Beranda blog Halaman 746

Pembangunan Terminal Bus KM 6 Tak Kunjung Kelar, Legislatif Minta Kejelasan Progresnya

0
Pembangunan Terminal Bus KM 6 Tak Kunjung Kelar, Legislatif Minta Kejelasan Progresnya
Anggota Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pembangunan Terminal Bus Bontang di Kilometer 6, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat menjadi sorotan DPRD Kota Bontang. Lantaran hingga saat ini proyek itu belum juga terselesaikan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina menyatakan, pembangunan terminal sudah memakan waktu cukup lama, sehingga sampai detik ini pun masih belum ada tanda-tanda penyelesaian pembangunan.

Dikatakannya, walaupun pembangunan ini di bawah tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, setidaknya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memiliki hak untuk mempertanyakan sampai sejauh mana pengerjaan terminal akan selesai.

“Pembangunan terminal ini kapan selesainya, menurut saya harus ada kejelasan. Karena tempat ini menjadi pusat banyak orang, terutama bagi orang pendatang,” ucapnya saat rapat paripurna, beberapa waktu lalu.

Bahkan dirinya mengakui, belum tahu menahu sampai sejauh mana pembangunan terminal berlangsung. Menurutnya pembangunan terminal tersebut seharusnya sudah terselesaikan, bahkan sudah bisa untuk segera digunakan.

“Sampai sekarang pun kita belum mengetahui, sudah berapa persen pengerjaannya,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, bahwa progres pembangunan terminal dari pihaknya telah mengirimkan surat kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltim, juga sempat melakukan tinjauan secara langsung.

“Dishub Kaltim mengatakan, jika ada keterlambatan dalam pembangunan terminal, prosesnya pun masih di tahap pengerjaan. Nantinya kita meminta Dishub Bontang untuk menyurati kembali ke Dishub Kaltim,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Wali Kota: Pembangunan RKM untuk Kembangkan Pariwisata dan Ekraf Bontang

0
Wali Kota: Pembangunan RKM untuk Kembangkan Pariwisata dan Ekraf Bontang
Progres pembangunan RKM di Lapangan HOP 1 sudah berjalan. (Dok)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, tujuan pembangunan Rumah Kreasi Millenial (RKM) adalah salah satu langkah strategis dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) yang ada di Kota Bontang.

“Di Kota Bontang ini memiliki potensi yang besar dalam kearifan lokal, dan SDM nya pun sangat mendukung. Maka dari itu, kita harus kembangkan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (6/7/2024).

Tak hanya sampai di situ, Basri ingin RKM menjadi pusat bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Bontang. Mengajak seluruh masyarakat, agar bisa membuat ide-ide cemerlang menjadi suatu karya yang berkualitas nantinya.

Dengan adanya penyedia sarana ruang kreatif, Pemkot Bontang akan berupaya untuk membangun infrastruktur yang mendukung di 17 subsektor ekonomi kreatif yang berpotensi.

Dalam proyek pembangunan RKM tidak hanya menghasilkan bangunan fisik, akan tetapi juga menjadi simbol komitmen Kota Bontang dalam memajukan ekonomi kreatif dan memberdayakan masyarakat lokal, untuk menciptakan nilai tambah dari potensi yang dimiliki.

“Sangat diharapkan RKM ini nantinya, akan menjadi landasan kuat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan,” jelasnya.

Diketahui, pembangunan RKM berlokasi di Lapangan HOP 1. Pembangunan mulai berjalan sejak 20 Mei 2024 lalu, dan untuk penyelesaian pembangunan ditargetkan hingga 15 Desember 2024 mendatang.

Untuk pembangunan RKM ini di bawah naungan CV. Bamba Puang, dengan dukungan konsultan dari CV. Piramid Global Konsultan. Anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 4,9 miliar, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Progres RKM 8,36 Persen, Target Selesai 15 Desember 2024

0
Progres RKM 8,36 Persen, Target Selesai 15 Desember 2024
Lokasi pembangunan RKM di Lapangan Hop 1, Kelurahan Satimpo, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Proyek pembangunan Rumah Kreasi Milenial (RKM) di Lapangan Hop 1, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, saat ini masih tahap 8,36 persen. Pembangunannya ditargetkan selesai 15 Desember 2024 mendatang.

Pelaksana Proyek, Adipt Maraja mengatakan, pembangunan yang dikerjakan ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 sebesar Rp 4,9 miliar.

Selain itu untuk bangunan gedung seluas 20×20 meter, dengan luas lahan 20×60 meter, dan luas halaman 40 meter. Untuk pengerjaannya di bawah naungan CV. Bamba Puang.

“Untuk pengerjaan sudah berlangsung selama 6 minggu, mulai 20 Mei 2024. Target selesai pembangunan dalam waktu 210 hari kalender,” ucapnya saat diwawancarai, Sabtu (6/7/2024).

Hal ini petugas telah melakukan pengerjaan seperti pemasangan pagar keliling, bekisting, perakitan besi, pengadaan material, bahkan pembangunan gudang.

“Untuk target pemancangan mulai minggu depan,” tambahnya.

Perlu diketahui, untuk pembangunan RKM ini tidak seperti bangunan pada umumnya, yang berbentuk persegi atau kotak. Akan tetapi bangunan RKM nantinya akan berbentuk bulat.

“Nantinya di dalam terdapat seperti aula, fasilitas tempat untuk UMKM, kantor, masih banyak lagi,” paparnya.

Sejauh ini ada sebanyak 15 pekerja yang terlibat dalam pembangunan RKM, bahkan seluruh pekerja semuanya adalah pekerja lokal.

“Nantinya akan kami tambah lagi sebanyak 25 pekerja,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Satpol PP Tertibkan Baliho dan APK Tak Berizin

0
Satpol PP Tertibkan Baliho dan APK Tak Berizin
Petugas Satpol PP melakukan pencabutan baliho tak berizin di sepanjang jalan Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang melakukan penertiban baliho atau Alat Peraga Kampanye (APK) yang tak berizin di sepanjang jalan Kota Bontang, Sabtu (6/7/2024).

Kepala Satpol PP Kota Bontang, Ahmad Yani menyampaikan, hal ini dilakukan untuk penertiban, bahkan APK yang masa izinnya sudah habis pun mau tidak mau juga harus dicabut, karena tidak ada perpanjangan kontrak.

“Kami tertibkan semuanya, tanpa terkecuali. Jangankan yang tidak berizin, yang berizin pun akan kami cabut jika kontraknya tidak diperpanjang,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Mengenai hal itu, sudah banyak sekali baliho atau APK yang telah petugas cabut, karena petugas melakukan pencabutan setiap harinya.

“Sudah banyak yang kami cabut balihonya, seperti contohnya punya Sutomo Jabir. Untuk baliho dia sendiri pun ada sekitar 96 baliho,” jelasnya.

Ahmad menjelaskan, Petugas Satpol PP hanya menjalankan tugasnya untuk mencabut baliho atau APK yang sudah habis masa izinnya. Bahkan sebelum mencabut baliho dilakukan, mereka akan terlebih dahulu mengkonfirmasi ke pihak yang bersangkutan dengan jarak waktu dua hari.

“Sebelumnya pasti kami lakukan konfirmasi dulu, tidak asal cabut saja. Sesuai dengan surat penugasan,” paparnya.

Selanjutnya baliho atau APK yang telah dicabut petugas, akan diserahkan langsung ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang. Selama pencabutan ada sekitar 7 petugas yang turun langsung kelapangan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Lapangan Hop 1 Akan Dibangun RKM, Tri Ismawati: Sisihkan Lahan untuk Tempat Olahraga!

0
Lapangan Hop 1 Akan Dibangun RKM, Tri Ismawati: Sisihkan Lahan untuk Tempat Olahraga!
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bontang, Tri Ismawati saat menyampaikan pendapat di rapat paripurna. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bontang, Tri Ismawati memberikan masukkan pada rencana Pemkot Bontang yang bakal membangun Rumah Kreasi Milenial (RKM) di Lapangan HOP I, Pisangan Kelurahan Satimpo.

Tri Ismawati menyampaikan, dalam pembangunan RKM jangan sepenuhnya menggunakan seluruh lahan lapangan yang ada, sebab dirinya ingin sebagian lapangan bisa dibuat untuk tempat olahraga umum, atau jogging track.

“Mengingat di lapangan tersebut banyak masyarakat yang berolahraga, tolong sisihkan tempat untuk masyarakat tetap bisa berolahraga,” ucapnya saat rapat rapipurna, beberapa waktu lalu.

Diketahui lahan tersebut telah dihibahkan dari perusahaan untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, bahkan anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 5 miliar.

“Karena sebagian lahan telah dipakai untuk membangun kantor Kelurahan Satimpo, bahkan ditambah adanya pembangunan RKM. Saya ingin, mereka yang dari dulunya berolahraga di sana tidak kehilangan tempat,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, pastinya untuk pembangunan RKM tidak sepenuhnya memakai Lapangan Hop 1. Saat pembangunan pun nantinya akan dibuatkan sebagian lahan untuk sarana dan prasarana olahraga.

“Selain pembangunan RKM pastinya nanti ada lapangan mini soccer, tidak sepenuhnya lahan dipakai. Nanti saya meminta kepada PUPR untuk membicarakannya lebih lanjut,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Direktur PT BME Kota Bontang Akan Diumumkan Juli Ini

0
Direktur PT BME Kota Bontang Akan Diumumkan Juli Ini
Ketua Panitia Seleksi Direktur dan Dewas PT BME, Lukman. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Seleksi posisi Direktur dan Dewan Pengawas (Dewas) Perseroda PT Bontang Migas dan Energi (BME) Kota Bontang sedang berlangsung.

Ketua Panitia Seleksi, Lukman mengatakan, bahwa di awal pendaftaran terdapat 9 orang yang mendaftar, namun setelah seleksi berkas diumumkan pada 28 Juni kemarin terdapat 4 orang yang telah lolos berkas.

Selanjutnya, keempat peserta yang terpilih akan mengikuti kembali uji kelayakan dan kepatuhan yang saat ini sedang berlangsung.

“Dari kemarin sudah berlangsung, kemarin ada penulisan makalah dan lain sebagainya,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (6/7/24).

Ia mengatakan, bahwa mereka akan kembali melaksanakan tes wawancara, wawasan kebangsaan dan tes psikologi. Adapun tim penguji berasal dari beberapa universitas di Kota Bontang seperti Universitas Trunajaya, STTIB, STITEK, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Kalau wawancara ini kan secara personal tesnya, jadi kami juga mendalami hal itu, kita akan mengenali personal dari calon direkturnya,” tambahnya.

Setelah uji kelayakan dan kepatuhan selesai dilaksanakan, mereka akan mendapatkan tiga besar peserta yang kembali terpilih. Di tahap terakhir mereka akan kembali diwawancarai langsung oleh kepala daerah.

“Tidak lama setelah wawancara tahap terakhir, bulan Juli ini juga kami akan mengumumkan hasilnya,” tutupnya

Adapun 4 nama dengan berkas yang lolos adalah Bursan, Herri Susanto, Erwin, dan Ir Arief Muliawan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kejuaran Pencak Silat IPSI, Andi Faiz Dorong Atlet Banyak Ikut Kompetisi untuk Asah Mental

0
Kejuaran Pencak Silat IPSI, Andi Faiz Dorong Atlet Banyak Ikut Kompetisi untuk Asah Mental
Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal. (Syuakurah/Radarbnontang)

BONTANG – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bontang resmi membuka kejuaraan Pencak Silat yang diikuti oleh para pelajar Kota Bontang, Sabtu (6/7/24) di Gor Sport Center, Loktuan.

Andi Faizal Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Kota Bontang sekaligus Ketua IPSI Kota Bontang mengatakan, bahwa Kota Bontang telah memfasilitasi atlet pencak silat di Bontang untuk berlatih, dan akhirnya dipertemukan satu sama lain dalam kejuaraan.

Nantinya peserta terbaik yang terpilih akan diprioritaskan untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah Kalimantan Timur (POPDA Kaltim).

“Sama Seperti kejuaraan yang lain, kejuaraan ini menjadi ajang seleksi untuk para atlet muda kita di POPDA 2025 nanti,” katanya.

Andi Faiz menambahkan, dengan banyaknya kompetisi yang mereka gelar, maka akan membuka peluang di Kota Bontang untuk menciptakan atlet-atlet usia dini yang berkompeten dan dapat diandalkan.

Ia juga mengarahkan kepada para atlet muda, untuk berani terus-menerus mengikuti kompetisi mulai dari antar sekolah hingga nasinal, agar mental-mental bertanding dapat terasah dan membuat kita menjadi atlet profesional yang menjunjung tinggi sportivitas.

“Kita dukung terus mereka dan harus diberikan wadah sehingga bakat mereka tidak hanya untuk diri sendiri dan tidak digunakan untuk melakukan hal yang salah,” tutupnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

HUT Bhayangkara ke-78, Polres Bontang Silaturahmi Bersama Awak Media

0
HUT Bhayangkara ke-78, Polres Bontang Silaturahmi Bersama Awak Media
Silaturahmi Polres dengan insan media Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dalam nuansa HUT Bhayangkara ke-78, Polres Bontang gelar silaturahmi bersama awak media se-Kota Bontang, Jumat (5/7/24).

Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumbang Tobing mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap agar kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan media, dalam menjalankan tugas demi kepentingan publik. Selain itu Alex juga meminta beberapa masukan agar dapat menjadi koreksi dari Polres Bontang.

“Kinerja Polres tidak bisa berhasil tanpa dukungan dari rekan-rekan media. Oleh karena itu, selain meningkatkan silaturahmi, kami berharap mendapatkan dukungan terutama dalam tugas-tugas ke depan,” ujarnya.

Selain memberikan informasi terkini terkait penemuan kejahatan, Polres Bontang membutuhkan media untuk memberikan informasi yang benar dan edukatif, terkait kontestasi politik saat ini agar berjalan dengan aman.

“Rekan media sangat berperan untuk edukasi juga,” singkatnya.

Lebih lanjut, Kapolres berharap komunikasi yang baik dapat terjalin di tengah tingginya heterogenitas masyarakat Kota Bontang. Pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat cepat merespon rekan-tekan media untuk mendapatkan informasi.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kedapatan Bawa Narkoba, Warga Muara Badak Diamankan Polisi

0
Kedapatan Bawa Narkoba, Warga Muara Badak Diamankan Polisi
Ha (30) warga Muara Badak, Kutai Kartanegara diamankan polisi. (Ist).

BONTANG – Polres Bontang, melalui Unit Reskrim Polsek Muara Badak telah mengamankan Ha (30), salah satu warga di Jalan Sultan Hasanuddin, Gang Masjid At-Taqwa, RT.09, Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (4/7/2024) kemarin. Tersangka diamankan pukul 15.30 Wita.

Kapolres Bontang, Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan menyatakan, adanya informasi dari masyarakat jika di Jalan Sultan Hasanuddin, Desa Badak Baru, sering dijadikan tempat transaksi narkotika.

Maka dari itu, pihak Unit Reskrim Polsek Muara Badak mendatangi lokasi tersebut, dan didapatkan seorang laki-laki yang tengah mencurigakan.

“Kami langsung melakukan penggeledahan, didapat satu bungkus plastik bening di bagian saku celana,” ucapnya.

Selain itu, ada juga barang bukti yang telah diamankan meliputi satu handphone merek Realme C35, satu dompet berwarna hitam, dan satu celana pendek berwarna biru.

“Tersangka beserta barang bukti telah kami amankan, untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan tindak pidana Narkotika UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Dan atau Pasal 112.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

PDAM Shut Down, Warga Loktuan Segera Tampung Air!

0
PDAM Shut Down, Warga Loktuan Segera Tampung Air!
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Perumda Air Minum Tirta Taman Kota Bontang akan melakukan kegiatan perawatan dan pembersihan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Baru, Sabtu (6/7/2024) besok.

Manajer Perumda Tirta Taman Kota Bontang, Mulia Nur menyampaikan, dalam melakukan pembersihan dan perawatan, maka distribusi air ke pelanggan akan mengalami gangguan (mati total), pengerjaan pun dimulai sejak pukul 07.00 Wita hingga selesai.

“Kegiatan ini pastinya rutin kami lakukan,” ucapnya saat diwawancarai, Jumat (5/7/2024).

Sehingga saat sedang pembersihan dan perawatan berlangsung, ada sebanyak kurang lebih lima ribu pelanggan yang terdampak. Perawatan dilakukan bisa sampai 24 jam lamanya.

“Dengan ini saya menghimbau, agar masyarakat yang terdampak bisa segera menampung air sebanyak mungkin, untuk persediaan,” jelasnya.

Mulia juga menyampaikan permohonan maaf dan ketidaknyamanan yang ada, selama masa perawatan berlangsung.

“Mohon maaf atas terganggunya layanan kami,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam