Beranda blog Halaman 860

Empat Kampung di Berau Terima Bantuan 9.050 Buku dari DPK Kaltim

0

SAMARINDA– Mendorong minat baca masyarakat di Berau lebih tinggi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim M Syafranuddin didampingi Kabid Pengembangan dan Minat Baca Masyarakat M Taufik, menyerahkan 9.050 eksemplar buku kepada Bupati Berau Sri Juniarsih MAS.

Buku yang dibeli melalui APBD Kaltim Tahun 2022 diberikan untuk empat kampong di Berau. Menurut Syafranuddin, bantuan buku diberikan DPK Kaltim ke semua kabupaten/kota di Kaltim, bertujuan untuk menyukseskan Visi dan Misi Gubernur dan Wagub Kaltim Periode 2018-2024. “Bantuan buku-buku ini untuk penguatan fungsi perpustakaan desa atau kampung, sehingga terjadi pemerataan sumber ilmu di Kaltim, karenanya diharapkan semangat masyarakat bertambah dengan banyaknya buku dikelola perpustakaan desa,” sebut Syafranuddin.

Diakuinya, saat masyarakat sudah menyadari akan keberadaan perpustakaan sebagai pusat sumber informasi bermuara kepada  sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak. Ivan menyebutkan,   saat ini posisi Indeks  Pembangunan  Literasi Masyarakat (IPLM) Kaltim   hasil kajian Perpustakaan Nasional RI pada tahun 2021 tercatat 22.42 atau masuk dalam kategori rendah.

Sementara indeks kegemaran membaca Kaltim pada angka 62.22 yang termasuk  dalam kategori cukup tinggi.  “Indeks literasi berkaitan dengan komponen penyediaan sarana dan prasarana perpustakaan, sementara indeks kegemaran membaca berkaitan dengan aktivitas masyaraat dalam membaca buku dan memanfaatkan internet untuk sebagai preferensi untuk memenuhi kebutuhan informasi dan bahan bacaan,” bebernya, seraya mengakui  kualitas penyelenggaraan perpustakaan perlu perhatian serius.

Menyinggung jumlah  perpustakaan di Kaltim, diungkapnya ada 2.775 unit namun yang baru memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) hanya 197 unit atau 7,21 %. Upaya Pemprov Kaltim untuk meningkatkan standar perpustakaan di Kaltim tak pernah berhenti diantaranya pemberian buku bacaan, pelatihan SDM Perpustakaan, serta pembinaan. “Kami bangga, sejumlah perusahaan juga ikut berpartisipasi membantu peningkatan SDM di bidang perpustakaan,” sebut Ivan seraya menyebutkan sederet nama-nama perusahaan yang ikut peduli dalam pengembangan perpustakaan. (adv/diskominfokaltim)

Pria Mabuk Tewas Bersimbah Darah Usai Pecahkan Kaca Rumah Warga

0

BONTANG – Seorang pemuda meninggal dunia setelah setelah terluka parah di Jalan Di Ponegoro Gang Marina 4 RT 20 Kelurahan Berbas Pantai Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (30/10/2022) pukul 06.00 Wita. Warga Tanjung laut ini diduga dalam keadaan mabuk memukul kaca rumah warga sehingga mengalami luka parah dan kehabisan darah.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH melalui Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri mengatakan, menurut keterangan warga setempat sebelumnya pemuda itu dalam keadaan mabuk dan mengamuk sambil membawa senjata tajam. Dia melakukan perusakan kaca rumah dan tandon milik salah satu warga.

”Naas pecahan kaca rumah justru melukai tangannya sendiri  sehingga mengakibatkan pendarahan.  Dia sempat ditolong warga dibawa ke Rumah Sakit Amalia, namun nyawanya tidak dapat tertolong dan meninggal dunia akibat kehabisan darah,” kata Kapolsek Bontang Selatan, Iptu Abdul Khoiri. (hms)

Lukai Tetangga dengan Badik, Pelaku Diamankan Polisi

0

BONTANG – Polsek Bontang Selatan mengamankan laki-laki berinisial BD (34) yang diduga telah melakukan menganiaya terhadap tetangganya, Sonny  Bramantiyo dengan menggunakan senjata tajam, Sabtu (29/10/2022) sekira pukul 01.30 Wita. Peristiwa itu terjadi di Jalan Pangeran Diponegoro RT 016 Kelurahan Berbas Pantai Kecamatan Bontang Selatan.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri membenarkan anggotanya telah mengamankan seorang laki-laki yang telah melakukan percobaan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku katanya, warga Jalan Sultan Hasanuddin RT 25 Kelurahan Berbas Tengah Kecamatan Bontang Selatan.

Kapolsek Bontang Selatan menjelaskan, kejadian bermula ketika korban mengendarai mobil melewati Jalan Pangeran Diponegoro, tepatnya di depan Cafe Borneo. Tiba-tiba pelaku BD ribut dengan seorang perempuan dan menghalangi mobil korban. Kemudian korban menginjak rem mobilnya lama sehingga membuat pelaku BD menjadi marah dan menyuruh  korban turun dari mobilnya.

Korban lalu turun dari mobil sambil membawa besi yang ada di dalam mobil. “Kemudian pelaku  pergi menjauh dari mobil dan korban  mengatakan saya tunggu disini,” ujar Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri, Minggu (30/10/2022).

Korban kemudian pergi untuk mengambil as dan baling-baling kapal. Saat kembali ke mobil korban ternyata sudah dicegat oleh pelaku sambil mencabut pisau badik dari sarungnya dan diarahkan kepada korban  yang saat itu berada di dalam mobil sambil menyetir.

”Korban sempat  menangkisnya sehingga mengenai bagian tangan sebelah kanan akibatnya korban mengalami luka sayat pada pergelangan tangan. Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bontang Selatan,” jelasnya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Bontang Selatan lengkap dengan barang bukti berupa sebilah celurit tanpa gagang. Terhadap pelaku Penyidik menjerat dengan Pasal 351 jo 53 KUHPidana dan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Thn 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. (hms)

Sha Ma Ra Gelar Edukasi Kurangi KDRT

0

BONTANG – Demi mengurangi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sha Ma Ra merupakan pengusaha muslimah rindu syariah, mengadakan diskusi terbatas  dengan tema Speak up KDRT Perlu Dukungan Sistem Islam.

Diskusi di Café Rahmat, Berbas Pantai, 30 Oktober 2022 ini diisi oleh Asnawati Abdullah yang nerupakan seorang aktivis dakwah. Peserta diskusi mayoritas ibu rumah tangga. Asnawati Abdullah mengungkapkan bahwa KDRT bisa terjadi tidak hanya pada wanita.

“Setiap tindakan yang berakibatkan kesengsaraan dan penderitaan, baik secara fisik, seksual, psikologis, serta pemaksaan dan perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang baik secara umum ataupun kehidupan pribadi,” ungkapnya.

Ketimpangan gender merupakan salah satu sebab terjadinya KDRT dan ketidakseimbangan kekuasaan-kekuasaan dalam rumah tangga. Pada 2021, Komnas Perempuan mencatat 18.261 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Di Bontang kasus kekerasan perempuan dan anak  terbilang tinggi, hingga saat ini ada 80 kasus. Menteri pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengajak masyarakat berani angkat bicara apabila menjadi korban atau sebagai saksi pelecehan seksual ke perempuan dan anak.

Pihaknya di Bontang membuka pelayanan selama 24 jam untuk konseling di pendampingan, advokasi hukum, dan mediasi bagi korban KDRT. (sya)

DPMPTSP Kalimantan Timur Selenggarakan Regional Investment Forum

0

BONTANG – DPMPTSP Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Regional Investment Forum (RIF) di Ruby Topaz, Grand Mercure Hotel Jakarta pada 27 Oktober 2022.

Kegiatan yang bertemakan Investment Opportunity In East Kalimantan’s Strategic Industrial Area ini membahas mengenai peluang investasi serta promosi khususnya di kawasan industri strategis yang ada di Kalimantan Timur.

Kegiatan ini dihadiri Kepala DPMPTSP Kota Bontang Asdar Ibrahim, Direktur Operasional dan Bisnis PT KIE Achmad Rois, dan Direktur Maloy Batuta Trans Kalimantan M Ade Himawan sebagai narasumber yang mempresentasikan dan mempromosikan 3 kawasan strategis industri yang siap untuk menjadi peluang investasi bagi para investor.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim Puguh Harjanto, Kedutaan Besar Bahrain di Indonesia, Secondary Secretary, Kedutaan Besar Austrian, Kementerian Investasi / BKPM RI Direktorat Promosi Daerah, SNBC Singapore Jakarta, PT Nusaraya In0ternational (media dan jaringan investor China Indonesia), investor Singapura dan China.

“Sebagai perwakilan Kota  Bontang kami sangat senang dan sangat mengapresiasi kegiatan ini karena kita semua bisa mendiskusikan dan bertukar informasi mengenai kesempatan investasi terkhususnya di Kota Bontang” ujar Kepala DPMPTSP Kota Bontang Asdar Ibrahim dalam presentasinya

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur Puguh Harjanto. Pertemuan ini berlangsung lancar. Dimana, setelah diskusi berakhir beberapa investor memperlihatkan respon dan antusias yang baik terhadap kawasan industri yang telah dipaparkan sebelumnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan investasi terhadap kawasan industri yang ada di Kalimantan Timur terkhusus Kota Bontang. Dengan adanya kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu menyebarluaskan potensi dan peluang investasi yang ada di Kalimantan Timur dalam meningkatkan minat berinvestasi para investor. (adv/sc)

Regional Investment Forum, Bontang Tawarkan Peluang Investasi

0

BONTANG – Kegiatan Regional Investment Forum (RIF) yang diadakan di Ruby Topaz, Grand Mercure Hotel Jakarta pada 27 Oktober 2022 membahas promosi investasi, khusunya di kawasan industri strategis di Kalimantan Timur.

Pada kegiatan tersebut terdapat tiga narasumber yang menjelaskan mengenai kawasan strategis industri di Kalimantan Timur. Salah satunya adalah Asdar Ibrahim selaku Kepala DPMPTSP Kota Bontang.

Sesuai dengan peraturan daerah Kota Bontang Nomor 13 Tahun 2019 tentang Tata Ruang Wilayah Kota Bontang tahun 2019-2039.  Di dalamnya mengatur mengenai Kawasan Industri strategis di Bontang Lestari.

“Kota Bontang memiliki kawasan industri strategis di daerah Bontang Lestari yang memiliki luas wilayah sebesar 1.102,94 hektare. Di mana wilayah ini dibagi ke dalam enam klaster yang di khususkan untuk industri strategis,” kata Asdar dalam presentasinya

Asdar juga menjelaskan bahwa Kota Bontang memiliki 18 peluang investasi yang siap ditawarkan kepada investor. Yaitu investasi pergudangan, pelabuhan, desalinasi air laut, rumput laut, dan masih banyak lagi.

Selain kepala DPMPTSP Kota Bontang Asdar Ibrahim, terdapat dua lagi narasumber dalam kegiatan ini yaitu Direktur Oprasional dan Bisnis PT KIE Achmad Rois dan Direktur Maloy Batuta Trans Kalimantan M Ade Himawan yang sama-sama mempresentasikan mengenai kawasan strategis investasi di Kalimantan Timur.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi mengenai peluang investasi di Kalimantan Timur sehingga dapat membantu meningkatkan minat investor dari dalam mauapun dari luar negeri.

Selain itu dengan peningkatan investasi di Kota Bontang diharapkan juga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Bontang, meningkatkan lapangan pekerjaan dan Pendapatan Asli Daerah. (adv/sc)

Rencana Tambah TPP bagi ASN dan Non ASN, DPRD Buka Ruang Diskusi dengan Pemkot  

0
Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris

BONTANG – DPRD Bontang membuka ruang diskusi dengan pemerintah daerah untuk melakukan upaya penambahan perbaikan penghasilan (TPP) untuk aparatur sipil negara (ASN) dan penambahan uang transportasi untuk non-ASN (Tenaga Kontrak Daerah/TKD).

Hal itu dilakukan legislator Bontang melalui rapat gabungan bersama Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris di ruang rapat Paripurna DPRD Bontang lantai III Bontang Lestari, Senin (30/10/2022).

Agus menjelaskan, terbukanya penambahan anggaran untuk TPP ASN dan TKD bukan tanpa pertimbangan. Politisi Gerindra ini mengungkapkan akan dilakukan dengan pertimbangan objektivitas kerja dan kinerja.

“Ada pertimbangan objektif lain yang mengharuskan sehingga ditambah. memperhatikan kondisi kerja, beban tugas, kelangkaan profesi, golongan dan prestasi kerja,” ujar Agus kepada awak media.

Lebih lanjut dikatakan Ketua Partai Gerindra ini, pertimbangan tersebut bermuara pada kesejahteraan. Sehingga pihaknya pun meminta untuk dilakukan kajian sebelum dibahas. “Kami meminta dulu dilakukan analias dan kajiannya,” tandasnya.

Namun, Agus menekankan, pihaknya sepakat untuk meningkatkan etos kerja. Jika dengan cara TPP dapat mencapai tujuan itu, pihaknya sudah bisa memastikan memberi apresiasi.

“Kami prinsipnya setuju untuk meningkatkan etos kerja, selanjutnya kami lihat nanti kemampuan anggaran,” beber Agus.

Diketahui, pemberian penambahan TPP sesuai dengan Pasal 58 Peraturan Pemerintah (PP) No 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dimana Pemerintah Daerah (Pemda) dapat memberikan TPP dengan memperhatikan keuangan daerah dan persetujuan DPRD.

Jika belum ada PP, kepala daerah dapat memberikan TPP berdasarkan persetujuan menteri setelah memperoleh pertimbangan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang keuangan.

Selain itu TPP juga diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2022, di mana besaran satuan biaya TPP memperhatikan aspek efisiensi, efektivitas, kepatutan, kewajaran, dan rasionalitas. Karena itu, DPRD bontang berniat untuk menaikkan TPP untuk ASN dan penambahan uang transportasi untuk non-ASN. (adv)

Salimah Bontang Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Launching ‘Kantin’

0

BONTANG – Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kota Bontang melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Launching Kajian (Kantin Rutin) pada Ahad (29/10/2022) pagi. Acara dilaksanakan di Aula  Masjid Raya Baiturrahman PKT Kota Bontang.

Acara bertema “Meneladani Rasulullah SAW yang Pecinta Ilmu” tersebut dihadiri 50 peserta. Pembacaan ayat-ayat suci Alquran mengawali kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dilanjutkan dengan sambutan ketua Pimpinan Daerah Salimah, Mutmainah, S.Pd.AUD.

Dalam sambutannya, Mutmainah menuturkan tujuan dilaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk menambah kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneladani segala perilaku baginda Rasulullah yang dipandang sebagai figur paripurna. “Terutama dalam semangat menuntut ilmu. Semangat menuntut ilmu yang sejalan dengan program yang di-launching yaitu Kantin (kajian Rutin Salimah, Red.) yang insyaAllah akan menyuguhkan berbagai menu untuk nutrisi jiwa (ruhiyah, Red),” bebernya.

Mutmainah juga memaparkan beberapa program unggulan Salimah yang meliputi Baitul Quran Salimah (BQS) di Loktuan, BSD dan Kampung Baru. Pada Program BQS ini membimbing anak, remaja dan wanita dewasa dalam membaca Alquran, mulai dari yang belum bisa sampai untuk yang ingin  memperbaiki kualitas bacaan Alquran.

Selain BQS juga ada program Sekolah Pra-Nikah Salimah Indonesia (SERASI) dan Program Pembinaan Anak Yatim dan Dhuafa (P2AYD).

Selesai sambutan ketua PD Salimah Bontang dilanjutkan  pemotongan pita secara simbolik diluncurkannya program Kantin. Acara inti yaitu nasihat agama disampaikan Ustadz Syukur Yusuf,Lc.

Dalam ceramahnya, Ustadz Syukur memaparkan sabda Nabi Muhammad:  Ketika lewat kalian di taman-taman surga, maka singgahlah. Sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, apa taman-taman surga itu? Rasulullah menjawab: taman-taman surga itu adalah majelis-majelis ilmu.

Lebih lanjut Ustaz Syukur menuturkan bahwa dari keterangan hadits tersebut dapat dipahami bahwa majelis-majelis ilmu itu adalah tempat yang sangat baik yang ada di muka bumi.

Karena Rasulullah pun mengibaratkan sebagai taman surga. Sebab memang majelis-majelis ilmu adalah tempat bagi orang-orang yang mau menempuh jalan yang diridhoi Allah mencapai surga. “Orang yang mau duduk di majelis ilmu dan mendengarkan dengan seksama para ulama yang mengajarkan ilmu niscaya akan memperoleh kunci-kunci untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat,” sebut Ustaz Syukur.

Ustaz Syukur juga memaparkan makna dan hikmah dari sejarah singkat hidup Rasulullah yang sarat dengan pelajaran bila kita merenunginya. Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diakhiri dengan pembacaan doa dan foto bersama. (rls/hms)

Masifnya Peredaran Narkoba di Loktuan, Faisal Ikut Prihatin 

0
Bersama Tokoh Masyarakat Loktuan usai Rembuk Tokoh masyarakat.

BONTANG – Anggota DPRD Bontang, Faisal menyambut baik digelarnya Rembuk Tokoh masyarakat loktuan, yang digagas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Loktuan beserta Lurah dan Mitra Kelurahan Loktuan. Sabtu, (29/10/2022).

Faisal menilai tujuan digelarnya kegiatan menjadi penting bagi Kelurahan Loktuan. Hal ini untuk menekan penyebaran narkoba yang akhir ini sedang marak.

“Saya punya agenda lain sebenarnya, tapi karena undangan dari LPM terkait soal narkoba di Loktuan saya pastikan datang, hal ini penting bagi kita semua untuk hadir dan memberikan sumbang saran,” ujarnya.

Lebih jauh politisi Nasdem ini menjelaskan sebagai tokoh masyarakat Loktuan ia prihatin melihat masifnya peredaran narkoba di Loktuan. Pun bahkan tempat tinggalnya di kampung Selambai juga sudah ditemukan telah menjadi aktivitas peredaran.

Ia tak ingin program masyarakat dan perorangan untuk menjadikan Kampung Selambai sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Bontang terganggu dengan adanya aktivitas transaksi barang haram itu.

“Saya juga prihatin di Selambai sudah ada kegiatan peredaran narkoba, melihat berita saya sedih melihatnya,” ujarnya.

Faisal mengingatkan pentingnya pengawasan keamanan masyarakat. Pasalnya tidak semua aktivitas masyarakat bisa diawasi oleh petugas keamanan.

“Saya setuju kalau aktifkan kembali pengawasan. Seperti jaga malam atau jam malam,” kata Faisal.

Bendahara partai Nasdem Bontang ini berharap masyarakat bisa melek akan bahaya narkoba. Setiap pengguna lanjut Faisal akan banyak mendapatkan efek negatif dari pemakaian, apalagi jika penggunaannya intens dan masif.

Ia bahkan meminta agar setiap orang tua untuk mengawasi anak masing-masing, menurutnya hanya ini sementara cara yang ampuh.

“Tidak ada gunanya menggunakan narkoba, awasi anak kita lebih intens. Kita tidak tahu seperti apa mereka, karena semua serba senyap dilakukan,” bebernya.

Selain itu Faisal meminta untuk membentengi iman dan takwa kepada setiap anak. Dengan cara ini anak tidak akan mudah ikut buruk rayu niat mereka yang akan memberikan pengaruh narkoba.

“Tak kalah penting adalah membentang anak kita dengan iman dan takwa. Memberikan asupan agama sejak dini itu insya Allah dapat terhindar dari perbuatan yang tidak kita harapkan,” tutup Faisal Anggota DPRD Bontang. (adv)

Ketahanan Keluarga Kekuatan Negara, Kadir Tappa Sosialisasikan Perda No 2/22

0
Kadir Tappa bersama narasumber menyosialisasikan Perda nomor 2 tahun 2022. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Kadir Tappa memberikan sosialisasi Perda nomor 2 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Hotel Andika, Bontang,  Sabtu, (29/10/2022).

Sosialisasi dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai Perda nomor 2 tahun 2022 tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga.

Abdul Kadir Tappa mengatakan Perda ini merupakan dasar dalam menyelenggarakan dan menganggarkan mengenai pelaksanaan ketahanan keluarga.“Inilah dasar penganggarannya yang dibutuhkan dalam pembangunan ketahanan keluarga,” kata Kadir Tappa.

Dia menambahkan sosialisasi sebagai upaya dalam memberikan perubahan kepada masyarakat melalui ketahanan keluarga. “Melalui Perda ini akan memberikan perubahan,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Bahauddin menjelaskan, negara kuat akan dipengaruhi oleh keluarga yang kuat pula. “Kalau negara mau kuat, maka kita lihat ketahanan keluarganya,” kata Bahauddin.

Atas dasar Perda ini, dirinya berharap ada turunan perda di agar ketahanan keluarga semakin kuat terkhusus di Kota Bontang. “Semoga di Bontang ada Perda dari turunan Perda Provinsi ini,” katanya.

Disampaikan pula, ketahanan keluarga dimulai di lingkup keluarga yang terkecil. “Keluarga itu terbentuk dari prinsip keluarga yakni suami istri, ayah, dan ibu,” jelasnya.

Selain itu ada faktor dan prinsip dalam ketahanan keluarga seperti ketahanan fisik, ekonomi, sosial dan  budaya. “Dalam keluarga harus menjalankan 8 fungsi keluarga,” tambahnya.

Selanjutnya pengamat sosial, Muqri mengatakan, Perda nomor 2 tahun 2022 ini merupakan produk hukum yang dihasilkan oleh anggota DPRD Kaltim. “Sebelum Perda ini dibuat sudah melakukan ketahanan keluarga,” kata Muqrim.

Perda nomor 2 tahun 2022 ini mengatur tentang norma, perkawinan, pengampuan atau perwalian anak, koordinasi dan kerja sama serta informasi. “Semua dari segala lini harus terlibat dalam ketahanan keluarga,” pungkasnya.(adv/yah)