PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menargetkan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Bulutangkis di Jalan Kartini, Kecamatan Tanah Grogot, rampung pada akhir September 2026.
Fasilitas olahraga berstandar nasional itu dipersiapkan menjadi salah satu venue utama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur yang akan digelar pada November mendatang.
Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Abdhy Permana, mengatakan progres pembangunan kini telah memasuki tahap akhir atau finishing.
Menurutnya, pembangunan GOR dilakukan secara bertahap sejak 2024 agar kualitas bangunan tetap terjaga dan sesuai standar penyelenggaraan kejuaraan.
“Tahap pertama, pekerjaan pondasi dan struktur dimulai Tahun 2024, dilanjutkan pekerjaan dinding dan atap di tahun 2025, kemudian pekerjaan finishing pada tahun ini kita targetkan rampung akhir bulan September,” katanya, Selasa (4/8/2026).
GOR tersebut memiliki ukuran 48 x 32 meter dengan empat lapangan pertandingan serta tribun berkapasitas sekitar 1.000 penonton. Fasilitas pendukung lainnya meliputi ruang ganti atlet putra dan putri, ruang wasit, ruang juri, hingga ruang VIP.
Selain menjadi venue Porprov VIII Kaltim, fasilitas olahraga itu juga dipersiapkan untuk menggelar kejuaraan bulutangkis tingkat nasional resmi dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Abdhy menyebutkan Kabupaten Paser dijadwalkan menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional (Sirnas) C PBSI pada Desember 2026 yang akan diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
“GOR ini juga kita siapkan untuk menggelar kejuaraan bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C yang akan diikuti oleh atlet dari seluruh Indonesia pada bulan Desember mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Paser, Fahmi Fadli, berharap kehadiran GOR Bulutangkis berstandar nasional ini tidak hanya bermanfaat sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kejuaraan, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan atlet bulutangkis daerah agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Selain untuk menyelenggarakan event-event skala nasional, bangunan megah ini juga nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet lokal, dengan demikian prestasi olahraga bulutangkis bisa lebih meningkat,” tutupnya.
Dengan semakin banyaknya penyelenggaraan event olahraga di Kabupaten Paser, pemerintah berharap mampu mendorong pengembangan sport tourism, menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pewarta: TB Sihombing
Editor: Agus S.













