Beranda blog Halaman 856

10 Terduga Pelaku Pemukulan di Kafe White Place Diamankan Polisi

0
10 Terduga Pelaku Pemukulan di Kafe White Place Diamankan Polisi
10 pelaku pengeroyokan di salah satu cafe berhasil diamankan, di Mapolsek Bontang Utara. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – 10 orang terduga pelaku pemukulan dalam kasus pengeroyokan di depan Kafe White Place, Rabu (12/6/2024) malam tadi sudah diamankan pihak kepolisian.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Bontang Utara, Iptu Lukito mengatakan, bahwa terduga pelaku rata-rata masih di bawah umur, berstatus pelajar.

“Ada 10 orang, 8 tertangkap, dan duanya menyerahkan diri,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Kini 10 orang terduga pelaku masih dalam proses pemeriksaan, karena hingga saat ini mereka belum bisa ditetapkan sebagai tersangka.

“Mereka masih kita minta keterangan, dan mereka juga belum bisa ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Diperkirakan ada sejumlah 28 orang dalam aksi pengeroyokan, akan tetapi yang melakukan pemukulan terdapat 10 orang saja.

Dijelaskan, kronologi awal mula pengeroyokan, akibat salah satu terduga pelaku telah menggadaikan handphonenya kepada salah satu mantan karyawan kafe yang berlokasi di Jalan Mulawarman, Salebba itu.

“Karena tidak dikasih, maka sejumlah pemuda ini melakukan pengeroyokan,” paparnya.

Lalu segerombolan remaja itu menyerang ke cafe tersebut, hingga membuat keributan. Bahkan sebagian fasilitas cafe ada yang telah rusak, dan beberapa karyawan mengalami luka ringan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Hadiri Wawancara Nirwasita Tantra, Wali Kota Paparkan Program Kepedulian Lingkungan

0
Hadiri Wawancara Nirwasita Tantra, Wali Kota Paparkan Program Kepedulian Lingkungan
Wawancara Nirwasita Tantra oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menghadiri acara Wawancara Nirwasita Tantra oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Command Center, Rabu (12/6/24).

Wawancara Nirwasita Tantra ini untuk menilai komitmen Wali Kota dan Ketua DPRD Bontang dalam pengelolaan lingkungan hidup di Kota Bontang.

Dilakukan secara daring, wawancara dihadiri juga oleh Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Pada kesempatan tersebut dijelaskan program terkait kepedulian lingkungan, termasuk inovasi yang berkaitan dengan lingkungan. Basri menjelaskan, pemkot membentuk tim Si Bolang yang setiap hari menyusuri sungai. Jika ada keluhan di parit dan sungai, mereka akan langsung datang.

“Keluhannya termasuk masalah sampah dan pembentukan TPST di setiap kelurahan, sehingga tidak ada lagi sampah-sampah di pinggir jalan,” jelasnya.

Nirwasita Tantra merupakan penghargaan dari pemerintah pusat, yang diberikan kepada kepala daerah atas kepemimpinannya dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan atau program kerja, sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bontang sudah mendapatkan lima kali secara berturut-turut penghargaan Nirwasita Tantra. Diharapkan tahun 2023, Wali Kota bisa kembali mendapatkan penghargaan Nirwasita Tantra. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Bukan Percintaan, Ini Masalah Awal Pengeroyokan Versi Korban

0
Bukan Percintaan, Ini Masalah Awal Pengeroyokan Versi Korban
Para pelaku sedang proses BAP di Polsek Bontang Utara. (Yusva Alam)

BONTANG – Davi, korban pengeroyokan di depan Kafe White Place, Rabu (12/6/2024) malam sekira pukul 22.00 wita menegaskan, bahwa permasalahan pengeroyokan itu bukan karena masalah percintaan seperti yang beredar di medsos.

Ia menceritakan, para pelaku datang ke kafe tempatnya bekerja dengan berteriak-teriak maling. Mencari seseorang pegawai di kafe itu yang ternyata sudah resign.

“Hape pelaku digadaikan sama rekan saya yang sudah resign. Tapi mereka teriak-teriak maling di kafe dengan kasar,” ujarnya.

Lalu dirinya bersama rekan pegawai yang lain bermaksud menyelesaikan masalah, namun justru mengalami pengeroyokan.

“Untung saya pake helm sudah siap-siap memang kalau saya jadi sasarannya. Ternyata benar saya yang jadi sasaran keroyokan,” imbuhnya.

Davi yang tampak berkaos putih di video pengeroyokan yang viral di medsos itu, mengaku mengalami luka-luka lecet terkena kuku pelaku, bahu sebelah kanannya juga keseleo.

“Kalau sekarang belum terasa sakitnya. Mungkin besok ini baru sakit,” bebernya menjelaskan kondisinya usai pengeroyokan.

Saat berita ini ditayangkan, sekira 5 pelaku sudah ditahan pihak Polsek Bontang Utara. Kelima pelaku yang berusia remaja itu sedang proses BAP.

Pewarta/Editor: Yusva Alam

Pengeroyokan di Salebba, Beberapa Bagian Kafe Alami Kerusakan

0
Pengeroyokan di Salebba, Beberapa Bagian Kafe Alami Kerusakan
Kondisi Kafe White Place usai kejadian berlangsung. (Yusva Alam)

BONTANG – Akibat kejadian pengeroyokan di depan Kafe White Place, Rabu (12/6/2024) malam sekira pukul 22.00 wita, beberapa bagian kafe mengalami kerusakan.

Davi, pegawai Kafe White Place yang juga menjadi korban pengeroyokan menjelaskan, bahwa para pelaku melakukan pengerusakan. Seperti merusak helm pengunjung. Juga melempari kaca kafe dengan batu.

“Untung tidak sampai pecah hanya retak-retak aja,” ujarnya saat diwawancarai Radarbontang.com.

Dikatakannya, pemilik kafe sudah mengetahui kejadian itu. Saat berita ini dinaikkan, adik dari owner kafe yang berlokasi di daerah Salebba itu sedang mengurus kejadian itu.

Pewarta/Editor: Yusva Alam

Pengeroyokan di Depan Kafe White Place Viral di Medsos, Salahsatu Pegawai Jadi Korban Pemukulan

0
Pengeroyokan di Depan Kafe White Place Viral di Medsos, Salahsatu Pegawai Jadi Korban Pemukulan
Para pelaku sedang proses BAP di Polsek Bontang Utara. (Yusva Alam)

BONTANG – Kejadian pengeroyokan terjadi di depan Kafe White Place, Rabu (12/6/2024) malam tadi sekira pukul 11.00 wita. Kasus pengeroyokan oleh sejumlah oknum remaja ini viral di media sosial.

Annisa, salahsatu pegawai Kafe White Place yang menjadi saksi kejadian menjelaskan, bahwa saat itu tiba-tiba kafe tempatnya bekerja didatangi segerombolan remaja yang mencari rekan kerjanya.

“Kafe lagi rame-ramenya pengunjung, tiba-tiba anak-anak itu datang teriak-teriak. Caranya kasar pakai dobrak pintu,” ujarnya.

Dijelaskannya, yang dicari para pelaku adalah pegawai yang sudah resign. Namun justru pegawai lain yang menjadi rekan yang dicari pelaku menjadi korban pengeroyokan.

Pengamatan media ini dari video yang beredar, terjadi baku hantam di halaman depan Kafe yang berlokasi di daerah Salebba itu. Korban yang mengenakan kaos putih terlihat mendapat pukulan dari para pelaku.

“Saya gak tau pasti masalahnya apa. Sepertinya cuma masalah biasa di teman-teman tongkrongan. Tapi nyelesaikannya terlalu berlebihan. Mereka (pelaku) sudah beberapa kali mendatangi kafe ini,” bebernya.

Saat ini sekira 5 orang pelaku pengeroyokan sudah diamankan pihak Polsek Bontang Utara. Proses BAP sedang berlangsung.

Pewarta/Editor: Yusva Alam

Choliq Hidayah, Pemuda Pelopor Asal Bontang Lolos ke Tingkat Nasional

0
Choliq Hidayah, Pemuda Pelopor Asal Bontang Lolos ke Tingkat Nasional
Dispopar Kaltim merilis pemuda pelopor ke tingkat nasional. (ist)

BONTANG – Dinas Pemuda, dan Olahraga (Dispopar) Kaltim merilis pemuda pelopor yang akan mewakili Kaltim ke tingkat nasional. Satu dari lima pemuda yang berhasil lolos adalah perwakilan Kota Bontang, Choliq Hidayah.

Choliq berhasil meyakinkan dewan juri dalam presentasi yang dipaparkan pada tahap fact finding beberapa waktu lalu, yaitu inovasi pembuatan baling-baling kapal dari alumunium limbah rumah tangga, bengkel dan perusahaan.

Keputusan ini disampaikan pada saat agenda Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Kaltim di Novotel Balikpapan. Turut mendampingi Kepala Bidang Kepemudaan Dispoparekraf Bontang, Idhamsyah, Selasa (11/6/24). Choliq membidangi Inovasi Teknologi

“Alhamdulillah amanah baru, siap melakukan gebrakan di Telihan Recycle selanjutnya untuk kebermanfaatan masyarakat Kota Bontang dan Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Choliq.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispoparekraf Bontang, Idhamsyah mengucap syukur atas lolosnya Choliq mewakili Kota Bontang menuju nasional.

“Tentu kami bangga dan bersyukur, karena dari provinsi menuju nasional tentu merupakan perjalanan yang tidak mudah,” tuturnya.

Pewarta: Syakura
Editor: Yusva Alam

Bimtek Tim Penilai BLUD untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

0
Bimtek Tim Penilai BLUD untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
Wawali membuka bimtek UPTD Dinas Kesehatan dan Laboratorium Kesehatan Daerah. (ist)

BONTANG – Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Penilai Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang digelar oleh UPT Dinas Kesehatan dan Laboratorium Kesehatan Daerah, dibuka Wakil Wali Kota Bontang, Najirah di Hotel Kimaya Braga, Bandung, Rabu (12/6/24).

Narasumber Bimtek ini adalah Penilai BLUD yaitu Wahyuni Sri Lestariningsih, Niza Wibyana Tito dan Narasumber Pelatihan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) Inovatif oleh drg Irene Adyatmaka, Prof.Dr. Adang bachtiar.

Najirah mengapresiasi inisiatif dan upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Bontang dalam menyelenggarakan kegiatan penting ini. la menyatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para peserta, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Bontang.

Wawali menjelaskan, bahwa tujuan dari BLUD adalah untuk memberikan layanan umum yang lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab, dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan, dan manfaat.

“Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan BLUD dapat membantu pencapaian tujuan pemerintah daerah secara optimal sesuai dengan kewenangan yang telah didelegasikan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pelatihan gigi dan mulut serta workshop nasional pengembangan program UKGS (Usaha Kesehatan Gigi Sekolah). Program UKGS bertujuan untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut di kalangan anak-anak sekolah, yang merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan generasi mendatang.

Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pelaksanaan UKGS di puskesmas dan lingkup sekolah, diharapkan dapat diciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari masalah kesehatan gigi dan mulut.

“Saya mendorong semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat Bontang yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” tutupnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Pulau Beras Basah dan Segajah Resmi Dikelola Pemkot Bontang, Basri: Harus Segera Kita Benahi!

0
Pulau Beras Basah dan Segajah Resmi Dikelola Pemkot Bontang, Basri: Harus Segera Kita Benahi!
Pulau Beras Basah. (Ist)

BONTANG – Pengelolaan Pulau Beras Basah dan Segajah akhirnya dilimpahkan dari Pemprov Kaltim ke Pemkot Bontang. Hal itu berdasarkan surat resmi yang dikeluarkan oleh Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik beberapa waktu lalu.

Wali Kota Bontang, Basri Rase menyampaikan, agar Pulau Beras Basah dan Segajah dapat segera dibenahi. Dirinya meminta kepada Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) untuk bisa bergerak cepat menindaklanjuti kebijakan tersebut.

“Kemarin saya sudah mendapatkan suratnya, bahkan saya juga sudah memerintahkan Dispoparekraf untuk membuatkan MoU dengan Provinsi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (12/6/2024).

Kepala Dispoparekraf Kota Bontang, Rafidah mengatakan, akan segera mungkin membuatkan MoU dengan Provinsi Kaltim. Sehingga nantinya untuk pembenahan tidak hanya pada infrastruktur saja, akan tetapi juga menyasar pada kapal dengan sistem standar yang telah aman.

“Kami sudah ada gambaran untuk perencanaan, bahkan kapal-kapal untuk kesana pun harus dengan yang aman, tidak sembarangan,” jelasnya.

Rafidah berharap nantinya dapat kualifikasi jenis khusus untuk transportasi dan disesuaikan untuk penumpang wisata. Standarnya pun akan dibuat oleh KSOP dan diikuti para pelaku usaha sesuai dengan desainnya. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Siap-Siap, Job Fair Akan Hadir Akhir Juni Mendatang!

0
Siap-Siap, Job Fair Akan Hadir Akhir Juni Mendatang!
Kabid Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Lukmanul Hakim. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Job Fair 2024 akan kembali digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang pada 24 sampai 27 Juni 2024, di Gedung Koperasi Pupuk Kaltim.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja, Lukmanul Hakim mengatakan, Job Fair tahun ini bakal lebih meriah dibanding tahun sebelumnya.

Dua perusahaan besar di Kota Bontang juga akan ikut serta dalam Job Fair. Kalau tahun lalu PT Badak tidak ikut, tahun ini PT. Badak dan PKT ikut serta dalam Job Fair.

“Karena perusahaan besar masuk, jelas lebih meriah,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Job Fair tahun ini akan diikuti sekitar 50 peserta mulai dari perusahaan sampai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Selain Job fair akan melaksanakan peragaan busana, dan modern dance.

“Lomba-lomba juga kita adakan, mulai dari peragaan busana yang dibuat dari para LPK, dan modern dance,” ujarnya.

Tatanan lapak pada tahun ini akan berubah, jika tahun lalu lapak peserta semua berada di bagian dalam gedung, kali ini akan dibagi menjadi 2, 30 lapak di tempatkan dalam gedung dan 20 lapak di bagian luar sisi kanan dan kiri pelataran gedung.

“Nanti biar adil untuk tempat lapak akan diundi, jadi tidak ada pro kontra,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Wali Kota Monitoring Operasi Timbang, Baru 2 Ribu dari 9 Ribu Bayi Terdata

0
Wali Kota Monitoring Operasi Timbang, Baru 2 Ribu dari 9 Ribu Bayi Terdata
Basri saat monitoring operasi timbang. (Ist)

BONTANG – Operasi Timbang dalam rangka Pencanangan Gerakan Serentak Pencegahan Stunting Provinsi Kalimantan Timur dilaksanakan, Rabu (12/6/24).

Wali Kota Bontang, Basri Rase ikut memonitoring Operasi Timbang yang dilakukan di Posyandu Kasih Ibu 1, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Hadir pula Ketua TP PKK Bontang, Hapidah, Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati, Camat dan Lurah se-Kecamatan Bontang Selatan.

Basri memiliki data, sebanyak 9.200 bayi di Kota Bontang, namun baru sekitar 2000 yang sudah dilakukan timbang sampai hari ini. Ia berharap sebelum 30 Juli nanti, dari 9000 an bisa dipastikan seluruh bayi sudah ditimbang.

“Kota Bontang sangat fokus dalam penurunan angka stunting ini, sebenarnya kami merasa keberatan dengan hasil Survei Kesehatan Indonesia yang mencapai 27 persen,” ungkapnya.

Semua pihak sudah melakukan intervensi dalam penurunanan angka stunting. Bukan hanya pemerintah, tapi semua komponen termasuk perusahaan dan PKK terhadap bayi-bayi yang terindikasi stunting.

Wali Kota meminta Dinas Kesehatan Bontang untuk mendata sampai tanggal 30 Juni ini dan penimbangan bayi terus dilakukan. Selain itu ia juga ingin penjemputan bola dilakukan agar bayi di Kota Bontang 100 persen telah ditimbang.

“Kalau perlu lakukan jemput bola, jadi 30 Juli selesai semua dan akan disandingkan data dengan hasil SKI,” jelasnya.(sya/adv)

Editor: Yusva Alam