Beranda blog Halaman 120

Seleksi Pendamping Kampung Mahulu Utamakan Integritas dan Kapasitas

0
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekkab) Mahakam Ulu, Kristina Tening.//foto-prokopim-mahulu.

UJOH BILANG — Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekkab) Mahakam Ulu (Mahulu), Kristina Tening, secara resmi membuka kegiatan Seleksi Rekrutmen Pendamping Kampung dan Pendamping Kecamatan Tahun 2026, Senin (27/4/2026).

Dalam sambutan Bupati Mahulu yang dibacakannya, Kristina Tening menyampaikan bahwa tahapan seleksi yang dilaksanakan melalui tes tertulis, praktik komputer, hingga wawancara merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan proses yang transparan dan akuntabel.

“Proses ini dinilai penting guna memastikan bahwa para pendamping yang terpilih tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki kapasitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara efektif,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelaksanaan seleksi tersebut diharapkan mampu menjaring calon pendamping yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen pengabdian tinggi dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di Mahulu.

Menurutnya, proses seleksi yang dilakukan secara berjenjang dan sistematis menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas dan kesesuaian peran pendamping terhadap tantangan di lapangan.

“Upaya melalui proses seleksi yang berjenjang dan sistematis ini merupakan bagian dari mekanisme untuk menjaga kualitas, integritas, serta kesesuaian peran pendamping dengan tantangan yang dihadapi di lapangan,” katanya.

Selain itu, keberadaan pendamping yang berkualitas dinilai akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan pembangunan di tingkat kampung.

“Dengan demikian, setiap program yang dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, memperkuat kemandirian, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Mahulu,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kristina Tening juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik.

Ia turut mengapresiasi para peserta yang mengikuti proses seleksi sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemajuan Kabupaten Mahulu.

“Saya juga mengapresiasi para peserta yang telah berpartisipasi dalam mengikuti proses seleksi ini sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemajuan Mahulu,” pungkasnya.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Polemik TAGUPP Berujung Evaluasi Internal Pemprov Kaltim

0
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. (Istimewa)

SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik setelah pernyataannya yang menyamakan posisi adiknya dengan adik Presiden RI Prabowo Subianto menuai polemik.

Permintaan maaf itu menjadi penanda awal dari serangkaian langkah korektif yang ia ambil, termasuk mencopot langsung adiknya dari Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP).

Dalam pernyataan resminya, Rudy mengakui kekeliruan dalam penyampaian komunikasi publik yang dinilai tidak tepat secara etika dan konteks pemerintahan.

Ia menyadari bahwa perbandingan tersebut memicu kegaduhan di tengah masyarakat, terutama karena menyangkut isu sensitif seperti nepotisme dalam jabatan publik.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya.

Keputusan mencopot sang adik dari TAGUPP tidak datang dalam ruang hampa. Dalam beberapa hari terakhir, gelombang kritik publik terus menguat, baik dari masyarakat sipil, pengamat, hingga internal partai politik.

Posisi anggota keluarga dalam struktur yang beririsan dengan kekuasaan dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, meskipun tidak memiliki kewenangan pengambilan keputusan langsung.

Rudy menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

“Ini menjadi evaluasi bagi kami. Pemerintah harus berjalan dengan prinsip profesionalitas dan menjaga kepercayaan publik,” tegasnya.

Di tengah polemik tersebut, tekanan juga datang dari kalangan praktisi hukum. Sebanyak 14 advokat di Kaltim mendatangi Kantor Gubernur untuk menyampaikan surat keberatan atas terbitnya Surat Keputusan (SK) pembentukan TAGUPP tahun 2026.

Perwakilan advokat, Diah Lestari, menyebut SK tersebut dinilai cacat hukum karena diberlakukan surut sejak 2 Januari 2026, meski baru ditetapkan pada 19 Februari 2026.

“Suatu produk hukum pada prinsipnya tidak berlaku surut, kecuali dalam kondisi tertentu seperti bencana,” katanya.

Selain meminta pembatalan SK, para advokat juga mendesak pengembalian honorarium yang telah dibayarkan kepada anggota TAGUPP serta pembubaran tim ahli tersebut.

Polemik semakin meluas setelah pernyataan Rudy sebelumnya membandingkan situasi di daerah dengan hubungan Presiden Prabowo Subianto dan adiknya, Hashim Djojohadikusumo.

Pernyataan itu dinilai tidak relevan oleh banyak pihak, mengingat Hashim tidak berada dalam struktur pemerintahan maupun menerima pembiayaan negara.

Reaksi juga datang dari internal Partai Gerindra Kaltim. Bendahara DPD Gerindra Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, menilai seorang pemimpin seharusnya lebih mengedepankan evaluasi ketimbang melontarkan pernyataan yang memicu kontroversi baru.

Selain polemik TAGUPP, sorotan publik juga tertuju pada renovasi rumah jabatan gubernur senilai Rp25 miliar yang bersumber dari APBD.

Rudy mengaku siap menanggung secara pribadi sejumlah item yang dianggap tidak prioritas, seperti kursi pijat dan akuarium air laut.

Ia juga berjanji membuka audit secara transparan terhadap seluruh paket renovasi serta melakukan evaluasi penggunaan anggaran fasilitas pimpinan agar lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, memastikan seluruh masukan dan keberatan yang disampaikan masyarakat maupun advokat akan dipelajari lebih lanjut oleh pemerintah provinsi.

“Semua masukan akan kami terima. Untuk saat ini kami pelajari terlebih dahulu,” ujarnya.

Polemik yang mencuat sejak akhir April 2026 ini menjadi ujian serius bagi kepemimpinan Rudy Mas’ud.

Permintaan maaf terbuka dan pencopotan anggota keluarga dari TAGUPP dinilai sebagai langkah awal pembenahan. Namun publik masih menunggu konsistensi langkah lanjutan dari Pemerintah Provinsi Kaltim dalam menjaga profesionalitas dan kepercayaan masyarakat. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Kasus Aktivis KontraS Dinilai Bukan Tindak Pidana Biasa

0
Komnas HAM menggelar konferensi pers terkait update penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. (Dok. Komnas HAM)

JAKARTA — Komnas HAM mendorong pemerintah mengambil langkah konkret dalam menangani kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Dorongan tersebut disampaikan setelah Komnas HAM menemukan indikasi kuat adanya pelanggaran hak asasi manusia dalam kasus tersebut.

Ketua Komnas HAM, Anies Hidayah, mengatakan penanganan perkara dikhawatirkan tidak memenuhi prinsip keadilan apabila tidak dilakukan secara terbuka dan akuntabel.

“Serta dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Dalam hasil penyelidikannya, Komnas HAM menilai kasus tersebut bukan sekadar tindak pidana biasa.

Lembaga tersebut menemukan adanya dugaan keterlibatan aparat negara yang berdampak pada pelanggaran sejumlah hak dasar korban.

Salah satu temuan utama ialah dugaan penyiksaan terhadap korban.

Komnas HAM menilai tindakan yang dialami Andrie Yunus memenuhi unsur-unsur penyiksaan sebagaimana diatur dalam standar HAM internasional.

“Memenuhi empat unsur penyiksaan yaitu penderitaan yang berat, dilakukan dengan sengaja, dilakukan dengan tujuan, dan pelaku adalah aparat negara,” kata Anies.

Selain itu, korban disebut telah mengalami berbagai bentuk intimidasi sebelum peristiwa penyiraman air keras terjadi.

“Saudara Andrie Yunus mengalami berbagai gangguan dan teror sebelum terjadinya penyerangan seperti serangan digital, telepon, adanya kendaraan rantis yang lewat di depan Kantor KontraS secara konsisten serta upaya intimidasi lain yang membuat perasaan terancam dan ada rasa takut,” ujarnya.

Komnas HAM juga menilai serangan terhadap korban berkaitan dengan aktivitas advokasi yang selama ini dijalankan Andrie Yunus, khususnya terkait isu perluasan peran militer dalam jabatan sipil melalui RUU TNI.

“Serangan terhadap saudara Andrie Yunus tidak terlepas dari aktivitas advokasi yang dilakukannya secara konsisten khususnya pada isu perluasan peran militer dalam jabatan sipil melalui RUU TNI,” katanya.

Lembaga tersebut turut menyoroti potensi pembatasan kebebasan berpendapat dan partisipasi publik akibat serangan tersebut.

“Serangan terhadap saudara Andrie Yunus merupakan upaya pembatasan terhadap dirinya dalam melakukan kerja advokasi yang merupakan hak dalam turut serta dalam pemerintahan,” ujar Anies.

Komnas HAM juga menilai proses hukum yang berjalan saat ini berpotensi melanggar hak korban untuk memperoleh peradilan yang adil apabila tidak dilakukan secara profesional dan transparan.

“Proses hukum yang tidak profesional, transparan, dan akuntabel dikhawatirkan tidak memenuhi prinsip fair trial dan akan menyebabkan tidak terpenuhinya hak korban untuk memperoleh peradilan,” tegasnya.

Atas dasar itu, Komnas HAM merekomendasikan Presiden untuk mendorong revisi Undang-Undang Peradilan Militer agar selaras dengan Undang-Undang TNI dan KUHAP.

Selain itu, pemerintah juga diminta membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus secara menyeluruh.

“Kepada Presiden, yang pertama adalah mendorong revisi Undang-Undang Peradilan Militer agar selaras dengan Undang-Undang TNI dan KUHAP. Yang kedua, membentuk tim gabungan pencari fakta untuk memastikan pengungkapan secara tuntas,” ujarnya.

Komnas HAM juga meminta kepolisian mengusut seluruh pihak yang terlibat, termasuk unsur sipil, serta mendorong proses hukum di peradilan militer dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Selain itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) diminta memastikan pemulihan korban berjalan optimal melalui perlindungan, pendampingan, dukungan medis, hingga rehabilitasi psikososial. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Jamaah Haji Balikpapan Terima Bantuan Uang Saku dari Pemkot

0
Pelepasan 360 calon jamaah haji (calhaj) yang tergabung dalam Kloter 2 asal Balikpapan. (Istimewa)

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melepas keberangkatan 360 calon jamaah haji (calhaj) yang tergabung dalam Kloter 2 asal Kalimantan Timur di Masjid Islamic Center Balikpapan, Senin (27/4/2026).

Selain pelepasan, para jamaah juga menerima bantuan uang saku sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah.

Kloter 2 tersebut menjadi bagian dari total 17 kloter jamaah haji asal Kalimantan Timur tahun 2026. Sementara jumlah keseluruhan jamaah asal Balikpapan tercatat sebanyak 675 orang.

Dalam kesempatan itu, masing-masing jamaah menerima bantuan dana sebesar Rp900 ribu, sedangkan petugas haji memperoleh Rp1,35 juta yang disalurkan melalui Bankaltimtara.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim, Mukhlis Hasan, mengatakan kloter kedua asal Balikpapan memiliki peran penting dalam rangkaian keberangkatan haji tahun ini.

“Jumlah jemaah kloter dua sebanyak 360 orang, dengan usia termuda 19 tahun dan tertua 88 tahun,” ujarnya.

Ia menegaskan kesehatan menjadi faktor utama dalam kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Seluruh jamaah nantinya akan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang setibanya di Asrama Haji Batakan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Kesehatan itu kunci. Walaupun sekarang merasa sehat, nanti tetap ada pemeriksaan ulang. Sebaiknya jemaah datang lebih awal agar punya waktu istirahat,” jelasnya.

Mukhlis juga mengingatkan jamaah agar disiplin terhadap aturan barang bawaan demi menghindari hambatan saat proses keberangkatan.

“Hal-hal kecil seperti barang bawaan bisa berdampak besar. Jadi pastikan semuanya sesuai aturan agar tidak mengganggu jadwal keberangkatan,” tambahnya.

Selain itu, jamaah diimbau menjaga sikap selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, menghindari perdebatan, serta memperbanyak ibadah agar memperoleh haji mabrur.

Pada tahun 2026, terdapat penyesuaian sistem penyelenggaraan haji yang berdampak pada distribusi kuota lebih merata.

Kebijakan tersebut turut memangkas masa tunggu jamaah asal Balikpapan dari sekitar 36 tahun menjadi 26 tahun.

Pelepasan jamaah dilakukan oleh Asisten II Setda Kota Balikpapan, Andi Yusri, mewakili Wali Kota Balikpapan.

Menurutnya, pengurangan masa tunggu menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus menunggu sangat lama untuk berangkat haji.

“Pengurangan masa tunggu ini memberi harapan baru. Masyarakat yang selama ini menanti dalam waktu sangat panjang kini memiliki peluang lebih cepat untuk menunaikan rukun Islam kelima,” ujarnya.

Ia menambahkan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan kebersamaan.

“Para jemaah diharapkan menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Balikpapan selama berada di Tanah Suci,” tutupnya. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Polisi Dalami Dugaan Investasi Emas Digital, Puluhan Korban Dimintai Keterangan

0

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb27apr2026/mobile/

Enam Posisi Strategis Pemerintahan Diisi Wajah Baru

0
Prosesi pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto saat melantik enam pejabat baru dalam reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta. (YT: Setpres RI)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet dengan melantik enam pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Prosesi pelantikan tersebut turut disaksikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat negara lainnya.

Dalam prosesi itu, para pejabat berdiri berjajar untuk mengikuti pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Presiden Prabowo.

“Bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah menurut agama Islam?” tanya Prabowo.

“Bersedia,” jawab para pejabat secara serentak.

Setelah itu, para pejabat mengucapkan sumpah jabatan yang berisi komitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menaati seluruh peraturan perundang-undangan, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan.

Enam pejabat yang dilantik menempati sejumlah posisi strategis di pemerintahan.

Jumhur Hidayat dipercaya menjabat Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Sementara Hanif Faisol Nurofiq dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Presiden juga menunjuk Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Kemudian Hasan Nasbi dipercaya mengisi jabatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Untuk posisi kepala lembaga, Abdul Kadir Karding resmi menjabat Kepala Badan Karantina Indonesia.

Sedangkan Muhammad Qodari ditunjuk sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Reshuffle kabinet ini menjadi langkah terbaru Presiden Prabowo dalam melakukan penyegaran pemerintahan sekaligus memperkuat kinerja kabinet di berbagai sektor strategis.

Perombakan tersebut juga dinilai sebagai bagian dari upaya mempercepat efektivitas program-program prioritas pemerintah ke depan. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Titan Villians Team 1 Keluar Sebagai Juara MSC Season 2

0
Sejumlah tim berlomba dalam ajang MSC Season 2 di IKN. (Atmaja Riski/Media Kaltim)

NUSANTARA — Turnamen Mobile Legend Sepaku Championship (MSC) Season 2 tahun 2026 sukses digelar di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 24–26 April 2026 di Multi Function Hall Kemenko 4.

Ajang esports besutan komunitas Bara Sepaku tersebut diikuti sedikitnya 34 tim dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kecamatan Sepaku tetapi juga peserta dari luar wilayah.

Persaingan berlangsung ketat hingga akhirnya Titan Villians Team 1 berhasil keluar sebagai juara pertama turnamen.

Sementara posisi runner-up diraih TXC Warrior. Sedangkan juara tiga dan empat masing-masing ditempati Titan Villians Team 3 serta GG Gokong E-Sport.

Ketua panitia turnamen, Ahmad Saiful Bahri, mengaku bangga karena kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses hingga akhir kompetisi.

“Senang, berjalan sukses. Turnamen ini juga memperebutkan Piala Bergilir Camat Sepaku sebagai simbol prestise bagi para peserta,” ujarnya, Minggu (27/4/2026).

Ia menambahkan, dukungan dari Otorita IKN khususnya Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat turut menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan.

Sementara itu, Direktur Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, memberikan apresiasi kepada komunitas Bara Sepaku yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda.

“Terima kasih kepada komunitas Bara Sepaku sebagai penyelenggara. Diharapkan event ini jadi agenda tahunan di Ibu Kota Nusantara,” katanya.

MSC Season 2 sendiri merupakan kegiatan rutin tahunan yang digagas komunitas pemuda Bara Sepaku sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda di bidang esports.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem esports di wilayah Sepaku dan IKN, sekaligus memberi ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat, turnamen ini dinilai berpotensi menjadi salah satu event esports tahunan bergengsi di kawasan IKN. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Gerobak UMKM Jadi Bentuk Kepedulian Rutan kepada Warga Binaan

0
Serah terima bantuan gerobak UMKM dari Rutan Tanah Grogot kepada keluarga warga binaan. (Nash/Radar Paser)

PASER — Rutan Kelas IIB Tanah Grogot menyalurkan bantuan gerobak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam momentum peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026 yang diperingati pada Senin (27/4/2026).

Kepala Rutan Kelas IIB Tanah Grogot, Aris Triyanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada warga binaan dan keluarganya di luar rutan sekaligus implementasi nyata moto pemasyarakatan.

“Ini merupakan wujud nyata implementasi dari moto pemasyarakatan yakni pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Aris menjelaskan, meski saat ini bantuan yang diberikan baru satu unit gerobak UMKM, program tersebut akan terus dikembangkan ke depannya.

“Kedepan mungkin akan ada banyak lagi bantuan yang diberikan rutan kepada keluarga narapidana yang membutuhkan bantuan gerobak,” katanya.

Selain itu, pihak rutan juga berencana memproduksi gerobak secara mandiri melalui program pembinaan keterampilan warga binaan.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan kemandirian narapidana, tetapi juga dapat memberikan manfaat langsung kepada keluarga warga binaan.

“Kalau kita bisa produksi sendiri kan kenapa tidak. Jadi sekalian kita produksi dengan keahlian narapidana di sini dan hasilnya juga bisa dimanfaatkan oleh keluarga warga binaan,” jelasnya.

Sementara itu, Saprudin selaku keluarga WBP penerima bantuan mengaku bersyukur atas bantuan gerobak yang diberikan Rutan Tanah Grogot.

Ia berencana memanfaatkan gerobak tersebut untuk membuka usaha jual sayur demi membantu perekonomian keluarga.

“Rencananya mau dipakai jual sayur. Semoga ini bisa membantu menambah ekonomi supaya lebih baik,” ujarnya. (MK)

Penulis: Nash
Editor: Agus S

Personal Branding dan Self Value Jadi Sorotan Afternoon Tea & Talk

0
Sharing Session Afternoon Tea & Talk di FUGO Hotel Samarinda. (Nuzul Saputra/Media Kaltim)

SAMARINDA — Di tengah masih terbatasnya ruang ekspresi perempuan di Samarinda, konsep kelas kecil dan intimate mulai menjadi alternatif untuk membangun kepercayaan diri serta koneksi sosial.

Hal itu terlihat dalam kegiatan Afternoon Tea & Talk yang digelar komunitas Grow Girls Gang di FUGO Hotel Samarinda, Sabtu (24/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 15 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja kantoran, mahasiswi, hingga konten kreator. Seluruh peserta tampil mengenakan kebaya yang menambah suasana hangat dan elegan selama acara berlangsung.

PIC Grow Girls Gang Samarinda, Meisya, mengatakan konsep kegiatan memang sengaja dibuat lebih intimate agar peserta bisa lebih terbuka dan saling mengenal.

“Grow Girls Gang ini memang fokus ke kegiatan perempuan. Konsepnya dibuat lebih intimate agar peserta bisa saling mengenal dan lebih terbuka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi perempuan untuk berbagi pengalaman, membangun rasa percaya diri, serta menciptakan koneksi tanpa rasa canggung.

Acara diawali dengan sesi diskusi bersama Awlia, public speaker sekaligus konten kreator yang membahas personal branding dan penguatan nilai diri perempuan.

Diskusi berlangsung interaktif sambil menikmati sajian teh dari FUGO Hotel Samarinda.

Dalam pemaparannya, Awlia menekankan pentingnya mengenali nilai diri sebagai dasar membangun rasa percaya diri.

“Kita semua punya value. Jadi tunjukkan value itu, hadir, dan jangan terlalu mendengarkan kata-kata orang, karena pada akhirnya kita sudah cukup dengan diri kita sendiri,” ujarnya.

Suasana yang santai membuat para peserta lebih nyaman berbagi pengalaman pribadi, mulai dari rasa insecure hingga proses menemukan jati diri.

Salah satu peserta, Prilnita, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut.

’“Bukan cuma materinya, tapi suasananya juga bikin nyaman buat sharing. Jadi lebih berani ngobrol dan menyampaikan apa yang dirasakan,” katanya.

Ia juga merasa lebih tenang setelah mengetahui banyak perempuan lain mengalami pengalaman serupa.

“Aku jadi tidak merasa sendiri. Ternyata banyak yang mengalami hal yang sama,” lanjutnya.

Usai sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan flower arranging yang dipandu Better Store. Peserta diajak merangkai bunga dalam suasana santai namun tetap interaktif.

Selama kegiatan berlangsung, peserta juga menikmati finger food dari FUGO Hotel. Di akhir acara, booth kecantikan dari Y.O.U dan Klinik 88 turut hadir memberikan pengalaman tambahan berupa konsultasi produk hingga pengecekan kulit gratis.

Awlia menilai ruang ekspresi perempuan di Samarinda mulai berkembang, meski masih belum merata.

“Ruangnya sudah mulai ada, tetapi memang masih terbatas. Karena itu kegiatan seperti ini penting untuk mendorong perempuan lebih berani mengekspresikan diri,” ujarnya. (MK)

Penulis: Nuzul Saputra
Editor: Agus S

Kecelakaan Tunggal di Simpang Tiga McDonald’s, Pengendara Vario Alami Luka Serius di Wajah

0
Petugas kepolisian saat menyelidiki kecelakaan di Gunung Sari. (Dwi S).

BONTANG – Diduga mengalami kecelakaan tunggal, seorang pria paruh baya pengendara sepeda motor jenis Honda Vario mengalami luka serius, setelah terjatuh di kawasan Simpang Tiga Lampu Merah McDonald’s Gunung Sari, Kota Bontang, Senin (27/4/2026) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban diduga kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka cukup serius, terutama pada bagian wajah.

Warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian menyebutkan bahwa, wajah korban dipenuhi darah saat ditemukan tepat usai insiden tersebut.

“Korban langsung ditolong warga sekitar, kondisinya cukup parah di bagian wajah, banyak darahnya. Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit, untuk penanganan medis,” ujar Hadi, salah seorang saksi mata di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan. Namun, kejadian ini diduga merupakan kecelakaan tunggal tanpa melibatkan kendaraan lain.

“Kami belum mengetahui dengan pasti apa penyebab terjadinya kecelakaan tersebut, saat ini kami pun masih mengumpulkan sejumlah informasi dari para saksi mata yang melihat kejadiannya. Jadi kami belum bisa mengatakan dengan pasti,” ucap Aris, salah satu petugas Polantas Polres Bontang.

Mengenai adanya insiden tersebut, masyarakat sangat diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di persimpangan jalan yang rawan kecelakaan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam