Ada pengalaman berbeda ketika menginap di hotel dengan jendela kamar yang langsung menghadap Sungai Mahakam. Apalagi malam hari, ketika lampu Jembatan Mahakam menyala berganti warna dan pantulannya terlihat di permukaan sungai.
Pemandangan itu yang saya dapatkan saat terakhir menginap di HARRIS Hotel Samarinda bersama istri, Selasa, 14 Juli 2026.
Ini bukan pertama kali saya menginap di HARRIS. Sudah beberapa kali saya bermalam di hotel yang berada di Jalan Untung Suropati, Samarinda, tersebut. Namun, kunjungan terakhir memang punya cerita tersendiri.
Saat itu Media Kaltim Network menggelar Appreciation Night. HARRIS menjadi lokasi acara yang mempertemukan jajaran Media Kaltim Network dengan kepala daerah, pimpinan perusahaan, mitra, dan sejumlah undangan.
Karena kegiatan digelar di hotel yang sama, saya dan istri memilih menginap satu malam. Kebetulan kerja sama penyelenggaraan event juga membuat kami mendapatkan rate khusus untuk kamar.
Pilihan menginap ternyata tepat. Setelah seluruh rangkaian acara selesai malam itu, tidak perlu lagi berkendara pulang. Tinggal naik ke kamar dan beristirahat.
Apalagi kamar yang saya dapatkan menghadap langsung Sungai Mahakam.
Dari jendela kamar, bentang sungai dan Jembatan Mahakam terlihat jelas. Siang hari sudah bagus. Malam hari lebih menarik.
Lampu jembatan berganti warna. Merah, biru, ungu, dan warna lainnya terlihat jelas dari kamar. Cahayanya memantul di Sungai Mahakam. Sesekali kapal melintas.
Saya dan istri beberapa kali berdiri di dekat jendela melihat pemandangan itu. Padahal masih di Samarinda. Tapi melihat Mahakam dari kamar malam itu memang terasa berbeda.
KAMAR LEGA, ADA KEJUTAN
Begitu masuk kamar, yang langsung terasa adalah ukurannya cukup lega. Bersih dan tertata rapi.
Warna putih mendominasi kamar dengan sentuhan oranye yang menjadi ciri HARRIS. Tempat tidurnya besar. Ada sofa panjang, televisi, meja, serta ruang yang masih cukup lapang untuk bergerak.
Setelah seharian mengikuti rangkaian Appreciation Night, kamar seperti ini memang pas untuk beristirahat.
Ada kejutan saat pertama masuk. Di atas tempat tidur sudah disiapkan handuk yang dibentuk menyerupai gajah. Di sampingnya terdapat welcome amenities dan cookies.
Rupanya ini menjadi bagian dari penyambutan HARRIS atas kerja sama pelaksanaan Media Kaltim Network Appreciation Night.
Saya tentu senang. Apalagi setelah seharian mengurus acara. Ini juga pertama kalinya, dari beberapa kali menginap di HARRIS, saya mendapat penyambutan seperti itu.
Soal pelayanan, sejauh yang saya rasakan selama beberapa kali menginap juga cukup konsisten. Pegawainya ramah dan responsif ketika tamu membutuhkan bantuan.
HARRIS Samarinda memiliki 143 kamar dan suite. Pilihannya mulai HARRIS Room City View dan HARRIS Room River View hingga tipe balkon dan suite yang menghadap Sungai Mahakam.
Kalau ingin menikmati Mahakam seperti yang saya dapatkan malam itu, kamar yang menghadap sungai tentu bisa menjadi pilihan.
SARAPAN SEMENTARA DI LANTAI 5
Paginya, giliran urusan sarapan. Saya termasuk orang yang memperhatikan pilihan makanan ketika menginap di hotel. Di HARRIS, pilihannya cukup banyak. Tidak terpaku pada satu atau dua menu.
Ada makanan berat, roti, buah, hingga berbagai menu lainnya. Pilihannya banyak. Saya dan istri pun bisa memilih sarapan sesuai selera masing-masing.
Ada yang berbeda saat saya menginap kali ini. Area restoran yang biasanya digunakan untuk sarapan di lantai M sedang direnovasi. Untuk sementara, sarapan dipindahkan ke lantai 5.
Asisten Marketing & Brand Manager HARRIS Hotel Samarinda, Nuno Firmansyah, mengatakan renovasi dilakukan untuk memperluas area restoran sekaligus meningkatkan kenyamanan tamu.
“Kami ingin memberikan kenyamanan lebih kepada tamu. Setelah renovasi, area restoran akan lebih luas dan tentunya lebih nyaman. Tahun ini targetnya sudah bisa difungsikan,” kata Nuno.
Meski tempatnya sementara berpindah, pelayanan sarapan tetap berjalan seperti biasa. Pilihan makanannya juga tetap beragam. Saya dan istri tetap bisa menikmati sarapan dengan nyaman sebelum kembali beraktivitas.
KOLAM RENANG MENGHADAP MAHAKAM
Masih di lantai 5, ada satu fasilitas yang sayang dilewatkan. Kolam renang.
Yang menarik bukan hanya kolamnya. Pemandangan dari area ini juga bagus karena terbuka ke arah Sungai Mahakam.
Hotel menyediakan kolam untuk dewasa dan anak-anak. Kalau menginap bersama keluarga, area ini bisa menjadi tempat menghabiskan waktu tanpa harus keluar hotel.
Duduk di sekitar kolam juga enak, terutama menjelang sore ketika suasana Mahakam mulai berubah.
Selain kolam renang, HARRIS juga memiliki Dino Kids Corner, pusat kebugaran, H’Spa, HARRIS Café, dan Pool Bar.
Jadi kalau datang bersama keluarga juga tidak akan kekurangan aktivitas. Tidak melulu harus menginap karena urusan kerja.
EVENT SELESAI, TINGGAL NAIK KE KAMAR
Pengalaman saat Media Kaltim Network Appreciation Night membuat saya melihat kelebihan lain HARRIS.
Bukan hanya sebagai tempat menginap. Event dan akomodasi bisa berada di satu tempat.
Media Kaltim menggelar acara di HARRIS. Tamu dan mitra datang, rangkaian kegiatan berlangsung hingga malam. Setelah semuanya selesai, saya bersama istri tinggal naik ke kamar.
Tidak perlu lagi memikirkan perjalanan pulang malam itu.
Saya justru merasakan sendiri enaknya ketika acara dan tempat menginap berada di satu lokasi. Untuk gathering, rapat, seminar, peluncuran produk, wedding, atau kegiatan perusahaan, pola seperti ini jauh lebih praktis. Apalagi kalau ada tamu dari luar Samarinda.
HARRIS punya fasilitas cukup besar untuk kebutuhan tersebut. Hotel memiliki tiga ruang pertemuan serta Mahakam Ballroom yang mampu menampung hingga 1.500 orang.
Mahakam Ballroom memiliki luas sekitar 1.152 meter persegi dan dapat dibagi menjadi Mahakam 1 dan Mahakam 2. Selain itu, tersedia Happy Meeting Room, Simple Meeting Room, dan Easy Meeting Room.
Pilihan ruangannya cukup beragam, mulai untuk rapat dengan peserta terbatas hingga acara besar.
Pengalaman Media Kaltim juga menunjukkan keuntungan lainnya. Kerja sama penyelenggaraan event memungkinkan kami mendapatkan rate khusus kamar.
Untuk perusahaan yang menggelar kegiatan sekaligus membutuhkan kamar untuk tamu, ini tentu lebih praktis. Acara berlangsung di satu tempat, sementara peserta dari luar kota tidak perlu mencari penginapan lain.
MAU KE MANA-MANA DEKAT
Lokasi HARRIS juga menjadi salah satu kelebihannya.
Big Mall Samarinda sangat dekat, sekitar tiga menit berkendara. Islamic Center sekitar lima menit, kawasan perkantoran pemerintahan sekitar 15 menit, pusat kota sekitar 20 menit, sedangkan perjalanan menuju Bandara APT Pranoto sekitar 35 menit.
Mau keluar makan, berbelanja, bertemu orang, atau ada keperluan lain juga tidak terlalu repot.
Parkirannya luas. Ini saya rasakan sendiri ketika Media Kaltim menggelar Appreciation Night. Saat banyak undangan datang hampir bersamaan, ketersediaan tempat parkir tentu penting, terutama untuk kegiatan dengan jumlah peserta cukup besar.
Dalam satu lokasi, banyak kebutuhan bisa diselesaikan. Menggelar acara, menginap, makan, berenang, hingga pertemuan bisnis.
MAHAKAM DARI KAMAR
Dari beberapa kali menginap di HARRIS Samarinda, ada beberapa hal yang menurut saya cukup konsisten.
Kamarnya lega dan bersih. Pegawainya ramah. Pilihan makanan beragam. Kolam renangnya punya pemandangan bagus. Parkiran luas. Lokasinya juga strategis.
Namun, kunjungan 14 Juli lalu paling saya ingat. Selain bertepatan dengan Media Kaltim Network Appreciation Night, saya mendapatkan kamar yang menghadap langsung Sungai Mahakam.
Malam itu, setelah acara selesai, saya dan istri sempat berdiri di depan jendela kamar.
Jembatan Mahakam terlihat terang. Lampunya berganti-ganti warna. Cahayanya memantul di permukaan sungai.
Kami masih berada di Samarinda, kota tempat sehari-hari bekerja dan beraktivitas. Tapi malam itu, melihat Mahakam dari jendela kamar memberi suasana yang berbeda.
Kalau akhir pekan sedang tidak ingin bepergian keluar kota, menginap satu malam bisa menjadi pilihan. Berenang, makan malam, beristirahat, menikmati Mahakam dari kamar, lalu sarapan keesokan paginya.
Itu yang saya dan istri nikmati saat semalam di HARRIS Samarinda. (*)
Oleh: Agus Susanto








