Jalan Bergunduk Jadi Petaka, Tabrakan Bus Karyawan Tambang vs Truk Tak Ada Korban Jiwa

BONTANG – Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus karyawan perusahaan tambang dan sebuah truk bermuatan pupuk, terjadi di Jalan Poros Bontang – Sangatta, tepatnya di dekat Terminal Bus Patas, Senin (21/9/2026) sore, sekitar pukul 17.30 Wita.

Salah satu petugas Satlantas Kutai Timur (Kutim), AKP Purwoyoso, mengatakan bahwa awal mula terjadinya kecelakaan lantaran diduga saat bus karyawan berusaha menghindari kondisi jalan yang tidak rata, dimana terdapat bagian jalan yang amblas serta bergunduk.

Menurutnya, kondisi jalan tersebut membuat sejumlah kendaraan yang melintas, khususnya dari arah simpang tiga Sangatta menuju Bontang, harus berhati-hati.

Sebab, kendaraan yang melintas dengan kecepatan cukup tinggi, sangat berpotensi bakal terlempar ketika melewati bagian jalan yang bergunduk.

“Bus tadi ceritanya menghindari jalan yang kondisinya ada gundukannya, dimana kondisi jalannya tidak rata, jadi si sopir ambil kanan,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Dengan kondisi jalan yang tidak rata, membuat sejumlah kendaraan memilih mengambil bagian kanan atau tengah badan jalan, untuk menghindari titik jalan yang amblas.

Baca Juga:  Razia Miras di 5 Kelurahan, Sita 11 Botol Bir

“Kalau dilewati dalam kondisi laju, kendaraan yang kebetulan melintas pastinya bisa loncat. Jadi kebanyakan kendaraan yang lewat menghindari jalan tersebut,” jelasnya.

Jalan Bergunduk Jadi Petaka, Tabrakan Bus Karyawan Tambang vs Truk Tak Ada Korban Jiwa

Dalam kecelakaan tersebut, bus diketahui membawa karyawan tambang dalam kondisi penuh, bertepatan dengan jam pulang kerja. Sementara truk yang terlibat kecelakaan juga dalam kondisi bermuatan penuh yang berisikan pupuk.

Purwoyoso memastikan tidak ada korban dari penumpang bus yang mengalami luka fatal. Namun, beberapa karyawan dilaporkan mengalami luka ringan dan masih menjalani observasi.

“Untuk semua karyawan yang ada di bus kondisinya aman, tidak ada yang fatal. Ada beberapa yang luka ringan dan sekarang masih diobservasi,” katanya.

Sementara itu, sopir bus yang sempat terjepit di dalam kendaraan telah berhasil dievakuasi. Kemudian dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang, untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kondisi sopir yang terjepit sudah aman dan sekarang dibawa ke RSUD. Mereka sedikit syok saja. Sopir truk juga kondisinya begitu,” ungkapnya.

Terkait kecepatan kedua kendaraan saat kejadian, petugas masih belum dapat memastikan. Namun, kondisi jalan yang menanjak dan tidak rata menjadi salah satu hal yang diperhatikan, dalam penanganan kecelakaan tersebut.

Baca Juga:  Banyak Lowongan Tak Terisi, Disnaker Akui Kualifikasi SDM Lokal Masih Terbatas

“Awal kejadian kami belum terlalu paham kedua kendaraan ini laju atau tidak. Tapi yang pasti, kendaraan yang melewati jalan menanjak biasanya akan melaju,” ungkapnya.

Petugas selanjutnya melakukan penanganan di lokasi, untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan. Serta mengumpulkan keterangan lebih pasti terkait kronologi kecelakaan.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.