Beranda blog Halaman 730

Pokja I PKK Kota Laksanakan SMEP untuk Evaluasi Kinerja

0
Pokja I PKK Kota Laksanakan SMEP untuk Evaluasi Kinerja
Kegiatan SMEP di salah satu kelurahan di Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bontang melaksanakan Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) ke PKK kecamatan dan kelurahan di Kota Bontang.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari Kamis (21/9/23) hingga Sabtu (23/9/23) kemarin.

SMEP dilakukan oleh Pokja I TP PKK Kota Bontang yang merupakan bidang mengelola program penghayatan dan pengamalan pancasila dan program gotong royong, dengan Ketua Pokja I, Rohana.

“Kami mengevaluasi apa yang sudah mereka kerjakan, administrasi misalnya kami lakukan pengecekan dan kami evaluasi apa sudah benar yang mereka kerjakan,” jelasnya.

Terdapat beberapa penilaian seperti buku-buku pendukung dan kegiatan yang mereka laksanakan. Masing-masing kecamatan akan diwakili oleh beberapa kelurahan saja. Seperti Kecamatan Bontang Utara diwakili oleh Kelurahan Guntung dan Gunung Elai.

Kemudian, Kecamatan Bontang Barat, yakni Kelurahan Kanaan dan Gunung Telihan. Terakhir Kecamatan Bontang Selatan, yakni Kelurahan Satimpo dan Bontang Lestari. Apakah mereka sudah melaksanakan apa yang PKK Kota jelaskan.

“Setelah dilakukan SMEP, nanti kami akan mengadakan lagi lomba administrasi di antara tiga kecamatan itu,” ujarnya

Rata-rata tiap kelurahan memang tidak sepenuhnya menjalankan seratus persen tugas, oleh sebab itu SMEP berfungsi untuk membina mereka dalam melengkapi tugas pokok Pokja I.

“Seperti kemarin di Bontang Barat, awalnya 50 persen menjadi 90 persen dalam penerapannya,” tambahnya.

Pokja I sendiri dituntut untuk sering melaksanakan kegiatan seperti sosialisasi pola asuh anak, narkoba, KDRT,  bela negara, gotong royong, keagamaan dan masih banyak lagi. Kegiatan tersebut juga berguna untuk membantu pemerintah dalam membangun karakter masyarakat Kota Bontang.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Yuk Ikuti Lomba Video Pendek Dinas PUPR! Pendaftaran Gratis, Total Hadiah Rp 33 Juta

0
Yuk Ikuti Lomba Video Pendek Dinas PUPR! Pendaftaran Gratis, Total Hadiah Rp 33 Juta
Iklan lomba video pendek Dinas PUPR. (Ist)

BONTANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang bakal mengadakan lomba video pendek. Event ini diadakan dalam rangka menyambut HUT Kota Bontang ke-24, dan mensukseskan Bontang Festival 77 event.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang, Usman melalui Sekretaris Dinas PUPR, Iskandar.

Dikatakan Iskandar, lomba ini hadir sebagai upaya Dinas PUPR turut berpartisipasi dalam membangun dan mengembangkan infrastruktur destinasi wisata di Kota Bontang, untuk memenuhi nilai-nilai Sapta Pesona (Aman, Tertib, Sejuk, Indah, Ramah Kenangan).

“Dinas PUPR Kota Bontang mengadakan lomba video ini dengan semangat “energy of Bontang,” tegasnya.

Lomba bertema ‘Peran PUPR mendukung infrastruktur destinasi wisata’ ini membuka pendaftaran pada tanggal 21-27 September 2023. Kemudian di tanggal 29 September 2023, pada pukul 09.00 wita dilaksanakan seremoni peluncuran lomba video. Dilanjutkan technical meeting (TM) pukul 14.00 wita.

Kegiatan inti akan berlangsung pada tanggal 30 September  2023. Para peserta diajak spot hunting di 3 lokasi mulai pukul 06.00 Wita. Spot hunting di antaranya:

Karang Pasilan (Snorkling), Kampung Malahing, Pulau Beras Basah, dan Pulau Segajah (additional).

“Tanggal 12 Oktober 2023 pukul 20.00 wita pengumuman pemenang secara live dibacakan di acara gala dinner HUT Kota Bontang ke-24 di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang,” beber Iskandar.

Bagi warga Bontang yang berminat bisa menghubungi kontak person, Heny (081254559928) dan Shinta (082256114744). Total hadiah yang disediakan sebesar Rp 33 Juta.

“Lomba ini 100 persen free alias gratis. Jadi jangan lewatkan kesempatan ini, segera daftarkan diri,” pungkasnya. (al/adv)

Sepanjang 2023 Tak Ada Kasus Rabies di Bontang

0
Sepanjang 2023 Tak Ada Kasus Rabies di Bontang
Ilustrasi rabies. (ist)

BONTANG – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim mengapresiasi Kota Bontang, lantaran tidak terdapat kasus rabies sepanjang tahun 2023 ini. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim, Fahmi Himawan saat menghadiri kegiatan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2023 yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang, Jumat (22/09/2023) pagi di Hotel Equator.

Dalam sambutannya, Fahmi mengungkapkan apresiasinya terhadap Bontang dalam penanggulangan rabies.

“Secara statistik di Bontang ada 300 lebih ekor anjing, dan 700 lebih ekor kucing. Sepanjang tahun ini tidak ada catatan kasus rabies,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa meskipun ternak sapi di Kota Bontang tidak termasuk 3 besar di wilayah Kaltim, namun ternak ayam pedaging di Kota Taman dapat menjadi unggulan.

“Ternak sapi di Bontang terbatas, tapi ayam daging di Bontang masuk 3 besar di Kaltim. Ini potensi,” ujarnya.

Diketahui, kegiatan ini turut dirangkai dengan World Rabies Day. Menghadirkan Gelar Pangan Murah serta berbagai kegiatan dan expo yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Kegiatan yang diselenggarakan selama 3 hari mulai 22-24 September 2023 ini, turut diramaikan oleh 10 kota dan kabupaten di Kalimantan Timur.

Editor: Yusva Alam

Pengurusan IMB Lamban, Wali Kota Diminta Bersurat ke KemenPUPR

0
Pengurusan IMB Lamban, Wali Kota Diminta Bersurat ke KemenPUPR
Ilustrasi pengurusan IMB di DPMPTSP Bontang. (ist)

BONTANG – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi KemenPUPR berpesan agar Wali Kota Bontang bersurat ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), sehingga KemenPUPR dapat merubah kebijakan terkait pengurusan IMB. Hal ini disampaikan Kabid Bina Konstruksi (Bikon) Dedy Nugraha beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Dedy, sebelum dirinya mengikuti kegiatan Forum Jasa Konstruksi di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Selasa (12/9/23) yang diadakan Dinas PUPR Pemprov Kaltim, dirinya diberi pesan oleh Wali Kota Basri Rase, agar menyampaikan kepada KemenPUPR yang hadir di acara tersebut, terkait masalah lambannya pengurusan IMB di Bontang.

Pesan tersebut disampaikan lantaran, Wali Kota Bontang kerap menerima keluhan dari masyarakat terkait lambannya pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Saya sampaikan kepada Ditjen Bikon yang hadir di acara itu. Dikatakan Ditjend Bikon agar wali kota bersurat ke KemenPUPR, lantaran masalah ini juga terjadi hampir semua wilayah di Indonesia,” ujarnya.

Ditjen Bikon berpesan hal itu dengan harapan agar KemenPUPR dapat merubah kebijakan pengurusan IMB ini. Dengan makin banyaknya daerah-daerah yang bersurat, KemenPUPR kemungkinan akan mengambil tindakan terhadap masalah ini.

“Kondisi ini sudah menjadi masalah nasional. Masa UU Ciptaker yang seharusnya bisa meringkas waktu kok malah tambah lambat,” keluhnya.

Dijelaskannya, sebenarnya lambannya pengurusan IMB bukan terletak pada Pemkot Bontang melalui dinas-dinas terkait, namun minimnya arsitek yang memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA) yang menjadi salahsatu poin wajib di aturan terbaru pengurusan IMB.

“Di Bontang hanya ada 4 arsitek yang sedang proses pengurusan STRA, tapi yang lulus baru 1 orang. Dengan 1 arsitek ini menangani begitu banyaknya permohonan yang masuk, maka akan kelabakan. Sehingga akhirnya lamban,” bebernya.

Diketahui, berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek, syarat untuk menjadi Arsitek adalah wajib memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA). STRA merupakan bukti tertulis bagi Arsitek untuk dapat melakukan Praktik Arsitek.

Kewajiban seorang Arsitek memiliki STRA baru berlaku pada Februari 2021, sejak Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Selain mengatur tentang syarat dan tata cara penerbitan STRA, Undang-Undang dan Peraturan tersebut juga mengatur tentang sanksi bagi seseorang yang melakukan Praktik Arsitek tanpa memiliki STRA.

Penerbitan STRA baru tersedia dua pilihan jalur, yaitu jalur Pendidikan profesi dan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Yang dimaksud dengan jalur Pendidikan Arsitektur adalah kandidat arsitek setelah lulus dari Pendidikan formal Arsitektur selama 4 tahun, mengikuti Pendidikan Profesi (PPAr) selama 1 tahun, lalu mengikuti magang paling singkat selama dua tahun. Setelah melalui tahapan tersebut, kandidat arsitek harus melengkapi aplikasi dan administrasi STRA serta melampirkan sertifikat lulus uji kompetensi Arsitek. Sedangkan yang dimaksud dengan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah kandidat arsitek yang telah memiliki pengalaman Kerja Praktik Arsitektur minimal selama 10 tahun, dapat mengikuti uji kompetensi Arsitek. Kandidat arsitek yang melalui jalur RPL juga harus melengkapi aplikasi dan administrasi STRA serta melampirkan sertifikat lulus uji kompetensi Arsitek. Uji Kompetensi dilakukan sesuai Standar Kompetensi Arsitek dan ketentuan peraturan perundang-undangan. (al/adv)

Dicurigai Masyarakat, Pria Bawa Sabu 0,53 Gram Ditangkap di Simpang Muara Badak

0
Dicurigai Masyarakat, Pria Bawa Sabu 0,53 Gram Ditangkap di Simpang Muara Badak
Pelaku pengedar sabu diamankan pihak kepolisian. (ist)

BONTANG – Polres Bontang kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba.

Kali ini seorang pria berinisial Re 36 tahun ditangkap di Muara Badak pada Kamis (21/9/2023) pukul 21.00 Wita.

“Penangkapan atas informasi dari masyarakat yang menyebut di Simpang Muara Badak sering digunakan transaksi narkoba,” kata Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Muara Badak, Iptu Gatot Siswanto.

Saat dilakukan penyelidikan, ditemukan seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Ketika digeledah didapati 1 poket sabu seberat 0,53 gram.

“Langsung kami bawa ke Polsek Muara Badak untuk dilakukan penahanan dan dimintai keterangan,” ujarnya.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara.

Editor: Yusva Alam

Hadiri Sispam Pemilu 2024, AH Ingin Pemimpin Baru Jadikan Masyarakat Sasaran Utama Pelayanan Terbaik

0
Hadiri Sispam Pemilu 2024, AH Ingin Pemimpin Baru Jadikan Masyarakat Sasaran Utama Pelayanan Terbaik
Wakil Ketua DPRD Agus Haris saat hadiri Sispam Pemilu 2024. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wakil Ketua DPRD Agus Haris turut menyaksikan Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) oleh Polres Bontang, dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 di GOR Pupuk Kaltim, Jumat (22/9/23).

Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan gambaran mengerikan jika kerusuhan Pemilu 2024 terjadi, namun tentu saja itu tidak sebanding dengan apa yang akan terjadi di lapangan jika sunguh-sungguh terjadi, mungkin akan lebih parah.

“Itulah sebabnya kita berkumpul dalam simulasi ini, kegiatan yang positif untuk kedamaian kita bersama,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi Polres Bontang atas antisipasinya kejadian terburuk pada pemilu 2024 nanti. Namun, di luar simulasi ini Polres Bontang sudah bertanggung jawab melaksanakan kewajibannya dalam pengamanan persuasif.

Sebagai masyarakat tentu harus mendukung penuh, karena kita selalu ingin memasuki awal Pemilu dengan tenang dan gembira tentunya.

“Ini adalah pesta rakyat, dimana pemilihan dapat menjadi awal dari perwujudan untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Di dalam masing-masing calon kepala negara tentu akan ada visi dan misi, yang nantinya akan dinikmati oleh masyarakat mulai dari daerah, kabupaten/kota, maupun provinsi. Sehingga masyarakat harus menciptakan suasana aman.

“Saya harap apapun visi misi kandidat-kandidat yang tepilih mereka dapat menempatkan rakyat sebagai sasaran utama untuk diberikan pelayanan yang terbaik,” tutupnya. (sya/adv)

SIWO PWI Hadiri Raker KONI Bontang 2023

0
SIWO PWI Hadiri Raker KONI Bontang 2023
Raker KONI Bontang 2023 di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang. (Adil Kundhara)

BONTANG – Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Bontang menghadiri Rapat Kerja (Raker) KONI Bontang 2023. Kegiatan ini diselenggarakan Sabtu (23/9/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Ketua Panitia Raker KONI Bontang, Andi Amri mengatakan, kegiatan raker disiapkan selama satu bulan. Tentu banyak kekurangan dan kelemahan, sehingga tampilan acara sangat sederhana.

“Ini adalah pondasi untuk membangkitkan prestasi atlet di Bontang,” katanya.

Ketua KONI Bontang, Jamaluddin menambahkan, selama ini KONI selalu berkoordinasi dengan Dispopar, terkait kemajuan olahraga di Bontang. Rencananya bonus atlet untuk Porprov akan dibagikan sesegera mungkin.

“Kami terus bersinergi. Dispopar selalu memberi wejangan kepada KONI,” ucapnya.

Ia berharap prestasi olahraga di Bontang ke depan lebih baik. Berdasarkan data Pra PON Sumut, Bontang menjadi keempat daerah penyumbang terbesar di ajang itu. Ini membuktikan pembinaan dan komitmen terhadap olahraga sangat baik.

“Kawal dari awal hingga pra PON dengan baik. Daerah lain ternyata banyak pakai atlet luar daerah. Akhirnya tumbang mereka,” terangnya.

Memang Bontang masih kalah dari Balikpapan, Samarinda, dan Kukar. Karena mereka memiliki PPLP atau SKOI. Rencananya Pemkot juga akan melakukan pemetaan terkait PPLP.

Selain itu event tarkam juga menjadi bidikan Bontang. Dari 34 daerah yang mengajukan. Momentum raker ini diharapkan sinergi dalam menyiapkan atlet berprestasi. Termasuk organisasi cabor dan KONI.

“Organisasi yang baik harus memiliki planning terkait agenda keolahragaan. Raker ini juga punya rekomendasi yang bisa disampaikan ke pengprov,” tutur dia.

Ke depan minimal atlet bisa berangkat ikut pertandingan di luar Bontang. Sejatinya atlet Bontang bisa prestasi di kancah internasional. Tetapi ini butuh dukungan dari pemkot. Termasuk apabila perwali terkait keolahragaan tidak bisa diubah.

Sementara Ketua SIWO PWI Bontang, Adiel Kundhara berharap SIWO bisa masuk dalam cabang olahraga fungsional. Sebab sebelumnya statusnya sebagai peninjau. “Harapannya SIWO juga bisa menjadi peserta penuh. Dengan struktur yang baru ini kami akan terus menjalin komunikasi dengan KONI,” pungkasnya. (rls)

Editor: Yusva Alam

Kelurahan Satimpo Masuk 5 Besar Lomba Lingkungan Hijau dan Bersih

0
Kelurahan Satimpo Masuk 5 Besar Lomba Lingkungan Hijau dan Bersih
Penilaian lomba lingkungan hijau dan bersih di Kelurahan Satimo. (Ist)

BONTANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang melakukan kunjungan ke seluruh Kelurahan di Kota Bontang, dalam rangka Lomba Wilayah Lingkungan Hijau dan Bersih.

Kabid Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum Lingkungan DLH, Muhajir mengungkapkan, digelarnya lomba tersebut karena Kota Bontang sebelumnya terus berhasil memenangkan penghargaan Adipura.

“Kita harapkan, kegiatan ini sebagai motivasi tiap kelurahan, agar  wilayah  mereka tetap hijau dan bersih,” ucapnya, Kamis (21/9/2023).

Lomba ini nantinya akan diagendakan menjadi kegiatan tahunan oleh DLH. Untuk pemenangnya belum ditentukan, namun Kelurahan Satimpo mendapatkan lampu hijau bahwa mereka berhasil masuk 5 besar.

“Kelurahan Satimpo jadi salah satu kelurahan yang berhasil masuk lima besar di tahap ketiga. Nanti kami akan menentukan juara I, II, III, harapan I dan harapan II,” ujarnya..

Sementara itu, Lurah Satimpo, Maryono menyebutkan, terdapat 5 RT di wilayahnya yang dinilai. Adapun kriteria penilaian perlombaan tersebut dinilai dari perilaku masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, pengelolaan serta penghijauan lingkungannya.

“RT yang dinilai dari pihak DLH, yaitu RT 14, RT 18, RT 6, RT 24 dan RT 23,” jelasnya.

Ia berharap, Kelurahan Satimpo bisa masuk di tiga besar sebagai pemenang lomba tersebut, agar dapat menjadi acuan untuk meningkatkan perilaku masyarakat dalam penghijauan serta kebersihan lingkungan.

“Swadaya masyarakat kami sudah baik, tapi dengan adanya lomba seperti ini, hal tersebut dapat lebih ditingkatkan,” tutupnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Lihat Panen Rumput Laut, Kadispopar Yakin Tihi-Tihi Punya Potensi Objek Wisata

0
Lihat Panen Rumput Laut, Kadispopar Yakin Tihi-Tihi Punya Potensi Objek Wisata
Kunjungan Kadispopar bersama Badak LNG ke Kampung Tihi-Tihi. (ist)

BONTANG – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadispopar) Bontang, Ahmad Aznem menghadiri rangkaian kegiatan bersama Badak LNG, kali ini bertepatan di salahsatu wilayah pesisir binaan Badak LNG, Kampung Tihi-Tihi, Kamis (21/9/2023).

Kegiatan yang dihelat di kampung tersebut, terkait dengan pengembangan budidaya rumput laut yang menjadi salahsatu kegiatan rutin masyarakat setempat, bahkan sebagai sumber penghasilan.

Aznem mengapresiasi kegiatan tersebut, dan berharap kampung di atas air itu bisa menunjukkan eksistensinya di kancah nasional.

“Saya percaya Kampung Tihi-Tihi dapat menjadi salahsatu desa wisata terbaik di Indonesia, seperti Kampung Malahing. Tihi-Tihi punya potensi besar untuk menjadi salahsatu daya tarik objek wisata di Bontang, terlebih kampung ini didukung oleh beberapa perusahaan besar, di antaranya Badak LNG, PT Pama, dan PT Indominco Mandiri,” bebernya.

Selain melihat pengembangan dan panen rumput laut, kegiatan lainnya yakni membagikan beberapa peralatan sekolah untuk siswa siswi di kampung itu. Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama di Keramba Apung, Kampung Tihi-Tihi. (al/adv)

Simulasi Sispam Pengamanan Pemilu 2024, Najirah: Jangan Sampai Kejadian!

0
Simulasi Sispam Pengamanan Pemilu 2024, Najirah: Jangan Sampai Kejadian!
Simulasi penanganan kerusahan saat pemilu. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Polres Bontang menggelar Giat Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam), dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 bertempat di GOR Pupuk Kaltim, Jumat (22/9/23).

“Kita ingin memberikan gambaran, menunjukkan kepada masyarakat, penyelenggara pemilu untuk persiapan pengamanan 2023 – 2024,” jelas Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prasetya.

Operasi Mantap Brata untuk pengamanan pemilu akan mulai dilakukan Polres Bontang pada tanggal 19 Oktober mendatang. Kegiatan ini merupakan gambaran pentingnya sinergritas dalam menciptakan pemilu yang aman.

AKBP Yusep mengharapkan, dengan pemilu ini masyarakat bisa menggunakan momen tersebut untuk mengadakan pesta demokrasi sebaik-baiknya.

“Gunakan hak anda untuk memilih, dan jangan mudah terprovokasi yang paling penting,” imbuhnya.

Ia juga berharap sampai setelah Pemilu 2024 nanti, masyarakat dapat menjaga Kota Bontang untuk tetap kondusif dan aman. Untuk partai politik juga harus ikut berperan mengurangi sekecil apapun pelanggaran.

“Pilihan boleh beda, tapi kita harus tetap menjaga keamanan Kota Bontang,” tambahnya.

Untuk pelanggaran politik tentu yang akan menangani adalah Bawaslu, namun jika terjadi pelanggaran tindak pidana akan menjadi ranah polisi.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengungkapkan, jangan sampai simulasi ini benar-benar terjadi, karena kita selalu mengharapkan pemilu yang damai sehingga Kota Bontang tetap kondusif.

“Saya berharap bahwa deklarasi damai ini bukan hanya kata-kata, tetapi juga tekad yang kuat untuk menjaga perdamaian selama pemilihan,” ungkapnya.

Dalam simulasi ini, Polres Bontang memberikan gambaran pengaturan lalu lintas selama pemilu berlangsung. Kemudian gambaran pengamanan polisi jika terjadi orasi yang berujung ricuh, dan demo-demo yang terjadi karena terdapat pihak yang tidak terima dengan hasil perhitungan.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam