Beranda blog Halaman 884

Elpiji 3 Kg di Bontang Langka, Begini Tanggapan Pertamina Regional Kaltim

0
Elpiji 3 Kg di Bontang Langka, Begini Tanggapan Pertamina Regional Kaltim
Ilustrasi tabung gas elpiji 3kg. (ist)

BONTANG –  Banyaknya keluhan masyarakat di Kota Bontang, Kalimantan Timur, terkait sulitnya mendapatkan LPG 3 kg bersubsidi, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Timur kembali mengimbau masyarakat ekonomi mampu, agar tidak menggunakan LPG 3 kg bersubsidi.

Berbeda dengan LPG non subsidi yang stoknya banyak, LPG 3 kg bersubsidi memiliki jumlah penyaluran didasarkan pada kuota yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Untuk wilayah Kota Bontang, hingga akhir Juni 2023 kemarin telah tersalur sekira 700 ribu tabung LPG dari kuota sebanyak 1,2 juta tabung di tahun 2023 atau over 11%. Hal ini juga sama dirasakan di seluruh wilayah Kalimantan Timur yang over kuota 8% dari total kuota Kaltim 2023 sebanyak 37 juta tabung telah tersalur 19 juta tabung.

“Pertamina juga mengingatkan kepada Lembaga penyalur resmi yaitu agen dan pangkalan LPG, agar tidak melakukan penyelewengan dan menaikkan harga di atas HET (harga eceran tertinggi) di lapangan,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Patra Niaga Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, dalam keterangan persnya hari Selasa (4/7/23).

Sejauh ini, Pertamina telah berkoordinasi dengan Pemkot Bontang dan menetapkan beberapa hal. Di antaranya, akan dilakukan penertiban kepada usaha-usaha di masyarakat yang tidak berhak menggunakan LPG 3 kg bersubsidi, dan langsung melakukan trade in ke LPG Non Subsidi di tempat.

Lalu, Pertamina juga akan membina kepada agen dan pangkalan resmi LPG 3 kg yang tidak menyalurkan sesuai aturan.

“Pertamina juga akan kembali menawarkan program tukar tabung 2 tabung melon ke 1 tabung Bright Gas 5,5 kg untuk masyarakat di Kota Bontang. Akan memberlakukan kepada seluruh pangkalan resmi LPG 3 kg untuk menjual produk non subsidi yaitu Bright Gas guna pemenuhan kebutuhan rumah tangga,” tambah Arya.

Pertamina juga menghimbau kepada masyarakat yang memang berhak mendapatkan LPG 3 kg bersubsidi, untuk tidak panik agar stok di lapangan tetap terjaga.

“Panic buying menjadi salah satu alasan juga ketersediaan di lapangan cepat habis. Pertamina memastikan bahwa kuota LPG 3 kg yang ditetapkan pemerintah akan cukup, jika penggunaannya disesuaikan dengan aturan yang ada. Jika masyarakat membutuhkan informasi atau melaporkan lebih lanjut dapat menghubungi kontak Pertamina 135,” pungkas Arya.

Sementara itu, Sales Brand Pertamina Kalimantan, Roby menambahkan, bahwa penukaran 2 tabung melon ke satu tabung gas bright 5,5 kg akan mulai dilakukan pada tanggal 27 Juni 2023

“Dapat dilakukan di agen-agen seperti PT Irama Dunia dan PT Sepinggan yang ada di Bontang,” jelasnya. (sya)

Pupuk Kaltim Siap Melahirkan Generasi Inovator yang Melek ESG di Industri Agribisnis

0

JAKARTA –  PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dalam kolaborasi strategis bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), kembali menyelenggarakan kegiatan Business Case Competition (BCC) guna mempersiapkan mahasiswa menjadi talenta-talenta pemimpin masa depan Indonesia di era digital, khususnya dalam mencapai keberlanjutan di bidang agribisnis melalui penerapan praktik-praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang tepat.

Mengusung tema Agribusiness Sustainability through ESG Development, kegiatan yang bertajuk Pupuk Kalimantan Timur-Gadjah Mada Business Case Competition (PKT-GAMA BCC) ini mengajak mahasiswa tingkat S1 dan S2 dari berbagai universitas di seluruh Indonesia tidak hanya untuk menguji kemampuan praktik berbisnisnya, tetapi juga untuk menerima pembekalan yang sistematis terkait tata cara praktik-praktik bisnis. Selain itu, dalam rangka menyongsong kesiapan sumber daya manusia (SDM) masa depan, kegiatan BCC ini juga akan mengadakan workshop guna melatih peserta dalam melakukan presentasi bisnis yang baik dengan menggunakan Bahasa Inggris.

Dalam sambutannya pada opening ceremony PKT-GAMA BCC 2023 pada Rabu, 5 Juli 2023, Rahmad Pribadi, Direktur Utama PKT mengungkapkan, “Seturut dengan tema Agribusiness Sustainability Through ESG Development di ajang PKT-GAMA BCC tahun ini,  kami ingin menyuarakan pentingnya inovasi-inovasi bisnis yang tidak hanya mementingkan profit semata, tetapi juga perlu memperhatikan faktor keberlanjutan lingkungan,” bebernya.

“Tentu dengan semangat yang sama dengan yang sudah dirintis PKT lewat penerapan prinsip-prinsip ESG yang tepat yang sudah memberikan banyak dampak positif bagi perusahaan baik dari sisi pelestarian lingkungan hidup maupun capaian kinerja yang baik. Kami ingin agar semangat PKT sebagai pelopor transformasi hijau di industri petrokimia bisa memotivasi generasi muda di ajang ini sehingga kelak bisa melahirkan lebih banyak lagi inovator-inovator industri masa depan dalam meningkatkan baik efektivitas, maupun efisiensi dari berbagai proses-proses industri,” sambungnya.

PKT sendiri sudah sejak lama menerapkan praktik-praktik ESG di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil akhir, semuanya dievaluasi secara detail dan menyeluruh dengan parameter-parameter ESG. Hingga kini, PKT senantiasa gencar dalam mengupayakan penurunan emisi karbon dalam beberapa tindakan, yakni diantaranya adalah pengembangan komoditas ramah lingkungan green amonia dan soda ash, program pemberdayaan hutan community forest, penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), penggunaan kendaraan listrik untuk operasional pabrik, serta eksplorasi secara terus menerus untuk mengoptimalisasi pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan secara masif dan menyeluruh.

Penerapan ESG yang tepat oleh PKT ini juga tergambar dalam laba bersih yang berhasil mencapai angka Rp 14,59 triliun di tahun 2022 lalu. Selain terbukti dalam capaian profit, PKT juga telah berhasil mengoleksi beberapa penghargaan bergengsi berkat implementasi ESG yang prima. Per Juni 2023, Sustainalytics menyebut bahwa PKT sukses naik kelas ke posisi teratas dari total 73 perusahaan sektor agrokimia di dunia untuk penilaian ESG Risk Rating. Selain itu, dari hasil asesmen lembaga ESG Rating Morningstar Sustainalytics, PKT mendapatkan skor 21,3 sehingga PKT dinilai memiliki risiko medium dalam mengalami dampak keuangan material dari faktor-faktor ESG.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo yang turut hadir dalam opening ceremony PKT-GAMA BCC 2023 turut menyuarakan urgensi dari inovasi, sustainability dan entrepreneurship di kalangan generasi muda. “Kompetisi PKT-BCC 2023 ini sangat luar biasa menurut saya. Saya melihat ada tiga manfaat utama dari kompetisi ini yakni inovasi, sustainability dan entrepreneurship. Inovasi sangat penting. Tidak hanya untuk kita pribadi tapi juga untuk meniti karier. Kalau semakin inovatif akan semakin bagus. Dari sisi environment, bagaimana kita memajukan ekonomi, kehidupan dan karier kita dengan keseimbangan. Maka sustainabilitas menjadi sangat penting. Entrepreneurship juga sangat penting, karena Indonesia membutuhkan entrepreneurship terutama di bidang agribisnis. Kompetisi PKT-GAMA BCC ini adalah manifestasi visi dan semangat nasionalisme dari PKT dan UGM. Kami bersama menyiapkan pemimpin-pemimpin Indonesia yang unggul di era digital dan sekaligus menyediakan infrastruktur bagi mahasiswa dengan dunia nyata.”

Rangkaian kompetisi PKT-GAMA Business Case Competition 2023 yang akan diselenggarakan dari Juli hingga Agustus 2023 ini merupakan kolaborasi antara institusi pendidikan dengan praktisi industri agrobisnis. Ajang serupa sudah dilaksanakan oleh PKT berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) untuk yang kedua kalinya. Dalam kegiatan BCC ini, baik hard skill maupun soft skill dari para mahasiswa S1 maupun S2 dari berbagai universitas di seluruh Indonesia diuji guna mempersiapkan mereka untuk terjun ke dunia kerja. Kompetisi ini dapat dijadikan sebagai “jembatan” bagi teori yang telah diperoleh semasa perkuliahan agar dapat diaplikasikan dengan benar di dunia kerja. Semuanya itu akan diuji dalam ajang pengasahan kemampuan presentasi bisnis sebagai bagian terpenting dalam memaparkan analisis serta ide-ide bisnis kepada pihak manajemen perusahaan atau instansi.

“Melalui kegiatan kompetisi ini, kami optimis bahwa talenta-talenta muda Indonesia yang berpartisipasi kelak dapat menjadi agen-agen inovator dalam mewujudkan penyelenggaraan bisnis yang patuh terhadap prinsip-prinsip pelestarian lingkungan hijau, khususnya untuk implementasi di sektor agribisnis. Kami yakin, ini adalah bentuk investasi PKT yang sangat sepadan demi mewujudkan para pemimpin yang terbaik untuk turut serta menyokong  terwujudnya ketahanan pangan nasional di masa depan,” pungkas Rahmad. (adv)

Untuk pendaftaran kompetisi PKT-GAMA BCC 2023 bisa diakses di tautan ini. Dan untuk keterangan lebih lanjut mengenai pelaksanaan kompetisi PKT-GAMA BCC 2023 silahkan mengunjungi website gamabcc.com

Pindah ke Lantai 2 Pujasera, Usulan Kantor Sementara Kelurahan Berbas Pantai

0
Pindah ke Lantai 2 Pujasera, Usulan Kantor Sementara Kelurahan Berbas Pantai
Kantor Sementara Kelurahan Berbas Pantai saat ini. (ist)

BONTANG – Camat Bontang Selatan, Kamsal mengusulkan agar Kelurahan Berbas Pantai tidak perlu lagi menyewa gedung untuk dijadikan kantor sementara. Melainkan memanfaatkan lantai dua Pujasera Kelurahan Berbas Pantai.

Usulan tersebut pun didukung Komisi III DPRD Bontang. Menurut Komisi III, usulan itu bisa lebih menghemat anggaran, sekaligus memanfaatkan fasilitas yang sudah ada, namun tidak terpakai.

“Gunakan saja fasilitas yang ada sembari menunggu lahan baru. Secepatnya akan kami tindaklanjuti permasalahan ini di Banggar (Badan Anggaran) DPRD,” kata Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina di sela-sela melakukan peninjauan lapangan, Selasa (4/7/2023).

Menanggapi usulan itu, Lurah Berbas Pantai Supriadi mengaku akan meninjau ulang usulan tersebut. Dikatakannya, walaupun disetujui, pemindahan baru bisa dilakukan saat masa sewa berakhir, yakni di akhir tahun mendatang. Sebab proses sewa gedung yang dipakai kantor sementara saat ini, durasinya selama setahun pemakaian.

Diketahui, pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Pantai tahun ini mengalami penundaan. Sebab lahan yang akan dimanfaatkan, digugat oleh seorang masyarakat ke Pengadilan Negeri (PN) Bontang.

Sengketa telah terdaftar di Pengadilan Negeri Bontang dengan nomor perkara 14/Pdt.G/2023/PN Bon. Penggugat menyatakan tergugat dalam hal ini Pemkot melakukan perbuatan melawan hukum. Dia mengklaim lahan seluas 1.045,5 meter persegi itu merupakan miliknya. Dilandasi dengan surat akta jual beli tanah tahun 1982 silam.

Penggugat pun meminta pembayaran kerugian kepada tergugat sebesar Rp 2.613.750.000. Ditambah biaya kerugian materiil sebesar Rp 1 miliar. Selain itu membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.1.000.000.

Mediasi pun telah dilakukan oleh hakim tetapi upaya itu tidak berhasil. Saat ini proses peradilan masih dalam tahapan pembuktian dokumen surat yang dimiliki penggugat dan tergugat. (al)

Pemkot Lebih Pilih Cari Lahan Lain untuk Pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Pantai

0
Pemkot Lebih Pilih Cari Lahan Lain untuk Pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Pantai
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (ist)

BONTANG –  Wali Kota Bontang menanggapi masalah rencana proyek pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai yang menemui hambatan, lantaran terjadi sengketa dengan pemilik lahan. Tanggapan tersebut disampaikan saat Rapat Paripurna DPRD Bontang beberapa waktu lalu.

Basri Rase menyebutkan, pihaknya lebih memilih mencari alternatif lahan baru ketimbang memperjuangkan lahan yang saat ini masih bersengketa. Sebab lahan tersebut hingga kini belum ada kepastian dan membutuhkan proses yang sangat panjang.

“Lahan di situ (sengketa) tidak bisa kita pastikan. Kalau pemkot menang akan digugat lagi oleh pemilik lahan. Begitu juga kalau pemkot kalah, akan menggugat lagi ke tingkat yang lebih tinggi. Jadi perjalanannya masih akan panjang. Mending cari lahan lain,” ucap Basri.

Orang nomor satu di Bontang itu mengaku lebih condong ke lahan pokmas (kelompok masyarakat) milik Adam Malik. Sebab lokasinya dinilai representatif lantaran cukup luas dan telah berpagar.

“Saya sudah minta ke Bu Sekda di perubahan nanti agar dianggarkan untuk appraisal (penaksiran harga) lahannya. Saya juga minta Kadis PUPRK untuk selalu berkoordinasi dengan pihak hukum terkait legalitasnya,” tandasnya.

Sementara itu, saat sidak di Kantor Lurah Berbas Pantai, DPRD Bontang pun mendesak Pemkot Bontang segera mencari alternatif lokasi lain untuk pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan. Hal itu disampaikan rombongan Komisi III saat melakukan kunjungan lapangan ke lahan yang sebelumnya akan dibangun kantor kelurahan tersebut, namun berujung sengketa.

“Jelas ini sangat disayangkan. Termasuk total anggaran Rp 7 miliar yang sudah dialokasikan. Dengan tertundanya pembangunan kantor kelurahan (Berbas Pantai) ini, tentu pelayanannya akan semakin tertinggal dengan kelurahan lain. Apalagi saat ini di Kelurahan Satimpo dan Berebas Tengah pembangunannya sudah mulai berjalan,” papar anggota Komisi III, Yassier Arafat, Selasa (4/7/2023). (al)

Seleksi Nasional, 41 Calon Paskibraka Bontang Terpilih Ikuti Pusdiklat

0
Seleksi Nasional, 41 Calon Paskibraka Bontang Terpilih Ikuti Pusdiklat
Penyematan calon Paskibraka (Capas) Kota Bontang oleh Kabankesbangpol, Sigit Alfian. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG –Pemkot Bontang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan Pusat Pendidikan Latihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), yang dilaksanakan mulai Rabu (5/7/2023) di Stadion Bessai Berinta (Lang-lang).

Calon Paskibraka (Capas) Bontang akan menjalani pendidikan dan pelatihan selama lebih kurang dua bulan lamanya.

Mewakili Wali Kota Bontang, Kepala Kesbangpol Kota Bontang, Sigit Alfian menyebutkan, pelaksanaan pembukaan Pusdiklat Paskibraka dimaksudkan untuk menyiapkan pasukan pengibar bendera pada saat HUT RI Agustus mendatang.

Kegiatan ini rutin diadakan setiap tahunnya. Ia menambahkan, bahwa seleksi Paskibraka tahun ini dilaksanakan secara nasional.

“Seleksinya secara nasional. Linknya nasional sehingga tidak ada intervensi,” kata Sigit Alfian, Rabu (5/7/2023).

Sigit menambahkan, jumlah capas sebanyak 41 orang untuk Kota Bontang, 6 telah lulus pada tingkat provinsi, dan satu lulus di tingkat nasional.

“Ada 6 yang di provinsi dan ada satu di nasional. Hari ini kita mulai Pusdiklat, mulai hari ini akan dilatih dari pagi sampai sore. Juga akan ada karantina,” tambahnya.

Paskibraka Kota Bontang juga diharapkan menjadi duta pancasila setelah mengemban tugas sebagai pasukan pengibar bendera.

“Harapan kita bukan hanya sekedar menjadi pengibar bendera, tapi juga akan menjadi duta pancasila. Jadi setelah selesai akan disematkan menjadi duta Pancasila Paskibraka Indonesia,” jelasnya. (yah)

Polisi Edukasi Pemuda Gereja Bahaya Narkoba

0
Polisi Edukasi Pemuda Gereja Bahaya Narkoba
Kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan dan bahaya narkoba bagi generasi muda. (ist)

BONTANG – Personil Polres Bontang melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan dan bahaya narkoba bagi generasi muda, Selasa (4/7/23) pukul 09.30 wita. Sosialisasi berlangsung di Gereja Kerapatan Pantekosta, Jalan Perintis, Kelurahan Kanaan.

KBO Sat Binmas, Iptu Totok Swasto beserta KBO Sat Resnarkoba, Iptu Lilik Tribudiasih sebagai nara sumber mengedukasi peserta Youth Bible Camp 2023, bahaya dan dampak buruk yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba atau obat-obat berbahaya lainnya sejak dini.

Melalui kegiatan ini, pihak gereja dan pelajar diharapkan bisa berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dan menghindari penyalahgunaan narkoba maupun minuman beralkohol, yang dapat memicu terjadinya tindak pidana kejahatan.

“Salah satu tujuan Polri dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dimulai dari menata ke arah yang lebih baik bagi generasi muda. Dengan cara mengajarkan perilaku-perilaku yang positif, karena pengaruh narkoba saat ini merupakan ancaman bagi generasi muda,” ujar Kasat Reskoba melalui KBO Sat Reskoba Iptu Lilik.

“Polri bukan hanya melakukan penindakan, pencegahan akan peredaran narkoba juga kita giatkan dengan melakukan program sosialisasi di lini pendidikan yang sudah berjalan dan masih berlanjut,” imbuhnya. (hms)

Satu Jamaah Haji Bontang Meninggal di Mekkah

0
Satu Jamaah Haji Bontang Meninggal di Mekkah
Ilustrasi jamaah haji. (ist)

BONTANG – Salah seorang jamaah haji bernama Dwi Erwanto asal Bontang meninggal dunia, Selasa (4/7/2023). Dwi Erwanto meninggal saat tengah menjalankan ibadah haji, di Mekkah, Arab Saudi.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kemenag Bontang, Ali Mustafa mengatakan, kabar tersebut telah Ia dapatkan sejak tadi malam.

“Iya, dapat kabar tadi malam meninggal satu jamaah di Mekkah. Di sholatkan di Masjidil Haram, langsung dikuburkan di pemakaman umum Arab Saudi,” kata Ali Mustafa saat dikonfirmasi, Rabu (5/7/2023).

Ali menambahkan, bahwa jamaah haji yang meninggal tersebut belum diketahui memiliki riwayat penyakit. Jamaah sendiri bertempat tinggal di Perumahan Bukit Sekatup Damai, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

“Ini kami masih mencari data lengkapnya jamaah haji yang meninggal dunia. Sakitnya apa kita masih cari tahu. Cuaca di sana (Arab) lagi ekstrim juga,” katanya.

Sementara, dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan, drg Toetoek Pribadi Ekowati yang ikut langsung mendampingi jamaah haji mengatakan, almarhum meninggal sebelum memasuki waktu Magrib waktu Arab Saudi.

“Kemarin Selasa sebelum Magrib waktu Arab Saudi,” kata drg Toetoek singkat.

Selain itu, Toetoek menambahkan, bahwa faktor cuaca akan mempengaruhi bagi jamaah yang memiliki penyakit risiko tinggi seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, dan jantung.

“Risiko tinggi jamaah yang punya penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, jantung dan lainnya,” jelas Toetoek. (yah)

Pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai Tertunda, Ini Penyebabnya

0
Pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai Tertunda, Ini Penyebabnya
Sidak Komisi III DPRD Bontang ke Kelurahan Berbas Pantai. (ist)

BONTANG – Rencana proyek pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan kembali mengalami kendala. Lahan yang akan dibangun kantor lurah tersebut mengalami sengketa dengan pemilik lahan.

Hal ini diketahui saat sidak Komisi III DPRD Bontang meninjau persiapan pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai, Selasa (4/7/2023) pagi tadi.

Camat Bontang Selatan, Kamsal menjelaskan, bahwa rencana pembangunan kantor lurah tersebut sudah disiapkan dengan matang. Namun karena menemui kendala, maka proyek pembangunan harus ditunda terlebih dahulu.

“Saat ini sedang proses persidangan sengketa lahan,” ujarnya saat berbicara kepada awak media.

Solusi yang ditawarkan Pemkot Bontang adalah dengan mencari lahan lain. Terdapat 2 lahan alternatif, yaitu lahan milik mantan Wakil Wali Kota Bontang, Adam Malik dan lahan bekas bioskop.

“Ada lahan milik H Adam Malik dan harus dibebaskan dulu. Kami usahakan secepatnya. Sementara ini kantor lurah dipindahkan ke Pujasera Berbas Pantai,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina mendorong pemkot agar segera membangun Kantor Lurah Berbas Pantai. Pasalnya, tertundanya pembangunan kantor lurah itu sangat mempengaruhi pelayanan ke masyarakat.

Dirinya meminta agar Kantor Lurah Berbas Pantai tersebut tidak terus menerus menyewa, lantaran menyewa juga membutuhkan dana.

“Tahun ini ada anggaran besar, harus segera dianggarkan untuk pembelian lahan. Jangan sampai ditunda-tunda. Sudah terlalu lama Berbas Pantai tidak memiliki kantor permanen,” ungkapnya. (al)

Ini Daftar 32 Personel Polisi Polres Bontang Naik Pangkat

0
Ini Daftar 32 Personel Polisi Polres Bontang Naik Pangkat
Upacara kenaikan pangkat reguler dan percepatan bagi perwira dan bintara Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Sebanyak 32 personel Polres Bontang mendapatkan kenaikan pangkat. Rincian pangkat yang naik antara lain satu orang IPTU naik menjadi AKP, sembilan orang AIPDA naik menjadi AIPTU, satu orang BRIGPOL naik menjadi BRIPKA, empat belas orang BRIPTU naik menjadi BRIGPOL, dan tujuh orang BRIPDA naik menjadi BRIPTU (lihat grafis).

Upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Percepatan bagi perwira dan bintara ini digelar, Selasa, 3 Juli 2023 di Lapangan Apel Mako Polres Bontang. Hadir sejumlah pejabat dan anggota polisi.

Banyak pejabat dan tokoh penting yang hadir dalam upacara kenaikan pangkat tersebut. Ketua Bhayangkari Cabang Bontang, Ibu Arum Yusep, beserta pengurus juga turut hadir.

Selain itu, hadir juga Waka Polres Bontang, Kabag Ops Polres Bontang, Kasat Intelkam Polres Bontang, Kasat Reskrim Polres Bontang, serta para Kapolsek jajaran Polres Bontang.

Kegiatan ini dipimpin Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya, selaku Inspektur Upacara. Perwira Upacara dijabat oleh Kabag SDM Polres Bontang, AKP Mohamad Slamet, sementara Komandan Upacara diemban oleh Ipda Ardiansyah, SH.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Bontang mengingatkan seluruh anggota Polres Bontang untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.

Ia mengajak mereka untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjunjung tinggi kode etik profesi. “Hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra institusi Polri,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres Bontang juga menekankan penggunaan teknologi secara positif dan menghindari perilaku yang dapat merusak citra Polri di mata masyarakat.

Ia berharap agar seluruh anggota Polres Bontang dapat melaksanakan tugas dengan baik, menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri, dan tetap bangga menjadi anggota Polri.

Dalam kesempatan ini, Kapolres juga menyampaikan kebanggaannya terhadap personil Polres Bontang yang telah naik pangkat. Ia mengapresiasi dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

“Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari pimpinan dan negara atas prestasi dan kontribusi yang telah diberikan,” pungkasnya. (RB)

Berikut adalah informasi mengenai personil Polres Bontang yang naik pangkat TMT 01 Juli 2023 dengan rincian sebagai berikut:

  1. IPTU ke AKP: 1 orang

– SUHARTANTO

  1. AIPDA ke AIPTU: 9 orang

– MOH SAIFUL ANAS

– SUGENG RIYANTO

– BASRUDDIN

– HERU UTOMO

– PRANOTO

– WIDODO

– RUDIANTORO

– JOKO SAMPURNO

– SUPRIADI, S.H.

  1. BRIGPOL ke BRIPKA: 1 orang

– CHANDRA WIHANDAKA, SH

  1. BRIPTU ke BRIGPOL: 14 orang

– OSCAR PANDJAITAN, S.H.

– ZEFRIN ATMAJAYA, S.H.

– RISMAN ARISANDI, S.H.

– ANIF SUJATMIKO, S.H.

– EDO OLO V. LIMBONG, S.H.

– DONI FEBRIAN

– SUARDI

– ADJI NUGROHO

– AGUS SETIAWAN

– FRISA AJI PRIHANTORO

– IMRAN

– YASIN YUNUS

– MUHAMMAD AGUS SUBAGIO

– MUHAMMAD SULIADY AMURUDDIN

  1. BRIPDA ke BRIPTU: 7 orang

– ALIFVIA ADAM SAPUTRA

– DERYANTO LALLO

– KRESNA GALANG SYAH PAHLEVI

– MUHAMMAD IMAM BUDIMAN

– SIRAIT, JORGHI SAUT

– HILKIA SALOKANG

– IRWANDY YOGI PRADANA

Bontang Utara Gelar Lomba Posyandu Tingkat Kecamatan

0
Bontang Utara Gelar Lomba Posyandu Tingkat Kecamatan
Penilaian Posyandu di wilayah Bontang Utara. (ist)

BONTANG – Lomba Posyandu Balita dan BKB tingkat Kecamatan, khususnya Kecamatan Bontang Utara dilaksanakan mulai Senin (3/7/23) ini.

Sekretaris PKK Kecamatan Bontang Utara, Vike Setiawati mengatakan, kegiatan rutin ini dilakukan guna mengontrol keaktifan posyandu-posyandu di tiap kelurahan.

“Satu kelurahan menunjukkan satu posyandu, dan memang sebelumnya lomba ini sudah dilaksanakan tingkat kelurahan dahulu,” jelasnya.

Adapun kualifikasi yang dinilai yaitu berupa administrasi posyandu, keaktifan pokja posyandu, peran kader, kemudian pemanfaatan dana APBD dalam posyandu. Sehingga data bayi dan balita serta imunisasi terdata dengan baik.

“Selain itu tanaman obat keluarga juga terdapat dalam indikator penilaian posyandu tersebut,” tambahnya.

Penilaian ini juga akan menjadi motivasi bagi para kader posyandu, untuk meningkatkan pelayanan serta menambah ilmu untuk kepentingan bayi, balita, dan juga ibu hamil.

Setelah nanti dilakukan penilaian, posyandu yang menang akan maju ke tingkat kota, dan akan bersaing dengan kecamatan lain sampai akhirnya akan diperlombakan di tingkat provinsi.

“Kami berharapnya Bontang Utara ada yang bisa maju hingga provinsi, karena kemarin kami juara 2 di kota, kalau juara 1 jadi bisa ke provinsi,” harapnya. (adv/sya)