Elpiji Melon di Dalam Truk Meledak Hebohkan Warga RT 41 Belimbing

BONTANG – Warga RT 41, Kelurahan Belimbing dibuat heboh dengan kerasnya suara ledakan menjelang tengah malam, Senin (1/6/2026). Tak ayal kerasnya suara itu membuat warga keluar rumah mencari asal suara tersebut.

Sekitar pukul 23.23 wita terdengar keras suara ledakan. Hingga membuat jendela rumah bergetar. Warga RT 41 pun berbondong-bondong keluar rumah mencari asal suara tersebut. Sebagian menduga ada ledakan di pabrik PKT.

Suara ledakan itu rupanya berasal dari meledaknya tabung gas elpiji 3 kilogram di dalam sebuah truk, di pekarangan milik salahsatu penjual elpiji melon di RT 41.

Salahsatu warga RT 41 yang tinggal di sekitar sumber ledakan, Rohim menceritakan bahwa ledakan itu terjadi sekitar pukul 23.23 wita. Asalnya dari sebuah truk jenis fuso berisi penuh elpiji melon yang sedang parkir di lahan milik penjual elpiji tersebut.

“Elpijinya belum dibongkar. Truknya masih parkir. Mungkin tengah malam maksudnya mau dibongkar. Tapi keburu meledak duluan,” ujar Rohim.

Sempat muncul api dari salahsatu tabung di dalam bak truk tersebut. Namun berhasil dipadamkan menggunakan APAR. Pasca ledakan truk tersebut diperintahkan pergi oleh warga sekitar, demi keamanan dan mencegah kejadian serupa.

Baca Juga:  MTQ Ke-16 Kota Bontang Adakan 10 Cabang Perlombaan

Dampak dari ledakan tersebut, banyak kaca-kaca jendela rumah warga sekitar pecah. Ihsan, pemilik rumah persis di sebelah ledakan mengaku kaca jendela depan rumahnya hancur berkeping-keping.

“Paling parah di bagian dapur banyak barang yang pecah,” bebernya.

“Untungnya tidak ada orang yang lewat pas ledakan. Kalau ada bisa mati orang itu,” imbuh Rohim.

Hingga berita ini dibuat belum ada pihak berwenang yang tiba di lokasi. Namun warga sekitar meminta kepada penjual elpiji tersebut, agar tidak lagi memarkirkan truk-truk berisi tabung elpiji itu di areal perkampungan padat penduduk. Karena dirasa terlalu rawan.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.