Beranda blog Halaman 984

Jelang Nataru Tak Ada Lonjakan Penumpang

0

BONTANG – Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah dekat. Biasanya tidak sedikit warga Bontang yang melakukan perjalanan antarkota. Travel menjadi salah satu alternatif mereka untuk berpergian.

Namun dua hari mendekati Natal tahun ini, Alex pemilik travel di wilayah terminal mengaku tidak ada lonjakan penumpang. “Sejauh ini masih sama saja. Tidak ada lonjakan penumpang. Tapi kadang kalau travel yang mau balik ke Bontang dan tidak bawa penumpang biasanya kami kasih agak mahal sedikit, ya buat uang bensin saja,” ungkap Alex.

Sama halnya dengan Iwan, pemilik Iwan travel di Km 6, mengatakan sejak hari ini (23/12/22) penumpang normal.  “Kalau tempat saya itu mulai ramai sejak tanggal 17 Desember sampai 22 Desember kemarin, karena orang malas juga kalau harus mepet tanggal baru pergi,” jelas Iwan.

Lebih lanjut Iwan mengatakan lonjakan penumpang lebih sering terjadi saat liburan Idulfitri. “Kalau Natal dan Tahun Baru nggak terlalu ramai dibandingkan Idulfitri. Jadi, kemungkinan sampai awal tahun nanti penumpang masih bisa terkendali,” lanjut Iwan. (sya)

Marak Pencurian Bensin Eceran

0

BONTANG – Kenaikan BBM ditengara menjadi akar permasalahan untuk para penjual bensin eceran. Kelangkaan dan kesulitan memiliki stok bensin eceran membuat beberapa penjual menunda untuk menjualnya.

Siti, seorang pengecer di wilayah KS Tubun mengungkapkan bahwa sejak kenaikan BBM banyak maling bensin yang berkeliaran. “Semenjak harga BBM naik sudah beberapa kali saya dapat kabar bensin mereka dicuri,  kalau baru-baru ini yang kehilangan itu jalan Basalt, Bontang Kuala,” jelas Siti.

Menurut Siti, ia termasuk dalam grup Asosiasi Pengecer Bahan Bakar Minyak Bontang, sehingga ia bisa mendapatkan kabar tersebut.  “Jadi, kami yang di grup pengecer saling kasih kabar. Kalau tidak salah itu yang di ambil jerigen yang ukuran 20liter. Ada juga yang sampai ambil botol-botol literannya,” lanjut Siti.

Sampai saat ini pencurian yang dilaporkan oleh Asosiasi Pengecer terdapat di sekitar Jalan MT Haryono dan wilayah Tanjung Limau. “Kalau yang melapor saya kurang tahu. Tapi karena di asosiasi pengecer ini kita rutin patungan Rp 5000 per bulan, jadi yang kena musibah kayak gitu kita bisa bantu,” beber Siti. (sya)

Sekda: Satu Data Indonesia Bentuk Keterbukaan Informasi

0
Sekda Bontang, Aji Erlynawati (kerudung hijau) saat pelaksanaan forum satu data Indonesia Kota Bontang. (Yahya Yabo/Radarbontang.com)

BONTANG – Pemkot Bontang bersama semua instansi berupaya mensukseskan pelaksanaan program Satu Data Indonesia (SDI) di Kota Bontang. Agar tetap melaksanakan keterbukaan informasi. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati saat menjelaskan terkait program SDI.

“Satu data Indonesia akan dijadikan basis data yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Aji Erlynawati kepada Radarbontang.com, Jumat (23/12/2022).

Ke depannya dikatakan Aji, terkait program ini akan diberikan pemahaman kepada setiap OPD. Untuk menentukan ketika ingin membuat satu data, harus mendapatkan rekomendasi dari statistik. Ketika mengambil data, metodenya betul, ‘ngambil’ sampelnya betul. “Jadi ketika data terkumpul sudah sesuai dengan kaidah data yang benar,” jelas Aji.

Ia juga menyebut dalam tataran pelaksanaannya, semua OPD sudah melakukan. Dengan pelaksanaan dasar statistik sama.“Pada dasarnya statistik itu sama metode dan sampelnya. Namun perbedaan ada pada saat melakukan sampeling,” kata Aji.

Untuk itu, dengan forum SDI Kota Bontang ke depannya dapat melaksanakan pengumpulan data tepat waktu yang telah disepakati.“Makanya tadi kita lakukan forum untuk mengkomunikasikan semua,” urainya.

Dirinya tetap mengimbau kepada instansi untuk memberikan data yang diperlukan. Harus divalidasi dan terkoneksi satu sama lain, sebagai bagian dari keterbukaan informasi.

“Yang namanya satu data Indonesia itu harus koneksi satu sama lain. Seperti Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Semua sudah masuk dalam satu data Indonesia itu nanti,” paparnya. (yah)

Mengenal Muthi Masfu’ah, Sosok Ibu Pecinta Anak dan Literasi

0
Muthi Masfuah memiliki banyak karya dan menyukai dunia anak. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Wanita paruh baya itu menyapa ramah Radar Bontang di rumahnya. Mengenakan kerudung panjang hitam dipadukan gamis bercorak batik serta kardigan merah muda, Muthi Masfuah menunaikan janji wawancara yang sudah dibuatnya beberapa jam sebelumnya.

Kamis, (22 /12/2022) bertepatan dengan hari ibu, Muthi menceritakan kesukaannya terhadap anak-anak dan beragam prestasi yang telah diraihnya.

Ibu dari 4 orang anak ini mengisahkan, sebagian besar hidupnya digunakan untuk bergerak di dunia pendidikan anak. Tidak lupa menghasilkan puluhan karya.

Lantaran itu, beberapa tahun terakhir ini Ia mendirikan sebuah Taman Kanak-Kanak (TK) bernama TK Islam Kreatif Salsabila Bontang.

Diceritakannya, awalnya Salsabila hanyalah sebuah tempat bimbingan belajar dan sanggar menulis serta melukis. Seiring berjalannya waktu, berkembang menjadi sebuah sekolah TK.

“Awalnya memang hanya bimbingan untuk anak di 2 sekolah. Dari saran teman saya mulai buka TK Salsabila Februari 2020. Hanya 35 murid awalnya. Alhamdulillah di tahun ketiga, tercatat 140 murid,” ungkap Muthi.

Muthi Masfuah memiliki banyak karya dan menyukai dunia anak. (Syakura/Radarbontang.com)

Di TK Salsabila, tambah Muthi, siswa tidak hanya dibina keIslamannya, ibadah dan mengaji. Tapi juga pembinaan bakat anak menjadi perhatian khusus, termasuk juga mengajarkan literasi sejak usia dini.

Tercatat ketika melepas siswanya di tahun ajaran kedua, ada 40 karya siswa yang diluncurkan sekaligus.

“Semoga hal ini dapat bermanfaat pada siswa untuk diasah kemampuan berliterasinya sejak dini,” harapnya.

Sejauh ini Muthi tidak pernah merasa jenuh menghadapi anak kecil. Baginya, anak-anak selalu dapat membuat suasana lebih ceria, serta membawa hati bahagia.

Ibu rumah tangga ini juga merupakan seorang trainer dan penulis buku. Sampai saat ini Muthi berhasil menerbitkan 31 buku. Mulai buku anak-anak, buku motivasi, dan buku terbaru miliknya yakni Enggang dan Kawan-Kawannya.

Ada pula kolaborasi bersama penulis Kaltim tentang pariwisata di Kaltim berjudul Pesona Borneo.

“Saya suka menulis karena kebetulan bapak saya dulu sangat suka cerita sama anak-anaknya. Walaupun ceritanya banyak yang diulang-ulang, tapi membekas dan bisa menginspirasi saya untuk menulis buku,” beber Muthi. (sya)

Bawa 15 Poket Sabu, Warga Santan Ulu Diciduk Di Tempat Kerja

0
Pelaku saat diamankan Polres Bontang. Barang bukti 15 poket sabu. (ist)

BONTANG – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Bontang mengamankan wanita inisial WA (35), Kamis (22/12/2022) di Jalan Arif Rahman, Kilometer 3, Kecamatan Bontang Barat, karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu.

Warga Santan Ulu, Kecamatan Marang Kayu, Kukar tersebut, ditangkap atas dugaan pengedaran narkotika jenis Sabu dengan barang bukti 15 bungkus klip sabu berat 6,46 gram.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono mengungkapkan, Anggota Sat Resnarkoba Polres Bontang menangkap WA di tempat kerjanya di Lembah Permai, Jalan Arif Rahman Hakim, Kilometer 3.

Saat penggeledahan ditemukan 15 bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis Sabu.

“Saat menggeledah anggota mendapatkan barang bukti jenis sabu,” kata Iptu Mandiyono, Jumat (23/12/2022).

Selain mengamankan barang bukti sabu sebanyak 15 bungkus plastik klip, Sat Resnarkoba juga mengamankan 2 buah plastik klip, 1 buah sedotan ujung runcing, 1 buah jaket warna biru, 1 buah kertas resi, 1 buah kotak rokok ESSE warna hijau, 1 unit HP Realme 7i warna Biru, dan 1 unit Motor Yamaha Mio.

Mandiyono juga menambahkan, semua barang bukti yang ditemukan diakui milik WA.

“WA mengakui semua barang bukti adalah miliknya. Pelaku dan barang bukti telah diamankan ke Polres Bontang,” tambah Mandiyono.

Pelaku dikenakan pasal 112 dan 114 undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 10 tahun penjara. (yah)

Peringati Hari Ibu, Hapidah Ingatkan Peran Penting Perempuan

0
Pemkot dan GOW Bontang peringati Hari Ibu ke-94 di Auditorium 3 Dimensi.

BONTANG –  ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju’ menjadi tema peringatan Hari Ibu ke-94, Kamis (22/12/2022) kemarin. Digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bontang di Auditorium 3 Dimensi.

Ketua GOW Bontang, Hapidah Basri Rase dalam sambutannya mengingatkan akan peran penting perempuan.

“Peringatan Hari Ibu kali ini mengusung tema ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju.’ Seakan menjadi momentum untuk mengingatkan kita, akan peran penting perempuan Indonesia terutama ibu dalam pembangunan bangsa,” ucap Hapidah.

Lebih jauh, peringatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong kaum perempuan meningkatkan kemampuannya. Mampu memanfaatkan teknologi dalam segala bidang. Serta mendorong kaum perempuan agar tidak serta merta menerima segala bentuk kekerasan, maupun pelecehan seksual yang kini marak terjadi.

Kegiatan ini diawali dengan upacara peringatan, dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase. Dihadiri Wali Kota Bontang, Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang, Najirah beserta jajaran TNI dan Polri. (hms)

SDN 003 Bontang Utara Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

0

BONTANG – SDN 003 Bontang Utara menggelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kamis, (22/12/2022).  Kegiatan yang dilaksanakan sebagai salah satu bentuk dari Implementasi Kurikulum Merdeka ini mengangkat tema ‘Belajar dan Berkarya Dalam Membangun Kreativitas, Kewirausahaan dan Berbudaya’.

Kepala SDN 003 Bontang Utara Abdillah S.Pd, menjelasakan dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa tidak hanya sebagai pengembangan kompetensi siswa tetapi sebagai proses penguatan karakter.

“Selain itu kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan, kreativitas, menumbuhkan jiwa seni dan budaya bangsa  serta mampu mengambil tindakan nyata untuk menjadi pribadi yg trampil dan mandiri sesuai tema yang diangkat pada proyek P5 yaitu gaya hidup berkelanjutan dan kewirausahaan,” bebernya.

Menurutnya, kegiatan ini juga sebagai bentuk kolaborasi terbuka antar sekolah masyarakat sekitar.

“Kegiatan P5 ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pentas seni, lomba kebersihan dan keindahan kelas, lomba pojok baca bisnis day dan launching website sekolah SDN 003 PINTAR. Peduli, Inovatif, Nasionalis, Trampil, Agamis dan Ramah Lingkungan,” pungkasnya. (mk)

DPD Ikapakarti Bontang Silaturahmi Bersama Tokoh Paguyuban

0
Suasana silaturahmi para sesepuh jawi di rumah Ketua DPD Ikapakarti, Harsono. (Darman/radarbontang.com)

BONTANG – Para sesepuh jawi (baca: tokoh paguyuban) berkumpul saling silaturahmi di kediaman Ketua DPD Ikapakarti Bontang, H Harsono, Jalan Otista, RT 25, Tanjung Limau, Kelurahan Bontang Baru, Kamis (22/12/2022) malam tadi.

Sekira 35 tokoh dari berbagai paguyuban yang tergabung di Ikapakarti, tiba di rumah Harsono sekira pukul 21.00 Wita. “Senang sekali rasanya rumah saya bisa kedatangan para sesepuh. Terima kasih banyak,” ujar Harsono.

Kebahagiaan Harsono tersebut lantaran sejak dirinya diamanahi posisi Ketua Ikapakarti Bontang, belum sempat bertemu para tokoh paguyuban.

“Sejak awal dilantik ingin banget bertemu para sesepuh. Mungkin waktu dan jodoh yang belum mempertemukan. Sekarang alhamdulillah sudah bisa bertemu,” ungkapnya bahagia.

Di pertemuan itu, selain silaturahmi dimanfaatkan pula membahas program-program Ikapakarti. Agar paguyuban orang-orang perantauan jawa di Kota Bontang ini berjalan baik ke depannya.

“Saya sangat berterima kasih, banyak sekali masukan positif untuk program-program Ikapakarti,” ucap Harsono.

Harsono pun berharap para tokoh ini bisa tetap guyub, rukun, dan menjaga kekompakan di Kota Taman, sebutan Kota Bontang. Untuk terus mendukung jalannya Ikapakarti ke depannya. ( Dar)

Sulit Dapat Bensin, Penjual Eceran Keluhkan Pembatasan Pembelian BBM

0
Sulitnya mendapatkan BBM menganggu penjualan bensin eceran. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Para pedagang bensin eceran mengeluhkan kebijakan SPBU, yang membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis pertalite. Kebijakan tersebut dianggap menyulitkan penjualan.

Rina, Pedagang Bensin Eceran mengatakan, pembatasan pembelian pertalite menghambat dirinya berjualan bensin. Karena pembatasan tersebut menyebab antrean panjang.

Dirinya kerap tidak berjualan lantaran harus lama mengantre. “Kendalanya tentu karena terbatasnya pembelian. Kadang saya bisa tidak jualan  bensin, karena kelamaan ngantre,” kata Pedagang Bensin Eceran di wilayah Jalan KS. Tubun ini.

Sri Maruti juga mengeluhkan hal yang sama. Kebijakan pembatasan pembelian BBM tersebut menyebabkan sulitnya ia memperoleh keuntungan. Keuntungan tipis yang seringkali ia dapatkan dari berjualan bensin di Jalan DI Panjaitan.

“Sekali beli cuma bisa dapat lima liter. Keuntungannya ya pas-pasan banget buat beli makan harian,” beber Sri.

Sri menambahkan, dirinya bisa mendapatkan stok lebih karena bantuan dari temannya. Lantaran rekannya tersebut memiliki mobil. Sering memberi beberapa botol kepada Sri untuk dijual Kembali. Walaupun temannya menyarankan agar menjual bensin harga Rp 13 ribu, namun ia tetap jual Rp12 ribu.

Ia berharap pemerintah tidak semakin mempersulit pembelian BBM. “Karena penghasilan kami berjualan bensin. Lowongan kerja sekarang sulit, sekarang membuat usaha juga jadi sulit,” keluhnya.

Begitu pula dengan penjual bensin eceran yang lain, Rita. Berharap agar tidak ada batasan untuk pembelian di SPBU.

“Saya inginnya pembelian di SPBU tidak dibatasi. Saya kadang kumpulkan 2-3 hari dulu baru saya jual. Karena kalau lima liter saja tidak terasa itu,” ungkap Rita. (sya)

Antisipasi Potensi Bencana Industri, Pupuk Kaltim Gelar Simulasi Tanggap Darurat

0

BONTANG – Kondisi normal operasi di kawasan pabrik PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), mendadak dikejutkan kepulan asap kecil di BV Discharge HP Ammonia Pump Pabrik 4. Hal itu awalnya diketahui oleh salah satu operator yang tengah melakukan patroli dan logsheet, yang langsung memberikan informasi ke Supervisor Urea dengan indikasi adanya kebocoran di salah satu bagian pabrik.

Operator kemudian berupaya melakukan penanganan dengan spray air menggunakan hose. Namun saat mendekat ke lokasi, tiba-tiba muncul semburan amoniak dari flange hingga mengenai operator tersebut. Dia pun berlari menjauhi sumber bocoran menuju ke arah shelter, sambil menghubungi Supervisor Urea bahwa terdapat kebocoran pada flange yang terus membesar. Koordinasi terus dilakukan oleh internal Pupuk Kaltim untuk segera melakukan penanggulangan.

Sesuai prosedur penanggulangan kecelakaan industri di Perusahaan, Dept. K3 dengan sigap menyiapkan regu penanggulangan dan ambulance ke lokasi kejadian, sekaligus melaporkan kondisi Pabrik 4 kepada pejabat terkait, karena ada potensi terjadinya korban. Hal ini mengingat potensi meluasnya paparan amoniak yang masih ditangani.

Sirine tanda awal kejadian kecelakaan industri diaktifkan, tak berselang lama, tim K3 tiba di lokasi kejadian untuk menanggulangi kebocoran di pompa amoniak dan mengevakuasi korban yang berada di shelter operator urea. Namun nahas, saat proses pengamanan sistem switch pompa, tidak berhasil karena motor pompa standby terindikasi rusak. Kebocoran amoniak pun semakin membesar dengan paparan yang terus meluas, bahkan berpotensi hingga ke kawasan pabrik lainnya. Status kecelakaan industri meningkat ke tingkat dua dan sirine tanggap darurat level dua pun diaktifkan. Seluruh ketua tim penanganan kecelakaan industri dan pemulihan berkumpul di Posko Tanggap Darurat K3.

SVP Operasi-1 Pupuk Kaltim selaku Komandan Penanggulangan Keadaan Darurat (KPKD) bersama seluruh ketua tim penanggulangan kecelakaan industri mengistruksikan untuk melakukan pengamanan terhadap proses shutdown urea Pabrik 4 maupun evakuasi terhadap korban serta pekerja selama ke area aman. Koordinasi antar unit kerja departemen berjalan secara paralel, mulai dari VP K3, VP Lingkungan Hidup, VP Keamanan, VP Pelayanan Umum, VP Rendalhar 2, VP Komunikasi Korporat hingga Direktur RS PKT selaku ketua tim medis, untuk langkah lanjutan penanganan kondisi bencana, agar tidak menimbulkan kepanikan secara masif.

Sejalan dengan itu, Tim SAR telah tiba di lokasi korban untuk melakukan untuk melakukan penyisiran area dan mengevakuasi korban yang ditemukan ke lokasi aman, dilanjutkan penanganan oleh tim P3K untuk melakukan tindakan pertolongan pertama, dengan memastikan ABC yaitu Airway, Breathing, dan Circulation serta penanganan luka sebelum dibawa ke RS PKT untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Selanjutnya, dua bus berangkat melakukan evakuasi karyawan yang selamat dari assembly point di gedung CCR Pabrik-4, Gedung Maintenance Pabrik-1A dan Gedung CCR Pabrik 1A ke Gedung Aman Sementara di area Pool Bus.

Setelah beberapa saat, Urea Pabrik 4 akhirnya shut down dan pengamanan sistem telah berhasil dilakukan. Bocoran amoniak dapat dihentikan dan paparan mulai berkurang. Dari hasil pengukuran tim pemantau lingkungan, paparan amoniak di kawasan pabrik secara perlahan kembali mencapai batas aman (0 ppm), untuk area pemukiman juga terpantau yaitu 0 ppm. Setelah keadaan dipastikan aman dan dapat diatasi, sirine Keadaan Aman diaktifkan.

Rangkaian proses di atas merupakan skenario Simulasi Latihan Tanggap darurat Pupuk Kaltim dalam mengatasi bencana industri, dengan simulasi kebocoran Amoniak di Pabrik 4. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Perusahaan yang dilaksanakan setiap tahun, untuk memaksimalkan pengamanan kawasan industri Pupuk Kaltim dari berbagai ancaman dan bencana yang sekiranya terjadi.

“Baik ancaman internal maupun eksternal, terus diantisipasi Pupuk Kaltim dengan berbagai langkah. Salah satunya melalui simulasi dan latihan tanggap darurat yang rutin digelar setiap tahun,” ujar SVP Operasi 1 Pupuk Kaltim Ngateno, saat ditemui usai simulasi, Selasa (20/12/2022).

Dijelaskan Ngateno, melalui kegiatan ini seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi maupun pengamanan di lingkungan Pupuk Kaltim dapat lebih tanggap terhadap berbagai potensi ancaman yang bisa saja terjadi. Baik dari sisi pengamanan lokasi, maupun potensi kecelakaan kerja dan bencana industri. “Seluruh upaya tersebut menjadi perhatian serius Pupuk Kaltim, agar kelancaran proses produksi terlaksana dengan tingkat risiko yang dapat ditekan secara maksimal,” terang Ngateno.

Dalam simulasi observasi keadaan darurat ini juga dihadiri stakeholders eksternal PKT selaku pengamat, yaitu dari Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, BNPB Bontang, Polres, Koramil, Babinkambtibnas, Babinsa, Lurah Loktuan, Lurah Guntung, serta perusahaan di Kawasan Industri PKT seperti PT KMI, PT KNI, PT KPI, PT KDM, PT KIE dan PT Pertamina Gas. “Risiko bencana industri tidak hanya menimbulkan kerugian bagi Pupuk Kaltim, namun juga kawasan masyarakat sekitar Perusahaan. Untuk itu, perlu upaya konkret agar keamanan dan kelancaran proses produksi terus terjaga dan seluruh personel harus lebih tanggap terhadap potensi bencana yang bisa saja terjadi,” tutur Ngateno.

Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta, menyebut simulasi tanggap darurat akan terus dilaksanakan Pupuk Kaltim dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Perusahaan, sehingga aktivitas industri dapat berjalan normal tanpa ada potensi dan ancaman, khususnya pada proses produksi dan perangkat pendukung lainnya.

“Setiap potensi yang bisa saja terjadi akan terus kita antisipasi, sehingga aktivitas produksi Pupuk Kaltim semakin optimal terjaga. Sebab keselamatan kawasan industri, seluruh karyawan hingga masyarakat di sekitar Perusahaan, merupakan prioritas utama Pupuk Kaltim terhadap capaian jam kerja aman secara konsisten dan berkesinambungan,” papar Hanggara. (adv)