Beranda blog Halaman 855

Tingkatkan SDM Penggerak di Masyarakat, Kecamatan Bontang Utara Gelar Lomba Penyuluhan Pokja 1

0
Tingkatkan SDM Penggerak di Masyarakat, Kecamatan Bontang Utara Gelar Lomba Penyuluhan Pokja 1
Lomba penyuluhan Pokja 1 di Kelurahan Gunung Elai, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kecamatan Bontang Utara menggelar lomba Penyuluhan Pokja 1, yang diikuti sebanyak 15 peserta. Kegiatan ini mengundang seluruh PKK kelurahan, baik dasawisma maupun RT sekitar. Kegiatan berlangsung di Kelurahan Gunung Elai.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bontang Utara, Vike Setiawan mengatakan, adanya lomba penyuluhan ini digelar guna pencapaian sebagai anggota PPK, yang nantinya bisa menjadi penggerak di tengah masyarakat.

Bahkan fungsi peserta ikut serta dalam lomba penyuluhan ini, agar nantinya mereka bisa mengedukasi ke seluruh masyarakat. Mulai dari kesehatan, terkait tentang parenting anak, hingga lingkungan.

“Kami sudah memberikan tema, nanti dari masing-masing peserta memilih tema mana yang akan mereka ambil untuk dijadikan bahan penyuluhan saat lomba,” ucapnya saat diwawancarai, Kamis (13/6/2024) kemarin.

Diketahui setiap PKK kelurahan dari dasawisma maupun RT, yang mewakili terdiri dari 1-2 orang setiap kelurahan di lingkungan Kecamatan Bontang Utara.

Di perlombaan penyuluhan ini mengusung tema ‘Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital’.

“Dengan adanya lomba penyuluhan ini, kami ingin mereka yang memiliki kemampuan bisa berani tampil untuk berbicara di depan umum, dan percaya diri,” jelasnya.

Vike berharap adanya perlombaan penyuluhan tersebut, dapat merubah dan menjadikan motivasi masyarakat yang ada di sekitar, bahkan nantinya bisa merubah pola pikir masyarakat sekitar. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit Naik Hingga Rp 60 Ribu

0
Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit Naik Hingga Rp 60 Ribu
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat memantau harga bahan pokok di Pasar Taman Rawa Indah, Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melakukan peninjauan di Pasar Taman Rawa Indah, Jumat (14/6/2024). Mendekati Hari Raya Iduladha, untuk harga cabai rawit mengalami kenaikan hingga Rp 60 ribu perkilonya.

Saat melakukan monitoring, Wakil Wali Kota Bontang, Najirah memantau perkembangan harga serta ketersediaan stok bahan pokok yang terdapat di Pasar Taman Rawa Indah.

Harga bahan pokok seperti sembako, beras, telur, daging, ayam, sayur, serta kebutuhan penting lainnya tidak mengalami kenaikan, harga pun masih terpantau dengan harga yang normal.

“Saya lihat hanya cabai rawit saja yang mengalami kenaikan,” ucapnya saat pemantauan.

Diketahui dalam dua pekan terakhir terjadi kenaikan pada harga cabai rawit, yang sebelumnya dengan patokan harga Rp 55 ribu menjadi Rp 60 ribu perkilonya.

“Untuk pengguna cabai rawit terbilang tidak terlalu besar, jadi bisa terbilang masih aman,” jelasnya.

Sehingga Najirah menegaskan pada masyarakat Bontang, untuk menjelang hari Raya Iduladha tidak akan terjadi kelangkaan dalam bahan pokok. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Nelayan Perlu BBM, Kemana Dukungan Negara?

0
Nelayan Perlu BBM, Kemana Dukungan Negara?
Emirza Erbayanthi, M.Pd. (ist)

Oleh:
Emirza Erbayanthi, M.Pd
(Pemerhati Sosial)

Bukan berita baru jika tabiat penguasa yang sering menaikkan harga BBM. Tak cukup naiknya harga, kelangkaan BBM juga mengikuti setelahnya. Mengherankan memang di negeri kaya SDA BBM-nya susah.

Masih banyak nelayan di Bontang yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan juga perizinan. Hal itu disampaikan Wali Kota Bontang, Basri Rase saat menghadiri peresmian Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau. (radarbontang.com, 28/5/2024)

Tersirat dari adanya aduan warga atau nelayan saat curhat diacara peresmian TPI. Mereka mengeluhkan sulitnya mendapat pasokan BBM jenis solar untuk nelayan. Warga melaporkan kesulitan mendapat pasokan solar untuk kapal-kapal nelayan.

Kesalahan dalam Tata Kelola SDA

Nelayan di Bontang mengeluhkan jika mereka masih kesulitan dalam mendapatkan BBM, lantaran yang mendapatkan BBM kebanyakan dari nelayan luar. Nelayan sendiri kesulitan memperoleh BBM termasuk perizinan.

Langkanya BBM di kota kaya migas dinilai menimbulkan gejolak ekonomi. Kelangkaan dan harga BBM yang tinggi adalah bukti gagalnya pemerintah.

Berulangnya persoalan kelangkaan dan mahalnya BBM menunjukkan abainya pemerintah dalam hal penyediaan kebutuhan umat. Tidak seharusnya BBM langka dan mahal di daerah yang kaya akan SDA berupa migas.

Begitulah faktanya ketika SDA dikelola dengan sistem kapitalisme. Kesalahan tata kelola SDA dalam sistem ini menyebabkan problem BBM tidak pernah tuntas.

Di antara kesalahan tersebut yaitu, pertama, salah status kepemilikan. Dengan sistem ekonomi kapitalisme, barang tambang berupa migas mengalami liberalisasi. Maka rakyat sebagai pemilik sah kehilangan kedaulatannya atas SDA yang dimiliki.

Kedua, salah pengelolaan. Akibat kapitalisasi, negara perlahan melepas tanggung jawabnya sebagai pengelola migas. Inilah peran negara, hanya sebatas sebagai regulator saja. Migas menjadi barang publik yang dibisniskan mengikuti prinsip pasar bebas.

Ketiga, salah pendistribusian. Kesalahan kepemilikan dan pengelolaan akan berpengaruh pada distribusinya. Seharusnya, seluruh rakyat berhak menikmati subsidi. BBM adalah milik umum, siapa pun berhak memanfaatkannya dengan baik.

Demikianlah kesalahan fatal dalam pengelolaan SDA akibat penerapan ideologi kapitalisme liberal. Lalu imbasnya bukan hanya BBM yang langka dan mahal, nasib rakyat juga selalu susah karena kesejahteraan sulit terwujud.

Inilah akibat Kapitalisasi-Liberalisasi SDAE yang merupakan konsekuensi kesepakatan Indonesia dengan berbagai organisasi internasional, yang salah satunya adalah mengurangi BBM. Tidak hanya di darat kesulitan BBM antri, nelayan pun sama mengalami kesulitan mendapatkan BBM.

Kemana Peran Negara?

Terus meningkatnya harga BBM tidak terlepas dari buruknya tata kelola dan politik energi rezim neoliberal yang ditopang sistem sekuler. Saat nelayan kesusahan BBM, kemana peran negara? Sistem ini memosisikan negara hanya sebagai regulator, sekadar penjaga dari kegagalan pasar.

Akibatnya, semua hajat hidup publik, termasuk BBM, dikelola dalam kacamata bisnis dengan menyerahkannya pada mekanisme pasar—sebagaimana dikukuhkan dalam UU 22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Mirisnya, sebagian besar ladang minyak bumi dikelola pihak swasta, terutama asing.

Maka, dapat kita pahami bahwa mahal dan terus meningkatnya harga BBM bukan karena Indonesia kekurangan sumber daya minyak, tetapi terletak pada visi rezim dan tata kelola minyak yang kapitalistik.

Tata Kelola Sesuai Syariat

Penguasa dalam Islam tidak akan mempersulit rakyatnya dalam hal memenuhi kebutuhan. Tata kelola SDAE dalam Islam sesuai syariat, sehingga bisa dinikmati oleh rakyat salah satunya BBM.

Dalam pandangan Islam, sumber daya alam yang jumlahnya besar, seperti minyak bumi, merupakan harta milik umum sebagaimana sabda Rasulullah saw., “Kaum muslim bersekutu dalam tiga perkara: air, padang rumput, dan api.” (HR Abu Daud)

Pengelolaannya pun wajib dilakukan secara langsung oleh Khalifah sebagai kepala negara yang berfungsi sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Al-Imam (Khalifah) itu perisai, orang-orang berlindung di belakangnya.” (HR Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Daud)

Pengelolaan minyak bumi ini wajib dilakukan negara secara mandiri dan mendistribusikannya secara adil ke tengah masyarakat. Negara hadir memang untuk melindungi kepentingan umat dengan tidak mengambil keuntungan, kecuali biaya produksi yang layak. Kalaupun negara mengambil keuntungan, hasilnya dikembalikan lagi ke masyarakat dalam berbagai bentuk.

Maka, pemerintah tidak boleh menyerahkan pengelolaan minyak bumi kepada pihak swasta, apalagi asing. Harga BBM dapat dipastikan murah (bahkan gratis) dan mudah diakses seluruh rakyat. Hasil pengelolaan tersebut juga dapat diberikan dalam bentuk pelayanan kesehatan, pendidikan, atau kebutuhan publik lainnya secara gratis.

Sungguh, sistem Islam akan melahirkan para pemimpin yang bertakwa, yakni mereka yang menjadikan kepemimpinan sebagai sebuah amanah yang akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah Swt.

Wallahualam.

Hasil Monitoring Pasar, Pemkot Pastikan Harga-Harga Stabil

0
Hasil Monitoring Pasar, Pemkot Pastikan Harga-Harga Stabil
Monitoring Pasar dipimpin Wawali Najirah. (ist)

BONTANG – Pemkot Bontang menggelar monitoring perkembangan harga dan ketersediaan stok bahan pokok dan barang penting, menjelang Hari Raya Iduladha 1445, Jumat (14/6/24) di Pasar Taman Rawa Indah.

Dalam pengecekan yang dipimpin Wakil Wali Kota, Najirah, harga-harga bahan pokok seperti sembako, beras, telur, daging, ayam, serta sayuran, dan kebutuhan penting lainnya, tidak ada kenaikan harga yang signifikan, bahkan terdapat penurunan harga pada beberapa komoditas seperti ikan dan daging, sementara harga telur masih stabil.

”Satu-satunya peningkatan yang tercatat adalah harga cabai rawit, namun secara keseluruhan situasi di pasar dapat dikatakan aman,” ujarnya.

Menurutnya dalam dua pekan terakhir, terjadi kenaikan harga cabe rawit dari Rp 55 ribu menjadi Rp 60 ribu. Namun, hal ini belum dianggap sebagai indikator kenaikan harga secara signifikan.

Ia juga menegaskan bahwa stok di pasar masih dalam kondisi yang aman, memberikan keyakinan kepada masyarakat, bahwa tidak akan terjadi kelangkaan bahan pokok menjelang perayaan lebaran Haji. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Abang Poteh A.J.A Vol 2 Sukses Digelar, Denny Caknan Hibur Warga Bontang

0
Abang Poteh A.J.A Vol 2 Sukses Digelar, Denny Caknan Hibur Warga Bontang
Konser Abang Poteh A.J.A vol. 2. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Abang Poteh A.J.A kembali sukses menggelar konser volume ke-2, Kamis (13/6/24) malam di Lapangan Batalyon Arhanud 7/ABC.

Dalam konser kali ini, Abang Poteh A.J.A menghadirkan bintang tamu penyanyi pop jawa Jono joni dan Denny Caknan.

Acara tersebut seperti biasa, selalu dibuka dengan penampilan sanggar tari lokal yang menampilkan tari kreasi kemudian dilanjutkan dengan penampilan DJ dari Samarinda.

Memasuki pukul 21.00 wita bintang tamu pertama, Jono Joni menghibur warga dengan lagu-lagu jawa dan lagu pop yang diaransemen, dilanjutkan dengan penampilan dari Denny Caknan yang menyanyikan 13 lagu.

Erick, Ketua Abang Poteh A.J.A mengatakan, lebih dari 3000 tiket telah terjual, “3000 itu habis sempat buka lagi, tidak lama langsung sold lagi, banyak yang tidak kebagian,” ujarnya.

Sampai saat ini ia masih merahasiakan kapan lagi pihaknya akan melaksanakan konser, ia masih harus melakukan survei terkait bintang tamu yang pasti akan menarik untuk warga Bontang dan sekitarnya.

“Di tunggu saja,” katanya singkat.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Banyak Dorongan Orang Sekitar, Kadir Tappa Maju Pilkada 2024

0
Banyak Dorongan Orang Sekitar, Kadir Tappa Maju Pilkada 2024
Abdul Kadir Tappa. (ist)

BONTANG – Di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Bontang mendatang, Abdul Kadir Tappa berniat mencalonkan dirinya sebagai wali kota.

Dikatakan Kadir Tappa, awalnya dirinya memutuskan untuk pensiun dari dunia politik setelah menjadi anggota DPRD Kaltim, karena ia merasa cukup atas pengabdiannya di dunia politik.

Namun setelah mendapatkan dorongan dari orang sekitar, mulai dari majelis hingga keluarga, ia pun berubah pikiran dan segera memenuhi keinginan tersebut.

“Saya tidak enak kalau menolak mentah-mentah, sulit kalau kepikiran terus,” jelasnya saat dihubungi, Jumat (14/6/24).

Ia menganggap jika dirinya naik, ini merupakan pengabdian terakhirnya kepada masyarakat Bontang, karena secara usia ia terbilang senior. Namun, keinginan untuk membangkitkan Kota Bontang masih tinggi.

“Ada keinginan untuk merubah. Semoga bisa lebih baik,” ucapnya.

Namun begitu, dirinya belum menjelaskan bahwa akan maju dengan partai apa, walaupu saat ini dia berada di naungan Partai Golkar, “Baru dilakukan survei, kalau memang mencukupi survei oleh masyarakat baru kita maju,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kebakaran di Pabrik CPO, Butuh Waktu 3,5 Jam Pemadaman

0
Kebakaran di Pabrik CPO, Butuh Waktu 3,5 Jam Pemadaman
Api membesar di Pabrik pengolah CPO. (ist)

BONTANG – Kebakaran kembali terjadi di kawasan Pabrik PT Energi Unggul Persada (EUP), Jumat (14/6/2024) dini hari tadi.

Disebutkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, api mulai membesar di pabrik pengolah CPO itu sekira 03.30 wita.

Hanya pihak Disdamkartan Bontang dan petugas pemadam dari PT EUP yang melakukan pemadaman.

Lantaran api yang berkobar cukup besar, petugas pemadam membutuhkan waktu sekira 3.5 jam untuk berhasil memadamkan api.

“Sekarang kami sudah selesai pemadaman. Ini mau upacara penutupan lalu balik ke markas,” ujar Amiluddin saat dihubungi redaksi.

Saat ditanya apa penyebab kebakaran di pabrik yang berlokasi di Jalan Moh Roem, Kelurahan Bontang Lestari itu? Dirinya tidak mengetahui penyebabnya.

“Masih dicari tau kenapa terbakar,” imbuhnya.

Pewarta/Editor: Yusva Alam

Lepas Kenang Warga Belajar SPNF SKB, Wali Kota Apresiasi Perjuangan Peserta

0
Lepas Kenang Warga Belajar SPNF SKB, Wali Kota Apresiasi Perjuangan Peserta
Wali Kota Bontang, Basri Rase saat sambutan di Pendopo, Rujab, Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menghadiri kegiatan Lepas Kenang Warga Belajar SPNF SKB Kota Bontang Tahun Pembelajaran 2003/2024, yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota, Kamis (13/6/2024).

Kegiatan Lepas Kenang Warga Belajar SPNF SKB tersebut mengusung tema ‘Menjadi Generasi Pembelajar Berkarakter dan Berbudaya’.

Saat sambutan, Wali Kota Bontang, Basri Rase menyampaikan rasa terima kasihnya, serta mengapresiasi kepada semua warga belajar SPNF yang telah menyelesaikan tugas pembelajarannya dengan baik. Mulai dari paket A, B, dan C.

“Ini sebuah perjuangan yang tidak gampang, karena proses pembelajaran yang ada saat ini berbeda dengan yang sebelumnya. Maka dari itu, saya berikan apresiasi yang sebesar-besarnya,” ucapnya.

Kebijakan tentang gerakan sekolah menyenangkan dan sekolah merdeka belajar intisarinya telah diterapkan di SKB. Sehingga hasilnya juga tidak kalah dengan dari lulusan SKB.

“Proses lepas kenangnya juga sama seperti SMA lainnya, jadi jangan berkecil hati. Seharusnya bisa bangga, karena dengan ijazah yang dikeluarkan sama dengan ijazah pendidikan pada umumnya,” jelasnya.

Diketahui dulunya untuk mendaftar paket C tidak perlu menunggu waktu yang lama, namun saat ini harus sesuai dengan pendidikan lainnya, seperti paket A 6 tahun, paket B 3 tahun, dan paket C 3 tahun. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Kecamatan Bontang Utara Gelar Rapat Persiapan MTQ Tingkat Kota

0
Kecamatan Bontang Utara Gelar Rapat Persiapan MTQ Tingkat Kota
Kegiatan persiapan MTQ tingkat kota, di Gedung BPU Kecamatan Bontang Utara. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kecamatan Bontang Utara menggelar rapat persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota, yang akan diselenggarakan mulai 1-7 Juli 2024 mendatang. Rapat persiapan berlangsung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Utara, Kamis (13/6/2024).

Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bontang Utara, Vike Setiawan mengatakan, telah melakukan persiapan untuk peserta dan pelatih mengikuti MTQ tingkat Kota.

Perlombaan yang akan diselenggarakan meliputi Tilawah, Tahfidz, Hafalan Hadist, Kaligrafi, Fahmil Quran, syarhil Quran, Karya Tulis Ilmiah Quran, Karya Tulis Ilmiyah Hadist, dan Qasidah.

“Kami masih mempersiapkan, khususnya di wilayah Bontang Utara sendiri. Dari lomba yang diselenggarakan semua ada golongannya masing-masing, seperti kaligrafi kontemporer, mushaf, dan sebagainya,” ucapnya saat diwawancarai, Rabu (13/6/2024).

Peserta yang akan mengikuti lomba di MTQ mulai dari usia 12 tahun hingga dewasa, bahkan untuk dewasa pun ada batasan usia. Ada sebanyak 130 kafilah di Bontang Utara yang akan mengikuti MTQ di Juli mendatang.

“Sebelum berlangsungnya MTQ, kami mengadakan TC terlebih dahulu. TC akan dimulai dari 15-16 Juni, untuk mempersiapkan semuanya bagi peserta yang mengikuti lomba,” jelasnya.

Vike berharap peserta yang akan mengikuti MTQ, untuk generasi muda khususnya di wilayah Bontang Utara mereka bisa lebih cinta dengan Al-Quran, bisa meningkatkan nilai-nilai Islami di generasinya. Bahkan bisa melestarikan nilai musabaqah tilawatil qurannya.

“Ini lomba yang berjenjang, dan setiap tahunnya ada. Mulai dari kecamatan, kota, provinsi, bahkan nasional. Saya ingin peserta yang mengikuti MTQ ini nantinya bisa lolos di tahap yang berkelanjutan,” tutupnya. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Bontang Tuan Rumah Perkemahan Wirakarya 2024, Pemkot Support Penuh

0
Bontang Tuan Rumah Perkemahan Wirakarya 2024, Pemkot Support Penuh
Kunjungan Audiensi Kwarda dan Kwarcab. (ist)

BONTANG – Pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Kalimantan Timur dan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bontang melakukan kunjungan audiensi ke Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Basri Rase, Rabu (12/6/24).

Kunjungan ini dalam rangka persiapan penyelenggaraan Peringatan Hari Pramuka ke-63 dan Perkemahan Wirakarya Tingkat Daerah Kalimantan Timur Tahun 2024, yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus mendatang.

“Alhamdulillah, Kota Bontang dipercaya sebagai tuan rumah untuk perhelatan akbar ini,” ujarnya

Mereka mendiskusikan agenda terkait persiapan acara besar tersebut dibahas dengan seksama. Basri menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kelancaran acara tersebut, sekaligus memastikan bahwa Kota Bontang siap menjadi tuan rumah yang ramah dan bersahabat bagi seluruh peserta dari berbagai daerah.

Kunjungan audiensi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif dalam mempersiapkan penyelenggaraan Peringatan Hari Pramuka ke-63 dan Perkemahan Wirakarya Tingkat Daerah Kalimantan Timur Tahun 2024.

Hadir pula sejumlah tokoh penting yakni Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Timur, H. Facruddin Djaprie, dan pengurus lainnya H. Mugeni, HJ. Kuleh, Suharno, Zain Arief Iskandar, H. Anthony Rakhman, Erwin Hotmatua Siblon, Aulia Nur Fathonah, dan Djiono.

Sementara dari Kwarcab Pramuka Bontang dihadiri Ketua Kwarcab Pramuka Bontang, Budi Supriyanto, Sekretaris Kwarcab Bontang, Misbahul Munir, serta beberapa pengurus lainnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam