Pasien Terus Bertambah, Neni Dorong Pembangunan Gedung C RSUD Taman Husada Bontang

BONTANG – Jumlah pasien yang berobat ke RSUD Taman Husada Bontang terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, serta semakin lengkapnya layanan kesehatan yang tersedia di Rumah Sakit (RS) milik pemerintah daerah tersebut.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan bahwa RSUD Bontang kini tidak hanya menjadi pilihan masyarakat lokal saja. Akan tetapi pasien yang datang untuk berobat terbilang dari sejumlah daerah, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Memang jumlah penduduk di Bontang semakin bertambah, maka pasien di RS pun kian meningkat. Jadi orang memilih ke RSUD untuk berobat, karena fasilitasnya alhamdulillah sudah lengkap,” ujar Neni, Sabtu (3/10/2026).

Menurutnya, sejumlah layanan spesialis yang tersedia turut menjadi alasan masyarakat, untuk memilih pergi RSUD Bontang. Mulai dari layanan kemoterapi, urologi, hingga bedah saraf telah tersedia.

“Layanan kemoterapi, urologi dan sebagainya kita lengkapi semua. Bahkan untuk bedah saraf pun kita juga sudah lengkapi,” katanya.

Kondisi tersebut membuat cakupan pasien di RSUD Bontang tidak hanya berasal dari wilayah Bontang. Neni menyebutkan pasien yang datang berobat dari wilayah Sangatta, Santan, hingga Kutai Kartanegara (Kukar) pun turut datang berobat ke RSUD.

Baca Juga:  Pemuda Bontang Dilatih Aplikasi Berbasis WEB

“Maka pasien yang datang berobat ke RSUD Bontang, tidak hanya orang sini saja. Bahkan dari luar kota pun datang berobatnya ke sini,” jelasnya.

Meningkatnya jumlah pasien tersebut kemudian berdampak terhadap kebutuhan kapasitas, ruang pelayanan dan perawatan. Neni mengakui, kapasitas di RSUD Taman Husada saat ini masih perlu kembali ditambah, meski pemerintah sebelumnya telah melakukan pengembangan gedung.

“Untuk kapasitasnya memang pastinya tidak memungkinkan, walaupun kita sudah menambah gedung atau ruang B,” tuturnya.

Maka dari itu, Neni menjelaskan pembangunan gedung RSUD dilakukan secara bertahap. Sebab gedung A dulunya dibangun masa pemerintahan sebelumnya dimana sewaktu Andi Sofyan Hasdam menjabat.

Kemudian saat dirinya menjabat jadi Wali Kota Bontang untuk periode pertama, pemerintah melanjutkan pembangunan Gedung B. Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali merencanakan pembangunan Gedung C, sebagai bagian dari pengembangan kapasitas RSUD.

Namun, pembangunan Gedung C masih membutuhkan sejumlah kelengkapan administrasi dan perizinan. Neni meminta agar proses tersebut segera dituntaskan, sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan.

“Rencana mau tambah gedung C, tapi belum ada Amdalinnya PBG-nya ini yang saya minta. Saya minta untuk Gedung C agar bisa segera dibangun,” pungkasnya.

Baca Juga:  Disdikbud Khawatir Pelatihan dan Bimtek Guru Terdampak Pemangkasan Anggaran

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.