Beranda blog Halaman 49

Sapi Kurban Presiden RI Diserahkan di Islamic Center Balikpapan

0
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat menyerahkan secara simbolis sapi kurban bantuan Presiden RI kepada pengurus Masjid Islamic Center Balikpapan. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Penyerahan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia di Masjid Islamic Center Balikpapan berlangsung penuh suasana kebersamaan dan kepedulian sosial, Rabu (27/5/2026).

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud memimpin langsung serah terima hewan kurban tersebut kepada pengurus masjid dan panitia pelaksana kurban.

Dalam kesempatan itu, Rahmad Mas’ud mengingatkan agar distribusi kupon daging kurban benar-benar diprioritaskan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga kurang mampu.

“Panitia tadi sudah menyampaikan bahwa kupon ini dibagikan kepada yang berhak menerimanya. Jadi kalau yang mampu jangan menerima. Biarkan masyarakat yang membutuhkan bisa ikut merasakan kebahagiaan,” ujarnya.

Ia mengatakan Hari Raya Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat berbagi di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.

Rahmad Mas’ud juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan masyarakat Balikpapan yang telah berpartisipasi dalam ibadah kurban tahun ini.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan seluruh masyarakat Kota Balikpapan yang hari ini berkurban dan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, nilai utama Iduladha tidak hanya terletak pada pengorbanan materi, tetapi juga bagaimana menjaga hubungan baik antarsesama dan mempererat silaturahmi.

“Berkorban bukan hanya berupa materi, tetapi bagaimana menjaga perasaan dan menjaga silaturahmi. Kalau ada keluarga atau kerabat yang kurang mampu, mari kita saling berbagi,” tambahnya.

Ia berharap bantuan sapi kurban Presiden RI yang disalurkan melalui Masjid Islamic Center Balikpapan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat penerima. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Iduladha 1447 H, Kejati Kaltim Sembelih 17 Ekor Sapi Kurban

0
Kegiatan pembagian daging kurban di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur berlangsung penuh semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Sebanyak 17 ekor sapi kurban disembelih dan didistribusikan kepada berbagai lembaga sosial-keagamaan serta masyarakat yang membutuhkan di Kota Samarinda.

Ketua Panitia Kurban Kejati Kaltim, Alfian Kapailu, mengatakan jumlah hewan kurban tahun ini sama seperti pelaksanaan tahun sebelumnya.

“Total ada 17 ekor sapi yang dipotong hari ini. Daging yang terkumpul kurang lebih sekitar 600 kilogram dan seluruhnya dibagikan kepada penerima,” ujarnya.

Distribusi daging kurban diprioritaskan untuk pondok pesantren tahfidz, panti asuhan, dan majelis taklim yang sebelumnya telah didata panitia.

Beberapa penerima di antaranya Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Huffadz, Pondok Pesantren Tahfidz Al Mawaddah, Pondok Pesantren Daarut Taufiq, Majelis Al Mabrur, Majelis Al Mizan, serta sejumlah panti asuhan di Samarinda.

Selain lembaga sosial dan keagamaan, penyaluran daging juga menyasar pegawai, tenaga outsourcing, pramubakti, petugas keamanan, pengurus masjid, insan media, personel TNI, petugas kebersihan, pemadam kebakaran, hingga masyarakat sekitar kantor Kejati Kaltim.

Menurut Alfian, hewan kurban berasal dari partisipasi Kepala Kejati Kaltim, pegawai di lingkungan Kejati, dan masyarakat yang menitipkan hewan kurbannya untuk disalurkan melalui panitia.

“Kurban ini berasal dari Pak Kajati, karyawan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan juga masyarakat yang ikut berkurban di sini. Selanjutnya kami salurkan kepada penerima yang telah didata,” katanya.

Pelaksanaan penyembelihan dan distribusi turut melibatkan pegawai Kejati, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), serta masyarakat sekitar untuk mempercepat proses pembagian.

Panitia memastikan seluruh daging kurban dibagikan dalam kondisi mentah agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat penerima.

“Semua dibagikan dalam bentuk mentah. Fokus kami memang di pemotongan dan penyaluran daging kurban,” tutup Alfian. (MK)

Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S

Penyembelihan Sapi Kurban Presiden di BIC Dapat Pengawasan Ketat

0
Kepala DKP3 Kota Balikpapan Sri Wahyuningsih saat memantau persiapan penyembelihan hewan kurban bantuan Presiden RI di Balikpapan Islamic Center. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan menyiapkan langkah antisipasi dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban milik Presiden Republik Indonesia di Masjid Islamic Center Balikpapan (BIC).

Langkah tersebut dilakukan mengingat bobot sapi kurban Presiden RI yang mencapai lebih dari satu ton sehingga membutuhkan penanganan khusus agar proses penyembelihan berjalan aman dan lancar.

Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, mengatakan penyembelihan hewan kurban nantinya tetap dilakukan oleh panitia dan pengurus masjid. Namun pemerintah daerah tetap menyiapkan dukungan teknis melalui UPTD Rumah Potong Hewan (RPH).

“Kami menyiapkan opsi lain apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Jadi dinas memback-up melalui peran UPTD RPH,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Menurut Sri Wahyuningsih, pihaknya juga menyiagakan jagal bersertifikat Juleha bersama Plt Kepala UPTD RPH sejak pagi hari untuk membantu apabila dibutuhkan di lapangan.

Ia menjelaskan, kehadiran tim tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan jika terjadi kendala saat proses penyembelihan berlangsung.

Meski demikian, apabila panitia kurban mampu menangani proses penyembelihan dengan baik, maka petugas hanya akan melakukan pengawasan dan pemantauan.

Dinas juga meminta dukungan seluruh tim terkait agar bersiaga di lokasi selama proses penyembelihan berlangsung.

Selain itu, penanganan sapi diupayakan tetap dilakukan oleh pemilik atau orang yang sudah dikenal hewan tersebut guna meminimalisasi risiko sapi memberontak saat proses pemotongan.

“Jangan sampai ada kejadian yang tidak kita inginkan termonitor di media nasional. Kita juga harus menjaga nama baik Kota Balikpapan,” jelasnya.

Pemkot Balikpapan berharap seluruh rangkaian penyembelihan hewan kurban tahun ini berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur, terlebih panitia kurban dinilai telah menyiapkan sumber daya manusia yang memadai untuk pelaksanaan di lapangan. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Pemilihan Petinggi Kampung Nyaribungan Berlangsung Aman dan Kondusif

0
Masyarakat Kampung Nyaribungan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan petinggi kampung di Kecamatan Laham, Mahakam Ulu. Foto: Istimewa

UJOH BILANG – Pemilihan petinggi Kampung Nyaribungan, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu berlangsung aman dan lancar, Senin (25/5/2026).

Berdasarkan data panitia, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tercatat sebanyak 205 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 151 warga hadir menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hasil pemungutan suara menunjukkan sebanyak 149 surat suara dinyatakan sah, dua surat suara tidak sah, dan 54 surat suara tidak terpakai.

Adapun hasil perolehan suara masing-masing calon yakni Helmi memperoleh 95 suara, Rantau 52 suara, dan Arif memperoleh 2 suara.

Dengan hasil tersebut, Helmi ditetapkan sebagai petinggi terpilih Kampung Nyaribungan.

Babinsa Koramil 0912-04 Long Iram, Koptu Hendra yang melakukan monitoring mengatakan kehadiran aparat keamanan bertujuan memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan aman dan kondusif.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan proses demokrasi di Kampung Nyaribungan berjalan lancar,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Ia juga mengajak masyarakat tetap menjaga persatuan dan kebersamaan usai pelaksanaan pemilihan.

“Siapapun yang terpilih merupakan pilihan masyarakat. Mari bersama-sama menjaga kekompakan dan mendukung pembangunan kampung agar semakin maju,” tambahnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Ratusan Warga Ujoh Bilang Padati Salat Iduladha di Masjid Baitul Muttaqin

0
Ratusan jamaah memadati Masjid Baitul Muttaqin Ujoh Bilang saat pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah. Foto: Istimewa

UJOH BILANG – Pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Baitul Muttaqin, Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu berlangsung khidmat, Rabu (27/5/2026) pagi.

Sejak pagi, ratusan jamaah sudah memadati kawasan masjid untuk mengikuti Salat Id bersama. Tingginya antusiasme masyarakat membuat bangunan utama masjid tidak mampu menampung seluruh jamaah yang hadir.

Panitia kemudian mengarahkan sebagian jamaah untuk melaksanakan salat di bawah tenda tambahan yang dipasang di halaman masjid serta di area Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang berada di samping masjid.

Meski jumlah jamaah membludak hingga ke luar area bangunan utama, pelaksanaan ibadah tetap berjalan tertib dan lancar.

Pengurus Masjid Baitul Muttaqin Ujoh Bilang, Eka Sapta, mengatakan meningkatnya jumlah jamaah tahun ini menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam menjalankan ibadah bersama pada momentum Hari Raya Iduladha.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian Salat Iduladha berjalan tertib dan lancar meskipun jamaah sangat ramai sampai membludak ke luar masjid,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyembelihan hewan kurban dijadwalkan berlangsung pada Kamis (28/5/2026) agar proses pelaksanaan lebih efektif dan tertata.

Menurutnya, jumlah hewan kurban yang diterima panitia tahun ini cukup banyak sehingga membutuhkan persiapan lebih matang.

“Penyembelihan kami laksanakan besok agar prosesnya lebih tertata karena jumlah hewan kurban yang diterima cukup banyak,” katanya.

Hewan kurban yang diterima berasal dari bantuan pemerintah daerah maupun sumbangan masyarakat dan donatur. Nantinya daging kurban akan dibagikan kepada warga yang berhak menerima di wilayah Ujoh Bilang.

Eka Sapta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyaluran hewan kurban tahun ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh donatur dan pemerintah yang telah membantu penyaluran hewan kurban. Semoga ke depan semakin banyak yang ikut berpartisipasi,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Iduladha Jadi Momentum Pererat Silaturahmi Pemda dan Masyarakat Kubar

0
Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani foto bersama Ustadz Zainal Abidin dan pengurus Masjid Al-Fattah usai Salat Iduladha 1447 Hijriah di Barong Tongkok. Foto: Istimewa

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Al-Fattah, Jalan Sendawar Raya II, Kecamatan Barong Tongkok, Rabu (27/5/2026) pagi.

Pelaksanaan ibadah berlangsung khidmat dan dipadati jamaah yang datang sejak pagi. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat mewarnai momentum Hari Raya Kurban tersebut.

Pengurus Masjid Al-Fattah, Sukorelawan, mengatakan pada Iduladha tahun ini pihak masjid menerima total 9 ekor sapi, 2 ekor domba, dan 1 ekor kambing untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.

“Hewan kurban tersebut merupakan amanah dari para pekurban dan nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.

Sementara itu, khutbah Iduladha disampaikan Ustadz Zainal Abidin yang menekankan pentingnya meneladani keikhlasan dan keteguhan iman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Hikmah Iduladha adalah tentang pengorbanan dan keteguhan iman sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Dari peristiwa itu kita belajar tentang keikhlasan menjalankan perintah Allah dan pentingnya mendahulukan nilai-nilai keimanan di atas kepentingan pribadi,” jelasnya.

Usai pelaksanaan Salat Id, Wakil Bupati Nanang Adriani menyampaikan bahwa Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

“Hari Raya Kurban atau Iduladha adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Momentum ini mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Nanang juga mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan rasa kebersamaan di Kutai Barat.

Menurutnya, semangat berbagi melalui ibadah kurban harus terus dijaga agar nilai gotong royong dan solidaritas sosial tetap kuat di tengah masyarakat.

“Momentum ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat Kutai Barat,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Iduladha 1447 H, Pemkab Kubar Perkuat Kepedulian Sosial dan Kerukunan

0

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyalurkan sebanyak 77 ekor sapi kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah 2026 Masehi dengan total anggaran mencapai Rp1,710 miliar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kutai Barat melalui sambutan tertulis yang dibacakan Plh Sekda Kubar Kamius Junaidi saat pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Baiturrahim, Jalan Gajah Mada Barong Tongkok, Rabu (27/5/2026) pagi.

Plh Sekda Kutai Barat Kamius Junaidi membacakan sambutan tertulis Bupati Kutai Barat saat Salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Baiturrahim Barong Tongkok. Foto: Istimewa

Dalam sambutan tersebut, Bupati menegaskan Iduladha bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS.

“Melalui ibadah kurban, kita diajarkan untuk mengikis sifat egois dan nafsu hewani dalam diri. Daging kurban yang dibagikan menjadi wujud nyata kepedulian sosial, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan empati terhadap saudara-saudara yang membutuhkan,” ujar Kamius membacakan sambutan Bupati.

Dari total 77 ekor sapi kurban yang disalurkan, sebanyak 53 ekor berasal dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan 24 ekor lainnya merupakan bantuan melalui Pokok Pikiran anggota DPRD Kubar.

Selain itu, masyarakat Kubar tahun ini juga menerima bantuan satu ekor hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan keagamaan dan kerukunan umat beragama melalui berbagai program bantuan.

Di antaranya bantuan keberangkatan umroh dan haji, bantuan untuk 15 masjid saat Idulfitri senilai Rp225 juta, hingga hibah untuk 76 rumah ibadah lintas agama dengan total anggaran Rp8,443 miliar.

Pemkab Kubar juga mengingatkan masyarakat mengenai mekanisme hibah dan bantuan sosial yang kini harus mengikuti Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2025.

Penerima bantuan diwajibkan memiliki akun SIPD-RI dan mengajukan proposal sesuai tahapan perencanaan yang telah ditentukan pemerintah daerah.

“Ketentuan ini bukan untuk mempersulit, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan sesuai regulasi,” tegasnya.

Selain bantuan rumah ibadah, hibah juga diberikan kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), yakni Rp800 juta untuk pelaksanaan MTQ tingkat provinsi dan Rp2 miliar untuk MTQ tingkat kabupaten.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman suku dan agama di Kutai Barat.

“Mari bersama-sama menjaga keharmonisan, saling menghormati, dan menolak segala bentuk provokasi demi terwujudnya Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” lanjutnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh panitia kurban agar pendistribusian daging dilakukan secara adil, tertib, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di akhir sambutan, Bupati bersama jajaran Pemkab Kubar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kutai Barat.

“Semoga ibadah kurban dan seluruh amal kebaikan yang dilakukan diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Kutai Barat,” tutupnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Tim Pengawas Hewan Kurban Turun ke Masjid dan Lapak Pedagang

0
Tim Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim melakukan pemeriksaan hewan kurban di lokasi penyembelihan. Foto: Abdi/MKN

SAMARINDA – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Provinsi Kaltim bersama dinas terkait di tingkat kabupaten dan kota menerjunkan tim khusus untuk memastikan kelayakan hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah.

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari lapak pedagang, tempat penggemukan hewan, hingga lokasi penyembelihan di masjid-masjid.

Plh Kabid Kesmavet Disnak Keswan Provinsi Kaltim, Dyah Anggraini, mengatakan pemeriksaan dilakukan melalui tahapan antemortem sebelum penyembelihan dan postmortem setelah hewan dipotong.

“Hewan-hewan yang dijual, baik itu di lapak ataupun di tempat penggemukan, itu sudah dilakukan pemeriksaan oleh teman-teman dinas terkait. Kemudian tim kami juga melakukan pemeriksaan di lokasi masjid-masjid yang melakukan penyembelihan hewan kurban,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Salah satu titik yang menjadi fokus pengawasan adalah Masjid Islamic Center Samarinda. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh hewan kurban di lokasi tersebut dinyatakan sehat dan memenuhi syariat Islam.

“Untuk di Islamic Center sendiri, alhamdulillah ternaknya sehat, cukup umur, tidak cacat, dan juga tidak kurus. Alhamdulillah ternaknya memenuhi persyaratan yang ditentukan,” jelas Dyah.

Selain kondisi hewan, pihak Disnak Keswan juga memantau proses penyembelihan dan pengemasan daging agar memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Menurut Dyah, panitia di Islamic Center dinilai sudah menerapkan pemisahan area kotor dan area bersih selama proses penyembelihan berlangsung.

“Proses penyembelihan sudah cukup bagus. Kami harapkan daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH),” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemisahan pengemasan antara daging dan jeroan agar kualitas daging tetap terjaga dan tidak terkontaminasi.

“Daging dan jeroan itu pengemasannya terpisah, jadi tidak boleh dicampur,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan postmortem, Disnak Keswan memastikan tidak ditemukan adanya kelainan pada organ dalam maupun daging hewan kurban yang diperiksa.

“Alhamdulillah tidak ada kelainan yang kami lihat dalam pemeriksaan. Jadi daging yang didistribusikan nanti layak untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dyah juga mengedukasi masyarakat mengenai cara penyimpanan daging kurban agar tetap higienis dan tahan lama.

Ia menyarankan masyarakat menyimpan daging dalam ukuran kecil sesuai kebutuhan sebelum dimasukkan ke chiller maupun freezer.

Menurutnya, daging yang disimpan di chiller sebaiknya tidak lebih dari tiga hari, sedangkan jika dibekukan di freezer dapat bertahan hingga sekitar tiga bulan.

“Jadi sebaiknya sebelum penyimpanan, itu sudah dipotong-potong sesuai kebutuhan. Sehingga saat akan memasak tinggal mengambil satu kemasan yang memang sudah disiapkan,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Abdi
Editor: Agus S

Sapi Kurban Presiden dan Gubernur Disembelih di Islamic Center Kaltim

0
Suasana penyembelihan hewan kurban di kawasan Masjid Raya Islamic Center Kaltim, Samarinda. Foto: Abdi/MKN

SAMARINDA – Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Masjid Raya Islamic Center Kalimantan Timur menyembelih 13 ekor sapi dan tiga ekor kambing pada Iduladha 1447 Hijriah tahun ini.

Di antara hewan kurban tersebut terdapat sapi bantuan dari Presiden Republik Indonesia serta sapi kurban dari Gubernur Kaltim yang turut disembelih di kawasan Islamic Center Samarinda, Rabu (27/5/2026).

Ketua Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Islamic Center Kaltim, Pramuhadi Karna, mengatakan total sapi kurban yang dikelola panitia berasal dari berbagai pihak, termasuk internal pengelola Islamic Center dan masyarakat.

“Kita jumlah sapi ada 13 ekor. Sementara sapi Presiden satu ekor, sapi dari Bapak Gubernur satu ekor,” ujar Pramuhadi.

Menurutnya, hewan kurban lainnya berasal dari pengurus Islamic Center, sekolah, klinik, Badan Pengelola Islamic Center (BPIC), hingga masyarakat umum.

“Yang lainnya dari teman-teman Islamic Center, sekolah, klinik, BPIC, kemudian ada juga dari masyarakat dan Ketua Umum,” katanya.

Panitia memperkirakan sekitar 1.500 kantong daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat, termasuk hak untuk para pekurban atau mudohi.

“Nanti pembagiannya kita alokasikan sekitar 1.500 kantong untuk masyarakat, termasuk dengan mudohi-nya,” jelasnya.

Pramuhadi juga menjelaskan setiap mudohi akan menerima pembagian daging sesuai porsi yang telah ditentukan panitia.

Selain proses distribusi, pihak panitia memastikan seluruh hewan kurban yang disembelih telah melalui pemeriksaan kesehatan secara ketat oleh tim medis dan petugas kesehatan hewan.

“Ada pemeriksaan dari tim, alhamdulillah setelah diperiksa semua bagus, bisa dikonsumsi,” tegasnya.

Dengan hasil pemeriksaan tersebut, panitia memastikan seluruh proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban berjalan aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan.

Aktivitas penyembelihan hewan kurban di Islamic Center Kaltim sejak pagi dipadati panitia dan warga yang turut menyaksikan proses pemotongan hingga pengemasan daging sebelum dibagikan kepada masyarakat. (MK)

Pewarta: Abdi
Editor: Agus S

Masjid Sadjid Tenggarong Terima Sapi Presiden Hampir Satu Ton

0
Hewan kurban di Masjid Jami’ KH Muhammad Sadjid Tenggarong saat proses persiapan penyembelihan Iduladha 1447 Hijriah. Foto: Ady/MKN

TENGGARONG – Masjid Jami’ KH Muhammad Sadjid Tenggarong menyembelih total 19 hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah tahun ini. Dari jumlah tersebut, panitia menyiapkan ribuan paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat.

Total hewan kurban yang dipotong terdiri dari 16 ekor sapi dan tiga ekor kambing. Salah satu sapi yang disembelih merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia yang baru pertama kali diterima Masjid Sadjid sejak berdiri 22 tahun lalu.

Ketua Yayasan Masjid Sadjid Tenggarong, Syamsul Ma’arif, mengatakan seluruh daging kurban akan didistribusikan kepada warga Kelurahan Baru dan masyarakat umum yang datang ke kawasan masjid.

“Untuk tahun ini terdapat 16 ekor sapi, terdiri dari 15 ekor sapi kurban masyarakat dan satu ekor sapi Presiden. Selain itu juga ada tiga ekor kambing,” ujar Syamsul Ma’arif, Rabu (27/5/2026).

Panitia kurban menyiapkan sebanyak 1.099 paket daging untuk warga Kelurahan Baru yang akan disalurkan melalui masing-masing RT agar pembagian lebih merata.

Selain itu, sekitar 300 paket tambahan juga disiapkan untuk masyarakat luar Kelurahan Baru yang datang langsung ke Masjid Sadjid.

“Kami memang siapkan juga untuk masyarakat di luar Kelurahan Baru, karena setiap tahun banyak yang datang ke sini,” katanya.

Syamsul menjelaskan, pekurban tahun ini tidak hanya berasal dari Tenggarong, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Kaltim seperti Tenggarong Seberang, Sebulu, Samboja, Kota Bangun, Samarinda hingga Balikpapan.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat luar daerah menjadi hal yang selalu disyukuri pengurus masjid setiap pelaksanaan kurban.

“Alhamdulillah kami bersyukur setiap tahun Masjid Sadjid selalu banyak menerima pekurban dari luar daerah,” ujarnya.

Bantuan sapi Presiden RI pada Iduladha tahun ini menjadi perhatian tersendiri bagi pengurus masjid. Pasalnya, bantuan tersebut baru pertama kali diterima sejak Masjid Sadjid berdiri lebih dari dua dekade lalu.

Sapi bantuan Presiden itu memiliki bobot sekitar 980 kilogram atau hampir mencapai satu ton.

Syamsul menyebut momentum tersebut menjadi catatan bersejarah bagi Masjid Sadjid di tengah meningkatnya jumlah hewan kurban yang diterima tahun ini.

“Baru pertama sekali sejak Masjid Sadjid berdiri 22 tahun mendapatkan bantuan sapi Presiden,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Agus S