Pemkot Bontang Kebut Persiapan Sekolah Rakyat, Target Tampung 1.080 Siswa

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025, tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Pembahasan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat yang dipimpin langsung oleh, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, di Ruang Rapat Utama Lantai II, Kantor Wali Kota Bontang, Kamis (23/7/2026).

Saat rapat berlangsung disampaikan bahwa, Sekolah Rakyat diusulkan masuk dalam pembangunan Tahap III di 2026. Lokasinya bakal direncanakan di Kelurahan Bontang Lestari di atas lahan hibah, yang telah memenuhi aspek legalitas.

Agus Haris menegaskan untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada, harus menjalankan tugas sesuai Surat Keputusan Wali Kota Bontang Nomor 100.3.3.3/243/DSPM/2026, tentang Pembentukan Tim Penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kota Bontang.

“Kita tidak boleh kehilangan kesempatan memperoleh program prioritas nasional ini. Seluruh OPD harus memahami tugasnya, sesuai SK dan memastikan seluruh persyaratan dapat dipenuhi tepat waktu,” tegasnya.

Baca Juga:  Minimalisir Resiko, Petugas Lapas IIA Berlatih Menembak

Ia juga menekankan akan pentingnya pendataan calon peserta didik secara terintegrasi, dimana Pemkot menargetkan pendataan sekitar 1.000 hingga 1.500 calon siswa dapat diselesaikan dalam waktu maksimal satu bulan, dengan evaluasi progres dilakukan setiap pekan.

“Kita ingin seluruh proses berjalan cepat, tetapi tetap sesuai ketentuan. Semua pihak harus terus berkoordinasi agar Sekolah Rakyat dapat terealisasi sesuai target,” ujarnya.

Terlebih lagi dari sisi administrasi, persiapan pembangunan terus menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, sebanyak 17 dari total 23 dokumen persyaratan telah rampung, sementara dokumen pendukung lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Sekolah Rakyat di Bontang Lestari nantinya akan menjadi kawasan pendidikan terpadu, dengan kapasitas sekitar 1.080 siswa untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Untuk fasilitas yang disiapkan meliputi asrama, laboratorium, rumah ibadah, sarana olahraga, hingga ruang terbuka hijau,” tambahnya.

Melalui percepatan persiapan tersebut, Pemkot Bontang berharap program prioritas nasional ini dapat segera terealisasi, dan menjadi salah satu upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan di Kota Bontang.

Baca Juga:  Air Sungai Kembali Meluap, Rendam Wilayah Belakang Bank Dhanarta

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.