Beranda blog Halaman 927

Warga Belimbing Diajak Awasi Dana Stimulan RT

0
Warga Belimbing Diajak Awasi Dana Stimulan RT
Sosialisasi & Pendampingan Dana Stimulan RT Kelurahan Belimbing Tahun 2023, di Aula Kelurahan Belimbing. (ist)

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing, Aipda Bambang Sumantri mengajak warga mengawasi penggunaan dana stimulan RT. Hal itu diungkapkan saat mengikuti kegiatan Sosialisasi & Pendampingan Dana Stimulan RT Kelurahan Belimbing Tahun 2023, di Aula  Kelurahan Belimbing Jalan Abdul Rauf, RT 10, Kelurahan Belimbing, Selasa (4/4/2023).

Dana Stimulan merupakan program pemerintah yang diberikan kepada kelurahan, untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

Melalui program sosialisasi ini diharapkan, masyarakat di wilayah Belimbing dapat memahami dan mengaplikasikan program tersebut secara efektif dan efisien. Juga agar dapat mengawasi secara bersama-sama pengelolaannya.

“Mari kita sama-sama berpartisipasi mengawasi pengelolaan dana tersebut agar tepat sasaran, dan tidak disalah gunakan,” ujar Aipda Bambang Sumantri.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh kejaksaaan yang diwakili oleh Firmansyah dan Alfian, serta Lurah Belimbing, Dwi Andriani. Bhabinkamtibmas Belimbing Aipda Bambang Sumantri, Babinsa Belimbing, Sertu Maliki serta para RT dan Ketua Pokmas Kelurahan Belimbing. (hms)

Kunjungi Bontang, Waas Intel Kasad TNI Kasih Pesan Ini ke Pemkot

0
Kunjungi Bontang, Waas Intel Kasad TNI Kasih Pesan Ini ke Pemkot
Brigadir Jenderal TNI Antoninho Rangel Da Silva (tengah) bersama Wali Kota dan Wawali Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Antoninho Rangel Da Silva, Waas Intel Kasad Bidang Jemen Intel berpesan kepada Pemkot Bontang, terkait pencegahan potensi konflik yang bisa terjadi di masa depan.

Dikatakannya, Pemkot Bontang dapat mencegah konflik sosial dengan cara bersinergi bersama antara masyarakat, TNI, Polri, dan elemen masyarakat yang ada.

“Komponen masyarakat harus bersinergi bersama agar tercipta situasi kondusif. Kota Bontang yang ‘multi culture’ sebagai ‘rumah bersama’ dan bisa berjalan bersama sesuai dengan landasan Pancasila,” jelasnya kepada awak media, Selasa (4/4/2023).

Pencegahan lain yang harus dilakukan Pemkot Bontang, agar lebih mengembangkan ide-ide dan strategi dalam menuju kota masyarakat mandiri.

“Masyarakat mandiri itu siap menghadapi situasi saat ini seperti globalisasi, informasi dan teknologi. Sehingga bisa bersaing secara global. Apalagi akan ada IKN di Kaltim, harapannya SDM dapat ditingkatkan mulai dari ideologi, politik, sosial dan budaya,” katanya.

Selain itu, Antoninho mengatakan, bentuk masukan strategi yang disarankan dengan melakukan diskusi, implementasi di setiap kodim-kodim dan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat.

“Bekerja sama dengan aparat pemerintah daerah, kepolisian dan komponen masyarakat. Terutama bidang kesejahteraan. Apabila ada kesejahteraan maka tidak ada konflik. Kemudian apabila ada konflik horizontal dan vertikal dapat diselesaikan dengan sistematis. Kodim membantu pemerintah daerah sesuai dengan penyelesaian konflik sesuai dengan UUD 1945,” terangnya.

TNI dapat membantu kepolisian dalam menyelesaikan konflik yang ada, sesuai dengan undang-undang TNI dalam perbantuan menyelesaikan konflik. “Tahun depan tahun politik, kita harus bangun sinergitas,” pungkasnya. (yah)

Monitoring Pasar, Beras dan Telur Naik, Cabai Turun

0
Monitoring Pasar, Beras dan Telur Naik, Cabai Turun
Kegiatan monitoring harga komoditas pasar dipimpin Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Monitoring harga dan stok barang kebutuhan pokok selama Bulan Ramadan dilaksanakan di Pasar Taman Rawa Indah, Selasa (4/4/23).

Monitoring ini dipimpin langsung oleh Basri Rase, Wali Kota Bontang bersama dengan Wakil Wali Kota, Najirah, Dandim 0908/Bontang, Waka Polres, Dinas Koperasi Usaha, Kecil, Menengah, dan Perdagangan, serta Dinas Ketahanan Pangan Pertanian, dan Perikanan.

Dari hasil monitoring didapati harga sebagian komoditas masih naik, dan sebagian lain sudah turun.

Beberapa komoditas seperti cabai dan bawang harganya mengalami penurunan.

“Harga cabai ini turun, biasanya Rp 80 ribu sekarang sudah Rp 40 ribu sekilonya,” ujar salahsatu pedagang yang tidak ingin disebutkan namanya.

Namun untuk beras dan telur belum mengalami penurunan harga. Harga beras 25 kilogram hingga kini masih tinggi, dengan kisaran harga Rp 320 ribu hingga Rp 350 ribu. Kenaikan ini diketahui sudah terjadi sejak beberapa minggu lalu.

Hal tersebut berlaku juga untuk telur yang masih menyentuh angka Rp 60 ribu hingga Rp 65 ribu.

“Kalau beras tidak usah ditanya, bertahan di harga yang cukup tinggi. Kita ini cuman dapat dari pemasok harga untung juga sedikit. Harga telur juga cukup signifikan naiknya,” terang Murni, salahsatu pedagang beras dan telur.

Wali Kota Bontang, Basri mengatakan, stok pangan masih relatif aman dan ketersediaan juga sangat mencukupi. Ia mengingatkan kepada para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang.

“Kami harap jangan ada penimbunan, nanti kalau didapati pasti akan diberi sanksi,” jelasnya.

Basri juga memperkirakan, seminggu sebelum lebaran kemungkinan akan ada kenaikan harga komoditas karena kebutuhan warga mulai meningkat.

“Karena akan banyak yang masak pasti kebutuhan pasar meningkat, kalaupun harga naik juga tidak akan jauh,” tutupnya. (sya)

Tunggu SK, Disnaker Akan Buka Posko Pengaduan THR

0
Tunggu SK, Disnaker Akan Buka Posko Pengaduan THR
Kantor Disnaker Kota Bontang. (Yahya Yabo/Media Kaltim (Grup Radarbontang.com)

BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang akan membuka Posko Pengaduan THR. Posko ini terbuka bagi karyawan yang memiliki masalah dengan perusahaan, terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Kepala Bidang Hubungan Industrial, Disnaker Kota Bontang, Andi Kurnia menjelaskan, saat ini SK Satuan Tugas (Satgas) posko pengaduan masih berada di bagian hukum Sekretariat Kota Bontang. Nantinya akan ditetapkan Wali Kota Bontang.

“SK-nya saat ini sudah kami ajukan ke bagian hukum untuk penetapan dari wali Kota. SK Satgas harus dari wali Kota,” kata Andi Kurnia, Selasa (4/4/2023) ditemui Mediakaltim.com (grup Radarbontang.com).

“Setelah keluar (SK) baru kami membuat posko pengaduan,” tambahnya.

Dirinya mempertegas bahwa perusahaan wajib membayarkan THR. Paling lambat satu pekan sebelum hari raya berlangsung. Posko juga akan dibuatkan kontak person, yang akan memudahkan bagi karyawan yang ingin mengadu tanpa datang ke posko.

“Tidak harus datang ke kantor. Boleh melalui kontak person yang telah disiapkan,” katanya.

Dalam SK Satgas nantinya, Kepala Disnaker sebagai pengarah satgas dan dibantu oleh koordinator-koordinator hingga anggota. “Kita tidak turun langsung, kita menerima laporan kalau ada perusahaan yang melanggar tidak membayarkan THR,” jelas Andi Kurnia.

Hal lainnya, Andi katakan, ketika ada perusahaan yang diadukan maka akan memanggil dan mencari tahu kenapa perusahaan melakukan pelanggaran.

“Kalau ada yang melanggar, kami akan panggil dan menanyakan alasannya kenapa tidak membayarkan, kalau tidak diindahkan, maka kami akan keluarkan surat tertulis hingga menyampaikan ke pengawas ketenagakerjaan di provinsi,” urainya.

Ia menginfokan, dari data Disnaker, ada sebanyak 760 perusahaan terdata yang juga menggunakan data dari BPJS Ketenagakerjaan. (yah)

Kakek 56 Tahun Ditangkap Gegara Togel Online

0
Kakek 56 Tahun Ditangkap Gegara Togel Online
Ilustrasi togel online. (ist)

BONTANG – Tim Rajawali Polres Bontang menangkap seorang warga Gunung Elai, Senin, 3 April 2023 pukul 23.00 wita.

NS 56 tahun kedapatan menjual togel secara online. Dia ditangkap di Jalan Parikesit, Bontang Utara.

“Penangkapan dilakukan atas adanya laporan dari masyarakat sekitar,” ucap Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Reskrim, Iptu Yohanes Bonar Adiguna.

Tersangka ditangkap bersama bukti tiga lembar bukti transfer, satu lembar bukti pembelian togel, uang tunai Rp 116 ribu, ponsel, dan tiga lembar paito atau data pengeluaran angka togel.

Kini dia ditahan di Polres Bontang dan dikenakan pasal 303 KUHPidana tentang perjudian dengan ancaman 4 tahun penjara. (hms)

Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Dipimpin Dandim 0908/Bontang

0
Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Dipimpin Dandim 0908/Bontang
Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat di Lamin Kodim. (ist)

BONTANG – Komandan Kodim 0908/Bontang, Letkol Inf Priyo Handoyo memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat periode 1 April 2023 anggota Kodim 0909/Bontang.

Upacara digelar di Lamin Kodim, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Senin (3/4/2023).

“Sembilan prajurit Kodim 0908/BTG naik pangkat satu tingkat. Rinciannya Delapan orang Bintara, dan satu Tamtama. Sembilan resmi naik pangkat saat mengikuti upacara korps raport periode 1 April 2023.

Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo dalam sambutannya mengatakan, bahwa kenaikan pangkat adalah hak dan kewajiban setiap prajurit. Harapannya, dapat meningkatkan semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas-tugas, mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, serta meneguhkan tekad untuk kemajuan satuan.

“Ini merupakan penghargaan atas prestasi kerja dan dedikasi serta loyalitas yang telah diberikan selama berdinas di lingkungan TNI, khususnya Kodim Bontang. Kenaikan pangkat ini harus disyukuri,” ujarnya.

Kenaikan pangkat, sambung Dandim, diberikan kepada setiap prajurit berdasarkan pada penilaian terhadap personel yang berprestasi, berkualitas, dan berdedikasi untuk kemajuan dan kejayaan satuannya.

Di samping itu, juga dituntut memiliki kemampuan fisik dan nonfisik sesuai dengan ketentuan, serta memiliki dasar pendidikan dan kemampuan perorangan dalam pembinaan karier sebagai prajurit TNI AD.

“Semoga amanah serta dapat menambah dedikasi kinerja dalam melanjutkan pengabdian kepada negara dan bangsa,” pesan Dandim. (Pendim Btg)

Selama Ramadan Puskesmas BU II Buka Pelayanan Sore

0
Selama Ramadan Puskesmas BU II Buka Pelayanan Sore
Puskesmas Bontang Utara II. (ist)

BONTANG – Puskesmas Bontang Utara II kembali membuka layanan sore hari selama Bulan Ramadan. Jadwal tersebut dimulai sejak awal Bulan April.  Pelayanan sore dibuka pukul 14.00 Wita-16.00 Wita.

Kepala Puskesmas Bontang Utara II, dr Dwiyanti mengungkapkan, pelayanan sore di Puskesmas BU II sebelumnya memang telah dilaksanakan. Hanya saja pelayanannya kembali dihentikan, dikarenakan ada kegiatan Drop Out Follow Up (Dofu) untuk melengkapi imunisasi bagi sasaran yang belum lengkap.

Sebelumnya, Dofu dilaksanakan untuk memperbesar cakupan. Dilakukan pula sweeping dengan mendatangi dan memobilisasi sasaran yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar.

“Pelayanan sore di Puskesmas BU II sudah lama dilaksanakan, namun kami sempat tutup karena beberapa kegiatan dan petugas tidak cukup,” kata dr Dwiyanti saat dikonfirmasi Mediakaltim.com (grup Radarbontang.com), Senin (3/4/2023).

Selain itu kata dr. Dwiyanti, pembukaan layanan sore ini atas dasar arahan Dinas Kesehatan, yang mengarahkan agar membuka jam pelayanan sore.

“Sekarang dibuka kembali karena amanah dari Dinkes. Pertimbangan belum banyak kegiatan ke lapangan. Tapi tetap layanan lengkapnya ada di pagi hari,” urainya.

Diinformasikan bahwa untuk layanan sore Puskesmas Bontang Utara II dibuka mulai Senin-Kamis pukul 14.00 Wita hingga 16.00 Wita, dengan unit pelayanan yakni Poli Umum Rawat Jalan, UGD, Poli KIA, dan Apotek. (yah)

Bontang Berpotensi Konflik Sosial, Kodim 0908/Bontang Gelar Binkom

0
Bontang Berpotensi Konflik Sosial, Kodim 0908/Bontang Gelar Binkom
Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva saat memaparkan materi cegah konflik. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Kodim 0908/ Bontang mengadakan Pembinaan Komunikasi (Binkom) cegah konflik sosial bagi forkopimda, paguyuban, dan masyarakat di Kota Bontang,  Selasa (4/4/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Kegiatan ini dalam rangka peran serta seluruh komponen masyarakat, dalam mencegah konflik sosial.

Dandim 0908/ Bontang, Letkol Inf Priyo Handoyo mengatakan, Bontang yang merupakan tempat perpaduan budaya dan suku, sehingga memiliki potensi konflik sosial. Dengan beberapa potensi itu, pihaknya berusaha mengelola potensi konflik yang ada di Kota Bontang.

“Ada beberapa paguyuban dan komunitas yang tercatat. Kami dapat mengelola keadaan kondusif yang baik di Kota Bontang, dengan cara memberikan wawasan nusantara, yakni mengenai cara pandang bangsa Indonesia dan lingkungan,” kata Letkol Inf Priyo Handoyo, dalam pemaparannya.

Selanjutnya dikatakan, Indonesia memiliki posisi strategis dalam geopolitik dan pengembangan ekonomi dan bangsa. Ia menjelaskan ada konflik sosial seperti konflik rasial, konflik agama, konflik politik dan konflik kepentingan.

Priyo menambahkan, Kalimantan Timur masuk dalam 10 daerah rawan gangguan konflik pada Pemilu 2024 dengan nilai kerawanan 77,04.

“Peringkat ke-5 daerah rawan konflik pada Pemilu 2024. Harus bisa memitigasi dalam kondisi aman,” kata Priyo.

Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bontang, Sigit Alfian mengatakan, beberapa konflik yang bisa terjadi yakni bentrokan antar warga, tawuran pelajar, konflik agraria, bentrok antar ormas, masalah agama dan kepercayaan.

“Ada beberapa konflik sosial yang bisa terjadi di Kota Bontang, namun semua bisa diredam melalui beberapa forum kemitraan FKDM, FKUB, FPK. kemitraan dengan ormas,” jelasnya.

Selanjutnya, Waas Intel Kasad Bidang Jemen Intel, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva menjelaskan, dengan adanya komunikasi sosial antara TNI, Polri, masyarakat dan seluruh elemen dapat diharapkan menciptakan kondusifitas suatu wilayah bahkan di Bontang.

“Dengan komunikasi sosial maka diharapkan dapat mencegah sedini mungkin konflik sosial, sehingga ketika terjadi sesuatu bisa diatasi,” ungkapnya. (yah)

Pasar Murah Hari Pertama, Seribu Paket Ludes Diserbu Warga

0
Pasar Murah Hari Pertama, Seribu Paket Ludes Diserbu Warga
GPM DKP3 di TPI Tanjung Limau. (Syakurah)

BONTANG – Gelar Pasar Murah (GPM) Dinas Ketahan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Bontang dibuka, Selasa (4/4/23) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau. Di hari pertama ini menyediakan seribu paket untuk lima kelurahan.

Jadwal lima kelurahan hari ini adalah Kelurahan Gunung Elai, Bontang Baru, Api-Api, Bontang Kuala, dan Berbas Tengah.

Di hari berikutnya akan dijatah seribu paket per hari. Adapun harga satu paket sembako yakni Rp 195 ribu. Harga ini lebih tinggi dari yang diperkirakan di awal yaitu Rp 188 ribu, dikarenakan harga beras dan telur yang sedang melonjak.

“Jadi kami berusaha menekan harga komoditas ini dengan cara memutus jalur distribusi. Dari Rp 260 ribuan kami hanya bisa tekan menjadi Rp 195 ribu,” ungkap Idhamsyah, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang.

Diungkapkan Idham, GPM diadakan dalam rangka menyambut hari besar nasional seperti lebaran Idulfitri serta Natal dan tahun baru. Sehingga dalam setahun akan dilaksanakan dua kali.

Ia berharap, pasar murah ini tidak hanya dilaksanakan dalam dua momen besar itu, tapi untuk selanjutnya dapat berbagi dengan masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga komoditas di pasaran.

“Rencananya, kami ingin mengadakan setahun sampai 6 kali, yang artinya dua bulan sekali dan langsung pada lokasi-lokasi kelurahan yang dituju,” lanjutnya.

Pemberian bantuan ini murni dipinjam dari Bulog, dengan harga yang sudah ditentukan kemudian akan dikembalikan harga jual dari Bulog. “Seluruh sembako tersebut kami memang minta ke Bulog untuk menyediakan semua, jadi tidak terbagi-bagi lagi,” jelas Idham.

Sementara itu, Ningsih, warga Kelurahan Bontang Baru mengaku terbantu dengan adanya GPM tersebut.

“Tentu sangat senang dengan adanya Pasar Murah ini, lebih murah dari harga pasaran dan barang-barang yang disediakan juga masih fresh.” ungkapnya.

Selain penyediaan komoditas pasar. GPM juga menggelar beberapa gerai untuk penjualan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang diolah oleh Dinas Pertanian. Mereka menjual beberapa sayur segar dari hasil pertanian tersebut.

“Selain sembako murah, saya tadi beli selada juga. Masih segar-segar, untuk harga Rp 10 ribu saya dapat banyak,” tutupnya. (sya)

PAMA Gelar Penilaian Stratifikasi di 18 Posyandu

0
PAMA Gelar Penilaian Stratifikasi di 18 Posyandu
PAMA dan PT IMM saat melaksanakan penilaian stratifikasi di 18 posyandu. (ist)

BONTANG – Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan.

Berguna untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Berdasarkan Permenkes Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, terdapat 12 indikator yang wajib dipenuhi daerah kabupaten/kota.

Kegiatan UKBM melalui posyandu merupakan salah satu upaya peningkatan SPK, karena terdapat banyak kegiatan pelayanan kesehatan yang dapat dilakukan di tempat tersebut.

Dalam rangka meningkatkan kualitas UKBM di wilayah Kecamatan Teluk Pandan, PT Pamapersada Nusantara distrik Indo (PAMA Indo) dan PT Indominco Mandiri (IMM) melaksanakan penilaian stratifikasi terhadap 18 posyandu yang berada di Desa Kandolo, Desa Teluk Pandan, Desa Martadinata, Desa Suka Rahmat, Desa Suka Damai dan Desa Danau Redan.

Menurut data Profil Puskesmas Teluk Pandan tahun 2021, di wilayah Kecamatan Teluk Pandan terdapat 2 posyandu stratifikasi Madya, 11 posyandu stratifikasi Purnama dan 5 posyandu stratifikasi Mandiri.

Hasil penilaian stratifikasi akhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023 yang dilakukan oleh tim juri yang berasal dari Puskesmas Kecamatan Teluk Pandan, PKK Kecamatan Teluk Pandan, PAMA Indo dan IMM, menghasilkan 2 posyandu Pratama, 5 posyandu Madya, 9 posyandu Purnama dan 2 posyandu Mandiri.

Sekaligus menempatkan Posyandu Permata Bunda Desa Danau Redan sebagai Juara 1, Posyandu Qurrota’ Ayyun Desa Suka Damai sebagai Juara 2, dan Posyandu Kasih Bunda Desa Danau Redan sebagai Juara 3.

Posyandu terbaik 1, 2 dan 3 memperoleh hadiah piala, piagam penghargaan, perlengkapan posyandu (timbangan badan digital, alat ukur tinggi badan, alat pel spin dan kipas angin).  Sedangkan posyandu yang belum masuk terbaik memperoleh hadiah piagam, perlengkapan posyandu (timbangan badan digital, alat ukur tinggi badan, dan kipas angin).

Hasil penilaian posyandu tersebut akan menjadi database untuk menentukan pelaksanaan program selanjutnya, sehingga diharapkan program yang dilaksanakan PAMA Indo dan IMM bisa tepat sasaran, tepat kebutuhan dan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada di setiap posyandu, termasuk peningkatan kualitas kader posyandu dan upaya mengurangi angka stunting yang menjadi fokus program kesehatan tahun 2023. (rls)