Beranda blog Halaman 61

Feri Bocor di Sungai Mahakam, Camat Minta Pengawasan Diperketat

0
Insiden Feri Bocor di Desa Serbaya. (Istimewa)

TENGGARONG – Insiden kebocoran kapal feri pengangkut kendaraan di tepian Sungai Mahakam, Desa Serbaya, Kecamatan Sebulu, menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Peristiwa tersebut dinilai sebagai alarm penting bagi aspek keselamatan transportasi sungai di Kutai Kartanegara.

Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menegaskan perlunya peningkatan pengawasan teknis terhadap seluruh armada kapal penyeberangan yang beroperasi. Ia meminta instansi teknis terkait segera melakukan audit dan inspeksi lapangan guna memastikan kelayakan operasional kapal.

“Saya mengharapkan semua APD teknis terkait perhubungan atau kapal untuk melakukan inspeksi di lapangan, memastikan layak tidaknya kapal tersebut untuk beroperasi. Kita memiliki perangkat teknis yang mengatur hal itu,” ujar Edy Fachruddin, Kamis (26/02/2026).

Menurutnya, aspek keselamatan tidak boleh diabaikan, mengingat transportasi sungai menjadi akses vital masyarakat, khususnya di wilayah bantaran Mahakam.

Edy mengaku menyaksikan langsung proses evakuasi tiga unit kendaraan dari kapal yang mengalami kebocoran. Proses evakuasi berlangsung cukup lama, dimulai selepas Maghrib hingga sekitar pukul 00.45 Wita.

Kapal feri yang melayani rute Sebulu Modern–Tenggarong tersebut akhirnya dikandaskan ke pinggir sungai, dekat lokasi pembangunan jembatan, guna mencegah risiko tenggelam di tengah aliran sungai.

“Informasinya terjadi kebocoran pada badan kapal. Untuk menghindari tenggelam di tengah sungai, kapal langsung diarahkan ke dasar pinggir sungai,” jelasnya.

Ia berharap insiden ini menjadi yang terakhir dan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap standar kelayakan kapal penyeberangan.

“Harapannya agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari,” tutup Edy Fachruddin. (MK)

Editor: Agus S

Resah Warga Berbuah Penangkapan, Polisi Ringkus Pengedar di Muara Kaman

0
Tersangka beserta barang bukti pengedar sabu Desa Muara Siran. (Istimewa)

TENGGARONG – Unit Reskrim Polsek Muara Kaman kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial IY alias IIN (46) diamankan di sebuah rumah di Desa Muara Siran, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (24/02/2026).

Kapolsek Muara Kaman, IPTU Herwin, menjelaskan penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah atas dugaan aktivitas transaksi narkotika di RT 08 Desa Muara Siran.

Penyelidikan dilakukan sejak Senin malam (23/02/2026) setelah anggota opsnal menerima informasi yang dinilai akurat. Petugas kemudian melakukan pemantauan intensif di lokasi yang dicurigai menjadi tempat transaksi.

Sekitar pukul 14.30 Wita pada Selasa siang, tim yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Muara Kaman melakukan penggeledahan di rumah tersangka. IY yang berada di lokasi sempat menunjukkan gerak-gerik mencurigakan saat dilakukan pemeriksaan awal.

“Dari hasil penggeledahan badan, petugas menemukan 13 bungkus plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu di dalam kantong celana kargo pendek warna abu-abu milik tersangka,” ungkap IPTU Herwin.

Selain 13 paket sabu dengan berat kotor 2,22 gram, polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp3.450.000 yang diduga hasil penjualan, satu unit handphone merek OPPO warna biru, serta satu dompet warna hitam.

Di hadapan petugas, tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut merupakan miliknya. Ia kemudian langsung diamankan ke Mapolsek Muara Kaman untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, IY dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Polsek Muara Kaman menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat desa guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Kutai Kartanegara. (MK)

Editor: Agus S

Edarkan Sabu di Desa Manunggal Daya, Dua Pria Paruh Baya Ditangkap

0
Tersangka beserta barang bukti diamankan Polres Kukar. (Humas Polres Kukar)

TENGGARONG – Satuan Reserse Narkotika (Sat Resnarkoba) Polres Kutai Kartanegara kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Dua pria paruh baya diamankan dalam operasi yang dilakukan di Desa Manunggal Daya, Kecamatan Sebulu, Selasa (24/02/2026) malam.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat pada Sabtu (21/02/2026) terkait dugaan maraknya transaksi sabu di desa tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, polisi melakukan penyelidikan intensif selama tiga hari hingga berhasil mengidentifikasi seorang pria berinisial MK (43).

Berdasarkan ciri-ciri yang dikantongi petugas, MK diketahui bertubuh kurus, berkulit sawo matang, rambut pendek, bertato, dan kerap mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna biru.

Sekitar pukul 21.30 Wita, tim mendapati MK sedang duduk di depan sebuah rumah kayu di Jalan Pelangi RT 012 Desa Manunggal Daya. Petugas langsung bergerak cepat dan mengamankannya.

Kasat Narkoba Polres Kukar, AKP Yohanes Bonar Adiguna, mengungkapkan bahwa di lokasi yang sama petugas juga mengamankan seorang pria berinisial SA (55), seorang petani yang diduga hendak mengonsumsi sabu.

“Di hari yang sama, di dalam rumah tersebut, petugas juga mengamankan SA atau yang biasa disapa Pakde, yang tertangkap tangan hendak mengonsumsi sabu menggunakan pipet kaca dan alat hisap (bong),” ujarnya.

Dari hasil interogasi awal, MK mengakui telah menjual narkotika kepada SA dan masih menyimpan sisa sabu di rumahnya. Dalam penggeledahan di bawah meja dapur, petugas menemukan barang bukti tambahan.

Polisi menyita tiga bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat kotor 1,90 gram, sejumlah dompet, dua unit handphone merek Oppo dan Vivo, alat hisap sabu, pipet kaca, sendok takar, satu bendel plastik klip, uang tunai Rp1.300.000, serta satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna biru.

Kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Kutai Kartanegara untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Lampiran II dan III UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Polres Kukar menegaskan, penangkapan ini menjadi bukti komitmen aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke tingkat desa di wilayah Kutai Kartanegara. (MK)

Editor: Agus S

Praktis! Zakat Kini Bisa Drive Thru di Kampung Ramadan Samarinda

0
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat meninjau layanan zakat drive thru di Kampung Ramadan. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Samarinda meluncurkan layanan drive thru zakat guna mempermudah masyarakat menunaikan kewajiban di bulan Ramadan. Melalui sistem ini, warga dapat membayar zakat langsung dari kendaraan tanpa harus turun.

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam pembukaan Kampung Ramadan di kawasan eks Lapangan Terbang Temindung, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu (25/2/2026) sore. Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, bersama jajaran Baznas Provinsi Kalimantan Timur dan Baznas Kota Samarinda.

Selain menghadirkan Pasar Ramadan, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi kemudahan pembayaran zakat, baik melalui aplikasi digital maupun sistem drive thru.

Wali Kota Andi Harun menilai layanan tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan umat Islam dalam menunaikan zakat fitrah maupun zakat mal.

“Dengan adanya kemudahan ini mampu mendorong peningkatan infak dan sedekah di masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan instrumen sosial yang memperkuat solidaritas dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Tujuan utamanya adalah memperkuat kohesi sosial, agar zakat, infak, dan sedekah benar-benar memberi manfaat bagi kemaslahatan bersama,” tambahnya.

Ketua Baznas Kota Samarinda, Ahmad Syahir Idris, menjelaskan layanan drive thru disiapkan untuk menjawab kebutuhan muzakki yang memiliki keterbatasan waktu. Selain di Kampung Ramadan, layanan pembayaran zakat juga tersedia di sejumlah pusat perbelanjaan dan gerai ritel.

Untuk tahap awal, layanan drive thru masih dipusatkan di eks Bandara Temindung dan Kantor Baznas Samarinda karena keterbatasan sumber daya. Operasional berlangsung sejak pagi hingga sekitar pukul 22.00 WITA.

Baznas menetapkan zakat fitrah dalam tiga kategori, yakni Rp70 ribu, Rp60 ribu, dan Rp50 ribu per jiwa. Layanan juga menerima pembayaran fidyah serta zakat dalam bentuk beras.

Sejalan dengan konsep drive thru, Baznas mendorong penggunaan transaksi nontunai melalui QRIS.

“Kalau bisa semuanya nontunai. Karena itu drive thru zakat ini kita arahkan menggunakan QRIS,” jelas Idris.

Ke depan, Baznas Kota Samarinda berencana mengembangkan layanan serupa di beberapa ruas kota dengan konsep menyerupai ATM drive thru zakat. Muzakki cukup menempelkan kartu uang elektronik atau memindai kode batang untuk berzakat.

Rencana tersebut masih dalam tahap perancangan dan penghitungan anggaran, dengan target realisasi pada akhir tahun ini.

“Masih dalam proses desain dan perhitungan anggaran. Insyaallah bisa dibuka menjelang akhir tahun,” pungkasnya. (MK)

Editor: Agus S

Pemangkasan Anggaran Ganggu Target Program Pemkot Samarinda

0
Ilustrasi Efisiensi Anggaran (Istimewa)

SAMARINDA – Kebijakan efisiensi dan rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat menjadi salah satu penyebab tidak tercapainya sejumlah target kinerja Pemerintah Kota Samarinda tahun ini.

Hal itu terungkap dalam proses sinkronisasi capaian kinerja perangkat daerah yang dilakukan Pemkot Samarinda selama tiga hari terakhir. Evaluasi tersebut membandingkan target dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) murni dengan realisasi di lapangan setelah adanya penyesuaian anggaran.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Bapperida Samarinda, Iman Gunadi, menjelaskan bahwa sejumlah target yang telah ditetapkan sejak awal tahun harus terkoreksi akibat pemangkasan anggaran di tengah tahun berjalan.

“RKPD murni sudah ditetapkan, tetapi di tengah jalan ada efisiensi anggaran dari pusat. Dampaknya, beberapa target yang sudah direncanakan tidak bisa tercapai maksimal,” ujarnya.

Menurut Iman, dampak efisiensi tidak hanya terasa pada capaian indikator program, tetapi juga pada pemanfaatan hasil pembangunan fisik. Beberapa fasilitas yang telah selesai dibangun belum dapat dioperasionalkan karena keterbatasan anggaran operasional.

Salah satu contoh adalah pembangunan pasar buah di kawasan Jalan Merdeka, Samarinda. Meski bangunan telah rampung, fasilitas tersebut belum bisa difungsikan secara optimal.

“Bangunannya sudah jadi, tapi belum bisa dioperasionalkan karena anggarannya terpangkas. Ini juga terjadi di beberapa sektor lain, termasuk kegiatan event yang terpaksa dibatalkan,” ungkapnya.

Meski demikian, Iman mengapresiasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang mampu memenuhi bahkan melampaui target kinerja. Di antaranya sektor perizinan, perdagangan, ketenagakerjaan, serta kepemudaan dan olahraga. OPD tersebut dinilai tertib dalam pelaporan per triwulan serta memiliki kualitas data yang baik.

“Beberapa OPD kategorinya bagus, melampaui target. Namun perlu dicermati juga, jika capaian di atas 100 persen ini bisa menjadi anomali data,” jelasnya.

Ia mencontohkan sektor ketenagakerjaan yang melampaui target pencari kerja karena adanya tambahan kegiatan job fair yang didukung pendanaan non-APBD melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Melalui sinkronisasi ini, Pemkot Samarinda berharap perencanaan ke depan lebih adaptif terhadap dinamika kebijakan anggaran dan perangkat daerah dapat menetapkan target yang lebih realistis.

“Sinkronisasi ini penting untuk menakar kinerja OPD antara target kerja dan realisasi dalam pengelolaan anggarannya,” tutupnya. (MK)

Editor: Agus S

Otorita IKN Dapat Kucuran Dana AS Rp41,5 M untuk Solusi Kota Cerdas

0
Otorita IKN resmi kerja sama asistensi teknis solusi Smart City dengan USTDA untuk dana hibah pemerintah AS bernilai 2,49 juta dolar. Keduanya meneken kerja sama di Kantor Otorita IKN, Selasa (25/02/2026). (Dok.OIKN)

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperoleh dana hibah dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui U.S. Trade and Development Agency (USTDA) sebesar USD 2,49 juta atau sekitar Rp41,5 miliar (kurs Rp16.700). Dana tersebut diperuntukkan bagi asistensi teknis solusi Smart City IKN.

Kontrak kerja sama ditandatangani di Kantor Otorita IKN, Selasa (25/2/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perencanaan cetak biru Nusantara sebagai kota cerdas yang terintegrasi.

USTDA merupakan lembaga independen Pemerintah Amerika Serikat yang berfokus pada dukungan pembangunan ekonomi di negara berkembang sekaligus memperkuat kemitraan perdagangan dan investasi.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan transformasi digital menjadi fondasi utama pembangunan Nusantara.

“Visi kami jelas: Nusantara harus menjadi kota yang hijau, berkelanjutan, dan secara fundamental cerdas,” tegasnya.

Asistensi teknis tersebut akan menghasilkan sejumlah dokumen strategis, di antaranya Smart City Enterprise Architecture, Procurement-Ready RFP Packages, Financial and Investment Model, ESG Compliant Framework (PESIA), Capacity Building Roadmap, serta Implementation Phasing Plan.

Seluruh komponen dirancang agar implementasi Smart City IKN berjalan terstruktur, transparan, serta selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Anggota Dewan Frost & Sullivan Amerika sekaligus Project Director inisiatif ini, Subhranshu Sekhar Das, menyebut Nusantara berpeluang menjadi lebih dari sekadar kota cerdas.

“Nusantara memiliki peluang untuk menjadi lebih dari sekadar kota cerdas, Nusantara dapat berevolusi menjadi Cognitive City. Seiring transformasi industri pengetahuan global, kota-kota harus beralih dari infrastruktur digital yang statis menuju sistem kecerdasan yang adaptif,” jelasnya.

Proyek ini melibatkan konsorsium Eficens Systems Inc sebagai pelaksana teknis bersama Frost & Sullivan (USA & Indonesia), ASECH Indonesia, Mirekel, serta PT Searce Technologies Indonesia sebagai partner Google Cloud Platform.

Dalam kesempatan yang sama, digelar rapat proyek perdana yang dihadiri Senior Representative USTDA untuk Indonesia, Yolanda Hanna, bersama jajaran konsorsium.

Melalui dukungan hibah dan kolaborasi lintas sektor ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya agar Nusantara tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga dirancang dengan sistem digital yang matang dan adaptif. (MK)

Editor: Agus S

Gen Z Dominasi Kasus Narkoba di Balikpapan Awal 2026

0
Kapolresta Balikpapan, Jerrold HY Kumontoy, saat menunjukkan barang bukti ungkapan sabu. (MKN)

BALIKPAPAN – Peredaran gelap narkotika di Kota Balikpapan pada awal 2026 masih menunjukkan tren mengkhawatirkan. Dalam kurun Januari hingga Februari, Polresta Balikpapan mencatat 44 Laporan Polisi (LP) terkait kasus narkoba.

Kapolresta Balikpapan, Jerrold HY Kumontoy, mengungkapkan dari 44 perkara tersebut pihaknya mengamankan 44 tersangka, terdiri dari 38 pria dan 6 wanita. Yang menjadi sorotan, mayoritas pelaku berasal dari kalangan usia produktif.

“Dari 44 tersangka yang diamankan, 30 di antaranya merupakan Generasi Z usia 18–29 tahun,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Data kependudukan mencatat jumlah Generasi Z di Balikpapan mencapai 203.216 jiwa. Dengan tertangkapnya 30 pemuda dalam jaringan narkotika, kondisi ini dinilai sebagai alarm serius atas kerentanan kelompok usia tersebut, baik sebagai pengguna maupun kurir dalam mata rantai peredaran.

Menurut Jerrold, pola peredaran yang digunakan para pelaku masih menggunakan metode lama. Modus operandi dilakukan melalui sistem jejak atau mapping serta transaksi langsung secara tatap muka, yang dianggap cukup efektif menghindari deteksi.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti dalam jumlah signifikan. Total sabu yang diamankan mencapai 1.079,01 gram, 1.319 butir ekstasi, serta 8,1 gram tembakau sintetis jenis gorila.

Secara keseluruhan, nilai ekonomis barang bukti ditaksir mencapai Rp2.688.215.000. Rinciannya, sabu sekitar Rp1,61 miliar, ekstasi Rp1,05 miliar, dan tembakau sintetis sekitar Rp4,5 juta.

Jerrold menyebut penyitaan itu berpotensi menyelamatkan 16.111 jiwa dari penyalahgunaan narkotika. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.440 jiwa atau 32 persen diperkirakan berasal dari kalangan Generasi Z.

Ia menegaskan, pengungkapan kasus narkotika bukan sekadar capaian statistik, melainkan bentuk perlindungan terhadap masa depan generasi muda.

“Setiap pengungkapan kasus, setiap gram narkotika yang disita, dan setiap tersangka yang diamankan bukan sekadar angka statistik, melainkan bentuk nyata penyelamatan generasi muda,” tegasnya. (MK)

Editor: Agus S

Mahulu Siapkan Rp1 Triliun untuk Infrastruktur dan Air Bersih

0
Kepala Dinas PU-PR Mahulu, Didik Subagya. (Istimewa/MKN)

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) menyiapkan delapan program prioritas pada Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran bersumber dari APBD Mahulu sebesar Rp1.038.720.051.204,72.

Kepala Dinas PU-PR Mahakam Ulu, Didik Subagya, menjelaskan bahwa dari total anggaran tersebut, belanja operasional dialokasikan sebesar Rp181.576.747.639,32, sedangkan belanja modal mencapai Rp857.143.303.565,40.

“Anggaran tersebut dipergunakan oleh Dinas PU-PR Mahakam Ulu di Tahun 2026 yang diperuntukkan pada delapan kegiatan. Yang pertama yaitu pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air bersih,” ujar Didik saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (25/2/2026) malam.

Ia merinci, program kedua mencakup pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah. Ketiga, penataan bangunan gedung. Keempat, penataan bangunan dan lingkungan. Kelima, pengelolaan sumber daya air. Keenam, penyelenggaraan jalan. Ketujuh, peningkatan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU). Kedelapan, pengembangan perumahan.

Didik juga menyebutkan bahwa pengerjaan infrastruktur jalan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, khususnya dari Simpang Long Bagun hingga Jalan Poros Ujoh Bilang, sebagian sudah terselesaikan.

Pada 2026, pembangunan jalan dua jalur tersebut akan kembali dilanjutkan dengan metode semenisasi rigid beton guna meningkatkan kualitas dan ketahanan konstruksi.

“Anggaran tersebut diharapkan dapat menunjang sejumlah proyek pembangunan sesuai kebutuhan dalam memajukan Mahakam Ulu Melaju: Maju, Merata, Berkelanjutan,” pungkasnya. (MK)

Editor: Agus S

Apel Siaga Ramadan, Polres Mahulu Perkuat Sinergi Lintas Sektor

0
Wakapolres Mahakam Ulu, Kompol Djoko Purwanto ketika memimpin sekaligus memberikan arahan dalam apel siaga bersama instansi terkait di halaman Makopolres Mahulu. (Ichal/MKN)

UJOH BILANG – Kepolisian Resor Mahakam Ulu (Polres Mahulu) menggelar apel siaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam rangka pengamanan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Makopolres Mahakam Ulu, Jalan Poros Ujoh Bilang, Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Rabu (25/2/2026) pukul 17.16 Wita.

Apel siaga dipimpin langsung Wakapolres Mahakam Ulu, Kompol Djoko Purwanto, dan dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Mahulu. Kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai bentuk sinergi lintas sektor.

Dalam arahannya, Kompol Djoko Purwanto menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi antarinstansi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama Ramadan.

“Polres bersinergi bersama pihak terkait untuk menciptakan situasi kamtibmas yang terkendali selama pelaksanaan ibadah puasa Ramadan,” ujarnya.

Menurutnya, langkah konkret yang dilakukan antara lain meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik rawan, seperti rumah ibadah, pasar Ramadan, pusat keramaian, serta kawasan yang dinilai berpotensi terjadi gangguan ketertiban.

Selain patroli rutin, personel gabungan juga akan melakukan pemantauan arus lalu lintas menjelang waktu berbuka puasa dan setelah salat tarawih guna mencegah kemacetan maupun potensi kecelakaan.

“Dengan kehadiran personel di lapangan, kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” katanya. (MK)

Editor: Agus S

Di Tengah Pembangunan, Satgas TMMD Turut Antar Warga ke Peristirahatan Terakhir

0
Anggota Satgas TMMD membantu prosesi pemakaman warga di Kampung Linggang Amer. (Istimewa)

SENDAWAR – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan anggota Satgas TMMD Wiltas ke-127 Kodim 0912/Kutai Barat saat membantu prosesi pemakaman salah satu warga di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Rabu (25/2/2026).

Di tengah padatnya kegiatan pembangunan fisik program TMMD, anggota Satgas tetap meluangkan waktu untuk hadir di tengah keluarga yang berduka. Sejak kabar wafatnya warga tersebut diterima, Satgas bersama masyarakat langsung bergotong royong menyiapkan seluruh keperluan pemakaman.

Mulai dari penggalian dan perapian liang lahat hingga membantu proses pemakaman dilakukan dengan penuh empati dan kebersamaan. Kehadiran anggota TNI tidak hanya meringankan beban tenaga, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi keluarga almarhum.

Dansatgas TMMD Wiltas ke-127 yang juga Dandim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, menegaskan bahwa keterlibatan anggota dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari pengabdian kepada rakyat.

“Kami hadir bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga untuk membantu masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat menghadapi musibah. Ini adalah bentuk kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun kebersamaan. Kehadiran Satgas diharapkan semakin mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat Kampung Linggang Amer. Semangat solidaritas dan kebersamaan ini menjadi cerminan bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat, dalam suka maupun duka. (MK)

Editor: Agus S