Beranda blog Halaman 958

Usaha Pemkot Tanggulangi Banjir Tuai Apresiasi dari Legislatif

0
Usaha Pemkot Tanggulangi Banjir Tuai Apresiasi dari Legislatif
Ilustrasi banjir Bontang. (ist)

BONTANG – Upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi persoalan banjir di Kota Bontang, mendapat apresiasi positif dari Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris.

Dikatakannya, upaya tersebut telah berhasil secara signifikan. Terutama, mengenai debit air yang mulai menyusut di beberapa wilayah rawan banjir.

“Bisa kita lihat fakta di lapangan, sudah mulai ada beberapa perubahan. Mulai dari debit air dan lama genangan air,” ujarnya, Rabu (23/8/2023).

AH sapaan akrabnya terus mendorong pemerintah agar memaksimalkan kinerjanya, mulai dari kegiatan normalisasi sungai, pembuatan turap dan pelebaran drainase.

“Walaupun masih ada banjir tapi sudah berkurang. Sudah banyak progres yang dilakukan pemerintah. Kita apresiasi ini dan semoga terus dimaksimalkan,” timpalnya.

Selain itu, Politikus Partai Gerindra ini berharap, di tahun 2025 mendatang seluruh program pengentasan banjir ini dapat terealisasi sepenuhnya. Karena sudah menjadi visi pemkot.

“Kita dukung itu, kita liat faktanya juga sudah banyak dikerjakan, tinggal lebih maksimalkan lagi karena masa jabatannya juga tinggal 2 tahun. Mudah-mudahan tim teknis bisa kejar itu,” terangnya.

“Bagian teknis bisa buat sodetan-sodetan mulai dari alur Kanaan, Gunung Elai, Api-Api dan Bontang Kuala untuk mengurai air sungai. Biar tidak terkonsentrasi di satu alur. Jadi bisa tambah turun volume airnya,” imbuhnya.

Diketahui, Wali Kota Bontang Basri Rase sebelumnya mengaku berhasil mengurangi dampak banjir. Bahkan presentase tingkat keberhasilannya sudah mencapai 40 persen.

“Luas genangan banjir di Bontang menurun secara bertahap sejak 2019 hingga 2022. Pada 2019 terdapat 515 hektare lahan di Bontang yang terendam banjir. Dua tahun berikutnya, yakni pada 2021 angka itu menyusut menjadi 353 hektare. Lalu, pada 2022 menurun menjadi 283 hektare lahan,” ujarnya dalam forum Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bontang 2025-2045 beberapa waktu lalu. (adv/al)

Upaya Persuasif Solusi Relokasi Warga Bantaran Sungai Guntung

0
Upaya Persuasif Solusi Relokasi Warga Bantaran Sungai Guntung
Bantaran Sungai Guntung. (ist)

BONTANG – Upaya persuasif harus ditempuh Pemkot Bontang kepada 2 Kepala Keluarga (KK) di bantaran Sungai Guntung, yang masih enggan direlokasi lantaran tidak memiliki lahan. Solusi tersebut ditujukan Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris kepada Pemkot Bontang.

“Dua KK itu menolak karena tidak punya lahan untuk pindah. Sementara anggaran yang disediakan pemkot untuk proyek pembangunan turap senilai Rp 1,5 miliar, tapi tidak dengan pembebasan lahannya. Makanya kita minta bantuan CSR perusahaan untuk membantu pembebasan lahan dua warga itu,” ujarnya, Selasa (22/8/2023).

Selain itu, Politisi Partai Gerindra itu menyebutkan bahwa upaya persuasif ini bisa dilakukan dengan melibatkan aparat pemerintahan dan tokoh adat Guntung agar negosiasi bisa berjalan lancar. Apalagi, persoalan banjir ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama. Sehingga percepatan pembangunan turap untuk meminimalisir banjir perlu segera dilakukan.

“Saya serahkan sepenuhnya ini kepada Pemkot Bontang, agar bisa bernegosiasi. Serta berkomunikasi dengan CSR perusahaan, agar bisa memberikan kepastian secepatnya untuk membantu pembebasan lahan,” timpalnya.

Apabila hingga September ini belum ada kejelasan, maka AH sapaan akrabnya mengaku akan memanggil pihak perusahaan maupun pemerintah, untuk meminta kejelasan terkait masalah ini.

“Kita tunggu sampai akhir September. Kalau belum ada pergerakan, akan kami panggil pemerintah dan perusahaan untuk cari solusinya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bapelitbang Bontang Amirudin mengatakan, apabila pembangunan turap tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat, maka dengan terpaksa anggaran yang ada akan dialihkan ke APBD-Perubahan. Dengan proses pengerjaannya yang akan dirancang memakan waktu tiga bulan saja dan ditarget mulai pada Oktober mendatang.

“Jadi, anggarannya tidak sampai masuk SiLPA. Karena kita alihkan. Diharapkan dalam tiga bulan itu selesai,” terangnya.

Menurut AH, upaya persuasif merupakan solusi terbaik agar pembangunan turap sepanjang 85 meter di RT 11, Kelurahan Guntung bisa segera dikerjakan.

Pasalnya, dari 9 KK yang terdampak relokasi, dua KK di antaranya menolak direlokasi lantaran tidak memiliki lahan untuk pindah. Sedangkan 7 KK lainnya bersedia pindah dan akan dibangunkan rumah di lahan mereka masing-masing. (adv/al)

Buktikkan Komitmen, Pemkot Bagikan 3 Ribu Seragam SD Gratis

0
Buktikkan Komitmen, Pemkot Bagikan 3 Ribu Seragam SD Gratis
Pembagian seragam gratis secara simbolis di SDN 001 BU. (Syakurah)

BONTANG –  Pembagian seragam gratis untuk siswa SD di Bontang akhirnya terwujud. Wali Kota Bontang, Basri Rase menyerahkan secara simbolis kepada murid-murid SDN 001 Bontang Utara, Jumat (25/8/2023).

Basri menjanjikan pembagian seragam gratis tahun depan akan kembali dilaksanakan. Tak hanya seragam, lengkap dengan atribut dan tas dari Pemkot Bontang.

“Tahun depan akan kita anggarkan kembali untuk perlengkapan sekolah. Semoga berjalan lancar,” jelasnya.

Ia juga berharap bantuan dari pemkot bisa bermanfaat untuk para pelajar. Seragam gratis ini menjadi salah satu komitmen Pemkot Bontang untuk mensejahterakan kebutuhan pendidikan di Kota Bontang.

“Dengan adanya pembagian ini, semoga anak-anak semua lebih tambah semangat lagi untuk belajar,” harapnya.

Seragam gratis ini sudah dibagikan ke seluruh SD. Masing-masing pihak sekolah pun sudah membagikan ke siswa-siswinya. Dengan adanya komitmen pemerintah seperti ini, diharapkan juga dapat meringankan beban orang tua untuk pembelian seragam dan atribut sekolah seperti seragam, dasi, topi, tas dan sepatu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Bambang Cipto Mulyono menjelaskan, seragam yang dibagikan untuk pelajar tingkat SD sebanyak 3.245 untuk seluruh pelajar SD Negeri dan Swasta di Kota Bontang.

“Pembagiannya kami lakukan secara simbolis di SDN 001 BU, dan program ini alhamdulillah berjalan lancar,” bebernya.

Bambang mengatakan, bahwa pembagian seragam ini terhitung cepat, lantaran di tahun sebelumnya pendistribusian tas dan sepatu diambil dari konveksi yang ada di luar kota.

“Dengan kepedulian pemerintah ini, merupakan salah satu cara kami mendukung pendidikan di Kota Bontang,” bebernya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Launching Program PKT HEPPY, Pupuk Kaltim Ajak Karyawan Konsisten Terapkan Pola Hidup Sehat

0

OPTIMALKAN penerapan pola hidup sehat di kalangan karyawan dan keluarga besar perusahaan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar seminar kesehatan bertajuk “Stay Fit, Healty and Happy“, dengan menghadirkan pelari sekaligus influencer kebugaran Sally Tanudjaja. Kegiatan ini dirangkai launching Healthy Employee Program of Youthfulness (HEPPY), sebagai bentuk dukungan Pupuk Kaltim dalam mendorong gaya hidup lebih sehat di lingkungan perusahaan.

Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta mengungkapkan, kesehatan memiliki nilai signifikan dan sangat berpengaruh terhadap kualitas kehidupan setiap individu. Dimana pikiran dan tubuh yang sehat menjadi dorongan bagi personal untuk menjalani kehidupan dengan sukacita, sekaligus berpengaruh terhadap semangat dalam mencapai kualitas hidup yang lebih baik.

“Hal inilah yang terus ditekankan Pupuk Kaltim bagi seluruh karyawan, agar senantiasa memperhatikan kesehatan dan pola hidup sehat untuk mendukung produktivitas serta kinerja secara optimal,” ujar Hanggara saat membuka Seminar di Ruang Mahoni Kantor Pusat Pupuk Kaltim, Jumat (11/8/2023).

Dikatakan Hanggara, membentuk gaya hidup sehat merupakan usaha yang menantang, serta membutuhkan tekad kuat dan niat yang baik. Oleh karena itu, pengetahuan tentang upaya mencapainya menjadi perhatian Pupuk Kaltim, yang terus diedukasi secara berkala kepada karyawan agar semakin memahami pentingnya olahraga dan adopsi gaya hidup sehat.

“Bagi Pupuk Kaltim, faktor kesehatan merupakan hal utama yang sangat penting untuk senantiasa dijaga. Ini terus didorong bagi seluruh karyawan dan keluarga besar perusahaan, untuk menerapkan pola hidup sehat secara konsisten dan lebih berkualitas,” terang Hanggara.

Seminar ini pun wujud komitmen Pupuk Kaltim dalam membentuk budaya kesejahteraan dan vitalitas di kalangan karyawan, dengan menekankan pentingnya gaya hidup seimbang, olahraga rutin hingga pola makan yang baik. Menurut Hanggara, Pupuk Kaltim terus berupaya memberdayakan karyawan untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif.

Hal itu pula yang mendasari launching program HEPPY, guna mendorong gaya hidup sehat bagi seluruh karyawan Pupuk Kaltim. Program ini bertujuan membekali karyawan untuk mengadopsi gaya hidup sehat, membuat pilihan makanan yang tepat, hingga meningkatkan kualitas hidup yang ujungnya akan berdampak terhadap produktivitas.

Program HEPPY akan berlangsung selama lima bulan, dan karyawan akan terlibat pada berbagai kegiatan yang dirancang untuk mendorong perubahan gaya hidup ke arah yang lebih positif, serta dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja.

“Sesuai nama programnya, tujuan dari HEPPY ini adalah untuk memberdayakan seluruh karyawan Pupuk Kaltim agar dapat menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan produktif,” tambah Hanggara.

Dirinya pun berharap pengetahuan karyawan beserta keluarga terkait kesehatan dapat terus berkembang, agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari guna mendorong pola hidup sehat di lingkungan Pupuk Kaltim. Dari upaya tersebut, kinerja perusahaan juga diharap terus meningkat seiring makin optimalnya taraf kesehatan karyawan.

“Melalui kegiatan ini para karyawan bisa semakin paham tentang pola hidup sehat, sekaligus bagaimana menjalani hidup yang lebih baik kedepannya,” ucap Hanggara.

Sementara Sally Tanudjaja, menekankan pentingnya mengadopsi gaya hidup sehat dalam menjaga tubuh, sehingga keaktifan fungsi tubuh secara keseluruhan mampu dibarengi peningkatan produktivitas yang lebih baik. Dirinya pun mendorong setiap karyawan dapat konsisten melakukan olahraga rutin, serta menjaga pola makan seimbang dengan fokus pada makanan sehat dibanding diet ketat.

“Hendaknya kita secara konsisten terlibat dalam olahraga rutin dan menjaga pola makan seimbang, dengan menitikberatkan pada konsep makanan sehat daripada terjebak dalam diet ketat yang tidak berkelanjutan,” terang Sally.(adv)

Relokasi SDN 007 BU, Pemkot Siapkan 1.5 Hektar Lahan

0
Relokasi SDN 007 BU, Pemkot Siapkan 1.5 Hektar Lahan
Wali Kota Bontang meninjau calon lokasi baru SDN 007 BU. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pasca tinjauan lapangan ke SDN 007 Bontang Utara (BU) di Kelurahan Guntung, Rabu (23/8/2023) kemarin, Wali Kota Bontang, Basri Rase pun beralih meninjau lahan yang rencananya dijadikan tempat relokasi SDN 007 Guntung itu.

Rencananya, pemkot akan merelokasi SD tersebut, agar bisa menjadi sekolah dengan sarana prasarana (sarpras) yang memadai.

Wali Kota Bontang, Basri Rase yang menyetujui hal tersebut, langsung berencana membangun sekolah tersebut di tanah milik pemkot yang berada di belakang Rusunawa, Kelurahan Guntung dengan luas 1.5 hektar.

“Tanah di RT 15 yang kami gunakan memang milik pemerintah, sehingga perizinan tentu sudah jelas,” ucap Basri

Di tahun 2023 ini, Basri memerintahkan Disdikbud Bontang untuk memulai pengerjaan dengan melakukan pemantapan lokasi dan membuat master plan melalui anggaran perubahan tahun ini.

Setelah itu, lokasi yang ditentukan akan dilakukan penimbunan karena lahan tersebut masih berupa rawa.

“Akhir tahun ini akan kita mulai lakukan penimbunan terlebih dahulu, tahun depan akan dilihat DED serta amdalnya,” jelasnya.

Setelah DED dan amdal selesai, pembangunan akan dimulai pada tahun 2025. Pemkot Bontang mengalokasikan anggaran sekira Rp 50 miliar lebih.

Untuk bangunan lama SDN 007 BU nantinya bisa dialih fungsikan untuk beberapa hal seperti kantor, TK, PAUD dan sebagainya.

“Bangunan ini bisa dialih fungsikan, bisa saja juga jadi kantor-kantor untuk mitra dari kelurahan atau bahkan puskesmas,” imbuhnya.

Pewarta: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Legislatif Ngeluh Ada Lurah Cuek Masalah Stunting

0
Legislatif Ngeluh Ada Lurah Cuek Masalah Stunting
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking menyesalkan masih adanya beberapa lurah yang acuh tak acuh terhadap permasalahan stunting. Hal itu ditunjukkan dengan tak adanya respon saat anggota dewan menanyakan progres perkembangannya.

Hal itu diungkapkan Raking saat Pengesahan Perubahan-APBD Bontang Tahun 2023 melalui rapat paripurna ke-16 masa sidang 3, Jumat (18/8/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Dijelaskan Raking, bahwa pihaknya selaku bidang terkait masalah stunting ini kerap saat ingin berkoordinasi dengan beberapa kelurahan, namun lurahnya acuh tak acuh. Pihaknya hanya ingin mengetahui bagaimana perkembangan masalah stunting tersebut. Apakah ada kekurangan-kekurangan yang perlu dibenahi.

“Ditelpon pun kadang sulit. Mohon disampaikan ke lurah-lurah ini, kami ini DPRD bukan sekedar menanyakan, tetapi sama-sama cari solusi. Bagaimana program stunting di daerah masing-masing khususnya di Bontang Selatan bisa turun secepatnya. Sesuai program pemerintah pusat,” keluhnya kepada Wali Kota Bontang.

Wali Kota Bontang pun menanggapi masalah tersebut dengan berencana mengadakan rapat besar. Tidak hanya unsur forkopimda, namun juga dengan DPRD dan perusahaan. Untuk menyikapi masalah stunting dan masalah-masalah kemiskinan lainnya.

“Selama ini kan kita hanya bahas antar forkopimda saja, itupun unsur pimpinannya saja. Nanti kita bikin rapat besar. Kita minta masukan dari semua yang hadir,” ujarnya. (adv/al)

Gadis Di Bawah Umur Disetubuhi Pacar, Orangtua Lapor Polisi

0
Gadis Di Bawah Umur Disetubuhi Pacar, Orangtua Lapor Polisi
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Seorang pria di Jalan Poros Bontang melakukan tindak asusila terhadap gadis di bawah umur yang tak lain kekasihnya sendiri. Polsek Marangkayu berhasil meringkus pelaku.

Pria 20 tahun berinisial Sa dilaporkan oleh orangtua korban. Pelaku kemudian ditangkap di Gunung Menangis, Marangkayu, Kukar pada Selasa (28/8/2023) pukul 15.00 Wita.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Marangkayu Iptu Fahrudi, mengatakan bahwa mereka melakukan perbuatan layaknya suami istri sebanyak dua kali, di tempat yang berbeda. Yakni pada September 2022, dan April 2023.

“Masih kami dalami, apakah benar baru dua kali, atau lebih, apakah ada TKP lain lagi atau tidak,” katanya dikutip dari situs Polresbontang.com.

Diketahui korban masih berumur 14 tahun. Kini korban telah dalam pendampingan P2TP2A.

Tersangka pun dijerat pasal 81 ayat (2) undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Editor: Yusva Alam

Visi Selambai Jadi Kampung Wisata Didukung Pemerintah Daerah dan Pusat

0
Visi Selambai Jadi Kampung Wisata Didukung Pemerintah Daerah dan Pusat
Gapura Selambai. Kampung ini terus dipercantik hari demi hari. (ist)

BONTANG – Visi Kampung Selambai, di Kelurahan Loktuan menjadi kampung wisata ke depannya terus mendapat dukungan, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal pasca Pengesahan Perubahan-APBD Bontang Tahun 2023 melalui rapat paripurna ke-16 masa sidang 3, Jumat (18/8/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Dijelaskan anggota dewan yang berdomisili di Selambai ini, bahwa dukungan nyata sudah ditunjukkan oleh pemerintah daerah dan pusat.

Untuk pemerintah pusat terbukti dengan kehadiran Anggota Komisi V DPR RI beberapa waktu lalu. Bahkan dikatakan Faisal, bantuan pembangunan jalan cor tersebut sudah sampai tahap review DED. Diharapkan bulan 8 ini tahapan tersebut sudah selesai. Pasca Review DED di bulan 9 dan 10 memasuki proses lelang.

“Ini bukti keseriusan pemerintah pusat bantu Bontang, khususnya Selambai. Semoga sebelum Juni Tahun 2024 pembangunan jalan cor itu sudah kelar. Sebelum masa jabatan presiden berakhir,” bebernya.

Bantuan dari pusat ini akan diwujudkan di sepanjang pesisir Kampung Selambai. Mulai dari RT 03 ke RT 02, dan ke RT 01. Dimana rute ini memang rute yang sudah direncanakan sebagai akses wisata ke depannya.

Tak hanya itu, pemerintah daerah pun ikut mendukung pembenahan kampung di ujung Loktuan ini. perbaikan-perbaikan jembatan kayu ulin terus dilakukan, lalu penataan bak sampah, hingga APAR.

“Kami terus kawal pembenahan di Kampung Selambai. Semoga ke depannya kampung wisata benar-benar terwujud di Selambai,” pungkasnya. (adv/al)

Wacana Jalan Tembus Sepanjang Pesisir Loktuan

0
Wacana Jalan Tembus Sepanjang Pesisir Loktuan
Ide jalan tembus di sepanjang pesisir Loktuan dimulai dari Masjid Terapung. (ist)

BONTANG – Wacana jalan tembus di wilayah Kelurahan Loktuan pernah dilontarkan Wali Kota Bontang, Basri Rase. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal pasca mengikuti Pengesahan Perubahan-APBD Bontang Tahun 2023 melalui rapat paripurna ke-16 masa sidang 3, Jumat (18/8/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Dijelaskan Faisal, beberapa waktu yang lalu wali kota pernah mewacanakan ide membuat jalan tembus dari Masjid Terapung menuju Kantor Kelurahan Loktuan. Rutenya menyusuri sepanjang wilayah pesisir Loktuan dimulai dari Kampung Selambai.

Ide tersebut menurut wali kota bisa menjadi salahsatu solusi untuk kasus-kasus emergency yang terjadi di Loktuan. Apabila sewaktu-waktu terjadi musibah kebakaran dan semacamnya, ataupun kondisi jalanan macet, warga bisa menggunakan jalan tembus tersebut sebagai akses keluar.

Ide itu dibutuhkan lantaran wilayah Loktuan dikelilingi oleh lautan, sehingga dibutuhkan akses alternatif bagi warga Loktuan sebagai langkah pengamanan apabila terjadi sesuatu.

“Walaupun baru sebatas wacana, saya mendukung ide tersebut. Semoga saja ke depan dapat benar-benar terwujud,” ujar Faisal. (adv/al)

Pengunjung Keluhkan Gedung MTQ Kotor dan Kurang Penerangan, Ini Tanggapan PUPRK

0
Pengunjung Keluhkan Gedung MTQ Kotor dan Kurang Penerangan, Ini Tanggapan PUPRK
Tangkapan video situasi di dalam Gedung MTQ Lang-Lang. (Ist)

BONTANG – Seorang pengunjung mengeluhkan fasilitas penerangan di Gedung MTQ yang berada di dalam Stadion Bessai Berinta Lang-lang, Jalan KS. Tubun, Kelurahan Api-Api.

Keluhan tersebut diposting dalam bentuk video di sosial media Facebook, Selasa (22/8/23).

Dalam postingannya, pengunjung tersebut berencana akan melaksanakan Sholat Magrib, namun saat ingin mengambil wudhu dan menuju toilet, mereka harus melewati ruangan gelap sehingga suasana terkesan mencekam.

Diketahui, pemilik akun Facebook tersebut adalah Azna Tamrin. Ia menunjukkan kondisi Gedung MTQ yang tidak hanya gelap, tetapi juga toilet dan tempat wudhu kotor.

“Minimal lampu sama airnya nyalahlah kasian,” keluhnya dalam video itu.

Ia memposting 3 vidio berbeda yang menggambarkan kondisi mushola dalam vidio terlihat gelap dan tidak ada kipas angin, sajadah pun terlihat kurang layak.

“Jangankan kipas angin buat adem-adem gituloh,” lanjutnya saat memasuki area mushola.

Azna memposting vidio tersebut dengan caption “Sedikit penampakan mushola di Lang-Lang, ini kalo aku gak bareng paksu sholatnya mungkin aku dah ngibrit kabur cari masjid sekalian pulang aja wes, airpun ga ngalir, syukur banget uda wudhu dari rumah. Nggak kebayang yang mau buang air masuk toilet sini gimana,” tulisnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Dinas PUPRK Bontang, Iskandar menjelaskan, bahwa gedung tersebut merupakan salah satu aset Dinas PUPRK yang rencananya baru akan diberikan kepada dinas terkait.

“Statusnya masih aset PUPRK dan baru mau diserahkan ke Dispopar,” jelasnya saat dihubungi redaksi, Rabu (23/8/23)

Sebelumnya, gedung tersebut sempat diisi oleh Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), namun sekarang sudah tidak ada yang berkantor di sana. Hal tersebut membuat kebersihan Gedung MTQ tidak terurus. Pemeliharaannya juga masih diajukan. (adv/sya)