Beranda blog Halaman 859

Kecamatan Bontang Barat dan Satpol PP Patroli Bersama

0

BONTANG – Kecamatan Bontang Barat beserta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan patroli gabungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (29/10/22) malam. Patroli ini rutin dilakukan setiap bulan.

Tim dari masing-masing kelurahan juga ikut patroli. Titik kumpulnya di Kantor Kecamatan Bontang Barat dan dipimpin oleh Kasi Trantibum.

“Dari kecamatan kita ke pasar gajah kelurahan belimbing, kemudian ke koperasi PKT, lalu tempat terakhir adalah di Tugu Selamat Datang Bontang.” Jelas Anwar Sadat Camat Bontang Barat.

Tugu Selamat Datang Bontang yang merupakan titik akhir dari patroli. Kecamatan melakukan pendataan UMKM yang berjualan di sekitar tugu selamat datang. UMKM di sana juga diimbau untuk menjaga protokol kesehatan dan kebersihan lingkungan dengan tidak meninggalkan sampah.

“Patroli ini berlangsung dengan tujuan menjaga keamanan dan kenyamanan daerah khususnya Di wilayah Bontang Barat,” ujarnya. (adv/sya)

Tidak Sesuai SOP, Pemasangan Pipa Gas Senipah-Balikpapan Tak Seharusnya Dekat dengan Badan Jalan

0
Muhammad Samsun Wakil Ketua DPRD Kaltim

KUKAR – Proyek Strategis Nasional yang dikerjakan PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) Solution dengan subkontraktor PT Citra Panji Manunggal diprotes warga Samboja. Salah satu perwakilan warga Samboja bernama Alwi pun mempertanyakan komitmen bersama terkait jarak galian pipa gas dari badan jalan antara PUPR Kaltim dan pihak pelaksana (PT. PGN Solution – PT. CPM).

Selain itu, ia juga mempertanyakan proses scanning sebelum galian dan pemasangan pipa gas tersebut. Sebab, banyak menimbulkan dampak bocornya pipa PDAM dan putusnya kabel optic yang membahayakan masyarakat. “Maka kita menuntut pelaksana kegiatan agar bisa menuntaskan setiap titik galian pipa hingga pengerasan dan bahkan sampai ke pembersihan sebelum berpindah ke titik selanjutnya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, keluhan lainnya yang ditimbulkan akibat pemasangan gas ini yaitu penanaman pipa gas yang dianggap tidak sesuai dengan Prosedur Operasi Standar (SOP). “Pihak perusahaan yang menanam pipa gas di badan jalan tak sesuai SOP. Pada akhirnya, dampak penanaman pipa ini mengakibatkan tanah longsor dan tak dilakukan pengerasan,” keluhnya.

Menanggapi keluhan di daerah pemilihannya, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Muhammad Samsun pun langsung melakukan peninjauan ke lapangan. Politikus PDI Perjuangan itu juga menyoroti dampak dari aktivitas pembangunan jalan dan pemasangan pipa gas yang sudah mulai dikerjakan sejak Juli 2022 tersebut.

Pria kelahiran Jember itu pun meminta kontraktor agar aktivitas pemasangan pipa tidak dekat dari badan jalan. Sebab, ada beberapa titik pemasangan pipa yang begitu mepet sehingga galian tersebut longsor dan memicu rusaknya kondisi jalan. “Jalan ini dibangun dengan dana rakyat dan sudah selayaknya rakyat menikmati jalan yang nyaman,” pintanya. (Hms/adv/dprdkaltim)

Realisasi Perda Kurang Maksimal, Angka Pengangguran Tinggi

0
Agus Haris selaku Wakil Ketua DPRD Kota Bontang

BONTANG – Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris menyayangkan tingginya angka pengangguran di Kota Bontang. Padahal, Bontang merupakan kota kecil dengan banyak industri di dalamnya.

Perda Kota Bontang Nomor 10 Tahun 2018 tentang Rekrutmen dan Penempatan Tenaga Kerja, mengatur setiap pemberi kerja atau perusahaan wajib melaporkan secara tertulis setiap ada atau akan ada lowongan pekerjaan kepada kepala perangkat daerah.

Juga ada Perda Nomor 11 Tahun 2018 tentang Perlindungan Hak Pekerja Ahli Daya. Perda tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi pengangguran di Kota Bontang. Tetapi, realisasi perda tersebut dianggap belum maksimal penerapannya oleh para investor atau perusahaan di Bontang.

“Penerapan perda tersebut belum maksimal, sehingga angka pengangguran di Kota Bontang masih terbilang cukup tinggi,” jelasnya.

Agus Haris menekankan kepada Pemerintah Kota Bontang melalui dinas terkait, yaitu Dinas Ketenagakerjaan untuk semakin meningkatkan komunikasi dengan investor maupun kontaktor yang ada sebagai bentuk pengawasan.

“Pengawasan ini dalam artian intens dalam berbicara dengan kontraktor yang ada di Kota Bontang. walaupun pengawasan melekat sudah diambil oleh provinsi tetapi domain pemerintah itu tetap ada untuk mengawasi para pekerja di tiap-tiap perusahaan itu. Tetap pemerintah Kota Bontang memiliki hak penuh untuk mengatur daerahnya,” ujarnya.

Diharapkan, pemerintah kota dapat menyelaraskan para pencari kerja dan kesempatan kerja yang ada. Maksudnya adalah ketika ada kesempatan kerja di perusahaan-perusahaan seperti kesempatan kerja di PT PKT, Indominco, PT Badak maupun di dalam kota seperti perbankan, dan bidang pelayanan publik lain dapat diselaraskan dengan jumlah pencari kerja. (sc)

Bontang Tawarkan Potensi Investasi Pabrik Biodiesel

0

BONTANG – Penggunaan energi tidak terbarukan menyebabkan banyak kerusakan dari segi lingkungan maupun kesehatan. Secara langsung maupun tidak langsung penggunaan energi fosil memberikan dampak negatif terhadap manusia.

Seperti turunnya kualitas udara yang dapat berperangaruh pada kesehatan pernapasan manusia maupun perubahan iklim dan cuaca dikarenakan gas hasil pembakaran sumber energi fosil.

Hal ini menyebabkan pemerintah Indonesia mulai berkomitmen untuk menggunakan sumber energi alternatif dan dapat diperbaharui seperti biodiesel. Biodiesel merupakan sumber energi terbarukan yang terbuat dari minyak nabati atau lemak hewani.

Biodiesel dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti sumber energi fosil. Dalam rangka menekan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, maka dikeluarkannya Permen ESDM Nomor 12 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketiga Atas Permen ESDM Nomor 32 Tahun 2008 tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan Bakar Alternatif.

Emelia Darmawati, bagian Perencanaan Pengembangan Iklim Promosi dan Fasilitas Penanaman Modal Kota Bontang pada 26 Oktober 2022 menyampaikan bahwa Kota Bontang memiliki peluang investasi yang siap ditawarkan kepada investor untuk pembangunan pabrik biodiesel

“Bahan baku utama biodiesel itu kan minyak sawit, maka potensi pendirian pabrik biodiesel itu selaras dengan adanya pabrik pengolahan minyak sawit yang telah eksis di Bontang Lestari,” ujarnya.

Menurutnya, wilayah yang difokuskan oleh Pemerintah Kota Bontang untuk investasi pada pabrik biodiesel terletak di klaster E. Posisinya berdekatan dengan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit oleh PT EUP. (adv/sc)

Agus Haris Minta Pemkot Awasi Ketat Proyek Berjalan

0
Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris

BONTANG – DPRD Bontang meminta pengawasan ketat hendaknya dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang atas progres pembangunan proyek yang ada di Kota Bontang.

Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris mengingatkan, Pemerintah Kota Bontang melalui leading sector masing-masing agar intens melakukan peninjauan untuk mencapai progres pekerjaan selesai sesuai target.

“Bagi pekerjaan yang sudah berjalan lama, pemerintah hendaknya mengawasi pemenang tender itu, tidak ada alasan bagi kontraktor untuk menyelesaikan. Pemerintah harus turun,” ucapnya.

Agus Haris menilai jika kegiatan yang baru saja dikerjakan dalam anggaran perubahan 2022, akan sulit selesai sesuai target. Namun, ia meyakini tidak ada proyek yang membutuhkan waktu panjang dianggarkan dalam APBD Perubahan. Ia pun menyadari pemerintah pun sudah mengkaji penetapan jadwal kerja pihak ketiga.

“Kalau yang masuk perubahan ini jika ada fisik biasanya berupa pekerjaan mudah dan cepat selesai seperti pengawasan,” ungkapnya.

Agus mewanti lagi, kedepan sekira bulan Nopember musim penghujan akan intens mengguyur. Ia khawatir dengan musibah banjir kembali melanda. Untuk itu proyek drainase hingga master plan tetap jadi program penting saat ini.

Diketahui kegiatan fisik menggunakan bantuan keuangan provinsi dan pusat saat ini sedang dalam pengerjaan. Sebut saja proyek penurapan sungai di Jalan Brokoli dan pembuatan saluran air di Jalan R Suprapto. Proyek fisik tersebut diwanti Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris untuk ketat diawasi agar tuntas sesuai waktu yang diberikan. (adv)

DPRD Bontang Fasilitasi Perselisihan Kontraktor

0

BONTANG –  Rapat dengar pendapat (RDP) terkait perselisihan kontraktor lokal Bontang PT Krida Sejahtera Jaya (KSJ) dengan PT Wijaya Karya (Wika) digelar DPRD Bontang, Senin (31/10). PT KSJ yang merupakan sub kontraktor PT Wika sejak 11 September 2021 lalu mengklaim merasa dirugikan hingga lebih dari Rp 3 miliar akibat pihak PT Wika lalai dalam pengadaan material yang telah disepakati.

Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris mengatakan bahwa pihaknya akan menfasilitasi perselishan tersebut meski ini adalah bisnis, namun menurut Agus Haris akibat perselisihan ini kontraktor lokal yang mempekerjakan warga Bontang jadi terkendala. “Saya minta bukti-bukti kesepakatan kerjanya untuk menjadi bahan kami dalam rangka mendalami perselihan ini,” kata Agus Haris.

Agus Haris pun, menyikapi pihak PT Wika yang tak hadir dalam RDP, ia mengatakan apabila dalam panggilan ke tiga kali tidak hadir maka pihaknya akan mengutus Komisi I melakukan sidak ke PT Wika. “Kalau sampai tiga kali tidak datang, kami akan utus Komisi I kesana,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD, Irfan mengatakan bahwa terkait kesepakatan kerjasama dengan PT Wika apabila SPK akan lebih kuat dan wajib dipertanyakan. “Kesepakatan terkait kontrak meski lewat email sekalipun memang harus dipertanyakan. Apabila PT Wika tidak hadir dalam RDP kami undang lagi, dan kalau tidak hadir lagi maka kami akan sidak,” tegas Irfan.

Irfan menambahkan, kejadian seperti ini tidak boleh dibiarkan karena dapat mengangap remeh permasalahan yang merugikan kontraktor lokal Bontang. “Kalau dibiarkan nantinya pihak PT Wika menganggap ini tidak apa-apa. Tapi kalo dasarnya SPK wajib dibayar,” tegas Irfan.

Di temui wartawaN, Project Manager PT KSJ Andi Herman menuturkan, pihaknya merasa dirugikan akibat PT Wika ingkar janji dari kontrak kerja. “PT Wika sudah ingkar janji daripada kontrak, pada prinsipnya kami ingin menyelesaikan secara baik-baik saat bertemu. Jadi ini klaim tahap ke dua kami minta pihak DPRD untuk memfasilitasi terkait klaim yang kami ajukan yang dibantahkan oleh PT Wika,” bebernya Andi.

Lebih lanjut Andi mengatakan, pada saat PT Wika membantah tidak ada surat dasarnya. “Sedangkan kami mengajukan klaim ada dasarnya, karena kontrak kami terakhir berakhir 14 Maret 2022 tapi PT Wika belum memenuhi kewajibannya menyiapkan matrial,” ungkap Andi.

Meski pihak PT Wika mempersilahkan perselisihan ini diajukan ke pengadilan, namun Agus menolaknya. “Bukan kelasnya pengusaha lokal harus ke pengadilan,” katanya.

Akibat PT Wika tidak melaksanakan kewajibannya berupa menyiapkan material, pihak PT KSJ merasa dirugikan, pasalnya sistem kontrak kerja dengan sistem unit pres.

“Artinya apa yang kami pasang itulah yang dibayar, dengan kedatangan matrial itu mempengaruhi volume. Contoh, seharusnya bulan ini kami target 10 ton tapi buktinya yang kami pasang 1 ton, artinya kami ada kerugian besar disitu. Sedangkan metode kerja yang sudah kita buat sesuai kontrak yang sudah kita sepakati, dengan kedatangan material mereka sampai bulan Desember seharusnya sudah datang, tapi kenyatannya tidak bisa,” terangnya.

Akibat keterlambatan material dari pihak PT Wika, Andi menyebut ia mengalami kerugian sekira lebih dari Rp 3 miliar.

Andi menegaskan, apabila PT Wika sudah tidak bisa mengakomodir perselisihan tersebut pihaknya akan menyatakan ke pihak pemkot Bontang bahwasannya PT Wika yang merupakan BUMN sudah tidak bisa lagi membesarkan perusahaan lokal. “Dan sudah tidak percaya lagi dengan PT Wika,” pungkasnya. (adv)

 Najirah Dukung Pembinaan Kapasitas Linmas di Bontang

0
Wakil Wali Kota saat memberikan arahan kepada anggota Linmas Bontang. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) melaksanakan pembinaan anggota perlindungan masyarakat (Linmas) Bontang yang dilaksanakan Senin (31/10/2022), di balai pertemuan umum Kecamatan Bontang Selatan.

Pembinaan ini dimaksudkan untuk kembali memperdayakan Linmas di setiap wilayah Bontang.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah dalam arahannya mengatakan, dalam melaksanakan perlindungan masyarakat anggota Linmas dapat diberdayakan dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

Najirah mengatakan melalui kegiatan pembinaan ini, anggota Linmas dapat menambah pengetahuan dan kapasitas anggota dalam bidang hukum, sehingga dapat optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing.

“Dan ke depannya dapat membantu saat terjadi bencana di wilayahnya,” kata Najirah.

Dia menambahkan, pembinaan ini akan meningkatkan pemahaman anggota Linmas, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam membantu memelihara keamanan dan ketenteraman serta ketertiban.

“Pembinaan ini diikuti 772 anggota perlindungan masyarakat se-Kota Bontang,” tambah Kabid Trantibum Linmas Satpol PP Kota Bontang, M Natsir.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bontang, Ahmad Yani mengungkapkan, pembinaan dimaksudkan agar Linmas dapat terus dilibatkan sesuai dengan Permendagri nomor 26 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman dan perlindungan masyarakat.

“Kita mencoba melalui Satpol PP untuk mendata anggota Linmas. Kemudian kita ingin berkolaborasi, karena Linmas ‘kan garda terdepan dalam masalah trantibum termasuk kebencanaan,” kata Ahmad Yani.

Selain itu, Linmas dapat dilibatkan sesuai dengan bidangnya di wilayah masing-masing. “Ini ‘kan kekuatan yang ada di kelurahan masing-masing. Saat ini yang diketahui hanya dilibatkan pada saat Pemilu,” pungkas Yani. (adv/yah)

Alhamdulillah, Raih Juara 3 Nasional Media PAUD Digital

0

Catatan : Muthi’ Masfu’ah AMd, CN NLp

Saya tidak pernah menyangka bisa lolos masuk final lomba Media Pembelajaran Digital Program Powtoon. Apalagi program itu baru akan diterapkan. Karena saya sangat menghargai lembaga pendidikan yang memilih saya untuk mewakili Universitas Terbuka, semangat belajar pun tetap saya kiatkan.

Ada sekitar 43 peserta lomba diikuti para mahasiswa FKIP se-Indonesia, dengan video pembelajaran menarik diberbagai jenjang pendidikan. Tema yang diangkat seputar Saintek (Sain Teknologi) dan Soshum (Sosial Budaya dan Hukum)

Penyelenggaraan acara final ini berlangsung di Lombok 28-30 Oktober 2022. Pelaksanaan lomba ini bertujuan adalah untuk meningkatkan keterampilan para calon pendidik/pendidik dalam merencanakan, mendesain, mengembangkan, dan mengimplementasikan pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan platform digital Powtoon.

Ada beberapa cabang lomba yang lain selain media pembelajaran diantaranya Microtechering, Presenter, LKTI dan Debat Bahasa Inggris. Alhamdulillah, saya mengikuti lomba Media Pembelajaran Digital Powton dapat meraih juara 3 nasional dengan judul “Yuk Mengenal Hewan dan Tempat Wisata di Kaltim”.   Tentu banyak catatan yang harus diperbaiki dari ide video yang saya buat, yang memang masih sederhana.

Mengikuti lomba seperti ini banyak sekali hal baik yang dapat kita peroleh, sebaiknya calon guru/guru dapat meningkatkan kemampuannya, salah satunya dengan bersemangat mengikuti lomba.

Berikut saya tuliskan hal baik manfaat yang dapat kita peroleh yakni :

  1. Mendapatkan Pengalaman. Banyak hal yang didapatkan seorang guru ketika ia mengikuti sebuah perlombaan. Selain menambah wawasan mereka, menambah teman pergaulan, menambah inspirasi mengajar, yang tidak didapatkan di bangku kuliah atau tempat mengajar.
  2. Belajar Berkompetisi Secara Positif. Berkompetisi secara positif artinya bersaing atau berlomba dengan menampilkan metode pembelajaran yang unik dan berbeda dengan peserta lainnya. Berlomba untuk mencapai suatu kemenangan dengan cara yang baik nggak melakukan kecurangan dan tidak membenci kompetitor.
  3. Menambah Pengalaman Berbicara Depan Umum. Seorang calon guru atau guru, ketika sering mengikuti lomba maka akan terlatih dan terbiasa berbicara di depan umum. Semakin sering ia mengikuti lomba makan akan terasah kemampuannya.

Semoga hasil ini dapat menginspirasi para guru untuk lebih giat dan kreatif memberikan inovasi pembelajaran untuk anak didiknya.

Akhirnya saya ucapkan terima kasih kepada Wagub Gubernur Kaltim, Ketua DPRD kota Bontang, Universitas Terbuka Negeri, Dinas Pendidikan Kota Bontang, IGTKI Bontang, Media Kaltim Online dan banyak pihak yang terlibat dan mendukung. Semoga menjadi catatan baik kita dalam beramal dengan kemampuan kita untuk mencerdaskan anak-anak kita. Aamiin. (*)

Miliki 12,33 Gram Sabu, Warga Guntung Ditangkap

0
Pelaku dan barang bukti. (Istimewa/ Media Kaltim)

BONTANG – Satresnarkoba Polres Bontang menangkap pria berinisial S karena memiliki sabu-sabu dengan berat kotor 12,33 gram, Minggu (30/10/2022) di Jalan Tari Enggang Gang Kanjar 1, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara. Warga Kelurahan Guntung itu kini mendekam dalam sel tahanan Polres Bontang.

Penangkapan dilakukan atas Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono mengatakan anggota Satresnarkoba melakukan penangkapan terhadap S setelah mendapat laporan dari masyarakat adanya penyalahgunaan narkotika di Kelurahan Guntung.

“Saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka S, ditemukan 30 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu,” kata Iptu Mandiyono, Senin (31/10/2022). Pelaku dan barang bukti tambahnya, telah diamankan di Polres Bontang untuk pengembangan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan Satresnarkoba berupa 30 bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 12,33 gram, uang tunai Rp 2.650.000, 1 buah timbangan, 2 buah bong atau alat hisap, 3 buah pipet kaca, 1 buah plastik klip, 1 buah sedotan ujung runcing, 1 buah korek gas, 1 buah tas warna coklat dan 1 unit handphone.

Pelaku disangkakan dengan pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (yah)

DPK Kaltim Apresiasi Festival Literasi Berau, Tahun Depan Sediakan Hadiah

0
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim M Syafranuddin menyerahkan hadiah ke pemenang lomba dalam Festival Literasi Berau Tahun 2002.

SAMARINDA– Festival Literasi menyemarakan Hari Kunjungan Tahun 2022 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau, diapresia Kepala Dinas DPK Kaltim M Syafranuddin.

Saat menghadiri malam Penganugerahan Festival Literasi  Berau Tahun 2022 yang digelar di Gedung Batiwakal, Sabtu (29/10), orang nomor satu di DPK Kaltim ini mengakui festival yang digelar DPK Berau memotivasi warga masyarakat terutama pelajar dan pemuda untuk lebih kreatif serta menyalurkan bakatnya. “Luar biasa, festival yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau ini telah memberi tempat bagi warga Berau untuk menyalurkan bakatnya yang sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid 19, namun festival yang digelar tidak saja mampu menyalurkan bakat warga Berau tetapi mendorong  minat baca masyarakat dimana hal ini menjadi bagian dari tujuan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” bebernya.

Mantan Karo Adpim Setda Kaltim ini mengaku bahagia kegiatan akbar yang dilakukan DPK Berau didukung penuh Bupati Berau Sri Juniarsih. Tak heran, jika DPK Berau kembali menggelar festival serupa Ivan menjanjikan akan ikut menyediakan hadiah. “InsyaAllah Pak Yudha, saya akan dukung festival Literasi Berau ini, jika tahun depan digelar lagi saya akan ikut sediakan hadiah juga,” janjinya.

Menurut mantan Jubir Gubernur Kaltim ini,  festival yang digelar DPK Berau punya arti  penting dan strategis dalam kerangka membangun budaya baca dan literasi masyarakat, melalui pemberdayaan potensi  perpustakaan.

Penggemar batik ini, secara khusus memuji motif batik yang dikenakan peserta lomba peragaan busana. “DPK Kaltim tidak saja mengurus buku, tetapi kami juga peduli dengan UMKM karenanya ratusan cendera mata DPK Kaltim semuanya khas Kaltim seperti seraong, batik, centong serta uleg kayu ulin yang memang tidak ada di tempat lain,” beber Ivan dalam acara yang dirangkai dengan pelantikan pengurus GPMB dan IPI Berau. (adv/diskominfokaltim)