Beranda blog Halaman 867

Pesan Basri di Haflah Akhirussanah SMA IT DHBS: Bekal Ilmu Modal Berharga

0
Pesan Basri di Haflah Akhirussanah SMA IT DHBS: Bekal Ilmu Modal Berharga
Haflah Akhirussanah SMA IT DHBS. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menghadiri acara Haflah Akhirussanah Angkatan IX SMA IT DHBS di Hotel Grand Mutiara, Minggu (26/5/24).

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berdedikasi dalam membimbing anak-anak kita selama ini,” jelasnya

SMA IT DHBS telah berhasil mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Lebih lanjut, Basri mengatakan hari ini adalah momen penting dalam hidup anak-anak SMA IT DHBS. Setelah perjalanan panjang selama tiga tahun telah membawa kepada titik ini dan siap untuk ke jenjang yang lebih tinggi.

“Bekal ilmu beserta moral yang diperoleh di sekolah akan menjadi modal yang sangat berharga,” katanya.

Wali Kota meminta jadikan pengalaman dan pembelajaran yang telah didapat, sebagai pijakan untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Basri juga berterima kasih kepada orang tua dan para guru atas bimbingan terhadap anak-anak didik. Ia juga berpesan kepada seluruh pelajar yang telah lulus, untuk menerapkan ilmu dalam berkehidupan dan tidak pernah lelah untuk menambah ilmu.

“Semoga kalian mendapat kesuksesan di masa depan dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” tutupnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Pushbike Championship 2024, Wali Kota: Bontang Siap Jadi Tuan Rumah se-Kaltim

0
Pushbike Championship 2024, Wali Kota: Bontang Siap Jadi Tuan Rumah se-Kaltim
Pushbike Championship 2024 di Lapangan Bessai Berinta, Lang-lang. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase mengapresiasi kegiatan Pushbike Championship 2024 bertema ‘Bontang Balapan Menyala Tanpa Pedal’ di Stadion Bessai Berinta, Lang-Lang, Sabtu (25/5/24).

Basri mengatakan, olahraga pushbike ini masih awam di telinganya. Namun, kegiatan ini dikenalnya setahun lalu. Bahwa komunitas sepeda tanpa pedal ini, merupakan olahraga baru.

“Hari ini bisa dilaksanakan perdana Bontang Open, semoga di tahun-tahun berikutnya bisa terus dilaksanakan, karena ternyata banyak pesertanya,” katanya.

Kota Bontang dinyatakan sebagai Kota Layak Anak, yang setiap tahun mendapatkan penghargaan sekaligus menuju Bontang Sehat, yang menjadi program prioritas dan diharapkan bermanfaat untuk semua.

“Terima kasih kepada teman-teman dari luar Kota Bontang. Semalam sudah berdiskusi bagaimana olahraga pushbike ini semakin bermasyarakat,” ungkapnya.

Supaya lebih terarah dan lebih terorganisir, wali kota menyarankan untuk membentuk komunitas di setiap wilayahnya yang kemudian dilakukan musyawarah wilayah untuk Kalimantan Timur.

Basri yang juga selaku Ketua KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) Kaltim menyatakan, Kota Bontang siap untuk menjadi tuan rumah pagelaran ini.

Ia juga berharap acara ini dapat didukung oleh seluruh pihak, baik dari instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum di Kota Bontang.

“Saya harap agar kegiatan ini dapat diwadahi dan difasilitasi melalui KORMI, sehingga penyelenggaraannya semakin baik dan terstruktur,” tambahnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Sosok Almarhum Kamilan di Mata Chusnul Dhihin: Teman ‘Ngobrol’ yang Baik

0
Sosok Almarhum Kamilan di Mata Chusnul Dhihin: Teman 'Ngobrol' yang Baik

BONTANG – Pengusaha kuliner, Chusnul Dhihin mengakui kalau sosok almarhum Kamilan merupakan teman ‘ngobrol’ yang baik. Banyak hal positif yang bisa didapatkan setiap usai berbincang dengan Ketua Tanfidziyaj PCNU Bontang itu.

Diketahui, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bontang, Kamilan menghembuskan nafas terakhir, Minggu (26/5/24) dini hari.

Chusnul Dhihin, yang juga menjabat Pengurus Mejelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (NU) Bontang Selatan dan Anggota Lembaga Dakwah Nahdatul Ulama (LDNU) mengungkapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya, ia merasa kehilangan salah satu teman ‘ngobrol’nya.

Pasalnya, dirinya dengan almarhum cukup sering berkumpul untuk mengobrol maupun bershalawat bersama, sehingga ia cukup merasa kehilangan.

“Terakhir lihat beliau, Jumat (24/5/24), itupun beliau di ICU,” jelasnya

Chusnul menjelaskan, bahwa almarhum adalah sosok yang sangat bertanggung jawab oleh tugas-tugasnya, apalagi ia sangat aktif dan ikut turun langsung dalam kegiatan-kegiatan keagamaan NU.

Selain itu, semangatnya juga harus dilanjutkan, semangatnya menggenggam semua orang-orang yang ingin belajar, “Beliau sangat memupuk kita semua, enak kalau ngobrol sama beliau,” tambahnya.

Chusnul berharap kepada keluarga yang ditinggalkan untuk lebih berbesar hati. Sebagai keluarga agar dapat melanjutkan semangat hidup yang dimiliki almarhum sepanjang ia hidup.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Larang Pemasangan Reklame Rokok, Basri: Ini Kota Ramah Anak!

0
Pemkot Bontang Larang Pemasangan Reklame Rokok, Basri: Ini Kota Ramah Anak!
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melarang pemasangan reklame rokok di sepanjang jalan, hal ini disebabkan karena Kota Bontang menyandang predikat Kota Ramah Anak, Sabtu (25/5/2024).

Wali Kota Bontang, Basri Rase menyampaikan adanya pemasangan reklame rokok sangat dilarang keras di pasang sepanjang jalan protokol. Bahkan tidak melibatkan anak di bawah umur dan taat dengan peraturan yang telah Pemkot Bontang buat.

“Kemarin sudah dirapatkan, bahwa tidak diperbolehkam,” ucapnya.

Menurut dirinya sebagai Kota Layak Anak (KLA), sangat tidak pantas dilihat dengan banyaknya pemasangan reklame rokok seperti itu. Sehingga permasalahan seperti itu menjadi PR bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk melihat peluang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda Kota Bontang, Syahruddin mengatakan,. jika pemerintah telah mengambil keputusan untuk melarang pemasangan reklame rokok. Hal ini telah disepakati berdasarkan rapat evaluasi bersama Sekretaris Daerah dan Asisten II Bidang Ekonomi.

Persoalan perizinan rokok dianggap bertentangan dengan pencanangan Kota Bontang sebagai (KLA), meski pun nantinya pemerintah akan kehilangan potensi pendapatan daerah.

“Izin pemasangan rokok tidak boleh dipasang lagi, ini sudah penetapan hasil rapat evaluasi dengan Sekda dan Asisten. Setelah kontrak selesai, tidak ada lagi pemasangan atau perpanjang izin,” bebernya.

Sebelumnya untuk perizinan iklan rokok sempat diperbolehkan, selama tidak berada di jalan protokol. Hal ini berkaitan dengan Peraturan Wali (Perwali) Nomor 7/2017 tentang Pengendalian Penyelenggaraan Reklame Rokok.

Dalam Perwali terdapat lampiran 14 lokasi yang diperbolehkan, meliputi Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gajah Mada, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Imam Bonjol, Jalan KS Tubun, Jalan Pattimura, Jalan Awang Long, Jalan Pangeran Suryanata, Jalan MH. Thamrin, Jalan Parikesit, Jalan RE. Martadinata, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Slamet Riyadi, dan Jalan Cipto Mangunkusumo. (Dwi/Adv).

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Jaga Kesolidan Annggota, Komunitas PPIB Gelar Pameran dan Kontes Bonsai

0
Jaga Kesolidan Annggota, Komunitas PPIB Gelar Pameran dan Kontes Bonsai
Kegiatan pameran dan kontes bonsai, di Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Komunitas Kumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPIB) Cabang Bontang, melaksanakan Kopdar, pameran, dan kontes bonsai, yang berlangsung di Jalan Gendang 5, RT.22, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Sabtu (25/5/2024).

Ketua PPIB Cabang Bontang, Lukmanul Hakim menyampaikan, pameran kecil-kecilan ini dilakukan hanya untuk mengisi kegiatan rutin, yang akan digelar sebulan sekali. Selain pameran juga membangun tali silaturahmi satu sama lain, agar sesama pecinta bonsai di Bontang bisa lebih solid pastinya.

“Pameran ini termasuk kegiatan rutin yang akan kita jadwalkan, karena pameran malam ini bisa terbilang perdana,” ucapnya.

Komunitas PPBI cabang Bontang membuka ruang untuk masyarakat Kota Bontang yang ingin bergabung. Sehingga dengan adanya pameran seperti ini sesama pecinta bonsai bisa saling belajar satu sama lain, yang sebelumnya mereka belum terlalu paham dengan tanaman bonsai tersebut.

“Walaupun hanya pameran kecil-kecilan saja, tetapi kami mendatangkan PPBI cabang Samarinda sebagai juri. Dari pihak mereka akan menilai, bahkan akan mengoreksi juga, sebagai bahan tambahan saat pameran,” paparnya.

Perlu diketahui, untuk anggota PPIB cabang Bontang sudah ada sekitar 25 anggota yang terdaftar dari pusat. Bahkan nantinya jika ada sebagian masyarakat Bontang yang ingin ikut bergabung dengan komunitas ini, mereka akan dipastikan didaftarkan langsung ke pusatnya.

“Kenapa langsung ke pusat karena kita ingin saat mengadakan event, baik lokal maupun nasional organisasi kita telah berbadan resmi. Bahkan anggota yang sudah terdaftar juga memiliki SK,” ungkap Achmad Redha, selaku Sekretaris PPIB Cabang Bontang.

Di kesempatan yang sama, Juri dari PPIB Cabang Samarinda, Zulkifli mengatakan untuk penilaian yang disebut apresiasi dalam bonsai yang paling utama adalah gerak dasar dan karakter pohon. Bahkan bonsai pun saat penilaian dilihat dari sisi muka dan belakangnya, ada unsur tersendiri dari setiap bonsai. Memiliki alur tersendiri setiap masing-masing karakter bonsai.

“Untuk PPIB Cabang Bontang dikatakan sudah berani menggelar pameran, itu luar biasa. Saya berikan persentase 10 persen untuk mereka yang dikatakan perdana. Untuk kesannya, tetap solid, budidaya, dan bisa menghidupkan kembali perekonomian kreatif, yang dimana harus memiliki tempat budidaya tersendiri yang dikelola oleh organisasinya,” katanya.

Nantinya komunitas PPIB Cabang Bontang akan mengadakan pameran se-Kaltim, di bulan Oktober 2024 mendatang. Dengan harapan masyarakat Bontang sebagai pecinta bonsai, bisa ikut serta dalam pameran ini untuk memeriahkan kegiatan pameran.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Basri Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Bontang Kuala

0
Basri Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Bontang Kuala
Penyerahan bantuan pada korban kebakaran BK. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di RT 06, Kelurahan Bontang Kuala, Sabtu (25/5/24).

Barang yang diberikan yakni selimut, kasur, alat masak, hingga sembako diberikan kepada 3 korban kebakaran. Dimana dua di antaranya merupakan korban terdampak yang rumahnya terdapat di kanan kiri TKP.

Melihat Bontang Kuala yang rawan kebakaran, Basri mengatakan pihaknya menggalakkan masyarakat untuk tanggap bencana. Semua itu dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran.

“Semua tidak ada yang mau ini terjadi, tetapi ketika terjadi, harus tanggap, harus responsif.” katanya.

Wali Kota berharap masyarakat lebih waspada terhadap arus listrik. Jika baru membangun minta listrik yang bersertifikat. Karena hampir seluruh penyebab kebakaran adalah konsleting.

Basri juga turut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga tersebut “Kami turut prihatin, semoga bisa diganti dengan yang lebih baik,” tutupnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Turunkan Angka Pengangguran, Diskominfo Gelar Pelatihan Thematic Academic Konten Kreator 2024

0
Turunkan Angka Pengangguran, Diskominfo Gelar Pelatihan Thematic Academic Konten Kreator 2024
Pelatihan Thematic Academic Konten Kreator 2024. (ist)

BONTANG – Pelatihan Thematic Academic bertema Konten Kreator 2024 resmi dibuka di BPU Kecamatan Bontang Barat, Sabtu (25/5/24).

Kegiatan ini dihadiri oleh 55 peserta dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tingkat kelurahan se-Kota Bontang, dengan para instruktur yang didatangkan khusus dari Kota Samarinda.

Wali Kota Bontang, dalam hal ini diwakili Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemkot Bontang, Dasuki mengatakan pentingnya pelatihan ini, dalam kaitannya dengan indikator makro Kota Bontang, terutama dalam upaya menurunkan angka pengangguran yang masih tinggi.

“Pelatihan ini sangat penting. Mengingat angka pengangguran yang masih tinggi, maka harus didongkrak salah satunya dengan menggelar pelatihan semacam ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) saat ini tengah gencar mengembangkan literasi digital. Oleh karena itu, tidak diperlukan lagi kajian ulang bahwa pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan generasi yang lebih baik.

“Saya berharap para peserta dari KIM Kelurahan se-Kota Bontang bisa menyerap pengetahuan dari para instruktur. Cerdas, fokus dan konsistenlah agar menjadi konten kreator yang sukses,” pesannya.

Adapun harapannya para peserta dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran, dengan cara menunjukkan kreativitasnya dalam konten yang menghasilkan.

“Kalianlah yang membantu pemerintah dengan mengurangi jumlah pengangguran dengan cara menunjukkan kreativitasnya dalam konten yang menghasilkan,” katanya.

Syarifuddin, Kepala Balai Pengembangan SDM Kominfo Banjarmasin, turut memberikan sambutan dan mengedukasi para peserta tentang pentingnya pengembangan keterampilan digital.

Dalam laporan kegiatan, Kepala Bidang IKP Diskominfo Kota Bontang, Siti Zulaiha, menjelaskan bahwa pelatihan ini akan berlangsung hingga esok hari. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Usai Dikabarkan Kritis, Kepala DKUKMPP Bontang, Kamilan Meninggal Dunia

0
Usai Dikabarkan Kritis, Kepala DKUKMPP Bontang, Kamilan Meninggal Dunia
Pesan Whatsapp yang beredar mengabarkan Kepala DKUKMPP Bontang, Kamilan meninggal dunia. (Istimewa)

BONTANG – Kepala Dinas Koperasi, Usaha, Kecil, Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bontang, H Kamilan dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (26/5/2024) dini hari.

Informasi duka itu diterima redaksi dari pesan berantai yang beredar di grup-grup Whatshap.

Selamet Raharjo, Penasehat PCNU Bontang memastikan kebenaran berita duka tersebut. Dikatakannya, walaupun saat ini dirinya berposisi di luar kota namun telah mendapat kepastian berita dari rekan-rekan yang lain.
“Saya baru aja dihubungi teman mengabarkan berita duka Pak Kamilan,” ujarnya saat dikonfirmasi Radarbontang.com.

Dijelaskannya, bahwa Almarhum Kamilan sudah dirawat di RSUD Bontang sejak beberapa hari lalu. Lantaran mengeluhkan sesak napas.

“Beliau juga punya riwayat gula darah, tapi dirawat di rumah sakit karena mengeluh sesak napas,” katanya.

Sebelum menerima berita duka tersebut, dirinya juga mendapat info di Jumat sore kalau kondisi Almarhum sedang kritis.

“Tadi sore saya diinfokan kalau beliau lagi kritis. Jam 00.13 wita beliau dikabarkan meninggal dunia,” imbuhnya.

Diketahui Almarhum Kamilan selain sebagai Kadis DKUKMPP Bontang, juga menjabat Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bontang dan Mubaligh LDNU.

Pewarta: Yusva Alam

Antisipasi penyebaran LSD Pada Hewan Kurban, DKP3 Bontang Cegah Pasokan dari Jawa

0
Antisipasi penyebaran LSD Pada Hewan Kurban, DKP3 Bontang Cegah Pasokan dari Jawa
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang berupaya mencegah masuknya hewan kurban dari pulau Jawa. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi penyebaran penyakit pada hewan kurban, Lumpy Skin Disease (LSD).

Fungsional Ahli Muda Medik Veteriner DKP3 Kota Bontang, drh Riyono mengatakan, mayoritas penyakit tersebut menyasar pada sapi maupun kerbau. Penyakit tersebut cepat menular pada hewan lainnya, dibandingkan dengan penyakit dari mulut dan kuku.

“Penyakitnya itu berupa bentuk benjolan yang terdapat pada kulit hewan,” ucapnya saat diwawancarai, Sabtu (25/5/2024).

Untuk di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) sendiri belum ada ditemukan, akan tetapi untuk antisipasi nantinya sebelum kejadian lebih baik hewan kurban yang diambil jangan dari pulau Jawa.

“Kita antisipasi sebelum kejadian, jangan sampai sudah masuk di sini kita yang kewalahan. Karena diketahui kebutuhan sapi untuk kurban jumlahnya cukup banyak, seperti tahun sebelumnya,” jelasnya.

Sebelum masuk ke Kota Bontang, hewan kurban akan lebih dulu dilakukan pemeriksaan, untuk mengetahui kesehatan hewan tersebut. Sebab selain sapi dan kerbau, seperti kambing masih diperbolehkan untuk didatangkan dari pulau Jawa.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tanam Pohom untuk Lintas Generasi, ASN Bontang Buat Sumur Resapan Biopori

0
Tanam Pohom untuk Lintas Generasi, ASN Bontang Buat Sumur Resapan Biopori
Kegiatan penanaman pohon ASN Bontang. (ist)

BONTANG – Sebagai program inovatif yang selaras dengan pencapaian Bontang sebagai Kota peraih Adipura Kencana, sampai saat ini program penanaman pohon bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) mulai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang terus berjalan secara konsisten.

Dalam setiap kesempatan, Wali Kota Bontang, Basri Rase, S.IP menekankan kepada seluruh masyarakat termasuk ASN di Kota Bontang, untuk selalu mendukung program pemerintah daerah dalam mewujudkan keindahan dan kelestarian lingkungan, serta menjadikan Kota Bontang sebagai Kota Hijau.

Program ini sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca akibat pemanasan global, meningkatkan budaya penanaman pohon bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang, pengendalian banjir, peningkatan serapan air dan untuk mewujudkan keindahan dan kelestarian lingkungan hidup untuk kini dan lintas generasi.

Langkah ini sejalan dengan program prioritas pencapaian Visi Kota Bontang yaitu terwujudnya Kota Bontang yang Lebih Hebat dan Beradab, khususnya pada misi ke-2 yaitu Kota Bontang yang berkelanjutan, layak huni, cerdas dan berwawasan lingkungan melalui pemantapan ekonomi, sosial budaya dan infrastruktur serta pelestarian lingkungan hidup.

Hal ini juga didasarkan Instruksi Wali Kota Bontang Nomor 188.55/2/ORG/2022 Tahun 2022 tentang Penanaman Pohon dan Pembuatan Resapan Biopori Bagi Calon Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Negeri Sipil dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang Drs. Sudi Priyanto, M.Si menyampaikan, bahwa saat ini program penanaman pohon dan pembuatan sumur resapan biopori tersebut, konsisten dilaksanakan secara periodik disesuaikan dengan momentum, yaitu :
– CPNS, saat pengangkatan menjadi PNS.
– PNS, saat mendapatkan tanda kehormatan satyalancana karya satya dan kenaikan pangkat.
– PPPK, saat menerima SK Pengangkatan PPPK.

“Kami juga berbagi tugas dan peran bersama perangkat daerah lainnya. Kami BKPSDM yang melakukan inventarisir dan menginformasikan kepada PNS/CPNS yang akan menaman pohon. Selanjutnya kami bersama Dinas Lingkungan Hidup melakukan pendampingan dalam pelaksanaan penanaman pohon, yang titik lokasi penanamannya ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup bersama Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan,” bebernya.

Lebih lanjut Sudi menyampaikan, bahwa penanaman terkini yang dilakukan adalah penanaman pada bulan Mei 2024 ini, yang dilaksanakan oleh PNS dan PPPK, dengan melaksanakan pohon jenis tanaman keras baik pohon pelindung seperti Pohon Mahoni atau Pohon Tanjung dengan ketinggian minimal 1,5 meter dan lingkar batang 3 cm maupun pohon buah-buahan.

Menjadi tugas kita selanjutnya adalah, bagaimana caranya agar pohon-pohon yang telah ditanam tersebut dapat tumbuh dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas lingkungan hidup di Kota Bontang secara berkelanjutan. Karena tentunya hal ini dapat dicapai bila didukung dengan pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemeliharaan pada pohon-pohon yang telah ditanam tersebut.

Ditambahkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Heru Triatmojo, SP, M.Si bahwa lokasi penanaman kali ini berada pada sebelah timur GTP (Graha Taman Praja), dan beberapa area perkantoran perangkat daerah, yang merupakan kawasan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bontang.

Dengan kondisi cuaca yang telah memasuki musim hujan saat ini, diharapkan pohon yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan jumlah lebih dari 90 persen.

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini saja dari tahun 2022 hingga 2024 saat ini, tercatat yang ditanam berjumlah 1.720 pohon. Terlebih bila diakumulasi dengan penanaman yang sebelumnya tentu jumlahnya menjadi lebih banyak lagi. (adv)

Editor: Yusva Alam