Beranda blog Halaman 983

Kodim Kembali Suntikkan Dosis Kedua ke 500 Warga Bontang

0
Penyuntikan vaksinasi dosis kedua ke masyarakat Bontang di Lamin Vaksin Makodim 0908/BTG. (ist)

BONTANG – Sehari menjelang penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112, Kodim 0908/BTG masih menyelenggarakan serbuan vaksinasi dosis kedua sebanyak 500 dosis kepada masyarakat Kota Taman, Rabu (13/10/2021).

Penyuntikan vaksin jenis Sinovac itu dilaksanakan di Lamin Vaksin Makodim 0908/BTG, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru. Pasi Teritorial Kodim 0908/BTG, Kapten Inf Niko Katanni mengatakan, penyuntikan diperuntukan bagi masyarakat yang telah melakukan vaksinasi dosis pertama pada Rabu (15/9/2021) lalu di Makodim. “Ini menjadi bagian dari sasaran non fisik TMMD bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang,” ujarnya.

Selain serbuan vaksinasi, sambung Niko, kegiatan juga dirangkai penyuluhan pencegahan Covid-19. Hal itu dilakukan sebagai wujud sinergitas dalam upaya mencegah penularan Covid-19 di Bontang. “Dengan vaksin dan selalu menerapkan prokes (protokol kesehatan), tentu menjadi salah satu usaha kita melindungi diri agar tercegah dari tertularnya virus Corona,” pesannya.

Menurut pantauan Mediakaltim.com, pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan prokes ketat. Seperti seluruh peserta memakai masker, menjaga jarak, dilakukan pengecekan suhu tubuh seleum masuk ruang vaksinasi, dan tersedianya sarana cuci tangan atau hand sanitizer.

Berdasar infografis capaian vaksinasi Covid-19 yang dirilis Dinkes Bontang per Rabu (13/10/2021), dari total sasaran sebanyak 134.666 orang, saat ini yang sudah disuntik dosis pertama mencapai 87.054 orang atau 64,6%. Adapun dosis kedua sebanyak 57.315 orang atau 42,6%. Kategori sasarannya mencakup Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), pelayanan publik, lansia usia di atas 60 tahun, masyarakat umum dan rentan, hingga remaja usia 12-17 tahun. (bms)

Pengesahan APBD-P 2021 Masih Tunggu Kemendagri

0
Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo

Hingga akhirnya lanjut Sigit, karena tidak ada kesepakatan antara legislatif dan eksekutif terkait APBD-P 2021 ini. Ternyata Sekda Kaltim HM Sa’bani mengkomunikasikan ini dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Pak Sekda kontak ke Dirjen Keuangan Daerah dan ternyata ada dua daerah yang belum mengesahkan termasuk Kaltim. Saya juga belum kontak dengan Kemendagri apakah memang betul, tapi tadi penyampaian dari pihak pemerintah kepada kita seperti itu,” terangnya.

Politikus PAN itu menjelaskan, sebenarnya bukan DPRD menerima atau tidak jika APBD-P 2021 ini tidak disahkan. Hanya saja, kuncinya ada di Kemendagri. “Bukan menerima atau tidak, namun karena itu dari Kemendagri. Kan saat ini kita masih berkonsultasi dengan Kemendagri,” tegasnya. (adv/hms7)

Beasiswa untuk Mahasiswa Bontang Resmi Dibuka, Ditutup 25 Oktober, Begini Syarat dan Tata Cara Mendafar

0

BONTANG – Pemkot Bontang resmi meluncurkan program beasiswa untuk kuliah di perguruan tinggi pada momen HUT ke-22 Kota Bontang, Selasa (12/10). Pendaftaran beasiswa stimulan pendidikan tinggi ini akan dibuka selama dua pekan dan ditutup pada 25 Oktober 2021. Beasiswa yang dibuka ini untuk empat kategori yakni jenjang diploma, sarjana, tugas akhir dan coass untuk jenjang dokter.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bontang Aguswati mengatakan bagi mahasiswa yang ingin mendaftar, bisa mengisi formulir secara online melalui https://e-beasiswa.bontangkota.go.id/home. “Sudah bisa diakses sejak dibuka 12 Oktober. Pendaftaran sampai tanggal 25 Oktober,” kata Aguswati.

Dikatakannya, tahun ini Pemkot menyiapkan dana Rp 1,65 miliar untuk program beasiswa bagi 450 sampai 550 orang. Besaran beasiswa yang akan diterima bervariasi. Tergantung kategori jalur pendaftaran yang ditempuh. “Berkisar antara Rp 3 juta atau Rp 4 jutaan,” ucapnya. “Kalau untuk tugas akhir dan coass, lebih besar,” sambungnya.

Lantas bagaimana bagi mahasiswa yang sudah menerima beasiswa lain? Ditegaskannya, bagi mahasiswa yang sudah menerima beasiswa lain, seperti Kaltim Tuntas, akan didiskualifikasi. “Kalau nanti ternyata calon penerima, ternyata menerima biasiswa lain, otomatis gugur,” tuturnya. (ahr/red)

Tata cara pendaftaran, simak syarat-syaratnya.

  • Pertama, pemohon mengisi formulir secara online https://e-beasiswa.bontangkota.go.id/home/, kemudian membuat akun lalu isi data.
  • Kedua, verifikasi akun akan dikirim melalui email yang didaftarkan. Gunakan, username dan password yang telah terverifikasi untuk masuk ke website tadi.
  • Ketiga, klik menu beasiswa> sub menu permohonan beasiswa dan klik tombol permintaan. Pilih kategori beasiswa lalu isi formulir pengajuan. Unggah softcopy berkas yang dibutuhkan.
  • Keempat, setelah pendaftaran melalui online selesai. Kirim hard copy ke bagian sosial dan ekonomi di Kantor Wali Kota Bontang. Gunakan warna map sesuai kategori.

Jadwal Program Beasiswa Stimulan Pemkot Bontang Tahun 2021

  1. Pendaftaran Online dibuka pada tanggal 12 Oktober 2021 d 25 Oktober 2021
  2. Verifikasi Online dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober s.d 31 Oktober 2021
  3. Pengumpulan Berkas Hardcopy dilaksanakan pada tanggal 01 November s.d 19 November 2021
  4. Verifikasi Berkas Hardcopy dilaksanakan pada tanggal 22 November s.d 30 November 2021
  5. Penetapan dan Pengumuman dilaksanakan pada tanggal 01 Desember s.d 10 Desember 2021
  6. Penandatanganan Penerima dan Pentransferan dilaksanakan pada tanggal 10 Desember s.d 31 Desember 2021

 

Aniaya Rekan Kerja dengan Sajam, Sopir Truk Sawit Masuk Bui

0
Hasan, pelaku penganiayaan sesama rekan kerja di PT EUP. (ist)

BONTANG – Hasan (35), seorang sopir truk perusahaan sawit PT Energi Unggul Persada (EUP) Kelurahan Bontang Lestari diamankan jajaran Satreskrim Polres Bontang, Selasa (12/10/2021) sekitar pukul 21.30 WITA.

Warga Kelurahan Gunung Elai itu dilaporkan menganiaya rekan kerjanya berinisial RI, yang juga sopir. Pelaku berusaha menikam korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam). Korban berusaha menangkis dengan tangannya hingga menyebabkan luka cukup parah pada telapak tangan kanan, dan pinggang sebelah kanan.

Saat ini korban warga Kelurahan Tanjung Laut Indah itu masih dirawat di rumah sakit. “Kami telah mengamankan pelaku dan barang bukti berupa sebilah badik lengkap dengan sarungnya,” ujar Kasat Reskrim Iptu Asriadi didampingi Kasi Humas AKP Suyono, Rabu (13/10/2021).

Iptu Asriadi menerangkan, penganiayaan terjadi karena adanya salah paham. Saat itu, korban meminta Hasan memundurkan kendaraannya yang bermuatan kelapa sawit, dengan posisi sudah di atas timbangan.

“Karena disuruh mundur, pelaku marah. Lalu pelaku turun dari mobil dan mendatangi korban yang saat itu berada di atas mobil. Pelaku langsung menganiaya korban dengan sebilah badik,” ujarnya.

Atas perbuatannya, Hasan ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Pelaku juga dijerat Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (bms)

Lomba Good Archival Governance Awards, Diskominfo Bontang Sabet Juara 2

0
Dasuki menerima hadiah juara 2 lomba GAGAS 2021 diserahkan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah. (Foto: Diskominfo)

BONTANG – Prestasi membanggakan diraih Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang. Tahun ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin Dasuki itu menyabet juara 2 dalam ajang lomba Good Archival Governance Awards (GAGAS) 2021.

Penyerahan hadiah bertepatan dengan syukuran HUT ke-22 Pemkot Bontang yang diselenggarakan di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (12/10/2021). “Kami sangat bersyukur. Tahun lalu kami (Dikominfo) tidak masuk dalam sepuluh besar. Alhamdulilah tahun ini kami bisa meraih juara dua,” ujarnya.

Dasuki menambahkan, semenjak tahun lalu, Diskominfo terus membenahi tata kelola arsip yang baik dan benar. Dirinya juga mengumpulkan staf dan jabatan fungsional (jafung) arsiparis untuk mengevaluasi, memotivasi, sekaligus memacu agar pengelolaan arsip Diskominfo bisa meraih prestasi. Termasuk melengkapi sarana dan prasarana (sapras) yang diperlukan. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh staf yang telah mewujudkan ini semua,” ucap Dasuki.

Menurutnya, di era digital saat ini, pengelolaan arsip yang baik sangat penting. Apalagi Bontang telah memiliki layanan Elektronik Arsip (E-Arsip). Ke depan, sambung Dasuki, Diskominfo bakal menginisiasi layanan E-Arsip tersebut agar dimanfaatkan oleh seluruh OPD di lingkup Pemkot Bontang.

Lomba GAGAS diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang. Tahun ini, lomba tersebut diikuti 24 OPD. Penilaiannya terdiri dari aspek pengelolaan arsip dinamis, aspek Sumber Daya Manusia (SDM) kearsipan, aspek sarana prasarana (sapras), serta persentase kebijakan program kearsipan.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bontang Nomor 188.45/439/DPK/2021, lomba GAGAS 2021 dimenangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), disusul Diskominfo, dan di posisi ketiga diraih Inspektorat Daerah. Adapun juara harapan I diraih Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), disusul Kecamatan Bontang Barat di posisi harapan II, dan Sekretariat Daerah (Setda) di posisi harapan ketiga. (bms/adv)

Simpan Sabu di Kamar Kos, Yasir Ditangkap Polisi

0
Sabu seberat 1,45 gram beserta pengedar dan barang bukti lainnya diamankan di Mapolres Bontang. (ist)

BONTANG – Pria bernama Yasir Zahani ditangkap Satresnarkoba Polres Bontang di kamar kos-kosan di Jalan Sutan Syahrir, Gang Ikan Mas 4, RT 06, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Selasa (12/10/2021).

Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat yang sering melihat tamu mencurigakan datang ke kos-kosan yang pelaku tempati. Hal itu disampaikan Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasat Resnarkoba Iptu Rakib Rais.

Mendapati laporan tersebut, polisi bergerak cepat mengintai disusul menggeledah pria 48 tahun itu. Ternyata benar, saat digeledah ditemukan barang bukti berupa enam bungkus sabu-sabu.

Lima bungkus di antaranya disimpan di kantong kanan celana pendek yang dia kenakan, sedangkan satu bungkus sisanya disimpan di dalam kotak rokok. Totalnya seberat 1,45 gram. “Kami masih kembangkan darimana pelaku mendapat barang haram tersebut,” ungkap Iptu Rakib Rais didampingi Kasi Humas AKP Suyono.

Selain menggeledah badan Yasir, polisi juga menggeledah kamar. Hasilnya didapati sejumlah barang bukti seperti satu timbangan digital, satu bungkus plastik klip, dua pipet kaca, satu sedotan plastik runcing, satu korek gas, satu kotak rokok, satu unit HP Vivo, satu alat isap atau bong, dan uang tunai hasil penjualan sabu senilai Rp 1.135.000.

Kini Yasir beserta barang bukti diamankan di mapolres Bontang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, dia dijerat pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (bms/bdu)

Hari Lahir Bertepatan HUT Bontang, Sepuluh Pelajar Dapat KTP Elektronik

0
Penyerahan KTP-El secara simbolis kepada pelajar yang lahir bersamaan dengan HUT Bontang. (ist)

BONTANG – Sebanyak 10 pelajar mendapatkan KTP Elektronik (KTP-El) bertepatan dengan perayaan HUT ke-22 Pemkot Bontang, Selasa (13/10/2021). Dua pelajar di antaranya beruntung menerima langsung KTP-El secara simbolis dari Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Najirah, dan Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam. Penyerahan dilaksanakan saat acara syukuran di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari.

Plt Kepala Disdukcapil Bontang, Retno Febriaryanti mengatakan, penyerahan ini menjadi hadiah dari Pemkot Bontang untuk masyarakat yang lahir bersamaan dengan HUT Bontang. “Ini sekaligus sebagai bentuk pelayanan kami dalam hal jemput bola. Ini merupakan tahun pertama. Rencananya kami lakukan setiap tahun,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, sambung Retno, Disdukcapil Bontang akan menggencarkan perekaman KTP-El ke sekolah-sekolah, dengan tujuan persentase cakupan layanan bisa memenuhi target hingga akhir tahun.

Ditambahkan Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bontang, Mohamad Karnadi, dua pelajar yang mendapatkan KTP-El saat syukuran HUT ke-22 Bontang atas nama Safaruddin pelajar SMKN 3 Bontang, dan Salsabila Amelia Putri pelajar SMAN2 Bontang.

“Sengaja kami hanya memilih dua orang, perwakilan laki-laki dan perempuan. Dikarenakan selain padatnya acara HUT, juga sekaligus membatasi karena masih kondisi pandemi Covid-19,” kata Karnadi. (bms)

Bontang Batik Night, Ajang Perkenalkan Batik Lokal Khas Bontang

0
Peragaan Busana Menggunakan Batik Lokal dengan Tema Kasual, dalam Acara Bontang Batik Night, Selasa (12/10/2021). Foto-foto: Annisa/Radar Bontang

BONTANG – Bontang Batik Night, menjadi salah satu ajang untuk memperkenalkan produk batik lokal khas Kota Bontang dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional dan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kota Bontang. Dilaksanakan di Hotel Grand Mutiara, Jalan Arif Rahman Hakim Kelurahan Belimbing, Selasa (12/10/2021).

Elegan dengan busana batik, acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Hapidah Basri Rase, Dandim 09/08lBTG Letkol Arh Choirul Huda, Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam, dan para perwakilan perusahaan.

Acara pagelaran batik khas Bontang ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Kota Bontang. Hal tersebut disampaikan Penanggung Jawab Bontang Batik Night Eko Satria. Dengan melihat potensi yang ada, ia yakin kedepan Kota Bontang akan semakin menunjukkan eksistensinya.

“Bertepatan dengan HUT Bontang, kami dari pegiat pariwisata sangat memberikan apresiasi kepada seluruh perusahaan dalam partisipasinya memberikan pembinaan lewat program CSR-nya. Kami yakin kedepan potensi putera puteri Bontang, potensi UMKM, potensi ekonomi kreatif, bahkan potensi pariwisata akan menunjukkan eksistensinya mulai malam ini. Bontang akan menjadi Home Base Kaltim Tourism,” ucap Eko.

Wakil Wali Kota Bontang Najirah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini adalah upaya baik untuk menggairahkan kreativitas generasi muda Kota Bontang.
“Acara ini dapat memberikan makna penting dan strategis dalam upaya kita menggairahkan kreativitas generasi muda Kota Bontang, sekaligus mengampanyekan pelestarian serta meningkatkan nilai tambah batik Indonesia khususnya batik khas Bontang,” kata Najirah.

Acara Bontang Batik Night dikemas dengan kesan mewah dan elegan. Memperkenalkan produk UMKM serta batik lokal khas Bontang, diantaranya ada Batik Beras Basah, Batik Enggang Guntung, Batik Mangrove, Batik Ecoprint Daun Jajar, dan Batik Mutiara Kalimantan. Batik-batik tersebut kemudian di peragakan dengan tema kasual dan office look. (ahr)

PT KNI Dapat Penghargaan Peduli Anak Kota Bontang

0
Walikota Bontang Basri Rase menyerahkan penghargaan kepada perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang, salah satunya PT KNI sebagai perusahaan peduli anak.

BONTANG  –  Pemkot Bontang memberikan penghargaan kepada perusahaan yang beroperasi di Bontang, di hari jadi ke-22 Kota Bontang, Selasa (12/10) kemarin.  Salah satunya penghargaan diberikan kepada PT Kaltim Nitrate Indonesia (PT KNI) sebagai perusahaan sahabat anak Kota Bontang.

Berkat kolaborasi yang harmoni dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) dalam pemenuhan hak anak, PT KNI mendapat penghargaan meliputi tiga program.

Yakni MAHIRA atau Rumah Ibadah Ramah Anak, Festival Gembira di Rumah dalam Peringatan Hari Anak Nasional dan Sapa Anak di Waktu Covid Agar Anak Tetap Gembira (SANAK SAUDARA).

Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan PT KNI sebagai anggota APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia) Kota Bontang telah banyak berperan aktif membantu pemerintah menangani persoalan pemenuhan anak.

PT KNI memfasilitasi ruang kegiatan belajar dan bermain di rumah ibadah, Salah satunya di Masjid Asy Syuhada. “PT KNI ini telah membantu pemerintah melalui program kerja sama dengan DPPKB dalam mewujudkan Bontang sebagai kota layak anak,” ungkap Basri dalam agenda syukuran HUT ke 22 Kota Bontang, Selasa (12/10/2021).

Sementara itu, Senior Site Manager PT KNI, Bakat Subroto Hadi bangga atas pemberian penghargaan yang diberikan oleh Pemkot Bontang pada HUT ke 22 Kota Bontang. Penghargaan ini tentunya menjadi bukti dari kepedulian KNI dalam membantu pemerintah mewujudkan Bontang sebagai kota layak anak.

“Alhadulillah berkat kerja sama yang harmoni, KNI mendapat penghargaan sebagai perusahaan sahabat anak dari pemerintah,” ucapnya. Ia pun menjelaskan, salah satu program unggulan untuk pemenuhan anak, yakni MAHIRA.

Melalui MAHIRA, KNI memfasilitasi tempat khusus bagi anak-anak di Rumah Ibadah. Sebab banyak anggapan, anak-anak saat di Mesjid kerap mengganggu jamaah saat pelaksanaan ibadah.

Di tempat khusus itu, KNI telah melengkapi sarana fasilitas bermain, belajar, dan beribadah bagi anak yang ke Mesjid. “Kita telah menyediakan tempat khusus bagi anak. Salah satunya di Masjid Asy Syuhada sebagai pionir serta 3 tempat ibadah lainnya,” terangnya.

Alasan memokuskan program kegiatan pemenuhan hak anak, lantaran KNI menyadari pentingnya memerhatikan pertumbuhan anak sejak dari dini. “Karena mereka merupakan generasi yang melanjutkan perjuangan nanti. Jadi sejak dini, pertumbuhan merekan jadi perhatian kami,” bebernya.

Sebenarnya tidak hanya program anak, KNI juga saat ini tengah menggodok program peanggulangan pandemi Covid-19. Program yang dimaksudkan itu yakni pemulihan ekonomi bagi ibu-ibu yang suaminya meninggal akibat Covid-19.

“Kami juga tengah mengagas program pemulihan ekonomi bagi ibu-ibu. Kita akan memberikan mereka dukungan seperti modal usaha atau pendampingan berwira usaha,” tandasnya. (adv)

 

Kembangkan Potensi Budidaya Black Soldier Fly, Pupuk Kaltim Bekali Masyarakat Binaan dengan Pengolahan Dry Maggot

0
Pengolahan sampah organik rumah tangga yang dikelola menjadi olahan Maggot.

BONTANG – Kembangkan potensi budidaya Black Soldier Fly (BSF), PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar pelatihan pembuatan Dry Maggot bagi binaan perusahaan dan kelompok masyarakat pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bessai Berinta Bontang.

Pelatihan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Bontang dengan narasumber Omah Maggot Jogja dari Sleman Yogyakarta, secara virtual pada Sabtu (9/10).

VP CSR Pupuk Kaltim Anggono Wijaya, mengungkapkan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk edukasi bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dari manfaat maggot sebagai pengurai sampah makanan.

Dari upaya tersebut, diharap persoalan sampah makanan yang selama ini cukup besar dan menjadikan Indonesia peringkat 2 dunia, bisa lebih ditekan dimulai dari lingkungan rumah tangga.

“Sampah organik rumah tangga berkontribusi besar terhadap penambahan sisa makanan yang dibuang setiap hari. Padahal itu bisa dimanfaatkan menjadi maggot yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Anggono.

Pelatihan ini juga merupakan kesinambungan kontribusi Pupuk Kaltim dalam pengelolaan sampah di Kota Bontang, dengan memaksimalkan peran masyarakat maupun TPST Bessai Berinta, agar jumlah sampah organik yang mencapai 80-85 ton per hari bisa dipilah serta dimanfaatkan untuk budidaya BSF dan maggot.

Apalagi maggot memiliki banyak manfaat karena mengandung asam amino dan protein, sehingga potensinya bisa dikembangkan agar lebih bernilai ekonomi, seperti untuk bahan pakan ikan, kompos hingga pupuk cair.

“Cara ini sangat berpotensi diterapkan di Bontang. Jika berhasil, maka setiap rumah tangga berkontribusi dalam menekan jumlah sampah, karena bisa diolah sendiri menjadi maggot dan tidak perlu dibuang langsung ke TPA Bontang Lestari,” tambah Anggono.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Seksi Kemitraan dan Pemanfaatan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang Riwan Rudiyatmoko, mengungkapkan pelatihan Dry Maggot merupakan kesinambungan pilot project budidaya BSF yang dilaksanakan Pupuk Kaltim bersama Pemkot Bontang di TPST Bessai Berinta.

Selain mampu mengurangi sampah organik, maggot juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, karena jika sampah organik dibiarkan cukup lama akan menghasilkan gas metan yang berpengaruh terhadap ozon.

“Melalui pelatihan ini, kami harap akan banyak masyarakat maupun kelompok yang terlibat dalam budidaya maggot, sehingga pengelolaan sampah di Kota Bontang lebih maksimal melalui sinergi dan kerjasama Pemerintah dengan Pupuk Kaltim,” papar Riwan.

Tangkapan layar Zoom Meeting Pelatihan pembuatan Dry Maggot bagi binaan perusahaan dan kelompok masyarakat pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bessai Berinta Bontang.

Dirinya berharap pelatihan Dry Maggot ini bisa menjadi peluang baru pengembangan potensi BSF untuk produk turunan yang bernilai ekonomi, sehingga manfaat budidaya BSF tak hanya dirasakan bagi lingkungan secara umum saja, tapi juga kesejahteraan masyarakat, karena nilai jual maggot yang terbilang tinggi untuk kebutuhan berbagai produk.

“Dari pelatihan ini, manfaat tidak hanya tentang menekan jumlah sampah, tapi juga mengembangkan peluang yang bernilai ekonomi dari sampah organik yang dipilah, sehingga turut berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” harap Riwan.

Henri Supranto, pemateri dari Omah Maggot Jogja, menjelaskan kemampuan maggot terbilang luar biasa dalam mengurai sampak organik.  Maggot bisa dipandang sebagai sumber daya yang memiliki potensi untuk peluang ekonomi selain manfaat terhadap lingkungan.

Budidaya maggot mudah dikerjakan, tidak membutuhkan lahan yang luas, mengandung zat antibiotik alami, sehingga tidak membawa agen penyakit serta tidak menimbulkan bau busuk.

“Maggot memiliki nilai protein tinggi berkisar 35-46% dan asam amino yang dibutuhkan makhluk hidup. Olahan maggot bisa kemana-mana, karena bisa diekstrak protein atau asam aminonya untuk industri make up dan sebagainya,” terang Henri. (*/nav)