Pergi Melaut Nelayan Bontang Kuala Belum Kembali, Tim Gabungan Temukan Perahu Tanpa Pemilik

BONTANG – Seorang nelayan asal Bontang Kuala, Jainudin (60), dilaporkan belum kembali setelah berangkat melaut untuk mencari ikan pada Kamis (13/8/2026) sore. Hingga Jumat (14/8/2026) malam, tim gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Laporan hilangnya Jainudin diterima BPBD Kota Bontang pada Jumat siang, setelah pihak keluarga menyadari korban tak kunjung pulang dari aktivitas melaut yang biasa dilakukannya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail, mengatakan korban diketahui berangkat seorang diri pada Kamis sore untuk mencari ikan.

“Biasanya pagi sudah pulang. Karena sampai siang belum juga kembali, keluarga kemudian melapor kepada kami,” kata Ismail, Jumat (14/8/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD bersama unsur terkait langsung melakukan penyisiran di perairan Bontang. Dalam pencarian hari pertama, petugas menemukan perahu yang diduga milik korban beserta jaring yang digunakan untuk menangkap ikan.

Namun, Jainudin tidak berada di sekitar perahu tersebut.

Menurut Ismail, operasi pencarian sementara dihentikan saat malam tiba karena kondisi di laut mulai gelap dan jarak pandang terbatas. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (15/8/2026) dengan menyisir area yang lebih luas.

Baca Juga:  Sisihkan Sebagian Profit Penjualan, Anggota Asmami Bakal Laksanakan Umroh Bareng

“Besok pagi pencarian akan kami lanjutkan kembali,” ujarnya.

Di sisi lain, anak korban, Muhammad Ramadan, mengaku keluarga terakhir mengetahui ayahnya pergi melaut sekitar pukul 15.00 Wita pada Kamis sore. Karena tidak kunjung pulang, keluarga bersama warga berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri.

Dari pencarian tersebut, mereka menemukan perahu korban mengapung di laut. Di sekitar perahu, sebagian jaring terlihat dalam kondisi terhambur, sementara mesin perahu sudah tidak berada di tempatnya.

“Perahunya ditemukan, jaringnya ada yang terhambur, tapi orangnya tidak ada. Mesinnya juga hilang,” ungkap Ramadan.

Ia menjelaskan ayahnya memang terbiasa melaut seorang diri menggunakan jaring atau pukat untuk menangkap ikan. Hingga kini, keluarga masih berharap Jainudin segera ditemukan dalam kondisi selamat sembari menunggu pencarian kembali dilanjutkan oleh tim gabungan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.