Beranda blog Halaman 933

Polres Bontang Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Virtual

0

BONTANG – Wakapolres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto S.I.K. bersama pejabat utama jajaran Polres Bontang  mengikuti upacara virtual peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2022 di ruang Rupatama Sanika Satya Wada Mapolres Bontang, Rabu (01/06/2022).

Upacara Hari Lahir Pancasila tahun 2022 mengusung tema ‘Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia’ digelar di Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesa Ir. H. Joko Widodo .

Upacara Hari Lahir Pancasila berlangsung secara khidmad dimulai pada pukul 08.00 Wita dan selesai pada pukul 08.43 Wita.

Saat dikonfirmasi diakhir  acara, Wakapolres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto mengatakan Polres Bontang dan seluruh jajaran melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila secara serentak melalui Youtube.

”Meskipun gelar secara virtual dan sederhana namun tidak mengurangi suasana hikmad. Selain itu peserta juga tetap menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

“Upacara Hari Lahir Pancasila dapat kita sikapi dan dimaknai sebagai momen untuk semakin meneguhkan dan menginplementasikan nilai-nilai Pancasila bagi seluruh elemen bangsa dalam tindakan-tindakan kemanusiaan yang terjadi dalam upaya  bersama menghentikan dan mencegah penyebaran virus Covid 19 yang sampai saat ini belum berakhir,” pungkasnya. (hms)

Bontang Undang Tanding Tim Basket di Kaltim, Pertama Digelar Pasca Pandemi

0

BONTANG – Turnamen Basket se-Kalimantan Timur digelar di Gedung Olahraga Pupuk Kalimantan Timur, mulai Minggu (29/5/2022) hingga Sabtu (4/6/2022). Turnamen kali ini merupakan perhelatan olahraga basket pertama di Kota Bontang pasca pandemi Covid-19.

Pembukaan turnamen dilakukan Wali Kota Bontang  Basri Rase. Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bontang Ahmad Aznem, serta unsur Forkopimda yang diantaranya adalah Dandim 0908 Letkol Arh Choirul Huda dan Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi.

Basri Rase yang juga berkesempatan membuka jalannya acara, memberikan sambutan dan semangat kepada para tim yang bermain. Ia meminta peserta dapat memberikan yang terbaik dan membawa harum nama basket di Kota Taman.

“Saya berharap dalam turnamen ini, akan memberikan manfaat khususnya dalam cabang olahraga basket, yang nantinya bisa mengantarkan nama baik daerah, provinsi bahkan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, turnamen tersebut dapat menjadikan langkah awal dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim November 2022. “Tidak lama lagi kita akan menghadapi Porprov. Tentu ini bisa menjadi ajang seleksi dan juga evaluasi,” ucapnya.

Ketua Panitia Pelaksana Audiyas Aswien mengatakan, turnamen kali ini perhelatan basket pertama di Kota Bontang pasca pandemi Covid-19. “Dan ini sejarah, pertama kali kami mengadakan turnamen basket se-Kaltim di gedung olahraga PKT ini. Semoga kedepan bisa mengadakan yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Audiyas mengatakan, selain Kota Bontang, pihaknya juga mengundang tim basket dari Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar). “Kami mengundang Balikpapan, Samarinda, Kukar dan Bontang. Total ada 8 tim, 4 dari lokal dan 4 dari luar,” ujarnya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada pemerintah serta stakeholder di Kota Bontang, atas partisipasi dan kepeduliannya terhadap cabang olahraga basket. Ia berharap, basket di Kota Taman dapat terus berkembang dan menghasilkan atlet-atlet unggulan. (kmf/rose)

Dukung Pelaku Usaha Lokal, Pemkot Gelar Sosialisasi Katalog Elektronik

0

BONTANG – Pemkot Bontang menggelar sosialisasi katalog elektronik lokal Kota Bontang dan toko daring, Senin (30/5/2022) di ruang rapat sekda. Kegiatan ini untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi sehingga dapat menyukseskan gerakan nasional bangga buatan Indonesia.

Sekda Kota Bontang Aji Erlynawati yang hadir dalam acara itu mengatakan, saat ini Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) telah membuka 10 etalase baru untuk menambah komoditas yang dapat tayang dalam katalog elektronik lokal Kota Bontang.

“Dengan adanya kebijakan ini, para pelaku usaha lokal dapat dengan leluasa memasarkan produknya kepada pemerintah,” ujar Aji Erlynawati.

Kebijakan ini merupakan bagian dari arahan presiden agar 40% dari anggaran belanja pengadaan barang dan jasa diperuntukkan bagi produk dalam negeri.

“Saya apresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh bagian pengadaan barang dan jasa. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi serta pembekalan bagi para pejabat pembuat komitmen dan pejabat pengadaan barang/jasa,” tutupnya. (kmf/rose)

Kodim Bontang Terima Kunjungan Tim Kajian Pusterad

0

BONTANG – Kodim 0908/Bontang mendapat kunjungan dari Tim Kajian Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad), Selasa (31/05/2022).  Rombongan diterima langsung Dandim Bontang Letkol Arh Choirul Huda beserta jajaran, Wali Kota Bontang Basri Rase, Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, Ready selaku akademisi dari Yayasan SMK Putra Bangsa, serta Karim selaku Ketua Anodara Bontang

Rombongan dipimpin Perwira Tinggi TNI AD Poksahli Pusterad, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, serta didampingi Pamen Sahli Bid II Pintek Kolonel Inf Yosef Tripriyanto, dan Kasi Pam Pusterad Kapten Inf Heru Darujito.

Dandim Choirul Huda menyampaikan, kedatangan tim kajian dari Pusterad Poksahli ke wilayah Kodim 0908/Bontang dalam rangka melaksanakan pertemuan dan wawancara berkaitan dengan efektifitas demografi di bidang teritorial.

Sasaran wawancara terdiri dari Dandim, Pemkot Bontang, akademisi, serta tokoh masyarakat. “Ini merupakan salah satu upaya untuk menyamakan visi, persepsi dalam melaksanakan pembinaan teritorial sebagai fungsi Utama TNI AD di wilayah Kodim 0908/Bontang,” terang Dandim.

Di sisi lain Dandim juga berharap, lewat pembinaan ini, bisa membekali para pelajar Bontang agar nantinya bisa menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi tantangan bangsa di masa depan dan dengan kegiatan bela negara.

“Tujuannya untuk membentuk perilaku dan sikap yang membangkitkan rasa cinta tanah air serta memiliki karakter yang kokoh sebagai generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (Pendim Btg)

Hari Pertama Apeksi 2022, Tamu Disuguhi Berbagai Kesenian dan Potensi Kota Bontang

0

BONTANG – Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan dimulai 31 Mei hingga 3 Juni 2022 di Kota Bontang.  Rapat kerja ini diikuti 6 daerah di Kalimantan, di antaranya Samarinda, Balikpapan, Tarakan, Pontianak, Banjarbaru serta Banjarmasin.

Sebagai tuan rumah, Bontang menggelar serangkaian acara pada hari pertama untuk menyambut para tamu. Rabu (1/6/2022), Wali Kota Bontang Basri Rase beserta jajarannya mengajak para tamu Apeksi mengawali pagi dengan berolahraga dan bersepeda, sekaligus mengunjungi Rumah Adat Guntung sebagai titik akhir.

Setibanya di Rumah Adat Guntung, para tamu disuguhkan dengan berbagai macam produk UMKM khas Bontang, serta kesempatan menjajal permainan seni kedaerahan yang ada di Kota Taman.

Dikenal sebagai kota industri, Pemkot Bontang bekerjasama dengan PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Badak NGL, mengadakan plant tour, dalam rangka mengenalkan lebih dekat keberadaan 2 perusahaan nasional raksasa itu kepada para tamu Apeksi.

Selain untuk mempromosikan kesenian dan potensi Bontang, serangkaian kegiatan yang ada juga bertujuan untuk menunjukkan kemajuan yang terjadi di Kota Bontang saat ini. Diharapkan dengan berbagai suguhan yang disajikan, dapat menaikkan prestisius Kota Bontang di wilayah Kalimantan.

Rapat Kerja Apeksi dijadwalkan akan digelar Kamis 2 Juni 2022 di Ballroom Hotel Equator Bontang. (kmf/rose)

Penantian Panjang, Relokasi Pasar Citra Mas Loktuan Digelar Juni

0
Kondisi dalam Pasar Citra Mas Loktuan.

BONTANG –  Rencana pemindahan pedagang Pasar Citra Mas Loktuan ke bangunan pasar yang baru bakal digelar Juni 2022. Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Bontang, Kamilan mengungkapkan relokasi pedagang dilakukan sembari pembenahan gedung pasar baru yang mengalami kerusakan.

Dia mengatakan, relokasi tidak akan terlaksana jika terus-menerus menunggu proses perbaikan. “Biar sambil berjalan, pedagang di relokasi, gedung juga sambil diperbaiki,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (31/5/2022).

Menurut Kamilan tidak ada kerusakan yang cukup parah terhadap gedung tersebut sehingga pedagang sudah bisa dipindahkan. Justru jika gedung tersebut tak segera digunakan katanya, tidak akan diketahui letak kerusakannya.

“Perbaikan yang dilakukan tidak terlalu fatal, artinya tidak akan mengganggu proses relokasi pedagang pasar, apalagi untuk perbaikan pintu kita perlu anggaran dulu,” jelasnya.

Namun demikian, Kamilan belum dapat memastikan tanggal untuk relokasi pedagang pasar. “Tunggu saja, bisa jadi di awal atau di akhir bulan Juni,” tandasnya. (ahr)

Jalin Silaturahmi, Pawarta Bontang Adakan Kupatan Bersama Paguyuban di Bontang

0
Kegiatan Kupatan Pawarta di Pondok Harmoni Kelurahan Telihan.

BONTANG – Paguyuban Warga Tulungagung (Pawarta) Bontang menggelar silaturahmi atau yang biasa dikenal dengan istilah ‘Kupatan’, Kamis (26/5/2022) di Pondok Harmoni, Kelurahan Telihan. Kegiatan ini mengundang 37 paguyuban di Kota Bontang.

Ketua Pawarta Bontang, Rekuh Noto mengungkapkan silaturahmi ini biasanya dilakukan paa bulan Syawal dan rutin dilakukan setiap tahun, namun baru tahun ini agenda Kupatan dapat diselenggarakan kembali.

“Alhamdulillah, ini menjadi kegiatan rutin kami Pawarta Bontang untuk bersilaturahmi dengan paguyuban lain, dan setelah terhalang pandemi selama dua tahun, kami kembali membuat agenda seperti ini,” ungkapnya kepada mediakaltim.com, Selasa (31/5/2022).

Tentunya, hal ini sangat disambut baik oleh para anggota Pawarta dan juga anggota paguyuban lain. Dengan silaturahmi ini, diharapkan seluruh anggota dapat menjalin hubungan baik dengan paguyuban lainnya.

“Kegiatan ini juga merupakan upaya Pawarta untuk saling mengenalkan paguyuban-paguyuban di Bontang. Semoga setelah kegiatan ini, mereka dapat lebih menyatukan sinergi dalam melestarikan budaya-budaya jawa,” ujarnya.

Diawali dengan senam sehat, kegiatan Kupatan ini juga menampilkan budaya khas Jawa, yaitu kuda lumping dengan diiringi musik alunan Jawa.

“Acara ini kami rangkai sesantai mungkin. Kami menghadirkan penampilan kuda lumping serta hiburan dari artis lokal Bontang, ” tandasnya. (adv/ahr)

Pilihannya Pansus atau Pokja, Tuntaskan Polemik CSR Perusahaan di Kaltim

0
Hadi Mulyadi Wakil Gubernur Kaltim dan Makmur HAPK Ketua DPRD Kaltim

SAMARINDA – DPRD Kaltim berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) tentang Coorporate Social Responsibility (CSR) dan merevisi Peraturan Daerah No 3 Tahun 2013, tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas serta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK usai rapat kerja dengan Wakil Gubernur Kaltim, Selasa (31/5/2022), mengatakan, pihaknya berencana membentuk pansus untuk mengetahui sejauh mana potensi dan porsi CSR perusahaan serta kontribusinya bagi Kaltim.

Selain itu, lanjut Makmur, pansus akan bekerja menentukan besaran CSR yang proporsional untuk disalurkan bagi masyarakat Kaltim. Hasil kerja pansus nantinya akan diserahkan ke Gubernur Kaltim agar ditindaklanjuti.

“Jangan tingkat produksi meningkat, CSR kecil. Nah itu yang harus seimbang. Justru itu perusahaan harus patuh terhadap permintaan Pak Gubernur. Kita nanti di pansus merekomendasikan ke gubernur, yang menindaklanjuti eksekutif dan pengawasannya DPRD,” terangnya (31/5/2022).

Ditempat yang sama Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, Pemprov dan DPRD Kaltim serta pihak lain harus sepemahaman terkait besaran dan alokasi dana CSR. Terkait rencana pembentukan Pansus CSR oleh DPRD Kaltim, ia memyebutkan tanpa membentuk pansus pun, DPRD sudah melekat dengan fungsi pengawasan.

“Sebenarnya DPRD itu ada pansus ataupun tidak, fungsinya ‘kan pengawasan. Sifat pansus mungkin terkait hal-hal tertentu, tapi DPRD fungsinya pengawasan. Bisa iya bisa tidak (perlu),” terangnya usai rapat kerja di DPRD Kaltim.

Sementara anggota Komisi III DPRD Kaltim Romadhony Putra Pratama menyatakan, polemik dana CSR khususnya perusahaan batu bara di Kaltim sangat urgen diselesaikan. Sedangkan pembentukan pansus membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena perlu mekanisme yang panjang.

Atas dasar itu, ia menilai ketimbang membentuk pansus lebih baik membentuk kelompok kerja (pokja) pembahas dana CSR, khususnya bagi perusahaan batu bara.

“Kalau bentuk pansus butuh waktu dan anggaran, sedangkan masih banyak perda yang harus diselesaikan. Kita bisa jadikan pokja untuk membahas CSR ini. Karena ini kan ditunggu masyarakat penyelesaiannya,” terangnya (1/6/2022).

“Nanti kita libatkan akademisi dan dinas teknis dalam pokja. Semua perusahaan dipanggil, dengan catatan yang hadir pengambil kebijakan lah,” lanjutnya.

Untuk menuntaskan polemik ini, lanjut Romadhony, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim harus sepemikiran dengan DPRD Kaltim. Terkait aturan yang semestinya mengatur besaran CSR yang harus dikeluarkan, ia menganggap Kepmen 1824 tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat sudah cukup dijadikan acuan.

“Mempertegas mau dibawa kemana CSR ini. Jangan sampai kemauan provinsi tidak sinkron. Makanya kita perlu penyatuan frame. DPRD sesuai tupoksi-nya dan kemauan Pemprov berdasar aturan yang berlaku,” tandasnya. (eky/adv)

Permintaan Revisi Pergub 49/2020 Kembali Mencuat, Wakil Gubernur dan DPRD Gelar Rapat Kerja

0
(Dari kiri) Hadi Mulyadi Wakil Gubernur Kaltim, Makmur HAPK Ketua DPRD Kaltim dan M. Samsun Wakil Ketua DPRD Kaltim saat menggelar Rapat Kerja, Selasa (31/5/2022).

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menghadiri rapat kerja dengan DPRD Kaltim, Selasa (31/5/2022). Dalam rapat tersebut sejumlah legislator Karang Paci kembali mendorong revisi Pergub 49/2020.

Ketua Fraksi PKB Syafruddin mengatakan, salah satu hal yang menjadi fokus pembahasan adalah revisi Pergub 49/2020 tentang Tata Cara Pemberian, Penyaluran dan Pertanggungjawaban Belanja Bantuan Keuangan Pemda.

Menurut Syafruddin, Pergub itu menghambat bantuan keuangan dan realisasi hasil reses anggota DPRD Kaltim. Besaran bantuan keuangan yang minimal Rp 2,5 miliar dinilai tidak memberikan keleluasaan merealisasikan usulan masyarakat yang nilainya tidak mencapai miliaran rupiah.

“Masih berkutat masalah lama, revisi Pergub 49. Ini betul-betul menghambat. Tidak bisa leluasa membantu usulan rakyat berkaitan dengan peningkatan fasilitas publik, jalan dan drainase lingkungan. Ini yang tadi dibahas panjang,” tegasnya.

Sementara Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengatakan, tujuan mengundang Gubernur Kaltim untuk sinkronisasi kegitan dewan dengan kegiatan Pemprov Kaltim. Terkait Pergub 49 2020, Makmur berharap ada tindaklanjut dari gubernur terkait hal yang menjadi dorongan DPRD Kaltim sejak dua tahun terakhir itu.

“Yang pertama menyangkut soal kegiatan yang tentunya tidak terlepas dari tupoksi dewan supaya nanti apa yg menjadi pokir dewan dan kegiatan pemprov menjadi satu kesatuan. Kedua masalah Pergub 49 supaya dicabut atau direvisi, paling tidak di dalamnya dihapuskan itu saja,” terangnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Hadi Mulyadi menyatakan akan menyampaikan usulan DPRD Kaltim tersebut kepada Gubernur Kaltim Isran Noor.

“Kami akan rembukan kembali dengan Pak Gubernur,” jawabnya singkat kepada Media Kaltim. (eky/adv)

 

Jebol Pagar Beton, Dua Maling Tembaga KSB Ditangkap Satpam

0

BONTANG– Dua pria berinisial SAS (32) dan A (21) ditahan polisi Bontang lantaran kedapatan mencuri tembaga di gudang milik PT Kaltim Said Barito (KSB). Pencurian yang berlangsung  Senin (30/5/2022) tengah hari itu, terungkap setelah satpam  mendapati pagar beton belakang gudang berlubang alias dijebol.

Karena curiga ada maling masuk, ketiga satpam itu lantas berkeliling di sekitar gudang. Tak disangka mereka mempergoki SAS dan A keluar dari gudang sembari membawa tembaga hasil curian. Tak pikir panjang, ketiga satpam  langsung menangkap pelaku, untuk kemudian diserahkan ke Polsek Bontang Utara.

“Jadi kedua pelaku itu terlihat satpam keluar dari dalam sambil bawa tembaga. Saat itu juga keduanya langsung diamankan,” ucap Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono saat dihubungi wartawan, Selasa (30/5/2022) siang.

Kepada polisi yang memeriksanya, SAS dan A mengaku sering mencuri tembaga dari dalam areal perusahaan. Tembaga curian itu lantas dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jadi motifnya karena tidak bekerja makanya nekat mencuri. Sudah beberapa kali mencuri. Hanya saja baru ketahuan,” ungkap Iptu Mandiyono.

Dari tangan SAs dan A, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, satu buah obeng, satu buah linggis, serta 6 batang tembaga berukuran dua meter.

Akibat kejadian ini, PT KSB mengalami kerugian mencapai Rp 5 juta. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku kini sudah kami amankan dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang  pencurian,” pungkasnya. (vic)