Beranda blog Halaman 984

Berkat Kampung Inggris dan Gliserin, PT KMI Raih Penghargaan Perusahaan Sahabat Anak

0
PT Kaltim Methanol Industri (KMI) meraih penghargaan Perusahaan Sahabat Anak Kota Bontang Tahun 2021 di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (12/10/2021). Foto: Istimewa

BONTANG – PT Kaltim Methanol Industri (KMI) meraih penghargaan Perusahaan Sahabat Anak Kota Bontang Tahun 2021 dari Wali Kota Bontang. Penghargaan diserahkan pada acara Syukuran Hari Ulang Tahun ke-22 Kota Bontang di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (12/10/2021).

Deputi Departemen Mgr GA dan PR PT KMI Harry Iswara mengatakan sejak tahun 2019, perusahaan sudah memiliki program Kampung English di Guntung dan Gerakan Literasi Sekolah (Gliserin). Program Kampung Inggris menjadi perhatian serius PT KMI dalam meningkatkan peran serta masyarakat untuk fasih berbahasa Inggris. “Alhamdulillah perusahaan kami meraih penghargaan perusahaan sahabat anak di hari jadi Kota Bontang ke-22,” ujar Harry.

Program Kampung Inggris, berjalan sejak 2019. Sementara Gliserin lebih awal dari program Kampung Inggris. Dengan membina literasi pada guru-guru SD-SMP, sudah menghasilkan 4 buku hasil karya para guru.

Ke depan, perusahaan akan terus berkomitmen untuk melanjutkan program Kampung Inggris di Guntung agar aktif lagi usai tertunda akibat pandemi global covid-19. Dengan kedua program tersebut pun, PT KMI, dikatakan Harry memberikan reward kepada siswa terbaik dan guru terbaik dengan memberangkatkan ke Singapura. “Akan kami aktifkan kembali. Saat ini tidak aktif karena pandemi. Insya Allah kami akan berangkatkan lagi,” ungkapnya.

Program Kampung Inggris digelar setiap Sabtu di Pendopo Kelurahan Guntung. Harry bersyukur dengan peraihan penghargaan perusahaan sahabat anak ini. “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi perusahaan kami. Ke depannya, InsyaAllah kami (PT KMI) akan berbuat lebih banyak lagi untuk anak-anak Bontang,” ucapnya.

Penghargaan kepada perusahaan dan mitra kerja Pemkot Bontang tersebut sebagai wujud apresiasi dan terima kasih atas dukungan perusahaan dalam peraihan Kota Bontang sebagai Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada bulan Juli 2021. Hal tersebut juga sebagai cara untuk menjaga semangat para mitra pemerintah untuk tetap berkontribusi di dunia anak secara terus menerus. Terdapat 7 perusahaan yang meraih penghargaan perusahaan sahabat anak, serta satu mitra sahabat anak yakni Masjid Asy-Syuhada. (adv)

JNE Gelar Goll.. Aborasi Bisnis Online 2021, Dukung UKM Bontang Perluas Pasar Digital

0

BONTANGPandemi COVID-19 yang membatasi ruang gerak masyarakat menjadikan transaksi melalui ranah digital ramai digunakan. Tentu hal ini harus sejalan dengan kapabilitas pegiat UKM dalam memanfaatkan aplikasi jual beli online.

Seperti diketahui, UKM merupakan motor penggerak ekonomi bangsa ke masa depan, kemampuan UKM berkomunikasi dan berinteraksi melalui teknologi dinilai harus terus ditingkatkan.

Sebagai mitra UKM Bontang, JNE mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Bontang. Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Bontang dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

Gelaran webinar ini dibuka oleh Jose Junior selaku JNE Head of Regional Kalimantan. “Beberapa usaha justru bisa hidup di masa pandemi, justru kalau kita bisa beradaptasi dengan teknologi kita akan survive kedepannya tak hanya untuk saat ini tapi juga berkembang di level nasional bahkan mancanegara,” bukanya.

Jose berharap gelaran webinar ini mampu memberikan ilmu menarik bagi para pelaku UKM untuk bisa naik kelas dan go global. Lebih lanjut Romi Chandra selaku Branch Manager JNE Bontang menyampaikan beragam upaya yang dilakukan oleh JNE ketika pandemi dalam hal pemberdayaan UKM Indonesia.

“Saat ini kita bekerjasama dengan stakeholder seperti Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Bontang, dan Dinas Koperasi UMKM Kota Bontang. Pemerintah daerah juga mensupport kegiatan JNE yang diharapkan bersinergi dengan UMKM yang ada,” ujar Romi pada bincang-bincang virtual Selasa (12/10).

Mendukung kelancaran bisnis UKM Bontang di era pandemi, Romi mengungkap beragam program promo dan layanan seperti pick up gratis tanpa minimal pengiriman diberlakukan. Pihaknya mengungkap komitmen JNE Bontang dalam mendukung UKM yang ada sejalan dengan tagline Connecting Happiness.

Hadir sebagai pembicara dari pelaku UKM Bontang, Nurul Hikmah selaku Owner Basecamp Craft mengisahkan awal mula dirinya membangun Basecamp Craft, usaha kerajinan tangan ini dimulai sejak 2018 dengan menghadiri beragam expo dan pameran.

Saat ini, pandemi yang hadir justru mendorong Nurul untuk tak henti berinovasi. Salah satu diversifikasi produk yang dipilihnya adalah produksi mainan anak-anak yang disebutnya DIY “Do It Yourself”. Ide kreatif ini berangkat dari kekhawatiran orang tua disekitarnya yang mengeluhkan kondisi anak-anaknya selama pandemi yang cenderung lekat dengan telefon genggam.

Tak berhenti disitu saja, Basecamp Craft saat ini juga memproduksi masker dan pengaitnya atau yang kerap dikenal sebagai strap mask. Personalisasi pelanggan dengan disediakannya custom order menjadi nilai plus usaha Nurul yang terus dibanjiri pelanggan.

“Saat pandemi kemarin kita tiba-tiba fleksibel, fleksibel melihat kesempatan apa yang akan kita ambil dan berdiri atas keinginan sendiri,” ujar Nurul.

Mampu melihat peluang menjadi strategi yang tak bisa dilepaskan di masa krisis. Hal ini menjadi penentu keberlanjutan usaha yang dijalankan oleh para UKM. Oleh karenanya, fleksibilitas, kreativitas dan inovasi menjadi karakter yang harus melekat pada pelaku UKM di tengah masa krisis.

Hal ini sejalan dengan ungkapan Eweid selaku Owner Batik Beras Basah Bontang. Melihat kelangkaan jumlah masker di pasaran, Eweid sempat memproduksi beragam motif masker non-medis, hal ini kemudian didistribusikannya pada pasar pemerintahan dan perusahaan.

Selain menangkap peluang, Ewied menilai pentingnya menargetkan pasar untuk menunjang pemasaran digital agar tepat sasaran.

“Kita punya usaha pasti kita punya target untuk marketnya. Kita harus pahami dulu sebenernya produk kita seperti apa, jadi kita tau tujuan targetnya kemana,” bagi Ewied menyelami produk sendiri dan meningkatkan product knowledge menjadi penting dalam halnya menargetkan pasar yang cocok untuk usahanya.

Ewied menambahkan selain strategi digital marketing, pihaknya aktif berkolaborasi untuk memperluas pasar “Kita berkolaborasi dengan perusahaan, dinas pemerintahan, bahkan mengikuti fashion show, ini jadi ajang promosi untuk market kita. Jalan yang harus kita tempuh supaya hasil karya tetap berjalan,” tutup Ewied pada gelaran JNE Ngajak Online 2021 Kota Bontang.

Sebagai informasi, Bontang merupakan kota ke-51 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 yang sebelumnya telah dilakukan di Palu. Gelaran webinar ini turut hadir dalam rangka memperingati hari jadi kota Bontang yang ke-22 pada 12 Oktober 2021.

Setelah Kota Bontang, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Yogyakarta pada 14 Oktober 2021. Roadshow di 60 kota di seluruh Indonesia, JNE Ngajak Online 2021 dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate. (adv)

Miskomunikasi Jadi Alasan Fraksi Annur Absen di Raker DPRD

0
Ketua Fraksi Annur DPRD Bontang, Ridwan. (Bams/Media Kaltim)

BONTANG – Ketua Fraksi Amanat Nurani Rakyat (Annur), Ridwan, angkat bicara terkait tidak hadirnya seluruh anggota fraksi, dalam rapat kerja (Raker) DPRD Bontang yang digelar Senin (11/10/2021).

Ridwan berdalih, saat itu dirinya bersama staf fraksi baru saja pulang dari kegiatan rapat kerja nasional (Rakernas) partai di Bali, sehingga masih kelelahan. Sementara anggota lain yakni Irfan dan Rusli, di hari itu sedang menghadiri kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Samarinda. Adapun Abdul Samad, sedang ada urusan keluarga. “Jadi tiga orang di luar kota, satu di Bontang,” ujarnya saat dikonfirmasi usai rapat paripurna istimewa DPRD dalam rangka HUT ke-22 Pemkot Bontang, Selasa (12/10/2021).

Menurut politisi PAN itu, absennya mereka akibat miskomunikasi antar sesama anggota fraksi. Ridwan menyebut, ketidakhadiran satu pun dari mereka bukan karena kesengajaan. Di sisi lain, untuk membahas APBD murni 2022 tersebut juga harus cermat. “Kami juga sudah dikoreksi oleh pimpinan (DPRD),” katanya.

Sebelumnya diberitakan, penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD murni 2022 ditunda akibat tidak hadirnya Fraksi Annur. Kala itu, rapat sudah diskors selama dua kali, namun fraksi yang merupakan gabungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu tak kunjung datang. Sekretariat DPRD juga sudah berupaya dihubungi, namun telepon mereka tidak tersambung. (bms)

Peringati HUT Kota, Basri Berdoa Bontang Jadi Lebih Hebat dan Beradab

0
Berbagai rangkaian peringatan HUT ke-22 Kota Bontang. (Foto: Diskominfo Bontang)

BONTANG – Peringatan HUT ke-22 Pemkot Bontang dilaksanakan secara sederhana, namun tetap meriah. Mengusung tema “Semangat Mewujudkan Masyarakat yang Lebih Hebat dan Beradab” tahun ini rangkaian kegiatan dipusatkan di kawasan Bontang Lestari.

Kegiatan diawali upacara bendera di lapangan Kantor Wali Kota Bontang, kemudian dilanjutkan rapat paripurna istimewa di Kantor DPRD Bontang, dan terakhir ditutup syukuran yang dilaksanakan di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Basri Rase, Wali Kota Bontang, menyampaikan rasa syukurnya karena di usia yang ke-22 ini, Pemkot Bontang masih diberi umur panjang dan kekuatan lahir batin, sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk melaksanakan amanah yang telah diberikan seluruh warga Kota Taman.

“Peringatan HUT ini sejatinya merupakan wujud rasa gembira dan syukur kepada Allah, serta ungkapan terima kasih kepada para pejuang terdahulu. Terutama para pemrakarsa pembentukan Bontang menjadi kota otonom,” ujar Basri, Selasa (12/10/2021).

Peringatan HUT tahun ini, kata Basri tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga dirinya meminta untuk tetap bersyukur, tidak mudah menyerah, dan selalu menaati protokol kesehatan (prokes).

Ia berdoa, di usia yang ke-22, Pemkot Bontang menjadi kota yang lebih hebat. Dalam artian, kinerjanya semakin baik dalam memberikan p

elayanan kepada masyarakat.
“Semoga kita (Bontang) terus tumbuh dan berkembang menjadi kota yang semakin maju, serta lebih hebat dan beradab. Hebat pemerintahannya, hebat prestasinya, hebat pembangunannya, hebat masyarakatnya, dan hebat investasinya,” kata Basri.

Pelaksanaan syukuran juga dirangkai pemotongan tumpeng, pemotongan kue tart, pemberian penghargaan ke berbagai stakeholder pemkot, pemberian penghargaan satyalencana karya satya untuk PNS Pemkot Bontang, serta pengumuman lomba yang diselenggarakan berbagai organisasi perangkat daerah di Bontang. (bms/bdu)

Gara-gara Fraksi Annur Absen, Pembahasan APBD Bontang 2022 Ditunda

0
Pembahasan APBD Bontang 2022 terpaksa ditunda karena empat anggota Fraksi Annur tidak hadir. Foto: Istimewa

BONTANG – Rapat kerja (Raker) DPRD Bontang dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD murni 2022 terpaksa harus ditunda hingga beberapa hari ke depan.

Hal itu disebabkan tidak hadirnya Fraksi Amanat Nurani Rakyat, (Annur) yang merupakan gabungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Senin (11/10/2021) di Ruang Paripurna DPRD Bontang.

Wakil Ketua II DPRD Bontang, Agus Haris yang memimpin rapat  mengatakan, sudah dua kali rapat diskors, namun tidak ada kabar dari satu pun anggota Fraksi Annur. Pihaknya tak mengetahui pasti penyebab ketidakhadiran fraksi yang beranggotakan Ridwan, Muhammad Irfan, Abdul Samad, dan Rusli itu.

Sebab ketika dicoba dihubungi, telepon mereka tidak tersambung. “Setelah melakukan rapat internal, kami memutuskan menunda. Kami akan komunikasikan lagi,” ujar politisi Gerindra itu.

Terpisah, Wali Kota Bontang Basri Rase mengaku tak mempermasalahkan penundaan tersebut. “Kami tidak masalah dijadwalkan ulang karena yang mengundang DPRD. Kami ikut saja,” singkatnya. (bms)

Sajikan Aktivitas Politik hingga Kegiatan RT di Kota Bontang

0
Abduh Kuddu, Pemimpin Redaksi Radarbontang.com

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Puji syukur kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat-Nya RADARBONTANG.com bisa hadir di tengah masyarakat bertepatan dengan Dirgahayu Kota bontang HUT Ke-12 Kota Bontang, 12 Oktober 2021.

Kehadiran RADARBONTANG.com, yang merupakan jaringan Mediakaltim.com, berperan sebagai media massa yang menyajikan beragam informasi yang dapat dijangkau masyarakat Kota Taman secara luas. Mulai aktivitas politik hingga kegiatan di tingkat RT.

Kota Bontang adalah kota maju dan berkembang, memiliki peranan lebih luas sebagai pusat pemukiman pendududuk yang heterogen dengan berbagai macam status sosial, sebagai pusat kegiatan ekonomi, sosial budaya, juga kegiatan politik administrasi.

Radar Bontang akan menyerap aspirasi dalam berbagai tingkatan masyarakat, lalu menyajikan informasi ini kepada khalayak dan pemerintah kota, sehingga bisa terjalin sinergi dalam menciptakan harmonisasi dan keselarasan di dalam kehidupan masyarakat Kota Bontang.

Selamat menikmati sajian portal berita RADARBONTANG.com dan ikuti terus update berita-beritanya. Kami juga terbuka atas masukan dan kritik. Bisa disampaikan melalui email: redaksi@radarbontang.com. Akhir kata, Wabillahi Taufiq Wal Hidayah, Wassalamualikum Wr Wb. (**)

Oleh: Abduh Kuddu
Pemimpin Redaksi Radarbontang.com

 

Pernah Dipenjara karena Membunuh, Perampok Mama Anjas selalu Gunakan Sajam

0
Kapolres Bontang beserta jajaran menunjukan sejumlah barang bukti hasil perampokan SK. (ist)

BONTANG – SK (52), pelaku  perampokan di toko Mama Anjas ternyata tak hanya melakukan aksinya di satu tempat, tapi di beberapa lokasi lain. Berdasarkan penuturan Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, selain merampok uang Rp 15 juta di toko Mama anjas, SK yang tercatat merupakan warga Marang Kayu itu sempat melakukan aksi serupa di tiga lokasi berbeda.

Di antaranya pencurian sepeda motor (curanmor) satu unit Honda Scoopy di kawasan Kelurahan Tanjung Laut Indah pada Minggu (19/9/2021) lalu pukul 15.00 Wita. Selain itu, curanmor lain juga dia lakukan di Jalan RA Kartini, Kelurahan Bontang Baru pada Kamis (30/9/2021) pukul 14.00 Wita. Satu unit motor Honda Scoopy milik warga Perumahan Bontang Permai, Kelurahan Api-Api menjadi sasarannya.

Terakhir sebelum ditangkap, pria yang sehari-harinya bekerja serabutan itu juga mencuri satu unit HP dan uang tunai Rp 6 juta di dalam mobil yang sedang parkir di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Tanjung Laut pada Kamis (7/10/2021) pukul 12.46 Wita. Aksinya dia lakukan saat korban sedang lengah. “Setiap melakukan aksinya, pelaku selalu membawa senjata tajam (sajam) untuk mengancam korban,” terang Kapolres saat menggelar konferensi pers, Senin (11/10/2021).

Diketahui pula, SK merupakan residivis. Dia pernah dipenjara di Makasar akibat kasus pembunuhan. Kemudian setelah bebas dari jeruji besi pada 2014, dia merantau ke Bontang. “Motif pelaku mencuri karena faktor ekonomi. Hasil curiannya dipakai memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi pelaku juga sudah berkeluarga,” beber Kapolres.

Kini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Bontang untuk pengembangan lebih lanjut. SK terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun. (bms)

Berusaha Kabur, Buron Perampok Toko Mama Anjas Dilumpuhkan dengan Timah Panas

0
Pelaku perampokan di toko Mama Anjas di Kota Bontang, diringkus Polres Bontang, Sabtu (9/10/2021). Foto: Bambang

BONTANG – Pelaku perampokan di toko Mama Anjas yang berlokasi di Jalan KS Tubun Pasar Rawa Indah diringkus Polres Bontang, Sabtu (9/10/2021). Pelaku berinisial SK (52)  ditangkap jajaran Satreskrim Polres Bontang di kawasan simpang Yabis setelah enam bulan ditetapkan buronan.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, saat diringkus, pelaku melawan dan berusaha kabur. Alhasil kedua betis pelaku dihadiahi timah panas, dan ditampilkan saat jumpa pers dengan menggunakan kursi roda. Pelaku pernah pekerja di toko Mama Anjas,” ujarnya.

Kepada awak media, warga Marang Kayu itu membenarkan pernah bekerja di toko yang berjualan telur dan beras tersebut selama dua bulan. Namun dia memutuskan keluar lantaran tersinggung dengan perkataan  majikannya. “Saya sakit hati dengan ucapannya yang kasar,” beber SK.

Atas perbuatannya, SK dijerat Pasal 363, 365, dan 362 KUHPidana dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Seperti diketahui,  toko kelontong Mama Anjas dirampok Senin (19/4/2021) selepas azan magrib. Pelaku melakukan aksinya seorang diri dan berhasil membawa lari uang sekitar Rp 15 juta. Saat masuk ke dalam toko, pelaku bertingkah seperti pembeli pada umumnya. Tak lama pelaku mengancam korban memakai badik, lalu membawa kabur uang curian. (bms)

Sempat Vakum 2 Tahun, Urang Kutai di Kampung Adat Guntung Kembali Gelar Ritual Besawai dan Bapelas

0

BONTANG – Bumi Kalimantan Timur memiliki keanekaragaman warisan budaya di dalamnya.  Salah satunya adalah ritual Besawai dan Bapelas, yang terus dilestarikan sebagai warisan budaya ritual Suku Kutai atau dikenal urang Kutai. Setelah sempat vakum 2 tahun karena pandemi, ritual budaya Besawai dan Bapelas Guntung 2021 kembali digelar oleh Dewan Adat Kutai Bontang pada Minggu (10/10/2021).

Ketua Dewan Adat Kutai Bontang, Abdul Hamid menuturkan, Besawai dan Bepelas sesungguhnya merupakan bagian dari Kegiatan Erau yang sejatinya setiap tahun digelar.

Namun 2 tahun terakhir ini tidak diadakan karena kondisi pandemi Covid-19. “Sudah 2 tahun kegiatan serupa terhenti, sekarang dilaksanakan, tapi dengan pembatasan kegiatan dan lebih sederhana,” ujarnya usai mengikuti ritual Besawai dan Bepelas di Kampung Adat Kutai, Guntung, Bontang Utara.

Hamid menjelaskan, Besawai adalah bentuk penghargaan serta interaksi kepada leluhur Suku Kutai. Ini merupakan ritual interaksi dengan mengucapkan mantra yang tidak bisa didengarkan oleh orang lain, serta hanya boleh dilakukan orang tertentu. “Artinya orang yang Besawai saja yang mengerti dengan yang disawainya,” ujar Hamid.

Menurut Hamid, yang perlu dipahami dalam kegiatan Besawai ini bukanlah bermaksud melakukan kesyirikan, namun kegiatan ini merupakan kebudayaan turun temurun dari Suku Kutai, sehingga wajib untuk terus dilestarikan. “Kalau kita komunikasi dengan orang yang tidak kelihatan, kalau di agama kita dituding syirik, tidak boleh, kalau saya tidak ke sana tapi ini kebudayaan,” katanya.

Sementara ritual Bepelas diartikan menyucikan, membersihkan secara menyeluruh, mulai dari fisiknya, rohaninya, sampai ke kampung halamannya. “Jadi budaya ini ritual yang lekat dengan mensucikan, umumnya dilakukan secara benua atau satu kota dengan berkeliling, namun karena Covid-19, kita lakukan dengan skala kecil (wilayah Guntung) saja,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini, sembari menekankan masyarakat yang terlibat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Pemkot mengapresiasi dan dukungan kegiatan ini. Yang harus diperhatikan setiap kegiatan harus mengedepankan protokol kesehatan,” ucapnya. Basri berharap seluruh kegiatan budaya di Bontang wajib menjelaskan napak tilas sejarah Kota Bontang. “Kita kaya akan budaya yang harus dilestarikan dan didedikasikan untuk anak cucu dimasa yang akan datang,” katanya.

Wakil Wali Kota Bontang Najirah juga mengapresiasi perhelatan budaya Besawai dan Bepelas Guntung 2021. Menurutnya kegiatan ini mesti dilestarikan, dan harus dihelat lebih meriah bila kelak pandemi Covid-19 berakhir.

“Artinya kegiatan ini jangan sampai hilang, harus dilaksanakan tiap tahun. Kami maunya lebih besar, cuma karena Covid-19, jadi belum bisa,” kata Najirah usai seremoni pembukaan Besawai dan Bepelas Guntung, Minggu (10/10/2021).

Selain mendorong pemberdayaan UMKM lokal, kegiatan ini dipastikan masuk dalam kalender event, yang diproyeksi dapat menarik banyak wisatawan. “Kalau bisa juga undang tamu dari luar negeri. Kegiatan ini bisa makin luas dikenal, bahkan jadi agenda even nasional. Harapannya, makin banyak wisatawan datang ke Bontang,” ujarnya. (ahr/red)

Lima Ribu Dosis Vaksin untuk Warga Tanjung Laut dan Loktuan

0
Vaksinasi dalam rangka sasaran non fisik TMMD ke-112 Kodim 0908/BTG. (ist)

BONTANG – Serbuan vaksinasi Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 yang ditargetkan mencapai 5.000 dosis terus digencarkan. Kodim 0908/BTG kembali menggelar penyuntikan vaksin dosis pertama di Makodim dan Auditorium Taman Tiga Dimensi, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (2/10/2021).

Vaksinasi dilaksanakan dengan mekanisme undangan ke warga yang bersangkutan untuk menghindari kerumunan akibat banyaknya massa. Vaksinasi berjalan tertib dan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Warga tampak memakai masker, saling menjaga jarak, dan tersedia tempat cuci tangan.

Pasi Teritorial Kodim 0908/BTG, Kapten Inf Niko mengatakan, kali ini vaksin yang disuntikkan sebanyak 1.200 dosis yang dibagi di dua lokasi. Masing-masing mendapat jatah 600 dosis jenis Sinovac. “Sasarannya untuk warga Kelurahan Loktuan di Makodim, dan warga Kelurahan Tanjung Laut di gedung auditorium,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Niko salah satu sasaran non-fisik TMMD ini, melibatkan Dinas kesehatan (Dinkes) Bontang. Dijadwalkan, penyuntikan selanjutnya berlangsung Kamis (7/10/2021) di auditorium untuk warga Kelurahan Guntung. Niko mengingatkan, vaksinasi sebagai salah satu upaya melindungi diri dari penularan Corona serta meningkatkan imunitas tubuh. Untuk itu dia meminta warga agar tidak perlu ragu divaksin, karena aman dan halal. “Meski sudah divaksin, tetap jalankan prokes. Sebab sudah divaksin belum tentu terbebas dari paparan Covid-19,” pungkasnya.

Berdasar infografis capaian vaksinasi Covid-19 yang dirilis Dinkes Bontang per Kamis (30/9/2021) lalu, dari total sasaran sebanyak 134.666 orang, saat ini yang sudah disuntik dosis pertama mencapai 76.660 orang atau 56,9%. Adapun dosis kedua sebanyak 46.868 orang atau 34,8%. Kategori sasarannya mencakup Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), pelayanan publik, lansia usia di atas 60 tahun, masyarakat umum dan rentan, hingga remaja usia 12-17 tahun. (bms)