Akses Balikpapan–IKN Dipangkas Jadi 60 Menit Lewat Tol Seksi 3A-2

NUSANTARA – Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 yang digarap PT Hutama Karya (HK) Persero kini telah memasuki tahap fungsional. Ruas ini diproyeksikan menjadi salah satu akses utama yang mempercepat konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penyelesaian proyek ditargetkan rampung pada 31 Desember 2026 dan mulai dioperasikan penuh pada Januari 2027 setelah melalui uji kelayakan menyeluruh dari pihak terkait.

Plt Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pencapaian tahap fungsional tersebut menjadi bukti kesiapan perusahaan dalam menangani proyek strategis berskala nasional.

“Fungsionalnya ruas ini menunjukkan kesiapan Hutama Karya dalam mengerjakan proyek strategis dengan kompleksitas tinggi, baik dari sisi teknis maupun kondisi geografis, serta mendukung percepatan konektivitas menuju IKN,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ruas Tol IKN Seksi 3A-2 merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang menghubungkan Tol Balikpapan–Samarinda dengan kawasan IKN dan Penajam Paser Utara (PPU).

Keberadaan ruas tol tersebut diyakini mampu memangkas waktu tempuh dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan menuju kawasan IKN menjadi sekitar 60 menit.

Baca Juga:  Albertina Ho Kagum dengan Pembangunan dan Lingkungan IKN

Saat ini sejumlah pekerjaan lanjutan masih terus berlangsung, mulai dari penyelesaian ramp, struktur slab-on-pile, erection steel box girder, perkerasan jalan, hingga proteksi lereng dan beautifikasi di sejumlah segmen.

“Sejumlah pekerjaan lanjutan masih berlangsung. Di antaranya penyelesaian pekerjaan ramp, struktur slab-on-pile, erection of steel box girders pada titik tertentu, perkerasan jalan, serta pekerjaan proteksi lereng dan beautifikasi di beberapa segmen,” lanjut Hamdani.

Lingkup proyek meliputi pembangunan jalan at-grade sepanjang 2,34 kilometer, elevated pile slab sepanjang 1,745 kilometer, jembatan, simpang susun Karangjoang, serta exit tol.

Jalan dirancang memiliki dua lajur dengan lebar 11,25 meter menggunakan kombinasi struktur at-grade dan slab-on-pile yang disesuaikan dengan kondisi tanah di Kaltim.

Hutama Karya mengakui proyek tersebut menghadapi tantangan cukup berat selama konstruksi, terutama kondisi tanah labil jenis clay shale dan tingginya curah hujan yang mempengaruhi stabilitas lereng serta produktivitas pekerjaan.

Untuk mengatasi hal itu, perusahaan menerapkan berbagai teknologi konstruksi modern seperti Building Information Modeling (BIM), Light Detection and Ranging (LiDAR), drone photogrammetry, hingga sistem manajemen proyek berbasis digital.

Baca Juga:  Gedung HPK ‘Nusa Indah’ IKN Terbakar, 5 Posko Damkar Dikerahkan

Pembangunan ruas ini dimulai sejak 21 Desember 2023 dan sempat difungsikan secara terbatas pada periode Natal dan Tahun Baru 2025–2026 serta arus mudik Lebaran 2026 guna mendukung kelancaran lalu lintas.

Proyek Tol IKN Seksi 3A-2 dikerjakan melalui skema Integrated Joint Operation oleh PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Nindya Karya, dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Hutama Karya optimistis kehadiran ruas tol tersebut akan memperkuat konektivitas kawasan Balikpapan, Samarinda, dan sekitarnya sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional di kawasan penyangga IKN. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.