Beranda blog Halaman 318

Kurangi Ketergantungan Pasokan, Paser Fokus Perkuat Pangan Lokal

0
Lahan persawahan di wilayah Kabupaten Paser yang menjadi salah satu sumber produksi pangan daerah. (Nash/MKN)

PASER — Pemerintah Kabupaten Paser terus memperkuat kemandirian pangan daerah sebagai langkah mengurangi ketergantungan pasokan bahan pangan dari luar wilayah.

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang difokuskan pada penguatan ketahanan pangan lokal.

Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari mengatakan pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui program rutin, tetapi juga disesuaikan secara responsif dengan dinamika pasar.

Karena itu, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser diminta menajamkan alokasi anggaran yang berorientasi pada penguatan sektor pangan lokal.

“Seluruh perangkat daerah telah kami minta untuk menajamkan anggaran yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan lokal, agar kita bisa lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah,” katanya, Rabu (11/3/2026).

Menurut Ikhwan, Kabupaten Paser memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan peternakan yang dapat menopang kemandirian pangan daerah.

Salah satunya berasal dari sektor peternakan, khususnya sentra produksi telur ayam yang saat ini mampu menghasilkan sekitar 2.328 ton telur per tahun.

Selain itu, sektor pertanian juga menunjukkan capaian yang cukup signifikan. Data produksi tahun 2025 menunjukkan bahwa produksi beras di Kabupaten Paser telah melampaui kebutuhan masyarakat.

Total produksi beras tercatat mencapai 39.350 ton, sementara kebutuhan masyarakat Kabupaten Paser yang dikenal dengan sebutan Bumi Daya Taka hanya sekitar 26.766 ton.

“Produksi beras kita kemarin itu 39.350 ton, sementara kebutuhan masyarakat itu hanya 26.766 ton, jadi kita mengalami surplus 12.584 ton beras,” ujarnya.

Melihat capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser berencana meningkatkan nilai tambah hasil produksi pertanian melalui pembangunan fasilitas pengolahan gabah.

Fasilitas yang direncanakan antara lain pengering gabah (dryer) serta Rice Milling Unit (RMU) guna meningkatkan kualitas hasil panen petani sekaligus memperkuat rantai pasok pangan di daerah.

“Melalui fasilitas itu, kita berharap kualitas hasil panen petani dapat meningkat sekaligus memperkuat rantai pasok pangan di daerah,” pungkasnya.

Pewarta: Nash
Editor: Agus S

Program TMMD Bangunkan Rumah Layak untuk Warga Kubar

0
Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul meninjau rumah baru milik Herwanto yang dibangun melalui program TMMD di Kampung Linggang Amer, Kutai Barat. (Dok/Ichal)

SENDAWAR — Suasana haru menyelimuti keluarga Herwanto saat Komandan Korem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul meninjau langsung rumah baru milik mereka yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0912/Kutai Barat di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Rabu (11/3/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan usai pelaksanaan Upacara Penutupan TMMD Ke-127 Wiltas Tahun 2026. Dalam kegiatan itu, Danrem didampingi Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, Dansatgas TMMD Ke-127 Letkol Inf Doni Fransisco, unsur Forkopimda Kabupaten Kutai Barat, Forkopimcam Linggang Bigung, serta Persit Kartika Chandra Kirana.

Kehadiran rombongan tersebut untuk melihat langsung hasil pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Herwanto yang telah selesai dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.

Setibanya di lokasi, Danrem bersama rombongan meninjau kondisi rumah yang sebelumnya tidak layak huni. Kini rumah tersebut telah berubah menjadi bangunan yang lebih kokoh, bersih, dan nyaman untuk ditempati oleh keluarga Herwanto.

Suasana haru pun tidak dapat terbendung ketika istri Herwanto menyampaikan rasa terima kasih kepada Danrem dan seluruh anggota Satgas TMMD. Dengan mata berkaca-kaca, ia bahkan tak kuasa menahan air mata karena merasa sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh TNI.

Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa syukur atas rumah yang kini bisa mereka tempati dengan lebih nyaman bersama keluarga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Danrem dan semua anggota TNI yang sudah membantu kami. Rumah kami sekarang sudah bagus dan layak ditempati. Kami sangat bersyukur, TNI selalu di hati rakyat,” ucapnya penuh haru.

Mendengar ungkapan tersebut, Brigjen TNI Anggara Sitompul menyampaikan bahwa pembangunan RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak.

Menurutnya, melalui program TMMD, TNI tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur desa seperti jalan, jembatan, maupun fasilitas umum, tetapi juga membantu langsung masyarakat melalui pembangunan rumah layak huni.

“Semoga rumah ini dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga Bapak Herwanto. Kami berharap rumah ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujar Danrem.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-127 Letkol Inf Doni Fransisco menjelaskan bahwa pembangunan RTLH tersebut merupakan salah satu sasaran tambahan dalam program TMMD yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan rumah tersebut tidak terlepas dari semangat gotong royong antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat yang turut membantu selama proses pengerjaan berlangsung.

“Keberhasilan pembangunan rumah ini tidak terlepas dari semangat gotong royong antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat yang turut membantu selama proses pengerjaan berlangsung,” ungkapnya.

Program TMMD Ke-127 sendiri telah memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat di Kampung Linggang Amer dan sekitarnya. Selain pembangunan rumah layak huni, sejumlah pembangunan infrastruktur serta kegiatan sosial juga dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Jalan Hasil TMMD di Linggang Amer Diresmikan Danrem

0
Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul meninjau hasil semenisasi jalan program TMMD ke-127 di Kampung Linggang Amer, Kutai Barat. (Dok/Ichal)

SENDAWAR — Komandan Korem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN), Brigjen TNI Anggara Sitompul, meninjau langsung hasil pembangunan semenisasi jalan yang dikerjakan oleh Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0912/Kutai Barat di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Rabu (11/3/2026).

Jalan yang dibangun memiliki panjang 475 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 sentimeter. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bertujuan meningkatkan akses transportasi masyarakat di wilayah pedesaan.

Peninjauan dilakukan usai Upacara Penutupan TMMD Ke-127 Wiltas Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, Dansatgas TMMD Ke-127 Letkol Inf Doni Fransisco, unsur Forkopimda Kabupaten Kutai Barat, Forkopimcam Linggang Bigung, serta Persit Kartika Chandra Kirana.

Di lokasi kegiatan, rombongan melihat langsung kondisi jalan yang telah selesai dikerjakan oleh anggota Satgas TMMD bersama masyarakat melalui semangat gotong royong.

Sebagai bentuk peresmian, Danrem 091/ASN juga menandatangani prasasti peresmian semenisasi jalan tersebut yang menjadi simbol keberhasilan pelaksanaan program TMMD di Kampung Linggang Amer.

Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Anggara Sitompul menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD atas dedikasi dan kerja keras mereka selama proses pembangunan berlangsung.

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan semangat pengabdian. Walaupun dihadapkan pada berbagai keterbatasan fasilitas serta medan yang cukup sulit, para prajurit tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi demi membantu masyarakat dan mempercepat pembangunan di desa,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para prajurit agar tetap menjaga kebersamaan, kekompakan, serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Saya berpesan agar seluruh prajurit tetap menjaga semangat kebersamaan, kekompakan serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Kehadiran kalian di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya.

Danrem menegaskan bahwa setiap pengabdian yang dilakukan prajurit TNI akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

“Teruslah bekerja dengan tulus dan ikhlas, karena setiap keringat dan pengorbanan yang diberikan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Saya berharap apa yang telah dibangun melalui program TMMD ini dapat dirasakan langsung oleh warga dan menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat,” lanjutnya.

Selain itu, Danrem juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Kampung Linggang Amer yang turut membantu anggota Satgas TMMD selama proses pembangunan berlangsung.

“Saya melihat semangat gotong royong masyarakat di sini sangat luar biasa. Kehadiran TNI melalui program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangkitkan kembali kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa jika kita bekerja bersama dengan semangat gotong royong, segala keterbatasan dapat diatasi demi kemajuan desa,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya semenisasi jalan tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas wilayah, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Golkar Samarinda Gelar Khataman Al-Qur’an dan Bukber Kader

0
Suasana kegiatan khataman Al-Qur’an dan buka puasa bersama DPD Partai Golkar Samarinda di Crystal Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Rabu (11/3/2026). (Hanafi)

SAMARINDA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Samarinda memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat konsolidasi kader sekaligus mempererat silaturahmi di internal partai.

Hal itu terlihat dalam kegiatan khataman Al-Qur’an dan buka puasa bersama yang digelar pada Rabu (11/3/2026) di Crystal 1 Ballroom Hotel Mercure Samarinda.

Kegiatan yang bertepatan dengan 21 Ramadan 1447 Hijriah tersebut dihadiri jajaran pengurus, kader, serta tamu undangan. Acara diawali dengan khataman Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan tausiah singkat dan buka puasa bersama.

Suasana kegiatan khataman Al-Qur’an dan buka puasa bersama DPD Partai Golkar Samarinda di Crystal Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Rabu (11/3/2026). (Hanafi)

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda, Andi Satya Adi Saputra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjadi pertemuan awal dirinya dengan para kader setelah menerima surat keputusan sebagai Plt Ketua Golkar Samarinda.

Ia menilai Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan serta membangun solidaritas di antara para kader.

“Ramadan mengajarkan kita bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga bagaimana merajut kebersamaan dan persaudaraan. Kegiatan hari ini diharapkan bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiah di antara kita,” ujarnya.

Andi Satya juga berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung dinamika politik yang akan dihadapi Partai Golkar ke depan, termasuk menjelang Pemilu 2029.

Menurutnya, Golkar Samarinda harus memperkuat konsolidasi organisasi, membangun karakter kader, serta memperluas kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

“Kita akan menghadapi tantangan ke depan, termasuk Pemilu 2029. Golkar Samarinda harus lebih solid, lebih berkarakter, dan lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang benar-benar menyentuh mereka,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur itu.

Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang telah dilakukan para pengurus dan kader Golkar Samarinda selama Ramadan, salah satunya pembagian takjil kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara membangun kedekatan antara Partai Golkar dengan masyarakat.

“Semoga ke depan masyarakat semakin dekat dengan Partai Golkar, dan kita berharap hasil Pemilu mendatang bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat serta penuh kebersamaan. (MK)

Pewarta: Hanafi
Editor: Agus S

Sidang Chromebook, Jaksa Soroti Investasi Google di Perusahaan Nadiem

0
Jaksa Penuntut Umum Roy Riady memberikan keterangan kepada wartawan terkait sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. (Dok Kejagung)

JAKARTA — Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap sejumlah temuan terkait hubungan investasi perusahaan teknologi Google dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB) dalam sidang perkara dugaan korupsi digitalisasi pendidikan melalui pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Temuan tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum Roy Riady dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026). Sidang itu menghadirkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim sebagai saksi.

Persidangan digelar untuk menggali keterangan Nadiem terkait dugaan penyimpangan dalam program pengadaan perangkat Chromebook pada tahun 2020 dan 2022. Perkara ini menjerat tiga terdakwa, yakni Ibrahim Arief, Sri Wahyuningsih, dan Mulyatsyah.

Dalam persidangan, jaksa memaparkan sejumlah dokumen korporasi yang berkaitan dengan PT AKAB dan PT Gojek Indonesia. Jaksa mengungkap adanya kesepakatan bisnis antara PT AKAB dengan perusahaan teknologi Google pada periode ketika Nadiem menjabat sebagai Komisaris Utama perusahaan tersebut.

Menurut Roy Riady, Google tercatat sebagai salah satu pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut pada masa itu. Jaksa juga menyoroti adanya penempatan petinggi Google sebagai komisaris yang dinilai berperan dalam promosi sistem operasi Chrome OS di kawasan Asia Tenggara.

“Hubungan ini dinilai membentuk simbiosis mutualisme yang berdampak pada kebijakan pengadaan Chromebook, terlebih dengan adanya penempatan petinggi Google sebagai komisaris di perusahaan Nadiem untuk mempromosikan produk Chrome OS di Asia Tenggara,” ujar Roy.

Selain itu, jaksa juga memaparkan sejumlah data keuangan yang bersumber dari laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) serta Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Nadiem Makarim.

Dalam data tersebut disebutkan adanya catatan kekayaan berupa deposito di Bank UOB dan BCA senilai sekitar Rp1,2 triliun pada tahun 2021, serta total kekayaan mencapai sekitar Rp5 triliun pada 2022.

“Terdapat catatan kekayaan berupa deposito di Bank UOB dan BCA senilai Rp1,2 triliun pada tahun 2021, serta total kekayaan mencapai Rp5 triliun pada tahun 2022,” kata Roy.

Dalam dakwaan yang dibacakan, jaksa juga menyinggung dugaan adanya upaya memperkaya diri senilai Rp809 miliar melalui aliran dana investasi Google dari PT AKAB ke PT Gojek Indonesia. Dalam persidangan, Nadiem disebut mengakui perusahaan tersebut sebagai bagian dari usahanya.

Jaksa juga menyoroti tanggung jawab kebijakan dalam pengadaan Chromebook di lingkungan kementerian. Menurut jaksa, terdapat kejanggalan karena saksi menyatakan tidak terlibat dalam penentuan teknis kebijakan dan menyerahkannya kepada bawahan.

Padahal, berdasarkan Undang-Undang Kementerian Negara serta peraturan presiden terkait pengadaan barang dan jasa, tanggung jawab penggunaan anggaran negara tetap berada pada menteri sebagai pemegang otoritas kebijakan.

Selain itu, jaksa juga menyinggung penerbitan Permendikbud Nomor 5 Tahun 2021 serta kebijakan lanjutan pada tahun 2022 yang dinilai berkaitan dengan program pengadaan perangkat Chromebook tersebut.

Dalam persidangan, JPU turut menggali peran sejumlah staf khusus menteri serta pihak eksternal yang direkrut ke lingkungan kementerian. Sebagian dari mereka diketahui sempat menerima gaji yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Meski saksi menyatakan tidak mengetahui secara detail aktivitas mereka, jaksa menilai fakta persidangan menunjukkan bahwa pejabat eselon di kementerian menjalankan arahan dengan merujuk pada kewenangan yang diberikan kepada para staf khusus tersebut.

Di akhir persidangan, jaksa juga mengingatkan saksi untuk memberikan keterangan secara jujur dan kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Mengingat status saudara sebagai saksi, saudara tidak memiliki hak ingkar sebagaimana terdakwa dalam perkara pidana,” tegas jaksa di hadapan majelis hakim. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Nadiem Klarifikasi Isu Harta Rp6 Triliun di Sidang Chromebook

0
Nadiem Makarim menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Dok Kejagung)

JAKARTA — Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim membantah isu yang menyebut dirinya memperoleh lonjakan penghasilan hingga Rp6 triliun sebagaimana ramai dibicarakan terkait laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) miliknya.

Klarifikasi tersebut disampaikan Nadiem saat memberikan keterangan dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dalam persidangan, Nadiem menilai tuduhan mengenai peningkatan penghasilan hingga triliunan rupiah tersebut muncul akibat kesalahan dalam memahami isi laporan pajak yang ia sampaikan.

“Saya menerima fitnah baru mengenai adanya penempatan penghasilan pemerkayaan saya Rp6 triliun berdasarkan SPT saya. Nah ini hal yang sangat lucu. Sidang kan sudah terbukti bahwa kenaikan saham, itu semua saham yang saya punya, itu saya dapatkan, saya sudah memiliki saham itu dari 2015, 5 tahun sebelum jadi menteri,” ujarnya di hadapan majelis hakim.

Ia menegaskan bahwa saham yang dimilikinya telah ada sejak 2015 dan tidak pernah dijual, termasuk pada tahun 2022 yang sering disebut dalam berbagai isu yang beredar.

“Semua sahamnya, itu sahamnya tidak pernah kemana-mana dari 2015. Dan lebih lucunya lagi, tidak ada di tahun 2022 yang dibicarakan ada penjualan sama sekali. Karena memang saya tidak boleh jual saham di saat debut. Lalu dibilang ada lonjakan penghasilan atau pendapatan 6 triliun. Itu salah baca SPT,” lanjutnya.

Menurut Nadiem, angka Rp5,2 triliun yang tercantum dalam laporan SPT bukan merupakan penghasilan, melainkan nilai saham yang tercatat ketika PT Aplikasi Karya Anak Bangsa melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Ia menjelaskan bahwa setiap pemilik saham perusahaan yang akan melantai di bursa diwajibkan membayar pajak atas nilai saham tersebut.

“Setiap pemilik saham perusahaan yang mau go public itu wajib membayar pajak satu kali 0,5% dikali total saham dikali harga IPO. Jadi keliru membaca SPT-nya, itu bukannya penghasilan, itu pengeluaran, saya harus bayar wajib pajak,” jelasnya.

Nadiem juga membantah adanya angka Rp809 miliar dalam laporan SPT miliknya sebagaimana sempat beredar dalam sejumlah pemberitaan.

Ia menegaskan bahwa laporan SPT maupun Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan selama ini tetap konsisten dan transparan.

Dalam sidang yang sama, jaksa penuntut umum turut menghadirkan sejumlah saksi dari pihak distributor dan vendor terkait proyek pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim, para saksi menyatakan tidak mengetahui adanya keterlibatan langsung Nadiem dalam proses pengadaan laptop tersebut. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Lima Kapal Pelni Siap Layani Mudik dari Balikpapan

0
Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, saat menjelaskan kesiapan Pelni menghadapi mudik Lebaran 2026. (Istimewa)

BALIKPAPAN — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Balikpapan menambah jumlah armada kapal penumpang untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik pada musim Lebaran 2026.

Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, mengatakan pada periode angkutan Lebaran tahun ini pihaknya mengoperasikan total lima kapal penumpang yang melayani rute dari dan menuju Kota Balikpapan.

Armada tersebut terdiri dari KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Dobonsolo, serta KM Sinabung.

“Untuk kapal reguler sebenarnya hanya ada tiga armada. Namun melihat okupansi penumpang yang sangat tinggi selama periode mudik, kami menambah dua kapal lagi sehingga totalnya menjadi lima kapal yang melayani angkutan Lebaran,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Ridwan menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar enam persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, lonjakan tersebut dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Rute pelayaran yang diprediksi paling padat adalah jalur Balikpapan menuju Surabaya. Tingginya permintaan pada rute tersebut membuat Pelni menambah frekuensi jadwal pelayaran.

“Rute Balikpapan–Surabaya menjadi tujuan paling padat sehingga kami juga menambah jadwal pelayaran untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang,” jelasnya.

Dalam kondisi normal, Pelni biasanya hanya melayani dua kali pelayaran dalam satu bulan untuk rute tersebut. Namun pada periode angkutan Lebaran tahun ini frekuensi pelayaran meningkat menjadi tujuh kali perjalanan.

Selain menambah jumlah kapal dan jadwal pelayaran, Pelni juga tetap mengikuti kebijakan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait pembatasan jumlah penumpang di atas kapal.

“Jumlah penumpang yang mendapatkan dispensasi berada pada kisaran 40 hingga 42 persen dari kapasitas maksimal kapal. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan laut,” tambahnya.

Terkait puncak arus mudik, Pelni memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada beberapa tanggal utama, yakni 12 Maret, kemudian 17 dan 18 Maret 2026.

Sementara puncak terakhir diperkirakan berlangsung pada 19 Maret 2026 atau menjelang perayaan Idulfitri.

Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus kepada masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan kapal Pelni berupa potongan harga tiket selama periode angkutan Lebaran.

Ridwan menyebutkan bahwa besaran diskon tiket pada musim mudik tahun ini lebih besar dibandingkan program pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang hanya mencapai 20 persen.

“Program potongan harga ini berlaku untuk seluruh rute kapal Pelni di berbagai pelabuhan di Indonesia, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin mudik menggunakan transportasi laut,” tutupnya. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Nadiem Jelaskan Pembentukan Tim Inti di Sidang Tipikor

0
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim saat menjalani persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. (Dok Kejagung)

JAKARTA — Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menjelaskan alasan menunjuk Jurist Tan sebagai staf khusus dalam sidang perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Nadiem hadir sebagai saksi dalam persidangan bagi tiga terdakwa, yakni Ibrahim Arief, Sri Wahyuningsih, dan Mulyatsyah.

Dalam keterangannya di persidangan, Nadiem juga menanggapi keberadaan grup WhatsApp yang disebut dalam dakwaan dengan nama “Mas Menteri Core Team”. Ia membantah bahwa grup tersebut dibentuk untuk melakukan persekongkolan.

“Tidak benar (buat grup Mas Menteri Core Team). Nah, saya yang membuat grup, tetapi namanya itu Edu Org,” ujar Nadiem di persidangan.

Ia menjelaskan bahwa grup tersebut dibentuk pada Agustus 2019 setelah dirinya mendapatkan informasi bahwa ia berpotensi diangkat menjadi menteri. Grup itu digunakan sebagai ruang diskusi untuk mempersiapkan gagasan transformasi pendidikan.

“Jadi, saya membuat grup itu karena saya tidak punya latar belakang pendidikan. Saya hanya punya latar belakang di swasta, di bidang teknologi, dan di bisnis. Tetapi saya punya passion yang sangat besar untuk pendidikan,” kata Nadiem.

Menurutnya, anggota grup tersebut dipilih berdasarkan keahlian masing-masing serta potensi kontribusinya dalam membantu program pendidikan jika dirinya resmi menjabat sebagai menteri.

Setelah Nadiem dilantik sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, nama grup tersebut kemudian diubah menjadi “Mas Menteri Core Team”.

Dalam persidangan itu, Nadiem juga menjelaskan alasan menunjuk Fiona Handayani dan Jurist Tan sebagai staf khusus.

Fiona dipilih karena memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan, termasuk melalui Yayasan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK).

“Jadi Fiona pengalamannya di PSPK sangat mendalami dalam transformasi pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Jurist Tan dipilih karena memiliki pengalaman bekerja di Kantor Staf Kepresidenan yang dinilai memahami aspek regulasi serta koordinasi pemerintahan.

“Itulah alasannya kenapa Fiona diangkat menjadi staf khusus isu-isu strategis yaitu berhubungan dengan sekolah yang tim sekolah dan Jurist itu menjadi staf khusus di bidang pemerintahan,” kata Nadiem.

Dalam perkara yang sedang disidangkan, Jurist Tan sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka bersama sejumlah pihak lain terkait proyek pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Saat ini, Jurist Tan juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Agung. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Menjelang Lebaran, Aktivitas Bandara Melalan Masih Stabil

0
Kepala UPBU Bandara Melalan Kutai Barat, Bernard Repelita Purba, saat menjelaskan kondisi pelayanan penerbangan menjelang Idulfitri 1447 H. (Dok Ichal/MKN)

SENDAWAR — Aktivitas penerbangan di Bandara Melalan, Kabupaten Kutai Barat, menjelang Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026 masih berlangsung normal tanpa lonjakan penumpang yang signifikan.

Berdasarkan pantauan di terminal Bandara Melalan pada Rabu siang (11/3/2026) sekitar pukul 14.39 Wita, suasana di ruang tunggu keberangkatan maupun kedatangan terlihat tidak terlalu padat dan masih berjalan seperti hari-hari biasa.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Melalan, Bernard Repelita Purba, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah penumpang masih dalam batas normal.

Menurutnya, apabila nanti terjadi peningkatan jumlah penumpang menjelang Lebaran, pihak maskapai kemungkinan akan menambah jadwal penerbangan melalui layanan extra flight.

“Memang di Kutai Barat ini animo masyarakat cukup tinggi. Kebutuhan perjalanan menggunakan transportasi udara juga semakin meningkat,” ujar Purba saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2026).

Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini belum terdapat kenaikan harga tiket pesawat, meskipun beredar isu di masyarakat mengenai kenaikan tarif menjelang Lebaran.

Purba menjelaskan bahwa harga tiket pesawat diatur oleh Kementerian Perhubungan melalui mekanisme tarif batas bawah dan tarif batas atas.

“Selama harga tiket tidak melebihi tarif batas atas, itu tidak menyalahi aturan. Di penerbangan memang tidak ada harga yang tetap seperti transportasi darat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa tarif tiket untuk rute Melak–Balikpapan saat ini sekitar Rp1,4 juta per penumpang, sedangkan rute Balikpapan–Melak berkisar Rp1,6 juta.

Purba menegaskan bahwa maskapai tidak dapat menetapkan harga tiket di luar ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

Selain itu, pihak maskapai juga telah melakukan pertemuan dengan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin guna membahas rencana pembukaan rute penerbangan baru Samarinda–Melak dan sebaliknya.

Menurut Purba, maskapai meminta dukungan pemerintah daerah berupa surat rekomendasi agar rencana pembukaan rute tersebut dapat segera direalisasikan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kerinduan masyarakat Kutai Barat untuk memiliki rute penerbangan Samarinda–Melak dapat segera terwujud,” ungkapnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

602 Gram Sabu dan 450 Botol Miras Hasil Operasi Pekat Dimusnahkan

0
Pemusanahan barang bukti narkoba dengan cara diblender. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mahakam yang digelar Polres Kutai Timur (Kutim) menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 membuahkan hasil. Ratusan botol minuman keras (miras) serta ratusan gram narkotika jenis sabu berhasil diamankan dan dimusnahkan.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Mapolres Kutim, Kamis (12/3/2023).

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil dari Operasi Pekat Mahakam serta kegiatan rutin yang ditingkatkan selama bulan suci Ramadan.

“Barang bukti yang kami musnahkan terdiri dari 450 botol minuman keras, kemudian narkotika jenis sabu seberat 602,69 gram, serta 11 unit knalpot brong hasil penindakan selama kegiatan rutin yang ditingkatkan,” ujarnya.

Menurut Fauzan, sabu yang dimusnahkan tersebut diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp904 juta di pasaran. Pemusnahan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika maupun penyakit masyarakat di wilayah Kutai Timur.

Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kami ingin memastikan situasi di Kutai Timur tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang Lebaran. Berbagai potensi gangguan kamtibmas terus kami tindak,” tegasnya.

Selain menindak peredaran miras dan narkoba, kepolisian juga menertibkan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong yang kerap menimbulkan kebisingan dan meresahkan masyarakat, terutama pada malam hari selama Ramadan.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan. Jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam