Beranda blog Halaman 925

Kualitas Sekolah Swasta Setara Negeri, Harus Dilirik Demi Pemerataan Peserta Didik

0
Puji Setyowati Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim

SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kaltim mengggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Selasa (14/6/2022). Rapat membahas proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK sederajat. Komisi IV menilai sebaran siswa di sekolah negeri dan swasta harus merata.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Katim Puji Setyowati, keseluruhan proses PPDB mulai dari verifikasi, sistem, dan jaringan sudah siap. Permasalahannya adalah tidak semua lulusan SMP dapat terakomodasi di sekolah negeri. Sedangkan sejumlah orang tua siswa enggan untuk menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

“Memang ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kita bersama. Bagaimana memberikan pemahaman bahwa swasta itu bagus, memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Di-support tidak hanya Bosnas, Bosda tapi juga sistem pendidikannya,” terangnya.

“Ini masukan saja supaya (Disdikbud) membuat regulasi anak yang sudah diterima di swasta tidak bisa lagi mendaftar ke negeri. Yang kita inginkan bagaimana program kedepan swasta ini dilirik. Supaya ada pemerataan,” sambungnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Anwar Sanusi memaparkan, daya tampung sekolah swasta dan negeri jenjang SMA/SMK cukup untuk menampung lulusan SMP.

“Kalau cuma negeri tidak cukup. Tapi seluruhnya yang keluar SMP 129 ribu rombel sedangkan daya tampungnya 137 ribu. Cukup daya tampung untuk negeri dan swasta,” jelasnya.

Lebih lanjut Anwar mengatakan, untuk menambah daya tampung, tahun 2022 ini telah dibangun gedung baru untuk sejumlah SMA. Sedangkan tahun depan, pihaknya masih menunggu lahan yang bisa dibangun gedung baru.

“Pembangunan 2022 menyeleasikan yang SMAN 16, SMAN 17, dan SMAN 14. Itu belum punya gedung selesai semua tahun ini. Di 2023 belum, masih kesulitan tanahnya,” ucapnya.

Ia menegaskan, Pemprov Kaltim tidak menganaktirikan sekolah swasta. Pihaknya tidak membedakan perlakuan baik untuk negeri dan swasta. Termasuk memberikan insentif untuk guru swasta diluar dana Bosnas dan Bosda.

“Sudah membantu guru swasta, diberi swasta 1 juta rupiah per bulan dari pemprov. Untuk biaya sekolah sama tidak ada beda. Kenapa harus dibedakan pendidikan. Biaya lain juga harusnya sama,” tandasnya. (eky/adv)

Kecamatan Bontang Selatan Resmi Buka Pelayanan Malam bagi Masyarakat

0

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase meresmikan Pelayanan Malam dan Pencanangan Zona Integritas (ZI) di Kecamatan Bontang Selatan, Senin (13/6/2022) malam di Kantor Kecamatan Bontang Selatan. Kegiatan dihadiri oleh Camat Bontang Selatan Kamsal, serta para lurah se-Kecamatan Bontang Selatan.

Dalam sambutannya, Basri mengungkapkan apresiasi kepada Kecamatan Bontang Selatan yang telah berkomitmen mewujudkan ZI. Ia juga menghimbau pelayanan malam nantinya harus berjalan optimal untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Saya pesan, di depan harus ada bagian penerima tamu untuk mengarahkan masyarakat yang datang. Pelayanan malam ini merupakan bagian dari peningkatan pelayanan,” ucapnya.

Terpisah, Camat Bontang Selatan, Kamsal mengatakan masyarakat nantinya bisa mengakses berbagai layanan malam sama seperti pelayanan pagi, kecuali hal yang berkaitan dengan pertanahan.

“Yang tidak bisa dilakukan untuk pelayanan malam adalah terkait administrasi pertanahan saja, karena itu teknis. Selain itu insyaallah bisa semua,” ucapnya.

Ia berharap, layanan malam dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat Bontang Selatan yang bekerja pada pagi hari, sehingga kebutuhannya terlayani pada malam hari.

“Harapannya mereka merasa terlayani semua, kita tahu sebagian besar masyarakat kita ini kalau pagi ada yang bekerja. Maka jika pagi tidak bisa terlayani, maka dengan pelayanan malam bisa terlayani,” ujarnya.

Layanan malam di Kecamatan Bontang Selatan mulai beroperasi satu minggu sejak diluncurkan dan akan mulai buka pelayan pada pukul 19.30 hingga 21.20 Wita. (kmf/rose)

Polres Bontang Laksanakan Patroli Harkatibmas Malam Hari

0

BONTANG – Untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Satuan Samapta Polres Bontang melakukan patroli malam di Kota Bontang, Minggu (12/6/2022). Patroli dipimpin Kasubnit Dalmas Satuan Samapta Polres Bontang Bripka Bambang Pandu Irawan dan diikuti 4 personel Samapta.

Sasaran patrol adalah objek vital dan tempat keramaian, seperti SPBU Km 6, pusat perbelanjaan Ramayana Bontang, objek wisata Bontang Kuala, Taman Adipura Bontang Kuala, dan permukiman warga.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi S.H, S.I.K, M.H melalui Kasat Samapta Polres Bontang AKP Widodo mengatakan, kegiatan patroli ini untuk mencegah dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami juga melaksanakan patroli ke permukiman padat penduduk untuk memastikan situasi kamtibmas dalam keadaan aman dan kondusif,” ucap Kasat Samapta AKP Widodo.

Selain melaksanakan patroli personel juga melakukan pemeriksaan terhadap pemuda yang asyik berkumpul hingga larut malam untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya tindakan aksi premanisme, membawa senjata tajam (sajam) dan peredaran narkoba. Petugas juga menyampaikan himbauan protokol kesehatan.

Kasat Samapta berharap kepada masyarakat untuk dapat sama-sama menjaga kamtibmas di wilayahnya masing masing. ”Apabila menemukan segala bentuk tindak pidana segera hubungi kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan call center 110 Polres Bontang untuk segera ditindak lanjuti,” pesannya.  (hms)

Raperda Disetujui, Bontang Bakal Tambah 8 Kelurahan

0

BONTANG – Rencana pemekaran wilayah dengan menambah 8 kelurahan di Kota Bontang bakal segera terwujud. Seluruh fraksi DPRD Kota Bontang melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Bontang telah menyepakati 4 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Senin (13/6/2022). Salah satunya mengenai Raperda Pembentukan Kelurahan.

Rapat paripurna yang digelar di ruang rapat DPRD Kota Bontang, dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi DPRD terhadap 4 raperda inisiatif Pemkot Bontang dan pandangan Wali Kota Bontang terhadap 7 raperda inisiatif DPRD Kota Bontang.

Dalam rapat hadir Wakil Ketua DPRD Agus Haris, dan Junaidi beserta seluruh anggota fraksi, Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang Najirah serta seluruh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan dan tamu undangan. Rapat dibuka Wakil Ketua DPRD Agus Haris.

Kelima fraksi menyatakan persetujuan 4 raperda inisiatif Pemkot Bontang. Yaitu Fraksi Golkar Nasdem, Fraksi PKB PPP dan PDIP, Fraksi Gerindra dan Berkarya, fraksi PKS, Fraksi Hanura dan PAN. Salah satu yang disetujui mengenai Raperda Pembentukan Kelurahan.

Fraksi Golkar dan Nasdem yang disampaikan Faisal, berpendapat pemekaran wilayah bisa memberikan pelayanan maksimal, kesejahteraan, termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bontang.

”Secara keseluruhan Fraksi Partai Golkar bersama Nasdem, sepakat dengan adanya Raperda Pembentukan Kelurahan. Terdiri dari 3 Kecamatan, dan 15 Kelurahan bertambah 8 Kelurahan, sehingga menjadi 23 Kelurahan,” beber Faisal yang membacakan pandangan Fraksi Golkar dan Nasdem.

Seperti diketahui, dalam rancangan perda yang telah digodok sejak tahun 2016 ini, skema penambahan 8 wilayah akan memecah beberapa kelurahan di tiga kecamatan, yang wilayahnya dinilai cukup luas.

Kecamatan Bontang Selatan yang semula 6 kelurahan menjadi 9 kelurahan, Bontang Utara dari 6 kelurahan menjadi 9 kelurahan, dan Bontang Barat dari 3 kelurahan bakal ada 5 kelurahan.

Syarat administrasi untuk pemekaran juga dinilai telah sesuai aturan yang tertuang dalam PP 17 Tahun 2018. Adapun pemekaran wilayah sebagai berikut:

Bontang Utara;

– Guntung

– Bontang Baru

– Tanjung Limau (baru)

– Bontang Kuala

– Api-api

– Gunung Elai

– Bukit Sekatup (baru)

– Lok Tuan

– Lok Tuan Raya (baru)

Bontang Selatan;

– Berbas Pantai

– Tanjung Laut

– Tanjung Laut Indah

– Satimpo

– Berbas Tengah

– Berbas Ulu (baru)

– Bontang Lestari

– Nyerakat Lestari (baru)

– Pesisir Lestari (baru)

Bontang Barat;

– Kanaan

– Gunung Talihan

– Tanjung Indah (baru)

– Belimbing

– Bukit Sintuk (baru)

Menanggapi persetujuan atas Rapeda Pembentukan Kelurahan ini, Wali Kota Bontang Basri Rase memberikan apresiasi dan menyambut positif. “Ini kan baru awal. Selanjutnya raperda akan dibahas bersama Pemkot dan DPRD. Naskah akademisnya juga sudah siap. Tergetnya akhir tahun 2022 selesai, sehingga bisa segera kita anggarkan,” tegas Basri.

Soal sarana dan prasarana di tiap kelurahan yang baru dibentuk, Basri menyatakan saat ini sudah siap. “Di Bontang Lestari misalnya, sudah ada GOR dan bisa menggunakan lokasi eks terbang layang. Semoga seluruh anggota DPRD menyetujui sampai pembahasn diakhir, sehingga bisa danggarkan di APBD Perubahan 2022 atau APBD murni 2023,” pungkasnya. (ahr/mk)

Sosialisasikan Perda Nomor 2 Tahun 2022, Kadir Tappa: Masyarakat Sejahtera Diawali dari Keluarga

0
Anggota DPRD Kaltim Kadir Tappa kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Kota Bontang. Kali ini, memhahas Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, di Hotel Tiara Surya Kota Bontang, Senin (13/06/2022)

BONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur H Kadir Tappa mengadakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Hotel Tiara Surya Jl Bhayangkara, Kota Bontang, Senin (13/06/2022).

Pada sosialisasi ini, hadirkan dua narasumber yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bahauddin dan Praktisi Hukum Muhrim.

Meskipun Perda ini terbilang masih baru disahkan, namun diharapkan bisa memberikan jawaban terhadap kondisi masyarakat yang menghadapi masalah dalam lingkup keluarga dan rumah tangga.

Dalam pemaparannya di hadapan 120 warga yang hadir, Kadir Tappa menjelaskan pentingnya Perda ini bagi keluarga. Sebab, tujuan dan arah kesejahteraan keluarga dimulai dari keluarga. “Kita harapkan adanya Perda ini, mampu meningkatkan kesejahteran masyarakat Kaltim, khususnya warga Bontang,” beber politisi Partai Golkar ini.

Menurutnya, keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai peran yang sangat besar dalam kehidupan berbangsa.

Keluarga paling tidak memiliki delapan fungsi strategis. Yaitu fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, melindungi, reproduksi, pendidikan, ekonomi dan fungsi pembinaan lingkungan.

“Pembangunan bangsa hendaknya diawali dari pembangunan keluarga. Kalau negara kita mau hebat, maka ketahanan keluarga berperan penting,” tambahnya.

Sementara itu Bahauddin menyebut, ada 3 indikator dalam ketahanan keluarga. Pertama kondisi dinamis suatu keluarga, ulet, tangguh. Kedua, mampu secara fisik, materi, psikis, mental dan spiritual. Ketiga, hidup mandiri, mengembangkan diri dan keluarga hidup harmonis sejahtera lahir dan bahagia batin.

“Keluarga yang kuat adalah keluarga yang berbudaya secara kosisten dan komitmen jalankan prinsip kebaikan. Membentuk keluarga sakinah bagian tugas, ayah ibu dan anak. Saling kerja sama dan kasih sayang, dan membantu satu dengan yang lainnya, ” tuturnya. (dar/adv)

Wali Kota Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Mahakam 2022

0

BONTANG – Polres Bontang menggelar apel pasukan dalam rangka  Operasi Patuh Mahakam 2022 di lapangan Mapolres Bontang, Senin (13/6/2022). Operasi Patuh Mahakam 2022 yang mengusung tema ”Tertib Belalu Lalu Lintas Menyelamatkan Anak Bangsa” ini, digelar selama 14 hari, yaitu pada 13 Juni sampai 26 Juni 2022.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mahakam 2022 dipimpin Wali Kota Bontang Basri Rase, didampingi Dandim 0908 Bontang dan Kapolres Bontang. Peserta apel terdiri dari Pejabat Utama (PJU) Kasat, Kapolsek jajaran Polres Bontang, personel Kodim 0908 Bontang, personel Sub Denpom Bontang, Satpol PP, Dishub dan personel Polres Bontang.

Wali Kota Bontang Basri Rase membacakan amanat dari Kapolres Bontang. Dia mengatakan Operasi Patuh Mahakam 2022 digelar untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas ),menurunkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas dan peningkatan kualitas  pelayanan kepada publik.

”Adapun tujuan dari Operasi Patuh Mahakam 2022 adalah untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas,menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas koban kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Wali Kota saat pembacaan amanat Kapolri.

Wali Kota menyampaikan ada beberapa sasaran Operasi Patuh Mahakam 2022 yaitu meliputi segala potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas, baik sebelum, pada saat maupun pasca Operasi Patuh Mahakam 2022.

Sementara Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi SH. S.I.K M.H usai apel gelar pasukan mengatakan Polres Bontang akan menggelar Operasi Patuh Mahakam 2022 selama 14 hari mulai tanggal 13 Juni sampai 26 Juni 2022.

”Sasaran operasi ini yakni pengendara yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas seperti melanggar lampu traffic light, berkendara sembari bermain ponsel dan melawan arus,” kata Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Bontang menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendaraan  hal ini untuk menekan kecelakaan lalu lintas. (hms)

Sambut Kurikulum Merdeka Belajar, IGTKI Gelar Pelatihan

0

BONTANG – Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Islam (IGTKI) Bontang yang ke-72, IGTKI menggelar workshop kurikulum merdeka (belajar) yang dibuka Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Senin (13/6/2022) pagi di Auditorium 3 Dimensi.

Kegiatan bertemakan “Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Menuju Generasi Emas” itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Bontang Bambang Cipto Mulyono, serta Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dasuki yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Bontang.

Dalam kesempatan itu, Najirah yang pernah menjadi Bunda PAUD Bontang periode 2011 hingga 2016, menyampaikan terima kasih dan apresiasi, khususnya kepada para tenaga pendidik di Kota Taman. Ia mengatakan, tenaga pendidikan di IGTKI memiliki peran besar dalam membangun kualitas generasi muda di masa anak-anak.

“Pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi, dedikasi dan tanggung jawab serta segala ikhtiar yang dilakukan oleh bapak ibu sekalian dalam memajukan dunia pendidikan dengan mencerdaskan kehidupan anak-anak Bontang utamanya,” ucapnya.

Dia mengatakan, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam bersama membangun dunia pendidikan menjadi lebih baik lagi. “Pemerintah di semua tingkatan baik di tingkat pusat dan daerah sepakat untuk memperhatikan dunia pendidikan. Maju mundurnya sebuah bangsa tergantung pada sumber daya kualitas manusia. Dan sumber daya manusia yang memumpuni sangat dipengaruhi oleh pendidikan,” sambung Najirah.

Ketua IGTKI Rumani di tempat terpisah menyampaikan, rangkaian HUT IGTKI kali ini juga akan membekali para guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka (belajar) yang baru. “Kita ada workshop. Kita kan ada kurikulum baru ini, kurikulum merdeka. Tentu saya dan teman-teman belum terlalu paham, karena ini untuk 2024 semua sekolah wajib menerapkan Kurikulum Merdeka. Jadi kami siap-siap,” ujarnya.

Menurutnya, workshop itu salah satu upaya yang dilakukan guna terus meningkatkan kapasitas guru dalam mengajar.  “Mas menteri kita itu muda, beliau maunya kita terus bergerak. Jadi dengan adanya ini mudah-mudahan bisa menambah wawasan, sekaligus mencharge (baca : mengisi energi) supaya pembelajaran setelah 2 tahun tertidur bisa berjalan, dan inovasi-inovasi dari teman-teman tetap ada,” ucapnya.

Kurikulum Merdeka Belajar merupakan pengembangan dan penerapan dari kurikulum darurat, guna merespons dampak dari pandemi Covid-19. Diharapkan dengan adanya pelatihan tentang kurikulum baru ini, proses sistem dalam kegiatan belajar mengajar dapat terus berkembang dan optimal.  (kmf/rose)

PT PAMA Resmikan Pranaraksa Center SMPN 6 Bontang dan Tanam Pohon Buah Langka di Area Sekolah

0

BONTANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) meresmikan Pranaraksa Center SMP Negeri (SMPN) 6 Bontang, dilanjutkan dengan penanaman pohon buah langka di area sekolah, di SMPN 6 Bontang, pada Jumat, 10 Juni 2022 lalu.

Peresmian dilakukan oleh Deputy Project Manager 2 PT Pama Indo Alfian Nasution didampingi Comdev Head PT. Indominco Mandiri Sujarwanto dan Kepala SMPN 6 Bontang Rinawati Harini, S.Pd. M.Pd.

Pranaraksa Center adalah ‘Program Konservasi Keanekaragaman Buah Langka Nusantara’ yang dilakukan oleh PT. Pamapersada Nusantara site Indo untuk SMPN 6 Bontang yang bertempat di Bontang Lestari.

“Program ini dilaunching bertujuan sebagai pusat pengenalan dan pembelajaran kepada seluruh murid-murid yang ingin mengetahui lebih jauh tentang buah-buahan atau pohon asli,” beber Alfian.

Dalam peresmian ini PT PAMA juga menyerahkan bantuan berupa  1 unit green house untuk Nursery Buah Langka, 150 bibit pohon buah langka dan pupuk kandang. (dar/adv)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT PAMA Serahkan 2 Ribu Pohon Mangrove untuk TNK

0

BONTANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA)  menyerahkan bantuan sebanyak 2 ribu pohon mangrove melalui Program Penanaman Mangrove di Area Taman Nasional Kutai dalam Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang digelar Kamis, 9 Juni 2022 lalu, di Bontang Mangrove Park Saleba.

Penyerahan pohon mangrove secara simbolis dilakukan Deputy Project Manager 1 PAMA Rahmat Guna Dipinta kepada Kepala Balai TNK Agussetia Sitepu dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bontang Heru Triatmojo.

Hadir KTT PT Indominco Mandiri Era Tjahya Saputra, Deputy Project Manager 1 PAMA Rahmat Guna Dipinta, Ketua Forum CSR Kontraktor IMM Sujarwanto, dan Ketua Komunitas Donor Darah PAMA INDO (KANOPI). (dar)