.

Harapan Basri agar Apeksi terus menjadi wadah yang efektif bagi pertukaran ide dan solusi antar pemerintah kota. Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, sehingga dapat menghadapi berbagai tantangan perkotaan dengan lebih baik dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

“Komitmennya untuk menjaga sinergitas di antara anggota Apeksi,” katanya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Tanggapi Keluhan Pedagang di Pasar Loktuan, Basri: Pedagang Harus Berinovasi dengan Teknologi!

0
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pedagang di Pasar Citra Mas Loktuan diminta berinovasi untuk mengatasi sepinya pembeli. Hal itu diutarakan Wali Kota Bontang, Basri Rase menanggapi keluhan para pedagang.

Basri Rase meminta para pedagang harus bisa berinovasi, dengan kondisi teknologi yang semakin berkembang.

“Bukan hanya pasar saja, toko yang terkenal pun juga terdampak sebenarnya. Jadi semuanya sama, hanya waktunya saja yang berbeda, sepi ramainya pembeli,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (3/6/2024).

Menurutnya sebagian masyarakat yang masih ke pasar pun, sebagian dari mereka membeli dengan menggunakan jual beli sistem online. Pedagang harus bisa berinovasi untuk mendorong perkembangan zaman.

“Kalau pedagang tidak berinovasi akan susah, karena tradisi lama tidak bisa dipakai terus-menerus. Perkembangan teknologi semakin berkembang,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Forum Pedagang Pasar Loktuan, Abdul Aziz mengatakan, semenjak kepindahan pasar penghasilan pedagang turun drastis. Bahkan bisa dibilang, untuk modal dagangannya pun tidak bisa kembali, akibat sepinya pembeli.

Sehingga penghasilan pedagang pasar bisa terbilang sangat kurang, tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Selain kebutuhan, banyak juga tanggungan yang mereka tidak sanggup bayar akibat tidak ada pemasukan.

“Apa yang kita dapat jika penghasilan semakin merosot, bahkan untuk hari-hari saja sangat pas-pasan. Sudah banyak pedagang yang tidak berjualan, karena hanya kerugian yang didapat, bukan keuntungan,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Pedagang Diminta Taati Aturan yang Telah Disepakati Selama Renovasi Stadion Berjalan

0
Pedagang Diminta Taati Aturan yang Telah Disepakati Selama Renovasi Stadion Berjalan
Lapak sementara para pedagang, di Lang-Lang, Kota Bontang. (Dwi/MediaKaltim).

BONTANG – Proyek renovasi Stadion Bessai Berinta sudah dimulai, para pedagang di kawasan Lang-Lang pun diharuskan pindah sementara ke lapak yang baru.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Rafidah menyampaikan, untuk pembongkaran lapak lama pedagang diberi kelonggaran hingga 15 Juni 2024, sehingga semua barang dan alat pembongkaran bisa ditaruh sementara di lapak yang baru. Bahkan pedagang diberi catatan agar tidak menambah dan juga mengubah kondisi bangunan yang sudah ada.

“Kami beri waktu kelonggaran untuk memindahkan barang mereka ke tempat sementara, tetapi dengan syarat kondisi lapak tidak ada yang diubah,” ucapnya saat ditemui, Senin (3/6/2024) kemarin.

Tercatat ada sebanyak 28 pedagang yang akan menempati tempat baru, bahkan telah ditetapkan 1 lapak hanya terdiri dari 1 Kartu Keluarga (KK) saja, tidak boleh lebih. Sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui bersama, dan surat pernyataan yang telah dibuat.

“Sesuai kesepakatan 1 petak diisi 1 KK, sesuai dengan nomor undian yang telah disepakati bersama,” paparnya.

Diketahui kesepakatan telah ditetapkan bersama dengan kumpulan asosiasi pedagang, jika nantinya ada yang tetap memaksa atau ketahuan 1 lapak diisi lebih dari 1 orang, pastinya akan dikenakan sanksi tegas.

“Kalau masih ada yang melanggar, kami akan keluarkan. Tidak ada toleransi lagi. Karena sudah ada perjanjian dengan asosiasi,” jelasnya.

Sebelumnya pedagang telah diputuskan dengan nomor undian, dimana pedagang diundang untuk duduk bersama dan berbicara terkait lapak.

Dispoparekraf Bontang mengadakan rapat koordinasi, nama-nama pedagang yang menempati lapak pun telah terdaftar di asosiasi dengan nomor yang telah terdaftar.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kunjungi Korban Kebakaran di BK, DPRD Minta Lurah Proaktif

0
Kunjungi Korban Kebakaran di BK, DPRD Minta Lurah Proaktif
Rombongan Komisi III DPRD Bontang mengunjungi lokasi korban kebakaran di Bontang Kuala, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Rombongan Komisi III DPRD Bontang mengunjungi korban kebakaran di Bontang Kuala (BK). Hal ini bertujuan agar pemerintah bisa memberikan alokasi anggaran khusus bagi korban kebakaran.

Anggota Komisi III DPRD Bontang, Abdul Samad mengatakan, bahwa pemerintah harus memperhatikan warganya. Dirinya ingin setiap lurah bisa mengetahui keluhan-keluhan warganya. Apakah warganya mendapatkan tempat tinggal yang layak, dan bantuan sandang dan pangan.

“Karena pak lurah yang tahu bagaimana kondisi warganya, jangan sampai hanya berdiam diri saja,” ucapnya saat kunjungan, Senin (3/6/2024) kemarin.

Abdul Samad ingin permasalahan ini bisa mereka sampaikan kepada Dinas Sosial (Dinsos), dan nantinya anggota DPRD Bontang akan menyampaikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) untuk dapat mengupayakan anggaran bantuan bagi korban kebakaran.

“Sebagai lurah harus proaktif, memperjuangan nasib para warganya,” tambahnya.

Diketahui dalam kebakaran itu menghabiskan 1 unit rumah di kawasan wisata Bontang Kuala, Jumat 24 Mei 2024 lalu. Untuk penyebabnya diduga akibat arus pendek listrik, dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dikeluhkan Warga Sejak 10 Tahun Lalu, Jembatan RT 17 dan 18 Berbas Pantai Minta Segera Diperbaiki

0
Dikeluhkan Warga Sejak 10 Tahun Lalu, Jembatan RT 17 dan 18 Berbas Pantai Minta Segera Diperbaiki
Sidak Komisi III DPRD ke jembatan rusak RT 17 dan RT 18 Kelurahan Berbas Pantai. (ist)

BONTANG –  Jembatan RT 17 dan 18 Kelurahan Berbas Pantai sudah sejak 10 tahun lalu diajukan untuk diperbaiki oleh RT setempat, namun hingga kini belum ada perbaikan.

Ketua RT 18, Scahruddin mengatakan, bahwa pihaknya selalu memasukkan dan mengawal masukan untuk perbaikan jembatan tersebut dalam musrenbang, namun selalu tidak terpenuhi.

Ia juga kerap melakukan perbaikan sendiri tanpa menunggu arahan dari pemerintah setempat, karena menurutnya kalau hanya menunggu akan memakan waktu yang lama. Bahkan ia kerap menggunakan dana pribadi untuk memperbaikinya.

“Tuntutan masyarakat ini, saya sebagai RT tidak bisa diam saja,” ujarnya saat Komisi III DPRD Bontang meninjau lokasi.

Demi mempertahankan aspirasinya tersebut, Scahruddin sering kali berdebat dengan delegasi dengan RT lain, “Bahkan kita kelahi sampai kayak buka saudara, tapi tidak ada kejelasan kapan perbaikan bisa dimulai,” tuturnya.

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina menyayangkan hal tersebut, karena bila dilihat di lokasi, jembatan tersebut sudah banyak yang patah bahkan berlubang, bahkan terdapat rumah yang bagian depannya belum ada jembatan.

“Ini harus menjadi prioritas, karena sepuluh tahun loh ini, kayunya juga sudah keliatan rapuh,” tambahnya.

Lurah Berbas Pantai, Hadi Jumianto juga menyampaikan, bahwa ini adalah program yang harus diprioritaskan dan akan diajukan untuk APBD 2024 ini.

Hadi mengatakan, bahwa sejak dirinya menjabat di Berbas Pantai itu adalah keluhan utama masyarakat. Ia juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk meminta kayu-kayu yang masih bagus, untuk melakukan perbaikan jangka pendek terlebih dahulu.

“Kalau memang dinas terkait memberikan arahan untuk tambal sulam sebagai jangka pendek sore ini kita laksanakan,” jelasnya.

Pewarta: Syakura
Editor: Yusva Alam

Najirah Lepas 152 Jamaah Haji Bontang, Doakan Keberkahan dan Kelancaran

0
Najirah Lepas 152 Jamaah Haji Bontang, Doakan Keberkahan dan Kelancaran
Pelepasan jamaah haji 2024 di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, melepas keberangkatan 152 jemaah haji Kota Bontang di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Selasa (4/6/24) pagi.

Najirah menyampaikan doa dan harapan, agar para jemaah diberi kelancaran serta keberkahan dalam melaksanakan ibadah suci tersebut. Dia juga mengingatkan para jemaah, untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan, serta memanfaatkan setiap momen dalam ibadah haji dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan.

“Saya berharap para jemaah jaga kesehatan, fokus beribadah, semoga diberikan kelancaran hingga kembali Ke Indonesia dan berkumpul kembali bersama keluarga,” tuturnya.

Para keluarga dan kerabat jemaah haji turut memberikan doa dan dukungan. Mereka menyaksikan dengan haru, saat para jemaah berangkat menuju embarkasi di Balikpapan untuk melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Upacara pelepasan ini menjadi momentum penting bagi para jemaah haji Bontang, Najirah berharga agar perjalanan mereka diberkahi dan kembali dengan penuh keselamatan serta penuh dengan keberkahan. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam