Beranda blog Halaman 810

Mahasiswa Siap-siap! Pemkot Buka Beasiswa Maret Mendatang

0
Ilustrasi beasiswa (ist)

BONTANG – Seluruh mahasiswa asal Bontang harap bersiap-siap! sebentar lagi akan ada pembukaan beasiswa dari Pemkot Bontang. Pemkot berencana membuka pendaftaran beasiswa sekira Bulan Maret mendatang.

“Sebelum bulan puasa pendaftaran akan dibuka,” jelas Aguswati, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Kota Bontang

Dikatakannya, Pemkot Bontang menganggarkan kurang lebih Rp 1,7 miliar untuk kategori penerima D3/D4, Strata 1, Magister, Tugas Akhir, dan Koas.

Persyaratan nilai minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jadi syarat utama. Lantaran pada pembukaan beasiswa sebelumya, hanya cukup melampirkan IP terakhir.

Hal itu dirasa kurang adil, sehingga saat ini pemkot mensyaratkan lampiran keseluruhan nilai IPK.

“IP terakhir bisa berubah-ubah tiap semester, jadi kalau keseluruhan, kita bisa liat semua nilai tiap semeternya,” lanjut Aguswati.

Di tahun 2023 ini, terdapat tambahan ketentuan syarat, yaitu akreditasi dari masing-masing universitas mahasiswa yang melamar.

Hal tersebut merupakan formulasi terbaru, karena dari hasil evaluasi sebelumnya akreditasi universitas masih belum menjadi syarat wajib. Sehingga menimbulkan kecemburuan antara masing-masing universitas.

“Jadi kalau IPK tinggi tapi akreditasi masih C belum tentu bisa mendapatkan beasiswa, begitu juga sebaliknya,” tambahnya.

Adapun syarat dan ketentuan lain masih berlaku, sehingga diharapkan beasiswa ini dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. (sya)

Masih Tunggu Pusat, Biaya Haji Bontang Belum Ditentukan

0
Ilustrasi Jamaah Haji. (ist)

BONTANG – Besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2023 telah disepakati sebesar Rp 49.812.700,26. Namun untuk BPIH di wilayah Bontang belum ditentukan nominalnya.

Kepala Seksi Penyelenggaran Haji dan Umrah, Najmuddin Tamini menjelaskan, bahwa untuk besaran biaya haji wilayah Bontang masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat. Lantaran BPIH yang telah ditetapkan sebelumnya adalah untuk daerah DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Masih menunggu keppres resmi dari pusat,” jawab Najmuddin singkat saat dihubungi Radarbontang.com.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari keppres tersebut nantinya akan dibeberkan biaya haji untuk seluruh embarkasi di Indonesia. Serta daftar nama yang berhak pelunasan.

Sementara wilayah Bontang karena mengikut pada embarkasi Balikpapan, maka biaya haji yang ditetapkan juga mengikut pada embarkasi Balikpapan.

“Biaya setiap embarkasi berbeda-beda. Ada yang lebih murah dari Jakarta seperti di Aceh, dan ada juga yang lebih tinggi dari Jakarta,” imbuhnya.

Bagi nama-nama yang masuk dalam daftar nama berhak pelunasan nantinya, dipastikan berangkat di tahun 2023 ini. Jamaah yang dipastikan berangkat ini menambal kekurangan kuota lantaran tahun ini kuota kembali normal.

“Harus nambah biaya haji mengikuti aturan terbaru,” jelasnya.

Sedangkan bagi jamaah yang pernah tertunda keberangkatan di tahun-tahun sebelumnya lantaran Pandemi Covid-19 tak perlu lagi menambah biaya. Masih ikut biaya lama.

“Yang pernah tertunda karena covid-19 pasti berangkat tahun ini dan tak perlu menambah biaya haji.” pungkasnya.

Kuota tahun ini direncanakan kembali normal. Sehingga jamaah yang tertunda berangkat saat pandemi akan berangkat tahun ini ditambah dengan jamaah baru yang masuk dalam daftar keberangkatan tahun 2023. (al)

Selangkah di Depan Pelopori Transformasi Hijau Nasional, Pupuk Kaltim Gandeng DFSK untuk Upgrade ke Kendaraan Listrik

0

JAKARTA– Bertepatan dengan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, PT Pupuk Kalimantan Timur ((Pupuk Kaltim/PKT) telah menyepakati kerja sama dengan PT Sokonindo Automobile (DFSK). Di dalam kolaborasi yang resmi ditandatangani pada Kamis, 16 Februari 2023 tersebut, DFSK, sebagai salah satu promotor Electric Vehicle (EV) di Indonesia berperan sebagai penyuplai EV yang dapat dimanfaatkan di berbagai lini operasional pabrik PKT. Langkah strategis PKT ini tak lain merupakan salah satu wujud nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam sinergi ini, berhubungan langsung dengan upaya untuk mencapai net zero emission di 2060.

Direktur Utama PKT, Rahmad Pribadi mengatakan “Dalam roadmap keberlanjutan perusahaan, Pupuk Kaltim terus menggagas inovasi dan kolaborasi untuk menerapkan prinsip Environment, Social and Governance (ESG) pada setiap lini aktivitas bisnis. Setelah sebelumnya seluruh kendaraan motor operasional diganti ke motor listrik, kali ini kami bergerak ke kendaraan roda empat. Kerja sama dengan DFSK ini adalah langkah lanjutan dari Pupuk Kaltim yang memiliki visi menjadi pelopor transformasi hijau di industri pupuk dan petrokimia. Melalui kolaborasi ini, kami harap PKT dan DFSK dapat terus berinovasi dalam mendorong tercapainya target net zero emission di tahun 2060.”

Kendaraan listrik yang disuplai oleh DFSK untuk operasional PKT adalah jenis DFSK Gelora E, yang merupakan kendaraan ramah lingkungan 100 persen didukung listrik sehingga nihil emisi karbon gas buang. Gelora E juga ditunjang dengan efisiensi energi yang tinggi dan mampu mengurangi biaya operasional yang ditimbulkan oleh penggunaan kendaraan. Dengan mempertimbangkan potensi dari kendaraan terbaru terobosan DFSK ini, PKT menaruh kepercayaan dengan membeli 5 unit DFSK Gelora E model minibus untuk keperluan operasional pabrik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT PKT karena sudah mempercayakan DFSK Gelora E sebagai bagian dari operasional perusahaan. Kepercayaan Pupuk Kaltim ini menjadi tonggak penting bagi DFSK Gelora E dalam menyediakan solusi mobilitas yang ramah lingkungan untuk menuju net zero emission,” ungkap Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi.

Aspek ramah lingkungan dan dukungan fitur unggulan dari Gelora E inilah yang sangat dibutuhkan oleh PKT dalam pengoperasian pabrik yang sangat dinamis. Kapabilitas dari kendaraan listrik yang tahan banting ini merupakan terobosan yang menentang stigma tentang kendaraan listrik yang lebih rentan dibanding kendaraan berbahan bakar fosil. Lewat kolaborasi ini, PKT dapat mengusahakan komitmennya dalam upaya transformasi hijau dan pada saat yang bersamaan tetap memiliki kapasitas yang ciamik untuk memenuhi tuntutan produksi.

“Kami sangat optimis bahwa, dengan adanya update kendaraan listrik ini, PKT akan menjadi selangkah lebih di depan dalam upaya mempelopori transformasi hijau di Indonesia. Kecakapan PKT dalam memanfaatkan teknologi yang telah mengantarkan pada ketercapaian target-target ESG sekaligus target produksi ini hendaknya dapat menjadikan kami sebagai role model di sektor industri pupuk dan petrokimia”, pungkas Rahmad. (adv/mk)

Peringatan Hari Gizi Nasional Diisi Peluncuran Program KolaKPisang

0
Acara peringatan Hari Gizi Nasional di BPU Kecamatan Bontang Barat. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Kecamatan Bontang Selatan turut memperingati Hari Gizi Nasional, Jum’at (17/02/23) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan.

Puskesmas Bontang Barat bersama lembaga masyarakat dan PT KPI bekerjasama meluncurkan program Kolaborasi Aksi Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan 5 aksi (kolaKPIsang).

“Aksi aktivitas fisik, aksi bergizi, aksi edukasi, aksi taman sehati, dan aksi layanan kesehatan terintegrasi adalah 5 aksi yang harus kita lakukan dalam mendukung gizi, terutama untuk anak,” ungkap Anwar Sadar, Camat Bontang Barat.

Basri Rase, Wali Kota Bontang juga menegaskan, bahwa gizi harus terpenuhi bukan saat anak sudah lahir, tapi harus ada persiapan sejak ibu melakukan program kehamilan.

“Kalau gizi ibu terpenuhi, maka tumbuh kembang anak juga akan baik,” bebernya.

Di acara ini diadakan pula lomba cipta makanan. Nantinya hasil lomba itu bisa menjadi menu untuk keberlanjutan program stimulan RT, yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Dengan peringatan hari gizi nasional, tumbuh kembang anak yang sangat diprioritaskan. Sejalan dengan program pemerintah untuk menekan angka stunting.

Sebelumnya anak-anak juga dilibatkan untuk berpartisipasi dalam lomba pembuatan video tentang hidup sehat. Oleh sebab itu, secara tidak langsung orang tua sudah memberikan penerapan kepada anak-anak. (sya)

Basri Ingatkan Dishub Tambah Armada Kapal Jelang Ramadan

0
Basri Rase, Wali Kota Bontang saat meresmikan gerai tiket PT Pelni. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Bulan Puasa diperkirakan Bulan Maret 2023 mendatang, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengingatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang agar mengantisipasi tambahan kapal di Pelabuhan Loktuan.

“Tahun lalu penumpang kapal yang mau mudik cukup banyak, namun kapal di Loktuan sana kurang, harusnya sebelum terjadi sudah antisipasi,” ungkapnya.

Basri menambahkan, di tahun-tahun sebelumnya, penambahan kapal baru dilaksanakan setelah banyak lonjakan penumpang, sehingga penumpang tambahan biasanya tidak mendapat tiket atau tempat tidur.

“Kita sudah tahu bahwa pemudik di bulan puasa akan melonjak, dari awal memasuki bulan puasa harusnya kapal tambahan itu sudah ada,” tambahnya.

Dilanjutkan, masih akan ada Lebaran Idulfitri dan Lebaran Iduladha. Sehingga, pengadaan Kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) akan diusahakan diambil dari tempat lain.

“Kemungkinan kalau kapal dari Pelni masih kurang, kami akan gunakan kapal swasta,” jelas Basri.

Selain itu, Basri kembali mengingatkan warga untuk membeli tiket kapal di loket resmi, agar mendapatkan kenyamanan saat berlayar mudik, “Kalau di loket resmi, sudah pasti dapat tempat tidur, jangan coba-coba beli di calo,” tegas Basri. (sya)

Sekarang Beli Tiket Pelni Bisa di MPP!

0
Wali Kota Bontang (tengah) bersama Direktur AUJ Bontang, Rahman (Kiri) dan Kepala Cabang PT Pelni Samarinda, Raden Muhammad Syaiful Hidayat (Kanan).

BONTANG – Gerai tiket Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kini buka di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang terletak di Lantai 4 Gedung Pasar Taman Rawa Indah.

Hal ini memudahkan warga Bontang untuk membeli tiket kapal, terkhusus warga yang berada jauh dari Pelabuhan Loktuan.

“Tentu saja ini bentuk kami dalam memaksimalkan pelayanan kepada seluruh warga Bontang,” ungkap Rahman, Direktur Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha dan Jasa (Perumda-AUJ) Bontang.

Rahman berharap gerai tiket Pelni di MPP dapat memudahkan warga, sekaligus merupakan upaya AUJ untuk memaksimalkan MPP, agar masyarakat tidak membeli lagi tiket kapal di calo.

Sementara itu, Raden Muhammad Syaiful Hidayat, Kepala Cabang PT. Pelni Samarinda menambahkan, pembelian tiket di gerai resmi jauh lebih aman dan nyaman.

Dikatakannya bahwa dengan harga tiket sebesar Rp 196 ribu, penumpang nantinya bisa mendapatkan hak-hak yang sudah ditentukan.

“Dalam tiket tersebut penumpang kapal sudah tidak perlu beli tiket masuk pelabuhan, dapat voucher makan 3 kali sehari, tempat tidur serta asuransi,” jelasnya.

Ia menyatakan, jika ada yang tidak terpenuhi, bisa dilaporkan langsung ke pihak operasional agar segera ditindaklanjuti. (sya)

Disdamkartan Amankan Ular Piton 7 Meter, Terbesar yang Pernah Dievakuasi

0
Tim Rescue Disdamkartan menunjukkan ular piton yang berhasil dievakuasi. (Dok Disdamkartan)

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang kembali mengevakuasi seekor ular piton cukup besar berukuran 7 meter. Ular tersebut dievakuasi di daerah Bontang Lestari.

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin menegaskan, bahwa ular piton yang berhasil dievakuasi tersebut merupakan ular terbesar yang selama ini pernah dievakuasi oleh Disdamkartan Bontang.

Amiluddin menjelaskan kronologis kejadian. Disdamkartan mendapat informasi langsung dari salahsatu warga di Kelurahan Bontang Lestari bernama Ica, dirinya melihat seekor ular piton besar di sekitar lingkungan rumahnya yang beralamat di Jalan Moh Roem RT 03, Kelurahan Bontang Lestari.

“Lalu tim rescue regu 4 dan dibantu regu 2 meluncur ke lokasi,” ujarnya.

Laporan diterima pukul 22.50 Wita. Kemudian regu 4 Disdamkartan berangkat ke lokasi pukul 22.51 Wita. Sampai di lokasi pukul 22.53 Wita.

“Cukup lama proses evakuasi. Sehingga selesai Jumat dini hari pukul 00.20 Wita,” bebernya.

Dikatakan Amiluddin, saat ini ular piton berukuran 7 meter tersebut dipelihara sementara di markas Disdamkartan Bontang. Saat nanti ular tersebut kondisinya membaik, anggota Disdamkartan akan merilis ke wilayah yang dianggap tepat. (al)

Banjir Kerap Melanda, Begini Cara Petani Bontang Menghadapinya!

0
Pertanian di perkotaan kerap dilanda banjir. (ist)

BONTANG – Curah hujan tinggi yang terjadi beberapa bulan terakhir ini tidak terlalu berdampak buruk pada pertanian di Bontang. Lantaran para petani di Bontang sudah memiliki cara dalam mengantisipasi cuaca musiman itu. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang, Debora Kristiani.

Debora menjelaskan, curah hujan yang tinggi kerap menyebabkan banjir di Kota Taman, sebutan Kota Bontang. Kondisi tersebut sering menyebabkan banjir yang berujung merusak lahan pertanian.

Menghadapi bencana banjir yang kerap berulang itu, para petani di Bontang sudah memiliki solusi dalam menghadapinya. Bahu membahu bersama DPK3 Bontang mencari cara menghadapi kondisi ini.

Cara pertama yang dilakukan adalah DKP3 memiliki alat curah hujan. Dengan alat tersebut DKP3 mampu memperkirakan kondisi cuaca terkini.

Kemampuan alat tersebut dimanfaatkan DKP3 untuk menginformasikan kepada para petani tentang kondisi cuaca terkini.

“Kami kerjasama dengan BMKG menginfokan berkala kepada petani melalui grup whatsapp. Sehingga para petani dapat mengantisipasi saat curah hujan tinggi,” ujar Debora.

Lalu cara kedua adalah saat para petani mengetahui curah hujan tinggi, petani akan mengubah jenis tanaman yang ditanam. Biasanya petani menanam tanaman sayuran yang berumur pendek seperti bayam dan kangkung.

“Kalau mereka tanam berusia panjang, biaya produksinya besar. Sekali kena banjir maka kerugiannya pun besar. Maka mereka akali dengan menanam sayuran usia pendek,” beber Debora.

Dikatakannya, di tahun-tahun sebelumnya para petani kerap mengalami kerugian saat banjir datang, dikarenakan tanaman yang ditanam memiliki biaya produksi yang besar.

Selain itu, petani yang kerap terdampak banjir adalah petani di daerah perkotaan yang memanfaatkan lahan tidur. Artinya lahan yang tidak pergunakan pemiliknya, kemudian dipinjam untuk pertanian.

“Kalau di luar perkotaan seperti di Bontang Lestari yang terdampak hanya sedikit saja. Karena di daerah itu jarang banjir,” pungkasnya. (al)

Perjuangan Lina Kosasih Sembuhkan Anak dari Tumor Ganas

0
Lina Kosasih dan Anaknya Hayyin Divya Prastowo (Syakurah/Radarbontang.com)

“Kita lahir dari cinta; cinta adalah ibu kita.” – Rumi

Kata-kata yang tepat dari salahsatu tokoh dunia menggambarkan perjuangan seorang Lina Kosasih. Besarnya kekuatan cinta seorang ibu, mendampingi sang buah hati menghadapi serangan kanker jahat.

—— Iqlima Syih Syakurah —–

Hayyin Divya Pastowo, anak ketiga dari pasangan Lina Kosasih dan Anang Prastowo kelahiran 12 Oktober 2019 itu, didiagnosa terkena tumor willem sejak umur 3 tahun.

Tumor Willem atau nephroblastoma merupakan tumor langka yang biasa terjadi pada anak-anak usia 3 sampai 4 tahun. Menyerang ginjal. Terkategori ganas.

Gejalanya terdapat pembengkakan pada perut, demam, mual, muntah, ada darah dalam urin, sembelit, selera makan menurun, sesak nafas, serta tekanan darah tinggi.

Sang ibu, Lina menyadari kejanggalan pada sang buah hati sebelum memasuki usia 3 tahun. Terdapat benjolan pada tubuh anaknya di bagian perut sebelah kiri.

Lina pun berkonsultasi dengan keluarganya yang juga seorang dokter, namun belum juga diketahui.

“Saya temukan benjolan itu saat anak saya umur 1 tahun 6 bulan, tapi karena timbul hilang saya tidak langsung ke Rumah Sakit (RS),” jelasnya.

Setelah hampir dua tahun dibiarkan, Lina mencurigai benjolan di perut anaknya itu makin membesar. Iapun menemui dr Made, Dokter Spesialis Anak.

Usai melakukan USG, Dokter Made menemukan benjolan yang sudah sebesar 9 centimeter. Hayyin pun dirujuk untuk melakukan CT Scan di RSUD.

Hasilnya, terdiagnosa tumor yang terbilang ganas.

“Saya berangkat ke Balikpapan besok paginya setelah didiagnosa itu, karena di Bontang belum ada dokter spesial bedah anak,” beber Lina.

Di Balikpapan, Lina menuju ke RS Kanujoso Djatiwibowo untuk melakukan rawat inap. Tak berselang lama, 3 hari kemudian Hayyin melaksanakan operasi pengangkatan ginjal.

Namun, dokter yang melakukan operasi kepada Hayyin merasa takjub, lantaran tumor yang sudah bersarang di ginjal Hayyin terlepas sendiri, sehingga ginjal Hayyin tak jadi diangkat.

“Waktu tumor itu terangkat besarnya sudah menjadi 10 centimeter, namun karena doa dari teman dan keluarga, penyakit anak saya lebih cepat terangkat. Setelah operasi Hayyin menjalani kemoterapi sejak Desember 2021 hingga april 2022,” imbuhnya.

Ia sangat bersyukur, tumor willem yang menimpa anaknya bisa sembuh dengan cepat. Kini, Hayyin hanya perlu rutin check-up beberapa bulan sekali selama 6 tahun untuk memastikan tumor tersebut tidak tumbuh lagi.

Lina berharap para orang tua bisa langsung membawa anaknya ke RS, jika menemukan kejanggalan pada anak. Hal tersebut untuk meminimalisir jika ada tumor atau kanker di tubuh anak. (sya)

KPU Bontang Verfak Pertama Data Dukungan Calon DPD RI

0
Foto: KPU Bontang saat Verfak di lapangan bersama tim. (ist)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang melaksanakan verifikasi faktual (Verfak) pertama terhadap dukungan calon anggota DPD RI. Di mana sebelumnya, KPU Provinsi Kaltim telah mengeluarkan sample data dukungan melalui aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU.

Verfak KPU telah dimulai sejak 6 Februari sampai 21 Februari 2023 selama 22 hari. Namun untuk KPU Kota Bontang, baru melaksanakan verfak pada Rabu (15/2/2023), dikarenakan data sample dari KPU Provinsi belum lengkap.

Komisioner KPU Kota Bontang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Musdalifah mengatakan, pelaksanaan verfak ke satu untuk dukungan calon DPR RI oleh KPU Bontang baru dimulai sejak 15 Februari 2023, dikarenakan data dari KPU Provinsi belum lengkap.

Musdalifah mengatakan, data sample dukungan baru datang dari 7 calon DPR RI yang masuk ke aplikasi Silon dari 18 jumlah calon DPD RI Provinsi Kaltim.

“Baru ada 7 calon yang data sampelnya sudah masuk pada aplikasi Silon. Dengan total sebanyak 1.050 data dukungan, tersebar di 15 kelurahan di Kota Bontang,” jelas Musdalifa kepada Mediakaltim.com (jaringan Radarbontang.com), Kamis (16/2/2023).

Dirinya menyebutkan, hingga kini KPU Bontang melakukan verfak dengan 29 tim yang berasal dari KPU, PPK dan PPS. “Masing-masing tim terdiri dari 3 orang berasal dari KPU, PPK dan PPS,” sebutnya.

Selain itu, verifikator melakukan pencocokan identitas pendukung dan kebenaran pendukung. Hal ini untuk membuktikan kebenaran identitas pendukung dan kebenaran dukungan.

“Kalau pada saat verfak ke satu di lapangan ditemukan tidak adanya kecocokan, dan yang bersangkutan menyatakan tidak mendukung, maka pada hasil verifikasi kami centang yang bersangkutan tidak mendukung dan dukungannya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Kemudian datang ke kantor KPU Kota Bontang untuk memberikan tanggapan mengenai pencatutan nama,” jelas Musdalifah.

Hingga kini, KPU Bontang juga masih menunggu data dari KPU Provinsi melalui aplikasi Silon. “Masih data dukungannya belum bisa kami print dan dituangkan dalam lembar kerja sehingga belum bisa kami verfak,” ungkapnya. (rls)