Beranda blog Halaman 856

Dua Wartawan Radarbontang.com Berkompeten, Lulus UKW Muda dan Utama

0
Dua Wartawan Radarbontang.com Berkompeten, Lulus UKW Muda dan Utama
Suasana UKW yang berlangsung di Badak Learning Center. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wartawan Radarbontang.com berhasil meraih predikat kompeten pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung di Badak Learning Center (BLC), selama 2 hari Rabu dan Kamis (30-31/8/2023). UKW ini diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang bekerjasama dengan PT Badak LNG.

Redaktur Radarbontang.com, Yusva Alam dinyatakan kompeten pada level utama, dan Reporter Lapangan, Syakurah yang lulus di tingkat muda.

UKW ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas serta keprofesionalan wartawan yang ada di Bontang maupun luar Bontang. Terdapat 2 jenjang yang diujikan, yakni jenjang muda dan utama serta diikuti 19 peserta dari Bontang, Kutim, Samarinda, dan Balikpapan.

Jenjang muda terdiri dari 13 peserta dan jenjang utama diikuti 6 peserta. Di tingkat muda terdapat 10 modul dan utama terdiri dari 9 modul yang harus di kerjakan oleh seluruh peserta. Mulai dari ilmu dasar jurnalistik, hingga manajemen produksi berita.

Ketua PWI Bontang, Suriadi Said mengatakan, dari 19 peserta terdapat 5 wartawan dinyatakan belum berkompeten. Hal itu lantaran terdapat nilai  dari salah satu modul di bawah 70.

“2 peserta berhasil meraih nilai tertinggi. Satu dari jenjang muda yakni Kiki dan Bambang dari jenjang utama,” ujarnya.

Suasana UKW yang berlangsung di Badak Learning Center. (Syakurah/Radarbontang)

Perwakilan dari PWI Pusat, Fathurrohman mengungkapkan, bahwa PWI telah berhasil mencetak belasan ribu wartawan yang berkompeten. Sehingga marwah sebagai jurnalis yang profesional harus dijaga.

“Sampai hari ini, PWI sudah mencetak wartawan berkompeten sebanyak 17.874, termasuk 14 orang hari ini yang lulus,” beber pria yang sekaligus juga penguji utama.

Dengan memiliki wartawan yang kompeten, ia berharap media dapat mempertahankan produk atau hasil jurnalistik berkualitas, disenangi pembaca, serta tetap sesuai kaidah Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Kami melaksanakan UKW ini dengan prosedur yang sudah sesuai standar nasional, dan untuk yang belum dinyatakan kompeten masih ada kesempatan,” imbuhnya.

Senior Manager Corporate Communication Badak LNG, Yuli Gunawan mengatakan, ini merupakan usaha PT Badak untuk membantu menciptakan wartawan yang profesional dan kompeten.

“Ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial, bagaimana keberadaan perusahaan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh stakeholder, termaksud wartawan,” jelasnya.

Harapannya adalah wartawan di Bontang bisa menjadi wartawan yang profesional dan bermanfaat dalam memberikan berita kepada masyarakat.

Penulis : Syakurah

Editor: Yusva Alam

Tawarkan Keindahan Wisata Laut, Kampung Malahing Binaan Pupuk Kaltim Raih Juara 3 ADWI 2023

0

KAMPUNG atas air Malahing binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), raih Juara 3 kategori Kampung Wisata Maju pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Penghargaan diserahkan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo di Jakarta, Minggu (27/8/2023).

Ketua RT 30 Malahing Nasir Lakada, mengatakan penghargaan ini merupakan buah perjuangan masyarakat dengan dukungan berbagai pihak di Kota Bontang, hingga Malahing berhasil menjadi salah satu destinasi desa wisata unggulan di Indonesia.

Prestasi ini pun tak lepas dari pembinaan Pupuk Kaltim melalui program Better Living in Malahing, sehingga kawasan tersebut mampu bertransformasi menjadi kampung wisata dengan daya tarik budaya dan potensi alam menarik di Kota Bontang.

Sejak program Better Living in Malahing, berbagai perubahan dilakukan Pupuk Kaltim bagi masyarakat dengan serangkaian program. Mulai perbaikan tata kelola lingkungan dan pengembangan potensi kawasan, peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat hingga peluang ekonomi dari berbagai sektor usaha penunjang wisata.

“Kami ucapkan terima kasih atas pembinaan dan pendampingan Pupuk Kaltim selama ini, sehingga Malahing mampu mencapai prestasi pada ADWI 2023. Termasuk juga Pemkot Bontang, yang terus mendorong kami untuk berbenah dengan berbagai dukungan yang diberikan,” ungkap Nasir, Senin (28/8/2023).

VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Malahing menjadi salah satu desa wisata unggulan di Indonesia pada ADWI 2023. Terlebih dari 7.000 lebih desa yang masuk nominasi, Malahing mampu meraih posisi ketiga pada ketagori desa wisata maju dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan.

Menurut Sugeng, prestasi ini menjadi langkah baru bagi Malahing untuk terus memajukan sekaligus meningkatkan potensi yang dimiliki, utamanya pengembangan sektor pariwisata yang dijalankan agar makin berdampak terhadap kemandirian masyarakat.

“Selamat kepada Kampung Malahing yang berhasil meraih prestasi sebagai juara 3 desa wisata maju pada ADWI tahun ini. Perjuangan sejak masuk nominasi 75 besar pada 2022 lalu akhirnya membuahkan prestasi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia,” ucap Sugeng.

Dijelaskan Sugeng, pendampingan program Better Living in Malahing sengaja digagas Pupuk Kaltim untuk memberikan nilai tambah, dengan menciptakan wajah baru bagi kampung atas air tersebut. Dimana sejak 2001, Pupuk Kaltim telah memberikan berbagai bantuan yang bersifat charity untuk menangani berbagai persoalan yang ada.

“Berbagai bekal keterampilan juga diberikan, baik bagi nelayan dalam meningkatkan produktivitas melaut dan sektor budidaya kelautan, hingga keterampilan ibu rumah tangga untuk menciptakan berbagai peluang ekonomi,” tutur Sugeng.

Saat ini masyarakat Malahing jauh lebih berdaya dengan beragam keterampilan dan sektor usaha. Diantaranya inovasi olahan rumput laut menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti sabun, sirup, makanan ringan, budidaya teripang dan rumput laut, kemampuan membatik dengan produk usaha Batik Malahing, hingga homestay sebagai penunjang pariwisata di kawasan tersebut.

Pengembangan kapasitas usaha pun dilakukan yaitu kemampuan manajemen dan promosi untuk menyasar pangsa pasar yang jauh lebih luas. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kualitas lingkungan juga sepenuhnya disadari masyarat, dibuktikan makin hijaunya kawasan Malahing beberapa tahun terakhir.

Meski telah exit program pada 2022, namun pembinaan tetap diberikan untuk peningkatan kapasitas sumberdaya manusia pengelola, agar kemandirian masyarakat yang telah disiapkan selama pengembangan Better Living in Malahing makin berjalan optimal.

Salah satunya, peningkatan kapasitas pengelola pariwisata seiring masuknya Malahing nominasi 100 besar ADWI 2022, agar berbagai peningkatan pengelolaan kawasan tersebut makin maksimal melalui peran masyarakat bersama Pemerintah dan Pupuk Kaltim.

Kolaborasi pengembangan Malahing dinilai perlu dilakukan, mengingat pembinaan yang dilakukan Pupuk Kaltim selama ini mengacu pada konsep pentahelix sebagai unsur pembangunan potensi wisata.

“Dimana keterlibatan seluruh elemen masyarakat seperti pemerintah, akademisi, perusahaan, komunitas hingga media massa, ditujukan untuk mengembangkan kearifan dan sumberdaya lokal dalam mengangkat sektor pariwisata daerah,” tutur Sugeng.

Kini Malahing siap menjadi destinasi ekowisata unggulan di Kota Bontang, yang bisa dinikmati dan dikunjungi masyarakat secara terbuka. Selain menawarkan keindahan dengan konsep wisata laut, pengunjung juga bisa menikmati beragam fasilitas seperti snorkling, belajar membatik dan budidaya rumput laut, hingga melihat dari dekat proses pembuatan berbagai produk olahan hasil inovasi ibu rumah tangga Malahing.

“Semoga dengan prestasi ADWI tahun ini, masyarakat Malahing semakin berdaya dan sejahtera, serta membawa manfaat bagi Kota Bontang secara umum,” tambah Sugeng.

Wali Kota Bontang Basri Rase, melalui Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Ahmad Aznem, turut menyampaikan selamat atas keberhasilan Malahing pada ADWI 2023. Dirinya juga mengapresiasi kontribusi Pupuk Kaltim dalam membina masyarakat Malahing, yang diikuti perbaikan dan peningkatan kualitas lingkungan di kawasan pesisir Bontang tersebut.

Wajah baru Malahing dengan masyarakat yang lebih berdaya dengan beragam usaha dan keterampilan yang dimiliki, kini menjadikan kawasan ini sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Bontang dan Kalimantan Timur.

“Ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata Bontang memiliki keunggulan yang bisa dilirik oleh wisatawan luar daerah. Semoga Kampung Malahing menjadi destinasi pilihan bagi para pendatang yang berkunjung ke Bontang,” kata Aznem.

Menparekraf Sandiaga Uno, menyampaikan selama tiga tahun terakhir dirinya yakin jika desa wisata di Indonesia siap mendunia, meski pada 2021 lalu program pengembangan desa wisata sempat diragukan karena situasi pandemi.

Menurut Sandiaga, tekad kuat dan semangat memajukan ekonomi menjadi latar belakang lahirnya program ADWI, yang juga didukung kepala daerah hingga pemangku kepentingan desa wisata. Seiring dengan tema “Dari Desa untuk Indonesia Bangkit, Pariwisata Berkelas Dunia”, Sandiaga berharap desa wisata dapat berkembang sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional melalui kegiatan wisata berkelas dunia.

“Ini bukan hanya program pemerintah, tetapi juga catatan perjalanan spiritual bagi kita. Selama tiga tahun terakhir membangkitkan ekonomi dari desa, bersama masyarakat desa yang semangatnya luar biasa,” kata Sandi Uno. (adv)

BIGFest Resmi Dibuka, Kenalkan Data Geospasial ke Warga Bontang

0
BIGFest Resmi Dibuka, Kenalkan Data Geospasial ke Warga Bontang
Wawali Najirah (kiri) membuka secara resmi event Bigfest. (ist)

BONTANG – Satu lagi event pariwisata dihadirkan di Kota Bontang. Innovation Geospasial (BIG) Festival diselenggarakan pada Senin (28/8) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

Event tersebut merupakan salah satu dari 77 event pariwisata. Diadakan  guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bontang.

Dalam laporannya, Kepala Bapelitbang Kota Bontang Amiruddin mengatakan, BIGFest dimaksudkan untuk memperkenalkan inovasi serta data geospasial kepada masyarakat.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait data geospasial serta komitmen pemerintah dalam penyelenggaraan data,” ucap Amiruddin mengutip dari situs Ppid.bontangkota.go.id.

Diketahui, pelaksanaan BIGFest sendiri digelar sekaligus dengan Rakor Jaringan Informasi Geospasial Daerah, Rakernis Kelitbangan Tingkat Provinsi serta Rapat Forum Satu Data Indonesia Kota Bontang.

Adapun peserta BIGFest sejumlah 300 orang dan berasal dari Bappeda Provinsi Kaltim, Balitbangda Provinsi Kaltim, Bappeda Kabupaten/Kota se-Kaltim, Diskominfo Kabupaten/Kota se-Kaltim, Diskominfo Kabupaten/Kota se-Kaltim, OPD se-Kota Bontang serta Perguruan Tinggi se-Kaltim.

Membuka secara resmi kegiatan BIGFest, Wawali Najirah mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Semoga selama beberapa hari ke depan rangkaian acara BIGFest dapat berjalan dengan baik,” harap Najirah.

Menutup sambutannya, Ia mengajak seluruh stake holder untuk selalu berinovasi dan memperkokoh komitmennya dalam penyelenggaraan data khususnya data geospasial.

Editor: Yusva Alam

Jaringan Narkoba Dibongkar Dalam Waktu Semalam, Tiga Pengedar Sabu Dibekuk

0
Jaringan Narkoba Dibongkar Dalam Waktu Semalam, Tiga Pengedar Sabu Dibekuk
Ketiga pengedar narkoba sudah diamankan di Mako Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Satresnarkoba Polres Bontang berhasil membongkar jaringan narkoba dalam waktu semalam. Tiga orang sekaligus berhasil diringkus.

Setelah sebelumnya dilakukan pengintaian, tiga warga Teluk Pandan akhirnya ditangkap pada Senin (28/8/2023) pukul 16.30 Wita.

Awalnya polisi menangkap pria berinisial AAR 28 tahun di wilayah Prakla, Berbas Pantai. Dia ditangkap bersama barang bukti 1 poket sabu seberat 0,54 gram yang disimpan di dalam bungkus obat.

“Dia ditangkap saat menunggu seseorang, apakah pembeli, nah itu masih mau diperiksa,” kata Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Resnarkoba Iptu M Yazid dikutip dari situs Polresbontang.com.

Ternyata sabu itu didapatkan dari seorang pria berinisial JY 30 tahun. Setelah dilakukan pengejaran, dia berhasil ditangkap pada pukul 18.15 Wita di sebuah rumah di Teluk Pandan, Kutai Timur.

Pemasok untuk JY juga ikut diringkus di Teluk Pandan pada pukul 23.00 Wita. Ialah pria berinisial Ha 31 tahun.

“Masih kami dalami modus mereka mengedarkan sabu termasuk didapat dari mana,” sebutnya.

Kini mereka dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Editor: Yusva Alam

Ditinggal Keluar, Rumah Lantai Tiga di Jalan Parikesit Terbakar

0
Ditinggal Keluar, Rumah Lantai Tiga di Jalan Parikesit Terbakar
Kondisi rumah pasca kebakaran. (ist)

BONTANG – Sebuah rumah berlantai tiga di Jalan Parikesit menjadi korban si jago merah, Senin, 28/8/2023 sekira pukul 19.50 wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut.

Menurut keterangan salahsatu warga yang menjadi saksi musibah tersebut, ia melihat adanya percikan api yang berasal dari ruang tamu rumah tersebut. Selanjutnya bersama warga lainnya, berusaha memadamkan api serta menghubungi pemilik rumah dan pemadam kebakaran.

“Beruntung pemadam kebakaran cepat datang dan mematikan api yang membakar kursi tamu di lantai dasar,” ungkapnya mengutip dari situs Polresbontang.com.

Saat kejadian, Ghalib, sang pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Ia mengatakan, sekira 40 menit meninggalkan rumah, sebelum ia mendapat informasi rumahnya diamuk si jago merah tersebut.

“Untuk kerugian materiil diperkirakan sekira Rp 200 juta,” beber Ghalib.

Untuk penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut masih menunggu hasil olah TKP dari Polres Bontang.

Editor: Yusva Alam

Malam Ini 127 Mahasiswa Unijaya Ikuti Yudisium

0
Malam Ini 127 Mahasiswa Unijaya Ikuti Yudisium
Rektor Unijaya Bontang Dr. Yantje Yophie Turang, S.H.,M.Si. (ist)

BONTANG – Sebanyak 127 mahasiswa dari Universitas Trunajaya Bontang (Unijaya) akan melaksanakan yudisium, Selasa (29/8/2023) malam ini.

Acara ini menjadi momen penting bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam ujian akhir dan menunggu wisuda.

Dari total 127 mahasiswa yang akan mengikuti yudisium, 75 di antaranya berasal dari Fakultas Ekonomi, 17 dari Fakultas Teknik, dan 35 dari Fakultas Hukum.

Rektor Unijaya Bontang, Dr. Yantje Yophie Turang, S.H.,M.Si., mengatakan, bahwa yudisium tahun ini memiliki makna yang sedikit berbeda.

“Pelaksanaan yudisium kali ini di tengah badai dan gelombang. Kami bertekad untuk 4 visi Unijaya, yakni terpercaya, maju, mandiri, dan future oriented,” beber Yophie yang beberapa hari ini menjabat rektor.

Diakuinya, dalam beberapa tahun terakhir ini para alumni Unijaya belum difasilitasi dengan memadai. Oleh karena itu, dekanat dengan pengurus baru berencana untuk memediasi dan memfasilitasi mahasiswa pasca-yudisium.

“Dalam waktu dekat akan ada beberapa pelatihan. Kami bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti KPU, Bawaslu, Polres, Kejaksaan, dan instansi pelatihan lainnya, termasuk lembaga advokat,” tambah Yophie.

Pelatihan yang akan diselenggarakan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar siap memasuki dunia kerja. “Ini adalah upaya kami untuk memastikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya lulus, tetapi juga siap untuk dipraktekkan di lapangan,” pungkas Rektor.

Pada 28 Agustus 2023 lalu, Unijaya Bontang telah menggelar pelantikan unsur pimpinan untuk masa bhakti 2023-2027. Terpilih sebagai Rektor adalah Dr. Yantje Yophie Turang, S.H., M.Si. Wakil Rektor I adalah H. Alimuddin, S.H., M.Si, Wakil Rektor II adalah Drs. H. Gustam, M.Si, dan Wakil Rektor III adalah Bahrodin, S.H., M.Hum. Selain itu, Dekan Fakultas Ekonomi adalah Mustari, S.E., M.Ak, Dekan Fakultas Hukum adalah Arief Widagdo Soetarno, S.H., M.Si, dan PJS Dekan Fakultas Teknik adalah Aswan Sarief, S.T., S.H.-M.Pd. (RB)

Editor: Yusva Alam

Pembangunan Waralaba Di Tanjung Laut Tuai Sorotan Ketua DPRD Bontang

0
Pembangunan Waralaba Di Tanjung Laut Tuai Sorotan Ketua DPRD Bontang
Ketua DPRD Bontang, Andi Sofyan Hasdam menyoroti pembangunan waralaba di Tanjung Laut. (ist)

BONTANG – Pembangunan waralaba di wilayah Kelurahan Tanjung Laut menuai sorotan dari Ketua DPRD Bontang, Andi Sofyan Hasdam. Menurutnya, pembangunan waralaba tersebut seharusnya tidak diperbolehkan berdasarkan aturan yang ada.

Legislator dari Partai Golkar itu menyebut, berdasarkan Perwali Kota Bontang nomor 34 tahun 2018 tentang penataan dan penyelenggaraan izin usaha toko modern, seharusnya pemkot melarang masuknya waralaba yang dianggap dapat mematikan usaha UMKM lokal.

“Perwali itu dulunya disusun untuk melindungi serta memberdayakan UMKM lokal Bontang,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

“Kami sangat menyayangkan tidak konsistennya pemkot. Kalau Pak Wali (Basri Rase. Red) mengatakan boleh, maka harus diubah dulu perwali itu,” terangnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Basri Rase menjelaskan, pemberian izin pembangunan waralaba modern oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) sebenarnya tidaklah menjadi masalah.

Kata dia, waralaba yang dimaksud adalah Eramart masuk dalam kategori waralaba lokal di lingkup Kalimantan Timur (Kaltim), yang juga mendukung produk UMKM lokal.

“Pemikiran ini sejalan dengan program Pemkot Bontang dalam meningkatkan pemasaran produk UMKM lokal, dan dipandang berbeda dari jaringan besar seperti Indomart, Alfamart, dan Alfamidi,” ujarnya. (adv/al)

Partai Berkarya Tak Lolos Pemilu 2024, Raking Berlabuh ke Gerindra

0
Partai Berkarya Tak Lolos Pemilu 2024, Raking Berlabuh ke Gerindra
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking memastikan diri pindah partai. (ist)

BONTANG – Di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang, Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking memastikan diri pindah partai. Raking memilih Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebagai kendaraan politik untuk bertarung dalam kontestasi Pileg 2024 mendatang di Kota Taman.

Diketahui alasan Raking pindah partai lantaran Partai Berkarya yang merupakan perahu politiknya sebelum ini, tak lolos peserta Pemilihan Umum (Pemilu) di 2024.

Lalu apa alasan dirinya memilih berlabuh ke Partai Gerindra? Dijelaskannya, pasca tak lolos, Partai Berkarya mengarahkan para kadernya untuk bergabung dengan partai lain, yaitu partai besutan Prabowo Subianto.

“Saya sebagai kader taat terhadap arahan dari DPP,” ucapnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Berdasarkan pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS) yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang Sabtu 19 Agustus 2023 kemarin, Raking bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, yakni Kecamatan Bontang Selatan. Nama Raking berada di posisi 6 dari 9 nama Bakal calon legislatif (Bacaleg).

“Ya, mohon doa restunya,” ujarnya, singkat.

Lebih lanjut, Raking memastikan, posisinya sebagai anggota DPRD Bontang tidak akan berganti hingga masa jabatan berakhir. Sebab berdasarkan aturan terbaru dan arahan dari DPP Pusat, tidak akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi anggota DPRD dari Partai Berkarya. (adv/al)

Sudah Pindah Partai, Ma’ruf Effendy Masih Tercatat Anggota DPRD Bontang, Ini Sebabnya!

0
Sudah Pindah Partai, Ma’ruf Effendy Masih Tercatat Anggota DPRD Bontang, Ini Sebabnya!
Ma’ruf Effendy masih tercatat Anggota DPRD Bontang meski pindah partai. (ist)

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Ma’ruf Effendy sudah mengumumkan dirinya pindah ke Partai Gelora. Saat ini sudah tidak lagi menjadi anggota atau kader PKS.

Tapi secara administratif, dirinya masih tercatat sebagai anggota DPRD Bontang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim. Namanya belum dicoret dari Anggota Legislatif Bontang, lantaran belum ada surat pemberhentian yang dikeluarkan gubernur.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam menyebutkan jika pihaknya masih menunggu surat pemberhentian dan PAW (Pemberhentian Antar Waktu) secara resmi.

“Kalau kami (DPRD Bontang) hanya menunggu saja Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim. Kalau sudah ada suratnya dan diterima oleh wali kota maka PAW bisa dilakukan,” ungkapnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, pasca proses di gubernur selesai akan keluar SK baru yang mencabut status Ma’aruf dari DPRD Kota Bontang.

”Nanti itu SK Gubernur yang akan menjadi acuan kami untuk melakukan pelantikan,” imbuhnya.

Dijelaskan Ical sapaan akrabnya, telah meneruskan surat dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltim terkait PAW Ma’ruf Effendy ke KPU, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik, dan UU Nomor 17 tahun 2017 Tentang MPR, DPR DPD, dan DPRD.

“Kalau surat ke KPU itu sudah kami kirim. Nanti yang menggantikan itu nama yang memperoleh suara terbanyak kedua dari Pileg 2019 lalu,” tukasnya. (adv/al)

Anggota FSP KEP Belajar Kelola Organisasi dan Sengketa Hubungan Kerja

0
Anggota FSP KEP Belajar Kelola Organisasi dan Sengketa Hubungan Kerja
Kegiatan Training Organizing FSP KEP di Graha Pemuda. (ist)

BONTANG – Dewan Pimpinan Pusat Forum Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (DPP FSPKEP) menggelar training organizing di Bontang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Pimpinan Unit Kerja (PUK) DPC FSPKEP Bontang sebanyak 30 orang, dan 4 orang dari DPC FSPKEP Kutai Timur.

Wakil Ketua DPP FSPKEP, Sahat Butar Butar mengatakan, tujuan training organizing tersebut guna memberikan ilmu dasar bagi para anggota dalam mengelola organisasi yang berlebel pekerja atau buruh.

“Ini pelatihan dasar tentang bagaimana mengelola organisasi,” ujar Sahat, saat ditemui di lokasi pelatihan yang digelar di Graha Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Bontang Selatan, Sabtu (26/08/2023) pagi.

Dikatakan Sahat, pelatihan tersebut juga memberi materi tentang menyelesaikan sengketa hubungan kerja dengan baik dan benar.

Dia mengatakan, penyelesaian masalah sengketa hubungan kerja tidak melulu hanya dengan cara demonstrasi. Tapi bisa dimulai dengan negosiasi atau perundingan.

“Demontrasi itu dilakukan jika memang tidak ada hasil dari musyawarah,” ujarnya

Lebih lanjut dia mengatakan, dipilihnya Bontang sebagai tuan rumah lantaran melihat Bontang yang menyandang gelar kota industri dan rawan akan sengketa hubungan kerja.

Selain itu, Pengurus DPC FSPKEP Bontang juga cukup aktif dalam mengawal sengketa hubungan kerja yang dianggap perlu dibekali ilmu yang lebih baik.

“Pengurus DPC Maupun PUK harus paham bagaimana alur penyelesaian yang benar, jangan sampai salah jalan yang justru merugikan para pekerja itu sendiri,” pungkasnya

Sementara itu, Ketua DPC FSP KEP Bontang Supriyadi mengucapkan terima kasih atas dilaksanakannya pelatihan tersebut.

Dia mengatakan, training organizing sangat berguna bagi para pengurus PUK yang hadir sebagai peserta di kegiatan tersebut.

Utamanya  pengetahuan mengenai penyelesaian sengketa hubungan kerja yang sesuai dengan UU yang berlaku.

“Selama ini kan kebanyakan teman-teman punya keberanian untuk menyelesaikan masalah, namun masih minim ilmunya. Makanya dengan adanya pelatihan ini kami merasa bersyukur, bisa dapat kesempatan untuk membekali diri dengan lebib baik lagi,” ujarnya.

Pewarta: Yusva Alam

Editor: Yusva Alam