Beranda blog Halaman 810

Tingkatkan Pelayanan, DPMPTSP Lakukan Perbaikan Hasil Evaluasi

0
Tingkatkan Pelayanan, DPMPTSP Lakukan Perbaikan Hasil Evaluasi
Kunjungan Ombudsman ke DPMPTSP Bontang beberapa waktu lalu. (ist)

BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang terus meningkatkan pelayanannya. Salahsatu caranya dengan memperbaiki apa saja yang sudah dievaluasi.

Seperti saat menerima kunjungan dari Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Timur beberapa waktu lalu, untuk evaluasi dan penilaian di DPMPTSP.

Jabatan Fungsional (Jabfung) Sub Koordinator Pelayanan Perizinan Ekonomi DPMPTSP Bontang, Natalia Santi Kanan mengatakan, selama penilaian semua berjalan dengan baik, mulai dari wawancara hingga ke website. Namun hanya ada satu masalah terkait satu layanan di website DPMPTSP terkait form yang tidak bisa digunakan.

“Tahun lalu memang DPMPTSP ini zona kuning, tapi kemungkinan tahun ini lebih baik,” tambahnya

“Seperti yang dijelaskan bahwa terdapat permasalahan dalam website DPMPTSP, kami nanti akan segera perbaiki,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, bahwa perbaikan website akan dikoordinasikan langsung ke bagian IT, dan tentu akan dilanjutkan ke dinas terkait agar masyarakat dapat segera mengakses dan menggunakannya. (sya/al/adv)

DPMPTSP Gencar Jaring Investor, Realisasikan Ramah Investasi

0
DPMPTSP Gencar Jaring Investor, Realisasikan Ramah Investasi
Kepala DPMPTSP Bontang, Asdar Ibrahim. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Asdar Ibrahim mengatakan, bahwa pihaknya terus menggencarkan upaya menjaring investor. Hal ini guna mempercepat pembangunan di Kota Taman, sebutan Kota Bontang.

Selain itu pihaknya juga berusaha merealisasikan keinginan Wali Kota Bontang, agar Bontang menjadi kota yang ramah investasi.

“OPD kami menjadi salah satu tempat untuk pembangunan kota Bontang, dimana kita ramah investasi sesuai dengan arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang,” ujarnya.

Tentu kita terus lakukan keseragaman, koordinasi, promosi, untuk meningkatkan investasi yang ada di Kota Bontang baik yang sekarang maupun yang akan datang.

“Sampai saat ini kami masih terus menjaring investor-investor nasional maupun daerah, dan itu akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” imbuhnya

Beberapa investasi di Kota Bontang tahun depan juga sudah masuk dalam DPMPTSP, yang berupa investasi dari perusahaan-perusahaan. Selain itu wilayah pemkot di Bontang Lestari juga masih terbuka untuk para calon investor di sektor industri. (adv/sya/al)

Gelar PIC 2023, Pupuk Kaltim Wadahi Inovasi dan Ide Kreatif Masyarakat Bontang

0

BONTANG – Tingkatan budaya inovasi di lingkungan masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menggelar Pupuk Kaltim Innovation Challenge (PIC) 2023, sebagai ajang untuk mewadahi kreativitas masyarakat dalam mendukung perubahan secara efektif dan efisien. Puncak kegiatan sekaligus awarding berlangsung di Gedung Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim, Jumat (3/11/2023).

Ketua pelaksana PIC 2023 Irma Safni, menyampaikan kegiatan ini wujud dukungan dan komitmen Pupuk Kaltim terhadap penciptaan nilai, melalui pengembangan ide kreatif yang dituangkan secara inovatif. Tahun ini PIC terbagi dalam tiga kategori, yakni Sekolah dan Perguruan Tinggi, Mitra Binaan, serta Masyarakat Umum.

Total ada 91 gugus yang berpartisipasi, terdiri dari 32 tim kategori sekolah dan perguruan tinggi, 15 tim kategori mitra binaan, serta 44 tim kategori masyarakat umum. Seluruhnya telah melalui serangkaian penilaian dewan juri berkompeten pada periode Juli hingga Oktober 2023.

“Para pemenang menerima penghargaan klasifikasi Gold, Silver dan Bronze untuk tiap kategori. Hal ini guna mendorong semangat inovasi agar semakin berkembang di masyarakat Bontang,” ujar Irma.

Sejalan dengan tema ‘Mewujudkan Masyarakat Kreatif, Inovatif dan Mandiri Dalam Sosial Ekonomi dan Tata Kelola Masyarakat yang Beradab”, PIC 2023 pun diharap semakin mendorong terwujudnya masyarakat mandiri dan berkelanjutan di Kota Bontang, melalui kolaborasi pengembangan ide kreatif dan inovatif di berbagai bidang untuk menghasilkan perubahan yang sifatnya membangun.

“Dengan berpikir inovatif, akan dapat menyempurnakan atau memperbarui penemuan yang sudah ada untuk disesuaikan dengan perkembangan zaman. Dan hal itu diharap akan memberi manfaat yang lebih besar sejalan dengan inovasi yang dihasilkan,” tambah Irma.

SEVP Business Support Pupuk Kaltim Meizar Effendi, menyampaikan jika inovasi merupakan keharusan yang sudah sepatutnya dikembangkan masyarakat di berbagai bidang, guna menghadapi tantangan yang kian dinamis. Dimana inovasi merupakan salah satu faktor dalam mendorong kemajuan untuk meningkatkan daya saing secara maksimal.

Hal ini sejalan dengan semangat Pupuk Kaltim dalam mendorong peningkatan kinerja, dengan menghasilkan perubahan proses yang tak hanya diimplementasikan di lingkup Perusahaan, tapi juga menyasar secara eksternal sebagai bentuk kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan.

Dimana inovasi telah menjadi budaya kerja di Pupuk Kaltim, yang didukung keaktifan seluruh insan perusahaan untuk menghasilkan berbagai ide kreatif yang sangat berdampak terhadap peningkatan kinerja dan efisiensi secara signifikan. Tiap tahun, beragam inovasi baru tercipta melalui berbagai tools yang mampu mendorong performa hingga menghasilkan benefit bagi perusahaan.

“Inovasi dan perbaikan berkelanjutan telah menjadi pedoman Pupuk Kaltim yang tidak hanya dilaksanakan dalam proses bisnis, tapi juga didorong di seluruh aspek kehidupan masyarakat,” ungkap Meizar.

Dikatakan Meizar, tanpa inovasi masyarakat maupun kelompok dan organisasi akan terbentur dengan perkembangan zaman, yang menuntut adanya perubahan untuk meningkatan nilai. Semangat inilah yang ingin disasar melalui PIC, agar budaya inovasi semakin tumbuh dan berkembang, sehingga makin mendorong perubahan yang sifatnya membangun di masyarakat.

“Artinya jika kita tidak berinovasi, maka siap-siap akan tertelan oleh zaman. Sudah banyak contoh bahkan di skala global, seperti merek yang sebelumnya kita kenal sudah tidak ada lagi karena kurang atau tidak adanya inovasi yang dikembangkan,” tambah Meizar.

Melalui PIC Pupuk Kaltim ingin agar budaya inovasi bisa menjadi bagian tak terpisahkan di masyarakat dalam mendukung pembangunan, sehingga kedepan Bontang makin berkembang sebagai kota inovasi dengan berbagai ide kreatif yang dihadirkan. Hal ini menjadi salah satu upaya meningkatkan daya saing daerah, didukung keaktifan masyarakat terhadap penciptaan nilai.

“Dengan inovasi kita bisa memegang peranan dalam mendukung pembangunan, dimana ide yang dituangkan bisa meluas sekaligus bermanfaat bagi masyarakat di berbagai bidang. Dan melalui PIC kita wadahi semangat tersebut, agar inovasi menjadi budaya di Kota Bontang,” tutur Meizar.

Mewakili Pemkot Bontang, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Syahruddin, mengapresiasi pelaksanaan PIC 2023 yang digelar Pupuk Kaltim, untuk mewadahi kreativitas masyarakat guna memberi dampak yang lebih luas.

Dirinya menilai PIC menjadi salah satu bukti komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung penciptaan nilai di masyarakat, mengingat perkembangan zaman maupun teknologi yang bersifat dinamis, membutuhkan daya kreasi untuk dikembangkan secara strategis dalam menghadapi tantangan.

“Dan PIC menjadi sarana untuk mewujudkan hal tersebut, dimana masyarakat bisa menciptakan berbagai ide kreatif yang bisa dimanfaatkan bagi orang banyak maupun lingkungan sekitar, sebagai bentuk keaktifan mendorong daya saing dalam mendukung pembangunan,” ujar Syahruddin.

Menurut dia, inovasi juga menjadi perhatian Pemkot Bontang dalam memberikan pelayanan optimal, agar masyarakat sebagai pengguna layanan publik makin dimudahkan dan terfasilitasi dengan lebih baik. Mengingat pentingnya sebuah gagasan dalam menghadapi suatu kondisi, inovasi bisa dikatakan telah menjadi suatu kebutuhan yang harus terus didorong untuk dikembangkan, tidak hanya bagi dunia usaha dan pemerintah tapi juga seluruh unsur masyarakat.

“Oleh karena itu ajang PIC Pupuk Kaltim menjadi inisiatif yang harus kita dukung agar berkesinambungan, sebagai wadah stimulasi bagi masyarakat dalam menumbuhkan daya kreatif untuk melahirkan berbagai ide guna meningkatkan daya saing di Kota Bontang,” papar Syahruddin.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, pemenang kategori sekolah dan perguruan PIC 2023 berhasil diraih tim Ravata yang meraih predikat Gold, melalui gagasan kreatif pemanfaatan mangrove menjadi selai dan kue khas Bontang. Sementara predikat Gold untuk kategori Mitra Binaan diraih oleh Makrifah Herbal Loktuan dan Sekatup Sari Indonesia yang menggagas teh gaharu khas Kalimantan.

Selanjutnya predikat Gold untuk kategori masyarakat umum diraih tim Pobalin, dengan inisiasi pembuatan baterai portable. Kemudian predikat Silver berhasil diraih oleh 11 gugus dari seluruh kategori, dan predikat Bronze sebanyak 56 gugus dari seluruh kategori.

Selain penganuerahan pemenang, PIC 2023 turut dirangkai Innovation Talk bersama Dianisa Ester, Founder dan COO Ciro Waste (CIROES) sebagai aplikasi inovatif yang berhasil membuat perubahan di Kota Balikpapan, dengan menjembatani pengumpulan sampah dari masyarakat untuk diolah menjadi barang bernilai guna.

Diungkapkan Dianisa, inovasi dihasilkan dari pengembangan sebuah ide dengan melihat kondisi aktual di masyarakat, dan diimplementasikan melalui gagasan kreatif untuk menciptakan suatu peluang agar mampu memberi manfaat lebih luas. Hal inilah yang dilakukan Ciroes, dengan membantu sekaligus memfasilitasi bank sampah serta memperbanyak titik pengumpulan di tiap wilayah, sehingga masyarakat dipermudah untuk memilah dan menjual sampah hasil rumah tangga.

Menurut Dianisa ada tiga poin utama dalam berinovasi, yakni start from why yang berangkat dari melihat kondisi lapangan hingga melahirkan suatu inovasi. Lalu berkolaborasi aktif dengan berbagai pihak dalam implementasi ide kreatif yang dihasilkan, serta menjaga keberlanjutan inovasi melalui berbagai pengembangan.

“Langkah inilah yang diterapkan Ciroes dalam membantu menangani masalah sampah, dengan memfasilitasi bank sampah dan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait pemilahan agar manfaat yang dihasilkan semakin luas,” papar Dianisa. (ADV)

Ada Perusahaan Tak Hadir di RDP, Muslimin Ancam Sidak Jika Tak Datang Lagi Berikutnya

0
Ada Perusahaan Tak Hadir di RDP, Muslimin Ancam Sidak Jika Tak Datang Lagi Berikutnya
Ketua Komisi I DPRD Bontang, Muslimin. (Dwi S).

BONTANG – Komisi I DPRD Bontang mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait tindak lanjut hasil permohonan aspirasi, di Ruang Rapat Lantai II Sekretariat DPRD Bontang, Senin (20/11/2023).

Dalam RDP kali ini masih ada perusahaan yang tak hadir, sehingga Ketua Komisi I DPRD Bontang, Muslimin menegaskan, akan mengadakan sidak apabila masih ada perusahaan tidak hadir di rapat selanjutnya.

RDP ini dihadiri Kepala Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur,  PT. Kaltim Pama Industri (KPI), PT. Kaltim Amonium Nitrat (KAN), dan PT. Kaltim Industrial Estate (KIE).

Kesempatan yang sama, rapat tersebut juga menghadirkan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Camat Bontang Utara, dan juga Lurah Loktuan.

Ketua Komisi I DPRD Bontang, Muslimin menjelaskan, dalam pertemuan kali ini berkaitan dengan rekrutmen ketenagakerjaan di perusahaan, dimana diduga ada sebuah kawasan di Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dalam hal penerimaan karyawan yang tidak transparan bagi Ikatan Pemuda Loktuan Bersatu (IPLB).

“Sebenarnya rapat ini berkaitan dengan rekrutmen, dimana saudara atau rekan kami yang dari IPLB mempermasalahkan ketenagakerjaan yang tidak transparan,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (20/11/2023) kemarin.

RDP kali ini pun masih terjeda, serta belum juga menemukan titik terang, lantaran masih ada dari beberapa perusahaan yang tidak datang untuk menghadiri rapat tersebut.

“Rapat kali ini akan berkelanjutan, karena perusahaan yang bersangkutan tidak hadir,” paparnya.

Muslimin juga menambahkan, rapat yang berkelanjutan ini akan disambung nanti Desember 2023 mendatang, karena ini sudah perubahan jadwal di DPRD, dan sesuai dengan pesan IPLB dimana rapat akan dilaksanakan kembali jika semua pihak perusahaan bersedia untuk hadir, terutama perusahaan PKT.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Komplotan Pencuri Pipa Gas di PT Pertamina Muara Badak Ditangkap

0
Komplotan Pencuri Pipa Gas di PT Pertamina Muara Badak Ditangkap
Barang bukti pipa gas saat diamankan kepolisian. (ist)

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Muara Badak berhasil menangkap komplotan pencuri pipa perusahaan. Komplotan yang berjumlah enam orang tersangka tersebut berhasil diamankan, Minggu (19/11/2023) kemarin, sekitar pukul 10.40 Wita.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya melalui Kapolsek Muara Badak Iptu Gatot Siswanto menyatakan, keenam tersangka ketahuan saat mencuri pipa di PT. Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS), Muara Badak.

“Awal mulanya pencurian diketahui sekitar pukul 10.15 Wita, oleh salah satu karyawan di sini, mereka melihat keenam para tersangka tersebut menggunakan dua speedboat masuk dalam kawasan PT. PHSS,” ucapnya.

Pada saat dicek, ternyata mereka baru saja mengambil sebanyak 10 batang pipa gas stainless berukuran 20 inci, dengan panjang sekitar 3 meter. Para saksi pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Badak.

“Mereka semuanya bukan karyawan. Mereka berteman semua berasal dari Samarinda,” paparnya.

Saat ini, keenam tersangka dibawa ke Mapolsek Muara Badak untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Enam tersangka di antaranya pertama AA (30), tersangka kedua Su, tersangka ketiga Bu, tersangka keempat Ha (33), tersangka kelima Sy (50), dan terakhir tersangka keenam Ka (24).

Barang bukti yang diamankan adalah sepuluh buah pipa gas stainless, satu unit kapal laut, dua buah tabung oksigen, dua buah tabung gas LPG 3 kilogram, satu buah bor listrik, satu buah gergaji, satu buah palu, dua buah parang, dan dua set alat potong besi cutting torch blander.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 Tentang Pencurian

“Ancaman penjara 7 tahun lamanya,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Komisi III Desak Dishub Segera Operasikan Gedung Uji Kir

0
Komisi III Desak Dishub Segera Operasikan Gedung Uji Kir
Rapat Komisi III DPRD Bontang terkait gedung uji kir. (Dwi S).

BONTANG – Komisi III DPRD Bontang mengadakan rapat bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang membahas terkait Gedung Uji Kir, di Ruang Rapat II Sekretariat DPRD Bontang, Senin (13/11/2023) kemarin.

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina mengatakan, sangat mendesak Dishub untuk segera mengoperasikan gedung uji kir yang baru, berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Bontang Lestari.

“Agar tidak dibebankan biaya, maka kita akan pelajari terlebih dahulu regulasinya seperti apa,” paparnya.

Desakan yang dilayangkan untuk Dishub semata-mata hanya untuk mengangkat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dimana, bangunan yang sudah selesai dibangun semestinya cepat untuk digunakan. Kalaupun untuk ruangan parkir dan ruang tunggu belum selesai pengerjaannya, maka bisa sambil proses pembangunan.

“Waktunya ini sudah sangat lama, amat disayangkan jika tidak cepat dimanfaatkan gedungnya,” ucapnya.

Kepala Dishub Kota Bontang, Akhmad Soeharto mengatakan, untuk pemindahan gedung uji kir akan segera diproses. Untuk saat ini, masih tahap proses pemindahan kalibrasi, sedangkan untuk akreditasi juga masih sedang proses.

“Soal akreditasi nanti akan dibantu oleh pihak ketiga, karena proses yang cukup lama. Sambil menunggu pengajuan berikutnya, dan nanti setelah pindah alamat akan kembali diajukan jika sudah terpasang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Antisipasi Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru, Komisi II Bakal Panggil Pemkot

0
Antisipasi Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru, Komisi II Bakal Panggil Pemkot
Suharno, Anggota Komisi II DPRD Bontang. (Dwi S).

BONTANG – Komisi II DPRD bakal memanggil Pemkot Bontang guna membahas pemantauan harga dan stok bahan pangan jelang Natal dan tahun baru. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II, Suharno beberapa waktu lalu.

“Kekhawatiran ini sebenarnya tidak sebesar saat mendekati Hari Raya Idul Fitri, akan tetapi kita harus tetap antisipasi,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (20/11/2023) kemarin.

Lonjakan harga pangan belakangan ini disebabkan oleh musim kemarau yang berkepanjangan, yang kemungkinan menyebabkan petani mengalami gagal panen.

“Secara hukum pasar, saat permintaan tinggi namun stok sedikit, maka kemungkinan besar terjadi kenaikan harga pada bahan pangan,” tambahnya.

Tim Pemkot Bontang umumnya terdiri dari Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (DKP3), Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) termasuk Unit Pelaksana Teknis Pasar (UPT Pasar), serta melibatkan satgas Pangan Kodim 0908/BTG dan Polres Bontang.

“Kami akan jadwalkan rapat kerja dengan pihak terkait. Kami juga akan meminta pemkot memastikan stok bahan pokok terpenuhi di Bontang khususnya, agar tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga,” paparnya.

Suharno juga menambahkan, bukan menjadi hal yang baru saat menjelang momen hari besar seperti Ramadan, Idulfitri, Natal, dan Tahun Baru, tim terpadu tersebut secara rutin melakukan pemantauan harga pangan di tiga pasar induk yang ada di Kota Taman, termasuk Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Pasar Citra Mas Loktuan, dan Pasar Telihan.

Penulis: Dwi S

Edito: Yusva Alam

DPMPTSP Bersama Satpol PP Rutin Awasi Bangunan Tak Dilengkapi PBG

0
DPMPTSP Bersama Satpol PP Rutin Awasi Bangunan Tak Dilengkapi PBG
Kepala DPMPTSP, Asdar Ibrahim. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang bersama Satpol PP, giat mengawasi bangunan yang tak dilengkapi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Satpol PP yang monitoring di lapangan, kemudian dihimbau untuk segera memproses perizinan di DPMPTSP. Kadang pihak PTSP dan PUPR juga ada yang ikut,” jelas Kepala DPMPTSP, Asdar Ibrahim.

Ia menjelaskan, jika ada masyarakat yang belum memproses perizinan, nantinya akan diarahkan ke DPMPTSP dan diawasi selama melakukan proses perizinan.

Sebelumnya, permohonan penerbitan PBG atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan IMB, secara teknis ada di OPD terkait dalam hal ini Dinas PUPRK melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) berbasis web, kemudian akan otomatis ke OSS-RBA, sedangkan DPMPTSP hanya membantu dalam penerbitan.

“Banyak masyarakat yang belum tahu itu, karena kita pelayanan satu pintu jadi memang setelah dari PUPRK kami yang akan melakukan penerbitannya,” lanjutnya.

Ditambahkannya, DPMPTSP hanya menerbitkan. Apabila ingin cepat, pemohon juga harus cepat memenuhi persyaratan dalam penginputan di SIMBG. (sya/adv)

Perawat dan Bidan RSUD Bontang Uji Praktik, Lanjutan Pelatihan ENIL

0
Perawat dan Bidan RSUD Bontang Uji Praktik, Lanjutan Pelatihan ENIL
Peserta pelatihan ENIL saat melakukan ujian praktik. (Yahya Yabo)

BONTANG –  Saat ini perawat dan bidan di RSUD Taman Husada Bontang melaksanakan uji praktik dan tes tertulis, sebagai tahap lanjutan pasca mengikuti pelatihan online Emergency  Nursing Intermediate Level (ENIL) pada 16–19 November 2023 di Samarinda.

Sub Koordinator Penunjang Keperawatan RSUD Taman Husada Kota Bontang, Bambang Sri Mulyono mengatakan, pelaksanaan praktik dan tes tertulis ini diikuti sebanyak 30 perawat dan bidan. Seluruh peserta melakukan tes praktik dan tes tertulis secara per kelompok.

“Pelaksanaannya seperti skill (praktik). Skill station itu praktik penanganan kegawatdaruratan tingkat lanjutan,” kata Bambang.

Lanjut Bambang, kegiatan diikuti semua peserta baik praktik langsung maupun tes tertulis. Pelatihan ini merupakan upaya dalam meningkatkan dan mengembangkan SDM RSUD Taman Husada Bontang.

“Kegiatan ini intinya pengembangan SDM perawat dan bidan RSUD Bontang,” ungkapnya.

Selain itu, setiap peserta melakukan praktik kegawatdaruratan dengan dibagi beberapa tim dan melakukan praktik secara mandiri, serta dilakukan ujian tertulis bagi semua peserta.

“Semacam tim kegawatdaruratan dan individu satu persatu melakukan ujian praktik kegawatdaruratan. Ujian tulis dilakukan secara online,” sebutnya.

Dalam praktik pengajaran secara langsung ini, perawat dan bidan langsung diberikan materi dari tim instruktur Hipgabi Pusat.

“Pengajarnya tim instruktur HIPGABI pusat,” urainya. (adv/yah)

Depot Air Minum RSUD Bontang Rutin Uji Kualitas Air

0
Depot Air Minum RSUD Bontang Rutin Uji Kualitas Air
Depot air minum milik RSUD Taman Husada Bontang. (Yahya Yabo)

BONTANG – RSUD Taman Husada Kota Bontang rutin melakukan uji laboratorium untuk kebutuhan air minum yang digunakan di rumah sakit. Ini merupakan upaya menjaga mutu air yang digunakan, baik bagi pasien maupun untuk karyawan rumah sakit.

Kepala Instalasi Kesehatan Lingkungan RSUD Taman Husada Bontang, Sri Erna Nilawati mengatakan, uji air minum di RSUD Bontang dilakukan secara rutin tiga bulan sekali untuk melihat parameter fisik, parameter kimia, dan parameter mikrobiologi yang dilakukan uji air oleh laboratorium lingkungan PT Global Enviromental Laboratory di Samarinda.

“Uji airnya dilakukan rutin setiap tiga bulan sekali. Terakhir sebelumnya pengujian air minum dilakukan pada Oktober lalu,” kata Sri Erna Nilawati.

Pengujian air minum dilakukan untuk menjaga kualitas mutu pelayanan dan bagian dari safety apakah memenuhi standar atau tidak.

“Sebagai pelayan kesehatan, itu untuk memenuhi standar mutu kita dalam pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, depot air minum isi ulang RSUD Bontang telah melakukan perawatan secara berkala dengan memeriksa kelengkapan peralatan depot dan uji kelayakan air minum secara berkala.

“Kami rutin melakukan maintenance dengan mengganti filter air dan memeriksa uji kualitas air,” terangnya. (adv/yah)