Beranda blog Halaman 979

Sambangi Warga Binaan, Silaturahmi dan Imbau Kamtibmas

0
Bhabinkamtibmas Kelurahan Berbas Tengah, Aipda Rudiantoro saat berdialog dengan salahsatu warga binaan. (ist)

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Berbas Tengah, Aipda Rudiantoro menyambangi warga binaannya, Rabu (04/01/2023). Selain untuk silaturahmi dan tatap muka Aipda Rudiantoro juga memberikan imbauan dan pesan kamtibmas.

Bhabinkamtibmas berpesan kepada warga, agar ikut berpartisipasi bersama kepolisian dengan cara meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kamtibmas terhadap lingkungan masing–masing.

“Dari kegiatan ini kami ingin mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah binaan,” kata Aipda Rudiantoro

Ia pun mengharapkan kepada warga, apabila ada hal- hal yang mencurigakan ataupun dapat mengganggu kamtibmas, agar segera melaporkan kepada bhabinkamtibmas maupun kantor polisi terdekat.

Sementara itu, Kapolsek Bontang Selatan, AKP Abdul Khoiri menambahkan, Bhabinkamtibmas merupakan bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat. Tentunya harus selalu hadir di tengah tengah warganya, sebagai bentuk kepedulian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah binaannya

”Sudah menjadi kewajiban bhabinkamtibmas untuk memberikan informasi dan imbauan kamtibmas kepada warga, sebagai upaya menciptakan stuasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Bontang Selatan.

AKP Abdul Khoiri juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat, untuk selalu bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi dengan para bhabinkamtibmas, dalam menciptakan kamtibmas yang aman. Sehingga kondusifitas tetap terjaga. (Hms)

KPU Bontang Lantik 15 PPK, Wali Kota: Harus Berintegritas dan Independen!

0
Pelantikan 15 PPK di Kota Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – KPU Bontang melantik 15 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),  Rabu (04/01/2023). Pelantikan PPK berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase.

Basri Rase mengatakan, Anggota PPK harus memiliki integritas dalam melaksanakan tugas, tidak memiliki kepentingan baik melalui dan mendekati partai politik.“Anggota PPK harus punya integritas dan tidak ikut-ikutan di partai politik,” kata Basri, saat memberikan sambutan, Rabu (4/1/2023).

Dirinya juga mengatakan, Anggota PPK tidak boleh membantu dalam identitas partai. “Kalau ada keluarga yang ikut partai, jangan ikut dalam memberikan saran pada partai. Jaga netralitas, jaga profesionalitas kerja, jaga kode etik, sesuai dengan pakta integritas yang dibacakan,” tegasnya.

Sementara, Ketua KPU Bontang, Erwin menambahkan, bahwa Anggota PPK KPU Bontang harus mengedepankan integritas dan independensi sesuai dengan arahan KPU di daerah. Dengan begitu, pelaksanaan tugas PPK akan berjalan dengan baik.

“Dengan melaksanakan tugas pokok dan fungsi, maka anggota PPK dapat menjalankan tugas dengan baik hingga pelaksanaan pemilu selesai,” kata Erwin kepada Mediakaltim.com (Jaringan Radarbontang.com).

Erwin mengakui, ke depannya intensitas dinamika politik akan semakin terasa menjelang Pemilu 2024. “Pegangan kita sebagai penyelenggara yakni integritas, independen, dan profesional. Saat itu kita pegang akan berjalan dengan baik,” beber Erwin.

Ia menekankan kepada Anggota PPK, agar banyak membaca regulasi terbaru dan sering bertanya kepada Komisioner KPU.

“Banyak membaca regulasi dan bertanya. Kan’ regulasi pemilu ini akan berjalan dinamis, akan ada regulasi-regulasi yang baru, karena sifat kami aturan hierarki dari atas yang akan mengatur sampai tingkat bawah,” jelas Erwin. (yah)

Persyaratan Perpanjangan TKD Pemkot Bontang, Tes Narkoba Diawasi hingga ke Toilet!

0

BONTANG – Guna mencegah secara dini penyalahgunaan narkoba lingkup Pegawai Non-ASN atau akrab di telinga kita dengan sebutan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) Kota Bontang, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Kota Bontang menggelar serangkaian tes juga screening untuk memperoleh Surat Keterangan Bebas Narkoba pada tanggal 3 hingga 5 Januari 2023 mendatang.

Surat keterangan tersebut merupakan bagian dari persyaratan evaluasi perpanjangan kontrak TKD yang pada akhir Tahun 2022 lalu yang telah habis masa berlakunya dan perlu diperpanjang di tahun 2023 ini.

Bertempat di dua gedung milik Pemkot Bontang, pelaksanaan tes narkoba berjalan tertib dengan tetap menjunjung tinggi prosedur ketat.

Sebut saja tes narkoba yang digelar di Auditorium 3 Dimensi. Selain terlebih dahulu “menyapa” TKD dengan proses screening yang cermat, berulangkali terlihat petugas BNN Kota Bontang mengecek secara langsung proses pengambilan urin oleh TKD hingga ke depan pintu toilet untuk memastikan tidak ada aksi ilegal yang terjadi.

Walau berlangsung ketat, TKD yang ikut dalam tes terlihat nyaman menjalani rangkaian tahapan karena prosesnya berlangsung dengan sangat tertib.

Pun demikian tes bebas narkoba yang berjalan di Aula Dispopar dengan pihak Polres Kota Bontang sebagai penanggungjawabnya. Tampak suasana tertib tergambar dalam seluruh tahapan pelaksanaannya.

Kepala BKPSDM Kota Bontang, Drs Sudi Priyanto, M.Si menegaskan bahwa tes narkoba pada tahun ini dipastikan lebih tertib karena adanya beberapa terobosan yang dilakukan pihaknya selaku fasilitator kegiatan.

Terobosan tersebut di antaranya adalah membuatkan jadwal tes per OPD, penyampaian softcopy formulir screening ke tiap OPD untuk diisi oleh TKD sebelum pelaksanaan tes, dan fasilitasi pengambilan hasil tes oleh Kasubag Umum Kepegawaian di tiap OPD.

Terobosan-terobosan tersebut diklaim Sudi mempersingkat waktu pelaksanaan tes TKD perorangnya sehingga meminimalisir terjadinya penumpukan di lokasi tes.

Jumlah TKD yang melakukan tes dengan lokasi Aditorium 3D berjumlah 1.117 orang yang berasal dari 16 perangkat daerah. Sedangkan yang berlokasi di Aula Dispopar berjumlah 1.116 orang yang berasal dari 15 perangkat daerah. “Prinsipnya TKD nyaman, dan penyelenggara (BNN/Polres, Red.) juga nyaman” ujar Sudi.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Sekretaris Daerah Kota Bontang, Ir. Hj. Aji Erlinawaty, MT menekankan bahwa pelaksanaan tes narkoba ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Bontang dalam upaya memerangi narkoba.

Sekedar diketahui, pihaknya sedemikian gerah atas sejumlah kasus narkoba yang pernah membelit korps abdi praja. Karena itulah, menurut wanita yang akrab dengan panggilan Iin ini, upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba harus dipertajam dengan upaya pencegahan.

“Tidak cukup hanya dengan memerangi, sudah saatnya Kita juga memikirkan upaya pencegahan. Salah satunya dengan Tes Narkoba ini!” tegasnya. (adv)

Masih Fokus Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika, Fokus BNNK Bontang Setahun ke Depan

0
Plt Kasi Rehabilitasi, Nurfan Tandayu saat menscreening tenaga kontrak daerah. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang masih fokus pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di tahun 2023. Hal ini diungkapkan Plt Kasi Rehabilitasi BNNK Kota Bontang, Nurfan Tandayu saat menyampaikan target BNNK Bontang setahun ke depan.

“Kami di BNNK Bontang masih fokus pemberantasan dan pencegahan narkotika di tahun 2023,” kata Nurfan Tandayu, Selasa (3/1/2023) saat ditemui Mediakaltim.com.

Salah satu cara BNNK melakukan pencegahan dengan melaksanakan program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) di kelurahan-kelurahan.

“Tahun lalu, ada 3 desa bersinar. Di Kelurahan Berbas Pantai, Kelurahan Berbas Tengah, dan Kelurahan Api-api,” imbuh Tandayu.

Di program ini BNNK juga ikut meningkatkan lagi pemberdayaan masyarakat. Dirinya menambahkan, Upaya itu tetap  berkoordinasi dengan BNN Provinsi Kaltim. (yah)

Pegawai Honorer Ikuti Tes Urine, Syarat Perpanjang Kontrak

0
Pelaksanaan tes urine beberapa OPD di BNNK Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Puluhan tenaga kontrak atau honorer Pemkot Bontang mengikuti tes urine, di Auditorium 3 Dimensi, Selasa (03/01/2023). Tes urine harus diikuti sebagai salahsatu syarat perpanjangan tenaga kontrak daerah atau honorer. Beberapa OPD yang mengikuti tes urine kali ini antara lain Disdamkartan, Satpol PP, DPMPTSP, Kecamatan Bontang Utara, dan BPKAD.

Arifin, salah satu pegawai tenaga kontrak di Disdamkartan mengatakan, ia mengikuti tes urine ini setiap tahun. Pria yang telah menjadi tenaga kontrak sejak tahun 2008 silam itu, mengikuti tes urine untuk memenuhi syarat perpanjangan kontrak di instansinya.  “Salah satu syarat untuk perpanjangan kontrak di instansi,” kata Arifin, Selasa (3/1/2023).

Hal yang sama disebutkan Arga, Pegawai Satpol PP. Arga menyebutkan bahwa tes urine ini dilakukan dalam perpanjangan kontrak di instansinya. “Setiap tahun, syarat perpanjangan kontrak. Saya kontrak sejak 2013. Selalu tes urine tiap tahun,” kata Arga.

Plt Kasi Rehabilitasi BNNK Bontang, Nurfan Tandayu menjelaskan, tes urine ini dilakukan kepada 1.118 orang yang berasal dari 16 OPD. Sementara Polres Bontang melalukan tes urine kepada 1.116 orang dari 15 OPD.

“Skema pengetesan dibagi menjadi dua. Di BNNK Bontang dan Polres Bontang. Ada 16 dinas di BNNK dan ada 15 OPD di Polres Bontang,” beber Nurfan Tandayu.

Skema pembagian tes urine ini dilakukan, agar tidak terjadi penumpukan dan kepadatan. Pengetesan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (5/1/2023). “30 menit untuk memastikan hasil. Tingkat akurasinya sebesar 7 hari 90 persen, kalau 3 hari 100 persen,” kata Tandayu.

Tes urine ini sesuai dengan arahan wali kota dan BKD yang telah disetujui sebelumnya. Untuk hasil tes urine akan disampaikan melalui OPD masing-masing.

“Nanti akan disampaikan hasilnya kepada masing-masing dinas. Nanti kita hubungi satu orang misalnya Kasubag kepegawaiannya untuk satu pintu hasilnya,” kata Tandayu.

Dari pantauan Radarbontang.com, BNNK Bontang melakukan screening pada setiap tenaga kontrak daerah yang mengikuti tes, dengan menanyakan penggunaan obat yang dikonsumsi selama ini. “Paling lambat Jumat sudah diselesaikan semua,” pungkasnya. (yah)

Punya Gangguan Mental, Pria Ngamuk di Cafe Dibebaskan

0
Tangkapan layar saat pelaku mengamuk di sebuah cafe di BSD. (ist)

BONTANG –  Usai menjalani penahanan di Polres Bontang, YA (25) pria yang mengamuk di sebuah cafe di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) Senin (02/01/2023) malam tadi dilepaskan.

Perselisihan yang berujung kekerasan ringan antara pelaku dan korban berhasil dimediasi oleh pihak kepolisian. Ada kesepakatan damai antara keduanya. YA secara sadar meminta maaf kepada korban dan kepolisian atas sikap serta perkataannya yang kasar.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prasetiya melalui Kasat Reskrim, Iptu Bonar Hutapea mengatakan, sebelum dimediasi pelaku terlebih dahulu melaksanakan tes kesehatan.

Kata Iptu Bonar, berdasar hasil diagnosa dokter di RS PKT, YA memiliki gangguan mental yang mengakibatkan emosinya tidak stabil atau tempramen.

“Pelaku tidak terpengaruh minuman keras. Pelaku alami gangguan mental. Karena kondisi itu, pelaku dan korban bersedia damai,” ucap Iptu Bonar saat dihubungi Radarbontang.com.

YA yang merupakan salahsatu mahasiswa universitas ternama di Jakarta, diperbolehkan pulang setelah menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Proses damai keduanya disaksikan oleh orang tua pelaku di Mako Polres Bontang. YA bisa kembali melanjutkan studinya. Ia berjanji akan selalu mentaati peraturan serta melaksanakan pengobatan secara rutin.

“Malam itu kondisi pelaku sedang stres. Ditambah tidak minum obatnya secara rutin jadi kambuh. Korban yang hanya satu orang juga tidak ingin memperpanjang masalah,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial seorang pria mengamuk di sebuah cafe yang berlokasi di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD), Senin (02/01/2023) malam.

Berdasarkan pengamatan media ini dari video yang beredar, pria berbaju hitam itu tampak marah-marah kepada orang-orang di sekitarnya. Bahkan terlihat memukul punggung seorang security yang berada di lokasi.

Di video berikutnya tampak security tersebut kembali menerima pukulan di bagian lengan kiri dan dada kiri. Di video ketiga, pria berbadan tinggi besar itu diduga ditahan di Polres Bontang. Pria itu dalam kondisi kedua tangannya diborgol.

Ia terdengar melontarkan kata-kata kotor kepada petugas yang berada di sekitarnya. Salah seorang sekuriti BSD juga menjadi korban saat ingin melerai perselisihan dengan pemilik cafe tersebut. Namun, saat ingin dilerai justru pemuda itu tidak memiliki niatan baik untuk menyelesaikan masalah.

Salah seorang sekuriti yang menjadi korban, Yunus mengatakan, saat ingin melerai justru ia mendapat pukulan di bagian dada dan punggungnya. (al)

Boarding School SD Muhammadiyah, Najirah: Sejalan Program Kota Tahfiz Quran

0
Najirah saat membuka program boarding school SD Muhammadiyah 2 Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah mengapresiasi pelaksanaan program boarding school  SD Muhammadiyah 2 guna menyiapkan generasi Al-Quran. Lantaran sejalan dengan program pemkot yang ingin menjadikan Bontang sebagai kota tahfiz Quran.

“Sudah tepat pelaksanaan boarding school ini. Karena salah satu program pemerintah adalah mewujudkan kota Tahfiz Quran,” kata Najirah.

Tujuan boarding school untuk menyiapkan generasi quran, dan menyiapkan siswa dalam menghadapi pelaksanaan ujian nasional ke depannya.

“Menjadi generasi qurani dan menjadi pribadi yang berakhlak, aktif, kreatif, amanah dan teladan,” imbuh Najirah.

Dengan adanya program boarding school ini, siswa-siswi akan mendapatkan bimbingan lebih intensif dan terjadwal dengan baik.

Sementara Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Bontang, Ika Bonita Mardiani mengatakan, program boarding school merupakan program sekolah kreatif. Di mana siswa-siswi akan dipersiapkan dalam membentuk generasi qurani.

“Program ini merupakan program sekolah kreatif yang telah dijalankan 5 tahun. Akan membentuk generasi qurani dan membentuk anak hebat di masa depan,” jelas Ika Bonita. (yah)

Wakil Wali Kota: Pemkot Upayakan Bantuan Keuangan Pusat hingga Kolaborasi CSR dalam Penanganan Banjir

0
Wakil wali kota Bontang, Najirah saat memberikan sambutan di salah satu kegiatan. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengatakan penanganan banjir akan terus dilakukan pada program pengentasan banjir di Kota Bontang.

Najirah menyebutkan bahwa saat ini pelaksanaan penanganannya masih terus dilakukan salah satunya di wilayah kecamatan Bontang Barat yang mengalami dampak banjir.

“Saat ini dalam penganan banjir. Sudah ada beberapa penurapan yang dilakukan. Di daerah barat juga sangat parah,” kata Najirah, Senin (2/1/2023) saat ditemui Mediakaltim.com.

Lebih lanjut, Ia mengatakan upaya pemerintah Kota Bontang dalam penanganan banjir yakni dengan mendapatkan bantuan keuangan (Bankeu) dan bantuan dari pemerintah pusat.

“Kami juga berjuang untuk mendapatkan bantuan. Karena untuk penanganan banjir ini memerlukan dana yang tidak kecil. Kalau cuman dari ABPD aja tidak bisa terselesaikan. Kami berjuang baik melalui Bankeu dan pusat,” kata Najirah.

Najirah juga menyebut bahwa untuk penanganan banjir dari APBD Kota Bontang hanya menyerap 10 persen. “Ini hanya ada 10 persen dari APBD. Kan kecil sekali,” kata Najirah.

Selain itu, dirinya meminta mendorong kepada CSR-CSR perusahaan untuk turut ikut membantu dalam penanganan banjir di Kota Bontang.

“Iya memang harus semualah. Sama-sama membantulah CSR yang ada di Bontang. Karena jelas ada juga keluarga yang terdampak banjir,” pungkasnya. (yah)

Pria Ngamuk di Cafe, Pukul Security 3 Kali

0
Screen shoot video viral pria saat mengamuk di sebuah cafe. (ist)

BONTANG – Viral di media sosial seorang pria mengamuk di sebuah cafe yang berlokasi di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) pada Senin (02/01/2023).

Berdasarkan pengamatan media ini dari video yang beredar, pria berbaju hitam itu tampak marah-marah kepada orang-orang di sekitarnya. Bahkan terlihat memukul punggung seorang security yang berada di lokasi.

Di video berikutnya tampak security tersebut kembali menerima pukulan di bagian lengan kiri dan dada kiri. Di video ketiga, pria berbadan tinggi besar itu diduga ditahan di Polres Bontang. Pria itu dalam kondisi kedua tangannya diborgol.

Ia terdengar melontarkan kata-kata kotor kepada petugas yang berada di sekitarnya. Radarbontang.com melakukan penelusuran ke lokasi kejadian. Dari keterangan yang dihimpun, awalnya pelaku yang juga warga Perumahan BSD itu, sedang terlibat masalah dengan anak pemilik cafe. Kemudian orang-orang di sekitar kejadian tersebut melaporkan kepada security yang sedang bertugas malam itu.

“Kejadiannya sekitar jam 9. Kami dapat laporan ada pertengkaran di cafe dekat pos. Lalu kami datang dan berusaha melerai,” ujar Yunus, Security Perumahan BSD yang melerai pertengkaran itu dan terekam di video viral.

Naasnya, saat ingin melerai justru Yunus terkena pukulan pelaku. Yunus mengaku saat itu ikut terbawa emosi namun berusaha meredamnya. Ia berusaha tenang agar permasalahan bisa cepat selesai.

“Kami sudah panggil bhabinkamtibmas juga. Tapi pelaku tetap tidak bisa tenang. Terus marah-marah hingga jam 10 an,” bebernya.

Karena permasalahan tak kunjung usai, pria tersebut digelandang ke Polres Bontang. Melihat kondisi pria tersebut saat kejadian, Yunus menduga pria tersebut sedikit mengalami gangguan jiwa. “Marah-marah terus gak bisa berhenti. Kayaknya ngalami gangguan jiwa,” pungkas Yunus. (al)

Walikota Basri Tegaskan ASN Harus Kerja Keras, Santun dan Profesional, Menyambut Tahun 2023 Harus Lebih Baik

0

BONTANG – Walikota Bontang Basri Rase, S.IP kembali menegaskan agar ASN di lingkungan Pemkot Bontang harus mampu bekerja keras, penuh totalitas dengan semangat sinergitas dan profesionalitas, terutama dalam menyambut semangat tahun baru 2023.

Pesan tersebut disampaikan pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, Jabatan Fungsional Melalui Penyesuaian Jabatan dan Melalui Perpindahan dari Jabatan Lain di Lingkungan Pemkot Bontang, Jumat 30 Desember 2022 lalu di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Acara yang dihadiri Wakil Walikota Bontang Najirah, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah dan para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Bontang tersebut berjalan hikmat, tertib dan lancar.

Pada kesempatan tersebut Wali Kota Bontang melantik dan mengambil sumpah/ janji jabatan kepada 72 ASN, dengan perincian sebagai berikut :

  • Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama : 2 Orang
  • Pejabat Administrator : 12 Orang
  • Pejabat Pengawas : 8 Orang
  • Pejabat Fungsional Melalui Penyetaraan : 45 Orang
  • Pejabat Fungsional Melalui Perpindahan : 5 Orang

Secara tegas Wali Kota Bontang menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Walikota Bontang dan Tim Evaluasi/Penilai Kinerja akan terus memantau prestasi dan capaian kinerja seluruh ASN, yang selanjutnya dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam penempatan ASN yang menduduki jabatan  struktural, fungsional maupun staf pelaksana.

Seluruh ASN harus bersiap diri menyongsong peluang yang terbuka di masa depan, terutama posisi Kota bontang sebagai penyangga IKN. Sektor pariwisata, UMKM dan ekonomi kreatif harus terus didorong pertumbuhannya sehingga memberi manfaat positif meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Bontang. “Saya minta setiap ASN pada seluruh  perangat daerah untuk mengambil peran dalam 77 event budaya/wisata yang akan dilaksanakan di Kota Bontang dan menjadi agenda wisata pada tahun 2023 ini. Semua harus mampu berkolaborasi, saling bantu, saling bergotong royong dengan rasa memiliki yang tinggi,” beber Basri Rase.

Ia juga berpesan agar ASN harus bekerja secara profesional. Peningkatan Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) Kota Bontang pada survei yang dilakukan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) harus benar-benar dibarengi dengan kualitas pelayanan yang terus meningkat.

“Saya tidak mau lagi ada ASN yang judes, jutek dan kurang santun dalam melayani masyarakat. ASN Kota Bontang harus berjiwa melayani, mengayomi dan mampu menjadi teladan kebaikan di masyarakat,” pungkasnya. (gs/adv)