Beranda blog Halaman 857

DPRD Kaltim Bentuk Pansus Investigasi Pertambangan

0
Jalannya Rapat Paripurna ke-47 DPRD kaltim dengan agenda pembentukan Pansus Investigasi Pertambangan.

SAMARINDA– DPRD Kaltim membentuk Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan pada rapat paripurna ke-47, Rabu (2/10/2022). Pansus diberi tugas untuk mengurai sejumlah persoalan pertambangan yang ada di Bumi Etam.

Menurut Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud, pansus akan fokus menyelidiki permasalahan pertambangan seperti dana jaminan reklamasi, CSR serta masalah 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diduga palsu.

“Membentuk pansus investigasi karena masih belum ada data konkret. Pertama, terkait jamrek mau diurai, CSR, itu kan jadi masalah. Kemudian izin 21 itu, akan fokus kesana,” terangnya usai memimpin rapat paripurna Rabu siangi.

Politisi Golkar ini berkomitmen  masa kerja pansus tidak akan menjadi kendala untuk mengurai polemik pertambangan di Kaltim. Ia memastikan pula  DPRD Kaltim akan mengawal persoalan pertambangan ini.

“Batas waktu tiga bulan, bisa diperpanjang dua kali artinya setahun. Kita bisa perpanjang dengan kebijakan yang penting kita semua setuju. Kita tunggu lah (hasil kerja pansus) kita kawal bersama media,” ucapnya.

Hasanuddin menyebut, persoalan pertambangan perlu segera dituntaskan karena berdampak pada kerusakan lingkungan, tapi minim kontribusi kepada daerah. Apalagi pertambangan ilegal sudah menjamur di Bumi Etam.

“Penambangan ini banyak yang koridor, yang ilegal. Izinnya tidak ada, tapi dilaksanakan (menambang). Nah ini yang akan kita rambah. Pertama karena lingkungan juga untuk pendapatan asli daerah,” pungkasnya.(eky/Adv/DPRDKaltim)

Pemkot Akan Bangun Terminal di Bontang Lestari

0

BONTANG – Dalam membantu mempermudah kehidupan manusia, dibutuhkan alat transportasi untuk mempermudah pemindahan barang ataupun manusia. Hal ini guna memudahkan pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan cepat.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No 115/PMK.6/2020 tentang pemanfaatan barang milik daerah pasal 86 ayat (a) memungkinkan swasta mengelola infrastruktur transportasi milik pemerintah dengan skema KETUPI  atau skema Kerjasama Terbatas Untuk Pembiayaan Infratsruktur, untuk meningkatkan dan mengoptimalkan fungsi oprasional Barang Milik Negara.

Sesuai dengan kebutuhan transportasi dan regulasi yang ada membuat Kota Bontang memiliki potensi investasi pada bidang transportasi terminal tipe C yang akan dikembangkan di kawasan industri strategis Bontang Lestari.

Emelia Darmawati, bagian Perencanaan Pengembangan Iklim Promosi dan Fasilitas Penanaman Modal Kota Bontang pada 2 November 2022 menyatakan bahwa pembangunan terminal dapat menjadi infrastruktur penting penghubung di Bontang Lestari

“Dengan pendirian terminal tersebut diharapkan dapat menjadi penghubung dalam hal transportasi di kawasan Bontang Lestari ke Kota Bontang maupun sebaliknya,” ujarnya.

Kerja sama pada bidang ini pasti akan memberikan manfaat kepada para investor dan masyarakat Kota Bontang nantinya. Untuk pembangunan terminal nantinya akan berlokasi di depan SMP 6 Bontang Lestari. (adv/sc)

Bontang Selatan Kurangi AKI dan AKB Lewat Pembinaan GSI

0

BONTANG – Pembinaan Gerakan Sayang Ibu (GSI) tingkat Kecamatan Bontang Selatan dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Bontang Selatan pada Rabu (02/11/22) siang. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan kepedulian kepada Ibu dan anak.

GSI sendiri merupakan gerakan percepatan penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang dilaksanakan bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat diharapkan aktif terlibat dalam kegiatan seperti pemetaan kehamilan, mendata bayi, balita, menyiapkan calon pendonor darah, suami siaga, dan lain-lain.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber. Yang pertama, Gianina Ardana Reswari yang membahas dan menjelaskan apa itu GSI. Kedua, Andi Sri Mega Purwanti yang membahas dan menjelaskan tentang indikator penilaian GSI seperti memantau pengetahuan serta gizi ibu dan anak.

Ketiga, Desi Ekawati yang membahas kelanjutan GSI di masing-masing kelurahan yang ada di Bontang Selatan. Peserta yang hadir merupakan kader PKK Bontang Selatan, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan kader GSI dari masing-masing kelurahan. Acara ini dibuka oleh Camat Bontang Selatan, Kamsal.

“Wanita yang ingin hamil atau sedang hamil harus inisiatif pergi memeriksakan diri ke puskesmas. Jangan tinggal diam, sejak dini harus dilakukan pemeriksaan. Peserta yang hadir di sini nanti harus mengedukasi warga, tidak hanya istri, suami juga harus siaga. Berikan pemahaman agar masyarakat tidak takut periksa ke puskesmas.” jelasnya. (adv/sya)

Lahan Pasar Disiapkan di Depan SMP 6 Bontang Lestari

0

BONTANG – Pasar merupakan tempat pemenuhan berbagai kebutuhan masyarakat di suatu daerah. Pasar memiliki peran penting dalam perekonomian, baik itu pasar tradisional maupun modern.

Bagi produsen, pasar merupakan tempat penjualan hasil produksi beserta wadah promosi produknya. Seperti hasil pertanian, perkebunan, perikanan maupun berbagai produksi pabrik seperti baju, pernak-pernik dll.  Sedangkan bagi konsumen pasar merupakan tempat memperoleh barang dan jasa.

Emelia Darmawati, bagian Perencanaan Pengembangan Iklim Promosi dan Fasilitas Penanaman Modal Kota Bontang pada 2 November 2022 menyampaikan bahwa selain bagi konsumen dan produsen, pasar juga berperan penting bagi pembangunan.

“Adanya pasar itu dapat menunjang kelancaran pembangunan yang sedang berlangsung. Seperti penyediaan berbagai kebutuhan hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan,” ujarnya.

Adanya pembangunan pasar diharapkan dapat menciptakan roda perekonomian baru di Bontang Lestari, baik untuk produsen, distributor maupun konsumen.

Pembangunan pasar dapat memberikan keuntungan dari segi pendapatan. Keuntungan bisa didapat dari segi retribusi kios, retribusi los dan oprokan. Berula penjualan kios dan los, parkir dan bongkar muat serta iklan.

Dengan adanya keuntungan tadi menjadikan investasi pada pembangunan pasar merupakan hal yang menjanjikan. “Penyediaan lahan untuk kebutuhan pembangunan pasar berlokasi di depan SMP 6 Bontang Lestari. (adv/sc)

Edukasi Petani Tata Cara Pengomposan, Pupuk Kaltim Mulai Program Agrosolution di Trenggalek

0

Tingkatkan dukungan dalam optimalisasi sektor pertanian Nasional, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mulai Program Agrosolution untuk komoditas padi di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi ini tindaklanjut kerjasama Pemkab Trenggalek bersama Pupuk Kaltim dan Maxxi Tani, yang ditandai labuh panen raya padi bersama Pemkab Trenggalek, Kamis (27/10/2022).

Staf Senior Vice President Transformasi Bisnis Pupuk Kaltim, Yusva Sulistyo, mengungkapkan sebagai perusahaan agroindustri unggulan tanah air, Pupuk Kaltim terus berkomitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui produk berkualitas, sekaligus meningkatkan upaya dalam mendorong produktivitas pertanian daerah.

Program Agrosolution dihadirkan sebagai ekosistem pertanian terintegrasi melalui sinergi BUMN, untuk memberi kemudahan bagi petani dalam meningkatkan kapasitas hasil pertanian. Mulai dari akses permodalan serta agri input seperti benih, pupuk dan pestisida, asuransi gagal panen, pendampingan penerapan teknologi pertanian hingga offtaker untuk jaminan pembelian hasil komoditas secara berkesinambungan.

“Dari berbagai kemudahan yang diberikan pada program Makmur, diharap petani akan lebih sejahtera tanpa khawatir hasil panen tidak terserap oleh pasar,” ujar Yusva.

Pendampingan program Makmur ini juga upaya menekan ketergantungan petani akan pupuk bersubsidi, dimana Pupuk Kaltim menghadirkan produk non subsidi NPK Pelangi 20-10-10 yang sangat cocok untuk peningkatan produktivitas padi, dengan pemakaian yang jauh lebih hemat dibanding pupuk bersubsidi. Hasilnya pun jauh lebih tinggi, yang telah dibuktikan beragam demonstration plot (demplot) maupun program Makmur di berbagai daerah di Indonesia.

Terbaru, produktivitas padi varietas Ciherang hasil ubinan BPP Sukorejo Kabupaten Ponorogo, mengalami kenaikan sebesar 20 persen, dengan hasil rata-rata 7,9 ton per Hektare (Ha) dibanding sebelumnya maksimal 6,5 ton/Ha. Dalam artian ada kenaikan hasil 1,3 ton/Ha dengan penggunaan NPK Pelangi 20-10-10 selama pendampingan program Makmur.

“Selain itu, komoditas padi varietas Inpari 32 di Sukomoro Magetan juga mengalami kenaikan produktivitas sebesar 20 persen dari sebelumnya, dengan kenaikan rata-rata 1,5 ton/Ha,” tandas Yusva.

Pada kesempatan itu Pupuk Kaltim turut memberikan edukasi pengolahan pembuatan kompos menggunakan biodekomposer Biodex bagi petani setempat. Hal ini mengingat sudah tidak ada lagi subsidi pupuk organik oleh Pemerintah, sehingga petani harus mulai membiasakan diri menjaga daya dukung lahan agar tetap produktif menggunakan pupuk organik.

Dijelaskan Yusva, Biodex diproduksi Pupuk Kaltim sebagai bioaktivator perombak atau pendegradasi bahan organik ramah lingkungan, untuk membantu perbaikan kualitas lahan pertania. Penggunaan biodekomposer ini ditujukan untuk mempercepat proses dekomposisi kandungan bahan organik, hanya dalam waktu 2-3 minggu bahan organik telah siap menjadi pupuk kompos.

“Biodex dapat diaplikasikan tanpa harus menambahkan bahan lainnya seperti molase atau tetes tebu sebagai katalisator. Hal ini juga sudah dibuktikan para petani di Madiun, Ponorogo, Malang, dan Bojonegoro yang sudah menjalankan produksi pupuk kompos secara mandiri menggunakan Biodex,” lanjut Yusva.

Melalui edukasi yang diberikan, petani Trenggalek didorong mampu meningkatkan daya dukung lahan dengan memanfaatkan Biodex serta jerami sisa panen, sehingga sifat biologis tanah dapat terjaga dengan adanya pupuk organik. Terlebih kandungan Biodex juga terbukti mampu menanggulangi beberapa penyakit pada tanaman seperti layu fusarium.

“Selain sebagai perombak bahan organik, Biodex juga bisa dimanfaatkan sebagai biopestisida untuk memproteksi tanaman agar tahan terhadap serangan penyakit. Sebab ada kandungan bakteri Trichoderma sp. didalamnya,” pungkas Yusva.

Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, yang turut hadir dalam panen raya dan edukasi penggunaan Biodex menyambut optimis pelaksanaan program Makmur oleh Pupuk Kaltim. Dirinya berharap program ini mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian padi sekaligus mendorong kesejahteraan petani di wilayahnya. Apalagi pada tiga musim sebelumnya, para petani sempat merugi karena mengalami gagal panen.

“Dari panen raya kali ini didapati hasil 5,98 ton/Ha. Ini cukup baik, mengingat tiga musim lalu para petani tidak panen sama sekali. Semoga hasil ini bisa terus ditingkatkan kedepannya,” ujar Mas Ipin, sapaan akrab Mochammad Nur Arifin. (adv)

Danrem: Keberadaan Humas Perantara Institusi Jalankan Komunikasi Timbal Balik

0

SAMARINDA – Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, dilakukan pembangunan aparatur negara melalui reformasi birokrasi untuk meningkatkan profesionalisme aparatur negara di pusat dan daerah.

Humas (Hubungan Masyarakat) merupakan bagian penting dan sangat dibutuhkan keberadaannya dalam sebuah organisasi ataupun institusi pemerintah.

“Keberadaan Humas berperan sebagai perantara bagi institusi dalam menjalankan komunikasi timbal balik terhadap masyarakat,” tegas Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi saat menjadi narasumber Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat  (Bakohumas) se-Kaltim 2022, di ruang Ballroom Lantai 17 Hotel Aston, Samarinda Selasa (1/11).

Humas juga memiliki fungsi dalam memberikan pelayanan publik dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan komunikasi. Menurutnya,  revitalisasi kehumasan bertujuan untuk peningkatan profesionalisme humas sebagai ujung tombak pengelolaan informasi yang dibangun melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Danrem juga memaparkan bahwa Pembangunan IKN, selain menjadi upaya mengubah paradigma pembangunan menjadi Indonesia sentris dan juga sekaligus untuk merealisasikan visi Indonesia 2045.

Dalam setiap prosesnya, pembangunan IKN akan melibatkan masyarakat sekitar Kalimantan Timur. “Masyarakat lokal partisipasinya Luas, harus Ikut dalam membangun dan bekerja,” ungkapnya. (adv/diskominfokaltim)

Hadapi IKN, SDM Kaltim Harus Tingkatkan Kapasitas

0

SAMARINDA – Zaman terus berputar, teknologi terus berkembang dan kian maju. Perubahan demi perubahan menciptakan peluang juga tantangan. Begitupula dengan pembangunan di seluruh Indonesia tak terkecuali Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Humas sebagai garda terdepan dalam diseminasi informasi harus cermat dan cepat tanggap terhadap berbagai isu, serta proaktif untuk meningkatkan kapasitas yang dimilikinya.

Pemerintah baik ditingkat pusat maupun daerah terus galakkan berbagai upaya sebagai bentuk kepedulian akan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Kaltim yang merupakan daerah terpilih sebagai Ibu Kota Negara (IKN) yang baru juga tak luput penuhi kebutuhan ini. Namun, disamping itu peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM Humas juga harus muncul dari diri personal masing-masing.

“Upaya untuk menggali potensi dan mendorong kapasitas humas sepenuhnya di Kaltim harus terus ditingkatkan dan diperkuat, hal ini dilakukan mengingat peran humas sebagai jembatan informasi kepada masyarakat terkait banyak hal, tak terkecuali dengan adanya IKN ini,” jelas Rizal Effendi saat menjadi salah satu narasumber dalam Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) garapan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim, Selasa (01/11/2022).

Mantan orang nomor satu di Kota Beriman (Balikpapan) ini juga menyoroti tentang isu strategis pembangunan IKN di Kaltim. Baginya, peningkatan sektor-sektor penunjang pembangunan IKN tak hanya melulu soal pembangunan fisik, namun lebih kompleks daripada itu.

“Kaltim memerlukan SDM yang berkualitas juga berdaya saing tinggi. Produktivitas dan Kreatifitas SDM daerah tidak boleh kalah. Harus bangkit, harus bisa penuhi kebutuhan pembangunan yang beretika dan bertanggung jawab dan tentunya tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan,” sambungnya.

Diskusi intens pun berlanjut antara penulis buku “Bukan Pak Wali Lagi” tersebut dengan para peserta. Forum silaturahmi para Humas yang berlangsung di Hotel Aston itu, menjadi wadah bertukar pikiran, tak hanya terkait persoalan peningkatan SDM Kaltim, namun juga masa depan Bumi Etam. Di akhir sesi, Rizal pun turut membagikan buku karyanya kepada sejumlah peserta yang aktif bertanya. (adv/diskominfokaltim)

Forum Bakohumas Se-Kaltim Kembali Digelar, Momentum Satukan Langkah Insan Kehumasan

0

SAMARINDA – Setelah dua tahun vakum karena pandemi, Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali digelar.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum dalam menyatukan langkah dan peran seluruh insan kehumasan. Terutama dalam menyambut pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Benua Etam.

Sesuai dengan tema yang diangkat dalam Forum Bakohumas tahun ini, yakni Peran Kehumasan dalam Menyambut Kehadiran IKN dan Masa Depan Sumber Daya Manusia (SDM) Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Provinsi Katim, Muhammad Faisal menyampaikan, Forum Bakohumas adalah wadah koordinasi dan kolaborasi seluruh insan Kehumasan. Dalam hal penyebarluasan informasi terkait soal IKN dan kesiapan SDM Kaltim.

“Kita harus meningkatkan kerja sama profesi humas dalam rangka mempublikasikan IKN dan kesiapan SDM Kaltim yang berkontribusi pada pembangunanan IKN di Kaltim,” kata Faisal saat memberikan sambutan dalam Forum Bakohumas se Kaltim di Hotel Aston Samarinda, Selasa (1/11/2022) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Faisal juga menginformasikan bahwa pembangunan fisik IKN akan dimulai tahun ini. Dalam waktu dekat, groundbreaking pembangunan IKN akan segera dilaksanakan. Bahkan beberapa proyek pembangunan infrastruktur IKN, seperti istana negara dan kantor kesekretariatan  sudah memasuki proses lelang tender.

“InsyaAllah semua on the track. Jadi jangan ada lagi pertanyaan, betul kah IKN di Kaltim?” pinta Faisal.

Faisal juga menekankan, melalui Forum Bakohumas, ia meminta kepada seluruh insan Kehumasan untuk merapatkan barisan. Karena dalam waktu dekat, Kaltim akan memasuki kostestasi politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Dalam era kontestasi politik itu, akan banyak sekali berita hoaks. Jadi mari kita persatukan peran humas untuk menangkal hoaks dan memberikan informasi secara bertanggung jawab sesuai fakta yang ada,” tegasnya.

Staf Ahli Gubernur Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Provinsi Kaltim, Drs. Diddy Rusdiansyah Anan Dani mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, hadir untuk membuka acara.

Diddy menyampaikan, sudah menjadi kewajiban seluruh warga Kaltim dalam mendukung IKN sesuai dengan keterampilan dan kapasitas masing-masing. Termasuk dalam hal ini, insan kehumasan. Forum Bakohumas ia minta, lebih aktif lagi dalam menyosialisasikan pembangunan IKN kepada publik.

“Peran Kehumasan baik di kantor dan lembaga pemerintahan sudah cukup baik dalam mendukung kegiatan pemerintah terkait IKN, tapi saya minta ini ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Forum Bakohumas kata dia, perlu menjalin kerja sama sinergis dengan Kehumasan seluruh Perangkat Daerah (PD). Terlebih saat ini, media massa semakin maju dan berkembang pesat. Kehumasan perlu meningkatkan keterampilan dalam mengeluarkan produk jurnalistik agar tidak kalah cepat dengan media mainstream.

“Media online sekarang sangat cepat, hitungan menit sudah terbit. Kehumasan jangan sampai tertinggal,” pungkasnya.

Terakhir ia berpesan, Bakohumas berperan penting dalam menjalankan perannya secara maksimal. Memberikan informasi publik tentang kinerja pemerintahan secara bertanggung jawab. Agar menjadikan masyarakat cerdas dan memahami teknologi informasi.

Acara dilanjutkan dengan pemencetan tombol bersama yang menandai seremonial pembukaan Forum Bakohumas se Kalimantan Timur. Kemudian penyerahan plakat dari Diskominfo Kaltim kepada narasumber, dan foto bersama peserta forum Bakohumas.

Bertindak sebagai narasumber dalam acara ini, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, Mantan Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kaltim Rozani Erawadi.

Lebih dari seratus orang peserta  perangkat humas di lingkup perangkat daerah pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, organisasi vertikal, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, serta rumah sakit, hadir dalam Forum Bakohumas yang digelar oleh Diskominfo Kaltim ini.  (adv/diskominfokaltim)

Ini Pesan Rizal Effendi untuk Pejabat dan Staf Humas Pemerintah

0

SAMARINDA – Pejabat dan staf humas pemerintahan jangan cepat lemas. Itulah pesan yang disampaikan wartawan senior sekaligus Wali Kota Balikpapan periode 2011-2021,  Rizal Effendi.

Ia mengingatkan kepada pejabat dan staf Humas yang bekerja di Pemerintah Daerah, agar jangan cepat lemas. Karena tuntutan kerja saat ini, memerlukan kecepatan, keakuratan dan kreativitas, serta harus mampu mengatasi masalah disinformasi di media sosial.

Hal itu disampaikan Rizal saat menjadi narasumber pada Forum Badan Koordinas Humas Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Kaltim, di Hotel Aston Samarinda, Selasa, (1/11/2022).

Menurut Rizal yang juga mantan Pempred Surat Kabar Harian Kaltim Post ini, paradigma aparatur Humas dalam bekerja harus berubah, menyesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Tak bisa lagi bekerja dengan pola lama, serba lambat dan tenggat waktu yang tidak jelas.

Dirinya menyebutkan Pejabat dan Staf Humas dituntut bekerja cepat, serta dituntut mendistribusikan informasi tentang pemerintahan dan pembangunan daerah. Termasuk dalam menyediakan data yang diperlukan wartawan atau media massa.

“Jangan wartawan minta data atau informasi hari ini, baru dipenuhi tujuh hari kemudian. Tidak bisa lagi seperti itu,” sarannya.

Disebutkan pula, sekarang teknologi informasi sudah memungkinkan pejabat atau staf Humas bekerja dimana saja, bahkan di luar kantor. “Tak ada lagi alasan sekarang tidak bisa bekerja cepat,” kata Rizal.

Hal yang dituntut dari pejabat dan staf Humas dalam bekerja, ujar Rizal, memberikan jaminan informasi yang disebar ke masyarakat dan media sebagai partner. Sehingga, informasi yang diterima masyarakat bisa mencerahkan.

Kemudian, perlu kreativitas dalam mengolah informasi, sesuai dengan media komunikasi yang semakin beragam. Informasi kegiatan pemerintahan dan pembangunan bisa disajikan dalam bentuk infografis, dan lain sebagainya agar menarik.

“Media yang bisa digunakan kini juga tersedia beragam, ada tik tok, instagram, twitter, media cetak, youtube, media online, televisi dan radio,” terang Rizal.

Ia juga mengingatkan, tugas pejabat dan staf Humas yang tak kalah menantang adalah meluruskan berbagai disinfomasi terkait dengan pemerintahan dan pembagunan di media sosial. Masalah disinformasi terkait pemerintah harus cepat ditangani, dikoreksi pejabat Humas, jangan dibiarkan, karena merugikan pemerintah.

“Disinformasi terkait pemerintah, pejabat pemerintah dan kegiatan pembangunan banyak tersebar di media sosial, masalah itu, jangan dibiarkan, perlu di-counter,” ujarnya. (adv/diskominfokaltim)

BBM Masih Langka, DPRD Sebut  Kendaraan Luar Kaltim Penuhi SPBU

0
Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M. Udin

SAMARINDA– Anggota Komisi I DPRD Kaltim M. Udin menyoroti masih langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Pertalite dan Solar yang meski sudah mengalami kenaikan namun masih langka.

Ia mensinyalir, langkanya BBM disebabkan karena banyaknya kendaraan berplat luar Kaltim yang memenuhi SPBU untuk turut mengisi BBM. Sementara kuota BBM yang diberikan Pertamina sesuai dengan jumlah kendaraan yang terdaftar di suatu daerah.

“Saya ingin mendorong regulasi bagaimana kendaraan berbayar pajak di Kaltim mendapat BBM sesuai. Saya ingin mendorong pemerintah mencari solusi, kendaraan luar kaltim tidak boleh mengisi di pom bensin kita,” tegasnya menginterupsi jalannya rapat paripurna ke-46.

Selain tidak berkontribusi terhadap pajak daerah, menurut politisi Golkar ini, kendaraan berplat luar Kaltim juga memiliki andil merusak jalan di Kaltim.

“Ambil contoh perusahaan di Kutim dan Berau, banyak kendaraan yang berplat B (Jakarta) milik perusahaan. Mereka banyak dikeluhkan masyarakat. Sehingga saya, tegas menolak kendaraan luar Kaltim,” tandasnya.

Sementara Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud, menyatakan hal ini harus segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Kaltim.

“Kuota (BBM) kita tersedot disitu (plat luar Kaltim). Ada rencana dilakukan pembatasan, atau membuat regulasi yang bagaimana jadi untuk hanya plat Kaltim. Arahanya platnya jadi Kaltim supaya bisa pemasukan daerah, mudahan teman-teman mengawal,”ucapnya.(eky/adv/DPRDKaltim)