Tekan Pernikahan Dini hingga Narkoba, 180 Pelajar Bontang Dibekali Keterampilan Hidup

BONTANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengambil langkah preventif untuk menekan berbagai potensi isu sosial dan perilaku berisiko di kalangan generasi muda. Melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Tahun 2026, sebanyak 180 siswa-siswi yang mewakili 22 sekolah di Kota Bontang dihimpun di Auditorium 3 Dimensi untuk mendapatkan pembekalan intensif, Rabu (19/8/2026).

​Program ini difokuskan sebagai benteng perlindungan remaja dari ancaman nyata seperti maraknya pernikahan dini, bahaya penyalahgunaan narkoba, kasus bullying, gangguan kesehatan mental, hingga risiko penularan HIV dan masalah stunting.

Mewakili Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM (PKSDM), Lukman, menegaskan pentingnya pembekalan tersebut mengingat remaja berada pada fase krusial pembentukan karakter dan pengambilan keputusan masa depan.

“Selain pendidikan formal, para remaja perlu dibekali benteng iman, karakter yang kuat, pemahaman kesehatan reproduksi, serta keterampilan hidup (life skills) agar mampu menyaring lingkungan pergaulan yang negatif,” ujar Lukman dalam pembukaan acara.

Pemkot Bontang menilai pembekalan kesehatan reproduksi dan pencegahan perilaku berisiko menjadi krusial, agar angka pernikahan anak di bawah umur dan kenakalan remaja di Bontang dapat ditekan secara signifikan.

Guna memastikan materi tersampaikan secara holistik, Pemkot Bontang berkolaborasi dengan lintas sektor, mulai dari Kementerian Agama melalui KUA Kecamatan Bontang Utara, BKKBN, fasilitas kesehatan (Puskesmas), hingga pihak sekolah dan madrasah.

Melalui BRUS 2026, para peserta didorong tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga mampu membentengi diri sendiri serta membawa dampak positif bagi lingkungan sebaya mereka. (Rls)

Baca Juga:  Polisi Edukasi Pemuda Gereja Bahaya Narkoba

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.