Beranda blog Halaman 885

Dua Warga Tanjung Laut Indah Ditangkap, Simpan Sabu dalam Kotak Permen

0
Kedua pelaku diamankan di Polres Bontang. (Istimewa/Yahya/ Media Kaltim)

BONTANG – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bontang menangkap dua tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Senin (19/9/2022). Penangkapan dilakukan di dua tempat berbeda di Kelurahan Tanjung laut, Kecamatan Bontang Selatan.

Pelaku berinisial W ditangkap lebih dulu pada pukul 14.40 Wita di Jalan Tongkol Kelurahan Tanjung Laut Indah. Sedangkan pelaku EM ditangkap pukul 16.55 wita di Jalan Samratulangi, Gang Paus 1 RT 32, Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan, penangkapan dilakukan setelah anggota Satresnarkoba mendapatkan informasi mengenai penyalahgunaan narkotika di Kelurahan Tanjung Laut Indah.

“Unit 2 Satresnarkoba melakukan penangkapan pertama pada pelaku W. Setelah dilakukan penggeledahan, didapatkan sebuah kotak permen. Setelah dibuka serta diperlihatkan kepada tersangka dan saksi di dalam kotak terdapat 5 bungkus plastik klip yang diduga berisi sabu,” ungkap Mandiyono, Selasa (20/9/2022).

Mandiyono mengatakan, setelah dilakukan pengembangan, polisi menangkap pelaku kedua EM. Unit dua Satresnarkoba mengamankan EM beserta barang bukti.  “Ditemukan 12 poket yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Tersangka EM dan barang bukti lainnya telah dibawa ke Polres Bontang,” kata Mandiyono.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka W yakni 5 bungkus plastik klip berisi bahan yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2 gram, 8 bungkus plastik klip, 1 alat hisap, 1 pipet kaca, 1 sedotan ujung runcing, 1 kotak permen, 1 unit handphone.

Sementara, barang bukti yang diamankan dari EM yakni 12 poket berisi bahan yang diduga narkotika jenis sabu seberat 11 gram, 1 bungkus besar plastik klip, 2 buah timbangan digital, 2 korek gas, 2 sedotan ujung runcing, 2 sedotan plastik, 1 alat hisap, 1 pipet kaca, 1 unit handphone, dan uang tunai Rp 2.050.000.

Kedua tersangka diancam pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (yah)

Gagas 2022 Digelar, Ajang Perbaikan Tata Kelola Kearsipan di Semua Dinas

0
Basri Rase saat memberikan arahan di Gagas 2022. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang menggelar Good Archival Goovernace Awards (Gagas) yang diikuti 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dari 21 OPD yang ikut, 6 diantaranya akan mempresentasikan tentang kearsipan dalam waktu 2 hari. Keenam OPD tersebut adalah Inspektorat Daerah, Sekretariat Daerah, BKPSDM, Bapelitbang, Diskominfo, dan BPKAD.

Kepala Bidang (Kabid) Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang Hapidah mengatakan, Gagas berlangsung sejak tahun 2018 atau kini  dilakukan untuk tahun ke 5. Hapidah menambahkan, dari 21 OPD yang mengikuti Gagas, ada 6 dinas yang memiliki nilai tertinggi sebagai nominasi nilai tertinggi.

“Dari 21 OPD ada nilai administrasi. Nah yang saat ini nilai tertinggi ada 6,” kata Hapidah, Selasa (20/9/2022).

Nantinya, setelah ke-6 OPD  mempresentasikan kearsipannya akan dipilih juara 1, 2, dan 3. “Harapannya semua OPD ikut dalam Gagas untuk menata kearsipan. Karena ini merupakan penataan kearsipan yang sesuai dengan petunjuk teknis,” kata Hapidah.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, kearsipan sangat penting bagi daerah, bagi negara atau keluarga. Untuk itu, dirinya menilai kearsipan harus dijaga. “Dengan adanya arsip, itu akan membuat kita lebih baik,” kata Basri.

Dalam penyimpanan arsip, tambah Basri, penting untuk menyimpan semua arsip kedinasan. Dengan menyimpan arsip dengan baik, semua peristiwa di Kota Bontang akan tercatat dengan baik. “Seperti pengarsipan prestasi anak-anak Bontang yang meraih prestasi tingkat nasional,” kata Basri.

Selain itu, Basri juga menekankan tata kelola pemerintahan dalam hak akuntabilitas kinerja pemerintahan. Pengarsipan yang memiliki tujuan seperti terwujudnya tata kelola kearsipan pada perangkat daerah yang sesuai dengan norma, standar, prosedur dan kriteria kearsipan. “Petugas arsip tentu punya ukuran dan landasan. Tujuan lainnya seperti penyelamatan arsip statis dari risiko kehilangan atau kerusakan arsip sebagai memori kolektif,” pungkas Basri. (yah)

10 Parpol Dapat Bantuan Keuangan Rp 671 Juta

0
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menyaksikan penandatanganan bantuan keuangan parpol. (Yahya/ Media Kaltim)

BONTANG – Sebanyak 10 partai politik (parpol) di Bontang menerima bantuan keuangan partai politik tahun 2022. Total bantuan sebesar Rp 671.280.000. Masing-masing parpol menerima bantuan sesuai dengan jumlah perolehan suara pada Pemilu 2019. Nilai satu suara sebesar Rp 7.500.

10 parpol yang menerima bantuan keuangan sesuai dengan keterwakilan di DPRD Kota Bontang, yakni partai Golkar, partai PKB, partai Gerindra, partai PKS, partai Nasdem, partai PAN, partai PDI Perjuangan, partai Hanura, PPP dan partai Berkarya.

Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bontang, Mikhael Edy Salamba menjelaskan, jumlah bantuan masing-masing parpol sesuai dengan suara sah pada Pemilu 2019. Bantuan yang diberikan katanya, sesuai peraturan yaitu satu suara sebesar Rp 7.500.

“Pemberian bantuan ini dilakukan secara proporsional kepada masing-masing Parpol sesuai dengan suara sah,” kata Mikhael setelah penandatanganan berita acara penyerahan bantuan keuangan partai politik, Senin (19/9/2022) di pendopo rumah jabatan wali kota Bontang.

Mikhael menjelaskan, jumlah suara sah semua parpol pada Pemilu 2019 sebanyak 89.504 suara. Masing-masing parpol lanjut Mickhael, mengajuan proposal sesuai dengan mekanisme dan Pemkot melakukan verifikasi hingga pencairan bantuan. “Verifikasi dilakukan dengan dibantu KPU Kota Bontang,” paparnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengatakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik, parpol dapat menerima bantuan keuangan dari APBD sesuai proporsional perhitungan perolehan suara sah tingkat kota.

“Sesuai dengan penghitungan penganggaran belanja daerah dan tertib administrasi pengajuan, penyaluran, dan laporan pertanggung jawaban penggunaan bantuan keuangan partai politik,” jelas Najirah.

Selain itu, Najirah mengatakan masih banyak catatan yang telah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai perbaikan yang harus dilakukan partai politik. “Ini sebagai bentuk pelajaran yang ke depannya harus menggunakan bantuan keuangan lebih baik,” katanya.

Najirah mengimbau seluruh partai politik untuk lebih bijak menggunakan bantuan keuangan dalam hal kegiatan pendidikan politik yang dapat meningkatkan kinerja dan partisipasi politik dan inisiatif masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan negara. (yah)

Cegah Aksi Kejahatan, Polsek Marang Kayu Laksanakan Patroli Dialogis

0

BONTANG – Mencegah gangguan keamanan dan mengantisipasi pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya, Polsek Marang Kayu jajaran  Bontang melaksanakan patroli dialogis harkamtibmas, Senin (19/9/2022).

Kepala Jaga Bripka Mashudi bersama anggota jaga Briptu Aji Nugroho dan Briptu Nur Rahman melaksanakan patroli dengan menyambangi tempat-tempat rawan aksi kejahatan 3C (Curat, Curat, dan Curanmor), seperti perbankan, pertokoan, dan pasar tradisional Marang Kayu.

Dengan menggunakan kendaraan dinas roda 4, personel Polsek Marang Kayu melakukan patroli ke tempat-tempat tersebut sekaligus menyampaikan himbauan protokol kesehatan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH melalui Kapolsek Marang Kayu AKP Slamet Riyadi mengatakan, kegiatan patroli sangat efektif menjaga kondusifitas wilayah dari berbagai gangguan kamtibmas.

”Masyarakat akan merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktifitas kegiatan di luar rumah dengan melihat kehadiran anggota Polri yang melaksanakan patrol. Kehadiran anggota Polri di tengah kegiatan masyarakat akan bisa mencegah niat para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya,” kata AKP Slamet Riyadi.

Kapolsek menjelaskan selain melaksanakan patroli dialogis personel Polsek Marang Kayu juga melakukan himbauan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan dalam percepatan penanggulangan penyebaran Covid-19.

”Kami mendatangi objek-objek vital dan pasar tradisional di wilayah hukum Polsek Marang Kayu dan menyampaikan himbauan kamtibmas serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menciptakan dan menjaga kondusifitas wilayah,” pungkas AKP Slamet Riyadi. (hms)

Personel Polres Bontang Lakukan Kurve Mako

0

BONTANG –  Untuk menjaga kebersihan, personel Polres Bontang melaksanakan kurve bersih-bersih lingkungan Markas Komando (Mako) Polres  Bontang Senin (19/9/2022). Kurve bersih-bersih dilaksanakan setelah apel pagi yang dipimpin Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH.

Dalam kegiatan itu, para personel Polres Bontang bersama-sama melakukan aktivitas, seperti membersihkan langit-langit ruangan, kaca-kaca jendela ruangan, dan membersihkan toilet di Mapolres Bontang.

Kapolres AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan kurve itu dilakukan untuk menanamkan kedisiplinan anggota agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di tempat kerja.

“Dengan lingkungan yang bersih akan tercipta rasa nyaman bagi personel, khususnya saat melaksanakan tugasnya,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini untuk meningkatkan solidaritas antarpersonel Polri dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar Mapolres. (hms)

Wagub Hadi Tegaskan Pemprov Dukung Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas

0
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltim mendukung sepenuhnya kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengonversi mobil dinas menggunakan tenaga listrik.

“Kita dukung dong, harus itu,” ucap Wagub Hadi Mulyadi, menjawab pertanyaan awak media usai melepas Defile Mobil Hias Temu Karya Taman Budaya (TKTB) ke XXI Tahun 2022 di Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Senin, 19 September 2022.

Penegasan itu disampaikan Wagub Hadi Mulyadi atas pertanyaan media terkait instruksi Presiden Jokowi tentang kendaraan listrik untuk kendaraan dinas sehari-hari di lingkup pemerintah pusat dan daerah.

Namun lanjut mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini, terpenting adalah disiapkan fasilitas pendukungnya, seperti stasiun-stasiun pengisian energi listriknya.

Dan tidak kalah pentingnya menurut dia, pemerintah harus melakukan pendataan terhadap kendaraan-kendaraan dinas milik pemerintah daerah yang ada saat ini.

“Ya agar tidak mubazir, jangan sampai tidak termanfaatkan secara baik, hanya gara-gara dikonversi ke mobil listrik,” jelasnya.

Orang nomor dua Benua Etam ini pun mengakui belum ada pembahasan secara spesifik terhadap rencana peralihan kendaraan dinas milik pemerintah.

Khususnya, pembahasan terkait berapa banyak kendaraan yang dimiliki pemerintah daerah (provinsi, kabupaten dan kota) yang akan diganti ke mobil listrik.

Termasuk pembahasan tentang anggaran yang diperlukan untuk pengadaan atau pembelian kendaraan listrik tersebut. Juga penyediaan dan pembangunan fasilitas pendukungnya. “Yang pasti itu secara gradual ya, secara bertahap lah dilakukan pemerintah,” tandasnya.

Perintah Jokowi ini tertuang pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Instruksi ini resmi dikeluarkan Jokowi tertanggal 13 September 2022 dan resmi diterapkan sejak pertama kali aturan tersebut dirilis. (adv/diskominfokaltim)

Wagub Hadi Minta Disdikbud Lestarikan dan Ajarkan Pantun di Sekolah

0
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi

SAMARINDA – Pantun atau berpantun sebagai bentuk seni sastra merupakan salah satu wujud komunikasi lisan dalam menyampaikan pesan, keinginan, ataupun nasehat.

“Saya telah mencatat bahwa pantun telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia dan Malaysia,” ucap Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi sebelum melepas Defile Temu Karya Taman Budaya (TKTB) XXI Tahun 2022 di Halaman Kantor Disdikbud Prov Kaltim, Senin, 19 September 2022.

Oleh karena itu menurut Wagub, berpantun harus menjadi salah satu kewajiban anak bangsa untuk membudayakannya dan melestarikannya serta diajarkan di sekolah-sekolah.

Tidak terkecuali di sekolah-sekolah di Kalimantan Timur agar diajarkan siswa siswinya untuk berpantun sejak dini demi melestarikan budaya bangsa bahkan budaya dunia ini.

“Tolong Kepala Dinas Pendidikan untuk kabupaten dan kota disampaikan agar anak-anak kita di sekolah-sekolah diajarkan berpantun,” pintanya kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Kurniawan.

Berpantun bagian dari sastra lanjut orang nomor dua Benua Etam ini, mengasah otak kanan dan akan membentuk pribadi anak-anak memiliki kehalusan budi pekerti, kreatif dan kelancaran berbicara.

Pemerintah Provinsi Kaltim sangat berkomitmen dalam pengembangan sastra sebagai bagian dari pengembangan kebudayaan di masyarakat, terutama siswa siswi sekolah.

“Dan ingat Pak (Kadisdik Kaltim), nanti adakan lomba pantun se Kaltim,” pesan mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Kurniawan mengemukakan segera melakukan koordinasi di internal Disdikbud Kaltim serta kabupaten dan kota.

“Kita koordinasikan dan ini sangat bagus program yang diminta Wagub guna meningkatkan kreativitas siswa siswi sekolah kita sejak dini untuk seni sastra, khususnya pantun,” ujarnya. (adv/diskominfokaltim)

Kaltim Dapat DAK Museum dan Taman Budaya Rp 6 Miliar

0
Sekretaris Jenderal Direktorat Kebudayaan Kemendikbud Ristek RI Fitra Arda

SAMARINDA – Kalimantan Timur melalui Direktorat Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memperoleh jatah dana alokasi khusus (DAK) Museum dan Taman Budaya.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Direktorat Kebudayaan Kemendikbud Ristek RI Fitra Arda saat pelepasan Defile Mobil Hias Temu Karya Taman Budaya (TKTB) XXI Tahun 2022 di Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Senin, 19 September 2022. “Khusus untuk Kalimantan Timur itu hampir Rp6 miliar,” sebut Fitra Arda.

Menurut dia, DAK yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, khususnya museum dan taman budaya se Indonesia guna mendorong keberadaan lembaga ini benar-benar dirasakan masyarakat kehadirannya.

Terutama dalam mendorong pelestarian dan pengembangan kebudayaan yang ada serta tersebar di nusantara sebagai bagian dari pembangunan.

Sehingga masyarakat, komunitas dan generasi muda bisa berkarya di taman-taman budaya juga museum sebagai lembaga yang diperuntukkan bagi masyarakat umum yang berfungsi menyajikan serta melestarikan warisan budaya untuk tujuan studi, penelitian dan hiburan.

“Karena itu, melalui Temu Karya Taman Budaya ini akan ada ide-ide yang dicetuskan untuk pemajuan kebudayaan tanah air, sekaligus menegaskan kepada dunia bahwa Indonesia sebagai pilar dalam bidang kebudayaan,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan festival budaya di Kaltim ini selalu ada dalam setiap bulan.

“Apa yang diharapkan pemerintah pusat dalam pelestarian dan peningkatan budaya di Kaltim, kami sangat mendukung sepenuhnya. Dan semoga DAK yang Rp6 miliar, bisa menjadi Rp12 miliar tahun depan,” ucapnya.

Mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini pun mengakui pengembangan kebudayaan selain mampu meningkatkan perekonomian, juga melestarikan budaya bangsa yang di Indonesia sangat luar biasa beragam dan uniknya.

Bahkan kebudayaan lanjutnya, mampu menghilangkan sekat-sekat politik, suku, etnis dan agama untuk persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita patut bangga karena budaya bangsa kita ini memiliki dampak besar untuk ekonomi, sosial dan politik serta mampu mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas suami Hj Erni Makmur ini. (adv/diskominfokaltim)

Pemprov Kaltim Hibahkan Tanah dan Bangunan untuk Kabupaten Bulungan

0

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor diwakili Pj Sekda Provinsi Kaltim H Riza Indra Riadi resmi menyerahkan hibah tanah dan bangunan milik Pemprov Kaltim kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan, di Ruang Tepian I Kantor Gubernur Kaltim, Senin 19 September 2022.

Riza mengatakan penyerahan hibah ini tidak lain memperpanjang tali silaturahmi antara Pemprov Kaltim dengan Kalimantan Utara khususnya Pemkab Bulungan. Artinya, ada hubungan emosional yang tinggi tak terlepaskan antara Kaltim dan Kaltara yang sebelumnya adalah satu saudara, tetapi terpisah dengan adanya pemekaran wilayah.

“Kita minta lahan dan bangunan dapat betul-betul dipelihara. Artinya, penyerahan ini sebagai bukti perhatian Pemprov Kaltim selama kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi,” ucap Riza Indra Riadi ketika penyerahan naskah perjanjian hibah daerah dan berita acara serah terima hibah antara Gubernur Kaltim dengan Bupati Bulungan Syarwani, di Ruang Tepian I Kantor Gubernur Kaltim.

Bagi Riza, sumber daya manusia (SDM) ibu kota Provinsi Kaltara harus maju, sehingga tidak tertinggal oleh SDM dari luar daerah. Untuk itu, Pemprov Kaltim menaruh harapakan besar agar SDM daerah ini lebih berkualitas di masa akan datang.

Karena itu, hibah ini hendaknya dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat di daerah, sehingga Kabupaten Bulungan sudah menyiapkan SDM berkualitas di masa akan datang.

“Selamat atas penyerahan hibah lahan dan bangunan ini. Semoga bangunan ini menjadi pusat pertemuan mahasiswa Bulungan yang menjalani pendidikan di perguruan tinggi di Kaltim khususnya Samarinda,” pesannya.

Plt Kepala BPKAD Kaltim Fahmi Prima Laksana mengatakan pertemuan dalam rangka proses akhir tindak lanjut hibah tanah milik Pemprov Kaltim kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan.

“Sebelumnya, lahan ini berstatus hanya pinjam pakai saja dengan jumlah dua bidang lahan. Yang selanjutnya dimanfaatkan untuk gedung Asrama Mahasiswa Putra dan Putri Pemkab Bulungan, berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Sempaja Samarinda,” jelas Fahmi.

Kemudian, sebelum dilakukan proses penyerahan ini, Pemkab Bulungan juga telah melakukan permohonan hibah pada 2020 terhadap dua bidang tanah tersebut kepada Pemerintah Provinsi Kaltim. Dengan pertimbangan yang sangat mendasar adalah Pemkab Bulungan berkomitmen meningkatkan kualitas SDM.

Selain itu, Pemkab Bulungan juga berkeinginan meningkatkan sarana dan prasaran pendidikan dengan harapan adanya alumni asal daerahnya kembali mengabdi untuk daerah yang telah menyelesaikan pendidikan di Kota Samarinda.

Selanjutnya Pemprov Kaltim melalui BPKAD selaku pembantu pengelola barang milik daerah menindaklanjuti permohonan dimaksud dengan melakukan penelitian administrasi dan cek fisik bangunan dan adanya persetujuan hibah dari Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor. Kemudian diterbitkan Keputusan Gubernur Kaltim tentang pemberian hibah barang milik daerah. Adanya penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah serta penandatanganan berita acara serah terima hibah daerah.

“Jadi, saat ini tinggal proses tahap penyerahan dokumen yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor melalui Pj Sekda Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi,” jelasnya.

Hadir pejabat eselon II terkait di lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkab Bulungan serta Kabid Barang Milik Daerah Abdul Munif. (adv/diskominfokaltim)

Program Jumat Bersih Jalan, DBD Menurun

0

BONTANG – Kelurahan Tanjung Laut Indah fokus menjalankan program Jumat bersih. Tanjung Laut Indah merupakan penyumbang 30% sampah di Bontang. Hal ini karena pasar terbesar di Bontang ada di wilayah ini, yaitu Pasar Rawa Indah. Ada juga sampah pelabuhan dan sampah rumah tangga.

Sekretaris Lurah Tanjung Laut Indah, Agustiana mengimbau warga agar rutin membersihkan lingkungan masing-masing. Mulai dari pekarang rumah, kerja bakti RT hingga membersihkan daerah pasar.

“Kelurahan juga sering mengadakan sosialisasi kepada warga tentang pengolahan sampah, seperti popok yang digunakan sebagai media tanam dan minyak jelatah dijadikan sabun,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, penataan drainase juga dilakukan. Tidak bisa dimungkiri banjir juga merendam wilayah Tanjung Laut Indah, sehingga dilakukan perbaikan drainase dan pembuatan lubang biopori resapan.

Sampah dan banjir bisa membuat nyamuk berkembang biak dan menyebabkan deman berdarah dengue (DBD). Tanjung Laut Indah sempat menjadi wilayah dengan warga yang palling sering terkena DBD. Tapi kini  kasusnya sudah menurun.

“Dua bulan belakangan kasus DBD sudah mendingan, kami sudah jarang menerima laporan mengenai warga yang terkena DBD,” ujarnya.

Dengan adanya program Jumat bersih, warga cukup antusias selalu melakukan kerja bakti. “Jika RT akan melakukan kerja bakti ada baiknya beberapa hari sebelumnya dikoordinasikan dahulu, karena dengan begitu kelurahan bisa memfasilitasi pengangkutan sampah,” tandasnya.

Program bank sampah Kampung Minim Sampah (KAMIS) juga sempat dilakukan. Namun belum berjalan dengan rutin. Pihak kelurahan akan menghidupkan kembali bank sampah tersebut. Jika dikelola dengan baik bisa menjadi potensi wisata dan edukasi mengenai pengolahan sampah. (sya)