BONTANG – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar di media sosial, memperlihatkan aksi dua remaja yang diduga merusak fasilitas umum, di kawasan Jalan Ahmad Yani, Gunung Sari, Kamis (4/6/2026) dini hari.
Dalam rekaman tersebut, kedua remaja terlihat merusak pot bunga yang berada di atas trotoar, tepatnya di depan kantor Bank BNI. Aksi itu menuai perhatian warga, karena fasilitas yang dirusak merupakan aset publik yang dibangun untuk mempercantik kawasan perkotaan.
Menanggapi kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Api-Api, Brigpol Edo Olo, mengatakan bahwa pihaknya untuk saat ini masih melakukan upaya persuasif dan penelusuran guna mengidentifikasi pelaku.
“Sampai sekarang kami masih persuasif dulu, sampai mendapatkan informasi terkait siapa orang yang diduga melakukan pengrusakan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Meski demikian, Edo menegaskan setiap tindakan yang melanggar aturan, nantinya bakal tetap akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, apabila pelaku telah diketahui.
“Pasti bakal ada sanksi, dimana setiap tindakan yang melanggar akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Akhmad Suharto, mengatakan pemerintah belum melaporkan kasus tersebut secara resmi ke pihak kepolisian. Saat ini, fokus utama Pemkot adalah mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV yang tersedia.
“Masih dicari melalui CCTV. Saya juga sudah meminta kawan-kawan di Kominfo, untuk membantu mencari identitas pelaku tersebut,” kata Suharto.
Selain melakukan penelusuran, Pemkot Bontang juga akan meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, untuk meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas umum di berbagai titik kota.
Menurutnya, patroli rutin perlu diperkuat agar aset yang dibangun menggunakan anggaran negara, dapat terjaga dan tidak menjadi sasaran aksi vandalisme.
“Kami minta kawan-kawan Satpol PP lebih rajin melakukan patroli keliling. Fasilitas umum ini milik bersama dan harus dijaga bersama-sama,” pungkasnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




