Beranda blog Halaman 307

Empat Jiwa Terdampak Kebakaran di Mess Perusahaan Panorama

0
Kebakaran di Panorama sisakan puing-puing. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Kebakaran melanda sebuah mess perusahaan di Jalan Panorama RT 72, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Selasa pagi (17/3/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.30 Wita itu menghanguskan satu unit bangunan mess yang dihuni satu keluarga.

Berdasarkan data di lapangan, kebakaran tersebut berdampak pada satu kepala keluarga dengan total empat jiwa, terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur, Eko Purnomo, menjelaskan pihaknya segera mengerahkan sejumlah armada setelah menerima laporan dari warga.

“Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan lain,” ujarnya kepada Media Kaltim.

Dalam proses pemadaman, beberapa unit armada dikerahkan, di antaranya dua unit fire dari sektor Pendidikan, satu unit suplai dari sektor Sangatta Utara, dua unit fire dan dua unit suplai dari KPC, serta satu unit armada dari Setkab.

Selain petugas pemadam kebakaran, sejumlah unsur turut terlibat dalam penanganan di lokasi. Di antaranya TNI, kepolisian, Tagana Kutai Timur, PLN Sangatta, PSC 119 Kutai Timur, serta relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Timur yang menurunkan satu unit ambulans bersama personel untuk memberikan layanan pertolongan pertama.

Petugas asesmen PMI, Muh Alibin, menyampaikan bahwa situasi di lokasi kejadian kini telah aman dan terkendali setelah proses pemadaman dilakukan oleh tim gabungan.

“Saat ini kondisi sudah aman dan terkendali,” katanya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Warga di sekitar lokasi diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Kantor ESDM Kaltim Digeledah Kejati Terkait Dugaan Korupsi Tambang

0
Proses penggeledahan oleh tim Kejati Kaltim di kantor Dinas ESDM Kaltim. (Ist)

SAMARINDA – Kejaksaan Tinggi Kaltim mengonfirmasi telah melakukan penggeledahan di kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim pada Senin (16/3/2026). Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan.

Penggeledahan dilakukan oleh tim penyidik bidang tindak pidana khusus di kantor ESDM Kaltim yang berada di Jalan MT Haryono, Samarinda.

Kantor Dinas ESDM Kaltim di Jalan MT Haryono, Samarinda. (K. Irul Umam/Media Kaltim)
Foto:

Berdasarkan siaran pers resmi Kejati Kaltim Nomor 13/O.4.3/Penkum/03/2026, penyidik melakukan penggeledahan serta penyitaan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan dugaan ketidakbenaran aktivitas penambangan oleh perusahaan CV AJI.

Di lokasi, dua kendaraan milik kejaksaan terlihat berada di area kantor selama proses penggeledahan berlangsung. Proses tersebut berlangsung hampir empat jam.

Dari pantauan di lapangan, kegiatan dimulai sekitar pukul 15.40 WITA dan berakhir pada pukul 19.10 WITA. Sejumlah penyidik terlihat keluar dari gedung sambil membawa beberapa map dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Selama proses penggeledahan berlangsung, suasana kantor terlihat relatif sepi. Hal ini disebabkan sebagian besar pegawai menjalankan sistem kerja work from anywhere (WFA) di lingkungan pemerintahan.

Dalam keterangannya, Kejati Kaltim menyebut tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik yang dinilai berkaitan dengan perkara yang tengah disidik.

Seluruh barang bukti tersebut selanjutnya disita untuk kepentingan penyidikan lanjutan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, menjelaskan penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari upaya mencari serta mengumpulkan alat bukti guna memperjelas dugaan tindak pidana yang terjadi.

“Tujuan penggeledahan adalah untuk kepentingan pembuktian perkara serta membuat terang tindak pidana sebagaimana ketentuan Pasal 112 UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP,” demikian tertulis dalam siaran pers resmi Kejati Kaltim.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas ESDM Kaltim belum memberikan keterangan resmi terkait dokumen apa saja yang diamankan penyidik maupun keterkaitan internal dinas dalam perkara tersebut.

Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S

Jalur KIPP 1C IKN Dibuka Selama Libur Lebaran

0
Akses Jalan Kawasan KIPP 1C dibuka selama libur Lebaran sebagai jalur alternatif untuk mengurai potensi kemacetan di jalur nasional Sepaku Raya. Jalan tersebut tembus di Pemaluan, seberang Warung Simpang IKN. (Atmaja Riski)

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) membuka akses Jalan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1C sebagai jalur alternatif guna mengantisipasi potensi kemacetan di jalur nasional Jalan Sepaku Raya selama periode libur Lebaran.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar, mengatakan jalur tersebut dibuka khusus untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang berpotensi terjadi pada jalur utama menuju wilayah Sepaku.

Namun demikian, akses jalan tersebut tidak dibuka untuk seluruh jenis kendaraan.

“Hanya bagi kendaraan kecil dan sepeda motor saja yang diperbolehkan melintas di jalur tersebut,” ujar Aswin.

Menurutnya, pembukaan jalur alternatif ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang melintas di kawasan tersebut agar perjalanan tetap lancar selama masa libur Lebaran.

Akses jalan KIPP 1C dapat ditempuh dari ruas jalan depan Rusun ASN 1 yang berada di arah Qubica Boutique Hotel.

Dari titik tersebut, pengendara dapat melaju lurus melewati kawasan kampus Universitas Gunadarma, Rumah Sakit Abdi Waluyo, serta SMA Taruna Nusantara.

Selanjutnya kendaraan akan melewati jalan layang di atas Jalan Bebas Hambatan (JBH) 6B hingga akhirnya tembus ke jalur poros Sepaku di wilayah Pemaluan, tepatnya di seberang Warung Simpang IKN.

Jika pengendara mengambil arah kiri dari titik tersebut, jalur akan kembali menuju Desa Bumi Harapan melalui kawasan Gunung Sabut. Sementara jika ke arah kanan, pengendara akan menuju Simpang Empat Pemaluan.

Sebaliknya, bagi kendaraan yang ingin masuk ke jalur Kawasan 1C dari arah Simpang Empat Pemaluan, pengendara dapat mengikuti rambu yang telah dipasang di sisi jalan.

Dari jalur tersebut kendaraan akan sampai di kawasan KIPP depan Rusun ASN 1, kemudian melewati kompleks Kementerian Koordinator 4 dan Bank Indonesia.

Selanjutnya pengendara dapat memilih keluar melalui Bundaran Sumbu Barat, jalur akses Masjid Negara, atau menuju kawasan Precinct Core arah Rusun ASN 3.

Langkah pembukaan jalur alternatif ini disambut positif oleh warga sekitar. Pratama, warga Sepaku, menilai kebijakan tersebut dapat membantu mengurangi potensi kemacetan yang kerap terjadi di jalur poros Sepaku.

Menurutnya, salah satu titik rawan kemacetan berada di kawasan Gunung Sabut, terutama jika terjadi insiden kendaraan besar yang melintang di badan jalan.

“Kalau ada kendaraan alat berat bermasalah di Gunung Sabut, biasanya langsung macet dari dua arah. Jadi bagus kalau akses jalan kawasan 1C dibuka,” ujarnya.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Wakil Bupati Kubar Cek Kesiapan Pos Mudik di Sendawar

0
Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani menyerahkan bantuan logistik kepada petugas jaga di Pos Pelayanan Terpadu Pelabuhan Melak. (Dok/Istimewa)

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani bersama Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari meninjau langsung sejumlah Pos Pelayanan Terpadu untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah ibu kota Sendawar.

Peninjauan tersebut dilakukan di tiga titik strategis yang menjadi jalur mobilitas masyarakat, yakni Pos Terpadu Simpang Raya di Kelurahan Simpang Raya, Bandar Udara Melalan di Kampung Ngeyan Asa Kecamatan Barong Tongkok, serta Pos Pelayanan Pelabuhan Melak di Kecamatan Melak.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Nanang Adriani juga menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada para petugas yang berjaga di pos pelayanan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan dan stamina para petugas yang harus bertugas selama 24 jam untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik masyarakat.

Wabup Nanang menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Kutai Barat serta seluruh instansi yang tergabung dalam pengamanan mudik.

“Kami sangat mengapresiasi kesigapan Polres Kutai Barat beserta jajaran Forkopimda lainnya. Pengamanan ini sangat krusial untuk memastikan arus mudik berjalan lancar dan masyarakat merasa aman saat berlalu lintas,” ujarnya.

Ia menambahkan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi arus lalu lintas di tiga titik tersebut terpantau ramai namun tetap lancar dan kondusif.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama melakukan perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” katanya.

Sementara itu Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari juga memberikan arahan kepada seluruh personel yang bertugas di pos pelayanan.

Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan pengamanan mudik.

“Saya berpesan kepada seluruh petugas agar tetap menjaga sopan santun kepada para pengguna jalan maupun pengendara. Berikan arahan dengan ramah agar para pemudik merasa dilayani dengan baik dan memiliki rasa aman selama perjalanan,” ujarnya.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Bupati Frederick Edwin: Sinergi Pemda dan DPRD Kunci Percepatan Pembangunan

0
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin membacakan sambutan dalam rapat paripurna DPRD Kutai Barat di Gedung DPRD Kubar. (Dok/Istimewa)

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menghadiri Rapat Paripurna V Masa Sidang I Tahun 2026 DPRD Kutai Barat dengan agenda mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pemerintah serta pendapat Bupati terhadap Raperda inisiatif DPRD.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kutai Barat Ridwai didampingi Wakil Ketua I Agustinus dan Wakil Ketua II Sepe Martinus. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Dalam rapat tersebut, masing-masing fraksi menyampaikan pandangan umum terhadap sejumlah Raperda yang diajukan. Penyampaian pandangan diawali oleh Fraksi PDI Perjuangan, dilanjutkan Fraksi Gerindra Demokrat Keadilan (GDK), serta Fraksi Golongan Karya (Golkar).

Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa setiap kebijakan daerah harus berpijak pada nilai-nilai Pancasila, semangat gotong royong, serta keberpihakan kepada masyarakat kecil. Fraksi ini menilai berbagai Raperda yang diajukan mencakup aspek strategis pembangunan daerah sehingga pembahasannya perlu dilakukan secara cermat, mendalam, dan konstruktif.

Sementara itu, Fraksi Gerindra Demokrat Keadilan menekankan agar seluruh Raperda yang diajukan tetap selaras dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi sehingga tidak menimbulkan konflik regulasi dalam implementasinya.

Fraksi Golkar juga menilai bahwa berbagai Raperda yang diajukan merupakan kebutuhan daerah yang harus didukung dengan kajian akademik yang matang. Regulasi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pelayanan masyarakat, perkembangan daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pemanfaatan sarana dan prasarana yang telah dibangun secara optimal.

Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa rapat paripurna tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja antara pemerintah daerah dan DPRD.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif menjadi kunci penting dalam mendorong percepatan pembangunan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD dapat terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Barat.

Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai Raperda inisiatif DPRD yang dinilai sebagai bentuk aspirasi masyarakat sekaligus kontribusi pemikiran anggota legislatif dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, kata dia, menyambut baik berbagai Raperda tersebut sebagai wujud komitmen DPRD dalam menjalankan peran sebagai lembaga perwakilan rakyat.

Sejumlah Raperda yang menjadi perhatian dalam pembahasan antara lain Raperda tentang Kelembagaan Petani, Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman, hingga Raperda tentang Pembangunan Ekonomi Kreatif.

Selain itu, terdapat pula Raperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, Pembinaan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Daerah, Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Sumber Air Baku, Pelestarian Lagu-Lagu Daerah, serta Raperda tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyatakan dukungan penuh terhadap 10 Raperda inisiatif DPRD tersebut untuk segera dibahas lebih lanjut oleh panitia khusus bersama unsur eksekutif dan legislatif.

Melalui rapat paripurna ini diharapkan pembahasan Raperda dapat berjalan konstruktif dan menghasilkan regulasi berkualitas yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kutai Barat.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Wagub Kaltim Safari Ramadan di Mahulu, Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

0
Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menyampaikan sambutan dalam Safari Ramadan 1447 H bersama Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di Masjid Baitul Muttaqin, Ujoh Bilang. (Dok/Istimewa)

UJOH BILANG – Pemerintah Provinsi Kaltim menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Kegiatan berlangsung di Masjid Baitul Muttaqin, Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Minggu (15/3/2026) sore.

Kedatangan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, disambut langsung Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan bersama Wakil Bupati Mahulu Suhuk serta Sekretaris Daerah Mahulu Stephanus Madang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala perangkat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta masyarakat yang memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan sekaligus berbuka puasa bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Gubernur Kaltim ke wilayah Mahulu.

Ia menilai kehadiran pemerintah provinsi menjadi kehormatan sekaligus bentuk perhatian terhadap masyarakat di daerah perbatasan tersebut.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu serta seluruh masyarakat Mahakam Ulu atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur Kaltim di daerah kami,” ujarnya.

Menurut Angela, kegiatan Safari Ramadan tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi, interaksi, serta sinergi antara Pemerintah Provinsi Kaltim, Pemerintah Kabupaten Mahulu, dan masyarakat.

“Kami berharap melalui pertemuan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah serta masyarakat Kabupaten Mahulu,” katanya.

Ia juga berharap Pemprov Kaltim terus memberikan perhatian terhadap pembangunan di Mahulu, khususnya dalam penguatan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan serta sektor strategis lainnya.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi sangat penting terutama menjelang momentum mudik Lebaran yang membutuhkan kondisi infrastruktur memadai untuk menunjang mobilitas masyarakat.

Selain itu, Pemkab Mahulu juga menyatakan kesiapan mendukung berbagai program pembangunan nasional yang dirumuskan melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta program pembangunan Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Hal ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Kalimantan Timur sukses menuju Generasi Emas,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan Safari Ramadan menjadi momentum penting bagi pemerintah provinsi untuk bersilaturahmi sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat di daerah.

“Safari Ramadan ini merupakan kegiatan rutin Pemerintah Provinsi Kaltim yang dilaksanakan setiap tahun dengan mengunjungi kabupaten dan kota sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan berlangsung hangat dengan tausiyah keagamaan, penyerahan bantuan, serta buka puasa bersama antara pemerintah daerah, tokoh agama, santri, dan masyarakat yang hadir.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Waspada Campak Jelang Lebaran

0

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb16mar2026/mobile/

Pemkot Salurkan Santunan Rp300 Ribu per Bulan bagi Disabilitas dan Lansia

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Syakurah)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menyalurkan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas dan lansia tidak mampu, sebagai bentuk perlindungan bagi kelompok rentan di daerah tersebut.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada hampir 500 penyandang disabilitas. Setiap penerima memperoleh santunan sebesar Rp300 ribu per bulan.

“Disabilitas itu kita ada kurang lebih 500 orang dan semuanya kita berikan bantuan,” ujarnya, Senin (16/3/2025).

Selain disabilitas, pemerintah juga memberikan santunan dengan nominal yang sama kepada para lansia yang tergolong kurang mampu.

Penyaluran bantuan dilakukan setiap bulan melalui sistem by name by address. Dengan cara ini, dana bantuan langsung masuk ke rekening masing-masing penerima, tanpa melalui perantara untuk mencegah potensi penyelewengan dalam proses pemberian bantuan sosial.

“Tidak boleh lewat siapa-siapa. Harus nama orangnya langsung dan rekeningnya langsung masuk,” jelasnya.

Program santunan ini direncanakan berjalan selama satu tahun dan menjadi bagian dari kebijakan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.

Ia menambahkan, penyandang disabilitas masih sering kurang mendapatkan perhatian, baik dari sisi kebijakan maupun infrastruktur yang ramah bagi mereka.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Banyak CCTV di Pemukiman Tak Berfungsi, Pemkot Evaluasi dan Siapkan Pengadaan Baru

0
Ilustrasi. (AI)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan mengevaluasi sejumlah kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lingkungan permukiman warga.

Pasalnya, banyak perangkat tersebut yang dilaporkan tidak lagi berfungsi karena minim perawatan.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan persoalan utama bukan hanya pada pengadaan, tetapi pada pemeliharaan fasilitas yang sudah dibangun.

Ia menilai kelemahan yang sering terjadi adalah kurangnya perawatan setelah fasilitas dipasang. Karena itu, ke depan aspek maintenance akan menjadi perhatian utama pemerintah

“Jadi kelemahan kita selama ini adalah tidak dirawat. Padahal setiap yang kita bangun itu harus dirawat,” ujarnya, Senin (16/3/26).

Neni mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima, terdapat beberapa CCTV di lingkungan RT yang sudah tidak berfungsi sejak lama. Bahkan dari tujuh unit yang terpasang di suatu wilayah, hanya tiga yang masih dapat digunakan.

Pemerintah pun akan mengevaluasi apakah perangkat tersebut masih bisa diperbaiki atau harus diganti dengan yang baru, “Kalau masih bisa difungsikan tentu kita perbaiki. Sayang kalau dibiarkan begitu saja,” katanya.

Selain itu, pengadaan CCTV juga dapat diusulkan melalui program RT dengan tetap mengikuti petunjuk teknis yang berlaku. Namun untuk titik-titik strategis di kota, pemasangan akan dikoordinasikan dengan Diskominfo.

Pemkot juga berencana menambah sekitar 150 titik CCTV di sejumlah lokasi penting di Kota Bontang, termasuk area yang kerap menjadi lokasi pembuangan sampah sembarangan maupun pelanggaran parkir.

“Untuk 150 itu sudah ada titik yang ditentukan, sepertinya kalau untuk mengganti yang rusak perlu ada pembahasan lagi,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Jalur Mudik Kutim Kerap Diguyur Hujan, Kapolres Minta Pengendara Waspada

0
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto saat diwawancara awak media. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Intensitas hujan yang mulai meningkat di wilayah Kutai Timur (Kutim), menjadi perhatian aparat kepolisian menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengimbau para pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan selama berkendara.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Kutim kerap diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan, terutama karena jalan menjadi licin dan jarak pandang pengendara dapat berkurang.

“Beberapa hari terakhir cuaca sering turun hujan. Kami mengimbau para pemudik agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalan yang licin dan saat jarak pandang terbatas,” ujar Fauzan, Senin (16/3/2026).

Ia menegaskan, keselamatan menjadi hal utama selama perjalanan mudik. Karena itu, pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat. Pengecekan rem, lampu kendaraan, kondisi ban, hingga kelengkapan keselamatan harus dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan.

Selain faktor kendaraan, kondisi fisik pengendara juga menjadi perhatian. Kapolres mengingatkan agar pemudik tidak memaksakan diri berkendara ketika merasa lelah atau mengantuk.

Polres Kutim sendiri telah menyiapkan sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026. Pos-pos tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

“Jika merasa lelah atau mengantuk, silakan berhenti di pos pelayanan yang sudah disiapkan agar perjalanan tetap aman,” jelasnya.

Fauzan juga mengingatkan pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta menghindari manuver berbahaya di jalan raya.

Ia berharap seluruh pemudik dapat mengutamakan keselamatan selama perjalanan sehingga arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

“Keselamatan adalah yang utama. Kami berharap seluruh pemudik bisa sampai di tujuan dengan selamat dan merayakan Lebaran bersama keluarga,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam