Pembangunan SMPN 29 Melampaui Target Awal

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan mempercepat pembangunan SMP Negeri 29 di kawasan Perumahan Grand City, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara. Sekolah baru tersebut ditargetkan rampung pada Oktober 2026 untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar di kawasan permukiman yang terus berkembang.

SMPN 29 dibangun di atas lahan hibah dari pengembang Grand City sebagai bagian dari penyediaan fasilitas umum. Proyek yang dimulai pada Mei 2026 itu dibiayai melalui APBD Kota Balikpapan dengan nilai kontrak Rp18.473.083.455 dan masa pelaksanaan selama 210 hari.

Saat meninjau lokasi pembangunan, Kamis (30/7/2026), Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan penyediaan lahan sekolah merupakan bentuk tanggung jawab pengembang dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di kawasan hunian baru.

“Lahan sekolah ini merupakan hibah dari Perumahan Grand City. Paling tidak mereka memiliki tanggung jawab menyiapkan fasilitas umum, salah satunya sekolah SMPN 29,” ujarnya.

Bagus menjelaskan, SMPN 29 nantinya dilengkapi 12 ruang kelas, aula multifungsi yang juga dapat digunakan sebagai lokasi upacara, lapangan olahraga, serta area parkir untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga:  Isu Pemangkasan Bankeu, Kukar Tegaskan Bukan Ranah Kabupaten

Ia menyebut progres pembangunan hingga akhir Juli telah mencapai sekitar 39 persen, jauh di atas target awal yang berkisar 12 persen. Menurutnya, struktur utama bangunan hampir selesai sehingga pekerjaan kini memasuki tahap penyempurnaan.

“Saya optimistis selesai tepat waktu. Struktur bangunannya sudah hampir selesai, tinggal pekerjaan penyempurnaan seperti kerapian, kebersihan, dan penyelesaian akhir,” katanya.

Meski pembangunan berjalan lebih cepat dari jadwal, Bagus mengingatkan kontraktor tetap mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau Health, Safety and Environment (HSE).

Ia juga meminta akses menuju lokasi proyek diperkeras menggunakan material laterit atau sirtu agar distribusi material tidak terganggu saat musim hujan.

Selain itu, Bagus menilai penyediaan tempat tinggal yang layak bagi para pekerja juga perlu menjadi perhatian karena akan berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas hasil pekerjaan.

Direktur PT Norma Noor, Ahmad Hamid Basri, mengatakan pembangunan berjalan tanpa kendala berarti sejak dimulai pada Mei lalu. Saat ini sekitar 70 pekerja dikerahkan di lokasi, termasuk bekerja hingga malam hari untuk mempercepat penyelesaian proyek.

Baca Juga:  Polres Kubar Sembelih 11 Sapi dan 4 Kambing pada Iduladha 1447 H

“Alhamdulillah seluruh material sudah tersedia di lokasi sehingga pekerjaan berjalan lebih cepat dari target. Kami optimistis pembangunan bisa selesai pada Oktober, atau paling lambat November 2026,” ujarnya.

Menurut Ahmad, pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan gedung sekolah, lapangan, hingga area parkir. Sementara akses jalan menuju sekolah tengah dikerjakan oleh pihak pengembang Grand City karena berada di luar lingkup kontrak pembangunan sekolah.

Percepatan pembangunan SMPN 29 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Balikpapan memperluas layanan pendidikan seiring berkembangnya kawasan permukiman di Balikpapan Utara. Kehadiran sekolah baru itu diharapkan memberi akses pendidikan yang lebih dekat dan merata bagi masyarakat. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S.

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.