Beranda blog Halaman 804

30 Peserta Berlatih Komposisi Musik dan Lagu

0
Penyajian materi komposisi lagu menggunakan software dan hardware musik digital. (Yusva Alam)

BONTANG – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang mengadakan Pelatihan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengkomposisi karya musik dan lagu, Selasa (7/3/2023). Kegiatan ini bekerjasama dengan Studio Taman Musik yang bertempat di Jalan Gendang I, Kelurahan Bontang Baru.

Kegiatan ini berupa pelatihan bagaimana membuat sebuah lagu, mengaransemen, hingga memproduksinya menjadi sebuah lagu yang layak disajikan ke telinga penikmat musik. Menggunakan piranti-piranti musik digital, baik software mauapun hardware.

Pelatihan berlangsung selama 3 hari sejak Selasa hingga Kamis (7-9/3/2023). Diikuti sebanyak 30 peserta yang terbagi menjadi 3 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 peserta. Setiap harinya peserta belajar sejak pukul 09.00 wita hingga pukul 15.00 wita.

Ruslan, salahsatu instruktur di Studio Taman Musik menjelaskan, di materi membuat lagu peserta diajarkan bagaimana mengkomposisi lagu dan bagan-bagan aransemen sebuah lagu.

Sementara untuk materi produksi lagu, peserta diajarkan bagaimana mengaransemen lagu menggunakan software ataupun hardware musik digital.

“Kemampuan yang harus dimiliki peserta minimal bisa memainkan chord-chord dasar alat musik. Kalau vokalis setidaknya nyanyinya tidak fals,” ujarnya.

Sementara itu, Kadispopar Ahmad Aznem melalui Staf Jabatan Fungsional Adyatama Kepariwisataan & Ekraf, M Deddy Arianto mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kapasitas SDM pariwisata & Ekraf tingkat dasar dari Dispopar Bontang. Merupakan komitmen Pemkot Bontang pada sub sektor ekonomi kreatif musik.

“Anak-anak muda Kota Bontang potensial, produktif, dan berkreasi baik SDM dan prasaarananya. Dispopar tangkap peluang ini untuk dikembangkan. Agar jadi SDM yang memiliki karya-karya musik yang berkualitas nantinya,” ujar Dedy.

Pelatihan ini akan memberi panduan bagi kreator musik tingkat pemula, agar bisa membuat karya yang berkualitas. Diikuti pelaku ekonomi kreatif musik tingkat pelajar dan umum. (adv/al)

Tahun Ini Bontang Jadi Tuan Rumah TTG Tingkat Provinsi

0
Kepala Bidang Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Andi Nur Fatmawati. (Syakurah, Radarbontang.com)

BONTANG – Bontang terpilih menjadi tuan rumah untuk menggelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat provinsi tahun 2023 ini.

Hal itu diungkapkan Andi Nur Fatmawati, Kepala Bidang Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang saat ditemui awak media, Selasa (7/3/23).

TTG merupakan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tidak merusak lingkungan, dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat dengan mudah, serta meningkatkan nilai tambah dalam aspek ekonomi dan lingkungan.

Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) merupakan lembaga kemasyarakatan yang memberikan pelayanan teknis, informasi dan orientasi berbagai jenis TTG. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Bontang, yaitu pariwisata maju, UMKM bangkit.

Bontang menjadi tuan rumah karena pada tahun 2022 lalu, Bontang menjadi juara pertama untuk lomba TTG di Provinsi Kalimantan Timur. Bahkan berhasil maju ke tingkat nasional di Sumedang.

“10 kabupaten/kota se-Kaltim nanti akan hadir semua ke sini, membawa alat dari masing-masing daerah,” jelasnya.

Ditanya soal kesiapan Kota Bontang sendiri, Fatmawati menuturkan, bahwa persiapan Kota Bontang sudah melakukan koordinasi ke provinsi dan ditetapkan SK Gubernur terkait lokus tuan rumah gelar TTG tingkat provinsi.

“Dari provinsi sudah survei lokasi pelaksanaan. Ditetapkan di Stadion Bessai Berinta (Lang-lang) dan akan dilaksanakan pada Bulan Mei mendatang,” Lanjutnya. (sya)

IRT di Loktuan Tipu 11 Korban, Iming-iming Jadi Honorer

0
Tersangka ditahan di Mapolres Bontang. (ist)

BONTANG – Seorang warga Loktuan berinisial MA (31) diamankan pihak kepolisian. MA dilaporkan lantaran melakukan tindak pidana penipuan kepada rekannya sendiri.

Modus yang dilakukan oleh MA adalah dengan bujuk rayu korbannya. Menjanjikan korban pekerjaan sebagai honorer, hingga bekerja di perusahaan.

Sebanyak 11 korban berhasil dikibuli MA. Aksinya itu sudah dilakukannya sejak Januari 2023 lalu.

“Korban diminta bayar uang dari Rp 1 juta sampai Rp 12 juta,” ungkap Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Reskrim, Iptu Yohanes Bonar Adiguna.

Dikatakan Iptu Bonar, MA beralasan menggunakan uang hasil menipu korban untuk membeli seragam kepada korbannya. Tapi selang sebulan, korban merasa curiga, lantaran panggilan kerja tak kunjung datang.

“Tersangka mengaku terpaksa melakukan aksi penipuan, lantaran terlilit utang. Saat ini kami masih mendalami, kemungkinan bertambahnya korban, dan kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatannya,” beber Iptu Bonar.

Tersangka kini sudah ditahan di Mapolres Bontang. Akibat perbuatannya MA dijerat dengan pasal 378 atau 372 Junto 65 KUHPidana Tentang Penipuan dan Penggelapan. Dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (rls)

Apresiasi Kinerja Pupuk Kaltim, KSP Moeldoko Tekankan Pentingnya Ketersediaan Pupuk Bagi Ketahanan Pangan

0

BONTANG – Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) RI Jenderal TNI (Purn.) Dr. Moeldoko, S.I.P. dukung kesinambungan peran PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terhadap penguatan ketahanan pangan nasional, melalui penyediaan pupuk berkualitas secara memadai bagi petani di Indonesia. Hal ini ditegaskan Moeldoko disela kunjungannya ke Pupuk Kaltim, Jumat (3/3/2023).

Diungkapkannya, ketahanan pangan merupakan salah satu fokus perhatian Presiden Joko Widodo dalam menghadapi isu global terkait krisis pangan, dimana Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi guna menjamin ketercukupan pangan dalam negeri, sekaligus memberikan kontribusi terhadap kebutuhan pangan dunia. Maka dari itu, ketersediaan pupuk sangat berpengaruh terhadap produktivitas hasil pertanian dan juga pendapatan petani dalam mencapai kesejahteraan.

“Makanya sektor pupuk memiliki implikasi luar biasa terhadap ketahanan pangan yang digalakkan Pemerintah. Sebab tanpa ada kecukupan pupuk, maka pendapatan petani pun akan terpengaruh bahkan menurun. Hal itu akan menyebabkan munculnya kemiskinan baru yang ujungnya berpengaruh pada indeks pembangunan manusia,” terang Moeldoko.

Dirinya menilai, ketersediaan dan ketepatan waktu distribusi pupuk untuk tanaman pertanian menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Untuk itu, Pupuk Kaltim diimbau dapat terus meningkatkan performa dan penguatan kapasitas bisnis dalam mendukung terpenuhinya kebutuhan pupuk dalam negeri, agar mampu meningkatkan kontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia.

Meski dihadapkan pada beragam tantangan seperti kondisi geopolitik yang mempengaruhi harga hingga pasokan gas untuk bahan baku, diharap Moeldoko tidak menyurutkan upaya Pupuk Kaltim untuk terus menjaga kinerja, demi memenuhi ketersediaan pasokan pupuk di daerah. “Tantangan itu perlu ada, dan harus dihadapi agar kita memiliki daya tahan kuat untuk menjadi pemenang. Begitu juga jika berbicara pupuk, adalah sesuatu yang tidak dapat ditunda karena menyangkut kebutuhan pangan rakyat Indonesia,” kata Moeldoko.

Menurut Moeldoko, seiring tingginya kebutuhan beras untuk pangan dalam negeri yang mencapai 2,5 juta ton perbulan, maka Pemerintah secara kontinyu terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian agar lebih optimal. Termasuk diversifikasi pertanian agar masyarakat tidak terus bergantung pada komoditas padi, tapi bisa dikembangkan pada produktivitas lainnya seperti jagung. Seluruh upaya tersebut tentunya harus didukung ketersediaan pupuk memadai, agar petani mampu meningkatkan kapasitas produksi dengan lebih signifikan.

“Kebutuhan pangan bukan sekadar berbicara komoditas, tapi juga persoalan politik jika tidak dikelola dengan baik. Untuk itu kami sangat mengapresiasi kinerja Pupuk Kaltim selama ini, dan berharap dapat terus menjalankan amanah dalam memenuhi ketersediaan pupuk bagi petani secara cepat dan tepat. Agar ketahanan pangan terus terjaga,” tambah Moeldoko.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, menyambut optimis dukungan Kantor Staf Kepresidenan terhadap penguatan sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dikatakan Rahmad, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk senantiasa memastikan stok pupuk aman dan tersedia bagi para petani di seluruh wilayah Indonesia.

Salah satunya diwujudkan dengan memastikan operational excellence dijalankan dengan baik dan optimal, agar dapat memenuhi produksi dan stok sesuai target yang ditetapkan Pupuk Indonesia dan Kementerian. Pupuk Kaltim pun menjamin ketersediaan gudang yang memadai di berbagai wilayah, dengan melibatkan sejumlah pihak agar mampu mengatur ketersediaan stok.

“Saat ini Pupuk Kaltim memiliki 137 gudang di Kalimantan, Sulawesi, NTB, Surabaya, Semarang, Medan, Dumai dan NTT. Sehingga para petani, kios maupun distributor di seluruh wilayah distribusi perusahaan dapat lebih mudah untuk mengambil stok di gudang terdekat,” ujar Rahmad.

Selain itu Pupuk Kaltim juga menggagas program Agrosolution, untuk membantu petani mencapai kesejahteraan sekaligus meningkatkan produktivitas komoditas pertanian secara terintegrasi melalui pola pemberdayaan. Program ini pun terbukti mampu mendongkrak hasil produksi berbagai komoditas pertanian, dan berdampak signifikan terhadap kesejahteraan petani.

“Agrosolution salah satu langkah Pupuk Kaltim meningkatkan peran dalam menjaga ketahanan pangan, sekaligus mendorong optimalisasi sektor pertanian Indonesia melalui produk berkualitas. Program ini akan terus dikembangkan, dengan melibatkan rantai pasok dan didukung teknologi berbasis 3P untuk mendorong budidaya pertanian berkelanjutan,” lanjut Rahmad.

Selanjutnya Pupuk Kaltim juga menyasar berbagai pengembangan, diantaranya pembangunan pabrik baru di Papua Barat yang saat ini masuk sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal ini upaya Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia Grup meningkatkan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri, sekaligus meningkatkan daya saing untuk menjadi pemain utama industri petrokimia di Asia Pasifik.

“Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan peran dalam menjaga ketahanan pangan dengan memastikan ketersediaan pupuk secara memadai, disamping pengembangan berbagai inovasi program guna mendorong kesejahteraan petani di Indonesia,” pungkas Rahmad. (adv)

Agar Tepat Sasaran, Bhabinkamtibmas Guntung Awasi Distribusi BLT UMKM

0
Penyaluran BLT UMKM di Kelurahan Guntung. (ist)

BONTANG – Guna memastikan bantuan tepat sasaran, Bhabinkamtibmas Kelurahan Guntung, Briptu Hardiansyah ikut mengawasi distribusi Bantuan Langsung Tunai UMKM (BLT – UMKM) dari Disperindagkop, Senin (6/3/2023).

Penyaluran BLT – UMKM ini dilakukan di Kelurahan Guntung melalui Bank BPD Kaltimtara. Sedangkan untuk warga penerima sebanyak 388 orang, dimana setiap warga mendapat uang tunai sebesar Rp 600 ribu rupiah.

Pemberian BLT ini merupakan program pemerintah untuk pelaku UMKM. Dibuktikan melalui surat dari Dinas Koperasi dan UMKMP, yaitu surat Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), bahwa yang bersangkutan bukan ASN atau militer, serta tidak menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Bontang Utara, Iptu Trisudiantoro mengatakan, “Pengawasan penyaluran BLT diawasi dengan tujuan tepat sasaran, dan agar tidak diselewengkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya

Iptu Trisudiantoro pun berpesan, agar warga penerima BLT UMKM menggunakan dana yang diperoleh sebaik-baiknya, untuk tambahan modal usaha sebagaimana mestinya.

“Gunakan dengan baik dana ini untuk mengembangkan usaha,” tutupnya. (hms)

Pembukaan MTQ Bontang Utara, Basri: Tambah Bonus Pemenang!

0
Wali Kota Bontang, Basri Rase saat membuka MTQ ke-18 tingkat Kecamatan Bontang Utara. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase berharap agar pelaksanaan MTQ tidak hanya sekedar seremoni, tapi juga harus dimaknai agar masyarakat Bontang Utara dapat menjadi masyarakat yang Qurani.

Hal itu disampaikan Basri Rase saat menghadiri pembukaan MTQ ke-18 tingkat Kecamatan Bontang Utara di arena Bontang Mangrove Park, Senin (6/3/2023).

“Saya harap masyarakat Bontang Utara dapat menjadi masyarakat tangguh yang taat kepada Allah SWT, serta melahirkan qori dan qoriyah yang mampu berprestasi sampai ke tingkat provinsi bahkan nasional,” harap Basri.

Basri pun menyampaikan, bahwa LPTQ selalu melakukan berbagai pembenahan, khususnya di beberapa kategori seperti kategori tunanetra, kaligrafi, dan sebagainya.

“Semoga melalui MTQ ini, Bontang akan melahirkan kafilah yang berprestasi di berbagai bidang termasuk bidang kaligrafi,” imbuhnya.

Ia juga ingin agar hadiah yang diterima para pemenang dapat ditambahkan. Agar para qori dan qoriyah dapat lebih semangat dalam berlatih.

“Kalau bonus di olahraga dan lain-lain cukup besar, maka saya harap di bidang keagamaan pun diberikan cukup besar. Karena mereka inilah yang juga membantu menyiarkan agama Islam,” terangnya. (adv/al)

Upacara Bendera SDN 003 Bontang Utara Dipimpin Peltu Humam

0
Upacara bendera SDN 003 Bontang Utara. (ist)

BONTANG – Babinsa Kelurahan Bontang Baru, Peltu Humam menjadi Inspektur Upacara (Irup) Bendera di SDN 003 Bontang Utara, Kelurahan Bontang Baru, Senin (6/3/2023).

Dalam amanatnya, Peltu Humam mengingatkan seluruh siswa-siswi SDN 003 Bontang Utara, agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta membiasakan hidup disiplin sesuai nilai-nilai dari pelaksanaan upacara.

Kemudian, menekankan seluruh siswa-siswi untuk selalu patuh dan taat kepada guru dan orang tua, serta mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik.

Di akhir amanatnya, juga berpesan kepada siswa-siswi untuk selalu disiplin, menjaga kebersihan/kesehatan, dan mematuhi tata tertib sekolah.

“Upacara Bendera adalah kegiatan yang wajib dilakukan oleh setiap sekolah setiap Senin. Menjadi instrumen atau alat yang cukup efektif, untuk menumbuh kembangkan nilai-nilai sopan santun, disiplin serta karakter anak didik,” ujar babinsa.

“Kegiatan ini juga bertujuan agar siswa belajar bersosialisasi dengan lingkungan, menumbuhkan semangat kebersamaan, membangun sikap tenggang rasa dan belajar bertanggung jawab,” tutup Peltu Humam. (Pendim Btg)

24 Siswa SMP Guntung Ikuti English Fun Camp

0
Kegiatan Launching English Fun Camp. (Dok. Kelurahan Guntung)

BONTANG – English Fun Camp dilaunching, Selasa (7/3/23) di Pendopo Kantor Kelurahan Guntung.  Kegiatan ini diadakan guna mendukung gerakan Guntung Goes To English Village.

M Fitrya Lauda Eka Prasetyo, Lurah Guntung mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan CSR PT. Kaltim Methanol Industri (KMI) serta melibatkan Dinas Pendidikan, pengawas pelajar Bahasa Inggris Bontang, SMP Negeri (SMPN) 9 Bontang Utara, serta beberapa stakeholder.

Hal ini dilakukan karena Kelurahan Guntung merupakan kampung adat, kegiatan kesenian yang kental menjadi daya tarik masyarakat lokal hingga manca negara.

“Karena Bahasa Inggris, bahasa yang universal, jadi harapannya anak muda Guntung bisa lancar dalam bahasa Inggris,” ungkapnya.

Kegiatan mengajar akan dilaksanakan seminggu sekali, tiap hari Jumat setelah melaksanakan Salat Jumat. Diikuti sebanyak 24 siswa SMP di Kelurahan Guntung. Tenaga pengajar diambil dari SMPN 9 Guntung ditambah pengawas pelajar Bahasa Inggris Kota Bontang.

“Karena SMPN 9 berada di Guntung, jadi target utama adalah pelajar SMPN 9 yang tinggal di Guntung,” jelasnya

Kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan selama 4 bulan, bertempat di Ruang Rapat Kantor Kelurahan Guntung.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengapresiasi kegiatan ini, karena dapat menambah kualitas SDM penerus Kota Bontang. Ia berharap English Fun Camp menjadi titik awal, bagi banyak anak SMP di Bontang memperoleh kemampuan bahasa Inggris yang baik.

“Saya berharap program ini berkelanjutan dan bisa menambah kapasitas pesertanya,” harap Basri.

Dilanjutkan, selain menjadi daya tarik masyarakat, akan banyak anak-anak yang diuntungkan dalam program ini, demi menghadapi tantangan globalisasi. Hal ini juga menciptakan pelajar Bontang yang siap bersaing dan berkompetisi dimanapun ia berada.

“Harapan saya English Fun Camp dapat diikuti seluruh pelajar SMP se Bontang,” ucapnya. (adv/sya)

Kadispopar Bontang Dukung Sosialisasi Perda No 8 Tahun 2022

0
Kadispopar Bontang bersama Dispora Pemprov Kaltim dan peserta berfoto bersama. (Yusva Alam)

BONTANG – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadispopar) Bontang, Ahmad Aznem menghadiri kegiatan sosialisasi peraturan daerah (perda) Provinsi Kaltim No 8 tahun 2022 tentang kepemudaan. Kegiatan tersebut diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Provinsi Kaltim, Selasa (7/3/2023) di Auditorium Hotel Bintang Sintuk.

Dalam sambutannya Ahmad Aznem menyambut baik sosialisasi perda kepemudaan ini. Lantaran kehadiran perda ini, dianggap mampu memaksimalkan pengembangan diri dan meningkatkan prestasi para pemuda di seluruh wilayah di Kaltim.

“Selain perlunya meningkatkan kompetensi, dengan perda ini para pemuda diperkuat mental dan tata kramanya,” ujarnya.

Ke depan para pemuda inilah yang akan menggantikan memimpin Indonesia. Karena itu perlu membekali para pemuda dengan berbagai bekal pengetahuan, kemampuan, hingga motivasi diri sejak dini.

“Apalagi ibukota sebentar lagi akan pindah ke Kaltim. Jangan sampai pemuda Kaltim hanya akan jadi penonton saja,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap kegiatan ini tak hanya berhenti di sosialisasi saja, namun terus diperjuangkan hingga berhasil membentuk masa depan pemuda Kaltim yang lebih baik.

“Saya akan terus mendukung memberi semangat. Ikuti terus kegiatan ini hingga tuntas,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana sosialisasi, Bahri menyebutkan dasar dilaksanakannya kegiatan ini adalah UU No 40/2009, lalu ada Perpres 43/2022 terkait lintas sektor kepemudaan, dan Perda No 8 tahun 2022 ini sendiri.

Dengan sosialisasi ini, pihaknya berharap akan memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang apa itu perda kepemudaan yang baru disahkan Desember 2022.

“Adik-adik semoga aktif berdiskusi, agar semakin memahami perda ini. Minimal memahami masalah kepemudaan di Bontang,” kata Bahri.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 orang peserta pemuda yang berasal dari Bontang. Menghadirkan narasumber Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Ismail ST didampingi biro hukum. (adv/al)

Kelurahan Belimbing Juara Umum MTQ ke-15 Kecamatan Bontang Barat

0
Basri Rase menutup MTQ ke-15 tingkat Kecamatan Bontang Barat (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Penutupan MTQ ke-15 tingkat Kecamatan Bontang Barat dilaksanakan Senin (6/3/23), di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Barat.

Malam puncak MTQ Kecamatan Bontang Barat ini mengumumkan Kelurahan Belimbing kembali sukses mempertahankan juara umum. Setelah berbagai kategori lomba seperti kaligrafi, tilawatil Qur’an dan lainnya dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut.

Disusul peringkat kedua dan ketiga adalah Kelurahan Gunung Telihan kemudian Kelurahan Kanaan.

“Padahal MTQ Bontang Barat ini sederhana, tapi antusias yang nonton cukup ramai. Hal ini menandakan masyarakat sudah sangat tertarik dengan kegiatan seperti ini,” ungkap Wali Kota Bontang, Basri Rase dalam sambutannya saat menghadiri penutupan MTQ Kecamatan Bontang Barat.

Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah yang menginginkan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. MTQ ini merupakan sarana  generasi muda untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

Basri juga mengatakan, Bontang memiliki target menjadi juara umum tingkat provinsi, “Mari kita melakukan inovasi serta upaya agar anak kita nanti benar-benar bisa mengalahkan kafilah lain” ajaknya.

Ketua Panitia MTQ, Hendry Arnaldy, sekaligus Lurah Kanaan memberikan semangat kepada seluruh peserta yang belum mendapatkan juara, agar tidak langsung berkecil hati. Melainkan untuk menjadikan motivasi agar terus semangat meningkatkan potensi yang ada di dalam diri. (adv/sya)