Beranda blog Halaman 60

Kebijakan Pembekuan Pengurus Muaythai Daerah Mengancam Persiapan Atlet Porprov

0
Asisten Pelatih Muaythai Kutai Timur, Brandon Anto (kiri). (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Kebijakan Plt Pengurus Provinsi Muaythai Kalimantan Timur (Kaltim), yang membekukan seluruh pengurus cabang olahraga Muaythai kabupaten/kota se-Kaltim menuai kritik dari daerah. Langkah tersebut dinilai berpotensi mengganggu pembinaan atlet dan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Sorotan datang dari Asisten Pelatih Muaythai Kutai Timur, Brandon Anto. Ia menilai pembekuan pengurus daerah tidak tepat dilakukan apabila persoalan yang terjadi berada di tingkat pusat organisasi.

Menurut Brandon, pengurus daerah selama ini tetap aktif menjalankan pembinaan atlet dan tidak terlibat dalam konflik internal organisasi di tingkat atas. Karena itu, ia menyayangkan daerah justru ikut terdampak.

“Kalau persoalannya terjadi di tingkat pusat, seharusnya penyelesaiannya juga dilakukan di pusat. Jangan sampai daerah yang selama ini aktif membina atlet justru ikut dikorbankan,” ujar Brandon, Sabtu (23/5/2026).

Ia mengatakan, fokus utama pelatih dan atlet saat ini adalah meningkatkan prestasi serta mempersiapkan diri menghadapi Porprov. Di tengah persiapan tersebut, kebijakan pembekuan justru menimbulkan keresahan di daerah.

“Atlet dan pelatih di daerah ini fokusnya latihan, membangun prestasi, dan mempersiapkan diri menghadapi Porprov. Mereka bukan bagian dari konflik internal organisasi, jadi jangan sampai pembinaan yang sudah berjalan terganggu,” katanya.

Brandon juga mempertanyakan dasar dan urgensi pembekuan seluruh pengurus kabupaten/kota, termasuk daerah yang dinilai masih aktif menjalankan program pembinaan atlet. Apalagi, sejumlah daerah tengah mempersiapkan atlet secara intensif, termasuk Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Porprov.

“Kami mempertanyakan apa dasar dan urgensinya pengurus kabupaten/kota yang masih aktif menjalankan pembinaan harus di-Plt-kan. Apalagi saat ini daerah sedang mempersiapkan atlet untuk Porprov,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan pelaksana tugas (Plt) semestinya bertujuan menjaga stabilitas organisasi dalam kondisi tertentu. Namun jika penunjukan dilakukan secara sepihak hingga berdampak pada pembinaan atlet, maka kebijakan tersebut dinilai justru merugikan daerah.

“Plt itu seharusnya hadir untuk membantu menjaga stabilitas organisasi, bukan malah mematikan pembinaan yang sudah berjalan. Jangan sampai keputusan organisasi justru membuat atlet menjadi korban,” ucapnya.

Ia berharap persoalan internal organisasi Muaythai dapat segera diselesaikan secara bijak tanpa mengorbankan kepentingan atlet di daerah. Brandon menegaskan, pembinaan dan masa depan atlet harus tetap menjadi prioritas utama menjelang pelaksanaan Porprov.

“Harapan kami, masalah organisasi ini diselesaikan dengan kepala dingin. Yang paling penting, jangan ganggu persiapan atlet. Prestasi daerah dan masa depan atlet harus tetap menjadi prioritas,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Presentase Anggaran Kas OPD Disorot!

0

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb23mei2026/mobile/

Pelaku Curanmor di Masjid Sangkulirang Dibekuk di Tarakan

0
Barang bukti sepeda motor yang dicuri MI di Masjid, Sangkulirang telah diamankan. (Istimewa)

SANGGATA – Pelarian panjang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Masjid Al-Ikhsan, Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur akhirnya terhenti. Pelaku berinisial MI berhasil diringkus aparat kepolisian setelah kabur lintas provinsi hingga ke Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

MI ditangkap Tim Enggang Sangsaka Polsek Sangkulirang bersama Resmob Polres Tarakan pada Kamis (21/5/2026) di kawasan taman depan Pelabuhan Tarakan. Polisi menduga pelaku hendak melanjutkan perjalanan menuju Kuwandang, Gorontalo.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kapolsek Sangkulirang Iptu Erik Bastian menjelaskan, kasus tersebut bermula saat korban kehilangan sepeda motor usai melaksanakan salat subuh di Masjid Al-Ikhsan pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.

Korban awalnya menyadari motor miliknya tidak lagi berada di lokasi parkir masjid. Selain kendaraan, korban juga kehilangan telepon genggam dan uang tunai yang tersimpan di dalam dompet.

“Setelah dicek melalui rekaman CCTV, terlihat pelaku membawa kabur motor korban sekitar pukul 02.30 Wita saat korban sedang tidur di kamar masjid,” ujar Iptu Erik Bastian.

Motor yang dicuri diketahui merupakan Yamaha Mio Gear warna merah dengan nomor polisi KT 2503 RBC.

Dari hasil penyelidikan polisi, usai melakukan aksi pencurian, pelaku langsung melarikan diri menuju Sangatta menggunakan motor hasil curian. Setelah sempat bermalam di wilayah Sangatta, MI kembali melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Berau.

Di Berau, motor curian tersebut dijual dengan harga Rp3,2 juta. Uang hasil penjualan digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan selama pelarian, mulai dari membeli makanan, rokok hingga membayar penginapan.

Tak berhenti di situ, pelaku kembali berpindah lokasi menuju Tanjung Selor menggunakan travel sebelum akhirnya menyeberang ke Tarakan memakai speed boat.

Tim Enggang Sangsaka yang terus melakukan pengejaran akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku di Tarakan. Penangkapan dilakukan sebelum MI sempat melarikan diri lebih jauh keluar daerah.

“Pelaku berhasil diamankan saat berada di taman depan pelabuhan. Diduga ia hendak menyeberang menuju Gorontalo,” jelasnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus pencurian tersebut. Saat ini tersangka bersama barang bukti sedang dibawa menuju Polsek Sangkulirang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya tindak pidana lain yang dilakukan pelaku selama pelarian lintas provinsi tersebut.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

DPK Perbankan Tumbuh 11,39 Persen di Tengah Tekanan Global

0
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae. Foto: Dok. OJK

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi industri perbankan nasional masih berada dalam kondisi stabil meski pasar keuangan global tengah dibayangi ketidakpastian geopolitik, lonjakan harga minyak dunia, serta penguatan dolar Amerika Serikat.

OJK menilai ketahanan ekonomi domestik masih cukup kuat dengan dukungan inflasi yang terkendali serta pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap positif di tengah tekanan eksternal.

Berdasarkan pemantauan OJK, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) per April 2026 tercatat mencapai 11,39 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut masih didominasi simpanan berdenominasi rupiah yang meningkat 11,49 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan peningkatan simpanan valuta asing sejak awal tahun masih berada dalam batas yang dinilai wajar.

“Sejak awal 2026, kami melihat bahwa memang terdapat peningkatan porsi DPK Valas terhadap DPK total. Namun demikian, peningkatan DPK Valas masih tergolong wajar sehingga porsi DPK Valas terhadap DPK total sampai saat ini relatif stabil dan bergerak pada kisaran 15 persen-16 persen,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Dian, kenaikan simpanan valas terutama terjadi pada produk deposito karena sejumlah bank menawarkan bunga kompetitif untuk menarik dana eksportir agar tetap ditempatkan di dalam negeri.

Selain itu, kondisi likuiditas perbankan juga dinilai masih memadai. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 86,88 persen, sedangkan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga dan non-core deposit masih jauh di atas ambang batas minimum regulator.

OJK juga memastikan eksposur risiko nilai tukar perbankan nasional masih terkendali. Hal tersebut tercermin dari rasio Posisi Devisa Neto (PDN) yang konsisten berada jauh di bawah batas maksimum 20 persen dari modal bank.

Meski demikian, OJK tetap mewaspadai potensi dampak lanjutan akibat imported inflation dan kenaikan biaya produksi seiring lonjakan harga energi global yang dapat memengaruhi sektor riil maupun daya beli masyarakat.

Untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, OJK menyatakan terus memperkuat koordinasi bersama Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Kementerian Keuangan melalui kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Libur Panjang Iduladha, Kamar Whiz Prime Mulai Rp480 Ribu

0
Whiz Prime Hotel Balikpapan menghadirkan promo spesial “Qurban Festive Stay” untuk menyambut libur Iduladha 2026. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN — Menyambut momen libur panjang dan Hari Raya Iduladha 2026, Whiz Prime Hotel Balikpapan menghadirkan promo spesial bertajuk “Qurban Festive Stay” dengan penawaran harga menginap yang lebih terjangkau bagi masyarakat maupun wisatawan.

Melalui promo tersebut, tamu dapat menikmati kamar Superior mulai Rp480 ribu nett per malam yang sudah termasuk sarapan untuk dua orang.

Sales & Marketing Manager Whiz Prime Hotel Balikpapan, Toni Setiawan mengatakan promo tersebut berlaku mulai 24 Mei hingga 1 Juni 2026 dan diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana liburan dengan nyaman di Kota Balikpapan.

“Penawaran spesial ini berlaku mulai 24 Mei hingga 1 Juni 2026 dan menjadi pilihan ideal bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin menikmati suasana liburan dengan kenyamanan maksimal,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Toni, pihak hotel berupaya menghadirkan pengalaman menginap yang praktis, nyaman, dan memberikan suasana hangat layaknya di rumah sendiri.

Selain menawarkan kamar modern, hotel juga memiliki lokasi strategis yang memudahkan tamu menjangkau pusat bisnis, kawasan kuliner, hingga sejumlah destinasi favorit di Balikpapan.

“Melalui promo Qurban Festive Stay, kami ingin memberikan kesempatan bagi para tamu untuk menikmati momen liburan dengan suasana yang hangat, nyaman, dan penuh ketenangan bersama keluarga maupun orang terdekat,” jelasnya.

Whiz Prime Hotel Balikpapan juga menghadirkan pelayanan khas Intiwhiz Hospitality Management yang mengedepankan kenyamanan dan pengalaman menginap berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau.

Promo “Qurban Festive Stay” tersedia dalam periode terbatas dan dapat dipesan langsung melalui hotel maupun kanal reservasi resmi.

Informasi dan pemesanan dapat dilakukan melalui layanan telepon 0542 880 0880, WhatsApp 0878 6287 3939, Instagram @whizprimebpn, maupun situs resmi Intiwhiz Hospitality Management. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

TNI-Polri hingga Satpol PP Siap Amankan Pilkakam di Mahulu

0
Wakapolres Mahulu, Kompol Djoko Purwanto memimpin upacara gelar pasukan pengamanan pemilihan Petinggi Kampung 2026 di halaman Mako Polres Mahulu. Foto: Istimewa

UJOH BILANG — Wakapolres Mahakam Ulu, Kompol Djoko Purwanto memimpin langsung upacara gelar pasukan pengamanan Pemilihan Petinggi Kampung Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu yang berlangsung di halaman Mako Polres Mahulu, Jumat (22/5/2026).

Upacara tersebut digelar sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan pengamanan tahapan pemilihan berlangsung.

Peserta upacara terdiri dari unsur TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kompol Djoko Purwanto menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi guna menjaga stabilitas keamanan selama proses demokrasi tingkat kampung berlangsung.

Ia juga meminta seluruh personel pengamanan mengedepankan sikap profesional, humanis, serta menjaga netralitas dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Pengamanan dilakukan secara maksimal mulai dari tahapan kampanye, pemungutan suara hingga penetapan hasil pemilihan guna menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Mahakam Ulu,” ujarnya.

Selain itu, seluruh personel juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dapat menghambat jalannya pemilihan.

Menurutnya, kesiapan personel dan koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian pemilihan Petinggi Kampung berjalan tertib dan lancar.

Dengan dilaksanakannya gelar pasukan tersebut, diharapkan seluruh tahapan Pemilihan Petinggi Kampung Tahun 2026 di Kabupaten Mahakam Ulu dapat berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat demi terciptanya demokrasi yang sehat dan berkualitas. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Pemkab Kubar Dorong Pembelajaran Matematika Lebih Menyenangkan

0
Plh Sekda Kutai Barat, Yuli Permata Mora saat membuka pelatihan penguatan numerasi Matematika Gembira jenjang PAUD dan SD di Hotel Sidodadi Barong Tongkok. Foto: Istimewa

SENDAWAR — Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan penguatan numerasi dengan konsep Matematika Gembira untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kutai Barat selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Mei 2026.

Peserta terdiri dari 30 guru dan kepala sekolah TK serta PAUD negeri, serta 30 guru kelas 1 dan kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kutai Barat, Yuli Permata Mora, di Hotel Sidodadi Barong Tongkok.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Barat, Nancy Paskadalius mengatakan penguatan numerasi merupakan program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun tenaga pendidik sebagai pelaksana utama di lapangan.

“Garda terdepan yang mengimplementasikan program ini secara nyata adalah kita semua di tingkat daerah. Kebijakan nasional tidak akan berdampak tanpa adanya komitmen lokal untuk bergerak bersama,” ujarnya.

Nancy menegaskan kolaborasi antara guru PAUD dan guru kelas awal SD menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan transisi pendidikan anak usia dini menuju pendidikan dasar.

Menurutnya, peran guru sangat menentukan capaian numerasi daerah yang nantinya tercermin dalam Raport Pendidikan.

Sementara itu, Bunda PAUD Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini sekaligus mengubah stigma bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit dan menakutkan.

“Melalui pendekatan Matematika Gembira, pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga guru matematika dapat menjadi sosok yang dirindukan peserta didik,” ungkapnya.

Maria menjelaskan metode Matematika Gembira terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari menggali potensi, eksplorasi, memuat konten, membuat aktivitas, mengikuti pola pikir siswa, merasakan proses belajar, hingga memberikan apresiasi kepada peserta didik.

Ia berharap seluruh peserta mampu memahami materi pelatihan dan menerapkannya di sekolah masing-masing.

Saat membacakan sambutan Bupati Kutai Barat, Yuli Permata Mora menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan mutu pendidikan di Kutai Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ini adalah langkah nyata kita bersama dalam menyiapkan generasi emas Kutai Barat yang cerdas, bernalar kritis, dan berdaya saing,” katanya.

Menurutnya, melalui metode Matematika Gembira, Pemkab Kutai Barat ingin menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih interaktif, kontekstual, dan menyenangkan sejak jenjang PAUD hingga SD.

“Kami berharap ruang-ruang kelas di Kutai Barat dipenuhi tawa, semangat belajar, dan rasa ingin tahu anak-anak yang terus tumbuh demi kemajuan pendidikan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan numerasi bukan hanya kemampuan berhitung, tetapi kemampuan memahami dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari untuk mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah.

Karena itu, para guru diharapkan terus berinovasi menciptakan suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan agar mampu melahirkan peserta didik yang aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Film Keluarga Suami Adalah Hama Angkat Tekanan Generasi Sandwich

0
Sutradara Anggy Umbara bersama Fairuz A Rafiq saat menyapa penonton film Keluarga Suami Adalah Hama di XXI E-Walk Balikpapan.

BALIKPAPAN — Sutradara Anggy Umbara bersama artis Fairuz A Rafiq menyapa langsung penonton film Keluarga Suami Adalah Hama di XXI E-Walk Balikpapan, Jumat (22/5/2026), bertepatan dengan penayangan perdana film tersebut secara serentak di seluruh Indonesia.

Film produksi Umbara Brothers Film dan VMS Studio itu mengangkat persoalan rumah tangga yang dipicu campur tangan keluarga besar dan tekanan ekonomi generasi sandwich yang banyak dialami pasangan muda di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Anggy Umbara mengatakan film tersebut mengikuti kehidupan Intan yang diperankan Raihaanun, seorang istri yang harus tinggal bersama keluarga suaminya, Damar, yang dimainkan Omar Daniel.

Sebagai anak pertama setelah ayahnya meninggal dunia, Damar harus memikul tanggung jawab membiayai ibu dan kedua adiknya, di samping memenuhi kebutuhan rumah tangganya bersama Intan.

Situasi itu membuat Intan harus beradaptasi dengan lingkungan keluarga baru yang penuh tekanan. Konflik semakin memanas ketika ia tinggal bersama ibu mertuanya yang dominan, diperankan Meriam Bellina, serta dua adik Damar, Bella yang diperankan Sitha Marino dan Danan yang dimainkan Jeremie Moeremans.

“Yang paling penting dari keluarga supaya harmonis adalah semua punya fungsi dan batas masing-masing. Jangan sampai pasangan muda terus ditekan untuk menanggung semuanya,” ujar Anggy.

Menurutnya, kisah dalam film tersebut lahir dari fenomena yang banyak terjadi di tengah masyarakat Indonesia saat ini, khususnya pasangan muda yang harus menopang kebutuhan keluarga besar di tengah perjuangan membangun rumah tangga sendiri.

“Ini relate banget dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Banyak milenial yang harus menopang kehidupan keluarga besar sambil tetap menghidupi keluarga kecil mereka,” jelasnya.

Meski mengangkat tema yang cukup berat, Anggy menilai respons penonton sejauh ini sangat positif. Ia bahkan membuka peluang menghadirkan sekuel apabila film tersebut mendapat sambutan besar di bioskop.

“Reaksi penonton bagus dan banyak yang merasa relate. Kalau sampai satu juta penonton, mungkin bisa dibuat lanjutannya,” tambahnya sambil tertawa.

Sementara itu, Fairuz A Rafiq yang berperan sebagai Sisi, sahabat dekat Intan, mengaku langsung tersentuh saat pertama kali membaca skenario film tersebut.

Ia menilai kekuatan utama film itu terletak pada kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari pasangan suami istri di Indonesia.

“Baru baca skenario saja emosinya sudah campur aduk. Waktu menonton filmnya pertama kali, meskipun sudah tahu ceritanya, tetap terbawa emosi,” ujarnya.

Fairuz menambahkan keberanian Anggy mengangkat isu keluarga menjadi salah satu kekuatan utama film tersebut. Film ini juga dinilai tidak memihak siapa pun.

“Kita bisa belajar memahami istri, memahami suami, bahkan belajar bagaimana menjadi mertua dan ipar yang ideal. Banyak orang mengalami hal seperti ini, tetapi tidak semua berani membahasnya. Film ini memberi pelajaran bahwa semua pihak sebenarnya sama-sama butuh dipahami,” tutupnya. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Fabio Lefundes Tegaskan Pesut Etam Belum Lempar Handuk

0
Sesi konferensi pers Borneo FC Samarinda jelang laga kontra Malut United di Stadion Segiri Samarinda. Foto: Humas Borneo FC

SAMARINDA — Borneo FC Samarinda menolak menyerah dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Pesut Etam itu bertekad menutup kompetisi dengan hasil maksimal saat menjamu Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026) pukul 17.00 WITA.

Meski peluang meraih gelar terbilang tipis, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes menegaskan anak asuhnya akan bertarung habis-habisan hingga akhir musim.

“Kita harus bersyukur karena di akhir kompetisi kita berada dalam kondisi yang bagus, dengan masih adanya peluang. Pemain dalam performa terbaik dan berlatih dengan sangat baik,” ujar Fabio dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (22/5/2026).

Bagi Fabio, laga pamungkas tersebut bukan sekadar perebutan poin, tetapi juga momentum memberikan penghormatan kepada suporter yang selama ini setia mendukung Pesut Etam di Stadion Segiri.

“Ini pertandingan terakhir di musim ini, pertandingan terakhir di Samarinda. Jadi, kami ingin memberikan kado terbaik untuk semua suporter yang akan hadir langsung ke stadion,” katanya.

Pelatih asal Brasil itu juga mengaku bangga dengan konsistensi Stefano Lilipaly dan kolega sepanjang musim. Menurutnya, banyak pihak sebelumnya meragukan kemampuan Borneo FC bersaing di papan atas hingga akhir kompetisi.

“Begitu kompetisi dimulai, tidak ada yang percaya kami di akhir musim masih bisa berjuang untuk jadi juara. Itu adalah pencapaian yang sangat bagus,” tambahnya.

Fabio menilai persaingan ketat hingga pekan terakhir menjadi gambaran positif bagi perkembangan kompetisi sepak bola nasional.

“Besok pertandingan terakhir liga, tapi masih ada dua tim yang berpeluang juara. Skenario seperti ini sangat bagus untuk kompetisi,” jelasnya.

Untuk menjaga asa juara tetap hidup, Borneo FC wajib meraih kemenangan atas Malut United sambil berharap Persib Bandung gagal meraih kemenangan saat menghadapi Persijap Jepara di waktu bersamaan.

“Kalau besok kami bisa mendapat rezeki (juara) dari Tuhan, ya kami harus bersyukur. Tapi sebenarnya, saya sudah sangat bahagia dengan kerja keras dan semua hal yang telah kami lakukan sampai sekarang,” ungkap Fabio.

Optimisme serupa juga disampaikan winger asing Borneo FC, Mariano Peralta. Ia memastikan seluruh pemain akan tampil maksimal demi menjaga peluang juara tetap terbuka.

“Target kami seperti yang dikatakan Coach Fabio tadi. Kami masih memiliki peluang walaupun kecil. Namun, sekecil apa pun peluang itu, akan kami perjuangkan hingga kompetisi benar-benar selesai,” tegas Peralta. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Kinerja Pegadaian Melonjak 87 Persen, Aset Tembus Rp183 Triliun

0
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan. Foto: Ist

JAKARTA — PT Pegadaian kembali mencatatkan kinerja gemilang pada awal tahun 2026. Hingga periode 30 April 2026, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,38 triliun atau tumbuh 87,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,34 triliun.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan total aset perusahaan yang kini mencapai Rp183,8 triliun atau naik 56 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp117,8 triliun.

Kinerja positif ini turut didorong oleh Outstanding Loan (OSL) gross yang meningkat signifikan menjadi Rp153,6 triliun atau tumbuh 58,8 persen dari sebelumnya Rp96,7 triliun.

Tidak hanya mencatat pertumbuhan bisnis, Pegadaian juga berhasil menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat dan pruden. Hal itu terlihat dari penurunan rasio Non-Performing Loan (NPL) dari 0,82 persen pada April 2025 menjadi 0,51 persen pada periode yang sama tahun ini.

Selain itu, rasio profitabilitas perusahaan juga mengalami peningkatan. Return on Asset (ROA) tercatat sebesar 7,49 persen, sementara Return on Equity (ROE) mencapai 29,72 persen. Dari sisi efisiensi, Pegadaian mampu menekan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) menjadi 59,71 persen, level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut, terlebih momentum ini bertepatan dengan usia Pegadaian yang kini memasuki 125 tahun.

“Tidak mudah untuk menjaga konsistensi pertumbuhan selama satu seperempat abad tanpa adanya loyalitas dan kepercayaan yang besar dari nasabah. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang terus menjadikan Pegadaian sebagai mitra finansial utama. Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian,” ujarnya.

Ia menambahkan Pegadaian akan terus bertransformasi dengan menggabungkan layanan digital dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kehadiran layanan Bulion dan aplikasi Tring! diharapkan menjadi motor baru dalam mempermudah masyarakat lintas generasi untuk berinvestasi emas secara aman.

Komitmen Pegadaian dalam memperkuat ekosistem emas nasional juga diwujudkan melalui layanan Bulion. Pegadaian tercatat sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin operasional kegiatan usaha bulion atau Bank Emas dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion Nomor S-325/PL.02/2024.

Melalui legalitas tersebut, Pegadaian kini menghadirkan berbagai layanan Bulion Services, mulai dari Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas. Perusahaan juga dinilai memiliki kesiapan infrastruktur yang kuat, termasuk jaringan ruang penyimpanan emas dengan standar keamanan internasional terbesar di Indonesia.

“Emas terbukti menjadi aset aman atau safe haven yang paling diminati masyarakat. Dengan hadirnya layanan Bulion terintegrasi ini, kami optimistis dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap roda perekonomian nasional sekaligus mewujudkan misi jangka panjang untuk MengEMASkan Indonesia,” tutup Damar.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis turut menyampaikan apresiasi atas pertumbuhan positif perusahaan di awal tahun ini.

Menurutnya, transformasi digital, penguatan ekosistem emas, serta hadirnya layanan Bulion menjadi langkah strategis perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap investasi yang aman dan terpercaya.

“Capaian positif Pegadaian di awal tahun 2026 menjadi motivasi bagi seluruh Insan Pegadaian untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Transformasi digital, penguatan ekosistem emas, serta hadirnya layanan Bulion menjadi langkah strategis perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan investasi yang aman dan terpercaya,” ujar Rinaldi.

Ia menambahkan Kanwil IV Balikpapan akan terus mendukung penguatan bisnis perusahaan melalui peningkatan kualitas layanan, literasi investasi emas, serta optimalisasi layanan digital Tring! agar manfaat Pegadaian dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di wilayah Kalimantan. (MK)

Pewarta: Hanafi
Editor: Agus S