Beranda blog Halaman 731

Pengangguran Bontang Masih Tertinggi se-Kaltim. Dewan Minta Warga Lokal Tingkatkan Kualitas Diri

0
Pengangguran Bontang Masih Tertinggi se-Kaltim. Dewan Minta Warga Lokal Tingkatkan Kualitas Diri
Nursalam, Anggota Komisi II DRPD Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Jumlah pengangguran di Kota Bontang merupakan yang tertinggi di Kalimantan Timur, berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang pada tahun 2023 mencapai 7.74 persen atau 7.348 dari 94.923 jumlah angkatan kerja.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bontang, Nursalam mengatakan, jumlah pencari kerja (pencaker) tidak berbanding dengan jumlah lowongan yang tersedia di Kota Bontang.

Ia menambahkan bahwa penyebab bertambahnya pengangguran adalah banyak para pendatang dari luar Kalimantan, yang berharap dapat pekerjaan saat pergi merantau ke Kota Bontang.

“Pendatang bikin KTP Bontang, karena nggak dapat kerja jadi masuk daftar pengangguran Kota Bontang,” terangnya.

Nursalam juga menjelaskan mengapa orang luar banyak diterima di perusahaan dibandingkan orang lokal. Hal itu karena mereka yang bertujuan mendaftarkan diri di perusahaan besar selalu melakukan persiapan diri dengan meningkatkan kualitas diri.

“Orang Bontang ini kadang kerjanya masih berharap sama relasi, bukan kemampuan diri, dan sampai sekarang mereka terlena sama itu,” terangnya.

Nursalam berharap warga Bontang dapat meningkatkan kualitas diri, sehingga dapat membuktikan dengan kemampuan sendiri dapat memiliki pekerjaan yang diinginkan.

Selain itu, pemerintah diminta membuka lowongan pekerjaan yang inovatif karena tidak semua orang memiliki pengalaman, maupun jenjang pendidikan bisa dimasukkan ke perusahaan besar. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Pasangan Neni – Agus Haris Resmi Diusung 3 Parpol

0
Pasangan Neni - Agus Haris Resmi Diusung 3 Parpol
Pengambilan SK partai pengusung Neni - AH di Gerindra dan PKS. (ist)

BONTANG – Setelah sebelumnya Pasangan Neni Moerniaeni dan Agus Haris (AH) menerima SK dari Partai Golongan Karya (Golkar). Kini mereka kembali menerima SK dari Partai Gerindra dan PKS, Selasa (13/8/254).

Ketua DPD II Golkar Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, pasangan tersebut telah resmi diusung oleh tiga partai.

“Sudah dari beberapa hari lalu SK keluar, cuma baru penyerahan hari ini,” ujarnya saat dihubungi.

Dalam minggu ini pihaknya akan segera melakukan pertemuan dan melakukan koalisi dengan partai pengusung, untuk membentuk tim terkait deklarasi yang akan dilakukan oleh pasangan calon wali kota dan wakil wali kota tersebut.

Pembahasan yang dilakukan adalah bagaimana teknis yang akan dilakukan untuk melakukan pemenangan tersebut.

“Segera minggu ini langsung kami rapat, kita rencanakan bagaimana teknis dan jadwalnya,” tambahnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltim, Dedi Kurniadi melakukan penyerahan kepada Neni didampingi oleh dirinya. Kemudian SK rekomendasi dari Partai Gerindra hari ini diambil Ketua DPC Gerindra Kota Bontang Agus Haris langsung di Jakarta.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Daftar 25 Anggota DPRD Bontang Periode 2024-2029 yang Akan Dilantik

0
Daftar 25 Anggota DPRD Bontang Periode 2024-2029 yang Akan Dilantik
Kepala Bagian Risalah dan Perundang-Undang Sekretaris DPRD Kota Bontang, Taufiqurrahman. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, masa periode 2024-2029 akan digelar Kamis (15/8/2024), berlangsung di Kantor Sekretariat DPRD Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

Kepala Bagian Risalah dan Perundang-Undang Sekretaris DPRD Kota Bontang, Taufiqurrahman menyampaikan, untuk persiapan pelantikan sudah hampir selesai, yang dimana beberapa bagian penting sudah sebagian dilakukan, seperti sterilisasi ruangan, pembersihan gedung, bahkan pemetaan ruangan yang akan digunakan untuk nantinya pelantikan berlangsung.

“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar, dan kami telah berkoordinasi pihak kepolisian untuk pengamanan saat berlangsungnya kegiatan pelantikan,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (12/8/2024) kemarin.

Berikut daftar 25 anggota DPRD Kota Bontang yang akan dilantik periode 2024-2029:

Kecamatan Bontang Selatan
1. Alfian Rausan Fikry (Golkar)
2. Yassier Arafat (Golkar)
3. Nursalam (Golkar)
4. Muhammad Yusuf (PKB)
5. Maming (PDI Perjuangan)
6. Suharto (PKS)
7. Muhammad Sahib (Nasdem)
8. Ridwan (PAN)
9. Heri Keswanto (Gerindra)

Kecamatan Bontang Barat
1. Bonnie Sukardi (PKB)
2. Sem Nalpa Mario Guling (Gerindra)
3. Joni Alla Padang (PDI Perjuangan)
4. Aloysius Roni (Golkar)

Kecamatan Bontang Utara
1. Andi Faizal Sofyan Hasdam (Golkar)
2. Rustam (Golkar)
3. Ubayya Bengawan (Golkar)
4. Junaidi (PKB)
5. Siti Yara (PKB)
6. Saeful Rizal (PKS)
7. Faisal (Nasdem)
8. Agus Haris (Gerindra)
9. Muhammad Aswar (Gelora)
10. Muhammad Irfan (PAN)
11. Sumardi (Demokrat)
12. Winardi (PDI Perjuangan)

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemasok dan Pengedar Sabu 24,46 Gram di Perairan Pantai Sambera Diringkus Polisi

0
Pemasok dan Pengedar Sabu 24,46 Gram di Perairan Pantai Sambera Diringkus Polisi
Polres Bontang melakukan konferensi pers terkait narkotika. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Satpolairud Polres Bontang berhasil meringkus dua pria pengedar sabu, di perairan Pantai Sambera, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Sabtu (10/8/2024) kemarin, sekitar pukul 21.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing menyampaikan, adanya laporan yang masuk dari masyarakat sekitar, bahwa di perairan Pantai Sambera, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, sering kali kerap dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Sehingga pihak dari Polairud Polres Bontang melakukan penyelidikan di lokasi tersebut, dan berhasil mengamankan tersangka pertama seorang pria berinisial L (54), salah satu warga Muara Badak dan dilakukan penggeledahan.

“Di dapatkan satu buah kotak kecil berwarna merah, yang berisikan empat poket berisi sabu dengan berat 1,04 gram,” ucapnya saat konferensi pers, Selasa (13/8/2024).

Barang bukti lainnya yang berhasil diamankan meliputi plastik klip, pipet kaca, korek api gas, alat hisap sabu, sendok takar, handphone, tas kecil, serta uang tunai Rp 558 ribu.

“Saat kami lakukan interogasi, L mengaku telah mengambil barang tersebut dari seseorang, dimana nantinya seseorang tersebut akan kami jadikan tersangka kedua,” paparnya.

Selanjutnya setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi berhasil mengamankan S (54), salah satu warga Muara Badak, yang diketahui sebagai pemasok sabu.

Lalu dilakukan penggeledahan ditemukan dompet kecil yang berisi 15 poket sabu seberat 23,42 gram. Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya yang berupa pipet kaca, handphone, korek api gas, jaket, celana, serta uang tunai Rp 500 ribu.

“Mereka saling kenal, dan sudah melakukan transaksi sebanyak tiga kali,” jelasnya.

Kini kedua tersangka akan dijerat pasal 114 ayat 1, atau pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Target Oktober Selesai, Perbaikan Jalan Cipto Mangunkusumo Baru 31 persen

0
Target Oktober Selesai, Perbaikan Jalan Cipto Mangunkusumo Baru 31 persen
Kondisi proyek di Jalan Cipto Mangunkusumo. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Proyek perbaikan di Jalan Cipto Mangunkusumo diungkapkan baru terselesaikan 31 persen, sementara itu Oktober 2024 ini proyek tersebut sudah harus rampung.

Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal meminta agar pemkot segera menyelesaikan benar-benar proyek tersebut, proses pengerjaan jangan bertele-tele.

“Ini menjadi kekhawatiran bagi kita, jangan sampai proyek itu masuk lagi ke Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran),” jelasnya, Senin (12/8/24).

Ia heran dengan pengerjaan yang terlihat mangkrak, pasalnya tidak setiap hari jalanan tersebut dikerjakan. Ia menjelaskan bahwa proyek jembatan beton di Selambai lebih bisa tepat waktu padahal pembangunan menggunakan APBN.

“Masa pembangunan yang justru pakai APBD lambat sekali,” keluhnya.

Faisal menambahkan, bahwa pemkot memenangkan proyek tersebut kepada kontraktor yang tidak benar. Seharusnya dinas terkait yakni PUPR memantau pengerjaannya setiap hari.

Ke depannya, Faisal menegaskan harus ada perjanjian jelas terkait proyek-proyek yang akan disetujui, apalagi jalan tersebut adalah jalan besar yang diwaktu-waktu tertentu bisa macet.

“Apalagi jalan tersebut sudah terpotong, makin macet, bahkan jadi ada kecelakaan,” terangnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Curi 3 Motor, Residivis Tak Kapok Berulah Lagi

0
Curi 3 Motor, Residivis Tak Kapok Berulah Lagi
3 sepeda motor hasil curian SR. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Polres Bontang berhasil mengamankan pria berinisial SR (28) salah satu warga Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, yang telah melakukan aksi pencurian motor (curanmor).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing mengatakan, bahwa sebelumnya tersangka merupakan residivis dalam kasus pencurian TV, dan tersangka kembali berulah dengan melakukan pencurian motor.

Awal mula tersangka melakukan aksinya, terjadi pada Kamis (1/8/2024) lalu, sekitar pukul 05.20 Wita, di Jalan Kapten Piere, Tendean, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara.

Kemudian yang kedua di hari yang sama, Kamis (8/8/2024) kemarin, sekitar pukul 00.00 Wita, di Jalan KH. Dewantara, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan.

“Jadi total motor yang telah dicuri ada tiga, dan sampai saat ini pun kami masih di tahap penyelidikan, karena belum mengetahui siapa pemiliknya,” ucapnya saat konferensi pers, Selasa (13/8/2024).

Diketahui motor yang berhasil dicuri yakni Yamaha Mio Soul dengan nomor polisi KT 6393 DF, kedua Yamaha Xeon dengan nomor polisi KT 6257 DU, dan ketiga Yamaha Mio Soul dengan nomor polisi 3316 OO.

Untuk motif tersangka melakukan aksinya, saat korban memarkirkan motornya di garasi atau halaman rumahnya, yang dimana kondisi kunci motor sudah rusak.

Sehingga dengan mudahnya menggunakan kunci apapun bisa masuk, dan tersangka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa kabur motor curiannya.

Atas kejadian ini, tersangka akan dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 5 KUHPidana tentang Pencurian.

“Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dewan Harap Bontang Miliki Tempat untuk Peningkatan Keterampilan

0
Dewan Harap Bontang Miliki Tempat untuk Peningkatan Keterampilan
Anggota Komisi I DPRD Bontang, Adrofdita. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Salah satu rencana pembangunan yang terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bontang selama 20 tahun ke depan adalah pembangunan teknopark yang diharapkan akan menjadi pusat inovasi.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Adrofdita mengatakan, tempat tersebut nantinya berisi teknologi-teknologi. Contohnya yang sudah sering kita dengar dan sudah beberapa kali dilakukan adalah penyulingan sampah menjadi minyak mentah, itu merupakan salah satu contoh yang akan dibuat di sana, mungkin pabrik es kecil-kecilan dan masih banyak lagi.

“Bisa menjadi pusat pelatihan, dan wisata edukasi di Kota Bontang,” jelasnya, Senin (12/8/24).

Ia berencana di teknopark tersebut nantinya akan bekerjasama dengan lembaga sertifikasi, sehingga anak-anak yang melakukan pelatihan di sana bisa dipastikan mendapatkan sertifikasi, jadi mereka bisa lebih terbekali.

“Siapa tahu ada fresh graduate yang pelatihan bisa ambil sertifikasi di sana,” terangnya.

Adrof menambahkan, di sana nantinya orang-orang yang memiliki ide untuk memiliki usaha, mereka dapat membawa ide itu ke tempat tersebut untuk dikembangkan, dan akan difasilitasi.

“Awalnya hanya cikal bakal nanti akan menjadi entrepreneur yang berjalan,” tambahnya

Nama dari tempat tersebut terdapat dua pilihan seperti teknopark atau eduwisata, karena diharapkan bisa menjadi tempat wisata bagi sekolah lain atau bahkan kota lain.

Ia ingin vokasi khas Bontang dapat dikembangkan, sehingga nantinya peserta pelatihan dari sini bisa direkrut ke perusahaan-perusahaan lokal ataupun dikirim ke luar negeri dengan ilmu yang mereka miliki.

“Kami akan serius membangun itu, mungkin akan bekerjasama juga dengan provinsi, karena kalau SMA atau SMK kan wilayah provinsi,” terangnya.

Ia ingin hal seperti itu ada di Kota Bontang untuk anak-anak di Bontang ataupun menjadi salah satu destinasi bagi orang lain. Karena ini masuk dalam dalam perencanaan jangka panjang, adrof berharap dalam 5 tahun pertama seluruh gambarannya sudah jelas sehingga dapat dibangun secapatnya.

“Kalau bisa tahun pertama nanti kita bikin lomba misalnya, imajinasikan Kota Bontang pada tahun 2045 akan seperti apa dengan adanya tema tersebut, imajinasikan seliar mungkin, siapa tahu bisa menjadi cetak biru yang akan dibangun,” terangnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Ruang Rawat Inap RSUD Terbatas, Tri: Harus Ada Gedung Khusus

0
Ruang Rawat Inap RSUD Terbatas, Tri: Harus Ada Gedung Khusus
RSUD Taman Husada Bontang (Ist)

BONTANG – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bontang, Tri Ismawati menanggapi terkait permasalahan keterbatasannya ruang rawat inap yang terjadi di RSUD Taman Husada, Kota Bontang.

Terkait itu, Tri sempat menyuarakan hal tersebut saat rapat paripurna berlangsung, yang dimana dirinya bersuara untuk mempertanyakan permasalahan kekurangannya ruang rawat inap.

“Kalau tidak salah, saya sudah sempat bersuara 3 minggu yang lalu. Bahkan pak wali kota menanggapi hal tersebut,” ucapnya saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Saat bersuara, wali kota menyarankan untuk di tahun 2025 harus ada pembangunan untuk RSUD. Kalau perlu bangunan yang dibangun pun terkhusus untuk ruang rawat inap saja.

“Saya setuju dengan pendapat pak wali kota, kalau bisa buat ruangan atau bangunan khusus untuk ruang rawat inap,” paparnya.

Bahkan jika pun untuk pembangunan memakan waktu yang cukup lama, dirinya menyarankan untuk RSUD bisa mengoperasikan bangunan yang sudah lama tidak terpakai.

“Kalau tidak, pergunakan bangunan yang sudah lama terbengkalai. Jadi bisa dibagusin, dibersihkan, dan dipergunakan,” jelasnya.

Tri juga menanggapi terkait anggaran RSUD yang menurun, dirinya beranggapan jika untuk anggaran di RSUD tidak hanya dari Pemerintah Kota (Pemkot) saja.

“Saya rasa untuk anggaran mereka bukan hanya dari pemkot saja ya, masih ada dari sumber yang lain. Jadi untuk yang urgent, saya rasa bisa mengoperasikan gedung yang telah tidak dipakai lagi,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Sahkan KUA PPAS APBD 2025, Amir: Anggaran Harus Tepat Sasaran

0
Sahkan KUA PPAS APBD 2025, Amir: Anggaran Harus Tepat Sasaran
Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina. (Dwi/RadarBontang)

BONTANG – Di Rapat Paripurna ke-18 berlangsung, Pemerintah Kota (Pemkot) beserta DPRD Bontang telah mengesahkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) beberapa waktu lalu.

Sehingga, Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina ingin Pemkot Bontang bisa lebih lebih teliti dalam penyusunan dan perencanaan penggunaan anggaran. Bahkan program prioritas yang sudah direncanakan, harus dilakukan dengan maksimal.

“Saya ingin, anggaran di 2025 nantinya bisa tepat sasaran. Bahkan siapapun nantinya yang akan menjadi wali kota, bisa benar-benar memprioritaskan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya, Senin (12/8/2024) lalu.

Sehingga anggaran yang telah dialokasikan dengan sebaik mungkin, nantinya dapat memenuhi pembangunan infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan.

“Saya yakin jika anggaran dipergunakan dengan baik dan sesuai, pastinya fasilitas yang kurang segera terpenuhi di tahun mendatang,” paparnya.

Perlu diketahui, jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan salah satu instrumen kebijakan, yang dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Tri Ingatkan Pemkot Agar Sisihkan Lahan Olahraga di Lapangan HOP 1

0
Tri Ingatkan Pemkot Agar Sisihkan Lahan Olahraga di Lapangan HOP 1
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bontang, Tri Ismawati. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Tri Ismawati mengingatkan kembali untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, agar bisa menyisihkan sebagian lahan di Lapangan Hop I.

Diketahui untuk saat ini, di lokasi tersebut sedang melakukan tiga pembangunan gedung, yakni Rumah Kreasi Milenial (RKM), kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan juga kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Dirinya berpesan, disamping adanya pembangunan yang sedang dikerjakan setidaknya harus tetap ada penghijauan, agar tetap ada ruang untuk tempat masyarakat berolahraga.

“Saya sempat bersuara ke pak wali kota, agar pembangunan saat ini tidak memakai seluruh lapangan. Karena masih banyak masyarakat sekitar, yang berolahraga di lapangan tersebut,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (5/8/2024) lalu.

Bahkan Tri mengusulkan, jika pun masih ada bangunan yang telah lama terbengkalai sebaiknya bangunan tersebut bisa diperbaiki, untuk nantinya dipergunakan tanpa ada tambahan pembangunan.

“Kalaupun ada bangunan lama yang sudah tidak terpakai, lebih baik pergunakan bangunan itu. Diperbaiki, biar bisa dipergunakan,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam