Beranda blog Halaman 159

CSR PLN Kaltim Bantu Penyaluran Kurban ke Desa Segihan

0
Suasana penyaluran paket daging kurban untuk masyarakat Desa Segihan, Kecamatan Sebulu. Foto: Ady/MKN

TENGGARONG – Anggota DPR RI Komisi I Budisatrio Djiwandono menyalurkan bantuan sapi kurban untuk masyarakat Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Hewan kurban tersebut kemudian diolah dan dibagikan kepada masyarakat dalam bentuk 800 paket daging kurban melalui Yayasan Mazroatul Akhirat Desa Segihan.

Program bantuan itu berasal dari CSR PLN UP3 Kalimantan Timur dan penyalurannya turut dikawal tim Budisatrio Djiwandono bersama Anggota DPRD Kutai Kartanegara Fraksi Gerindra, Hendra.

Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi I Budisatrio Djiwandono, Nasrullah, mengatakan kegiatan kurban tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah Sebulu.

“Hari ini kami dari tim Bapak Budisatrio Djiwandono melaksanakan kegiatan kurban di Desa Segihan. Hewan kurban ini berasal dari CSR PLN UP3 yang ada di Kota Samarinda, atau yang lebih tepatnya di Kaltim,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Menurut Nasrullah, penyaluran bantuan dalam bentuk paket daging dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat desa.

“Dan saat ini juga untuk paket daging itu ada 800 paket yang kita berikan di Desa Segihan,” jelasnya.

Ia berharap program CSR dari berbagai perusahaan maupun lembaga di Kalimantan Timur dapat terus dimanfaatkan untuk membantu masyarakat melalui jalur aspirasi wakil rakyat.

“Harapan dari kami, dari tim Bapak Budisatrio Djiwandono, pertama kami berharap agar CSR-CSR yang ada di Kalimantan Timur, terutama yang berkaitan dengan pemerintahan, bisa kami akses untuk sebagai perpanjangan tangan melalui aspirasi Bapak Budisatrio Djiwandono ke masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kukar Hendra mengatakan pihaknya hadir untuk memastikan bantuan hewan kurban tersalurkan dengan baik kepada masyarakat Desa Segihan.

“Jadi kami hadir di sini untuk mengawal aspirasi Bapak Budisatrio yaitu sapi kurban, yaitu 800 paket yang jelas untuk kami sebarkan kepada masyarakat Kalimantan Timur, di mana di titik hari ini kita sebar di Kecamatan Sebulu Desa Segihan,” katanya.

Ketua Yayasan Mazroatul Akhirat Desa Segihan, M Yahya, turut menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat melalui yayasan tersebut.

“Dan pembagian kami Alhamdulillah sudah kami laksanakan dan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk warga Desa Segihan khususnya. Dan kami ucapkan ribuan terima kasih sekali lagi atas bantuannya,” tutupnya. (MK)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Lebih 5 Ribu Paket Daging Kurban Disalurkan di Kawasan IKN

0
Sebagian hewan kurban Otorita IKN didistribusikan ke kecamatan dan lembaga adat di kawasan Nusantara. Foto: Dok. Otorita IKN

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara menyalurkan lebih dari 5.945 paket daging kurban kepada masyarakat, pekerja, dan berbagai unsur pendukung di kawasan IKN pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Sebanyak 4.895 paket daging kurban dibagikan kepada masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN. Sementara 1.090 paket lainnya disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), meliputi petugas kebersihan, keamanan, resepsionis, pekerja konstruksi, hingga pekerja non-konstruksi.

Selain itu, paket daging juga diberikan kepada para shohibul kurban sapi dan kambing, panitia kurban, serta pekerja pendukung yang bertugas di Masjid Negara IKN, Basilika Nusantara, Balai Kota Nusantara, RSUP Nusantara, dan kompleks perkantoran Bank Indonesia Nusantara.

Tahun ini, Otorita IKN menghimpun 29 ekor sapi dan 12 ekor kambing dari para shohibul kurban. Dua di antaranya merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden RI Prabowo Subianto dan satu ekor sapi bantuan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan sebelum penyembelihan dilakukan, pihaknya terlebih dahulu menyerahkan simbolis sapi kurban Presiden dan Wakil Presiden kepada perwakilan penerima.

“Saya serahkan dulu sapi bapak presiden dan bapak wakil presiden, lalu untuk camat, perwakilan yayasan, dan ketua lembaga adat Paser. Kemudian penyembelihan. Dari dua puluh sembilan sapi itu, tiga belas di antaranya didistribusikan ke sejumlah kecamatan di delieasi IKN,” ujarnya usai penyerahan, Rabu (27/5/2026).

Basuki juga turut berpartisipasi sebagai shohibul kurban dengan menyerahkan satu ekor sapi.

“Hari ini kita melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Negara IKN dan dilanjutkan dengan penyembelihan kurban. Mudah-mudahan ini menjadi ibadah bagi kita semua. Kurban ini dari warga untuk warga,” katanya.

Sebagian hewan kurban turut didistribusikan ke sejumlah kecamatan di wilayah IKN seperti Sepaku, Samboja, Samboja Barat, Muara Jawa, hingga Loa Janan.

Pelaksanaan kurban di IKN tahun ini juga melibatkan peternak lokal. Salah seorang peternak asal Samboja, Rosibul Aklil, mengaku pembelian hewan kurban oleh Otorita IKN membantu usaha peternak setempat.

“Alhamdulillah ternak kami dibeli oleh Otorita IKN sekitar tiga sampai empat ekor. Ini sangat membantu kami. Terima kasih karena telah memfasilitasi penggemukan ternak kami di Samboja,” ujarnya.

Penyelenggaraan Iduladha perdana di Masjid Negara IKN menjadi bagian dari aktivitas keagamaan di Nusantara sekaligus memperkuat nilai sosial melalui distribusi hewan dan daging kurban kepada masyarakat sekitar serta para pekerja di kawasan IKN. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Gegara Persoalan Amplop Kurban, Tukang Bangunan Mengamuk di Samarinda

0
Pelaku diamankan warga di area semak-semak usai diduga membakar bangunan tempatnya bekerja di Samarinda. Foto: Dimas/Media Kaltim

SAMARINDA – Aksi nekat dilakukan seorang pekerja bangunan di kawasan Simpang Batu Besaung, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Kamis malam (28/5/2026). Pria tersebut diduga sengaja membakar bangunan tempatnya bekerja usai terlibat cekcok dengan rekan sesama tukang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 WITA itu sempat membuat geger warga sekitar. Api yang membakar bangunan diduga dipicu rasa tersinggung pelaku terhadap rekannya setelah pembagian daging kurban.

Aiptu Joko Wahyudi dari Pampata III menjelaskan insiden bermula saat pelaku menanyakan soal pemberian amplop kepada korban usai keduanya menerima bagian daging kurban.

“Pelaku menanyakan, ‘ada dapat amplop kah?’, namun korban menjawab tidak ada. Diduga karena jawaban tersebut, pelaku merasa tersinggung,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Diduga emosi, pelaku kemudian menganiaya korban menggunakan pipa dan sapu. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kiri.

Tak berhenti di situ, pelaku disebut meletakkan tabung gas di atas kompor dalam kondisi menyala hingga memicu kebakaran pada bangunan tersebut.

“Motif pembakaran ini dilakukan pelaku untuk mencari perhatian warga sekitar agar berdatangan ke lokasi,” jelas Joko.

Salah satu saksi mata, Ahmad Efendi, mengaku sempat melihat pelaku datang sambil membawa parang dan marah-marah sebelum api membesar.

“Dia datang langsung masuk dan marah-marah. Saya tidak terlalu paham masalahnya apa, tiba-tiba api sudah besar di atas,” tuturnya.

Pemilik bangunan yang akrab disapa Pak Haji mengatakan kedua pekerja tersebut sudah bekerja sekitar enam bulan dan sebelumnya tidak pernah terlibat masalah.

“Tadi siang mereka masih kerja bareng, sepertinya tersinggung karena masalah sepele tadi,” ungkapnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri ke area semak-semak di belakang bangunan. Warga yang geram kemudian mengejar dan sempat menghakimi pelaku sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Dalam proses pengamanan, petugas bahkan terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara karena situasi massa mulai tidak terkendali.

Saat ini pelaku telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara korban dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Tebar Semangat Idul Adha, PLN UIP KLT Salurkan 9 Hewan Kurban untuk Masyarakat

0
PLN UIP KLT melaksanakan pembagian dan penyaluran daging kurban kepada masyarakat dalam rangka Idul Adha 1447 H.

BALIKPAPAN — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) menyalurkan sembilan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada masyarakat, panti asuhan, pesantren, stakeholder, dan instansi di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penyaluran hewan kurban ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk terus berbagi manfaat dan mempererat hubungan dengan masyarakat.

Sebanyak sembilan hewan kurban yang terdiri dari enam ekor sapi dan tiga ekor kambing disalurkan secara bertahap kepada warga di sekitar kantor PLN UIP Kalimantan Bagian Timur.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP KLT, Raditya Kuntoro, mengatakan penyaluran hewan kurban merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja PLN.

“Idul Adha menjadi momentum untuk berbagi dan mempererat kebersamaan. Kami berharap hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat hubungan baik yang selama ini terjalin antara PLN dan lingkungan sekitar,” ujar Raditya.

Secara terpisah, General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan.

“Nilai utama Idul Adha adalah keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Melalui kegiatan ini, PLN ingin terus hadir lebih dekat dengan masyarakat serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung,” ujar Basuki.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan juga ditopang oleh hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan.

“Selain membangun sistem kelistrikan yang andal, PLN juga berupaya membangun kepercayaan, kebersamaan, dan hubungan yang saling mendukung dengan masyarakat. Semangat berbagi ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi dengan seluruh stakeholder,” tambahnya.

Melalui kegiatan kurban Idul Adha 1447 Hijriah, PLN UIP KLT menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan peran perusahaan secara berimbang, yakni menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal sekaligus memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Bom)

Iduladha di PWI Kukar Jadi Ajang Pererat Solidaritas Jurnalis

0
Suasana penyembelihan sapi kurban di Sekretariat PWI Kutai Kartanegara, Jalan Lais, Tenggarong. Foto: Istimewa

TENGGARONG – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara di Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, saat para wartawan dan pengurus bergotong royong menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Usai melaksanakan Salat Iduladha di lingkungan masing-masing, para awak media yang sehari-hari bertugas meliput di wilayah Kukar langsung berkumpul di sekretariat PWI Kukar untuk mengikuti prosesi penyembelihan hewan kurban.

Satu ekor sapi bantuan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi simbol kebersamaan insan pers di momentum hari raya tersebut.

Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, mengatakan tradisi gotong royong saat Iduladha bukan sekadar kegiatan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi ruang mempererat solidaritas antarsesama wartawan.

“Alhamdulillah, usai salat Ied berjamaah di kawasan masjid rumah masing-masing, seluruh kawan-kawan pengurus langsung bergegas ke sekret dan gotong royong kita menyembelih sapi kurban,” ujarnya.

Menurut pria yang akrab disapa Awi itu, kebersamaan yang selama ini terbangun di lingkungan PWI Kukar menjadi modal penting dalam menjaga kekompakan insan pers di tengah aktivitas peliputan yang padat.

Ia menilai semangat Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan dan solidaritas yang perlu terus dijaga para jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik sehari-hari.

“Semoga kesolidan kawan-kawan dan sinergitas kita terus terjalin dan selalu bersama-sama dalam bingkai keikhlasan sesuai makna mendalam dari peringatan hari raya kurban ini,” katanya.

Selain penyembelihan hewan kurban, suasana kekeluargaan juga terlihat saat para wartawan bersama-sama memotong, mengemas, hingga mendistribusikan daging kurban.

Daging sapi tersebut kemudian dibagikan kepada pengurus PWI Kukar, awak media yang bertugas di Kukar, serta masyarakat sekitar sekretariat.

Momentum Iduladha juga dimanfaatkan sebagai ajang makan bersama di lingkungan sekretariat. Suasana santai dan hangat tampak menyatu di tengah para jurnalis yang biasanya disibukkan dengan agenda peliputan di lapangan.

Bantuan sapi kurban dari Pemkab Kukar itu disebut menjadi agenda rutin tahunan bagi PWI Kukar. Penyerahan bantuan dilakukan beberapa hari sebelum Hari Raya Iduladha.

Atas nama pengurus dan awak media, Andi Wibowo menyampaikan apresiasi atas perhatian yang terus diberikan pemerintah daerah kepada organisasi wartawan di Kukar.

“Perhatian rutin dari pemda ini menjadi motivasi tambahan bagi para jurnalis lokal untuk terus bekerja secara profesional dan independen,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Fathul Alamin, mengatakan insan pers memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun komunikasi publik yang sehat.

Menurutnya, hubungan yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan wartawan bukan hanya sebatas penyampaian informasi, tetapi juga menjadi ruang menerima kritik dan masukan demi pembangunan daerah.

“Hubungan yang terjalin selama ini menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah untuk menerima masukan, saran, hingga kritik yang membangun,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Daging Kurban Masjid Cut Meutia Dibagikan Lewat RT dan RW

0
Ketua Panitia Iduladha 2026 Masjid Cut Meutia, M Pradana Indra Putra. Foto: Fajri/Media Kaltim

JAKARTA – Masjid Cut Meutia Menteng, Jakarta Pusat, menghadirkan pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah yang tertib dan humanis melalui sistem distribusi daging kurban berbasis RT/RW serta layanan cukur rambut gratis bagi masyarakat.

Ketua Panitia Perayaan Iduladha 2026 Masjid Cut Meutia, M Pradana Indra Putra, mengatakan tahun ini panitia menyembelih sebanyak 21 ekor sapi dan 21 ekor kambing.

“Daging kurban ini disalurkan melalui RT/RW. Ini untuk mengurangi risiko kerumunan atau hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya di Masjid Cut Meutia, Rabu (27/5/2026).

Pradana yang akrab disapa Dana menjelaskan proses penyembelihan hewan kurban dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB.

Panitia menargetkan seluruh distribusi daging kepada masyarakat dapat dilakukan pada sore hari agar proses pembagian berlangsung tertib dan merata.

“Penyembelihan dimulai pagi dan penyaluran daging diperkirakan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB,” katanya.

Tak hanya fokus pada pembagian daging kurban, Masjid Cut Meutia juga menghadirkan layanan sosial berupa potong rambut gratis bagi masyarakat sekitar.

Program tersebut digelar bekerja sama dengan Uplift Barbershop dan menjadi layanan baru dalam pelaksanaan Iduladha tahun ini.

“Hari ini juga sesuai sunnah yang dianjurkan, pada hari kurban sudah boleh cukur. Karena itu kami bekerja sama dengan Uplift Barbershop mengadakan pemotongan rambut gratis,” jelas Dana.

Layanan cukur gratis tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 27 hingga 28 Mei 2026.

“Pemotongan rambut gratis ini baru dimulai tahun ini,” tambahnya.

Menurut panitia, kombinasi pembagian kurban dan layanan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelaksanaan Iduladha yang lebih tertib, aman, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar Masjid Cut Meutia. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Dua Sapi Bantuan Presiden Disembelih di Masjid Negara Nusantara

0
Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto disembelih di RPH Masjid Negara Nusantara. (Atmaja Riski/Media Kaltim)

NUSANTARA – Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berupa dua ekor sapi kurban Iduladha 1447 Hijriah untuk masyarakat Ibu Kota Nusantara diserahterimakan langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono kepada Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) IKN, Alimuddin, usai Salat Iduladha, Rabu (27/5/2026).

Salah satu sapi bantuan Presiden berjenis limosin dengan bobot mencapai sekitar 950 kilogram. Usai prosesi penyerahan simbolis, sapi tersebut menjadi hewan pertama yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Negara Nusantara.

“Pada hari ini saya serahkan bantuan kemasyarakatan Bapak Presiden berupa dua ekor sapi. Semoga dapat diterima untuk disembelih kemudian didistribusikan kepada masyarakat. Terima kasih,” ujar Basuki saat penyerahan simbolis.

Daging hewan kurban tersebut nantinya akan dibagikan kepada masyarakat di sekitar kawasan IKN sesuai arahan Presiden RI.

Usai proses penyembelihan dimulai, Basuki yang akrab disapa Pak Bas menjelaskan total hewan kurban yang dihimpun di kawasan Masjid Negara Nusantara tahun ini mencapai 29 ekor sapi dan 12 ekor kambing.

“Jadi hari ini kita melakukan penyembelihan hewan kurban di area Masjid Nusantara. Total keseluruhan hewan kurban hari raya ini ada dua puluh sembilan sapi dan dua belas kambing dari sohibul qurban,” jelasnya.

Selain dipusatkan di kawasan Masjid Negara, sebagian hewan kurban juga didistribusikan ke sejumlah kecamatan di wilayah IKN seperti Kecamatan Sepaku, Samboja, Samboja Barat, Muara Jawa, hingga Loa Janan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis hewan kurban kepada perwakilan Yayasan Abdullah Said Sabilul Muhtadin serta Lembaga Adat Paser Kecamatan Sepaku.

Momentum Iduladha di kawasan IKN tahun ini berlangsung khidmat dengan keterlibatan masyarakat, pengurus masjid, serta unsur Otorita IKN dalam pelaksanaan penyembelihan dan distribusi hewan kurban. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Sapi Kurban Presiden RI Diserahkan di Islamic Center Balikpapan

0
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat menyerahkan secara simbolis sapi kurban bantuan Presiden RI kepada pengurus Masjid Islamic Center Balikpapan. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Penyerahan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia di Masjid Islamic Center Balikpapan berlangsung penuh suasana kebersamaan dan kepedulian sosial, Rabu (27/5/2026).

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud memimpin langsung serah terima hewan kurban tersebut kepada pengurus masjid dan panitia pelaksana kurban.

Dalam kesempatan itu, Rahmad Mas’ud mengingatkan agar distribusi kupon daging kurban benar-benar diprioritaskan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga kurang mampu.

“Panitia tadi sudah menyampaikan bahwa kupon ini dibagikan kepada yang berhak menerimanya. Jadi kalau yang mampu jangan menerima. Biarkan masyarakat yang membutuhkan bisa ikut merasakan kebahagiaan,” ujarnya.

Ia mengatakan Hari Raya Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat berbagi di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.

Rahmad Mas’ud juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan masyarakat Balikpapan yang telah berpartisipasi dalam ibadah kurban tahun ini.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan seluruh masyarakat Kota Balikpapan yang hari ini berkurban dan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, nilai utama Iduladha tidak hanya terletak pada pengorbanan materi, tetapi juga bagaimana menjaga hubungan baik antarsesama dan mempererat silaturahmi.

“Berkorban bukan hanya berupa materi, tetapi bagaimana menjaga perasaan dan menjaga silaturahmi. Kalau ada keluarga atau kerabat yang kurang mampu, mari kita saling berbagi,” tambahnya.

Ia berharap bantuan sapi kurban Presiden RI yang disalurkan melalui Masjid Islamic Center Balikpapan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat penerima. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Iduladha 1447 H, Kejati Kaltim Sembelih 17 Ekor Sapi Kurban

0
Kegiatan pembagian daging kurban di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur berlangsung penuh semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Sebanyak 17 ekor sapi kurban disembelih dan didistribusikan kepada berbagai lembaga sosial-keagamaan serta masyarakat yang membutuhkan di Kota Samarinda.

Ketua Panitia Kurban Kejati Kaltim, Alfian Kapailu, mengatakan jumlah hewan kurban tahun ini sama seperti pelaksanaan tahun sebelumnya.

“Total ada 17 ekor sapi yang dipotong hari ini. Daging yang terkumpul kurang lebih sekitar 600 kilogram dan seluruhnya dibagikan kepada penerima,” ujarnya.

Distribusi daging kurban diprioritaskan untuk pondok pesantren tahfidz, panti asuhan, dan majelis taklim yang sebelumnya telah didata panitia.

Beberapa penerima di antaranya Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Huffadz, Pondok Pesantren Tahfidz Al Mawaddah, Pondok Pesantren Daarut Taufiq, Majelis Al Mabrur, Majelis Al Mizan, serta sejumlah panti asuhan di Samarinda.

Selain lembaga sosial dan keagamaan, penyaluran daging juga menyasar pegawai, tenaga outsourcing, pramubakti, petugas keamanan, pengurus masjid, insan media, personel TNI, petugas kebersihan, pemadam kebakaran, hingga masyarakat sekitar kantor Kejati Kaltim.

Menurut Alfian, hewan kurban berasal dari partisipasi Kepala Kejati Kaltim, pegawai di lingkungan Kejati, dan masyarakat yang menitipkan hewan kurbannya untuk disalurkan melalui panitia.

“Kurban ini berasal dari Pak Kajati, karyawan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan juga masyarakat yang ikut berkurban di sini. Selanjutnya kami salurkan kepada penerima yang telah didata,” katanya.

Pelaksanaan penyembelihan dan distribusi turut melibatkan pegawai Kejati, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), serta masyarakat sekitar untuk mempercepat proses pembagian.

Panitia memastikan seluruh daging kurban dibagikan dalam kondisi mentah agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat penerima.

“Semua dibagikan dalam bentuk mentah. Fokus kami memang di pemotongan dan penyaluran daging kurban,” tutup Alfian. (MK)

Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S

Penyembelihan Sapi Kurban Presiden di BIC Dapat Pengawasan Ketat

0
Kepala DKP3 Kota Balikpapan Sri Wahyuningsih saat memantau persiapan penyembelihan hewan kurban bantuan Presiden RI di Balikpapan Islamic Center. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan menyiapkan langkah antisipasi dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban milik Presiden Republik Indonesia di Masjid Islamic Center Balikpapan (BIC).

Langkah tersebut dilakukan mengingat bobot sapi kurban Presiden RI yang mencapai lebih dari satu ton sehingga membutuhkan penanganan khusus agar proses penyembelihan berjalan aman dan lancar.

Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, mengatakan penyembelihan hewan kurban nantinya tetap dilakukan oleh panitia dan pengurus masjid. Namun pemerintah daerah tetap menyiapkan dukungan teknis melalui UPTD Rumah Potong Hewan (RPH).

“Kami menyiapkan opsi lain apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Jadi dinas memback-up melalui peran UPTD RPH,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Menurut Sri Wahyuningsih, pihaknya juga menyiagakan jagal bersertifikat Juleha bersama Plt Kepala UPTD RPH sejak pagi hari untuk membantu apabila dibutuhkan di lapangan.

Ia menjelaskan, kehadiran tim tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan jika terjadi kendala saat proses penyembelihan berlangsung.

Meski demikian, apabila panitia kurban mampu menangani proses penyembelihan dengan baik, maka petugas hanya akan melakukan pengawasan dan pemantauan.

Dinas juga meminta dukungan seluruh tim terkait agar bersiaga di lokasi selama proses penyembelihan berlangsung.

Selain itu, penanganan sapi diupayakan tetap dilakukan oleh pemilik atau orang yang sudah dikenal hewan tersebut guna meminimalisasi risiko sapi memberontak saat proses pemotongan.

“Jangan sampai ada kejadian yang tidak kita inginkan termonitor di media nasional. Kita juga harus menjaga nama baik Kota Balikpapan,” jelasnya.

Pemkot Balikpapan berharap seluruh rangkaian penyembelihan hewan kurban tahun ini berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur, terlebih panitia kurban dinilai telah menyiapkan sumber daya manusia yang memadai untuk pelaksanaan di lapangan. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S