Beranda blog Halaman 91

Bareskrim Bongkar Markas Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Ditangkap

0
Bareskrim Polri menggelar konferensi pers terkait penangkapan ratusan WNA yang terlibat jaringan judi online internasional. Foto: Dok. Polri

JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membongkar praktik judi online jaringan internasional di Jakarta Barat dan mengamankan sebanyak 321 warga negara asing (WNA).

Karopenmas Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan judi online internasional.

“Ini merupakan satu bagian yang terintegrasi dengan program Bapak Presiden Republik Indonesia, Program Asta Cita, di mana implementasi dalam proses penegakan hukum, khususnya terkait perjudian online jaringan internasional,” ujar Trunoyudo, Sabtu (9/5/2026).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Wira Satya Triputra menjelaskan kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan sejumlah WNA di sebuah gedung di Jakarta Barat.

“Dari hasil penyelidikan tersebut, kami menemukan dugaan adanya aktivitas perjudian yang dilakukan secara terorganisasi dan melibatkan warga negara asing dari berbagai macam negara,” kata Wira.

Dari total 321 orang yang diamankan, sebanyak 228 orang merupakan warga negara Vietnam, 57 warga negara Tiongkok, 13 warga negara Myanmar, 11 warga negara Laos, lima warga negara Thailand, tiga warga negara Malaysia, dan tiga warga negara Kamboja.

Menurut Wira, para pelaku ditangkap dalam kondisi sedang menjalankan aktivitas perjudian online.

“Para pelaku kami tangkap dalam keadaan tertangkap tangan, dalam arti para pelaku sudah melakukan operasional ataupun kegiatan perjudian online,” ungkapnya.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga menemukan sekitar 75 domain dan website yang digunakan sebagai sarana perjudian online.

Selain itu, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti berupa paspor, telepon genggam, laptop, komputer, hingga uang tunai dalam berbagai mata uang asing.

“Kami juga akan melakukan tracing terhadap aliran dana dan penelusuran terhadap server ataupun IP address daripada jaringan komunikasi,” jelas Wira.

Sementara itu, Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko menyebut fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran aktivitas kejahatan siber lintas negara ke Indonesia.

“Pasca ditertibkannya pola operasi daring di Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam, mulai terjadi pergeseran ke Indonesia,” ujarnya.

Saat ini, Bareskrim Polri masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan lain serta pihak-pihak yang terlibat dalam praktik judi online internasional tersebut. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Tahura Bukit Soeharto Jadi PR Besar IKN, Satgas Klaim Sudah Tindak Tambang dan Perambahan Ilegal

0
Pekerjaan Rumah (PR) Otorita terhadap Tahura Bukit Soeharto, delineasi IKN cukup berat. Perambahan hutan sudah kadung masif. Foto: Atmaja R/Dok Otorita

NUSANTARA – Satuan Tugas Penanggulangan Aktivitas Ilegal Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) mengklaim telah melakukan berbagai penindakan terhadap aktivitas ilegal di kawasan Tahura Bukit Soeharto dan sejumlah wilayah hutan lain sejak dibentuk pada 2023.

Ketua Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal Wilayah IKN sekaligus Kepala Unit Kerja Hukum dan Kepatuhan (UKHK) Otorita IKN, Agung Dodit Muliawan mengatakan satgas tersebut melibatkan lintas kementerian dan lembaga.

“Untuk melakukan pengawasan, penindakan, hingga penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas ilegal di kawasan IKN, termasuk di Tahura Bukit Soeharto,” ujar Agung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal Wilayah IKN melibatkan Kementerian ESDM, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH, Kodam VI/Mulawarman, Polda Kaltim, Kejati Kaltim, Universitas Mulawarman, Pemerintah Provinsi Kaltim, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, hingga Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Agung menegaskan kawasan Tahura Bukit Soeharto merupakan kawasan hutan konservasi yang secara hukum tidak boleh digunakan untuk aktivitas pertambangan maupun perambahan.

“Kami berkomitmen menjaga kawasan konservasi ini dari segala bentuk perambahan dan aktivitas pertambangan ilegal. Penegakan hukum akan terus dilakukan tanpa pengecualian,” tegasnya.

Ia menjelaskan sejumlah penindakan telah dilakukan, di antaranya penanganan kasus pengangkutan batu bara ilegal yang kini berstatus P21, penutupan tambang ilegal di Bukit Tengkorak, penanganan tambang ilegal di belakang RS Samboja oleh Polda Kaltim, hingga pengungkapan kasus pertambangan dan penjualan batu bara ilegal di Samboja oleh Bareskrim Polri.

Satgas juga disebut melakukan penindakan terhadap pengangkutan batu bara ilegal menggunakan tujuh truk menuju jetty yang kemudian diserahkan kepada aparat penegak hukum terkait.

Selain penindakan, Otorita IKN mengaku terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta membuka ruang dialog guna mencari solusi terhadap aktivitas yang sudah terlanjur ada sebelum pembentukan IKN.

Otorita IKN juga menegaskan komitmennya membuka ruang komunikasi secara transparan kepada masyarakat dan media untuk memastikan perlindungan kawasan hutan serta penegakan hukum berjalan konsisten.

Masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran atau aktivitas ilegal di kawasan Tahura maupun kawasan hutan lainnya di wilayah IKN diminta melapor melalui nomor pengaduan resmi Otorita IKN di +62 811 5999 767. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Sektor Kuliner di Kubar Terus Tumbuh, Papa Cookies Buka Cabang Baru

0
(Tengah) Pj Sekda Kutai Barat Kamius Junaidi saat meresmikan Papa Cookies Outlet Cabang Melak dengan pengguntingan pita. Foto: Istimewa

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat meresmikan Papa Cookies Outlet Cabang Melak yang berlokasi di depan SMAN 1 Melak, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Sabtu (9/5/2026).

Peresmian outlet tersebut dilakukan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kamius Junaidi.

Dalam sambutannya, perwakilan direksi Papa Cookies, Buyung menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat serta seluruh pihak yang telah mendukung pembukaan outlet tersebut.

Ia berharap kehadiran Papa Cookies Cabang Melak dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari perkembangan usaha kuliner di Kutai Barat.

“Kami berharap kehadiran Papa Cookies Cabang Melak ini dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari perkembangan usaha kuliner di Kutai Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Kamius Junaidi menyampaikan apresiasi atas hadirnya Papa Cookies di Kecamatan Melak sebagai bentuk kontribusi pelaku usaha dalam mendukung perkembangan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyambut baik hadirnya Papa Cookies di Kecamatan Melak. Ini menjadi bukti bahwa sektor usaha terus berkembang dan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi daerah serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujarnya.

Menurutnya, pertumbuhan sektor usaha, khususnya di bidang kuliner dan UMKM, perlu terus didorong agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Ia berharap keberadaan outlet tersebut tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan kemitraan dengan pelaku usaha kecil di Kutai Barat.

“Selain itu, keberadaan outlet ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, seperti menyerap tenaga kerja lokal serta bersinergi dengan UMKM lokal agar tercipta manfaat yang saling menguntungkan bagi semua pihak,” tandasnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung outlet bersama tamu undangan.

Kehadiran Papa Cookies Cabang Melak diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat di Kutai Barat. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Bupati Mahulu Soroti Infrastruktur hingga Kemiskinan dalam Halal Bihalal

0

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membangun semangat kebersamaan antar seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Kamis (7/5/2026) lalu itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat.

Dalam sambutannya, Angela Idang Belawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Bupati Mahulu Angela Idang Belawan saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Halal Bihalal 1447 H di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu. Foto: Prokopim Mahulu

“Momentum Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menyatukan hati dan langkah dalam membangun Mahakam Ulu,” ujarnya.

Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Idulfitri sebagai momentum introspeksi diri sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Melalui semangat kebersamaan, mari kita bergandengan tangan membangun Mahulu menuju daerah yang maju, melaju, merata, dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Angela juga menyoroti tantangan pembangunan daerah di tengah dinamika nasional, termasuk kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak terhadap pemerintah daerah.

Meski demikian, Pemkab Mahulu disebut tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan terus bekerja dan berkarya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab agar masyarakat Mahakam Ulu benar-benar maju dan sejahtera,” tegasnya.

Ia menambahkan, sejumlah persoalan mendasar seperti pengentasan kemiskinan, swasembada pangan, pendidikan, kesehatan, energi listrik, hingga pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Karena itu, Angela menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Kita harus memperkuat sinergi, kolaborasi, dan akselerasi agar seluruh tantangan pembangunan dapat kita hadapi bersama. Saya yakin, persatuan dan silaturahmi yang kuat adalah modal besar membangun Bumi Urip Kerimaan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Halal Bihalal tersebut, Pemkab Mahulu berharap semangat persaudaraan dan kebersamaan dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Mahulu Stephanus Madang, Asisten I Setkab Mahulu Agustinus Teguh Santoso, unsur Forkopimda, DPRD, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan perangkat daerah, serta organisasi kemasyarakatan. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Ini Nama-Nama Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Kutai Barat

0
Usai pelantikan, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyalami para pejabat yang baru dilantik. Foto: Ichal/MK

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) resmi melakukan rotasi dan mutasi terhadap 85 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemkab Kubar, Jumat (8/5/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Frederick Edwin dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kamius Junaidi, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta para camat.

Berikut daftar lengkap pejabat dan jabatan baru di lingkungan Pemkab Kutai Barat:

1. Petrus – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

2. Ireneus Rafael Yen – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

3. Erlinsiana – Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah

4. Veronita – Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan

5. Novelistana – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah

6. Ayanlia – Sekretaris Disdukcapil

7. I Putu Budiasa – Camat Bongan

8. dr. Marisye Christantia – Direktur RSUD HIS

9. Gusti Muhammad Fadli – Camat Muara Lawa

10. Edy Murhamdy – Camat Penyinggahan

11. Darius Kamuntik – Kabag Kerja Sama Setdakab

12. Seki – Sekretaris Dinas Pariwisata

13. Lesman Daniel Mandjarara – Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil

14. Efrain Imanuel M – Kabid Sumber Daya Air DPU-PR

15. Jamri – Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP

16. Yesi Alexander – Kabid Pengendalian Penduduk dan KB Dinas P2KBP3A

17. Deddy Manze – Kabid Pemadam Kebakaran dan Polisi Pamong Praja

18. dr. I Nyoman Sumahardika – Kabid Pelayanan Kesehatan dan Sumber Kesehatan Dinkes

19. Darson – Kabid Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan dan Ekonomi Kampung DPMK

20. Sapto Raharjo – Sekretaris Kecamatan Damai

21. Suwalas Daya Guna – Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD

22. Agustian Setia – Kabid Cipta Karya DPU-PR

23. Andre Fernanda – Sekretaris Diskominfo

24. Abdul Fattah – Sekretaris Kecamatan Penyinggahan

25. Abdul Kadir – Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian

26. Imamat Kristian – Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP

27. Maliki – Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian

28. Felix – Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud

29. Nanzy Paskadalius – Kabid Kebudayaan Disdikbud

30. Helvina Marlin – Kabid Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM

31. Sapri – Kabid Informasi dan Komunikasi Diskominfo

32. Christian Gamas – Sekretaris BPBD

33. Hironimus Stepen – Kabid Konstruksi DPU-PR

34. Salkus – Kabid Pengembangan Kompetensi Statistik dan Persandian Diskominfo

35. Hj Aspiah Nur – Kabid Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol

36. Dirna – Sekretaris Kecamatan Muara Pahu

37. Benedikus – Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud

38. Rajunal – Kepala UPTD Pengelola Dana Bergulir Koperasi UMKM

39. Uliansyah – Kasubbag Umum Bappedalitbangda

40. Frans Joni – Kasi Operasi Satlinmas Satpol PP

41. Sri Suasti – Kasi Pemerintahan Kecamatan Bentian Besar

42. Margareta Cica – Kasubbag Umum Bapenda

43. Naomi Pudoq – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Disdikbud

44. Marsiti – Kasi Peserta Didik dan PAUD Disdikbud

45. Rivila Emilina – Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Bentian Besar

46. Emanuel Irawan – Kasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kecamatan Long Iram

47. Martinus – Lurah Simpang Raya

48. Imelda Turisna Mariana Joka – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dishub

49. Paulus Rianto – Kasubbag Pembukuan dan Pelaporan BPBD

50. Nikolas – Kasubbag Umum dan Kepegawaian BKAD

51. Yulita Tri Lestari – Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor

52. Fransiskus Regis Peng – Kasubbag Umum DPMK

53. Edison Suanto – Kasi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan SD Disdikbud

54. Vitalis Atan – Kasi Kelembagaan dan Sarpras Pendidikan Dasar Disdikbud

55. Romelis – Kasubbag Umum Dinas Pariwisata

56. Jon Ediwijaya Kesuma – Kasi Pemerintahan Kecamatan Long Iram

57. Devina Primeri – Kepala UPTD Pasar

58. Suryanti – Kasubbag Umum Disdagkop-UKM

59. Ahmad Bakrul Ali – Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Bongan

60. Edistya Muttaqin – Kasubbag Umum DPM-PTSP

61. Na Evie Herlina – Kasubbag Perencanaan Program RSUD HIS

62. Badri – Kasi Trantib Kecamatan Jempang

63. Sri Susilo Rahayu – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Muara Pahu

64. Yulianti Julan – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Inspektorat

65. Rinawati – Kasubbag Bidang Data Bapenda

66. Victor Yosafat – Kasubbag Umum Sekretariat DPRD

67. Syupiansyah – Kasi Trantib Kecamatan Penyinggahan

68. Paustina Yuliana – Kasi Pemerintahan Kecamatan Siluq Ngurai

69. Yonius Beni Chandra – Kasubbag Tata Usaha UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak

70. Masrimin Dekkon – Kepala UPTD Agrobisnis Pertanian Empas

71. Teddy Setiawan – Kasubbag Umum Kecamatan Melak

72. Eka Warastikah – Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Melak Ilir

73. Eddi Hermanto – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Long Iram

74. Anita Rustioni – Kasubbag Tata Usaha UPTD Dana Bergulir Koperasi UMKM

75. Thomas Ariadi – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Jempang

76. Sahrudin – Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Simpang Raya

77. Frenderikus Tata – Kasi Trantib Kelurahan Simpang Raya

78. Ahmad Fadli – Kasi Trantib Kelurahan Melak Ulu

79. Nuryani – Kasi Pemerintahan Kelurahan Simpang Raya

80. Theresia – Kasubbag Tata Usaha UPTD Revitalisasi Perkebunan

81. Muhammad Syarwani – Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Melak

82. Herwandi – Sekretaris Kelurahan Melak Ilir

83. Revila Emilina – Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Bentian Besar

84. Dede Sudrajat – Kasubbag Umum DPU-PR

85. Yuliandry Wawan Abimael – Kasubbag Umum BPBD. (MK)

 

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Musorkablub KONI Kubar Segera Digelar, Alsiyus Diunggulkan

0
(Kedua kanan) Alsiyus saat menyerahkan formulir pendaftaran yang diterima langsung Ketua TPP KONI Kutai Barat Bernadus Tomy Pilli, disaksikan Plt Ketua KONI Kutai Barat Lidwina bersama jajaran ketua cabor di Sekretariat KONI Kubar, Gedung GOR Desnan. Foto: Ichal/MK

SENDAWAR – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Komite Olahraga Nasional Indonesia resmi menerima pengembalian formulir pendaftaran calon Ketua KONI Kutai Barat di Sekretariat KONI Kubar, Gedung GOR Desnan, Jalan Sendawar Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (8/5/2026).

Alsiyus datang bersama sejumlah ketua cabang olahraga (cabor) yang memberikan dukungan kepadanya untuk maju dalam pemilihan Ketua KONI Kutai Barat periode mendatang.

Ketua Cabang Kick Boxing Indonesia (KBI) Kutai Barat tersebut maju dengan dukungan 37 cabang olahraga se-Kutai Barat. Dukungan mayoritas cabor itu menjadi modal kuat bagi dirinya dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kubar.

“Pertama saya ucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena proses ini bisa berjalan lancar dan ada dukungan 37 cabor kepada saya,” ujar Alsiyus.

Ia menyebut dukungan para ketua cabor merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan baik.

“Saya merasa ini anugerah Tuhan dan saya berterima kasih kepada teman-teman ketua cabor yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk maju sebagai calon Ketua KONI. Saya yakin ini amanah dan dengan dukungan ini kami optimistis bisa menjadi Ketua KONI,” tuturnya.

Jika dipercaya memimpin KONI Kutai Barat, Alsiyus menegaskan akan fokus memperkuat tata kelola organisasi dan membenahi sistem manajemen internal.

Menurutnya, pembenahan manajemen menjadi langkah penting untuk menciptakan organisasi olahraga yang profesional dan transparan.

“Yang pertama tentu saya akan melakukan evaluasi. Manajemen KONI harus diperkuat dan tidak ada tawar-menawar soal itu,” tegasnya.

Ia juga memastikan tata kelola dana pembinaan cabang olahraga akan dibenahi agar tepat sasaran dan bebas dari praktik pemotongan.

“Kami memastikan tidak ada lagi cerita dana dipotong-potong. Dana itu hak cabor dan tidak boleh ada campur tangan yang mengambil hak mereka,” katanya.

Selain itu, Alsiyus memastikan distribusi anggaran pembinaan dilakukan secara proporsional kepada seluruh cabang olahraga, terlebih Kutai Barat akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini.

Saat disinggung soal evaluasi pengurus KONI jika dirinya terpilih, Alsiyus menegaskan penilaian akan dilakukan berdasarkan profesionalisme dan kinerja.

“Kami akan melakukan evaluasi. Pengurus yang bekerja baik tentu dipertahankan, sedangkan yang tidak maksimal akan kita cari pengganti yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TPP KONI Kutai Barat, Bernadus Tomy Pilli didampingi Plt Ketua KONI Kutai Barat, Lidwina menjelaskan terdapat dua calon yang sempat mengambil formulir pendaftaran.

Namun hingga penutupan pendaftaran pukul 16.00 Wita, hanya Alsiyus yang mengembalikan berkas formulir.

“Hanya Alsiyus yang mengembalikan berkas. Dengan demikian, Alsiyus menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kutai Barat,” jelasnya.

Ia menyebut awalnya terdapat dukungan dari 39 cabor. Namun setelah diverifikasi, dua cabor dinyatakan belum memenuhi syarat administrasi.

Meski demikian, dukungan 37 cabor kepada Alsiyus sudah melampaui syarat minimal dukungan 20+1.

Selanjutnya, KONI Kutai Barat akan menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) pada Senin, 11 Mei 2026, di Hotel Sidodadi.

“Semoga musyawarah berjalan lancar, dan pada Selasa, 12 Mei 2026, akan dilaksanakan pelantikan Ketua KONI terpilih di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat yang rencananya dilantik langsung Ketua KONI Kaltim,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Sabu Buatan Rumahan Beredar di Hotel Balikpapan, Dua Orang Ditangkap

0
Barang bukti bahan pembuat sabu yang diamankan Ditresnarkoba Polda Kaltim. (Ist)

BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur berhasil mengungkap praktik home industri narkotika jenis sabu di Kota Balikpapan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka, masing-masing perempuan berinisial AS dan laki-laki berinisial OH.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait adanya aktivitas produksi sabu secara rumahan di Balikpapan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kaltim yang dipimpin Agus Sunandar melakukan penyelidikan intensif.

Hasilnya, pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 00.15 Wita, tim gabungan Opsnal Subdit 3 menangkap tersangka AS di salah satu hotel di Balikpapan yang diduga dijadikan lokasi peredaran narkotika.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti sabu dengan berat bruto masing-masing 6,23 gram dan 5,29 gram.

Berdasarkan pemeriksaan awal, AS diduga hendak mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Kota Balikpapan.

Kepada petugas, tersangka mengaku memperoleh sabu dari pria berinisial OH yang sebelumnya telah menjadi target operasi karena diduga memproduksi sabu secara mandiri melalui home industri.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka OH. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan sejumlah alat dan bahan yang digunakan untuk memproduksi sabu di dalam kamar rumah tersangka.

Kapolda Kaltim, Endar Priantoro melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Romy Tamtelahitu mengatakan bahan baku pembuatan sabu diduga berasal dari Malaysia dan kasus ini masih terus dikembangkan karena diduga terkait jaringan internasional.

“Bahan pembuat sabu diperoleh dari Malaysia. Ini adalah bagian dari jaringan Malaysia. Masih dikembangkan,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Selain mengedarkan sabu melalui hotel, tersangka OH juga diduga menyebarkan hasil produksi sabu rumahan di sejumlah lokasi di Balikpapan menggunakan sistem jejak.

Polisi juga mengungkap bahwa OH merupakan residivis kasus narkoba. Setelah bebas dari penjara, tersangka kembali terlibat dalam peredaran narkotika dengan memproduksi sabu di rumahnya sendiri.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto sejumlah aturan penyesuaian pidana dalam UU Nomor 1 Tahun 2026 serta ketentuan KUHP terbaru,” jelas Romy.

Ia menegaskan penanganan perkara terhadap kedua tersangka dilakukan sesuai prosedur KUHAP, termasuk koordinasi dengan pihak kejaksaan untuk proses penyidikan lanjutan.

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur juga mengimbau masyarakat aktif memberikan informasi terkait peredaran narkoba melalui layanan 110 maupun kanal pengaduan lainnya. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Pengunjung Bendungan Sepaku Semoi Terpaksa Putar Balik

0
Sebuah dump truck roda sepuluh dipalang di jalan keluar masuk Bendungan Sepaku Semoi, Sabtu (9/5/2026), sebagai bentuk tuntutan pembayaran tagihan kepada kontraktor proyek. (Atmaja R/MKN)

NUSANTARA – Penutupan jalan keluar masuk Bendungan Sepaku Semoi di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, akibat aksi tuntutan sejumlah vendor kepada kontraktor proyek membuat akses kendaraan roda empat sementara lumpuh total, Sabtu (9/5/2026).

Aksi pemortalan dilakukan menggunakan sebuah dump truck roda sepuluh yang dipasang melintang di jalan utama menuju kawasan bendungan.

Meski akses kendaraan roda empat ditutup, para vendor masih memberikan ruang bagi kendaraan roda dua untuk melintas.

Para pengunjuk rasa menyebut pemortalan jalan akan terus dilakukan hingga tuntutan pembayaran tagihan mereka mendapat respons dari pihak kontraktor proyek, PT Brantas Abipraya.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah kendaraan yang hendak masuk ke kawasan bendungan terpaksa memutar balik dan membatalkan kunjungan.

Bahkan, rombongan sekitar 30 pensiunan tenaga pendidik asal Kabupaten Paser yang menggunakan bus pariwisata juga tidak dapat melintas.

Salah seorang perwakilan rombongan, Sutopo mengaku sempat berkoordinasi dengan peserta aksi sebelum akhirnya memutuskan berjalan kaki menuju area bendungan.

“Iya, kalau dibuka bakal masuk semua kendaraan. Jalan kaki ndak apa-apa ya ibu-ibu,” ujarnya di lokasi.

Sementara itu, salah satu vendor yang ikut melakukan aksi, Jufriansyah mengatakan portal jalan hanya akan dibuka apabila ada itikad baik dari pihak kontraktor.

“Dibuka sampai ada pembayaran,” tegasnya.

Seperti diketahui, sejumlah vendor lokal melakukan aksi menuntut pembayaran tagihan proyek pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara yang disebut mencapai hampir Rp10 miliar.

Tagihan tersebut berkaitan dengan jasa suplai material hingga penyewaan kendaraan operasional pada proyek yang dikerjakan PT Brantas Abipraya di kawasan Bendungan Sepaku Semoi. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Laga Persija vs Persib di Segiri, Bobotoh Dilarang Hadir

0
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar saat diwawancarai. (Dimas/MKN)

SAMARINDA – Duel klasik Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan BRI Liga 1 dipastikan berpindah lokasi ke Stadion Segiri pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 16.30 WITA.

Pemindahan venue pertandingan tersebut dilakukan setelah adanya pertimbangan situasi keamanan di Jakarta dan telah mendapat persetujuan dari penyelenggara kompetisi.

Kapolresta Samarinda, Hendri Umar mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan besar-besaran untuk memastikan pertandingan berlangsung aman dan kondusif.

“Kami dari Polresta Samarinda berkomitmen melaksanakan pengamanan dan pelayanan agar pertandingan ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya usai memimpin rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolresta Samarinda.

Mengantisipasi rivalitas dan tingginya fanatisme kedua kelompok suporter, sebanyak 620 personel gabungan disiagakan untuk mengawal jalannya pertandingan, baik di dalam maupun di luar stadion.

Personel tersebut terdiri dari anggota Polresta Samarinda, BKO Polresta Kutai Kartanegara sebanyak 60 personel, Yon B Satbrimob Polda Kaltim, Kodim 0901 Samarinda, Denpom, hingga unsur instansi terkait seperti Dishub, Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, steward dan pengamanan internal stadion.

“Kami juga berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan untuk mengantisipasi pergerakan suporter yang tiba melalui jalur udara atau laut di Balikpapan,” tambahnya.

Sesuai regulasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia terkait pertandingan tim tamu, pendukung Persib Bandung atau Bobotoh/Viking tidak diperbolehkan hadir di stadion.

Polisi mengaku telah berkoordinasi dengan komunitas Viking Borneo di Samarinda dan disebut siap menghormati aturan tersebut dengan tidak datang ke stadion.

Sementara itu, panitia menyediakan sekitar 9.000 lembar tiket untuk pertandingan tersebut. Sebanyak 7.500 tiket dialokasikan bagi masyarakat umum di Samarinda dan 1.500 tiket khusus untuk suporter Persija Jakarta atau The Jakmania.

“Untuk tata cara pembelian tiket sudah diatur oleh SSO Persija melalui Jakmania Samarinda. Ini dilakukan untuk memastikan penonton yang hadir sesuai aturan dan meminimalisir kebocoran,” jelas Hendri Umar.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat Samarinda tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya pertandingan besar tersebut agar citra kondusif Kota Samarinda tetap terjaga. (MK)

Penulis: Dimas
Editor: Agus S

IMM Kaltim Ingin Kader Tak Kehilangan Orientasi Perjuangan

0
Suasana Sarasehan dan Rakorda IMM Kaltim di Aula Gedung E Lantai 4 UMKT Kaltim. (Foto: Hanafi)

SAMARINDA – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menyoroti pentingnya penguatan ideologi kader di tengah dinamika politik dan perubahan sosial yang terus berkembang.

Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan Sarasehan dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bertema “Gerak Bersama Membangun IMM Kaltim” yang digelar di Aula Gedung E Lantai 4 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang mempertemukan kader aktif dan para demisioner IMM itu menjadi ruang diskusi mengenai arah gerak organisasi serta tantangan regenerasi kader di Kalimantan Timur. Para peserta yang mengenakan jas merah maroon khas IMM tampak mengikuti forum dengan serius dalam suasana penuh kekeluargaan.

Ketua Umum DPD IMM Kaltim, Andri Rifandi. (Foto: Hanafi)

Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Andri Rifandi mengatakan penguatan hubungan antara kader muda dan alumni menjadi hal penting agar IMM tetap memiliki pijakan ideologis yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Forum ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kader dan alumni. Kami ingin pengalaman para pendahulu dapat menjadi bekal bagi kader muda dalam memahami arah perjuangan IMM,” ujarnya.

Menurut Andri, sejumlah tokoh dan demisioner IMM yang hadir dalam sarasehan turut memberikan pandangan mengenai tantangan organisasi mahasiswa di tengah kondisi politik nasional saat ini. Ia menilai kader IMM perlu memahami sejarah perjuangan organisasi agar tidak kehilangan orientasi gerakan.

“Kami berharap peserta bisa mengenal sejarah IMM Kaltim lebih dekat sekaligus memperkuat semangat kolektif menghadapi agenda besar organisasi ke depan,” katanya.

Sarasehan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh IMM, di antaranya mantan Ketua Umum DPP IMM periode 1995–1997 Syahril Syah, Ketua Fokal IMM Kaltim Masykur Sarmian, mantan Ketua Umum DPD IMM Kaltim periode 2008–2010 Fitroh Asriadi, serta mantan Ketua Umum DPD IMM Kaltim periode 2015–2017 Zainuddin.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Siswanto Sunandar menilai kader IMM perlu memahami dasar perjuangan organisasi agar tidak mudah terpengaruh dinamika politik praktis.

Ia mengingatkan organisasi mahasiswa memiliki tanggung jawab menjaga nilai ideologis dan intelektualitas kader di tengah situasi politik yang dinilai semakin kompleks.

“Agar kita tidak kehilangan dasar dan landasan. Lebih-lebih di tahun politik dan situasi dunia politik saat ini, sering kali banyak yang tidak membaca dan memahami langkah serta tujuan perjuangan itu sendiri,” tegasnya.

Melalui sarasehan dan Rakorda tersebut, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah berharap konsolidasi organisasi semakin kuat sekaligus mempererat hubungan kader muda dan alumni dalam menjaga keberlangsungan gerakan IMM di Kalimantan Timur. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S