Beranda blog Halaman 90

Barang Mewah Hasil Sitaan Dipamerkan ke Publik di CFD Jakarta

0
Deretan aset mewah hasil sitaan dan rampasan negara dipamerkan Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung RI saat kegiatan CFD di kawasan GBK Jakarta. Foto: Dok. Kejagung

JAKARTA — Kawasan Car Free Day di sekitar Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (10/5/2026), mendadak dipenuhi deretan aset mewah hasil sitaan dan rampasan negara yang dipamerkan Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI.

Salah satu yang paling mencuri perhatian pengunjung adalah mobil sport Ferrari 488 dengan nilai pembukaan lelang mencapai Rp6,5 miliar.

Selain itu, turut dipamerkan Ducati Superleggera V4 yang dibanderol mulai Rp1,4 miliar, Harley Davidson Road Glide, hingga Porsche 911 berwarna silver.

Tak hanya kendaraan mewah, masyarakat juga dapat melihat langsung berbagai barang branded hasil sitaan negara seperti tas Hermes, Dior, dan Louis Vuitton.

Sejumlah perhiasan hingga lukisan emas turut dipamerkan sebagai bagian dari aset yang akan dilelang pemerintah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju BPA Fair 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 21 Mei mendatang.

Melalui kegiatan itu, Kejaksaan Agung ingin memperkenalkan proses lelang aset negara kepada publik sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan barang rampasan hasil tindak pidana.

Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Kuntadi mengatakan kegiatan di ruang publik seperti CFD dipilih agar masyarakat lebih mengenal fungsi dan tugas BPA dalam pengelolaan aset hasil tindak pidana.

“BPA sudah hadir sejak dua tahun lalu dan sudah banyak melakukan penjualan barang. Namun ternyata masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan maupun fungsi Badan Pemulihan Aset. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin lebih membuka diri kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kuntadi, BPA Fair bukan sekadar ajang pamer barang lelang, tetapi juga bagian dari upaya mempercepat pemulihan kerugian negara dan pengembalian hak korban kejahatan melalui mekanisme lelang yang transparan.

Ia menjelaskan masyarakat tidak hanya dapat melihat aset yang dipamerkan, tetapi juga belajar langsung mengenai proses lelang resmi pemerintah.

Bahkan, pengunjung diberi kesempatan membuat akun lelang secara langsung di lokasi dengan pendampingan petugas.

“Pengunjung bisa melihat langsung beberapa barang yang akan dilelang, mengenal bagaimana proses lelang berlangsung, bahkan bisa membuat akun lelang di tempat yang akan dibantu oleh petugas,” katanya.

BPA Fair 2026 disebut menjadi bagian dari strategi Kejaksaan Agung untuk meningkatkan keterbukaan pengelolaan aset sitaan negara sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam proses lelang resmi pemerintah. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Gratispol Mulai Cair di Unmul, Mahasiswa Unmul Akhirnya Bernapas Lega

0
Gerbang Universitas Mulawarman dengan tambahan editing logo program Gratispol. Foto: Istimewa

SAMARINDA — Mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) penerima program Gratispol tahap dua akhirnya mulai menerima pengembalian uang kuliah tunggal (UKT) yang sebelumnya dibayarkan secara mandiri.

Pencairan pengembalian dana atau reimburse UKT tahap kedua mulai diterima mahasiswa sejak awal Mei 2026.

Sejumlah mahasiswa mengaku lega setelah dana yang sempat dinanti selama beberapa bulan akhirnya masuk ke rekening masing-masing.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Unmul angkatan 2024 asal Kabupaten Paser, Abika Ramadhan mengatakan dirinya menerima pengembalian UKT Gratispol tahap kedua pada 7 Mei 2026.

Menurutnya, sejak awal sebenarnya mahasiswa sudah mendapat informasi bahwa dana dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah disalurkan ke pihak kampus. Namun proses pencairan ke mahasiswa memerlukan waktu cukup lama.

“Dari surat yang beredar dari Pemprov itu sebenarnya sudah diberitahukan bahwa dana sudah ada di pihak kampus. Tapi di kampus sendiri beberapa kali ada informasi bakal cair dan baru di awal Mei ini tahap keduanya benar-benar cair,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Selama menunggu pencairan, mahasiswa disebut aktif mencari informasi kepada birokrat kampus terkait kepastian pengembalian UKT yang telah dibayarkan pada awal semester.

Ia menjelaskan, sebelum pencairan dilakukan mahasiswa diminta mengisi nomor rekening melalui sistem AIS mahasiswa.

Setelah seluruh data rekening terkumpul, dana mulai dikembalikan kepada mahasiswa.

“Jadi edaran kemarin lebih ke pengisian rekening di web AIS mahasiswa. Setelah semua data terkumpul baru pihak kampus melakukan pencairan pengembalian UKT,” katanya.

Abika menilai program Gratispol sangat membantu mahasiswa. Namun ia berharap ada peningkatan transparansi informasi agar mahasiswa tidak bingung menunggu kepastian pencairan.

“Karena kita lihat sendiri dananya sudah disalurkan, tapi keterbukaan informasi dari pihak kampus sering hilang-hilang. Jadi mahasiswa bingung apakah UKT sudah dibayarkan atau bisa direimburse kembali,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Adhwa Syafaatul Fajrina, mahasiswa Pendidikan Masyarakat Unmul angkatan 2024 asal Kabupaten Paser.

Ia mengaku sempat ragu terhadap program Gratispol, terutama terkait kepastian pengembalian UKT.

“Awalnya sebagai mahasiswa sempat ragu juga sama program ini, apalagi soal pembayaran UKT. Takutnya cuma wacana atau proses pengembaliannya lama,” katanya.

Namun keraguan itu mulai hilang setelah sejumlah mahasiswa menerima pencairan dana.

“Untuk nunggu kepastian pengembalian dana UKT lumayan beberapa bulan. Sempat kepikiran juga kapan cairnya, tapi akhirnya ada kabar dan prosesnya berjalan,” ujarnya.

Menurut Adhwa, program Gratispol sangat membantu mahasiswa dalam meringankan biaya pendidikan sehingga mahasiswa bisa lebih fokus menjalani perkuliahan.

“Menurut saya program dari pemerintah provinsi ini bagus banget karena cukup membantu mahasiswa buat meringankan biaya kuliah,” ucapnya.

Pendapat serupa juga datang dari mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmul angkatan 2024 asal Mahakam Ulu, Eric Fredrick.

Ia mengaku menerima Gratispol pada tahap kedua atau gelombang kedua pendaftaran akhir 2025.

Eric menyebut proses pencairan pengembalian dana memakan waktu lebih lama dari jadwal awal yang dijanjikan.

“Yang awalnya dijanjikan sebelum bulan lima malah sesudah bulan lima. Dan juga Gratispol ini termasuk pencairan paling lama dananya,” katanya.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi program tersebut karena dinilai sangat membantu kebutuhan mahasiswa.

“Karena juga banyak mahasiswa yang sangat membutuhkan pengembalian dana UKT ini untuk keperluan lainnya,” terangnya.

Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Kaltim telah menggelontorkan dana Gratispol untuk tiga tahapan senilai Rp288,5 miliar dengan menjangkau lebih dari 60 ribu mahasiswa.

“Bantuan ini telah menjangkau 63.603 mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kaltim,” ujar Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (MK)

Penulis: Hadi Winata
Editor: Agus S

Half Marathon Perdana di Jantung IKN Berlangsung Meriah

0
Swissotel Nusantara menghadirkan event pertama Half Marathon 5K, 10K, dan 21K yang digelar di kawasan IKN. Foto: Atmaja R./Media Kaltim

NUSANTARA – Minggu pagi ceria terasa di jantung Ibu Kota Nusantara (IKN). Ribuan peserta memadati kawasan Plaza Bhineka Tunggal Ika, tepat di seberang Swissotel Nusantara, Minggu (10/5/2026) pagi dalam gelaran Nusantara Half Marathon 21K, 10K, dan 5K hasil kolaborasi Swissotel Nusantara bersama RIOT.

Event yang digelar di kawasan Titik Nol IKN tersebut menjadi half marathon pertama yang dilaksanakan di pusat kawasan Nusantara.

Suasana berbeda langsung terasa sejak subuh. Para peserta dari berbagai daerah sudah memadati area start sejak pukul 05.00 WITA dengan antusias tinggi.

Miah menjadi pelari perempuan pertama yang menyentuh garis finish pada kategori Half Marathon 21K female berdasarkan catatan panitia.

Salah satu peserta, Haikal Rosyad mengaku antusias mengikuti event lari yang digelar di kawasan IKN tersebut.

“Cuacanya pas. Rame juga. Baru digelarnya di sini, Titik Nol dulu. Sekarang sudah bagus, sebelumnya kan gunung-gunung,” ujarnya di lokasi.

Sementara itu, perwakilan RIOT Balikpapan, Ferdinand menyebut rute lari di kawasan IKN memberikan tantangan tersendiri bagi peserta.

“Cukup menantang, dan ini merupakan rute yang baru. Diharapkan tahun depan kita dapat rute baru sehingga bisa full marathon di IKN,” katanya.

Event ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Kalimantan maupun luar Kalimantan Timur, termasuk warga Sepaku sebagai kawasan penyangga terdekat IKN.

Selain lomba lari, suasana acara semakin meriah dengan penampilan grup band The Soulful yang membawakan sejumlah lagu populer seperti Cantik, Sialan, hingga Pergi Pagi Pulang Pagi milik Armada.

Panitia juga membagikan berbagai doorprize menarik bagi peserta yang beruntung. Bahkan, peserta dengan kostum terbaik mendapatkan hadiah menginap satu malam di kamar Suite Swissotel Nusantara IKN.

Sekadar diketahui, event ini merupakan gelaran lari ketiga yang diadakan Swissotel Nusantara di kawasan IKN.

Sebelumnya, Swissotel menggelar Nusantara Run 10K pada Mei 2025 dan Swissôtel Nusantara Anniversary Run 8K pada Oktober 2025 dalam rangka perayaan ulang tahun pertama hotel tersebut.

Sementara Nusantara Half Marathon kali ini menghadirkan aktris sekaligus public figure Melanie Putria sebagai guest star.

Kegiatan ini turut didukung sejumlah sponsor, Otorita IKN, serta Media Kaltim sebagai media partner. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Polisi Dalami Kematian Terduga Pencuri di Kawasan Galangan Kapal

0
Proses evakuasi korban usai insiden berdarah di kawasan galangan kapal Palaran. Foto: Dimas/Media Kaltim

SAMARINDA – Kepolisian Sektor (Polsek) Palaran tengah mendalami kasus perkelahian berdarah yang menewaskan seorang pria di area perusahaan galangan kapal kawasan Bantuas, Palaran, Minggu (10/5/2026) dini hari.

Korban diduga kuat merupakan pelaku pencurian yang kepergok saat melancarkan aksinya.

Kapolsek Palaran, Kompol Iswanto mengonfirmasi pihaknya menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 04.00 WITA.

Kapolsek Palaran Kompol Iswanto saat memberikan keterangan terkait kasus perkelahian maut di galangan kapal. Foto: Dimas/Media Kaltim

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal, insiden bermula saat tiga orang tak dikenal menyusup ke area perusahaan menggunakan satu perahu ketinting.

Kompol Iswanto menjelaskan, perusahaan tersebut sebelumnya sudah dua kali mengalami pencurian sehingga penjaga malam meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengintaian di area rawan.

“Kebetulan malam tadi ada tiga orang menggunakan satu perahu memasuki wilayah perusahaan tanpa izin. Indikasinya mau mengambil barang milik perusahaan,” ujar Kompol Iswanto.

Saat dihadang penjaga malam, dua pelaku berhasil melarikan diri melalui jalur darat. Namun satu orang tertinggal dan diduga melakukan perlawanan terhadap penjaga malam yang berjaga.

Perkelahian pun tidak terhindarkan. Dalam duel tersebut, korban terkena sabetan parang di bagian lengan kanan.

Akibat luka robek cukup parah dan kehilangan banyak darah, korban meninggal dunia saat hendak dievakuasi warga menuju Kampung Balik Buaya.

“Korban mengalami luka sabetan parang di lengan kanan. Saat ditemukan di TKP, kondisi kedua tangan mayat dalam keadaan terikat. Kami sudah mengevakuasi jenazah ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk keperluan visum maupun autopsi,” tambahnya.

Meski disebut bertindak untuk mengamankan aset perusahaan, penjaga malam yang terlibat dalam perkelahian tersebut tetap diamankan ke Mapolsek Palaran.

Polisi kini mendalami apakah tindakan tersebut masuk unsur penganiayaan berat atau pembelaan diri.

Barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian di antaranya satu unit perahu ketinting milik korban, dua bilah parang masing-masing milik korban dan penjaga malam, pakaian korban berupa jaket dan topi, serta sampel darah di sekitar lokasi kejadian.

“Untuk penjaga malamnya tidak mengalami luka. Saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami unsur-unsur hukum dalam kejadian ini,” tutup Kompol Iswanto. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Pria Paruh Baya Meninggal di Dalam Mobil: Diduga Pingsan Sebelum Tabrak Tiang Listrik

0
Pria Paruh Baya Meninggal di Dalam Mobil: Diduga Pingsan Sebelum Tabrak Tiang Listrik
Mobil silver yang dikendarai pria paruh baya setelah menabrak tiang. (Syakurah)

BONTANG – Seorang pria paruh baya meninggal di dalam mobil setelah sebelumnya ia menabrakkan mobilnya ke tiang listrik pinggir jalan di Jalan Simon Tampubolon perumahan HOP, Minggu (10/5/2026).

Seorang saksi, Lampae yang sedang duduk di seberang jalan, tepatnya depan Barber Confident mengakui, mobil tersebut menabrak tiang tidak keras, kemungkinan ia pingsan saat sedang menyetir sehingga tidak bisa mengontrol mobil.

“Pengemudi pingsan, karena semua pintu terkunci kami pecahkan kacanya,” ungkapnya.

Kejadian terjadi sekitar pukul 13.15 Wita, dan ambulance datang 10 hingga 15 menit setelahnya.

“Setelah diselematkan dengan ambulance, dokter yang datang bersamaan menyatakan bahwa ia meninggal dunia,” tuturnya.

Ia menjelaskan mobil tersebut sering mengunjungi daerah tersebut, karena terdapat teman yang tinggal di daerah sana.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Olymp Run Perdana Pecah di Samarinda, Ribuan Runner Serbu Segiri

0
Kegiatan Olymp Run perdana di Samarinda yang digelar PT GMB di kawasan GOR Segiri. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Sebanyak 3.000 peserta memadati kawasan GOR Segiri, Samarinda dalam event lari “Olymp Run” yang digelar Minggu pagi (10/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian event nasional yang disiapkan PT GMB (Griya Multi Bintang) Group.

Marketing Director PT GMB, Reza Ardiananda menyebut pelaksanaan event berjalan sukses dengan antusiasme tinggi dari masyarakat Samarinda.

“Event Olymp Run hari ini berjalan dengan sangat sukses. Tiga ribu peserta yang kami targetkan hadir di dalam acara ini dan acaranya sangat meriah seperti yang kita bisa lihat,” ujarnya usai mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut Reza, Samarinda dipilih menjadi kota pertama penyelenggaraan Olymp Run sebelum nantinya dilanjutkan ke sejumlah kota besar lain di Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

“Samarinda adalah kota pertama yang kami selenggarakan dari rangkaian nasional yang nanti akan kita teruskan mulai tahun 2026, 2027 dan seterusnya,” katanya.

Ia menjelaskan konsep utama Olymp Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga bagian dari kampanye gaya hidup sehat yang diusung perusahaan.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang furniture dan home living, GMB ingin mengajak masyarakat menikmati kualitas hidup tidak hanya di dalam rumah, tetapi juga melalui aktivitas sehat di luar rumah.

“Jadi intinya kami sebagai perusahaan yang mengeluarkan produk-produk furniture living ingin meningkatkan kualitas hidup orang di dalam rumah. Tapi kali ini kami juga ingin meningkatkan kualitas hidup orang di luar rumah,” jelasnya.

Reza mengatakan pihaknya menggandeng komunitas dan event organizer lokal, Bu Runner, dalam proses penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Peserta melakukan pendaftaran melalui platform yang telah disediakan dengan sistem pembayaran tertentu.

Selain menghadirkan konsep olahraga massal, Olymp Run juga menyediakan berbagai hadiah menarik dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah.

Door prize utama yang disiapkan di antaranya senilai Rp50 juta, Rp40 juta, serta berbagai hadiah hiburan lainnya.

“Harapannya ini menjadi rangkaian acara pertama dari berbagai rangkaian berikutnya dan tentunya nanti kita akan lari lagi ke kota-kota besar di Indonesia,” tutupnya. (MK)

Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S

Insiden Berdarah di Galangan Kapal Palaran Gegerkan Warga Dini Hari

0
Evakuasi korban menggunakan perahu warga dari kawasan galangan kapal di Palaran. Foto: Dimas/Media Kaltim

SAMARINDA – Sebuah insiden berdarah terjadi di kawasan galangan kapal Jalan Rambutan, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Samarinda, Minggu dini hari.

Seorang pria yang belum diketahui identitasnya dilaporkan tewas akibat luka parah setelah diduga terlibat perkelahian di area perusahaan tersebut.

Menurut keterangan Arifin, warga yang membantu proses evakuasi, peristiwa ini mulai terungkap sekitar pukul 03.00 WITA.

Ia mengaku dihubungi pihak perusahaan galangan kapal untuk meminta bantuan transportasi air guna mengangkut seseorang yang disebut sedang dalam kondisi sakit.

“Awalnya saya ditelepon pihak perusahaan, minta tolong antarkan orang sakit. Saya langsung jemput dari rumah pakai perahu. Ternyata sampai di sana, korban kondisinya luka berat,” ujar Arifin saat memberikan keterangan.

Arifin menjelaskan, saat pertama kali dinaikkan ke atas perahu oleh empat karyawan perusahaan, korban masih dalam keadaan hidup namun sudah tidak mampu berbicara.

Korban mengalami luka robek cukup besar dan dalam di bagian tangan sebelah kanan.

Nahas, saat perahu menyusuri jalur perairan menuju Kampung Balik Buaya RT 46, nyawa korban tidak tertolong. Kondisi medan berupa rawa sempit diduga menghambat proses evakuasi.

“Di perjalanan korban meninggal dunia, kemungkinan karena kehabisan darah. Tangannya luka besar sekali. Pas sampai di Kampung Balik Buaya, korban sudah tidak ada,” jelasnya.

Terkait penyebab pasti luka yang diderita korban, Arifin mengaku tidak mengetahui secara detail.

Namun, informasi yang diterimanya di lokasi menyebut korban diduga terlibat perkelahian setelah tertangkap tangan melakukan aksi pencurian di area galangan kapal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun perwakilan perusahaan terkait kronologi lengkap dan status hukum kejadian tersebut.

Jasad korban kini telah berada di daratan untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwajib. (MK)

Penulis: Dimas
Editor: Agus S

Anak-anak Berprestasi di RT 20 Air Hitam Dapat Reward, Jadi Motivasi Generasi Muda

0
Foto bersama warga RT 20 usai pemberian penghargaan. Foto: Abdi

SAMARINDA – Belasan remaja dan pemuda RT 20 Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu menerima penghargaan atas berbagai prestasi yang mereka raih di bidang akademik, olahraga, seni, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Perumahan Kehutanan tersebut merupakan inisiatif Anggota DPRD Kota Samarinda, Dr. Sani Bin Husain sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia unggul di tingkat lingkungan masyarakat.

Ketua RT 20 Kelurahan Air Hitam, Musadi menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak dan pemuda di lingkungannya.

“Saya sangat apresiasi sekali terhadap pedulinya beliau kepada anak-anak di lingkungan RT 20 khususnya. Kehadiran beliau memberikan warna baru dan motivasi yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak kami,” ujar Musadi usai kegiatan, Sabtu (9/5/2026).

Penghargaan diberikan kepada sejumlah anak dan pemuda yang berhasil menorehkan prestasi di berbagai tingkatan.

Di bidang akademik, Fatimah Zahro (15) berhasil meraih medali emas tingkat nasional bidang IPS, sementara Meikhairunnisa Az-Zahwa (13) meraih medali perak di ajang Kejurnas mewakili Provinsi Kaltim.

Sementara di bidang olahraga, penghargaan diberikan kepada Dwi Ari Zaipudi (15) yang menjuarai Turnamen Bola Soeratin U-15 tingkat kota dan Syafiq Nadzam Hadilah (13) yang meraih predikat Best Player pada ajang Friend Soccer.

Bidang seni budaya juga mendapat perhatian, di antaranya Hanun Fath Soraya (11) yang menjadi Juara 1 Tari Hudoq Aban tingkat provinsi, Reva Destyagna Sukaca (19) sebagai penari BSBI Group Samarinda sekaligus Juara 1 Kaltim Expo, hingga Faradita Agustin Damayanti (11) yang meraih Juara 3 Tari FLS3N tingkat kota.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada warga muda yang aktif berkontribusi di lingkungan RT, termasuk Muhammad Nazliy Setiawan (23) sebagai Ketua KPPS dan petugas keamanan lingkungan serta Chelsea Aila Nugraha (18) yang aktif menjadi instruktur senam RT.

Musadi menegaskan penghargaan tersebut diberikan tanpa membatasi jenis prestasi maupun usia penerima.

“Semua prestasi, baik bersifat akademis, kesenian, dan lain-lain, itu semua prestasi. Baik itu tingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi hingga nasional. Tidak memandang umur, mau yang dari TK sampai mahasiswa pun dikasih kalau memiliki prestasi,” jelasnya.

Menurutnya, program pemberian reward ini akan dijadikan agenda pembinaan berkelanjutan untuk terus mendorong anak-anak dan pemuda menggali potensi terbaik mereka.

“Tergantung event-nya. Kalau memang ada anak-anak lain berprestasi lagi, dilaporkan ke Ustaz Sani Bin Husain sama kami, nanti insyaallah akan diadakan lagi. Ini kan pembinaan sebenarnya,” katanya.

Ia berharap apresiasi tersebut mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus berprestasi.

“Dengan adanya reward, walaupun mungkin nilainya tidak seberapa, tapi penghargaan itu membuat anak-anak alhamdulillah senyumnya sangat baik. Mereka jadi tambah semangat untuk meningkatkan prestasinya. Mereka merasa diakui,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Abdi
Editor: Agus S

Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Rizky Ridho Janji Berjuang Mati-matian

0
Pemain Persija Jakarta berlatih di Stadion Segiri Samarinda. Foto: Dimas/Media Kaltim

SAMARINDA – Rivalitas klasik sepak bola Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung resmi berpindah ke Stadion Segiri Samarinda dalam laga big match BRI Super League 2025/2026, Minggu (10/5/2026) pukul 16.30 WITA.

Meski berstatus laga kandang usiran akibat alasan keamanan di Jakarta, Persija memastikan tetap siap tampil maksimal demi mengamankan tiga poin penting.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza menegaskan anak asuhnya memahami besarnya tensi pertandingan melawan Persib yang dikenal sebagai salah satu derbi terbesar di Indonesia.

“Semua tahu ini derby dan tahu bagaimana rivalitas kedua tim. Harapan saya pertandingan di lapangan berjalan aman dan semua pemain bisa saling respect,” ujar Mauricio saat sesi konferensi pers usai official training di Stadion Segiri, Sabtu (9/5/2026).

Pelatih asal Brasil tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Samarinda dan manajemen Borneo FC yang dinilai memberikan sambutan baik kepada Persija selama berada di Kalimantan Timur.

Persija dipastikan tampil dengan komposisi terbaik karena seluruh pemain utama dalam kondisi siap bertanding.

Sementara itu, kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho mengaku laga kontra Persib kali ini memberikan pengalaman berbeda baginya. Untuk pertama kalinya, ia harus naik pesawat untuk menjalani pertandingan kandang bersama Persija.

“Selama saya main di home, saya tidak pernah naik pesawat. Tapi kali ini main home naik pesawat,” ujar Ridho sambil tersenyum.

Meski begitu, bek Timnas Indonesia tersebut menegaskan perjalanan jauh bukan alasan bagi Persija untuk tampil di bawah performa terbaik.

“Itu bukan alasan. Kita sudah datang ke sini berarti kita siap untuk pertandingan besok. Kami akan bekerja mati-matian dan insyaallah pulang membawa tiga poin,” tegasnya.

Ridho juga menyebut dukungan Jakmania yang datang langsung ke Samarinda menjadi tambahan motivasi bagi skuad Macan Kemayoran untuk tampil maksimal di Stadion Segiri.

Laga Persija kontra Persib diprediksi berlangsung sengit mengingat rivalitas panjang kedua tim serta tingginya gengsi pertandingan yang selalu menyita perhatian publik sepak bola nasional. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Bojan Hodak Heran Derbi Persija vs Persib Digelar di Samarinda

0
Tim Persib Bandung berkumpul di Stadion Segiri Samarinda. Foto: Dimas/Media Kaltim

SAMARINDA – Atmosfer panas mulai terasa jelang duel bertajuk Derbi Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (10/5/2026) pukul 16.30 WITA.

Meski menjadi salah satu laga terbesar di Liga Indonesia, pertandingan tersebut justru dipindahkan dari Jakarta ke Samarinda. Kondisi itu mendapat sorotan langsung dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak.

Dalam sesi konferensi pers di Media Center Borneo FC, Sabtu (9/5/2026), Bojan mengaku heran dengan keputusan pemindahan venue laga panas tersebut ke Kalimantan Timur.

“Saya rasa sedikit aneh bagi pihak-pihak yang menentukan venue untuk pertandingan antara Persija dan Persib ini. Seharusnya bermain di Jakarta, tetapi dipindah ke Stadion Segiri Samarinda,” ujar Bojan.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu memastikan skuad Maung Bandung tetap siap menghadapi pertandingan sarat gengsi tersebut. Ia menyebut rivalitas Persija dan Persib merupakan salah satu derbi terbesar di Asia Tenggara sehingga kedua tim dipastikan tampil habis-habisan.

“Kedua tim tidak ada yang ingin kalah. Pemain pasti ingin memberikan penampilan terbaiknya. Dari sisi Persib, kami akan berusaha maksimal dan berharap mendapatkan hasil terbaik,” katanya.

Namun Persib dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Bomber andalan mereka, Ramon Tanque, dipastikan absen akibat mengalami cedera concussion pada laga sebelumnya.

“Semua pemain siap, kecuali Ramon Tanque. Saya ingin pemain yang turun di pertandingan besok betul-betul fokus 100 persen untuk mengamankan poin,” tegas Bojan.

Sementara itu, bek asing Persib Bandung, Federico Barba juga menyatakan kesiapan timnya menghadapi Persija meski bermain jauh dari kandang sendiri.

“Tentunya seperti harapan Coach, besok akan menjadi pertandingan yang menarik buat kita. Tidak banyak yang saya sampaikan, kami semua siap dan harus memaksimalkan peluang yang ada,” ujar Barba.

Laga Persija kontra Persib di Stadion Segiri diprediksi menjadi magnet besar bagi pecinta sepak bola di Samarinda. Rivalitas panjang kedua tim serta antusiasme suporter dipastikan membuat atmosfer pertandingan berlangsung panas meski dimainkan di venue netral. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S