Pengendara Motor Jatuh ke Lubang Galian Jargas di Berbas Pantai, Begini Tanggapan Pengawas Lapangan

BONTANG – Insiden seorang pengendara sepeda motor terperosok ke lubang galian jaringan gas (Jargas) di Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, tepatnya di depan Toko Andika Plaza, Jumat (14/8/2026) malam, mendapat tanggapan dari pihak pengawas lapangan.

Mulya, selaku pengawas lapangan pekerjaan jargas, menjelaskan bahwa lubang galian tersebut baru saja dibuka beberapa hari yang lalu, untuk proses penyambungan pipa Sambungan Rumah (SR). Saat kejadian, pipa di dalam galian memang belum dipasang.

“Iya, untuk disitu memang galiannya belum disambungkan pipanya, jadi masih terbuka. Sehingga memang masih banyak galian yang belum disambung pipanya, itu bukan dibiarkan begitu saja,” ujar Mulya saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).

Ia memastikan pekerjaan penyambungan pipa akan segera dilakukan. Setelah pipa terpasang, lubang galian akan langsung ditutup dan ditimbun.

“Karena pipa belum dipasang, jadi masih terbuka seperti itu.

Secepatnya satu sampai dua hari bakal kita kerjakan dan timbun. Saya juga baru dapat informasi adanya kejadian disitu,” katanya.

Baca Juga:  Suami Siri Aniaya Istri Gegara Dituduh Suka Melirik Tetangga

Menurut Mulya, galian tersebut bukan lubang yang sudah lama dibiarkan terbuka, dimana galian itu baru saja dibuka pada malam sebelum insiden terjadi dan memang sengaja masih dibuka, untuk pengerjaan lanjutan penyambungan pipa SR.

“Yang jelas itu galiannya masih baru, bukan sudah lama. Sempat kaget juga kami ada insiden seperti itu tadi malam, kami dapat informasi tadi pagi,” jelasnya.

Terkait aspek keselamatan, Mulya mengatakan lokasi galian telah dilengkapi tanda pengaman berupa barikade. Selain itu, terdapat pipa berwarna kuning juga yang sudah dipasang, sebagai penanda agar keberadaan galian dapat terlihat dan dihindari oleh pengguna jalan maupun warga sekitar yang sedang melintas.

“Dari jauh sudah kelihatan. Sesuai prosedur ada tanda barikade. Kalaupun tidak ada tanda barikadenya, maka dikasih timbul memang pipa kuning agar kelihatan dan dihindari,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pekerjaan jargas saat ini masih dilakukan di banyak titik wilayah Kota Bontang. Kondisi tersebut membuat proses pengerjaan dan penimbunan, harus dilakukan secara bertahap, tidak bisa diselesaikan secara instan.

Baca Juga:  Asik Berenang, Pemuda Tanjung Laut Indah Nyaris Tenggelam di Pulau Beras Basah

“Di sini memang lagi banyak galian, jadi kita tidak bisa langsung selesaikan, di mana kita langsung melakukan proses penimbunannya, semuanya bertahap. Soalnya satu Bontang ini kami kerjain. Maka kami fokus menyelesaikan satu per satu wilayah terlebih dahulu,” terangnya.

Pihak pengawas memastikan galian yang telah selesai proses pemasangan pipanya, akan segera ditimbun guna mengurangi risiko bagi warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi pekerjaan.

“Untuk sekarang sudah kami tutup itu galiannya dengan cepat, karena adanya insiden tersebut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pengendara wanita jatuh ke dalam lubang galian jargas saat melintas di lokasi tersebut. Tak hanya pengendaranya, bahkan sepeda motornya pun masuk ke dalam lubang.

Akibat kejadian ini, korban mengalami sejumlah luka akibat terjatuh. Selain luka pada bagian tubuhnya, korban juga mengalami memar di beberapa bagian badan. Di bagian pelipisnya dijahit sampai tujuh jahitan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.