Beranda blog Halaman 870

Polres Bontang dan Jajaran Polsek Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat

0

BONTANG – Polres Bontang bersama jajaran Polsek menyalurkan bantuan sosial (bansos) serentak kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis (13/10/2022).

Kegiatan itu dipimpin Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna didampingi Kasi Humas Iptu Mandiyono, KBO Sat Lantas Imam Jayadi dan diikuti anggota Sat Lantas Polres Bontang.

Pemberian bansos ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dan Kapolri untuk membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak kenaikan harga BBM awal September lalu. Bantuan sosial diberikan kepada sopir truk, sopir angkot, ojek online, tenaga kuli angkut, nelayan, dan petugas kebersihan.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasi Humas Iptu Mandiyono mengatakan, pemberian bansos ini untuk mendukung program pemerintah dan Kapolri dalam membantu masyarakat yang kurang mampu yang terdampak akibat kenaikan harga BBM.

”Untuk hari ini Polres Bontang dan Polsek jajaran menyalurkan bantuan sosial sebanyak 350 paket sembako yang disalurkan serentak di wilayah Kota Bontang dan Polsek jajaran,” kata Iptu Mandiyono.

Lebih Lanjut Kasi Humas menjelaskan, untuk Polsek jajaran seperti Polsek Bontang Selatan, Bontang Utara, Bontang Barat, Polsek Marang Kayu, dan Polsek Muara Badak masing masing menyalurkan bansos sebanyak 50 paket  sembako.

Sedangkan untuk Polres Bontang menyalurkan  sebanyak 100 paket sembako yang dibagikan kepada sopir angkut, tukang ojol, buruh harian lepas, dan petugas kebersihan.

”Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat membutuhkan dan tepat sasaran. Dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang petugas kebersihan mengaku sangat senang atas pemberian paket sembako dari Polres Bontang. ”Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Bontang yang telah memberikan bantuan sembako. Tentunya ini sangat bermanfaat buat saya dan keluarga di tengah naiknya harga bahan pokok akibat kenaikan BBM,” ucapnya.  (hms)

KPU Bontang Lakukan Verifikasi Faktual Parpol Selama 21 Hari

0
Ketua KPU Bontang, Erwin dan Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Musdalifah saat menjelaskan verfak. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang akan melaksanakan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik (parpol) calon peserta Pemilu, mulai Sabtu (15/10/2022) hingga Jumat (4/11/2022).

Ketua KPU Kota Bontang, Erwin menjelaskan, KPU Bontang menerima data dari KPU pusat mengenai data partai politik yang telah mendaftar secara administrasi di KPU pusat. Proses perbaikan administrasi telah dilakukan hingga 14 Oktober 2022.

“Dari tanggal 3 Oktober sampai 14 Oktober merupakan perbaikan administrasi,” kata Erwin saat rapat koordinasi (rakor) bersama media di Hotel Bintang Sintuk, Kamis (13/10/2022) malam.

Erwin mengatakan, tahapan verifikasi faktual parpol akan dilaksanakan 15 Oktober hingga 4 November 2022. “Modelnya nanti verifikasi faktual seperti sensus (melihat langsung),” kata Erwin.

Selain itu, Erwin mengatakan, daftar pemilih berkelanjutan setiap bulan dilakukan pembaruan. “Untuk memastikan tetap akan ada proses pemutakhiran data sesuai dengan proses tahapan yang ada,” katanya.

Sementara, Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Musdalifah mengatakan, akan melaksanakan verifikasi faktual bagi kepengurusan dan keanggotaan partai politik calon peserta pemilu. Terkait dengan kepengurusan parpol, KPU menggunakan 3 hari untuk melakukan verifikasi faktual dari 21 hari pelaksanaan verifikasi.

“Dari 21 hari waktu KPU Kabupaten/kota melakukan verifikasi faktual sesuai dengan SK 384,” kata Musdalifah.  Regulasi mengenai verifikasi faktual ini katanya, telah diatur di PKPU Nomor 4 tahun 2022.

Musdalifah menjelaskan, dari 22 partai politik yang terdata hingga akhir verifikasi administrasi perbaikan hanya ada 20 parpol yang ada di Kota Bontang.  “Kemudian untuk syarat keanggotaan minimal partai harus ada 186 orang anggota,” urai Musdalifah.

Verifikasi faktual tidak dilakukan bagi parpol yang telah memenuhi parliamentary threshold (PT). “Dari 20 parpol yang ada, hanya 10 parpol yang akan dilakukan verifikasi faktual,” pungkasnya.

Selanjutnya, kata Musdalifah mengenai apa yang akan dilakukan verifikasi faktual yakni dengan melakukan verifikasi terhadap kepengurusan adanya ketua, sekretaris dan bendahara partai, memperhatikan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen.  “Kemudian domisili kantor tetap partai politik. Ini yang berbeda dari sebelumnya,” kata Musdalifah. (yah)

BNN Bontang Ajak Media Wujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba

0

BONTANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Bontang mengadakan workshop penguatan kapasitas insan media. Acara ini diadakan pada Kamis, 13 Oktober 2022 di Hotel Bintang Sintuk mulai pukul 8.00 Wita.

BNN mengajak 20 wartawan dari berbagai media untuk ikut berpartisipasi dengan tema mewujudkan Bontang bersih dari nakoba. Sebanyak empat narasumber dihadirkan dalam workshop ini.

Narasumber pertama yaitu, Lutfi Susanto dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bontang. Kemudian I Wayan Santika sebagai Kepala Puskesmas Bontang Utara I, Iptu Muhammad Yazid sebagai Kasat Resnarkoba Polres Bontang, dan Muhammad Nurfan Tandayu sebagai Penyidik Pratama Seksi Pemberantasan yang juga merangkap Plt Kasi rehabilitasi BNN Bontang.

Dipengujung acara, Cokorda Istri Sinta sebagai Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Bontang mengatakan, media memiliki peran dalam ruang publik. Sehingga dengan adanya media, masyarakat bisa lebih menerima edukasi.

Seperti diketahui, narkoba harus diberantas karena penggunaannya yang ilegal di masyarakat. Narkoba dapat mempengaruhi, dan memperburuk kondisi penggunanya. Mulai dari fisik, psikologi, dan perilaku. Bahkan menyebabkan kematian. Zat-zat yang terkandung dalam narkotika menyebabkan ketergantungan dan dapat merugikan orang sekitarnya. (sya)

53 Calon Anggota Panwascam Bontang Lolos Seleksi Administrasi

0
Komisioner Bawaslu Bontang, Nasrullah. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG– Sebanyak 53 orang lolos seleksi administrasi calon anggota pengawas pemilu kecamatan (Panwascam) Kota Bontang. Selanjutnya, mereka akan mengikuti tes tertulis berbasis Computer Assisten Test (CAT).

Komisioner Bawaslu Bontang, Nasrullah mengatakan, tes tertulis akan dilakukan pada 15 Oktober 2022. “Masyarakat bisa menanggapi 53 nama yang lolos administrasi. Apakah ada yang terafiliasi, terlibat, atau pernah menjadi tim kampanye partai politik dalam lima tahun terakhir,” kata Nasrullah, saat dihubungi, Kamis (13/10/2022).

Jika ada yang terafiliasi parpol, Nasrullah meminta masyarakat  untuk melapor ke kantor Bawaslu mulai  12 hingga 18 Oktober 2022. Bila tak ada keberatan atau laporan dari masyarakat, seleksi Panwascam akan dilanjutkan dengan tes tertulis hingga wawancara. “Tes tertulis selanjutnya. Kemudian diambil 6 peserta masing-masing kecamatan untuk seleksi wawancara. Sesi terakhir wawancara,” jelasnya.

Nasrullah mengimbau kepada semua peserta yang lolos administrasi untuk mengikuti seleksi sesuai dengan tahapan. “Setidaknya wajib belajar agar setiap peserta dapat mendapatkan sesuai dengan ekspektasi peserta sesuai dengan personalitinya,” kata Nasrullah.

Nama calon Panwascam yang lolos seleksi administrasi bisa dilihat di website Bontang.Bawaslu.go.id. (yah)

Pemkot Bontang Adakan Focus Grup Discussion Soal Penanganan Banjir

0

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang hari ini melaksanakan diskusi mengenai penyusunan rencana induk sistem drainase perkotaan dan penyusanan masterplan penanggulangan banjir di Kota Bontang.

Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di Auditorium Tiga Dimensi ini dihadiri Wali Kota Bontang Basri Rase, Dinas PUPR, Konsultan perencana, gerakan masyarakat peduli banjir, perwakilan RT maupun perwakilan kelurahan di Kota Bontang.

Dalam FGD kali ini Suprapto selaku konsultan perencana menyampaikan bahwa dalam mengatasi banjir, pihak konsultan sudah memiliki beberapa cara penyelesaian. Salah satunya adalah penanganan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

“Konsep penangannya ini ada dari jangka pendek jangka menengah dan jangka panjang. Untuk jangka pendek akan dilakukan perbesaran dimensi saluran. Lokasi-lokasi yang rawan nanti kita buatkan tanggul. Untuk jangka pendek mungkin bisa segera dilaksanakan untuk pengerukan dan juga pembuatan tanggul” ujarnya.

Selanjutnya, dalam diskusi kali ini masyarakat Kota Bontang mengeluhkan kerugian akibat banjir yang disebabkan oleh curah hujan, banjir rob maupun banjir-banjir kiriman.

Masyarakat berharap bahwa akan adanya penyelesaian masalah debit air kiriman di bagian hulu Sungai Bontang, pengaktifan kembali sungai dahlia maupun masalah pengaliran air atau sudetan melalui air panas PT Badak.

Basri Rase selaku Wali Kota Bontang menyampaikan bahwa masalah penanganan banjir adalah masalah yang akan diatasi pemerintah secara serius.

“Saya serius dalam masalah banjir ini, bahkan sudah masuk sebagai masalah prioritas pada visi misi saya,” ujarnya.

Basri berharap dengan diskusi kali ini akan ditentukan mengenai hal-hal prioritas yang akan dilakukan dalam penanganan banjir Kota Bontang.

Untuk penyempurnaan perencanaan, pihak konsultan akan menampung dan kembali melakukan pengkajian ulang mengenai saran-saran yang diberikan oleh masyarakat Bontang. (sc)

Pemkot Audit Kasus Stunting di Bontang, Fokus Penurunan di 5 Kelurahan

0
Audit kasus stunting di Kota Bontang bersama wakil wali Kota Bontang, Najirah dan DPPKB. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB), Pemerintah Kota Bontang melaksanakan diseminasi mengenai audit kasus stunting di Kota Bontang, Kamis (13/10/2022) di pendopo rumah jabatan wali kota Bontang.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menjelaskan, ada beberapa daerah yang menjadi fokus penurunan stunting tahun 2022 yakni Kelurahan Loktuan, Kelurahan Berbas Pantai, Berebas Tengah, Kelurahan Api-api dan Kelurahan Gunung Elai.

Sedangkan untuk fokus lokasi khusus tahun 2023 akan dilaksanakan di Kelurahan Bontang Baru, Kelurahan Guntung, Kelurahan Tanjung laut, Kelurahan Bontang Kuala dan Kelurahan Tanjung Laut Indah.

“Pada tahun 2022 telah dilaksanakan penurunan kasus stunting di lima kelurahan, yang di awal tahap di Kelurahan Berbas Pantai dan juga sebagai kampung percontohan penurunan stunting,” kata Najirah, Kamis (13/10/2022).

Lanjut Najirah, audit kasus stunting dilakukan untuk melihat identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok berbasis surveilans yang dilakukan oleh tim pendamping kelurahan dan sumber data lainnya.

“Sasaran audit kasus stunting dilakukan pada ibu hamil, ibu nifas (baru melahirkan), bayi di bawah dua tahun dan bayi di bawah lima tahun. Tujuannya yakni mengidentifikasi risiko kasus stunting yang ada pada kelompok sasaran,” jelas Najirah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Bahauddin mengatakan audit yang dilaksanakan merupakan hasil dari kasus stunting yang telah diaudit pada 5 kelompok sasaran yakni ibu hamil, ibu habis melahirkan, calon pengantin, bayi di bawah dua tahun dan bayi di bawah lima tahun (balita).

Bahauddin menambahkan dari lima sasaran yang diaudit, ada risiko kasus stunting pada ibu hamil. “Hasilnya memang ada ibu hamil itu karena lingkaran lengan atasnya di bawah standar. Anaknya kecil, berat badan anaknya di bawah 2,5 kg. Kemudian tinggi badanya di bawah 47 cm,” katanya.

Dari itu, Bahauddin mengatakan ada beberapa risiko terhadap kelompok sasaran yang dilakukan audit kasus stunting. Bahauddin mengatakan risiko itu terjadi di Kelurahan Berbas Pantai.

“Ini ‘kan ada 6 lokasi khusus tahun ini, kita kejar di 5 lokus lagi tahun ini. Ya selanjutnya kita akan melakukan pemantauan kalau ini masalah gizi atau asupan makanan, akan kita lakukan pendekatan dengan sasaran.  Termasuk dalam edukasinya untuk kelompok sasaran,” tambahnya.

Diinformasikan saat ini angka stunting Kota Bontang sebesar 19,65 persen, dan ditargetkan turun 14 persen pada tahun 2024 yang juga sebagai target nasional. (yah)

Dorong Sinergi UMKM Bontang, JNE Gelar Webinar Goll..Aborasi Bisnis Online

0

BONTANG – Jumlah UMKM Bontang meningkat drastis di tengah masa pandemi Covid-19. Melansir data dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, UMKM Bontang yang pada tahun 2019 hanya berjumlah 1.262 menembus angka 8.710 di tahun 2020. Hal ini menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi  UMKM untuk mampu meningkatkan daya saing di tengah kompetitifnya pasar.

Andrigatri Listyanfheno, selaku Branch Manager JNE Bontang mengatakan, pada era digital UMKM sendiri bersaingnya tidak hanya dengan UMKM lokal saja, melainkan dengan UMKM di seluruh Indonesia.

“Saat ini kebanyakan UMKM mampu memproduksi barang tapi tidak mampu memasarkan, oleh karenanya JNE mengadakan webinar JNE Ngajak Online, Goll..Aborasi Bisnis Online 2022”., ujarnya, Rabu (12/11/2022).

Dalam acara ini, hadir dua narasumber dari pegiat UMKM yaitu Nienik Rahmawati Zauharoh selaku Owner Rumah Bawis Pak Ucil Bontang dan Sayid Abdul Kadir Assegaf selaku Owner Batik Kuntul Perak. Melalui webinar roadshow ini, JNE berkomitmen mendukung UMKM untuk mampu berinovasi dan meningkatkan daya saingnya. Menggeluti bisnis Keripik Ikan Bawis sejak 2012, Nienik telah melirik potensi olahan Ikan Bawis yang saat itu tidak bernilai jual.

Sukses bekerja sama dengan nelayan setempat, tak disangka potensi bisnis yang dilihat Nienik tidak hanya mendatangkan pelanggan, namun dijadikan oleh-oleh khas Bontang untuk pertama kalinya oleh pemerintah daerah. Meski sukses mendapat konsumen yang berkelanjutan, Nienik tidak luput dari beragam tantangan.

“Bagi kami, tantangannya adalah pemasaran digitalnya, selain itu ongkos kirim lumayan tinggi bagi konsumen di Pulau Jawa, ini jadi sebuah keluhan,” ujar Nienik. Menanggapi masalah ini, Andri selaku Branch Manager JNE Bontang menyampaikan “Untuk UMKM khususnya Kota Bontang kami akan beri dukungan, seperti layanan gratis jemput paket tanpa minimal berat, dan kami bisa mempromosikan produk-produk UMKM di akun instagram @jne_bontang. Selain itu, JNE juga mendukung untuk penekanan biaya kirim antar pulau,” kata Andri.

Di sisi lain, Sayid Abdul Kadir Assegaf selaku Owner Batik Kuntul Perak tak kalah inovatif. Meniti bisnis busana batik sejak 2010, pihaknya sukses mendapatkan predikat 10 nominasi terbaik cinderamata Indonesia oleh Pesona Indonesia. Bagaimanapun Sayid menyadari bahwa persaingan usaha batik di Indonesia cukup ketat “Hal ini mendorong kami untuk terus memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran. Dalam pemanfaatannya, kami sering membuat program diskon seperti saat HUT Kota Bontang dan Hari Batik hingga 50 persen”, kata Sayid.

Menutup webinar JNE Ngajak Online 2022, Andri mengatakan UMKM perlu bermitra dengan perusahaan pengiriman seperti JNE. “Tentunya agar UMKM mendapat fasilitas premium yaitu gratis jemput paket. Selain itu, UMKM bisa mendaftarkan JLC (JNE Loyalty Card) karena banyak manfaat dan hadiah, bagi UMKM dengan nilai transaksi besar bisa jadi customer corporate kami. Selain mendapatkan layanan prioritas, juga bisa mendapatkan diskon pengiriman,” tutup Andri. Keseluruhan manfaat tersebut dapat diakses oleh UMKM dengan menghubungi instagram @jne_bontang. Sebagai informasi, Bontang merupakan kota ke-49 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2021 telah dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Bontang,  roadshow berpindah ke Yogyakarta pada 14 Oktober 2022. (rls)

Kementrian Investasi Kunjungi DPMPTSP Bontang

0

BONTANG – Kementrian Investasi mengunjungi DPMPTSP Bontang untuk mengumpulkan data dan informasi terkait hilirisasi sektor minyak dan gas bumi (migas) di Provinsi Kalimantan Timur belum lama ini. Kunjungan ini merupakan kegiatan lanjutan dari Rapat Koordinasi Daerah dan bagian dari kegiatan penyusunan peta jalan (roadmap) Hilirisasi Investasi Strategis Tahun Anggaran 2022.

Kegiatan ini merupakan tahap pertama dari dua kunjungan yang direncanakan. Tahap pertama berupa pengambilan data dan informasi di sektor hulu dan hilir komoditas prioritas. Sedangkan kunjungan kedua bertujuan untuk mendapat informasi mengenai proyek hilirisasi existing, kesiapan infrastruktur, dan potensi kawasan hilirisasi migas.

Kegiatan ini diapresiasi  Pemerintah Kota Bontang, di mana kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Kota Bontang ramah investasi. Serta sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Kota Bontang.

Kunjungan tersebut berjalan dengan lancar di mana DPMPTSP, Kadin Indonesia, Disnaker, KIE, KNI, PT Pupuk Kaltim dan staf ahli serta instansi terkait bersinkronisasi dengan Kementrian Investasi dalam membicarakan kesiapan SDM maupun mengenai peta wilayah Bontang dalam menentukan hilirisasi investasi.

PT Pupuk Kaltim juga sedang dalam proses pembanguan pabrik soda ash. Pemerintah Kota Bontang berharap, hilirisasi investasi juga dilakukan pada sektor soda ash. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Asdar Ibrahim menyampaikan bahwa “Besar harapan kami selain sektor gas dan minyak, ada sektor hilirisasi dari soda ash. Hal ini dapat membantu wilayah Bontang lestari yang merupakan kawasan pemukiman industrI agar dapat terbangun dengan adanya beberapa pabrik di situ. Seperti pabrik kaca, diterjen, dan gliserin. Ini adalah yang menjadi bahan masukan,” ujarnya

Diharapkan pula Kota Bontang dapat ditetapkan sebagai kawasan investasi strategis khusus untuk hiliriasi gas bumi. Apalagi Kota Bontang sudah memiliki kawasan peruntukan industri sesuai RTRW yang sudah ditetapkan untuk Tahun 2019-2039. (sc/adv)

Hadiri Pembukaan MTQ Nasional di Kalsel, Akhmed Reza Fachlevi Apresiasi Syiar Islam Lewat MTQ

0
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi saat menghadiri pembukaan MTQ Nasional Ke-XXIX, di Astaka Utama Kiram Park, Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (12/10) malam.

BANJARMASIN – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional Ke-XXIX, Tahun 2022, di Astaka Utama Kiram Park, Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (12/10) malam.

Pelaksanaan lomba MTQ Nasional tahun ini dilaksanakan di beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu Kab. Banjar, Kab. Banjar Baru, dan Kota Banjarmasin Prov. Kalsel dari tanggal 10 hingga 19 Oktober 2022. Adapun tema yang diangkat pada perhelatan tahun ini adalah “Dengan MTQ Nasional kita tingkatkan kualitas SDM yang unggul dan Qur`ani untuk mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Moderat”.

MTQ dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma`ruf Amin Perhelatan dua tahunan kali ini diikuti 34 provinsi se Indonesia dan resmi dibuka Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin ditandai dengan pengibaran bendera MTQ dan pemukulan beduk yang telah di siapkan di panggung utama.

“Atas nama Lembaga DPRD Kaltim, kami sangat mengapresiasi MTQ sebagai sarana mencetak generasi Qur’ani yang diikuti peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, serta penyebaran syiar Islam lewat MTQ,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.

Menurut Reza, sapaan akrabnya, selain mampu mencetak generasi Qur’ani, MTQ Nasional ini juga menjadi sarana yang tepat untuk meningkatkan syiar Islam, mencipatakan para Qori dan Qoriah, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al Qur`an.

“Artinya, selain mencetak generasi Qur’ani, MTQ juga menjadi salah satu sarana meningkatkan syiar Islam yang harus terus dilakukan. Bukan hanya membaca namun menghafal dan juga bisa mengamalkan di tengah masyarakat,” kata dia.

Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan perkembangan kehidupan beragama selama ini di Indonesia relatif menggembirakan. Terutama pada tingkat pelaksanaan ritual keagamaan yang didukung oleh meningkatnya penyediaan sarana dan fasilitas keagamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan keagamaan yang tumbuh subur.

Salah satu program pembangunan bidang agama adalah peningkatan pemahaman dan pengembangan nilai keagamaan di masyarakat dan diantaranya melalui kegiatan MTQ. “Kegiatan MTQ ini merupakan pengembangan syiar islam dan ikhtiar untuk mengagungkan kalam illahi untuk meneguhkan kesucian-Nya, memperkuat keimanan dan memperluas fungsi edukatif dari kitab suci Al Qur`an bagi umat islam,” jelas Wapres.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang luar biasa, serta mengucapkan selamat datang kepada kafilah di Bumi Lambung Mangkurat Kalsel Babussalam. Ia berharap pelayanan yang disediakan selama MTQ Nasional berlangsung dapat memenuhi keinginan dan sesuai harapan kafilah semua.

“Kami bahagia dan terhormat Kalsel mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah perhelatan MTQ Nasional. Ini menjadi catatan bersejarah bagi daerah kami setelah 52 tahun Kalsel menjadi tuan rumah MTQ Nasional yang ke tiga pada tahun 1970. Bagi masyarakat dan Pemprov. Kalsel kepercayaan sebagai tuan rumah mengandung tanggung jawab besar dalam mensukseskan perhelatan ini,” ucap Gubernur.

Acara pembukaan dimulai dengan persembahan Tarian Sinoman Hadrah yang merupakan kesenian tradisional asal Kalsel binaan Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar, kemudian dilanjutkan defile Kafilah dari 34 Provinsi di Indonesia.

Seluruh perwakilan masing-masing Provinsi berjalan melintasi panggung kehormatan dengan menampilkan corak dan ciri khasnya di hadapan para tamu undangan. Pembawa acara mengiringi penampilan tiap Provinsi dengan membacakan culture identity-nya.

Ajang MTQ di Bumi Lambung Mangkurat Kalsel tahun ini diikuti 1.676 peserta dan 135 dewan hakim dengan melombakan delapan cabang musabaqah terdiri 23 golongan yang diperlombakan. Hadir istri Wapres RI Hj Wuri Ma’ruf Amin, Menteri Agama H Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor beserta seluruh jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan dan para gubernur/wakil gubernur se Indonesia. (hms/adv/dprdkaltim)

Peringati HUT Ke-23, Ketua Andi Faizal Minta Pemkot Bontang Fokus Tingkatkan Sektor Pariwisata

0
Ketua DPRD Andi Faizal bersama istri.

BONTANG – Upacara HUT ke-23 Kota Bontang digelar di Lapangan Bessai Berinta Lang-Lang, pada Rabu 12 Oktober 2022. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema “Pariwisata Maju, UMKM Bangkit”.

Dengan momentum ini, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta pemerintah agar fokus meningkatkan promosi sektor unggulan pariwisata di Kota Bontang.

Hal itu sesuai dengan tema peringatan HUT Bontang. Dia bilang, untuk meningkatkan sektor pariwisata harus dibarengi dengan promosi yang yang masif dan terukur.

Sehingga, dapat memberi kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak hanya terfokus di sektor industri saja. Apalagi kata Andi Faiz, Kota Bontang bakal menjadi daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru. Maka peningkatan sektor wisata dianggap menjadi bagian penting dalam peningkatan perekonomian.

“Sesuai dengan tema tahun ini, menggaungkan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya, Rabu (12/10/2022).

Selain itu, Andi Faiz juga mengatakan, dengan adanya peningkatan sektor pariwisata ini juga otomatis akan berdampak positif bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Bontang, sehingga perputaran ekonomi bisa semakin menggeliat.

“Mari kita bersama-sama saling bersinergi meningkatkan sektor unggulan di bidang pariwisata, ini berdampak positif bagi pelaku UMKM, sehingga Bontang semakin maju,” ujarnya.

Sementara itu, Wali kota Bontang Basri Rase menyampaiakn, untuk mendorong peningkatan sektor wisata dan UMKM yang diharapkan dapat menyerap tenaga kerja di Bontang dibutuhkan kolaborasi semua pihak.

Selain pariwisata dan UMKM, Basri juga menyebut peningkatan industri baru merupakan bagian penting dalam peningkatan perekonomian di Bontang.

“Tentu ini perlu membuka investasi seluas-luasnya. Tantangan dan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin progresif menuntut kita semakin adaptif. Tentu ini menjadi tugas kita bersama dalam peningkatan berbagai sektor perekonomian yang perlu di dukung semua pihak,” terang Basri. (adv)