Beranda blog Halaman 854

Ular Kobra 1,5 Meter Sembunyi di Pipa Pembuangan

0
Ular Kobra 1,5 Meter Sembunyi di Pipa Pembuangan
Petugas Disdamkartan saat mengevakuasi seekor ular kobra di salah satu rumah warga, di Pisangan, Kota Bontang. (Dok).

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang berhasil mengevakuasi ular kobra sepanjang 1,5 meter di salah satu rumah warga, di Jalan H.M. Ardans, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Senin (17/6/2024).

Komandan Kompi Disdamkartan Kota Bontang, Norman mengatakan, kejadian itu diketahui setelah pihaknya menerima informasi dari warga Senin malam kemarin sekitar pukul 19.30 Wita, bahwa seekor ular kobra berada di pipa pembuangan.

Mendengar hal tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi ular tersebut.

“Ular kobranya berada di dalam pipa pembuangan, jadi petugas ada sedikit kendala saat ingin mengevakuasi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/6/2024).

Saat mengevakuasi ular kobra pun, petugas membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit. Karena penanganan ular kobra sangat berbeda dengan ular piton, dimana ular kobra sewaktu-waktu bisa mengeluarkan semburan atau bisanya saat terancam bahaya.

“Penanganan jelas berbeda, petugas menggunakan alat penjepit khusus untuk menangkap ular,” jelasnya.

Saat ini ular kobra berhasil diamankan oleh petugas, dan telah dibawa ke Mako Disdamkartan Bontang.

“Ular ini sangat berbahaya, jangan sekali-sekali untuk mencoba menangkap sendiri tanpa pengaman khusus,” tutupnya.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemuda Bontang Dilatih Aplikasi Berbasis WEB

0
Pemuda Bontang Dilatih Aplikasi Berbasis WEB
Pembukaan bimtek aplikasi berbasis WEB Dispoparekraf. (ist)

BONTANG – Kepala Dinas Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Rafidah, didampingi Kabid Pemuda, Idhamsyah, menghadiri sekaligus membuka bimtek aplikasi berbasis WEB di Hotel Golden Tulip, Balikpapan.

Pelatihan ini diberikan bagi pemuda, yang berguna melibatkan peran pemuda dalam menyongsong Ibu Kota Nusantara (IKN), berlangsung 12-15 Juni 2024.

Rafidah mengatakan, para peserta bimtek tersebut sudah ahli dan mengerti tentang teknologi yang berkembang pada zaman yang makin maju ini.

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya mendukung dan memfasilitasi kemajuan anak muda kota Bontang dengan memberikan bimtek tersebut, “Bimtek ini salah satu dukungan agar anak-anak Bontang tidak hanya melek teknologi tapi juga bisa mempergunakan dengan sebaiknya,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta. Setelah bimtek berlangsung ia ingin para peserta dapat mengaplikasikan ilmunya untuk kemajuan Kota Bontang

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disdikbud Putuskan Bikin Seragam Batik di Luar Daerah, Ini Alasannya!

0
Disdikbud Putuskan Bikin Seragam Batik di Luar Daerah, Ini Alasannya!
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Bambang. (Dok)

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang telah memutuskan untuk bekerjasama dengan perusahaan asal Malang untuk pembuatan seragam batik pelajar sekolah.

Walaupum begitu, Disdikbud menegaskan, kalau hal ini telah berkoordinasi dengan Wali Kota Bontang, yakni Basri Rase.

Kepala Disdikbud Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyoni mengatakan, bahwa pembuatan seragam batik diserahkan pada penjahit luar Bontang, lantaran ongkos penjahit luar daerah lebih murah ketimbang dari penjahit lokal di Bontang. Karena dalam aturan tidak ada berkaitan dengan penggunaan penjahit lokal atau luar daerah.

“Ongkos produksi lebih murah dari penjahit lokal, maka kami telah putuskan untuk menggunakan jasa penjahit dari luar daerah,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/6/2024).

Diketahui, untuk penjahit lokal masih belum mampu menyelesaikan seragam batik hingga batas waktu akhir Agustus, maka penyedia memutuskan untuk semua segaram batik akan dikerjakan langsung dari luar daerah dengan alasan waktu dan harga yang sesuai.

“Nantinya untuk seragam batik ada sekitar 33.370 seragam,” paparnya.

Anggaran yang dikeluarkan untuk membuat seragam batik pun sekitar Rp 12 miliar, yang ditargetkan akan selesai pada Agustus 2024 mendatang.

“Target bulan Agustus sudah selesai, untuk pelajar SD menggunakan seragam batik berwarna coklat tua, dan untuk SMP dengan coklat muda,” tutupnya.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Cuaca Ekstrim, Jamaah Haji Bontang Berhasil Selesaikan Rangkaian Ibadah Haji

0
Cuaca Ekstrim, Jamaah Haji Bontang Berhasil Selesaikan Rangkaian Ibadah Haji
Peserta Haji Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Jemaah Haji Kota Bontang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah haji. Walaupun di tengah cuaca ekstrim yang melanda kawasan Arab Saudi. Hal itu diungkapkan salahsatu Petugas Haji Daerah (PHD), Sri.

Dikatakan Sri, saat ini cuaca di Arab Saudi mencapai 45 sampai 47 derajat.

Meskipun begitu rangkaian kegiatan haji yang berlangsung pada 9 Dzulhijjah atau 15 Juni 2024 lalu lancar dilaksanakan 152 peserta dari Bontang, bersama jutaan umat Islam menjalani wukuf di Arafah. Pada 16 Juni mereka sudah sampai di Mina.

Sri juga menambahkan, keadaan para jemaah cukup prima, hanya ada beberapa yang terkena flu.

“Alhamdulillah sehat semua, paling batuk pilek saja karena cuaca ekstrim, panas sekali memang,” ujar Sri saat dihubungi.

Ketika di Mina, jamaah Bontang banyak tidak mendapatkan tenda, sehingga harus beristirahat di selasar, namun ia menyebutkan tidak ada jemaah yang kecewa karena tujuan mereka memang beribadah.

Sementara itu, Kepala Kemenag, Hamzah menjelaskan, rangkaian haji yakni melakukan Ihram dari Miqat pada 8 Dzulhijjah, Wukuf di Arafah 9 Dzulhijjah, Mabit di Muzdalifah, Melempar Jumrah Aqobah pada 10 Dzulhijjah, Tahallul, Tawaf Ifadah, Sa’i, Bermalam di Mina pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

“Setelah serangkaian haji selesai, Insyaallah tanggal 16 Juli kami akan pulang,” jelasnya.

Pewarta: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Nelayan Kesulitan Cari BBM, Kemana Peran Negara?

0
Nelayan Kesulitan Cari BBM, Kemana Peran Negara?
Nur Ilahiyah. (ist)

Oleh:
Nur Ilahiyah
Aktivis Dakwah dan Pengajar

Bontang menjadi salah satu kota yang berpenghasilan ikan terbesar di Kaltim. Hal tersebut dikarenakan Bontang memiliki seluruh kegiatan yang terkait dengan perikanan, mulai dari pendaratan hingga pelelangan ikan. Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase dalam sambutan peresmian Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau. (radarbontang.com, 28/5/2024).

Hanya saja, justru nelayan mengeluhkan beberapa hal terkait dengan aktivitas mereka saat melaut. Misalnya sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan terkait perizinan. Salah seorang nelayan, Bakri Mansur mengatakan, selama ini ia sulit mendapatkan BBM untuk melaut. Bahkan, ia lebih sering membeli BBM eceran. Harganya pun cenderung lebih mahal. (bontangpost.id, 4/6/2024).

Karena itulah, dalam peresmian tersebut pula, Basri Rase meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk menambah kuota BBM di Kota Bontang.

SALAH TATA KELOLA SDA

Penyediaan BBM yang memadai, baik dari sisi kuantitas maupun harga, sangat dibutuhkan oleh nelayan, agar mereka dapat menggunakan BBM sesuai dengan kebutuhan operasionalnya. Hanya saja, ternyata masih banyak nelayan yang kesulitan mendapatkan BBM tersebut. Kesulitan tersebut karena adanya pembatasan kuota BBM terutama solar.

Hal yang sebenarnya miris, karena Kelangkaan BBM justru terjadi di wilayah yang kaya akan sumber daya alamnya. Antrian Panjang truk-truk untuk mengisi solar menjadi pemandangan yang biasa. Tidak Cuma di darat, kelangkaan BBM jenis solar ini juga terjadi di laut. Alhasil, nelayan kesulitan jika ingin melaut.

Menjadi pertanyaan adalah kenapa negeri yang kaya akan SDA ini masih sering dijumpai kelangkaan BBM?

Sejak Indonesia mengadopsi ekonomi kapitalisme, SDA berupa tambang migas ini sudah mengalami liberalisasi. Alhasil, SDA kita bisa dikelola siapa saja. Karena bisa dikelola siapa saja, maka pemerintahpun sedikit demi sedikit melepas tanggung jawabnya untuk mengelola SDA tersebut dan memberikannya pada swasta atau pengusaha.

Yang mana, dipikiran pengusaha migas bisa menjadi barang publik yang dibisniskan mengikuti prinsip pasar bebas. Maka, yang bisa mendapatkan BBM adalah mereka yang bisa membeli dengan harga mahal.

Inilah akibat kesalahan tata kelola kapitalisme terkait pengelolaan kebutuhan rakyat. BBM adalah salah satu kekayaan milik rakyat, yang seharusnya dikembalikan kepada rakyat bukan hanya dinikmati segelintir orang atau dijadikan barang bisnis.

ISLAM MENJAMIN KETERSEDIAAN BBM

Rasulullah SAW bersabda “Kaum muslim itu berserikat dalam tiga hal, yaitu air, padang rumput, dan api.” Dalam hal ini BBM termasuk kategori api. Sehingga BBM termasuk kepemilikan umat. Tersebab pengolahan BBM membutuhkan waktu yang lama dan butuh biaya besar dalam hal pengolahan tersebut, seperti pengeboran, penyulingan, dan pendistribusian, maka negaralah yang diserahi kewenangan tersebut untuk mengelola dan mendistribusikannya sebelum bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

Selain itu, tujuan pendistribusian minyak ke rakyat bukanlah untuk berbisnis, melainkan untuk memenuhi hajat hidup masyarakat. Alhasil, biaya yang dikenakan atas BBM untuk masyarakat bisa murah, bahkan gratis. Tidak boleh ada tujuan komersialisasi dalam pengelolaan kekayaan milik umum. Semua hasilnya harus dikembalikan ke masyarakat.

Jikapun negara ingin menetapkan harga pada BBM, seharusnya harga tersebut hanya dilekatkan sebagai pengganti biaya produksi saja, bukan dijual untuk mendapatkan keuntungan dari rakyat.

Demikianlah, dengan penerapan syariat Islam secara kaffah, harta milik rakyat, yakni SDA, migas, dan lainnya akan dikelola dengan amanah, baik dari sisi produksi, konsumsi, maupun distribusinya, termasuk mengerahkan para ahli agar pengelolaan migas ramah lingkungan dan memberi kemaslahatan bagi masyarakat.

Wallahu’alam.

Najirah Resmi Membuka Turnamen Bola Voli IKBNTT CUP 2

0
Najirah Resmi Membuka Turnamen Bola Voli IKBNTT CUP 2
Pembukaan Turnamen Bola Voli IKBNTT CUP 2. (ist)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah resmi membuka Turnamen Bola Voli IKBNTT CUP 2 yang digelar di Lapangan Kampung Timur, Bontang Barat, Sabtu (15/6/24).

Turnamen ini merupakan inisiatif dari Ikatan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (IKBNTT) Kota Bontang, dan diikuti oleh sedikitnya delapan tim dari berbagai paguyuban di bawah naungan IKBNTT.

Tim yang berpartisipasi meliputi Paguyuban Kupang, Paguyuban Ende, Morionga Karimutu, Kerukunan Keluarga Manggarai (KKM), Kerukunan Keluarga Manggarai Timur (KKMT), Bajawa Nagekeo, Maumere, dan Pakabengo.

Najirah mengatakan, pentingnya turnamen ini sebagai sarana untuk menumbuhkan minat dan bakat atlet bola voli, serta melahirkan bibit-bibit atlet yang diharapkan dapat berlaga di tingkat yang lebih besar. Kegiatan ini juga mempererat hubungan kekeluargaan antar warga NTT di perantauan.

“Ini adalah sarana mempererat silaturahmi. Semoga dengan kegiatan ini warga NTT semakin solid turut menjaga dan membangun kota Bontang,” katanya.

Ia juga menyatakan dukungannya atas kegiatan ini, dan berjanji akan menganggarkan dana untuk turnamen yang lebih besar, mencakup tingkat paguyuban se-kota Bontang.

Ketua IKBNTT, Johanes Bay, menyampaikan harapannya, agar Pemerintah Kota Bontang dapat memberikan dukungan lebih bagi kegiatan-kegiatan semacam ini. Menurutnya, ini adalah wujud kecintaan warga NTT pada Kota Bontang, meski kecil, mereka berupaya berbuat kebaikan.

“Dalam turnamen ini, menang bukan tujuan utama. Lebih penting adalah menjaga kebersamaan untuk turut membangun Kota Bontang,” ujarnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Penjualan Sapi Kurban Tahun Ini Alami Peningkatan

0
Penjualan Sapi Kurban Tahun Ini Alami Peningkatan
Penjual Sapi di Kelurahan Tanjung Laut. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Penjualan sapi menjelang Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah dinilai meningkat. Hal itu diungkapkan Wahono salah satu pemilik peternakan sapi di Kelurahan Tanjung Laut.

Ia mengungkapkan, penjualan meningkat dari tahun lalu. Menurutnya, hal itu karena kondisi Kota Bontang telah stabil sepenuhnya, sehingga pembeli pun bertambah, walaupun tidak signifikan.

“Tahun ini ada nambah-nambah pembeli, Alhamdulillah,” ujarnya saat ditemui, Minggu (16/6/24).

Wahono mengungkapkan, semua sapi berukuran besar yang ia jual hingga Rp 50 juta telah habis terjual, dan menyisakan sapi-sapi dengan kisaran harga Rp 18 juta ke atas. Ia juga merasa penyediaan sapi tahun ini lebih mudah, karena vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak lebih mudah diurus.

“Paling laku itu yang kisaran harga Rp 21 juta sampai Rp 25 juta, ini tinggal diantar,” jelasnya.

Sama halnya dengan Edi, penjual sapi musiman sejak tahun 2002, ia selalu mengambil kurang lebih 80 sapi karena ia selalu memiliki pelanggan tetap yang memesan kepadanya.

“Tiap tahun sekitar 80 sapi selalu habis, mulai dari yang langganan sampai orang luar,” jelasnya.

Sapi-sapi yang ia jual juga telah habis dibeli, dan sudah pasti memiliki sertifikasi telah divaksin PMK, “Kalau gak divaksin nggak bisa dikirim,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Peringati HUT POMAD ke-78, Najirah Resmi Buka Turnamen Bola Voli Gadjah Mada Cup I

0
Peringati HUT POMAD ke-78, Najirah Resmi Buka Turnamen Bola Voli Gadjah Mada Cup I
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri HUT POMAD ke-78, di Halaman Mako Sub Den POM AD VI/1-1. (Ist).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) ke-78, serta membuka secara resmi Turnamen Bola Voli Gadjah Mada Cup I, di Jalan MH. Thamrin, Halaman Mako Sub Den POM AD VI/1-1 Bontang, Sabtu (15/6/2024).

Dalam sambutannya, Najirah menyampaikan kegiatan yang digelar oleh Pomad sangat luar biasa, dirinya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan turnamen bola voli nantinya bisa berjalan dengan lancar, serta dapat mencari bibit atau atlet dalam cabang olahraga bola voli di pertandingan mendatang.

“Pastinya pemerintah sangat mendukung dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Den Pomad, saya ingin kegiatan seperti ini bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ucapnya.

Diketahui, dalam turnamen bola voli ini dilakaksanaka untuk pertama kalinya di tahun 2024, kegiatan ini pun diselenggarakan bertujuan untuk memajukan bola voli yang ada di Kota Bontang.

“Semoga atlet bola voli semakin berkembang,” tambahnya.

Selain meresmikan turnamen bola voli, secara simbolis Najirah juga melakukan servis bola untuk yang pertama kalinya, sebagai tanda pembukaan. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Jelang Iduladha, Pemkot Pastikan Stok Gas Melon Aman

0
Jelang Iduladha, Pemkot Pastikan Stok Gas Melon Aman
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Mendekati Hari Raya Iduladha 1445, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memastikan stok gas elpiji 3 kg aman, tidak ada kelangkaan nantinya, Sabtu (15/6/2024).

Kabag Perekonomian dan SDA Setkot Bontang, Moch Arif Rochman mengatakan, telah mengajukan surat permohonan ke Pertamina untuk penambahan extra dropping gas elpiji.

“Kami telah bersurat ke Pertamina untuk penambahan gas elpiji,” ucapnya saat di konfirmasi, Sabtu (15/6/2024).

Adanya penambahan gas elpiji dilakukan, guna mengantisipasi jika ada kelangkaan saat menjelang Hari Raya Iduladha. Sehingga jangan sampai terjadi kelangkaan saat masyarakat benar-benar membutuhkan, bahkan di saat hari libur.

“Kami sudah melakukan monitoring ke sejumlah pangkalan yang ada, insyaallah aman untuk stoknya,” paparnya.

Monitoring sudah dilakukan bersama pihak terkait, termasuk ke Pertamina langsung beberapa waktu lalu, dengan begitu Rochman berharap distribusi gas elpiji melon berjalan dengan lancar.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Meriahkan Anniversary ke-29, Najirah Lepas Peserta Telkomsel Fun Run 2024

0
Meriahkan Anniversary ke-29, Najirah Lepas Peserta Telkomsel Fun Run 2024
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri anniversary Telkomsel ke-29 di Halaman Mall Ramayana, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri kegiatan Anniversary Telkomsel ke-29, yang berlangsung di Halaman Mall Ramayana Bontang, Sabtu (15/6/2024).

Selain memeriahkan Anniversary Telkomsel ke-29, Najirah juga melepaskan peserta yang akan mengikuti Telkomsel Fun Run 2024.

Saat sambutan, Najirah menyampaikan rasa bahagianya dapat berkumpul di tengah-tengah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Karena kegiatan fun run ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, akan tetapi juga membangun rasa kebersamaan, dan menjadikan momen untuk merayakan pencapaian Telkomsel selama 29 tahun melayani masyarakat Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang dan seluruh masyarakat, saya ucapkan selamat ulang tahun kepada Telkomsel yang ke-29 tahun,” ucapnya saat sambutan.

Kegiatan seperti ini merupakan suatu bentuk kolaborasi dan silaturahmi antara Telkomsel dan pemerintah, serta Telkomsel telah menjadi bagian penting dalam memberikan kontribusi di bidang telekomunikasi dan digitalisasi.

“Saya juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Telkomsel, dalam memberikan pelayanan terbaik dan kontribusi yang besar bagi masyarakat,” paparnya.

Tidak sampai disitu, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan hadiah utama berupa 1 unit mobil kepada pemenang undian Hepi Telkomsel Poin, dan penyerahan hadiah lainnya. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam