Beranda blog Halaman 883

Kotribusi untuk Indonesia, Ekspor Nonmigas Kaltim Terbaik Kedua Nasional

0

SAMARINDA – Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan eksistensinya sebagai provinsi dengan kontribusi besar bagi Indonesia. Salah satunya untuk urusan ekspor.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan per 1 September 2022, provinsi yang akhirnya dipilih Presiden Joko Widodo untuk menjadi lokasi baru ibu kota negara Indonesia itu kembali sukses menduduki posisi kedua provinsi yang berkontribusi besar terhadap ekspor nonmigas nasional.

“Benar, Kaltim kembali berada di urutan kedua provinsi yang berkontribusi terhadap ekspor nasional di bawah Provinsi Jawa Barat,” kata Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim M Sa’duddin, beberapa waktu lalu.

Kaltim berada di posisi ekspor nonmigas kedua terbesar dengan nilai 18,2 miliar USD atau setara dengan Rp 254,8 triliun (kurs Rp 14.000). Di posisi pertama Jawa Barat dengan nilai kontribusi sebesar 22,3 miliar USD.

Tahun lalu kontribusi ekspor Kaltim masih sebesar 10,7 miliar USD atau terdapat perubahan signifikan sebesar 68,8%. Berbeda dengan Jawa Barat yang hanya terjadi perubahan sekitar 19,7%.

“Kontribusi Kaltim untuk total ekspor nonmigas nasional sebesar 11,6%, sedangkan Jawa Barat 14,2%. Jadi tren kontribusi Kaltim semakin mendekati Jawa Barat,” beber mantan Kepala BPKAD Kaltim itu.

Ekspor nonmigas Kaltim itu terdiri dari batu bara, pupuk, lemak dan minyak hewani/nabati serta produk disosiasinya, lemak olahan, bahan kimia anorganik, olahan makanan hewan, produk nabati lainnya, aneka produk kimia, kapal dan struktur terapung, kayu dan barang dari kayu, arang kayu, bahan kimia organik dan lain-lain.

Sementara posisi ketiga dan keempat provinsi dengan kontribusi terhadap ekspor nasional diisi oleh Provinsi Jawa Timur dan Riau. Jawa Timur dengan kontribusi 14,2 miliar USD (9%) dan Riau 11,6 miliar USD (7,4%).

“Semoga kita bisa terus mendorong peningkatan ekspor nonmigas Kaltim di waktu-waktu ke depan,” tutup Sa’duddin.

Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi pun terus memberi semangat agar pelaku UKM tidak kendur di masa pandemi, bahkan bisa terus bergerak di masa sulit serta sukses naik kelas menjadi UKM ekspor. (adv/diskominfokaltim)

Rencana Mutasi Pejabat di Awal Tahun 2023, BW: Kalau Bisa, Semua Dievaluasi

0
Anggota DPRD Kota Bontang Bahktiar Wakkang

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang Bahktiar Wakkang menyambut baik rencana mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Bontang.

Rencana mutasi pejabat di bawah kepemimpinan Wali Kota Bontang Basri Rase dan Wakil Wali Kota Bontang Najirah ini sempat disampaikan Basri Rase saat Sidang Paripurna DPRD Bontang beberapa waktu lalu. Basri menyatakan akan kembali melakukan mutasi pejabat di awal tahun 2023.

BW, panggilan akrab Bahktiar Wakkang menyebut rencana itu sudah semestinya dilakukan untuk mengevaluasi kinerja para pegawai di lingkup Pemkot Bontang yang tidak maksimal.

Dia minta Walikota melakukan evaluasi terhadap pegawai yang tidak maksimal melakukan tugasnya. “Saya dukung ini,” ujarnya, Senin (19/9/2022).

BW juga meminta kepada Walikota untuk melakukan evaluasi pejabat di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Kalau bisa semua di evaluasi. Saya acungkan jempol, jika ada mutasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kinerjanya buruk,” ujar BW

Wali Kota Bontang Basri Rase sebelumnya telah mengungkapkan bakal melakukan mutasi pejabat untuk mengevaluasi kinerja pegawainya.

Selain itu, mutasi ini juga dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi sejumlah jabatan penting, baik karena pensiun ataupun meninggal dunia. Seperti Kepala OPD lurah, ataupun camat.

Hal itu juga telah diungkapkan mutasi ini dilakukan bagi kepala OPD yang kinerjanya belum maksimal atau belum mencapai target yang telah diberikan.

Dia harapkan, dengan adanya rotasi in dapat mengoptimalkan kinerja pemerintah dalam mencapai visi misinya.

Adapun mutasi ini merupakan yang keempat kalinya dilakukan selama masa kepemimpinan Basri-Najirah. Dan saat ini diketahui ada dua kursi pimpinan yang masih kosong. Yakni Asisten II Bagian Administrasi Pembangunan, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). (adv)

Membanggakan, Apresiasi Presiden Jokowi untuk 6 Anak Muda Kaltim

0

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kaltim mengapresiasi enam talenta muda Benua Etam ketika Puncak HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Istana Negara Jakarta, Rabu 17 Agustus 2022. Bahkan, keenam anak muda ini berhasil menarik perhatian Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) usai prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih.

“Alhamdulillah, kita sangat mengapresiasi atas keberhasilan anak muda Kaltim. Apalagi, Presiden Jokowi sangat kagum atas penampilan orkestra musik yang mereka tampilkan. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi daerah atas penampilan generasi muda Benua Etam,” ucap Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim H Muhammad Kurniawan, di Samarinda, Rabu 21 September 2022.

Bagi Kurniawan, penampilan keenam anak muda ini tentu menjadi motivasi bagi generasi muda Kaltim lainnya. Sebab, untuk masuk menjadi perwakilan dari daerah lumayan berat. Karena, sebelum ke Istana Negara ada empat dari enam anak muda tersebut usai mengikuti Gita Bahana Nusantara (GBN) Tingkat Provinsi Kaltim 2021.

Empat peserta ini merupakan pemenang GBN Tingkat Provinsi Kaltim yang digelar Disdikbud Kaltim 2021 dan seharusnya mengikuti GBN di Istana Negara pada HUT ke-76. Tetapi, karena kondisi pandemi Covid-19 masih tinggi, maka dilaksanakan secara virtual.

“Kita bersyukur mereka dipercaya untuk tampil di Istana Negara. Ketika tingkat provinsi, kita juga memberikan hadiah uang pembinaan masing-masing Rp3,75 juta juga ada hadiah pembinaan dari Pemerintah Pusat,” jelas Kurniawan.

Pada saat ke Jakarta pun biaya transportasi dari provinsi, sedangkan biaya akomodasi dan konsumsi selama karantina dari Pemerintah Pusat. Alhasil, dari semangat yang dibangun Pemprov Kaltim melalui Disdikbud, mereka tampil memukau. Adapun putra-putri asal Kaltim yang tampil di Istana Negara, yakni Dimas Bintang Mahaputra Adipradana (instrumen Tuba), Alif Fakod (Sape), Juan Carlos (vokal Tenor), Gabriella Vilvi Lorensa (vokal Alto), Jesinta Alri Meisy Putri (vokal Sopran), Gilberd Maranda Pakpahan (vokal Bas).
.
“Kami bersyukur mereka semua sudah menjalani pendidikan perguruan tinggi di luar Kaltim, ada yang di ISI Yogyakarta dan UNS Surabaya,” jelasnya. (adv/diskominfokaltim)

Buka Rakor Kelembagaan Menuju UOBK, Wagub Berpesan Bekerja Maksimal Layani Masyarakat

0

SAMARINDA – Setiap rumah sakit memerlukan kebijakan khusus dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Oleh karena itu, Rumah Sakit Umum Daerah Korps Pegawai Republik Indonesia (RSUD Korpri) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kelembagaan guna mengimplementasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, khususnya mengenai Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK).

Rakor dibuka Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, di Hotel Grand Inna Malioboro Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu (21/9/2022). Wagub Hadi dalam sambutannya menjelaskan pelayanan kepada masyarakat sangatlah penting dan harus dilaksanakan dengan baik. Dalam PP Nomor 72 Tahun 2019, terdapat peraturan mengenai otonomi yang lebih luas yang bisa dijalankan oleh Direktur RSUD. Sedangkan untuk BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) dengan Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) Nomor 79 Tahun 2018 adalah tentang Fleksibilitas Pengelolaan Keuangan.

“Karena itu saya menganggap Rakor ini sangat penting agar Rumah Sakit Umum Daerah Korpri Provinsi Kaltim bisa bekerja secara maksimal melayani masyarakat,” kata Hadi Mulyadi.

Dengan Rakor ini, diharapkan Pemprov Kaltim dapat membuat turunan produk hukum RSUD Korpri, utamanya mengenai Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dengan UOBK dan status PPK (Pola Pengelolaan Keuangan) BLUD secara penuh.

Hadi Mulyadi juga mengingatkan agar Direktur RSUD dapat bertanggung jawab kepada Kepala Dinas Kesehatan dalam bentuk Laporan Pertanggungjawaban.

“Laporannya antara lain seperti laporan atas pengelolaan keuangan, barang dan jasa, serta pengelolaan kepegawaian. Sementara itu, pihak Rumah Sakit tetap saja menyampaikan pertanggungjawaban kepada Kepala Daerah,” ujar Hadi.

Terakhir, orang nomor dua di Kaltim itu meminta organisasi perangkat daerah terkait seperti Biro Hukum dan Biro Organisasi untuk dapat menindaklajuti UOBK ini agar benar-benar berfungsi dengan baik.

Tampak Sekretaris Dinkes Provinsi Kaltim Masitah dan Direktur RSUD Korpri Prov Kaltim Dr E Harleni Aroma. Hadir pula narasumber Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Kemendagri RI Dr Cheka Virgowansyah dan Kasubdit Wilayah III Direktorat Fasilitasi Kelembagaan, Kepegawaian Perangkat Daerah Kemendagri RI Eko Wulandaru dan Ketua Asosiasi Rumah Sakit Seluruh Indonesia Dr R Heru Aryadi. (adv/diskominfokaltim)

Pemprov Kaltim Berharap 3 Ranperda Segera Ditetapkan Menjadi Perda

0
Staf Ahli bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Provinsi Kaltim, Diddy Rusdiansyah

SAMARINDA – Staf Ahli bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Provinsi Kaltim, Diddy Rusdiansyah mewakili Gubernur Kaltim menghadiri rapat paripurna ke-40 DPRD Kaltim di Gedung D Lantai 6 Kantor DPRD Provinsi Kaltim pada Rabu (21/9/2022).

Pada Rapat Paripurna ke-40 ini terdapat nota penjelasan pemerintah daerah atas penyampaian tiga buah rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pemerintah Provinsi Kaltim, yakni Perda tentang perubahan kedua Perda Nomor 9 tahun 2016 mengenai pembentukan dan susunan perangkat daerah, Perda tentang pencabutan atas Perda Nomor 14 tahun 2012 tentang pengelolaan air dan Perda tentang pencabutan Perda Nomor 8 tahun 2013 tentang penyelenggaraan reklamasi dan pasca tambang.

Dalam kesempatan ini, Diddy Rusdiyansyah menyampaikan nota penjelasan pemerintah daerah dimaksudkan untuk memberikan gambaran atas dasar hukum, latar belakang, maksud dan tujuan yang mendasari dibuatnya rancangan Perda Provinsi Kaltim.

“Mewakili pemerintah daerah, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian para dewan dalam menanggapi secara positif serta kesediaannya untuk membahas rancangan Perda, sehinga nantinya dapat disetujui untuk ditetapkan menjadi perda dalam waktu yang tidak terlalu lama,” jelas Diddy.

Rapat dilanjutkan pengesahan revisi agenda kegiatan DPRD Provinsi Kaltim masa sidang III tahun 2022. Rapat ini dihadiri 33 anggota DPRD Kaltim baik secara offline maupun online, pimpinan dan perwakilan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim. (adv/diskominfokaltim)

Kasus Covid Turun, Wagub Minta Tetap Disiplin Prokes

0
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya selalu memakai masker yang baik dan benar, meskipun saat ini tren kasus Covid-19 di Provinsi Kaltim terus mengalami penurunan.

Tren penurunan terlihat berdasarkan rilis data Satgas penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, per Rabu 21 September 2022, kasus harian turun 1 kasus menjadi 40 kasus, dari hari sebelumnya 41 kasus.

“Meskipun tren harian Covid di Kaltim terus menurun, kami selalu mengingatkan masyarakat jangan terlena terkait informasi kasus Covid-19 yang terus menurun, tetap waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam berbagai aktivitas. Seperti selalu memakai masker yang baik dan benar agar kita, keluarga dan orang lain akan terlindungi dari penyebaran virus corona,” pesan Hadi.

Mantan legislator Karang Paci dan Senayan itu juga minta masyarakat untuk mempercepat vaksin. Artinya yang belum menerima vaksin kedua untuk segera divaksin, begitu juga vaksin booster, termasuk menjaga imunitas tubuh dengan melaksanakan pola hidup sehat.

“Sampai saat ini Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim bersama pemerintah kabupaten dan kota dibantu TNI dan Polri bersama dinas instansi terkait lainnya terus berusaha meningkatkan capaian vaksinasi, dan kita bersyukur kasus sembuh lebih tinggi dari terkonfirmasi positif. Namun, tetap waspda dan jangan kendur prokes,” papar Hadi Mulyadi.

Update perkembangan harian Covid-19 Kaltim, Rabu 21 September 2022, terkonfirmasi ada 40 kasus berasal dari Kutai Kartanegara 2 kasus, Kutai Timur 3 kasus, Paser 1 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus, Balikpapan 26 kasus, Bontang 2 kasus, dan Samarinda 4 kasus.

Pasien sembuh 22 pasien, sehingga total sembuh 203.267 pasien. Meninggal dunia tidak ada penambahan kasus. Dan yang masih dirawat ada penambahan 18 pasien sehingga berjumlah 300 pasien. (adv/diskominfokaltim)

Guru PAUD Diharapkan Masuk Peserta BPJS Ketenagakerjaan

0
Guru-guru dan kepala sekolah mengikutii sosialisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. (Yahya/ Media Kaltim)

BONTANG – Kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti sosialisasi pemanfaatan program BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (21/9/2022) di Auditorium 3 Dimensi, Kota Bontang.

Bunda PAUD Kota Bontang, Hapidah mengatakan, tenaga pendidik PAUD juga harus didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dia mengimbau kepada sekolah atau pengurus yayasan dapat mendaftarkan tenaga pendidik pada program BPJS Ketenagakerjaan.

“Kegiatan ini sebagai sosialisasi kepada kepala sekolah dan guru untuk mengikuti program BPJS ketenagakerjaan kepada TK (Taman Kanak-kanak), RA (Raudatul Athfal), Satuan PAUD Sejenis (SPS). Kita harapkan semua guru dapat didaftarkan ke BPJS ketenagakerjaan dari pemberi kerja agar ada safety,” kata Hapidah, Rabu (21/9/2022).

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Yuti Nurhayati menjelaskan, saat ini ada 160 PAUD atau SPS dan 885 pendidik dan tenaga kependidikan. Namun, baru sebagian yang masih terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan sosialisasi ini, diharapkan dapat membantu guru dan tenaga kependidikan bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Adanya kegiatan ini akan dapat membantu mengedukasi kepada guru dan tenaga kerja dalam kepesertaan. Ini juga sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011,” jelas Yuti Nurhayati kepada Mediakaltim.com.

Yuti menambahkan, untuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi guru PAUD tetap akan menjadi tanggung jawab sekolah atau yayasan tempat pemberi kerja. “Sosialisasi dulu, nanti pemberi kerja yang dapat mendaftarkan guru-gurunya. Karena ini yang diundang kepala sekolah agar nanti melaporkan ke yayasan terkait kewajiban yayasan,” terang Yuti. (yah)

Bontang Lestari Miliki Beragam Objek Wisata

0

BONTANG – Kota Bontang memiliki potensi wisata dan Sumber Daya Alam yang cukup banyak, beberapa berada di Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kalimantan Timur.

Sekretaris Lurah Bontang Lestari, Luhur mengungkapkan bahwa warga Bontang Lestari memiliki kegiatan mikro dari hasil laut dan pertanian. Kegiatannya bisa dijadikan wisata bagi masyarakat Bontang maupun luar daerah.

“Saat ini sedang digalakkan tempat wisata di daerah Selangan. Sebetulnya sudah ada  bantuan dari CSR mengenai destinasi Selangan ini untuk dibuat menjadi kampung warna-warni,” ungkap Luhur.

Selangan merupakan kampung yang berada di atas laut. Selangan  menyediakan fasilitas untuk warga yang ingin menginap dan juga melakukan snorkeling di sana. Selangan juga memiliki pemandangan terumbu karang yang cukup indah. Akses penyebrangan bisa lewat Pelabuhan Tanjung Laut atau Berbas Pantai.

Untuk penyebrangan di Bontang Lesatati masih diusahakan pembangunan. Warga Selangan memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Hasil lautnya berupa rumput laut, dan teripang biasanya digunakan untuk produksi agar-agar, kepuruk, dan keripik.

Selain itu, Selangan juga dikunjungi oleh warga yang ingin makan hasil tangkapan laut.

Ada juga kampung Tihi-tihi yang dijadikan objek wisata, namun pekembangannya belum optimal. “Tihi-tihi ada rencana juga, hanya saja perlu proses,” jelas Luhur.

Untuk kedua tempat tersebut masih memiliki kendala di air bersih dan listrik masih menggunakan genset. Tahun ini rencananya air bersih akan masuk, namun untuk listrik belum ada kabar.

Selain potensi wisata di atas laut, Kampung Nyerakat yang ada di Bontang Lestari juga memiliki acara adat yang rutin dilakukan setahun sekali. Acara itu disebut bebalai. Di mana upacara itu diadakan sebagai rasa syukur warga, serta berdoa agar diberikan perlindungan dan terhindar dari bencana.

Tradisi ini biasanya diadakan pada Oktober atau November. Acara ini ikut dimeriahkan oleh hampir seluruh warga Nyerakat. Saat panen raya padi pun warga akan membuat untuk program Ketahanan Pangan Kampng Tangguh Nusantara sebagai sinergitas lurah, polisi, TNI, dan masyarakat dalam bertani.

Dalam wilayah Bontang Lestari terdapat beberapa RT  yang masuk kawasan Hutan Linding (LH), warga akan diberi sosialisasi bahwa hutan lindung tidak bisa diperjual-belikan, diwariskan ataupun dimiliki. Hanya bisa dikelola, dan dimanfaatkan hasil hutannya.

Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau hutan kota yang berada di Bontang Lestari juga dapat dikunjungi masyarakat. (sya)

Tingkatkan Pelayanan, Kantor Pos Bontang Aktifkan Dua Aplikasi

0

BONTANG – Kantor Pos Bontang meningkatkan pelayanan transaksi dengan mengaktifkan dua aplikasi.  Kedua aplikasi itu adalah Pospay dan PosAja!. Aplikasi tersebut bisa didapatkan secara gratis melalui Google Play Store atau App Store.

Supervisor Dasar Keuangan Kantor Pos Cabang Bontang, Zaitin menjelaskan, aplikasi tersebut bertujuan memudahkan masyarakat Bontang bertransaksi. Pospay merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk menampung dana dan mempermudah pembayaran listrik, PDAM, dan lain-lain tanpa harus mengunjungi Kantor Pos Bontang.

Untuk pengisian saldo Pospay dapat menggunakan banking maupun pengisian di kantor pos. Minimal saldo untuk aplikasi Pospay adalah Rp 10.000 tanpa biaya admin bulanan maupun bunga yang dikenakan kepada pengguna aplikasi.

Tetapi, apabila menjadi anggota regular di aplikasi Pospay masyarakat dapat menampung uang dengan jumlah yang besar. “Hal-hal yang harus disiapkan saat akan mendaftarkan diri sebagai anggota di aplikasi POSPAY adalah biodata diri dan KTP,” kata Zaitin.

Aplikasi lainnya adalah PosAja!, yaitu aplikasi yang dikhususkan untuk keperluan pengiriman atau pengantaran barang. Pada aplikasi ini, masyarakat akan dengan mudah memilih opsi pengiriman barang disesuaikan dengan waktu dan jarak yang diinginkan dengan kisaran harga berbeda.

Pengiriman dapat berupa surat ataupun barang, yang mana barang akan dijemput oleh kurir pos di rumah masing-masing pengirim. Hal ini juga memudahkan masyarakat karena untuk mengirim barang tidak harus pergi ke kantor pos.

Kantor Pos Bontang juga menyediakan pengiriman untuk kebutuhan pindah rumah. Contohnya, Kantor Pos Bontang pernah membantu pengiriman mobil dari satu daerah ke daerah lain. Kantor pos juga beberapa kali membantu pengiriman barang-barang mahasiswa yang kuliah di luar daerah.

Keuntungan menggunakan aplikasi ini adalah adanya poin yang bisa didapat penggunanya. Poin-poin itu bisa digunakan sebagai alat pembayaran. Keuntungan lainnya menjadi pengguna aplikasi tersebut adalah mudahnya mendapat informasi mengenai diskon ataupun promo yang diberikan kantor pos.

Untuk pelayanan dan pengiriman barang, kantor pos melayani setiap hari, termasuk Minggu dan tanggal merah. “Kami tidak ada libur. Setiap hari kantor pos siap melayani masyarakat,” ujarnya.

Untuk informasi mengenai promo dan kegiatan-kegiatan, masyarakat dapat mengunjungi Instagram Kantor Pos Cabang Bontang. (sc)

Mini Temu Raya Alumni Kartu Prakerja akan Digelar di Bontang

0
Muhammad Aswar (kiri) saat memberikan keterangan mengenai Mini Temu Raya Alumni Kartu Prakerja. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG–  Mini Temu Raya Alumni Kartu Prakerja akan digelar di GOR PKT Bontang pada Jumat (30/9/2022). Direktur LPK Global Muhammad Aswar mengatakan, acara diadakan untuk menjalin silaturahmi alumni kartu prakerja dan non kartu prakerja.

Kegiatan yang mengundang Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wagub Kaltim Hadi Mulyadi ini, diharapkan akan dihadiri 1.000 peserta.

“Kegiatan akan diisi dengan kuliah umum, hingga menghadirkan grup band Endank Soekamti,” kata Aswar, Rabu (21/9/2022).

Aswar menambahkan,  kegiatan  yang diselenggarakan event organizer Level Up bersama LPK Global, Devi Course, dan Suvi Training, bertujuan untuk menjalin silaturahmi seluruh alumni kartu prakerja baik di Kaltim maupun Indonesia. “Hingga kini sekitar  600 peserta sudah mendaftar,” papar Aswar.

Disebutkannya, kegiatan berskala nasional ini dipusatkan di Kota Bontang, dengan sasaran peserta dari Samarinda, Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.

“Peserta harus registrasi secara online. Nanti dalam link pendaftaran ada klasifikasi apakah alumni kartu prakerja atau bukan alumni kartu prakerja dan pendaftaran tidak dipungut biaya,” ungkapnya.

Aswar menambahkan, hingga kini kartu prakerja sudah dilaksanakan dalam 45 gelombang. Temu alumni kartu prakerja ini juga baru pertama kali dilaksanakan di Kaltim. Persiapan kegiatan telah mencapai 50 persen hingga hari H pelaksanaan. “Kami juga sudah konfirmasi ke Menteri Perekonomian, saat ini dalam konfirmasi dan juga konfirmasi kedatangan Wagub Kaltim,” pungkasnya.

Peserta Mini Temu Raya Alumni Kartu Prakerja dapat mendaftar di link bit.ly/registrasiminitemuraya yang masih bisa diakses hingga kuota peserta terpenuhi. (yah)