BONTANG – Perumda Tirta Taman Kota Bontang menyiapkan layanan air menggunakan mobil tangki, bagi pelanggan yang mengalami gangguan aliran dalam waktu cukup lama.
Direktur Utama Perumda Tirta Taman Kota Bontang, Suramin, mengatakan dropping dilakukan untuk wilayah yang kondisi pasokan airnya sudah kritis.
“Kalau sudah beberapa hari tidak mendapatkan layanan, kami dropping tangki dan tidak dipungut biaya,” katanya, Senin (14/9/2026).
PDAM memiliki tiga armada mobil tangki yang digunakan untuk menyalurkan air ke wilayah terdampak. Distribusi dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat.
Ia mengatakan pada awalnya satu tangki dapat dibagikan untuk dua rumah. Namun, seiring meluasnya kebutuhan, distribusi dapat dibagi dalam jumlah lebih kecil agar lebih banyak warga mendapatkan air.
Jika kondisi kemarau berlangsung panjang, PDAM juga mempertimbangkan pelibatan RT. Air dari mobil tangki nantinya dapat dikumpulkan di wilayah yang mengalami krisis, untuk kemudian dibagikan kepada warga.
Layanan tersebut tidak hanya ditujukan bagi pelanggan PDAM. Warga yang tidak memiliki sambungan rumah tetapi mengalami krisis air, juga dapat menjadi sasaran dropping.
Suramin mencontohkan warga di kawasan Kampung Timur yang sempat mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. PDAM kemudian menyalurkan air melalui mobil tangki sebagai bentuk bantuan kemanusiaan.
Ia mengimbau warga yang mengalami gangguan air cukup lama, menyampaikan laporan dengan mencantumkan nama, alamat lengkap, dan kondisi yang dialami agar dapat segera ditindaklanjuti.
Pewarta: Syakurah
Editor: Yusva Alam




