Beranda blog Halaman 1116

Salehuddin Minta Pemerintah Konsisten Tangani Pengangguran di Kaltim

0
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin.

SAMARINDA – Angka pengangguran di Kaltim masih dinilai tinggi. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin meminta pemerintah harus konsisten membuka lapangan kerja. “Membuat iklim lapangan kerja yang lebih kondusif untuk Kaltim, apalagi beberapa pekerjaan sektor infrastruktur misalnya di Pertamina,” ungkapnya.

Ia berharap perekrutan tenaga kerja di Kalitm diprioritaskan untuk masyarakat Kaltim, bukan dari luar Katim. “Sebenarnya banyak proyek Pertamina yang cukup besar dan bisa menyerap tenaga kerja. Pemerintah juga memberikan semacam ruang bagi program industri padat karya terutama di tiga Kota Bontang, Balikpapan dan Samarinda,”urainya. “Untuk dunia dan iklim kerja ini bisa positif agar investasi bisa masuk dan masyarakat kita juga bisa bekerja,” lanjutnya.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan membuat program bantuan sosial untuk pekerja formal maupun informal. “Karena tidak semua sektor, UMKM misalnya sektor pariwisata, perhotelan juga belum pulih. Ini momentum untuk memulihkan ekonomi di Kaltim tahun 2022,” harapnya.

Menurutnya, pemerintah harus bekerjasama dengan adanya potensi industri baru guna memperluas lapangan pekerjaan. Selain itu, sektor industri rumahan juga banyak menyerap tenaga kerja harus menjadi perhatian pemerintah.

Kata dia, yang lebih penting yakni bagaimana mengaktifkan ekonomi kerakyatan yang selama ini terpuruk lantaran dampak dari pandemi Covid-19, termasuk mendorong pelatihan dan penggunaan teknologi digitalisasi.

“Itu harus dikembangkan dan diberikan kepada masyarakat. Termasuk mendorong sektor perbankan terutama Bank Kaltimtara untuk memberi relaksasi kebijakan terkait dengan permodalan UMKM,” tegasnya. “Itu harus menjadi pertimbangan pemerintah agar mendorong sektor ekonomi agar bisa hidup kembali dan memberikan lapangan kerja, dan dapat mengurangi tingkat pengangguran,” sambungnya. (adv)

Komisi I Crosscheck Perusahaan Tambang Masuk Hutan Lindung

0
Kunjungan lapangan Komisi I DPRD Kaltim ke PT Tambang Damai Kabupaten Kutai Timur izin pinjam pakai hutan.

SANGKULIRANG – Belakangan pertambangan mendapatkan banyak perhatian karena salah satu perusahaan batubara memberikan bantuan sebanyak ratusan miliar ke perguruan tinggi luar Kaltim. Kali ini, adanya dugaan penggunaan penggunaan kawasan hutan lindung untuk kegiatan pertambangan.

Ketua Komisi I DPRD Kaltim Baharuddin Demmu mengatakan berdasarkan pemberitaan dari media masa terkait perizinan pinjam pakai kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) maka komisi I melakukan crosscheck ke PT Tambang Damai, Kamis (19/5).

“Pertama yang kami ingin tahu, apakah benar menggunakan kawasan TNK, kalau benar berapa luasannya dan yang tidak kalah pentingnya lagi bagaimana reklamasinya apakah sudah berjalan?,”tanya Demnu didampingi Jahidin, Marthinus, Yusuf Mustafa, M. Udin, Herliana Yanti dan Rima Hartati.

Pihaknya mengingatkan bahwa persoalan lingkungan juga harus menjadi perhatian bersama khususnya bagi perusahaan sebab itu jangan sampai mengabaikan analisis dampak lingkungan. Kepala Teknik Tambang PT Tambang Damai Sugiyanto menjelaskan total izin pertambangan 3.831 hektare lahan yang masuk kawasan TNK seluas 2400 hektare. Serta konsesi baru yang belum ditambang seluas 4.374 hektare.

Adapun jumlah produksi batubara dalam tiga tahun terakhir yaitu, 1.550 juta ton di 2020, 1.574 juta ton di 2021, dan pada triwulan pertama Tahun 2022 sebesar 311 ribu ton. Reklamasi dengan kembali membangun hutan sebagaimana ketika belum dilakukan produksi. Sebanyak 65 persen tamanam lokal seperti ulin, kapur,meranti dan selebihnya tanaman seperti sengon dan lainnya. (adv)

Psikotropika Diusulkan Masuk Dalam Raperda P4GN

0
Rapat Pansus Pembahas Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika, Rabu (18/5) di Kantor DPRD Kaltim.

SAMARINDA – Anggota Pansus P4GN, Masykur Sarmian membenarkan adanya usulan penambahan dalam Raperda yang sedang ia bahas bersama tim pansusnya. Penambahan tersebut direncanakan berdasarkan usulan yang masuk saat Pansus pembahas Ranperda Provinsi Kaltim tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika ini, Rabu (18/5) melaksankaan rapat dengan mitra kerjanya di Kantor DPRD Kaltim.

“Kami menampung usulan yang disampaikan oleh Kepala BNNP Kaltim, saya setuju dengan usulan untuk menambahkan kata “Psikotropika” dengan dasar melihat kondisi saat ini. Apalagi beliau (Kepala BNNP Kaltim, red) tentu memahami betul kondisi di Kaltim,” ungkap Masykur.

Oleh sebab itu, adanya usulan tersebut jika nantinya dimasukkan dalam Raperda maka akan terjadi adanya perubahan judul Raperda menjadi Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Prekursor Narkotika dan Psikotropika.

Selain penambahan muatan tentang Psikotropika, sejumlah perbaikan lain pada ayat dalam sejumlah pasal yang disarankan oleh Biro Hukum Setda Provinsi Kaltim juga akan dilakukan. Masykur mencontohkan seperti adanya ketentuan lebih lanjut dalam ayat, serta penjelasan tentang penyebutan

satuan pendidikan yang menjadi kewengan daerah. “Untuk penyebutan “satuan pendidikan yang menjadi kewengan daerah” ini agar dalam penerapan dan implemantasi Perda nantinya sesuai dengan kewenangan masing-masing daerah. Karena SMA, SMP dan SD hingga perguruan tinggi memiliki kewenangan masing-masing,” urai Masykur.

Sementara itu dalam pertemuan yang dihadiri Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Wisnu Andayana, tersebut. Bertekad dalam mewujudkan pemberantasan narkotika di Kaltim khususnya, Wakil Ketua Pansus P4GN ini mengatakan bahwa hal paling utama yang menjadi dasar yaitu niat.

Sutomo Jabir menyebut apa artinya jika dalam pemberantasan tidak punya tekad yang kuat dalam memberantas narkoba. Ia menjelaskan, seperti di Kaltim, DPRD Provinsi Kaltim memiliki semangat untuk membahas sehingga eksekutif juga diminta untuk lebih responsif.

“Gubernur Kalimantan Timur juga diharapkan memiliki keinginan besar dalam pemberantasan narkoba dengan baik. DPRD tidak punya anggaran, hanya menyetujui jika ada usulan. Mudahan-mudahan kita memiliki pemahaman yang sama dan memiliki tekad yang kuat untuk mencapai target-target pemberantasan,” jelas Sutomo Jabir.

Pansus yang diketuai oleh Safuddin Zuhry ini, dalam pertemuan juga membahas ada program Desa Bersinar, yaitu desa yang bersih dari narkoba. Dinobatkan sebagai Desa Bersinar jika wilayah setingkat kelurahan/desa jika memiliki kriteria pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilaksanakan secara massif. Program ini, oleh BNNP maupun DPRD Kaltim diharapkan dapat berjalan membantu memberantas peredaran narkoba di Kaltim. (adv)

Akhmed Reza Fahlevi Berpesan Agar P3IH Balikpapan Kerja Maksimal

0

BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fahlevi berpesan agar Panitia Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (P3IH) Embarkasi Balikpapan Tahun 2022 bisa bekerja maksimal sehingga diharapkan penyelenggaraan haji khususnya jamaah Kaltim bisa berjalan lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Reza saat menghadiri Pelantikan Panitia Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Balikpapan Tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi di Aula Jabal Rahmah, Embarkasi Haji Balikpapan, Rabu (18/5).

Oleh sebab itu komunikasi dan koordinasi merupakan faktor penting yang tidak boleh diabaikan dalam melaksanakan program kerja. “Selamat dan suskes kepada 23 orang panitia yang telah dilantik, saya yakin dan percaya bisa melaksanakan amanah dengan baik,”sebutnya.

Pihaknya menyebut, sebagaimana himbauan dari Menteri Agama RI bahwa tiga aspek penyelenggaraan haji, yaitu pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jamaah, harus dipegang teguh dan dilaksanakan semaksimal mungkin.

Hal ini dimaksudkan guna mengurangi berbagai kendala dan persoalan yang mungkin dialami para jamaah haji saat pelaksanaan ibadah haji. “Khususnya mereka yang usia lanjut dan baru pertama kali perlu perhatian lebih,” harapnya.

Seperti diketahui, pemerintah Arab Saudi sudah siap menerima jamaah haji dari berbagai penjuru dunia, dan kloter pertama rencananya akan berangkat pada 4 Juni. Adapun total jumlah jamaah haji asal Indonesia sebanyak 100,051 jemaah.

“Kita patut bersyukur karena setelah dua tahun tertunda dikarenakan pandemi covid-19, pemerintah Arab Saudi sudah bisa menerima kembali para jamaah haji. Kami berharap dan berdoa agar lancar dan diberikan kemudahan juga keselamatan bagi para jamaah haji,” imbuhnya. (adv)

Komisi I DPRD Kaltim Terima Aspirasi Warga Desa Peridan

0
Komisi I DPRD Kaltim mendengarkan aduan Warga Desa Peridan, terkait perizinan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur perusahaan PT Wira Inova Nusantara (WIN), Selasa (17/5).

SAMARINDA – Komisi I DPRD Kaltim kembali menerima aduan Warga Desa Peridan, Kecamatan Sangkuliran, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terkait perizinan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur perusahaan PT Wira Inova Nusantara (WIN) di atas Lahan Mangrove di Desa Peridan, Selasa (17/5).

Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu, usai melakukan rapat dengar pendapat (RDP) mengatakan bahwa, PT WIN tengah membangun jalan berdasarkan permintaan warga lewat kepala desa setempat. Hanya saja, pembangunan jalan itu melewati hutan mengrove.

“Berdasarkan undang-undang kehutanan Nomor 41 Tahun 1999, kalau melewati hutan mangrove, itu semuanya harus ada izin. Nah, dalam perjalanannya kan dia ( PT WIN, red) belum mengantongi izin dari pihak terkait, seperti izin dari kehutanan. Atau minimal, ada izin dari pemerintah kabupaten, porvinsi atau pemerintah pusat,” terang Demmu.

Untuk itu, guna memastian persoalan izin penggunaan lahan mangrove, Komisi I akan melakukan diskusi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinan Kehutanan Kaltim. “Ini persoalan izin, dalam rangka sahnya atau tidak dilakukan penebangan mangrove,” jelas dia.

Meskipun ini termasuk dari permitaan warga setemapt unutk dibangunkan jalan, pihak perusahaan juga harus memastikan tidak melanggar aturan yang ada. Yang jadi persaoalan kata Ketua Fraksi PAN ini, pada saat perusahaan konsultasi dengan DLH setempat, DLH tidak memberikan rekomendasi.

“Nah ini yang coba ditelusuri komisi I. Kami akan mencari benang merahnya, sehingga ini bisa berjalan dengan baik. Niat baik untuk bantu warga sangat kita apresiasi, tapi jangan sampai melanggar aturan,” pungkas Demmu. (adv)

Kasus DBD Capai 161 Kasus, PMI Bontang Sering Terkendala Dapatkan Trombosit

0

BONTANG – Tren kasus penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bontang sejak Januari hingga Mei 2022 mencapai 161 kasus. Hal itu diungkapkan Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Bontang Asniwati, Selasa (17/5/2022).

Jumlah kasus DBD ini dijelaskan Asniwati paling banyak di Kecamatan Bontang Selatan, yakni 88 kasus. Disusul Kecamatan Bontang Utara sebanyak 48 kasus dan Kecamatan Bontang Barat 25 kasus. “Di bulan Februari dan April ada 2 kasus meninggal itu dari kelurahan Telihan dan Tanjung Laut Indah,” ujarnya.

Menurutnya tren kasus ini salah satunya disebabkan perubahan cuaca, seperti hujan yang dapat memicu nyamuk berkembang biak, sehingga membawa virus DBD. “Bontang ini kan tidak ada musimnya jadi bisa setiap saat hujan,” katanya.

Menanggapi hal itu, Teknisi Transfusi Darah PMI Kota Bontang, Modesta mengatakan, tingginya kasus DBD mempengaruhi jumlah permintaan trombosit.

Trombosit sendiri merupakan keping sel darah yang diambil dari darah segar pendonor. Modesta menyebut jika pihaknya sering terkendala pada penyediaan Trombosit. Sebab, Trombosit harus digunakan pada saat itu juga ke pasien.

“Jadi kendalanya di situ kalau tiba-tiba ada pasien DBD butuh, karena trombosit itu tidak bisa disimpan. Jadi kalau ada pasien baru kita carikan,” ujarnya, Selasa (17/5/202).

Sementara untuk permintaan trombosit ke rumah sakit, Selasa (17/5/2022) diungkapkan Modesta, mencapai 56 kantong. Jumlah ini dianggap masih bisa dipenuhi oleh PMI melalui kerjasama antar pendonor, dan pihak keluarga yang membutuhkan trombosit.

“Susahnya itu cari pendonor. Maka kami upayakan kerjasama antara pihak kelurga yang bisa mendonor,” bebernya.

Adapun stok darah di PMI saat ini, disebut Modesta, sangat terbatas. Hanya ada 27 kantong darah. Meliputi golongan darah A sebanyak 2 kantong, golongan darah B ada 3 kantong, golongan darah AB berjumlah 2 kantong dan golongan darah O sebanyak 20 kantong. “Stoknya hari ini menipis, Kalau ada yang mau donor silahkan ke PMI,” pungkasnya. (ahr)

Kapolres Pimpin Upacara Bendera Dirangkai Halal Bihalal dan Pemberian Bingkisan untuk Anggota yang Ulang Tahun

0

BONTANG – Polres Bontang menggelar upacara  bendera bulanan yang di rangkai pemberian bingkisan  kepada anggota yang berulang tahun di bulan Mei 2022. Kegiatan dilanjutkan dengan  halal bihalal  di lapangan apel Polres Bontang, Selasa (17/05/2022).

Upacara ini dipimpin Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi S.H.,S.I.K.,M.H. dan diikuti  Waka Polres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto S.I.K, Pejabat Utama (PJU), kasat, kasie, kapolsek jajaran, perwira, dan seluruh personel Polres Bontang. Baik Polri maupun ASN .

Dalam sambutannya, Kapolres Bontang mengatakan, upacara  bendera ini jangan dianggap kegiatan rutin, namun harus dimaknai sebagai momentum untuk memupuk dan menumbuhkan nilai-nilai jiwa patriotik dan nasionalisme kepada setiap individu Polri.

Hal ini katanya, penting untuk membangun karakter dan jati diri Polri, serta memberikan inspirasi dan motivasi bagi peningkatan semangat pengabdian sebagai anggota Polri yang dilandasi Tribrata dan Catur Prasetya.

Kapolres mengavaluasi kegiatan yang telah dilakukan oleh Polres Bontang pada bulan yang lalu selesai melaksanakan operasi  ketupat Mahakam 2022 dengan baik sehingga gangguan kamtibmas dapat ditekan dan diminimalisasi sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bontang cukup kondusif.

“Ini merupakan kerja keras bersama dan sinergi semua personel Polres Bontang, baik dari fungsi Reskrim, Lantas, Samapta, Intelkam, Binmas, dan Bhabinkamtibmas serta dukungan dari seluruh anggota Polres Bontang. Hal ini harus kita pertahankan dan ditingkatkan agar kamtibmas di wilayah kota Bontang semakin meningkat. Saat ini kita juga masih melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna menciptakan stuasi kamtibmas yang kondusif,” ucapnya.

Selain itu Kapolres Bontang menyampaikan  kondisi Covid-19 di Kota Bontang sudah melandai. “Hal ini berkat kerja keras kita semua dalam mendisiplinkan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dan peran serta Polres Bontang yang aktif dalam pencapaian target vaksin secara nasional. Namun demikian kita tidak boleh lengah dan terlena Polri harus  sebagai contoh dalam menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Dalam Kesempatan tersebut Kapolres  menerangkan  bahwa upacara dirangkai dengan pemberian bingkisan kepada personel yang berulang tahun di bulan Mei sebagai wujud apresiasi dan perhatian dari pimpinan.

Diakhir  sambutannya Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polres Bontang yang melaksanakan tugas dengan baik dan profesional.

Sementara itu selesai melaksanakan apel upacara bendera dan pemberian bingkisan, Kapolres Bontang didampingi Wakapolres dan para Pejabat Utama melanjutkan kegiatan dengan halal bihalal dan silaturahmi dengan bersalam-salaman bersama seluruh personel secara bergiliran. (hms)

Lagi, Babinsa Koramil 03/Anggana Monitoring Vaksinasi di Wilayah Binaan

0

BONTANG – Sukseskan program vaksinasi di masa pandemi Covid-19, Babinsa Jajaran Kodim 0908/Bontang terus mengawal pelaksanaan vaksinasi di wilayah binaan.

Seperti dilakukan personel Babinsa Koramil 03/Anggana Serda Priya Hartana yang terus mendampingi tenaga kesehatan melaksanakan vaksinasi terhadap warga binaan di Puskesmas Anggana Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (17/05/2022).

Demi menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di desa binaannya, personel Babinsa aktif mendampingi tim medis dari Puskesmas setempat, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksinasi tersebut aman dan halal untuk digunakan.

“Program Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah menghentikan Pandemi Covid-19. Kita sebagai warga Indonesia harus mendukung dan mengikuti vaksinasi. Tidak usah takut dan khawatir, vaksinasi ini telah kita laksanakan sebelumnya. Jangan mudah percaya berita hoax yang banyak beredar. Mari kita bangkit dan dukung pemerintah dengan mensukseskan program vaksinasi ini,” bebernya.

Terpisah, Komandan Koramil 03/Anggana Kapten Inf Leonardo menjelaskan dalam pelaksanaannya, warga yang akan menerima vaksinasi harus melalui beberapa tahapan.

Mulai mengisi pendaftaran, cek tensi dan suhu badan dan screening oleh petugas kesehatan, bila memenuhi syarat dan dinyatakan sehat baru dilaksanakan vaksinasi. Setelah divaksin peserta harus menunggu beberapa menit untuk mengantisipasi terjadinya reaksi terhadap vaksin.

“Kami juga menyampaikan kepada masyarakat yang telah menerima vaksinasi, untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan yang telah di anjurkan Pemerintah. Di masa pandemi saat ini sangat diharapkan peran serta dan kesadaran seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan penyebaran virus mematikan ini, agar kita dapat kembali bangkit dan memulihkan keadaan,” pungkasnya. (Pendim Btg)

Atasi Banjir, Gelontor Rp 73,6 Miliar

0

BONTANG – Pemkot Bontang tahun ini telah menyiapkan dana sebesar Rp 73,6 miliar untuk penanggulanangan banjir di Kota Taman. Rinciannya, Rp 54 miliar dialokasikan melalui APDB Kota Bontang 2022 dan bantuan keuangan (bankeu) Pemprov Kaltim sebesar Rp 19,6 miliar.  Dana itu digunakan untuk membangun sejumlah proyek penanggulangan banjir di daerah-daerah langganan banjir.

Kepala Badan Penelitian, Perencanaan dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bontang, Amirudin merincikan, dana Rp 54 miliar dari APBD Bontang, digunakan untuk membangun kolam polder di 2 kelurahan di Kota Bontang, membangun drainase di Jalan MT Haryono dan turap sungai di Jalan Imam Bonjol.

“Program penanggulangan banjir, sudah menjadi program prioritas Pemkot Bontang yang telah dituangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD, Red) Tahun 2021-2026,” sebutnya.

Selain melalui dana APBD Bontang 2022, untuk mengatasi banjir ini, Pemkot Bontang juga mengajukan bantuan keuangan (bankeu) melalui Pemprov Kaltim Tahun Anggaran 2022.

“Yang kami usulkan Rp 400 miliar, namun disetujui Rp 22,9 miliar. Memang angkanya masih jauh dari harapan, tapi kita syukuri. Kita harapkan angkanya terus meningkat setiap tahun untuk program penanggulangan banjir ini,” bebernya. “Ini sudah menjadi komitmen Pemerintah (Basri-Najirah, Red.) yang akan fokus mengatasi banjir di Kota Bontang,” sambungnya.

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bontang Sony Suwito mengakui, telah menerima bantuan keuangan dari Pemprov Kaltim untuk proyek penanggulangan banjir sebesar Rp 22,9 miliar.

Bantuan keuangan itu digunakan untuk penurapan sungai senilai Rp 19,6 miliar dan sisanya, Rp2,5 milar  untuk membangun Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Ibu Kota Kecamatan (IKK), Kanaan. “Kita komitmen untuk program-program penanggulangan banjir ini. Kita harapkan, banjir di Bontang bisa segera diatasi,” tegasnya. (rin/mk)

Pintu Masuk Harus Diperlebar, Pasar Citra Mas Loktuan Belum Siap Dioperasikan

0

BONTANG – Rombongan Komisi III melakukan sidak di Pasar Baru Taman Citra Kelurahan Loktuan,  Selasa (17/5/2022). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan sarana penunjang.

Ketua Komisi III Bontang, Amir Tosina mengatakan, ada beberapa catatan dari hasil sidak. Catatan yang terpenting ialah pintu masuk di Gedung Pasar Basah yang dinilai terlalu sempit.

Pintu masuk pasar hanya memiliki lebar tidak sampai 2 meter. Padahal, aktivitas nantinya akan padat karena pedagang harus membawa gerobak menaruh barang dagangannya.

“Ini tidak ideal pintu masuknya. Harus dilebarkan lagi, bayangkan kalau pedagang mau bawa barang ke dalam pasti kesulitan,” kata Amir Tosina,  ditemui di Pasar Baru Taman Citra Loktuan.

Hasil sidak juga meminta Diskop-UKMP memastikan konektivitas saluran pembuangan air yang berada di pasar baru sebelum ditempati.

Dikhawatirkan, jika terjadi sumbatan akibat tumpukan sampah, efeknya akan menghambat aliran air. Dari situ muncul dampak soal aroma tidak sedap yang tentu akan dirasakan oleh masyarakat.

Bangunan yang sudah ada sejak dua tahun lalu dinilai harus segera digunakan. Pada 2018, pembangunan dilanjutkan dengan pengerjaan site pile, dari APBN  sekira Rp 9,8 miliar.

Lalu pada 2019, lantaran pasar yang dibangun pertama tidak mampu menampung jumlah pedagang di Pasar Citra Mas lama, maka dilakukan penambahan bangunan menjadi dua lantai dengan kisaran biaya Rp 14,6 miliar melalui APBD.

Sebagai informasi, jumlah kios dan los di gedung baru Pasar Citra Mas Loktuan, sebanyak 554 lapak. Sementara jumlah lapak yang terdaftar milik pedagang sebanyak 493 kios untuk 433 penjual di pasar.

“Semua harus dipastikan selesai dibenahi. Kalau dilihat lantai saluran ipal sudah banyak yang retak nanti menjadi penyebab tersumbatnya sampah,” terangnya.

Dikonfirmasi di lokasi yang sama, Kepala UPT Pasar Andi Parengrengi mengatakan, memang sejumlah sarana dan prasarana belum semua terselesaikan.

Dari 18 item yang kurang, tiga sudah rampung dibenahi. Misalnya dari konektivitas ipal, tampungan air bersih, dan pengoperasian blower.

Sisanya unit kerusakan kecil yang akan dibenahi setelah mendapat anggaran. Dari estimasi pengerjaan membutuhkan biaya Rp 200 juta.

Untuk itu anggota DPRD diminta mengalihkan anggaran pokok pikiran agar menutupi sisa perbaikan.

“Biar cepat, bisa anggota DPRD salurkan dana aspirasinya agar cepat diperbaiki. Estimasi pemindahan dilakukan bulan depan,” pungkasnya. (ahr)