Beranda blog Halaman 858

Ketua DPRD Dorong Pembentukan Pergub, Pansus Pelayanan Kepemudaan Sampaikan Laporan Akhir Kerja

0

SAMARINDA– Panitia Khusus pembahas Rancangan Perda (Pansus Raperda) Pelayanan Kepemudaan Kaltim, menyampaikan laporan akhir kerja dalam Rapat Paripurna ke-46 DPRD Kaltim, Selasa (1/11/2022).

Dalam laporannya, Ketua Pansus Ismail menyatakan, keberadaan Perda Pelayanan Kepemudaan di Kaltim sangat penting, maka Pansus sangat memperhatikan prinsip kehati-hatian, dan tidak tergesa-gesa dalam melakukan telaahan, pembahasan dan perumusan Raperda tersebut.

Oleh karena itu, selama proses pembahasan Raperda, Pansus dan OPD terkait yakni Dinas Pemuda dan Olahraga dan beberapa kunjungan dan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri, telah berupaya melakukan sinergi dan sinkronisasi untuk menghasilkan Perda yang berkualitas.

Dengan mengingat dan memperhatikan beberapa pertimbangan di atas, maka dalam kesempatan tersebut, Pansus pembahas Rancangan Perda tentang Pelayanan Kepemudaan telah selesai dibahas didalam tim Pansus.

“Oleh karena itu, kami selaku tim pansus meminta Raperda Kepemudaan provinsi Kalimantan Timur dapat disahkan dan disetujui menjadi Peraturan Daerah, sembari menunggu hasil fasilitasi Kemendagri dikeluarkan,” ucap Ismail.

DPRD Kaltim, ujarnya, mendorong raperda kepemudaan bisa segera ditetapkan menjadi peraturan daerah. Keberadaan perda ini diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kaltim yang kini masih di peringkat 5 nasional.

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud

“Tujuan dari dibentuknya perda ini adalah untuk mengakomodasi kepentingan para pemuda, sehingga ke depan kualitas hidup pemuda Kaltim meningkat. Secara otomatis tingkat IPP-nya juga akan ikut naik,” kata politisi NasDem ini.

“Pemuda berkualitas menjadi target pembangunan, sedangkan untuk peningkatan partisipasi pemuda dalam pembangunan harus didukung oleh anggaran, sarana dan prasarana yang memadai,” sambungnya.

Sementara Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud berharap segera ada Pergub yang diterbitkan Pemprov Kaltim, setelah Raperda ini ditetapkan sebagai Perda. Musabab Raperda tentang Pelayanan Kepemudaan  sangat dibutuhkan untuk pengembangan kepemudaan di Kaltim.

“Harapannya ada pergub, karena percuma ada perda kalau tidak pergub. Nanti kita sama sama lah, saya minta 6 bulan setelah ditetapkan (menjadi perda) mudahan sudah ada pergub, ada aturan tekhnisnya,” pungkas Hasan. (eky/adv/DPRDKaltim)

SMKN 2 Gelar Karya Implementasi Kurikulum Merdeka, Pemkot Dukung Pelajar Kembangkan Minat Bakat

0
Siswa-siswi SMK N 2 menampilkan karya drama bersama. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Bontang menggelar karya proyek penguatan profil pelajar Pancasila, dalam implementasi kurikulum merdeka belajar. Pelaksanaan gelar karya sebagai bentuk menyalurkan minat bakat siswa sesuai dengan kurikulum merdeka belajar.

Kepala SMK Negeri 2 Bontang, Mardijanti mengatakan, implementasi kurikulum merdeka ini sesuai dengan pilot project sekolah yang dijadikan sebagai sekolah unggul percontohan. Dengan begitu, siswa mengimplementasikan proyek penguatan profil pelajar Pancasila, dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila.

“Di dalam proyek ini, siswa-siswi diberikan pembelajaran untuk menggali nilai- nilai yang terkandung dalam Pancasila,” kata Mardijanti, Rabu (2/11/2022).

Dia melanjutkan, dalam pembelajaran profil Pancasila menekankan beberapa tema di antaranya bangunlah jiwa dan ragamu dan Bhinneka Tunggal Ika. “Dalam pelaksanaannya gelar karya ini menggabungkan dua tema,” katanya.

Selain itu, gelar karya dimaksudkan sebagai aktualisasi dan hasil belajar yang selama ini dilakukan oleh siswa-siswi tentang penguatan profil Pancasila.

“Intinya ketika sudah mempelajari Pancasila maka akan dapat diaktualisasikan di masyarakat sesuai dengan tema yang harus diterapkan saat di masyarakat,” jelasnya.

Ke depannya, lanjut dia, sekolah  akan terus memberikan ruang kepada siswa dalam belajar sesuai dengan tema pembelajaran yang ada. “Jadi ada nilai-nilai berbeda yang diaplikasikan hingga kelas XII bahkan hingga lulus sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, mewakili Wali Kota Bontang, Sekretaris Camat Bontang Selatan, Cahyo Hadi Wichakso mengatakan, kurikulum merdeka belajar memiliki tiga keunggulan. Pertama, dari segi materi yang diajarkan kepada peserta didik, seluruh pelajaran bersifat sederhana dan esensial. Kedua, memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa mengembangkan minat dan potensinya. “Ketiga kurikulum merdeka lebih interaktif dan relevan pada perkembangan zaman saat ini,” kata Cahyo.

Profil Pancasila, jelas Cahyo, terdiri dari enam dimensi seperti berakhlak mulia, mandiri, berkebhinnekaan global, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif.

“Proyek penguatan Profil Pancasila merupakan lintas disiplin ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat atau permasalahan di lingkungan satuan pendidikan,” pungkasnya.

Dengan kegiatan ini, dirinya berharap dapat turut memberikan sumbangsih terhadap kemajuan Bontang. (adv/yah)

Potensi Investasi Produk Pembersih di Bontang yang Belum Banyak Dilirik

0

BONTANG – Minyak sawit memiliki beragam kegunaan mulai dari  menjadi bahan bakar biodiesel, gliserin serta dapat diolah menjadi bahan-bahan pembersih seperti sabun, shampoo maupun detergen.

Minyak kelapa sawit akan diberi tambahan aroma/parfum dalam pengolahannya untuk membuat sabun ataupun bahan pembersih lainnya. Hal itu untuk membantu meningkatkan kualitas dari bahan tersebut.

Manfaat dari sabun yang berbahan baku minyak kelapa sawit adalah tidak licin saat diletakkan di tempat sabun, halus dan lentur serta tentu saja memiliki aroma harum bila digunakan.

Emelia Darmawati, bagian Perencanaan Pengembangan Iklim Promosi dan Fasilitas Penanaman Modal Kota Bontang mengatakan, potensi pabrik sabun/detergen  sangat menjanjikan kedepannya.

“Banyaknya tempat laundry dan hotel di Bontang. Data tahun 2019 saja, ada  29 hotel. Ini potensi pasar bagi produk-produk ini” ujarnya

Jika ada pabrik pengolahan sabun dan detergen di Bontang, diharapkan dapat mempermudah pasokan barang tersebut bagi kebutuhan masyarakat, apalagi jika diproduksi di dalam kota maka harganya akan lebih murah lagi.

Untuk kebutuhan pendirian pabrik, jelas Emelia, Pemkot Bontang memfokuskan pendirian pabrik di kawasan Industri strategi Bontang Lestari pada klaster B. (sc/adv)

Tingkatkan Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, Bontang Tawarkan Investasi Pabrik Gliserin

0

BONTANG – Gliserin adalah senyawa yang berasal dari tumbuhan seperti minyak nabati, lemak hewani maupun petrolium. Gliserin mentah yang biasanya disebut sebagai gliserol, dapat menjadi produk sampingan dari biodiesel. Gliserin atau gliserol dapat menjadi turunan biodiesel dan CPO yang telah dimurnikan 80%.

Karena berasal dari minyak nabati, gliserin merupakan bahan yang ramah lingkungan. Gliserin dapat terurai secara hayati dan tersebar dalam kadar yang aman apabila dilepas di lingkungan bebas. Hal ini menjadikan gliserin memiliki sifat bioakumuluasi yang rendah, yang menjadikan salah satu faktor penting bagi eksportir ketika menghadapi persyaratan kepatuhan bahan kimia.

Emelia Darmawati, bagian Perencanaan Pengembangan Iklim Promosi dan Fasilitas Penanaman Modal Kota Bontang, merupakan salah satu potensi investasi di Kota Bontang.

“Gliserol dengan berbagai tingkatan kualitasnya itu sangat dibutuhkan untuk bahan baku bagi industri kosmetik, farmasi, makanan, pengolahan tembakau maupun bahan pelumas. Apalagi sekarang sudah ada calon investor dari China,” ungkapnya.

Dengan banyaknya manfaat gliserin, maka investasi pada pendirian pabrik gliserin akan sangat menjanjikan. Apalagi gliserin merupakan oleokimia atau sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui.

Untuk potensi pendirian pabrik gliserin, lokasinya akan berdekatan dengan potensi pabrik biodiesel dan PT EUP yang berada di klaster E dengan luas lahan 161, 66 hektare. (sc/adv)

Faskes Pertama Harus Terakreditasi Awal 2024, Dinkes Berikan Bimtek Akreditasi ke FKTP Swasta

0
Bimtek akreditasi Dinkes Bontang bagi FKTP swasta. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG –  Dinas Kesehatan Kota Bontang melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) swasta yang diikuti 18 klinik terdaftar pada Selasa (1/11/2022) di Ballroom Hotel Bintang Sintuk. Bimtek dimaksudkan sebagai persiapan untuk akreditasi fasilitas kesehatan atau klinik sejenis.

Kepala Dinas Kesehatan dr Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan,  seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama harus sudah terakreditasi pada tahun 2024. Toetoek menyebut, Dinkes memberikan fasilitasi terkait Bimtek untuk pemenuhan akreditasi nantinya.

“Ini menjadi kewajiban Dinkes dalam memfasilitasi dengan melakukan Bimtek akreditasi FKTP swasta yang ada di Bontang selama 4 hari,” jelas Toetoek, Selasa (1/11/2022).

Dia mengatakan, FKTP swasta yang saat ini belum terakreditasi,  dengan melakukan Bimtek akan mengetahui apa yang harus dipersiapkan saat akreditasi.

“Jadi awal Januari 2024 semua sudah harus terakreditasi. Maka ada kesempatan dalam waktu satu tahun untuk menata,” kata Toetoek.

Disebutkan pula, akreditasi ada standar khusus yang dibuat lembaga independen Komisi Akreditasi. “Standarnya bahwa standar sarana prasarana harus memenuhi, standar instalasi pembuangan limbah hingga ketentuan SDM. Semua diatur dalam komponen dalam akreditasi,” jelasnya.

Selanjutnya, Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Bontang, Ahmad Hamid menambahkan, Bimtek diberikan kepada FKTP swasta untuk pelaksanaan kesiapan akreditasi. Dalam akreditasi sendiri ada tingkatannya seperti akreditasi pertama, madya, utama, dan akreditasi paripurna. “Survei akan dilakukan tim independen,” katanya.

Dirinya mengatakan, FKTP harus  telah melakukan akreditasi untuk melihat mutu klinik. “Bimtek ini dilakukan untuk pembinaan agar mengenal standar akreditasi kemudian implementasinya,” pungkas Hamid. (adv/yah)

Gelar Strong Point di Sejumlah Lokasi, Polres Bontang Terjunkan Ratusan Personel

0

BONTANG – Polres Bontang menggelar kegiatan pengamanan dan pengaturan strong point di beberapa tempat lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, kemacetan, dan rawan pelanggaran lalu lintas Selasa (01/11/2022)  dimulai pukul 06.30 hingga 07.15.00 Wita.

Strong Point yang digelar Polres Bontang ini menurunkan 228 personel yang disebar di beberapa titik/lokasi. Antara lain Simpang 3 RSUD Bontang, simpang 3 SMPN 4 Telihan, penggalan Pasar Telihan, simpang terminal, simpang 3 PKT (Ambon 3), simpang RS Yabis (Ambon 2), dan penggalan jalan depan Auto 2000.

Personel juga diturunkan di simpang 3 Pos KTL (Ambon 3 ) depan SMP YPK, penggalan jalan depan SD 2 YPK, simpang 3 BSD, penggalan Perumahan Bukit Sintuk, simpang 4 Kayu Mas, depan SMPN 5 Bontang, penggalan jalan depan Pasar Citra Mas Loktuan, simpang 3 RS PKT, dan penggalan Jalan Bethlehem.

Kemudian di simpang 3 HKBP (Ambon 5), penggalan jalan depan SPBU Akawi, sepan SMPIT Bahrul Ulum, depan SDN 002 Bontang Utara, penggalan jalan depan Bank Kaltimtara, simpang 3 Ramayana, simpang 4 Bontang Baru, simpang 3 Bontang Post, simpang 3 PHM, simpang 4 Bontang Kuala, depan SMPN 1 Bontang, simpang 3 Pasar Rawa Indah, simpang 3 Kenari Water Park, depan SDN 002 Bontang Utara, simpang 3 Bukit Indah, simpang 4 Smanda, simpang 4 Lengkol, simpang 4 Mesjid Alhijrah, penggalan jalan depan SDN 001 Tanjung Laut, serta simpang Berbas/Manakara.

Adapun kegiatan strong poin yang dilaksanakan adalah melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas serta memberikan imbauan dan pesan kamseltibcar lantas kepada masyarakat pengguna jalan.

” Strong Point yang digelar Polres Bontang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta sisawa-siswi sekolah yang menyebrang jalan menuju sekolah. Imbauan dan pesan-pesan yang disampaikan salah satunya penggunaan helm dan kelengkapan surat-surat kendraaan,” beber Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui  media ini.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan strong point akan memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, kemacetan, pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas

”Patuhi atruran berlalu lintas dan jadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan,” pungkas Kapolres. (hms)

Jaga Kamtibmas dan Prokes, Giatkan Patroli Dialogis Malam Hari

0

BONTANG – Menjaga kondusifitas keamanan, ketertiban, masyarakat (kamtibmas), Polsek Bontang Selatan menggelar patroli dialogis malam hari, Senin (31/10/2022)

Dipimpin KSPK Polsek Bontang Selatan Aipda Piter Sattu bersama Aipda Muchlis, patroli dialogis dilaksanakan malam hari dengan menyambangi tempat-tempat keramian. Seperti pertokoan, warung copi, kafe, dan tempat tempat rawan terjadinya gangguan kamtibmas .

Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Koiri mengatakan pihaknya rutin melaksanakan patroli dialogis malam hari. Langkah ini dalam upaya mencegah gangguan kamtibmas, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain itu, dalam kegiatan ini, anggota Polsek Bontang Selatan juga menyampaikan pesan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat.

”Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga stuasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Bontang Selatan agar tetap aman dan kondusif. Selain itu, kami juga mengingatkan warga masyarakat untuk selalu mematuhi prokes dimana pun, kapan pun pada saat beraktifitas,” ungkap Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan walau stuasi kamtibmas cukup kondusif, dan Covid-19 di Kota Bontang melandai, pihak kepolisian akan tetap memantau kegiatan masyarakat

”Kegiatan patroli dialogis yang dilakukan oleh Polsek Bontang Selatan ini adalah sebagai bentuk wujud pelayaanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (hms)

Atasi Banjir Bontang, DPRD Minta Pembangunan Infrastruktur Dipercepat

0
Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris

BONTANG– Pembangunan infrastruktur dalam berbagai bidang merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Apalagi Bontang pada tahun ini, beberapa kali dilanda banjir dari mulai curah hujan yang tinggi, banjir kiriman hingga banjir rob.

Untuk mengatasi semua itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris meminta, semua pembangunan infrastruktur yang ditargetkan selesai tahun ini dapat terlaksana sesuai jadwal.

“Ini dilihat juga dari sejak kapan itu tender-tender mulai bekerja. Anggaplah ada tender yang sudah mengerjakan sejak April atau Mei. Nah ini kembali pemerintah yang bertugas melalui dinas terkait harus melakukan pengawasan dan mengingatkan agar tender sesuai  kontrak yang ada” ujarnya

Agus Haris mendesak percepatan pembangunan infrastruktur terutama yang berkaitan dengan masalah penyelesaian banjir di Bontang.

Ditambahkannya pula, kajian mengenai penyelesaian banjir seperti penyusunan master plan juga harus disegerakan. Hal ini agar penyusnan APBD Tahun 2023 bisa ditetapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bontang. (adv/sc)

Dukung Ketahanan Pangan, Kodim 0908/Bontang Tanam Terong dan Jagung

0

BONTANG – Kodim 0908/Bontang melaksanakan penanaman terong dan jagung di lahan seluas 2 hektare (ha) milik Teguh, salah satu warga, yang dikelola Kodim 0908/Bontang dengan sistem pinjam pakai di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Selasa (1/11/2022).

Penanaman dipimpin Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo didampingi Ketua Persit Cabang XX, anggota TNI serta anggota Persit  Kodim  0908/Bontang.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0908/Bontang Priyo Handoyo menyampaikan bahwa menanam jagung merupakan upaya mendukung ketahanan pangan yang menjadi salah satu program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Jagung yang ditanam hasilnya akan dibagikan kepada masyarakat.  Hal ini sesuai instruksi dari Kasad. Dalam instruksi tersebut Kasad menyampaikan agar anggota TNI hadir di tengah-tengah masyarakat, untuk membantu dan mengatasi permasalahan yang ada.  “Nah, salah  satu upaya yang dilakukan Kodim 0908/Bontang adalah dengan menanam terong dan jagung,” ujar Dandim.

Dandim juga mengatakan bahwa pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk daerah. Pasalnya, sektor pertanian berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat.

“Sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan dalam rangka mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern,” ujar Dandim. (Pendim Btg)

Camat Bontang Barat Ikut Penilaian Sekolah Sehat

0

BONTANG – Kota Bontang dalam proses untuk menuju sekolah sehat. Anwar Sadat, camat Bontang Barat ikut mendampingi Sekolah Dasar (SD) Yabis dalam melakukan persiapan penilaian sekolah sehat. Penilaian sekolah sehat ini dilakukan pada Selasa (25/10/22).

Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) mendampingi SD Yabis dan sekolah-sekolah yang ada di Bontang Barat untuk melengkapi kebutuhan seperti dokumen.

“Senang bisa mendampingi penilaian ini dari kecamatan dan kasi PMKS, mendukung kegiatan ini untuk Bontang menuju sekolah sehat Dan kalo menang nantinya yabis akan didampingi terus ke provinsi hingga nasional,” jelas Anwar.

Dari seleksi berkas yang dilakukan Dinas Kesehatan, terdapat 3 sekolah yang langsung didatangi untuk dilakukan penilaian secara langsung. SD Yabis merupakan salah satu sekolah yang penilaiannya dapat memenuhi seluruh kiteria yang sudah ditentukan.

Saat ini, Yabis masih menjadi kandidat terbaik dalam penilaian sekolah sehat. “Untuk sementara sekolah SD  yang ada di Bontang dahulu yang dilakukan penilaiannya,” tambah Anwar. (adv/sya)