Anggaran Porprov Bontang Naik Jadi Rp 4,4 Miliar, DPRD: Hanya Cabor Lolos Babak Kualifikasi yang Berangkat

BONTANG – Anggaran untuk mendukung kontingen Kota Bontang di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026, Kabupaten Paser mengalami peningkatan. Sebelumnya anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp2 miliar, anggaran tersebut bertambah menjadi Rp4,4 miliar dalam APBD Perubahan 2026.

Meski mengalami kenaikan, angka tersebut masih jauh di bawah usulan awal yang sekitar Rp7 miliar. Sehingga DPRD Bontang menilai penyesuaian anggaran dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan bahwa anggaran Rp4,4 miliar tersebut akan digunakan untuk mendukung keberangkatan kontingen Bontang, yang telah melalui proses kualifikasi.

“Alhamdulillah datanya kemarin ada sekitar kurang lebih 912 atlet yang bakal berangkat, itu sudah terhitung dengan ofisial dan manajer,” ujar Andi Faizal saat ditemui, Sabtu (29/8/2026), usai mengikuti Rapat Kerja KONI Bontang, di Kantor Dispora.

Ia menjelaskan, tidak seluruh cabang olahraga (cabor) yang akan diberangkatkan ke Porprov 2026. Kebijakan tersebut diambil untuk menyesuaikan kemampuan anggaran, sekaligus memprioritaskan cabor yang memiliki peluang prestasi.

Baca Juga:  188 PPPK dan 2 PNS Dilantik, Basri: Jalankan Tugas Penuh Tanggungjawab dan Profesional!

Menurutnya, memberangkatkan cabor yang telah lolos di Babak Kualifikasi (BK) Porprov beberapa lalu, memiliki potensi meraih medali menjadi prioritas utama untuk diberangkatkan ke Porprov 2026.

“Dengan semangat prinsip efisiensi, tentunya yang kemarin kita bicarakan konteksnya adalah cabor-cabor yang lolos BK Porprov. Jadi, yang kemarin mendapatkan potensi medali kemudian lolos di BK Porprov, itulah yang kita prioritaskan untuk diberangkatkan,” jelasnya.

Andi Faizal menegaskan, atlet dari cabor yang tidak lolos BK Porprov tidak akan diberangkatkan nantinya. Seleksi tersebut menjadi bagian dari strategi efisiensi, agar anggaran yang tersedia dapat digunakan secara optimal.
Ia menyebut, terdapat sekitar 53 cabor yang akan diberangkatkan dari kontingen Bontang, maka dengan jumlah cabor tersebut terdapat sekitar 912 orang.

Sehingga dengan anggaran Rp4,4 miliar, bisa diharapkan dapat mendukung kebutuhan atlet, ofisial, dan manajer selama mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Menurut Andi Faizal, kebijakan tersebut bukan semata-mata soal pengurangan jumlah peserta, tetapi juga untuk memastikan anggaran yang dikeluarkan benar-benar menyasar atlet dan cabor yang memiliki peluang, memberikan prestasi bagi Kota Bontang.

Baca Juga:  Ambil Formulir ke PKB, Sigit Alfian Bakal Daftar Bacalon Wali Kota

Dengan demikian, keberangkatan kontingen Bontang pada Porprov 2026 akan difokuskan kepada atlet dan pendamping, dari cabor yang telah memenuhi persyaratan kualifikasi, sekaligus memiliki potensi menyumbangkan medali.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.